p-Index From 2021 - 2026
8.767
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Instrumen Tes Berbasis HOTS dengan Pendekatan Pengukuran Rasch pada Pelajaran Matematika Topik Bangun Ruang untuk Siswa Sekolah Dasar Jumrah Jumrah; Rukli Rukli; Sulfasyah Sulfasyah
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4207

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan instrumen tes HOTS siswa pada pembelajaran Matematika kelas VI yang valid dan reliabel ,praktis dan efektif serta memiliki karakteristik yang baik. Instrumen tes yang dikembangkan dianalisis validitas internal menggunakan Aiken dan analisis butir soal menggunakan pengukuran RASCH untuk mengetahui tingkat kesulitan soal, tingkat kesesuaian soal dan deteksi adanya bias. Penelitian inidilaksanakan di UPT SD Negeri 12 Bontoramba Kabupaten Jeneponto. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pengembangan yang dikemukakan oleh Martin Tessmer, yang terdiri dari empat tahapan. Instrumen tes di telaah oleh 3 ahli, uji coba one to one diikuti oleh 3 orang siswa, small group diikuti oleh 6 orang siswa dan field tes diikuti oleh 28 orang siswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik wawancara, kuisioner, dan pemberian soal tes sehingga data yang dianalisis adalah data kualitatif dan kuantitatif. Kesimpulan dari penelitian ini keefektifan instrumen tes HOTS yang telah dikembangkan dan  menghasilkan prototype III; (d) serta tahap field test (high resistance in revision).
Pemberdayaan Kelompok Guru Matematika Menerjemahkan Sumber Teks Penalaran Tingkat Tinggi Berbahasa Inggris dengan Google Translate Berbasis Android di Kabupaten Soppeng Rukli Rukli; Syamsiarna Nappu
Publikasi Pendidikan Vol 12, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v12i3.34601

Abstract

English is the world's social language, but teachers still have limitations, especially in translating English texts. The purpose of the service is to provide counselling, training and then assistance for groups of teachers who are involved in the mathematics teacher consultations. The activity involved 28 mathematics teachers as delegates for each school or madrasa in Soppeng Regency. The activity was carried out on two days from 08.00 to 16.00 WITA. Each stage is carried out pre-test and post-test. Data analysis used percentages and paired t-tests with a significance level of 0.05. The results of the service show that 1) the participants' gestures before and after the activity have improved in a better direction, 2) the participants' understanding of translating text in the form of words, syllables, sentences and paragraphs has increased, 3) the skills of participants in translating English texts have increased by an average of 80%, 4 ) there was a significant difference in the improvement before and after counselling, training, and teacher assistance in translating high-level reasoning English text sources. Therefore, improving the ability and skills of translating English texts can use three stages, namely counselling, training and then assistance using text sources from international journals or international standard mathematics questions.
Implementasi Pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics) Berbantuan Media Pembelajaran Interaktif Vlog di Sekolah Dasar Rahayu, Erpin; Akib, Irwan; Rukli, Rukli; S, Muhammad Ilham
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.833 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v6i4.1887

Abstract

Pembelajaran matematika pada sekolah dasar masih mengalami kesulitan dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari hasil tes yang diperoleh siswa yang masih rendah. Kurangnya minat siswa terhadap mata pelajaran matematika merupakan salah satu faktor yang menyebabkan kesulitan dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi dan pengaruh pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) yang didukung oleh media pembelajaran interaktif Vlog terhadap peningkatan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah One-Group Pretest-Posttest Design.  Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas V. B pada SDN Unggulan Mongisidi 1 Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar pretest rata-rata 73,97 sedangkan hasil belajar postest mencapai rata-rata 80,74 Ini artinya terjadi peningkatan memiliki hasil belajar Matematika siswa di SDN Unggulan Mongisidi 1 Makassar, Sedangkan hasil uji paired sample t test diperoleh nilai Sig. 0,000 < 0,05, hal tersebut dapat disimpulkan bahwa Implementasi pendekatan STEM berbantuan media pembelajaran interaktif Vlog berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika siswa di SDN Unggulan Mongisidi 1 Makassar.
Analisis Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa SD dengan Menggunakan Soal TIMSS Materi Pecahan Muh. Ikram Riswandi; Rukli Rukli
Didactical Mathematics Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v5i2.6126

