Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Human, Organisasi, dan Teknologi Terhadap Kepuasan Penggunaan Aplikasi Primary Care Di Klikik Pratama Kota Pekanbaru Tri Purnama Sari; Wen Via Trisna; Haryani Octaria; Doni Jepisah
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v7i2.237

Abstract

Satisfaction of Primary Care application users becomes the need to guarantee the accountability of services to BPJS. To measure the level of satisfaction of the Primary Care application, the End User Computation Satisfaction (EUCS) method is used. The aim of the study was to study the relationship between humans, organizations, and technology with EUCS (End User Satisfaction Computing at Pekanbaru pratama city clinic. This type of research is a quantitative cross sectional study with primary information system networks. Variables used were factor-independent variables HOT ( human) EUCS (End User Computing Satisfaction) The research subjects were primay care information system operators with a sample of 90 pratama clinics in the city of Pekanbaru that were taken as total samples, which stated that humans were quite good about being satisfied with the use of p care as much as 2 ( 100%), respondents who stated that the organization was good enough about satisfaction with the use of p care, namely as much as 5 (100%), and respondents who stated that the technology was good enough needed to be satisfied with the use of p care, which was 6 (60%).
PENGARUH PENULISAN DIANOSIS DAN PENGETAHUAN PETUGAS REKAM MEDIS TENTANG TERMINOLOGI MEDIS TERHADAP KEAKURATAN KODE DIAGNOSIS Tri Purnama Sari; Wen Via Trisna; Haryani Octaria; Doni Jepisah
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v4i1.99

Abstract

AbstractThis study is aimed at analyzing the influence of diagnosis writing accuracy and knowledge of medical record officers about medical terminology through diagnosis coding accuracy on medical record documents. This study is based on analytic observation through cross sectional approach. The subject of the study is all medical records officers in Dr. Moewardi general hospital which is 38 persons. The population is 380 inpatients’ medical record documents. The variables being studied cover diagnosis writing accuracy, the knowledge of medical record officers about medical terminology, and diagnosis coding accuracy. The research instruments are questionnaire, checklist, medical terminology books, and ICD-10. The data is analyzed based on descriptive analysis and multiple linear statistic tests. The research finding shows that there is partial and significant influence between the accuracy of medical terminology use in diagnosis writing and knowledge of medical record officers about medical terminology through diagnosis coding accuracy. The accuracy of medical terminology use in diagnosis writing and knowledge of medical record officers influence the diagnosis coding accuracy significantly and simultaneously. Keywords: knowledge, medical terminology, code accuracy, diagnosisAbstrakTujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh ketepatan penulisan diagnosis dan Pengetahuan petugas rekam medis tentang terminologi medis terhadap keakuratan kode diagnosis pada dokumen rekam medis.Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi subyek dalam penelitian ini adalah seluruh petugas rekam medis di RSUD Dr Moewardi yang berjumlah 38 orang. Populasi obyek adalah 380 dokumen rekam medis pasien rawat inap. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data ketepatan penulisan diagnosis dan keakuratan kode diagnosis adalah adalah check list, buku terminologi medis dan ICD-10. Analisis data dengan regresi linier ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh secara partial dan signifikan ketepatan penggunaan bahasa terminologi medis terhadap keakuratan kode diagnosis (p=0.001). Dan ada pengaruh pengetahuan petugas terhadap keakuratn kode diagnosis (p=0.001). Simpulan penelitian ini adalah pengetahuan dan penggunaan bahasa terminologi medis akan berpengaruh terhadap kekauratan kode diagnosis.Kata Kunci :pengetahuan, terminology medis, keakuratan kode.
ANALISIS INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT DALAM PENERAPAN UNSUR-UNSUR PROGRAM INDONESIA SEHAT DI PUSKESMAS WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN KOTA PEKANBARU Yang Ma Aisyah; Budi Hartono; Doni Jepisah
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 9 No 2 (2020): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Scie
Publisher : STIKes Al-Insyirah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kesmas.v9i2.1515

