Claim Missing Document
Check
Articles

Revitalisasi Pengelolaan Data Spasial dalam mewujudkan Penyelenggaraan Informasi Geospasial Berkualitas dan Satu Data Indonesia Provinsi Lampung serta Pelayanan Publik Pahlupi, Belli; Afriani, Lusmeilia; Despa, Dikpride
Jurnal Profesi Insinyur Universitas Lampung Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpi.v5n1.125

Abstract

Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 28F mengamanatkan bahwa setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia. Informasi dalam arti luas sebagaimana diamanatkan dalam pasal tersebut adalah termasuk Informasi Geospasial (IG). Peraturan Presiden nomor 39 tahun 2020 tentang Satu Data Indonesia (SDI) mengamanatkan penyelenggaraan SDI baik tingkat pusat maupun pemerintah daerah (provinsi dan kabupaten/kota), dengan prinsip satu standar data, satu meta data, satu interoperabilitas dan satu kode referensi/data induk, meliputi: data statistik, data spasial dan data keuangan negara. SDI diselenggarakan dengan visi “mewujudkan ketersediaan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, mudah diakses dan dibagipakaikan antar instansi pemerintah untuk mendukung perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pengendalian pembangunan”, dan/atau agar tidak terjadinya tumpang tindih data yang akan berimplikasi pada kebijakan penyelenggaraan pemerintah, dilakukan dengan metode perencanaan data, pengumpulan data, pemeriksaan data dan penyebarluasan data. Dalam penyelenggaraan SDI, dilakukan pelayanan publik berupa interoperabilitas (berbagi pakai data) melalui media teknologi informatika portal data pemerintah Provinsi Lampung (http://opendata.lampungprov.go.id), dan dapat juga diakses oleh masyarakat. Peraturan Pemerintah nomor 45 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Informasi Geospasial, dilakukan melalaui kegiatan pengumpulan, pengolahan, penyimpanan dan pengamanan, penyebarluasan serta penggunaan data dan informasi geospasial. Standar yang digunakan dalam penyelenggaraan informasi geospasial mengacu pada Surat Edaran Kepala Badan Informasi Geospasial nomor 6 tahun 2021 tentang Pedoman Standar Data dan Struktur Data dan Format Data Baku Metadata Spasial. Hasil pengolahan data spasial berpengaruh pada peningkatan kualitas dan informasi geospasial. Dengan pengolahan berpedoman standar, akan meningkatkan kualitas informasi geospasial, meningkatkan pelayanan sehingga terwujudnya good governance dan SDI Provinsi Lampung.
Peningkatan Kapasitas Kelompok Wanita Tani (KWT) melalui Hilirisasi Produk Jamur di Desa Gading Rejo Utara, Pringsewu Darajat, Anisa Ulya; Gusmedi, Herri; Despa, Dikpride; Nama, Gigih Forda; Nugraha, Perdana Agung
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 8 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v8i3.4683

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat di Desa Gading Rejo Pringsewu bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Kelompok Wanita Tani (KWT) melalui pelatihan teknis dalam pengolahan jamur tiram menjadi kaldu bubuk, sebuah produk dengan nilai tambah tinggi. Pengabdian kepada masyarakat melibatkan 10 peserta dan terfokus pada pengembangan keterampilan dalam pengolahan serta pengemasan produk secara efektif, dengan memanfaatkan teknologi yang tepat guna. Pengabdian ini dirancang berdasarkan analisis mendalam terhadap potensi kelompok dan pemahaman awal peserta mengenai teknik yang dibutuhkan untuk produksi yang efisien. Evaluasi keterampilan dilaksanakan melalui metode pretest dan posttest yang mengungkapkan peningkatan signifikan dalam kompetensi peserta, dengan rata-rata peningkatan mencapai 72,33%. Peningkatan kemampuan ini paling terlihat pada peserta yang sebelumnya memiliki pengetahuan dasar yang minim tentang teknik pengolahan dan aplikasi teknologi. Penerapan teknologi tepat guna dalam proses pelatihan ini tidak hanya berhasil meningkatkan efisiensi kerja dan kualitas produk yang dihasilkan, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Realisasi dari pengabdian kepada masyarakat ini telah memungkinkan peserta untuk memproduksi kaldu bubuk, membuka peluang pasar yang baru dan sekaligus mendukung keberlanjutan dari usaha para peserta. Secara keseluruhan, pengabdian kepada masyarakat telah membuktikan bahwa integrasi antara teknologi dan keterampilan praktis memberikan dampak yang signifikan dalam memajukan pemberdayaan masyarakat dan mendorong kemajuan ekonomi di wilayah pedesaan. Sehingga memberikan model efektif untuk meningkatkan ekonomi pedesaan melalui penerapan teknologi yang inovatif dan pendidikan keterampilan yang relevan.
Sosialisasi UU No. 11 Tahun 2014 dalam Penguatan Kapasitas Keinsinyuran Pemerintah Daerah Pesawaran ubaidah, ubaidah; Despa, Dikpride; Septiana, Trisya
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 8 No 3 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v8i3.541