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan pemahaman matematis siswa SD dalam menyelesaikan soal TIMSS materi aljabar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis data secara deskriptif. Subjek penelitian yaitu 5 siswa kelas IV di salah satu SD yang berada di Kabupaten Gowa. Teknik pengambilan data pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan 4 soal tes dalam bentuk uraian yang memenuhi indikator-indikator kemampuan pemahaman matematis dan setelah itu dilakukan wawancara secara mendalam pada subjek penelitian. Dari hasil penelitian, 1 siswa berkemampuan pemahaman matematis dalam kategori tinggi, 1 siswa berkemampuan pemahaman matematis dalam kategori sedang, dan 3 siswa berkemampuan pemahaman matematis dalam kategori rendah. Hasil analisis lebih lanjut terhadap 3 siswa dengan masing-masing kategori yang berbeda menunjukkan bahwa siswa berkemampuan pemahaman matematis kategori tinggi mampu menyelesaikan persoalan dan dinilai memenuhi indikator-indikator kemampuan pemahaman matematis, siswa berkemampuan pemahaman matematis kategori sedang terlihat masih melakukan kesalahan dalam menyelesaikan persoalan walaupun siswa dinilai sudah cukup memiliki pemahaman matematis yang baik, dan siswa berkemampuan pemahaman matematis rendah dinilai belum memahami persoalan yang diberikan sehingga siswa tersebut tidak dapat menyelesaikan persoalan tersebut dengan baik. Pendidik disarankan untuk menumbuhkan minat siswa untuk meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa.
Pengembangan Media Pembelajaran Power Point Interaktif Materi Persamaan Kuadrat Kelas X SMK Negeri 9 Pangkep Sunardi J; Haerul; Rukli; Muhammad Safrullah Saleh
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v1i3.718

Abstract

The lack of variety in mathematics learning media causes students' interest in learning to decrease. For this reason, it is necessary to develop various learning media, one of which is technology-based media. The purpose of this research is to produce an interactive PowerPoint. This type of research is Research and Development using the 4D research model. Data collection techniques through a questionnaire. The instruments used were validation sheets and student questionnaire responses sheets. The subjects of the study were 20 students of SMK Negeri 9 Pangkep with 20 students. The data obtained is qualitative data and then converted to quantitative data using the Method of Summated rating technique. The results showed that the developed media was declared valid with a percentage of two expert validators at 87% and from the questionnaire responses of students at 76% with practical categories.
The Effect of Radec’s Learning Model Assisted by Zoom Application on Science Critical Thinking Ability during Covid-19 Pandemic Era Muhammad Ilham S; Syarifuddin Kune; Rukli Rukli
Indonesian Journal of Primary Education Vol 4, No 2 (2020): Indonesian Journal of Primary Education: December 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v4i2.29262

Abstract

This study aims to determine the effect of the RADEC learning model assisted by the zoom application on students' critical thinking skills in the Covid-19 pandemic era. This type of research is a quasi experimental research design type nonequivalent control group design. The population in this study were all sixth grade students of SD Negeri Sekompleks Kalukuang Makassar City which consisted of 4 schools with a total number of students being 203 and the research sample was 56 students of class VI SDN Kalukuang 1 Makassar with a random sampling technique. Data collection techniques using test techniques, test techniques are used to determine critical thinking skills in the form of 6 item essay questions. The data analysis technique used independent sample t-test analysis. The results of the study based on descriptive analysis show that the average critical thinking skills of the RADEC learning model are 87.14 and the discovery learning learning model reaches 80.21. This means that the RADEC learning model is better than the discopery learning model, while the inferential analysis results show that the RADEC learning model assisted by the zoom cloud meeting application has a significant effect compared to the discovery learning model on critical thinking skills and science learning outcomes of class VI SDN Kalukuang 1 Makassar. . This is based on the independent sample t-test, the Sig (2-tailed) value is 0.000 0.05. This means that the RADEC learning model is better than the discopery learning model, while the inferential analysis results show that the RADEC learning model assisted by the zoom cloud meeting application has a significant effect compared to the discovery learning model on critical thinking skills and science learning outcomes of class VI SDN Kalukuang 1 Makassar. . This is based on the independent sample t-test, the Sig (2-tailed) value is 0.000 0.05. This means that the RADEC learning model is better than the discopery learning model, while the inferential analysis results show that the RADEC learning model assisted by the zoom cloud meeting application has a significant effect compared to the discovery learning model on critical thinking skills and science learning outcomes of class VI SDN Kalukuang 1 Makassar. . This is based on the independent sample t-test, the Sig (2-tailed) value is 0.000 0.05.
ANALISIS KEMAMPUAN MEMBACA ANAK TUNARUNGU MELALUI PENDEKATAN KOMTAL DI SEKOLAH DASAR NEGERI BONTOTE’NE Rukli Rukli; Nurjannah Nurjannah
Autentik : Jurnal Pengembangan Pendidikan Dasar Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Elementary School Teacher Education (PGSD), STKIP PGRI Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36379/autentik.v8i1.482

Abstract

This research aims to test the effectiveness of the total communication approach in improving reading skills in deaf children at Bontote'ne State Elementary School. This research uses the single subject research (SSR) method with an ABAB design. The research subject is an 11 year old boy who is currently in the 5th grade of elementary school with a hearing impairment named Muh. Jihadi.The research results show that the total communication approach is effective in improving the reading ability of deaf children. In the baseline phase, research subjects were only able to say 5 words, 25% of which were in the less capable category. In the intervention phase, research subjects were able to read words correctly 50% of the time in the quite capable category. In the advanced baseline phase, research subjects were able to read words correctly 75% of the time in the able category. In the advanced intervention phase, research subjects were able to read words correctly 85% of the time in the very capable category. Based on the results of this research, it can be concluded that the total communication approach is an effective intervention to improve the reading ability of deaf children.
Pengaruh Gaya Belajar, Sikap pada Pelajaran Matematika, Kecemasan, dan Motivasi Belajar terhadap Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Sekolah Dasar Nurawaliah, Asthi; Rukli, Rukli; Baharullah, Baharullah
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i4.4173