Abstract

The Indonesia Sehat program is implemented to improve the degree of public health through health efforts and community empowerment supported by financial protection and equitable health services. The implementation of the Healthy Indonesia program is organized through a family approach. The purpose of this study was to analyze community satisfaction in implementing the elements of a healthy Indonesia program in the Pekanbaru City Health Center Work Area. This research is descriptive correlation with cross sectional analytic design. The research sample of 346 respondents with a purposive sampling method. The results of the univariate analysis showed the value of the community satisfaction index in the implementation of the Healthy Indonesia Program in the Work Area of ​​the Pekanbaru City Health Office, which was 3.014 with a conversion value of 75.36. This means that the quality of service provided to patients falls into category B (good). Statistically, there is a relationship between PISPK service elements and community satisfaction in the working area of ​​Peknbaru City Health Center in 2019. It is recommended that institutions improve the quality of human resources through training programs and seminars in order to increase the competency and capacity of officers.
Tinjauan Pelaksanaan Pengkodean Penyakit Gastroenteritis Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit PMC Pekanbaru Tahun 2020 Nadia Rista; Doni Jepisah
Jurnal Rekam Medis (Medical Record Journal) Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Rekam Medis (Medical Record Journal)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.989 KB) | DOI: 10.25311/jrm.Vol1.Iss2.358

Abstract

Pemberian kode (coding) adalah pemberian penepatan kode dengan menggunakan huruf atau angka atau kombinasi huruf dalam rangka yang mewakili komponen data. Kegiatan dan tindakan serta diagnosis yang ada didalam rekam medis harus diberi kode dan selanjutnya diindeks agar memudahkan pelayanan pada penyajian informasi untuk menunjang fungsi perencanaan, manajemen dan riset bidang kesehatan. Gastroenteritis atau diare akut ialah diare yang terjadi secara mendadak pada bayi dan anak sebelumnya sehat. Permasalahan dalam penelitian ini adalah ketidaklengkapan berkas rekam medis dan ketidakakuratan berkas rekam medis penyakit gastroenteritis. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pelaksanaan pengkodean penyakit gastroenteritis. Metode penelitian yang digunakan adalah deskiriptif dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini dilakukan bulan November 2020 di Rumah Sakit PMC Pekanbaru. Informan penelitian berjumlah 2 orang, teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Hasil penelitian diketahui kelengkapan diagnosa sebanyak 43 (78,1%) sedsngkan yang tidak lengkap 12 (21,8%) dan keakuratan pengkodean penyakit gastroenteritis sebanyak 40 (72,7%) berkas dan tidak akurat sebanyak 15 (27,2%) berkas di rumah sakit PMC Pekanbaru tahun 2020, dan telah berjalan dengan SPO yang telah dibuat. Hasil penelitian yang didapat masih banyak rekam medis yang belum lengkap diagnosanya dan keakuratan kodenya masih banyak yang belum terisi. Dapat disimpulkan bahwa Rumah Sakit PMC Pekanbaru belum cukup baik dalam pelaksanaan pengkodean, karena masih banyak berkas yang belum lengkap, akurat dan banyak tulisan dokter yang sulit dibaca oleh petugas pengkodean. Diharapkan Rumah Sakit PMC Pekanbaru agar melengkapi berkas dan keakuratan kodenya.
Faktor - Faktor Penyebab Penurunan Kinerja Petugas Rekam Medis di Puskesmas Kampar Tahun 2021 Julia Citra Sari; Doni Jepisah
Jurnal Rekam Medis (Medical Record Journal) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Rekam Medis (Medical Record Journal)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.322 KB) | DOI: 10.25311/jrm.Vol1.Iss3.364

