Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Dampak Penggunaan Gadget Pada Perkembangan Sosial Dan Emosional Anak Luna Aprilia; Miya Intan Sundari; Puspita Rahmawati; Mahilda Dea Komalasari
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi Januari)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v2i1.96

Abstract

Penggunaan gadget pada anak-anak menjadi semakin umum seiring berkembangnya teknologi elektronik. Artikel ini membahas tentang dampak penggunaan gadget pada perkembangan sosial dan emosional anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, tergantung pada aspek yang ingin diteliti. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk mengukur hubungan antara penggunaan gadget dan perkembangan sosial anak, sedangkan pendekatan kualitatif digunakan untuk mendapatkan pemahaman mendalam mengenai dampak emosional dari penggunaan gadget. penggunaan gadget yang berlebihan atau tidak terkontrol bisa menghambat perkembangan sosial, seperti kemampuan berkomunikasi, empati, dan kerjasama, karena kurangnya interaksi dengan lingkungan sekitar. Selain itu, penggunaan gadget yang berlebihan bisa memicu masalah emosional, seperti kecemasan, stres, dan gangguan regulasi emosi. Di sisi lain, penggunaan gadget secara bijak dan terarah bisa memberikan manfaat, seperti mendukung pembelajaran interaktif, kreativitas, dan perkembangan digital. Artikel ini menekankan pentingnya peran orang tua dan pendidik dalam membimbing anak menggunakan gadget, termasuk mengatur waktu menggunakan gadget, pengawasan terhadap konten yang ditonton, dan tetap mengajak anak berinteraksi sosial yang sehat. Dengan pengawasan dan bimbingan yang tepat dalam menggunakan gadget, dampak negatif dapat diminimalkan, dan manfaat gadget dapat dioptimalkan untuk mendukung perkembangan anak secara menyeluruh.
Dampak Kekerasan Dalam Rumah Tangga Terhadap Psikologis Anak Dwi Ardila Ashari; Erry Lifia; Khoirunisa Wahyu F; Mahilda Dea Komalasari
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi Januari)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v2i1.105

Abstract

Artikel ini mengkaji pengaruh kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap kesehatan mental anak-anak yang menjadi saksi atau korban dalam situasi tersebut. KDRT tidak hanya berdampak pada fisik dan emosional orang dewasa, tetapi juga memiliki efek yang signifikan pada perkembangan psikologis anak. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah studi literatur, di mana peneliti mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber informasi, termasuk artikel ilmiah, buku, dan laporan penelitian yang relevan. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa anak-anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) cenderung menghadapi masalah psikologis, seperti kecemasan, depresi, dan gangguan perilaku. Melalui analisis berbagai penelitian dan data, artikel ini mengidentifikasi berbagai jenis dampak, termasuk gangguan kecemasan, depresi, dan masalah perilaku. Selain itu, artikel ini juga meneliti faktor-faktor yang memengaruhi tingkat dampak, seperti usia anak, jenis kekerasan yang dialami, dan dukungan sosial yang ada. Dengan pemahaman yang lebih mendalam mengenai konsekuensi psikologis dari KDRT, diharapkan dapat diambil langkah-langkah pencegahan dan intervensi yang lebih efektif untuk melindungi anak-anak dan mendukung proses pemulihan mereka.
Efektivitas Media Pembelajaran pada Kurikulum Merdeka dalam Meningkatkan Motivasi di SD Negeri Tuguran Shelvia Rizka Saputri; Azra Nindya Paramitha; Laila Munawaroh; Mahilda Dea Komalasari
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2025): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i3.3922