Abstract

Sosialisasi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran kepada Pemerintah Daerah Pesawaran dirancang untuk mengatasi minimnya pemahaman dan pelaksanaan Undang-Undang Keinsinyuran (UU) di kalangan pemerintah daerah tersebut. Kurangnya pemahaman ini berpotensi menyebabkan praktik teknik yang tidak sesuai standar, pembangunan infrastruktur yang tidak berkelanjutan, dan masalah keselamatan publik. Oleh karena itu, PKM ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran Pemda Pesawaran terhadap UU Keinsinyuran, mendorong penerapannya secara efektif, dan membangun kolaborasi antara Pemda Pesawaran dengan Program Studi Teknik Universitas Lampung (Unila). Metode yang akan digunakan meliputi sosialisasi, seminar dan workshop, serta pendampingan untuk mencapai target yang telah ditetapkan. Dengan demikian, PKM ini diharapkan dapat mewujudkan praktik teknik yang berkelanjutan, bertanggung jawab, dan mengedepankan keselamatan di Kabupaten Pesawaran. Hal ini pada akhirnya akan berkontribusi pada pembangunan infrastruktur berkualitas, perlindungan keselamatan publik dan lingkungan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pengendalian Kecepatan Motor Induksi Dengan Cycloconverter Menggunakan Vector Control Dengan Filter Hybrid Harahap, Charles; Despa, Dikpride; Afriani, Lusmeilia
Jurnal Profesi Insinyur Universitas Lampung Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpi.v5n2.132

Abstract

Motor listrik berperan penting sebagai penggerak utama yang banyak digunakan pada sektor industri maupun transportasi, sehinggga diperlukan sistem kendali motor listrik. Salah satu sistem kendali motor listrik adalah pengendalian frekuensi. Pengendalian frekuensi bertujuan untuk mengatur kecepatan motor listrik yang diinginkan. Salah satu alat pengendalian frekuensi yaitu cycloconverter. Penggunaan cycloconverter menimbulkan adanya harmonisa karena termasuk jenis komponen non-linier, di mana harmonisa yang dihasilkan akan berpengaruh terhadap kualitas sistem dan berdampak kerusakan pada peralatan. Sehingga perlu adanya pemasangan filter untuk meredam frekuensi harmonisa. Penelitian ini menyajikan metode desain filter hybrid untuk mengurangi harmonisa dan pengendalian motor induksi tiga fasa dengan metode vector control untuk pengendalian motor induksi, yang mencakup keefektifan dari perancangan topologi filter pasif, aktif dan hybrid serta kehandalan respon motor. Pemodelannya menggunakan software simulink Matlab 2015A. Hasil reduksi pemodelan distorsi harmonisa menggunakan filter pasif sebesar 2,54%, aktif 14,86% dan hybrid 2,17%. Penelitian ini membuktikan bahwa filter gabungan atau hybrid filter menghasilkan total distorsi harmonisa lebih baik.
Pemodelan dan Simulasi Sistem Automatic Battery Charging pada Emergency Diesel Generator PLTU Sebalang Sibuea, Lungguk; Despa, Dikpride; Widyawati, Ratna
Jurnal Profesi Insinyur Universitas Lampung Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpi.v5n2.133

