p-Index From 2021 - 2026
7.237
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra KEMBARA Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Sastra Aksara Caraka : Jurnal Ilmu Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajarannya LLT Journal: A Journal on Language and Language Teaching Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Buana Pendidikan: Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unipa Surabaya Jurnal Penamas Adi Buana Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia GERAM (GERAKAN AKTIF MENULIS) Pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra NOTION: Journal of Linguistics, Literature, and Culture ARBITRER: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra (Pendistra) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Ilmiah Sarasvati : Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya JOLLT Journal of Languages and Language Teaching Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Jurnal Kependidikan Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Ilmiah Buana Bastra: Bahasa, Susastra, dan Pengajarannya Deskripsi Bahasa Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Kanigara Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia WIDYANTARA Deiksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia PAEDAGOGIE Ranah: Jurnal Kajian Bahasa ALFABETA
Claim Missing Document
Check
Articles

Produktivitas Kata Pada Tulisan Anak Tunagrahita di Jenjang Sekolah Menengah Pertama Rahayu Pujiastuti; Ira Eko Retnosari; Mimas Ardhianti; Indayani Indayani
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 15, No 1 (2026): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v15i1.8534

Abstract

This study aims to describe word productivity in the writing of children with intellectual disabilities at a lower secondary school. The research approach is both qualitative and quantitative. The data, in the form of word productivity, includes variations in word forms and the frequency of word types in the writing of five children with mild intellectual disabilities, who served as the data sources for this study. Data collection utilised testing and documentation techniques. The data collection instruments comprised verbal and visual media as well as questions. The data collection procedure involved (1) determining the data collection pattern, (2) conducting tests, (3) collecting documents in the form of the children’s writing, and (4) validating the data. Data analysis employed the distribution method. The data analysis instruments consisted of tables to reduce the data so that each data unit, the overall data, and the relationships between aspects could be observed. The data analysis procedures were carried out by (1) reducing the data, (2) presenting the data, (3) interpreting the data, (4) drawing conclusions, and (5) validating the findings. Data validity was ensured through the triangulation of theory, method, and sources. The research findings concern the lexical productivity in the writing of children with mild intellectual disabilities, based on variations in word forms, including root words, affixed words, and reduplication. Root words are highly dominant. Eight-word classes were identified: nouns, verbs, adjectives, adverbs, numerals, pronouns, prepositions, and conjunctions, whilst interjections, articles, and particles were not found. Nouns, verbs, and adjectives occur frequently. This information indicates that the development of word productivity in children with mild intellectual disabilities at the lower secondary school level still reflects a mastery of simple linguistic structures and concrete word types rather than complex morphological structures and abstract word types. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan produktivitas kata dalam tulisan anak tunagrahita di SMP. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif. Data berupa produktivitas kata, meliputi variasi bentuk kata dan frekuensi jenis kata pada tulisan lima anak tunagrahita ringan yang menjadi sumber data penelitian ini. Pengumpulan data menggunakan teknik tes dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data berupa media verbal dan visual serta soal. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan (1) menentukan pola pengumpulan data, (2) melakukan tes, (3) mengumpulkan dokumen berupa tulisan anak, dan (4) mengabsahkan data. Penganalisisan data menggunakan metode agih. Instrumen penganalisisan data berupa tabel untuk mereduksi data agar dapat melihat setiap satuan data, data keseluruhan, dan hubungan antaraspek. Prosedur penganalisisan data dilakukan dengan (1) mereduksi data, (2) menyajikan data, (3) menginterpretasi data, (4) menyimpulkan, dan (5) mengabsahkan temuan. Keabsahan data menggunakan triangulasi teori, metode, dan sumber. Hasil penelitian berupa produktivitas kata pada tulisan anak tunagrahita berdasarkan variasi bentuk kata, meliputi kata dasar, kata berafiks, dan reduplikasi. Kata dasar sangat dominan. Delapan jenis kata yang ditemukan, yaitu nomina, verba, adjektiva, adverbia, numeralia, pronominal, preposisi, dan konjungsi, sedangkan interjeksi, artikula, dan partikel belum ditemukan. Jenis kata nomina, verba, dan adjektiva memiliki frekuensi yang tinggi. Informasi ini menjelaskan bahwa perkembangan produktivitas kata anak tunagrahita ringan di SMP masih menggambarkan penguasaan struktur bahasa yang sederhana dan jenis kata yang konkrit daripada struktur morfologis yang kompleks dan jenis kata yang abstrak.
Analisis Etika Berbahasa Netizen pada Unggahan Klarifikasi Abidzar Terkait Remake “A Bussiness Proposal”: Kajian Sosiolinguistik Alifia Faizatuz Zahroh; Mimas Ardhianti
Paedagogie Vol 21 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/4m5fwn89

