p-Index From 2021 - 2026
8.767
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Praktikalitas Media Interaktif Pembelajaran Membaca Permulaan Berbantuan Powerpoint Berbasis Pendekatan Balanced Literacy Approach Jannah, Miftahul; Sulfasyah, Sulfasyah; Rukli, Rukli
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i1.5666

Abstract

Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengevaluasi praktikalitas sebuah media interaktif pembelajaran membaca permulaan berbasis powerpoint dengan pendekatan balanced literacy. Penelitian ini melibatkan responden berupa guru dan siswa dari sebuah sekolah dasar di Gugus SD 5 Lembang Cina, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng. Jumlah siswa yang terlibat dalam penelitian ini sebanyak 16 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui pengisian lembar angket respon dari guru dan siswa. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif menggunakan rumus persentasi dan kategorisasi nilai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon guru terhadap media interaktif pembelajaran mencapai 94% dengan kategori sangat baik, sedangkan respon siswa mencapai 95% dan juga berada dalam kategori sangat baik. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa media interaktif pembelajaran membaca permulaan berbantuan powerpoint dengan pendekatan balanced literacy dapat digunakan secara praktis dalam proses pembelajaran.
Analisis Validitas Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Multiple Inteligences Iqramsyar, Muh Nur; Rukli, Rukli; Agustan, Agustan
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School VOL 5 NO 1 APRIL 2022
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v5i1.2588

Abstract

The research aims to analyze the validity of the high-intelligent learner's worksheet. This study helps in producing a worthwhile innovation product used in learning, which is the intelligence-oriented sheet of each learner to increase the learning result. The study uses an exploratory type method that focuses on the multiage-based learner's worksheet with the objective of seeing and measuring in-depth worthiness on the multi-intelligence intelligence learner's worksheet through the expert validator and practitioners. This research can be used as a model for research and development (r & D), so the multi-intelligence intelligence resource worksheet that was developed is worthy of use. In the analysis, there were three validators, consisting of one expert validator and two practitioners. To analyze the feasibility of the multi-intelligence learner's worksheet, we used validation questionnaire. Based on valification analysis and instrument charging data by expert tests and good practitioners of design and materials, it suggests that the multi-intelligence intelligence education worksheet is judged with an average score of 4.66, which is perfectly valid. So it can be concluded that the high-intelligence learners' worksheets can be used in learning.
Comparison of Auditory Intellectually Repetition Approach and Student Teams Achievement Division Approach to Mathematics Learning Outcomes of Elementary School Students Abdul, Karim; Rukli, Rukli; Sukmawati, Sukmawati
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School VOL 5 NO 2 OCTOBER 2022
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v5i2.2750

Abstract

This study compares the Auditory Intellectually Repetition approach and the Student Teams Achievement Division approach to elementary school mathematics learning outcomes. This type of research is quantitative research. The research design used is the Pretest Posttest Control Group Design. The population in this study were fifth-grade students in Mappkasunggu District, and the samples of this research were fifth-grade students of public elementary school No. 106 Inpres Takalar I and fifth-grade students of state elementary school no. 23 Center Takalar I. The data collection technique used was multiple choice questions. The research results based on descriptive analysis showed that the average value of mathematics learning outcomes with the AIR learning approach reached 75.33, and the Student Teams Achievement Division approach reached 60.67. At the same time, the results of the inferential analysis show that the Auditory Intellectually Repetition approach has a more significant effect than the Student Teams Achievement Division approach on student mathematics learning outcomes. The sig value obtained based on the multivariate test table in the Manova test is smaller than 0.05.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA SISWA MI MANGGARUPI GOWA Alfiani, Fikri; Sukmawati, Sukmawati; Rukli, Rukli
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Guru Sekolah Dasar (JPPGuseda) Vol 4, No 3 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Guru Sekolah Dasar (JPPGuseda)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/jppguseda.v4i3.8997

Abstract

THE INFLUENCE OF THE CREATIVE PROBLEM SOLVING LEARNING MODEL ON THE PROBLEM SOLVING ABILITY OF MI MANGGARUPI GOWA STUDENTSThis study aims to determine the effect of the Creative Problem Solving Learning Model on the mathematical problem solving ability of the students of MI Manggarupi Gowa. This research is a quantitative research with a quasi-experimental type of research. The sample in this study was class VI-A as the experimental class and VI-B as the control class. The test instrument used to determine the students' mathematical problem solving ability is to use a test in the form of a description. The results of data analysis of students' mathematical problem solving abilities in the experimental class pretest obtained an average value of 32.69 and in the control class an average value of 32.56 was obtained. The results of data analysis in the posttest experimental class showed that students' mathematical problem solving abilities increased with an average value of 81.8 while in the control class an average value of 77.5 was obtained. Based on data analysis using one-way ANKOVA, the sig value was obtained. = 0.014. sig value. The results obtained are less than 0.05, i.e. 0.014 0.05, which means that there is a significant difference where the mathematical problem solving ability of students in the class using the Creative Problem Solving Learning Model is higher than the class using Direct Instruction learning after controlling for initial abilities.
Pengaruh Gaya Belajar, Sikap pada Pelajaran Matematika, Kecemasan, dan Motivasi Belajar terhadap Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Sekolah Dasar Nurawaliah, Asthi; Rukli, Rukli; Baharullah, Baharullah
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i4.4173