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang pemodelan dan simulasi charging otomatis pada baterai untuk keandalan Emergency Diesel Generator (EDG) PLTU Sebalang menggunakan Simulink Matlab. Penelitian ini berkontribusi dalam meningkatkan keandalan dengan cara membuat sistem charging otomatis pada baterai EDG, sehingga baterai selalu dalam kondisi standby saat digunakan. Konsep yang disampaikan berbentuk perancangan sistem charging otomatis untuk baterai EDG PLTU Sebalang berupa sistem switching pada automatic battery charging. Penelitian ini dilakukan dengan cara mempersiapkan studi literatur terkait automatic battery charging, mengidentifikasi masalah pada baterai yang tidak dapat berfungsi secara optimal sehingga berdampak pada kegagalan proses starting EDG, menentukan model improvement charging system, serta merancang simulasi pemodelan. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berupa data state of charge (SOC) pada saat proses pengisian baterai berlangsung. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ketika baterai terpakai hingga persentase SOC senilai 95%, maka sistem automatic battery charging akan aktif sampai persentase SOC dalam kondisi full charge (terisi penuh), sementara proses charging akan berhenti saat baterai sudah mencapai kondisi full charge. Kesimpulan dari penelitian ini ialah sistem automatic battery charging dapat menjaga keandalan kinerja EDG PLTU Sebalang, sehingga hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan untuk pengembangan lebih lanjut pada pemodelan dan simulasi automatic battery charging dengan kapasitas yang lebih besar di industri lain.
KAJIAN KETERSEDIAAN AIR BAKU WAY ANDENG DI KECAMATAN BAKAUHENI, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Habibi, Budi; Purne, K; Sultan, M N; Haidi, F; Efendi, R; Despa, Dikpride; Suharno, Suharno
Jurnal Rekayasa Lampung Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.187 KB) | DOI: 10.23960/jrl.v1i1.3

Abstract

Sejak adanya Pelabuhan Bakauheni dan tempat wisata yang terdapat di Kecamatan Bakauheni, serta tanpa mengesampingkan pertumbuhan penduduk, tingkat permintaan air di Kecamatan Bakauheni tiap tahun semakin meningkat. Kemudian, pada tahun 2020 direncanakan pengembangan Kawasan Terpadu Bakauheni Harbour City sebagai ikon paraiwisata di pintu gerbang Pulau Sumatera yang akan menambah tekanan terhadap penyediaan air bersih di kawasan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jumlah ketersediaan air di Bendung Way Andeng yang merupakan sumber air utama di kawasan Kecamatan Bakauheni dan direncanakan untuk menyuplai air bersih ke Kawasan Terpadu Bakauheni Harbour City. Dalam penelitian ini, dilakukan perhitungan kebutuhan air dan ketersediaan air untuk menghitung neraca air. Dari hasil analisis yang dilakukan, didapat bahwa masih terdapat bulan-bulan yang memiliki defisit ketersediaan air. Oleh karena itu Bendung Way Andeng tidak mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di sekitar Bendung dan diperlukan alternatif penyediaan air bersih lainnya untuk rencana pengembangan kawasan di Pelabuhan Bakauheni.
PENGAWASAN PEKERJAAN PELEBARAN JALAN MENUJU STANDAR RUAS KOTABUMI – KETAPANG (LINK.070) DI KABUPATEN LAMPUNG UTARA Juarsyah, Muhammad; Despa, Dikpride; Septiana, Trisya
Jurnal Rekayasa Lampung Vol. 1 No. 3 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (862.672 KB) | DOI: 10.23960/jrl.v1i3.14