Abstract

Maraknya penggunaan bahasa tidak santun di media sosial, khususnya pada unggahan figur publik kontroversial, menjadi latar belakang penelitian ini. Fenomena tersebut tampak pada kolom komentar unggahan klarifikasi Abidzar terkait remake A Business Proposal. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) medeskripsikan bentuk etika berbahasa netizen, (2) menjelaskan dampaknya terhadap publik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian adalah platform Instagram. Sumber data berupa kolom komentar netizen pada unggahan klarifikasi Abidzar tersebut. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan teknik catat. Instrumen utama adalah peneliti sendiri dengan dibantu tabel klasifikasi data. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan dengan mengacu pada teori sosiolinguistik Chaer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Bentuk etika berbahasa terwujud dalam ungkapan empati, dukungan moral, apresiasi, dan ajakan bersikap bijak; (2) Makna etika berbahasa mencerminkan dukungan sosial dan upaya meredam konflik; (3) Dampaknya berkontribusi menciptakan iklim komunikasi kondusif, membentuk persepsi publik yang seimbang, dan meningkatkan solidaritas sosial. Simpulan penelitian mengungkap bahwa kolom komentar media sosial dapat berfungsi sebagai media aktualisasi etika berbahasa positif, bukan sekadar ruang konflik. Disarankan agar penelitian mendatang memperluas objek kajian dan mencakup berbagai platform media sosial.
Implementasi E-Modul Berbasis Android untuk Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Indonesia Pada Mahasiswa Poltekes Kemenkes dan UNIPA Surabaya Mimas Ardhianti; Eko Cahyo Prawoto2; Indayani
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 7 No. 1 (2024): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v7i1.1121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi modul berbasis android untuk meningkatkan kemampuan berbahasa indonesia pada mahasiswa Poltekes Kemenkes dan Unipa Surabaya. Rendahnya minat dan motivasi mahasiswa untuk mengikuti setiap proses pembelajaran mata kuliah bahasa Indonesia didasarkan pada beberapa hal, yaitu; ketidakmenarikan atau ketidakrelevanan mata kuliah bahasa Indonesia dengan kebutuhan akademik mahasiswa, pemahaman rendah tentang pentingnya konsep dasar bahasa Indonesia dalam dunia akademik, dan terbatasnya sumber belajar yang relevan dengan perkembangan teknologi saat ini. Tantangan ini mendorong untuk meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman mahasiswa tentang pentingnya menguasai bahasa Indonesia secara akademik, serta menyediakan sumber belajar yang sesuai dengan perkembangan teknologi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi solusi yang relevan untuk permasalahan rendahnya minat dan motivasi mahasiswa dalam mata kuliah bahasa Indonesia dan meningkatkan motivasi belajar mandiri mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian pengembangan dengan model ADDIE. Terdapat lima tahapan penelitian yaitu; analisis, desain/perencanaan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil penelitian ini adalah hasil pengukuran pembelajaran dan implementasi aplikasi melalui delapan aspek dengan 398 diperoleh rerata skor 4,4. Hasil tersebut menunjukkan bahwa aplikasi Arimbi dapat digunakan dengan baik dan dapat membantu mahasiswa dalam belajar bahasa Indonesia sehingga dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam berbahasa Indonesia utamanya pada materi kata dan pembentukan kata, kalimat efektif, serta paragraf.
Prinsip Kesantunan Berbahasa dalam Penyampaian Berita oleh Valentinus Resa di Akun Tiktok Metro TV halimahtus sadiyah; Mimas Ardhianti
sarasvati Vol. 8 No. 1 (2026): JURNAL SARASVATI
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/sv.v8i1.5482