Abstract

Kajian ini merupakan analisis ex post facto terhadap peristiwa yang sudah terjadi. Berdasarkan tujuan yang telah ditetapkan, tampaknya empat variabel independen akan dimasukkan dalam penelitian ini, menjadikannya sebagai penelitian korelasi regresi berganda. Studi ini melibatkan tiga sekolah dasar, masing-masing dengan peringkat A, B, dan C, berdasarkan kriteria peneliti. Tiga sekolah dasar dengan akreditasi tertinggi (A), tiga dengan tertinggi berikutnya (B), dan tiga dengan terendah (C) digunakan sebagai sampel. Prestasi matematika siswa kelas empat di sekolah dasar di distrik Biringkanaya tidak terpengaruh oleh penyelidikan bersama tentang hubungan antara gaya belajar, sikap terhadap pembelajaran, kecemasan, dan motivasi. Peneliti mengamati bahwa beberapa siswa menggunakan kombinasi gaya belajar, dan yang lain tidak menggunakan metode pilihan mereka sama sekali. Semakin optimis seorang siswa tentang ketiga faktor ini, semakin baik prestasinya dalam matematika. Siswa kelas empat di sekolah dasar di wilayah Biringkanaya tidak menunjukkan korelasi yang signifikan secara statistik antara kecemasan dan prestasi akademik. Siswa ditemukan jatuh di tengah spektrum, yang mengarah ke kesimpulan bahwa mereka yang memiliki kecemasan matematis sedang umumnya baik terhadap mereka yang memiliki kecemasan matematika rendah dan mereka yang memiliki prestasi matematika tinggi.
Pengembangan Instrumen Tes Berbasis HOTS dengan Pendekatan Pengukuran Rasch pada Pelajaran Matematika Topik Bangun Ruang untuk Siswa Sekolah Dasar Jumrah, Jumrah; Rukli, Rukli; Sulfasyah, Sulfasyah
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4207

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan instrumen tes HOTS siswa pada pembelajaran Matematika kelas VI yang valid dan reliabel ,praktis dan efektif serta memiliki karakteristik yang baik. Instrumen tes yang dikembangkan dianalisis validitas internal menggunakan Aiken dan analisis butir soal menggunakan pengukuran RASCH untuk mengetahui tingkat kesulitan soal, tingkat kesesuaian soal dan deteksi adanya bias. Penelitian inidilaksanakan di UPT SD Negeri 12 Bontoramba Kabupaten Jeneponto. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pengembangan yang dikemukakan oleh Martin Tessmer, yang terdiri dari empat tahapan. Instrumen tes di telaah oleh 3 ahli, uji coba one to one diikuti oleh 3 orang siswa, small group diikuti oleh 6 orang siswa dan field tes diikuti oleh 28 orang siswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik wawancara, kuisioner, dan pemberian soal tes sehingga data yang dianalisis adalah data kualitatif dan kuantitatif. Kesimpulan dari penelitian ini keefektifan instrumen tes HOTS yang telah dikembangkan dan  menghasilkan prototype III; (d) serta tahap field test (high resistance in revision).
Perbandingan Model Pembelajaran Resik dengan Pembelajaran PBL terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar Rahmat, Rahmat; Rukli, Rukli; Saleh, Sitti Fithriani
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i5.4913

Abstract

Penelitian ini membandingkan model pembelajaran Resik (realistik setting kooperatif) dengan model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) dalam konteks hasil dan minat belajar matematika siswa kelas V SD. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil dan minat belajar matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran resik dan model pembelajaran PBL. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian quasy eksperimental dengan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas V SD yang terdiri dari 10 sekolah, dengan jumlah total siswa sebanyak 317 orang. Sampel penelitian terdiri dari 56 siswa kelas V yang dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel cluster random sampling. Hasil penelitian berdasarkan analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar matematika pada model pembelajaran resik adalah 84,64, sedangkan pada model pembelajaran PBL mencapai 79,46. Selain itu, rata-rata minat belajar matematika pada model pembelajaran resik adalah 85,89, sedangkan pada model pembelajaran PBL mencapai 81,82. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa model pembelajaran resik memiliki pengaruh yang lebih signifikan terhadap hasil dan minat belajar matematika siswa kelas V SD, dengan nilai Sig. 0,006 < 0,05 berdasarkan uji manova. Kesimpulan ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran resik dapat memberikan kontribusi yang positif dalam meningkatkan hasil belajar dan minat belajar matematika siswa kelas V SD.