Abstract

Seiring meningkatnya perkembangan suatu daerah dan untuk meningkatkan taraf hidup serta untuk memajukan perekonomian, diperlukan prasrana perhubungan yang fungsinya sangat penting dan vital, baik itu perhibungan darat, laut, maupun udara. Sarana perhubungan dan pengembangan jaringan jalan adalah sangat penting untuk menunjang perkembangan di sektor-sektor lainnya. Dengan demikian pengembangan jalan dengan meningkatkan dan membina jalan guna mempermudah akses bagi suatu daerah atau wilayah perlu untuk dilakukan. Lancarnya sarana perhubungan pada suatu wilayah atau daerah akan berdampak pada pesatnya pertumbuhan perekonomian wilayah tersebut, karena sistem mobilisasi barang dan jasa dapat berjalan lancar dan efisien. Dalam pelaksanaan pekerjaan Pelebaran Jalan Menuju Standar Ruas Kotabumi - Ketapang (Link.070) di Kabupaten Lampung Utara Tahun Anggaran 2021 dengan panjang penanganan 975 meter ini, pengawas teknis bekerjasama dengan konsultan pengawas yang ditunjuk oleh pemerintah melaksanakan pengawasan pekerjaan agar sesuai dengan gambar rencana, waktu dan sesuai mutu. Untuk memastikan pekerjaan konstruksi ini sesuai dengan target yang direncanakan, dibutuhkan koordinasi yang baik antara pihak pelaksana pekerjaan, konsultan pengawas dan pengawas teknis kegiatan baik dalam menentukan kelayakan bahan material yang akan digunakan maupun metode kerja dan tahapan-tahapan pekerjaan harus sesuai dengan spesifikasi teknis. Adapun tahapan-tahapan tersebut antara lain Uji mutu bahan material (agregat) yang di gunakan dalam pekerjaan ini di laboratorium apakah sudah memenuhi standar pekerjaan, kegiatan penghamparan dan pemadatan agregat serta penyiraman dan Pengujian suhu panas Hotmix AC-BC atau AC-WC sebelum di hampar, serta pengukuran rutin tebal gembur hamparan apakah sudah sesuai dengan Spesifikasi Teknik
KETERPADUAN INFRASTRUKTUR ANTAR SEKTOR UNTUK MENDUKUNG PENGEMBANGAN WILAYAH Sari, Ratna Kurnia; Despa, Dikpride; Sukmana, Irza
Jurnal Rekayasa Lampung Vol. 1 No. 3 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (822.233 KB) | DOI: 10.23960/jrl.v1i3.15

Abstract

Salah satu strategi pembangunan yang digunakan untuk mengatasi masalah ketimpangan antar wilayah adalah strategi keterkaitan (linkages) antar wilayah. Strategi ini dapat diwujudkan dengan mengembangkan keterkaitan fisik antar wilayah melalui pembangunan berbagai infrastruktur fisik seperti jaringan, transportasi jalan, pelabuhan, jaringan komunikasi dan lain-lain. Pembangunan infrastruktur diarahkan juga untuk mendukung pengurangan disparitas antar wilayah (perkotaan, pedesaan dan perbatasan), juga untuk pengurangan urbanisasi, peningkatan pemenuhan kebutuhan dasar, serta peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat yang pada akhirnya untuk menjaga stabilitas dan kesatuan nasional. Oleh karena itu pembangunan infrastruktur perlu berlandaskan pada pendekatan pengembangan wilayah secara terpadu oleh seluruh sektor yang bertitik tolak dari sebuah rencana yang sinergi dan mengacu kepada aktivitas ekonomi, sosial, keberlanjutan lingkungan hidup, potensi wilayah dan kearifan lokal, dan rencana tata ruang wilayah. Dalam pengembangan keterpaduan infrastruktur untuk mendukung pengembangan wilayah sebagai suatu koordinasi dan sinkronisasi pemerintah serta pemangku kepentingan terkait lainnya dalam upaya pengembangan wilayah untuk mengidentifikasi kerangka kebijakan, peraturan, dan kelembagaan. Mengidentifikasi profil kawasan strategis dan profil infrastruktur serta review rencana pengembangan kawasan serta kebutuhan pengembangan keterpaduan infrastruktur jangka menengah dan jangka panjang untuk mendukung pengembangan wilayah dibidang jalan, sumberdaya air, permukiman, dan perumahan dengan metode analisis spasial dan Skalogram sehingga menghasilkan wilayah yang berkembang dalam semua aspek bidang dan sesuai strategi penataan ruang jangka menengah dan jangka panjang yang telah dibuat di suatu wilayah.
Increasing Urban Flood Challenges: Spatial Analysis of the 2024 Flood in Rajabasa, Bandar Lampung, Indonesia Rohman, Arif; Septiana, Trisya; Despa, Dikpride
Journal of Infrastructure Policy and Management (JIPM) Vol. 7 No. 2 (2024): Journal of Infrastructure Policy and Management (JIPM)
Publisher : PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35166/jipm.v7i2.56