Abstract

Unit Rekam Medis merupakan salah satu unit tersibuk dan memerlukan kinerja yang tinggi (dan teliti) dari para petugasnya. Penyebab penurunan kinerja yaitu kurangnya motivasi dan kurang mendukungnya lingkungan di tempat kerja sehingga membuat petugas rekam medis kurang nyaman. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi penurunan kinerja petugas rekam medis di Puskesmas Kampar tahun 2021. Pada penelitian di Puskesmas Kampar dengan 8 orang responden dimana untuk jam kerja tidak ada waktu untuk istirahat. Selain itu petugas merasa tidak mampu mengerjakan pekerjaan yang lain pada waktu yang bersamaan serta intensitas cahaya lampu dan cahaya matahari yang masuk ke ruang kerja tidak baik dan kurang memadai. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Subjek penelitian sebanyak 8 orang petugas rekam medis. Sampel yang digunakan dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan proporsi masing – masing variabel. Hasil penelitian bahwa dari 8 orang responden pada faktor psikologis terdapat 5 responden (62,5%) merasa tidak maksimal melakukan pekerjaan lain secara bersamaan meskipun telah bekerja secara sungguh – sungguh. Dari 8 responden pada faktor lingkungan diketahui bahwa 4 responden (50,0%) merasa intensitas cahaya lampu dan cahaya matahari yang masuk ke ruangan kerja tidak sesuai dan tidak memadai dan 5 responden (62,5%) merasa terganggu dengan kebisingan suara dari luar ruangan maupun di jalan raya. Kesimpulannya maka dari itu didapatkan bahwa pada faktor psikologis, beberapa petugas rekam medis sering mengalami kendala saat melakukan pekerjaan seperti sering lupa, merasa tidak tenang dan kurangnya semangat motivasi disaat pekerjaan lagi banyak serta pada faktor lingkungan, intensitas cahaya lampu ataupun cahaya matahari masih kurang baik, sehingga sedikit mengganggu pekerjaan petugas. Diharapkan perlu diadakan pelatihan khusus untuk semua petugas rekam medis Puskesmas Kampar, setiap tahun diadakan pemilihan petugas rekam medis teladan agar memicu semangat petugas rekam medis dalam bekerja.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) Pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Di Lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru Ricardo Ricardo; Fitriani Astika; Doni Jepisah
Akuntansi & Ekonomika Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Akuntansi dan Ekonomika
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jae.v12i1.3325

Abstract

This study is to analyze the factors that influence the management of regional property in the Pekanbaru City Government. This research uses the SPSS application with multiple linear regression analysis methods. The results of this research show that the quality of the regional apparatus has a significant effect on the management of regional property with a significance value of (0.000) < (0.05) and tcount (9.225) > t table (1.977). Compliance with regulations has a significant effect on the management of regional with a significance value of (0.028) < (0.05) and tcount (-2.218) > -ttable ((1.977). The use of information technology has no significant effect on the management of regional property with significance value (0.877) > (0.05) and tcount (-0.155) > -ttable (1.977).The government's internal control system has a significant effect on the management of regional property with a significance value of (0.008) <0.05 and tcount (2,679) > ttable (1,977).
Tinjauan Pelaksanaan Retensi Rekam Medis Aktif Menjadi Inaktif di Puskesmas Tanjung Balai Karimun Tahun 2021 Mailisa Dwi Cahayati; Doni Jepisah; Zulhenry
Jurnal Rekam Medis (Medical Record Journal) Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Rekam Medis (Medical Record Journal)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jrm.Vol2.Iss1.386

Abstract

Retensi rekam medis merupakan suatu kegiatan pengurangan rekam medis dari rak penyimpanan dengan penentuan jangka waktu penyimpanan rekam medis ditentukan atas dasar nilai kegunaan tiap-tiap rekam medis. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui Pelaksanaan Retensi Rekam Medis Aktif Menjadi Inaktif di Puskesmas Tanjung Balai Karimun Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 3 orang petugas sebagai informannya. Data dengan teknik analisa kualitatif yang melibatkan proses berpikir induksi dan deduksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelaksanaan Retensi Rekam Medis Aktif Menjadi Inaktif di Puskesmas Tanjung Balai belum berjalan dengan maksimal dikarenakan masih mengalami kendala seperti belum terdapatnya jadwal retensi arsip yang spesifik, kurangnya sumber daya manusia dan terbatasnya sarana dan prasarana dalam melakukan kegiatan.Untuk meningkatkan pelaksanaan retensi rekam medis, sebaiknya Puskesmas Tanjung Balai membuat jadwal retensi arsip yang spesifik , menambahkan sarana dan prasarana untuk perlengkapan penyimpanan rekam medis serta merekrut pegawai yang berlatar belakang khusus rekam medis maupun di bidang kearsipan.
Strategi Pencegahan Missfile Pada Rekam Medis Dilihat Dari Unsur 5M di RSAU dr. Sukirman Lanud Roesmin Nurjadin Tahun 2021 Doni Jepisah; Putri Yahya
Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2022): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.259 KB) | DOI: 10.47134/rmik.v1i1.2