Abstract

Kajian ini merupakan analisis ex post facto terhadap peristiwa yang sudah terjadi. Berdasarkan tujuan yang telah ditetapkan, tampaknya empat variabel independen akan dimasukkan dalam penelitian ini, menjadikannya sebagai penelitian korelasi regresi berganda. Studi ini melibatkan tiga sekolah dasar, masing-masing dengan peringkat A, B, dan C, berdasarkan kriteria peneliti. Tiga sekolah dasar dengan akreditasi tertinggi (A), tiga dengan tertinggi berikutnya (B), dan tiga dengan terendah (C) digunakan sebagai sampel. Prestasi matematika siswa kelas empat di sekolah dasar di distrik Biringkanaya tidak terpengaruh oleh penyelidikan bersama tentang hubungan antara gaya belajar, sikap terhadap pembelajaran, kecemasan, dan motivasi. Peneliti mengamati bahwa beberapa siswa menggunakan kombinasi gaya belajar, dan yang lain tidak menggunakan metode pilihan mereka sama sekali. Semakin optimis seorang siswa tentang ketiga faktor ini, semakin baik prestasinya dalam matematika. Siswa kelas empat di sekolah dasar di wilayah Biringkanaya tidak menunjukkan korelasi yang signifikan secara statistik antara kecemasan dan prestasi akademik. Siswa ditemukan jatuh di tengah spektrum, yang mengarah ke kesimpulan bahwa mereka yang memiliki kecemasan matematis sedang umumnya baik terhadap mereka yang memiliki kecemasan matematika rendah dan mereka yang memiliki prestasi matematika tinggi.
Pengembangan Instrumen Tes Berbasis HOTS dengan Pendekatan Pengukuran Rasch pada Pelajaran Matematika Topik Bangun Ruang untuk Siswa Sekolah Dasar Jumrah, Jumrah; Rukli, Rukli; Sulfasyah, Sulfasyah
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4207

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan instrumen tes HOTS siswa pada pembelajaran Matematika kelas VI yang valid dan reliabel ,praktis dan efektif serta memiliki karakteristik yang baik. Instrumen tes yang dikembangkan dianalisis validitas internal menggunakan Aiken dan analisis butir soal menggunakan pengukuran RASCH untuk mengetahui tingkat kesulitan soal, tingkat kesesuaian soal dan deteksi adanya bias. Penelitian inidilaksanakan di UPT SD Negeri 12 Bontoramba Kabupaten Jeneponto. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pengembangan yang dikemukakan oleh Martin Tessmer, yang terdiri dari empat tahapan. Instrumen tes di telaah oleh 3 ahli, uji coba one to one diikuti oleh 3 orang siswa, small group diikuti oleh 6 orang siswa dan field tes diikuti oleh 28 orang siswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik wawancara, kuisioner, dan pemberian soal tes sehingga data yang dianalisis adalah data kualitatif dan kuantitatif. Kesimpulan dari penelitian ini keefektifan instrumen tes HOTS yang telah dikembangkan dan  menghasilkan prototype III; (d) serta tahap field test (high resistance in revision).
Perbandingan Model Pembelajaran Resik dengan Pembelajaran PBL terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar Rahmat, Rahmat; Rukli, Rukli; Saleh, Sitti Fithriani
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i5.4913