Abstract

This study explores the spatial analysis of flood-prone areas in Rajabasa by utilizing Digital Elevation Model data from DEMNAS and high-resolution aerial photographs obtained via commercial drones. The research aims to understand the region’s flood dynamics and watershed characteristics. The elongated shape of the Rajabasa basin, with a calculated circularity ratio (Rc) of 0.19, indicates that runoff follows the existing stream network, resulting in gradual and prolonged flood events. Field surveys were conducted to validate land cover data, revealing that the majority of the area was residential and classified under Hydrology Soil Group (HSG) D, leading to high Curve Number (CN) values between 88 and 93. These values suggest that nearly all rainfall converts to runoff, exacerbating flooding conditions. Effective flood management strategies were proposed by focusing on areas with the highest CN values and integrating long-term land improvement with short-term flood control infrastructure. The study also highlights the importance of preserving natural drainage lines, which are often overlooked, for enhancing flood mitigation, educating residents about floodplain management, and implementing proper land use regulations. The findings underscore the necessity of combining spatial analysis, high-resolution data, and targeted flood management strategies to mitigate flood risks in Rajabasa and similar flood-prone areas.
Pengelolaan Fly Ash Dan Bottom Ash Pltu Tarahan Setelah Berlakunya Undang-Undang Cipta Kerja Aditama, Rendy; Akib, Muhammad; Despa, Dikpride; Setiawan, Agus
Journal Transformation of Mandalika, e-ISSN: 2745-5882, p-ISSN: 2962-2956 Vol. 2 No. 1 (2021): Januari
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.451 KB) | DOI: 10.36312/jtm.v2i1.711