Abstract

In the medical record filling section of RSAU dr. Sukirman Air Base Roesmin Nurjadin in the last few days found 5 missfile events. Missfile is an error in placing medical records, incorrectly storing medical records, or not finding medical records in the storage section. The purpose of this study was to determine the missfile prevention strategy based on the 5M element at RSAU dr. Sukirman Air Force Base Roesmin Nurjadin. This type of research is descriptive with a qualitative approach. Methods of data collection using interviews and observation. Informants in this study amounted to 3 people, namely the head and staff of medical records. From the research conducted in the filling section, it was found that two medical record officers with a D III education level in Medical Records and Health Information who had worked for a long time ranged from 4-5 years. But have never received training from a hospital. There is no use of tracers, color codes, and expedition books, only outpatient register books. There is a budget for facilities and infrastructure as well as shelves. SOP for storing and retrieving medical records has been going well. An open medical record shelf made of wood and a medical record folder that is quite thick and has bones in it. We recommend that the hospital filling section use tracers and expedition books in order to minimize missfile events, conduct training for officers and increase the number of existing shelves so that medical records do not pile up and missfile events do not occur again.
ANALISIS INDIKATOR MUTU PELAYANAN KESEHATAN DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD ARIFIN ACHMAD PADA MASSA PANDEMI COVID 19 Imam Slamet Prasetio; Hastuti Marlina; Doni Jepisah
Menara Ilmu Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 OKTOBER 2022
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v16i2.3607

Abstract

Rumah sakit mempunyai tugas memberikan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna salah satunya pelayanan gawat darurat. Pelayanan gawat darurat sebelum Pandemi COVID 19 dan saat Pandemi Covid 19 harus tetap dipertahnkan mutunya sehinggga pasien yang membutuhkan tindakan medis segera guna penyelamatan nyawa dan kecacatan lebh lanjut dapat dicegah. Mutu pelayanan di rumah sakit adalah kemampuan memberikan pelayanan yang sesuai standart profesi dan standart pelayanan dengan mengunakan potensi sumber daya yang tersedia di rumah sakit dan dapat diterima pasiennya, tolak ukur yang digunakan untuk menilai tingkat keberhasilan pelayanan difasilitas kesehatan adalah indikator mutu .Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis indikator mutu pelayanan kesehatan di instalasi gawat darurat RSUD Arifin Achmad pada massa pandemi COVID 19, dengan jumlah informan kunci 3, informan utama 3, informan pendukung 3, Penelitian kualitatif bersifat deskriptif , penelitian ini dilakukan secara holistik , mencari data dengan wawancara mendalam, observasi dan telah dokumen,untuk menjaga validitas data dalam penelitian ini , peneliti mengunakan teknik triangulasi data , hasil dari penelitian adalah dari hasil input, proses, dan output didapatkan penurunan jaminan mutu pelayanan kesehatan di instalasi gawat darurat RSUD Arifin Achmad pada massa Pandemi COVID 19, karena kurangnya monitor dan evaluasi/pengawasan terhadap indikator mutu pelayanan kesehatan oleh assesor internal/komite mutu, komite medik dan komite keparawatan dan kebijakan tidak masuknya indikator mutu wajib kepuasan pasien,kepatuhan alur klinis/Clinical pathway, operasi seksio sesaria emergencie dan indikator mutu unit keterlambatan waktu memperbaiki kerusakan alat di Instalasi Gawat darurat RSUD Arifin Acmad pada massa Pandemi COVID 19
PENGELOLAAN LINEN COVID-19 DI INSTALASI LAUNDRY RSUD KOTA DUMAI Tuty Syafni; Doni Jepisah; Herman M. Purwonegoro
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i2.5636