Abstract

This research is motivated by the transformation of news delivery styles on TikTok, which tend to be informal and expressive. The phenomenon on the Metro TV TikTok account shows that the use of a satirical style by Valentinus Resa effectively attracts audience attention, yet still needs to be examined from the perspective of linguistic politeness. This study aims to describe the forms and functions of linguistic politeness principles within those narratives using a qualitative approach with a descriptive method. The data for this research consist of utterances by Valentinus Resa sourced from news videos uploaded to the official Metro TV TikTok account. Data were collected through documentation, observation, and note-taking techniques, then analyzed based on the communicative context. The results of the study show that the forms of politeness applied include six maxims consisting of the Tact Maxim, the Generosity Maxim, the Approbation Maxim, the Modesty Maxim, the Agreement Maxim, and the Sympathy Maxim These forms are manifested through various linguistic units, including word choice, phrases, terms, metaphors, and comparisons. In addition, two strategic functions of politeness in the narrative were found, namely the function of criticizing and the function of presenting factual information to the audience. The satirical and humorous style of news delivery proved to remain within the principles of politeness without offending the audience. The research conclusion revealed that this strategy allows critical news messages to be well received by the public through a more flexible and communicative approach without neglecting linguistic ethics.
Tindak Tutur Siaran Kompas TV dengan label “Anggota DPR RI Anita Jacoba Gah Gebrak Meja Minta KPK Periksa Nadiem” Indah Nurmia Kusuma; Mimas Ardhianti
Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 8 No. 2 (2025): Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jd.v8i2.4465

Abstract

This article will describe the speech acts of a Kompas TV broadcast titled "Indonesian House of Representatives Member Anita Jacoba Doesn't Strike Back, Asking the Corruption Eradication Commission (KPK) to Investigate Nadiem" as a pragmatic study. The research method used is descriptive qualitative. The data in this study consist of speech acts in the form of locutions, illocutions, and perlocutions. The data source in this study is a video. The data collection techniques used in this study were listening and note-taking. The data analysis techniques used in this study were data reduction, data presentation, and conclusions. The results of this study indicate that the speech acts contained in the text include locutions, illocutions, and perlocutions. Locutions themselves include declarative locutions, imperative locutions, and interrogative locutions. Illocutions consist of actives, directives, and expressives, while perlocutions are divided into directive perlocutions, expressive perlocutions, representative perlocutions, and commissive perlocutions. Keywords: illocution; locution; perlocution; pragmatics ABSTRAK Artikel ini akan mendeskripsikan tindak tutur siaran kompas tv berlabel “Anggota DPR RI Anita Jacoba Gah Gebrak Minta KPK Periksa Nadiem” sebagai sebuah kajian pragmatik. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa tindak tutur berupa lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Sumber data dalam penelitian ini berupa video. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu teknik simak dan teknik catat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tindak tutur yang terdapat dalam teks meliputi; lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Lokusi sendiri meliputi; lokusi pernyataan (deklaratif), lokusi perintah (imperatif), dan lokusi pertanyaan (interogatif). Ilokusi terdiri dari; asetif, direktif, dan ekspresif, sedangkan perlokusi terbagi menjadi; perlokusi direktif, perlokusi ekspresif, perlokusi representatif, dan perlokusi komisif. Kata Kunci: ilokusi; lokusi; perlokusi; pragmatik
Pengembangan E-Modul Berbasis Android untuk Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Indonesia pada Mahasiswa Poltekes Kemenkes dan Unipa Surabaya Indayani; Mimas Ardhianti; Eko Cahyo Prawoto
Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10 No 2 (2025): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indones
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v10i2.3056

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan e-modul berbasis android untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia pada mahasiswa Poltekes Kemnkes dan Unipa Surabaya. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan e-modul bahasa Indonesia berbasis android, mendeskripsikan kelayakan e-modul, dan mendeskripsikan tingkat efektivitasnya. Rendahnya minat dan motivasi mahasiswa dalam pembelajaran mata kuliah bahasa Indonesia karena ketidakmenarikan mata kuliah Bahasa Indonesia dengan kebutuhan akademik mahasiswa. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian pengembangan research and development (R&D) model ADDIE terdapat lima tahapan dalam Model ADDIE antara lain, analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui angket; 1) angket validasi modul, 2) angket validasi ahli perancangan e-modul, 3) angket proto tipe e-modul, 4) angket dosen pengampu Mata Kuliah Bahasa Indonesia di Universitas PGRI Adi Buana Surabaya dan Poltekes Kemenkes Surabaya, dan 5) angket mahasiswa yang menempuh mata kuliah Bahasa Indonesia di Universitas PGRI Adi Buana Surabaya dan Poltekes Kemenkes Surabaya. Selanjutnya teknik penganalisisan data peneliti menggukan teknik analisis kuantitatif dengan mengacu pada pedoman penskoran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Arimbi dapat digunakan dengan baik dan dapat membantu siswa dalam belajar bahasa Indonesia sehingga dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam berbicara bahasa Indonesia, terutama dalam materi kata dan pembentukan kata, kalimat yang efektif, dan paragraf.