Abstract

Pengelolaan Limbah FABA pada kegiatan pembangkitan PLTU merupakan salah satu instrumen penting dalam substansi pengaturan UUCK. Penelitian ini bertujuan guna mengamati pola pemanfataan Limbah FABA setelah perubahan status menjadi Limbah non-B3 pada kegiatan pembangkitan PLTU Batubara. Penelitian dilakukan pada PLTU Tarahan sebagai unit pembangkit listrik berbahan primer batubara sepanjang bulan Maret sampai April 2022. Penelitian menggunakan metode kulatitatif dengan pendekatan socio-legal. Hasil penelitian menemukan terdapat perubahan pola penyimpanan, pemanfaatan, dan penimbunan Limbah FABA PLTU Tarahan. Hasil penelitian menunjukan perubahan jangka waktu penyimpanan menjadi 3 tahun setelah dihasilkan dari sebelumnya 365 hari menyebabkan penurunan frekuensi penimbunan Limbah FABA (pengangkutan dari Ash Disposal Area menuju Landfill). Kegiatan pemanfaatan Limbah FABA yang tidak lagi sepenuhnya menjadi kewajiban Penghasil memungkinka efisiensi biaya operasional PLTU Tarahan sampai dengan Rp. 2.450.000,00/hari, serta mendorong Kelompok Orang dan UMKM setempat untuk ikut berperan serta dalam pemanfaatan Limbah FABA. Dari total 100-110 FABA yang dihasilkan PLTU Tarahan dalam setiap harinya, 60% (58-68 ton/hari) diantaranya belum termanfaatkan sebagai material/bahan baku bernilai ekonomi.
Co-Authors Abdul Haris Abdul Khoir Ade Suprizal Adi , Amir Kerisna Aditama, Rendy Ady Kurniawan afrisol putra Agung, Damar Agus Setiawan Agus Wantoro Ahmad Saudi Samosir Aleksander Purba Alexander Purba Alexander Purba Ali Rahmat Ali Rahmat Andi Fiardi Andika Wiratama Suparto Andriati, Lika Anggraeni, Imelda Delima Anik Suryani Anisa Ulya Darajat Annisa Ulya Anwar Solihin Apriansyah KM Ardhi Muhammad, Meizano Ardia, Herlian Ardinal Saputra Arif Rohman Arlinsyah Arlinsyah Arya Wiguna B Benedictus Adi Oktawidyanto Besma Nugraha AP Budi Firmansyah Budi Rachmat Hidayat Budi Setya Budiyanto, Deny Dedi Pria Armada Deni Danial Derry Ferdiansyah Diah Permata Dian Novita Sari, Dian Novita Djausal, Gita Paramita Doddy Irawansyah Dwi Feriyanto Efendi, R Efransyah Eka Kurniawan Endah Komalasari F X Arinto Fachrial Ikram Ayusar Fahrur Riza Priyana Fajriyati, Lely Fernanda, Imam Ghozali Fetty Z Firdy Hamzah Fitra, Rifandy Ghalih Huriarto Gigih Forda Nama Giri Woryanto Gunawan Wibisono Habibi , Budi Muhammad Habibi Nur Arifin Habibi, Budi Habibi, Budi M. Habibi, L Haidi, F Hakim, Lukmanul Hakim, Rasyid Hamdani, Fadil Hamonangan, Indra Hanaf Qowiyyul Adib Harahap, Charles Hari Soetanto Haryono Haryono Helmy Fitriawan Herianto Herlinawati Herri Gusmedi Herry Wardono Huda, Zulmiftah Ibnu P Ihtiyan Hermansyah Ika Kustiani Ikhtiyan Hermansyah Imron HS Iqbal Attaqi Abel Irza Sukmana, Irza Ismail Ismail Ivan Sukastian Jannus Maurits Nainggolan Jofanda Delano Juarsyah, Muhammad Julisman, Iwan Karmolo, Irwan Karyatama , Coco Cesar Khairudin Lanosin Lenggana, M. Kendy LIKA ANDRIATI Lorenza, Tiara Ayu Lukmanul Hakim Lusmeilia Afriani Lusmeilia Afriani M. Komarudin M. Syafruddin Mahendra Pratama Mardalenna IF MARDIANA Mardiana Mardiana Mardiana Mardiana Marianza, Yuda Martinus Marwansyah Marwansyah Marwansyah, Marwansyah Medriansyah Meizano Ardhi Muhammad Meizano Ardhi Muhammad Melwi Melwi Muh Sarkowi Muhammad Akib Muhammad Hanif Muhammad Irfan S Muhammad, Meizano Ardhi Muhlisin Muhlisin Mulawarman Mundir N.S, Masri Najib Amaro Nandi Haerudin Nining Purwasih Nining Purwasih Noer Soedjarwanto Noer Sudjarwanto Noer Sudjarwanto Noor Sulistiyono Notodarmojo , S Notonegoro, Agung Novalia, Astri Nugraha, Perdana Agung Nur Aminudin Ocazy Harun Oman Jaya Pahlupi, Belli Parliansyah, Parliansyah Pelayer, Meijon Petrus Prasetyo Purba, A Purne, K Putra, Andika Dwi R Widyawati Rahendra , Erik Rahmadi, Ahmad Ratna Widyawati Ratna, Widyawati Remy Martin Retno Wulandari Retno Wulandari Riza Ariesta RM Haromie Aqsho Saputra, Agung Ahmad Sulton Saputra, Muhammad Bayu Sari, Ratna Kurnia Setyawan, FX Arinto Sibuea, Lungguk Sidarto, K Adji siregar, amril maruf Siti Nurul Khotimah Sugianto Sugianto Sugiyanto Sugiyanto Suharno Suharno Suharno Sukamto Sultan , Masri Nur Sultan, M N Susanti, Sevi Susanto, Rino Abi Susy Hariany Syahputra, Deka Syidiq, M. Al Rasyid Tahta Herdian Andika Toman Hendra Lumban Gaol Trisya Septiana Ubaidah ubaidah ubaidah Ubaidah, Ubaidah Ulya, Annisa Upik, Upik Utami, Faradina Utaminingtyas, Ika Wulandari Vina Aprilia Wahyu Eko Sulistiono Wan Novri Saputra Widiastuti, Ari Widyawati, R Willy Young Yanuar Aulia Kamal Yoriska Indah Sari Yul Martin Yul Martin Yul Martin Yuli Ermawati YULI TRIAWATI YULIA RAHMAWATI Yusniati Eka Saputri Yusuf Yoekie Permadi ZUBAIDI ZUBAIDI1 Zulfi, M. Ichfan