Abstract

Penelitian ini membandingkan model pembelajaran Resik (realistik setting kooperatif) dengan model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) dalam konteks hasil dan minat belajar matematika siswa kelas V SD. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil dan minat belajar matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran resik dan model pembelajaran PBL. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian quasy eksperimental dengan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas V SD yang terdiri dari 10 sekolah, dengan jumlah total siswa sebanyak 317 orang. Sampel penelitian terdiri dari 56 siswa kelas V yang dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel cluster random sampling. Hasil penelitian berdasarkan analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar matematika pada model pembelajaran resik adalah 84,64, sedangkan pada model pembelajaran PBL mencapai 79,46. Selain itu, rata-rata minat belajar matematika pada model pembelajaran resik adalah 85,89, sedangkan pada model pembelajaran PBL mencapai 81,82. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa model pembelajaran resik memiliki pengaruh yang lebih signifikan terhadap hasil dan minat belajar matematika siswa kelas V SD, dengan nilai Sig. 0,006 < 0,05 berdasarkan uji manova. Kesimpulan ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran resik dapat memberikan kontribusi yang positif dalam meningkatkan hasil belajar dan minat belajar matematika siswa kelas V SD.
Praktikalitas Media Interaktif Pembelajaran Membaca Permulaan Berbantuan Powerpoint Berbasis Pendekatan Balanced Literacy Approach Jannah, Miftahul; Sulfasyah, Sulfasyah; Rukli, Rukli
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i1.5666

Abstract

Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengevaluasi praktikalitas sebuah media interaktif pembelajaran membaca permulaan berbasis powerpoint dengan pendekatan balanced literacy. Penelitian ini melibatkan responden berupa guru dan siswa dari sebuah sekolah dasar di Gugus SD 5 Lembang Cina, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng. Jumlah siswa yang terlibat dalam penelitian ini sebanyak 16 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui pengisian lembar angket respon dari guru dan siswa. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif menggunakan rumus persentasi dan kategorisasi nilai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon guru terhadap media interaktif pembelajaran mencapai 94% dengan kategori sangat baik, sedangkan respon siswa mencapai 95% dan juga berada dalam kategori sangat baik. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa media interaktif pembelajaran membaca permulaan berbantuan powerpoint dengan pendekatan balanced literacy dapat digunakan secara praktis dalam proses pembelajaran.
Profil Kemampuan Anak Diskalkulia dengan Pendekatan Permainan Suit Rukli Rukli; Fitrianti
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i1.979

Abstract

Diskalkulia adalah kondisi dimana anak mengalami kesulitan dalam belajar dan memahami matematika.. Anak yang menderita diskalkulia cenderung tidak mampu dalam memahami aritmatika, baik dalam membaca simbol matematika, memahami konsep matematika, kesulitan membaca jam, kesulitan dalam melakukan operasi hitung, kesulitan mengenali angka, bahkan tidak mampu dalam memahami soal cerita, dan beberapa indicator lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji peran teknologi sebagai inovasi pembelajaran untuk anak diskalkulia dalam mengatasi kesulitan belajarnya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode studi pustaka, yaitu dengan melakukan kajian mengenai peran teknologi dalam membantu siswa diskalkulia..Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan peserta didik dalam memahami pelajaran matematika yang biasa disebut sebagai diskalkulia yang mengalami kesulitan dalam perkalian. Instrumen penelitian berupa sebuah tes yang terdiri dari 6 pertanyaan bersifat uraian yang mengacu pada indicator diskalkulia siswa sekolah dasar yaitu kemampuan perkalian dari nilai besar ke kecil, kemampuan memilih angka yang mempunyai nilai paling banyak atau paling sedikit, dan kemampuan menyatakan hasil dari sebuah operasi bilangan.
Deskripsi Anak Berkesulitan Menyambungkan Kata dengan Pendekatan TaRL(Teaching at the Right Level) dalam Literasi Dasar di Salah Satu Siswa Kelas 4 SDN 6 Bulu-Bulu Rukli Rukli; Fahmi Hidayat
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i1.980

Abstract

Permasalahan utama pada penelitian ini adalah kesulitan dalam menyambungkan kataan menjadi permasalahan dalam penelitian ini dimana peneliti mempelajari subjek penelitian yaitu siswa kelas 4 SDN 6 BULU – BULU. Wawancara berlangsung di SDN 6 BULU – BULU. Ada seorang siswa kelas empat yang kurang pandai membaca. Penelitian deskriptif ini bertujuan mendeskripsikan anak yang mengalami kesulitan menghubungkan kata dengan menggunakan pendekatan TaRL pada keterampilan literasi dasar. Metode pengumpulan data yang digunakan sebanyak 1 orang Pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung selama proses pembelajaran dengan mengamati aktivitas siswa dalam menghubungkan kata. Selain itu, pengumpulan data juga dilakukan melalui tes lisan yang berfokus pada kemampuan menyusun kalimat dengan menggunakan konjungsi yang benar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa tersebut mengalami siswa kesulitan dalam menghubungkan kata-kata. Pendekatan ini memungkinkan siswa untuk belajar dengan baik dan secara signifikan meningkatkan keterampilan dasar membaca dan menulis mereka.