Abstract

COVID-19 merupakan penyakit pandemi dan menular melalui benda-benda yang terkontaminasi termasuk linen pasien COVID-19. Laundry rumah sakit mempunyai peran penting dalam mencegah penyebaran virus COVID-19 dengan melakukan pengelolaan linen yang tepat dan sesuai standar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan linen COVID-19 di RSUD Kota Dumai. Metode Penelitian adalah kualitatif dengan desain penelitian rapid asessment procedure di Instalasi Laundry pada Bulan November 2021. Informan penelitian adalah kepala Instalasi dan kepala ruangan pada Instalasi Laundry dan tehnik pengambilan informan dengan cara purposive sampling. Data dikumpulkan dengan cara wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Hasil penelitian dapat diidentifikasi masalah yaitu belum ada visi, misi, program kerja, struktur organisasi dan uraian tugas yang jelas, belum optimalnya pelatihan, pengawasan, manajemen konflik, pengelolaan linen COVID-19, belum ada evaluasi progaram kerja dan mutu linen. Dari masalah yang ada ditentukan prioritas masalah menggunakan Teknik USG (Urgency Serrioussness Growht) yaitu dilakukan pembobotan dan di ranking dari masalah yang ada dan prioritas masalah adalah Belum Optimalnya Pengelolaan Linen COVID-19.   Alternatif pemecahan masalah perlu  peningkatan pada 3 sistem yaitu sistem input yaitu dilakukan pelatihan, sosialisasi, penyediaan dan realisasi anggaran serta penyusunan SOP/Pedoman pengelolaan linen COVID-19.
Co-Authors Abidin, dr. Aldiga Rienarti Ade Idra Suhara Ahmad Hanafi Ahmad Hanafi Ahmad Hanafi Alni Diniati Alni Diniati, Alni Anggraini, Gussri Anggraini, Lola Anusirwan Arba’a, Nurhamni Arnawilis Asmarwiati, Septien Astika, Fitriani Astika, Rini Azlina, Azlina Budi Hartono Budi Hartono budi hartono Damayanti, Elok Daniati, Sy. Effi Dedi Afandi Dekrial Dekrial Dessica Noviasari Dewi Sanita Emy Leonita Ennimay Ester Napitupulu, Ervinna Fetty Try Rahmadani Fitriani Astika Fitriani, Ernita Gussri Anggraini H. Ahmad Hanafi, SKM, M.Kes Haili Harnani, Yaessi Haryani Octaria Henny Maria Herman M. Purwonegoro Herniwanti Herniwanti Hetty Ismainar Huda Nuri Suraya, Huda Nuri Imam Slamet Prasetio Irwan Muryanto Julia Citra Sari Kamali Zaman Karnila Ardiyanti Kholida Hosni Kholili, Ulil Kiswanto Kiswanto Kiswanto Kiswanto Lita Lita, Lita Mahmudah Mailisa Dwi Cahayati Maimun, Nur Marlina, Hastuti Megasari, Miratu Misnaimah, Misnaimah Muhamadiah, Muhamadiah Nadia Rista Nopriadi Nopriadi nur helmi Nurafni Marissa Nurmala Sari Jambago Nurwidad, Nurwidad Octaria, Haryani Octaria, Haryani Octaria, Haryani Ovi Novianto Siska Priwahyuni, Yuyun Priwahyuni Putri Yahya Rahayu, Endang Purnawati Rani, Novita Rany, Novita Riauni Syaputri Ricardo Ricardo Riri Maharani Rizer Fahlevi Roslia Asrin Rukijah, Siti Septemdelti, Mona Shanti Veroniga Handayani Siti Hasanah Sy Effi Daniati Syamnur, Rizka Amelia Syarafina, Intan Tia Harjianti Tri Purnama Sari Tri Purnama Sari Tuty Syafni Ulil Kholili Via Trisna, Wen Wen Via Trisna Wulandari I, Prima Yang Ma Aisyah Yang Ma Aisyah Yeni Yeni Yessi Harnani Yuda Irawan Yunita, Jasrida Yusneli, Yusneli Zaman, M. Kamali Zapri Salis Zulhenry