Abstract

Media pembelajaran merupakan salah satu bentuk metode atau cara saat penyampaian materi pada proses pembelajaran. Penggunaan media pembelajaran dapat membantu pendidik dan siswa dalam mengkomunikasikan informasi dengan lebih mudah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas media pembelajaran dalam konteks Kurikulum Merdeka di SD Negeri Tuguran. Kurikulum  merdeka ini sendiri menekankan pada materi yang esensial serta pengembangan karakter dan ketrampilan siswa yang dirancang sebagai suatu kerangka yang lebih adaptif dan fleksibel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan melibatkan wawancara dengan kepala sekolah, guru, serta siswa untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran yang variatif seperti media konkrit dan media interaktif telah berhasil menciptakan suasana belajar yang menarik dan menyenangkan , sehingga meningkatkan motivasi siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan di era Kurikulum Merdeka. 
IMPLEMENTASI DAN TANTANGAN PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DI SD NEGERI TEGALSARI KAPANEWON GIRIMULYO, KABUPATEN KULON PROGO Alfreda Putri Salsabila; Desti Fiqoh Aulia Putri; Mahilda Dea Komalasari
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v12i7.10945

Abstract

Penelitian ini menyelidiki implementasi media pembelajaran di SD Negeri Tegalsari Kapanewon Girimulyo Kabupaten Kulon Progo. Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2024 melalui observasi langsung dan wawancara kepada kepala sekolah, guru kelas, dan siswa. Temuannya menunjukkan bahwa sekolah mengintegrasikan berbagai jenis media pembelajaran ke dalam proses belajar mengajar, mulai dari media tradisional hingga media digital. Terdapat perbedaan yang jelas dalam pendekatan penggunaan media antara kelas atas (kelas 5), yang sebagian besar menggunakan media berbasis teknologi, dan kelas bawah (kelas 3), yang lebih mengandalkan media yang lebih sederhana. Meskipun penggunaan media pembelajaran terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa, sekolah menghadapi tantangan besar dengan keterbatasan infrastruktur, khususnya konektivitas internet yang tidak stabil karena kondisi geografis. Kajian ini merekomendasikan perlunya perbaikan infrastruktur teknologi dan pemerataan akses terhadap media pembelajaran untuk mengoptimalkan proses belajar mengajar di semua tingkatan kelas.
PENDIDIKAN KARAKTER : PILAR UTAMA DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM MODERN DI SEKOLAH DASAR Saniyah Jasmine Arafat; Wulan Ramadani; Faizatul Sundusiyyah; Muhammad Nuril Anwar; Lupita Aprilia Wulandari; Mahilda Dea Komalasari
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v12i7.10969

Abstract

Dalam upaya untuk membuat kurikulum baru, membuat kurikulum yang diperbarui dan diperbarui, menerapkan kurikulum, Mengatur kurikulum pendidikan dasar serta merancang kurikulum yang berorientasi pada pengembangan karakter. Pengelolaan ini meliputi penyesuaian dan pengawasan terhadap kurikulum.. Tujuan pendidikan nasional, nilai-nilai agama, pancasila, dan budaya harus menjadi landasan untuk pembuatan kurikulum. Nilai ke-18 terdiri dari empat pilar: kejujuran, kejujuran, toleransi, disiplin, kerja keras, kreativitas, kemandirian, rasa ingin tahu, cinta tanah air, penghargaan atas prestasi, ramah dan komunikatif, damai, dan cinta sesama. Baca, Perhatian Lingkungan, Perhatian Sosial, dan Tanggung Jawab.
STUDI LITERATUR: MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SD Mahilda Dea Komalasari; Restu Prayitno Saputra; Rehan Hidayat; Bunga Aulia Ramadhani; Ulfa Maulidia
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v12i8.11068

Abstract

Dalam Kurikulum 2013, pendidikan di Sekolah Dasar berfokus pada siswa, yang menuntut siswa untuk aktif dan mampu berpikir kritis. Namun, kenyataannya, kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran tematik terpadu masih relatif rendah. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran tematik terpadu. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan model pembelajaran yang efektif, seperti discovery learning. Model discovery learning mendorong siswa untuk menemukan pengetahuan secara mandiri, sehingga mereka menjadi lebih aktif dan terlatih dalam berpikir kritis. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur (library research) untuk menganalisis literatur yang membahas penggunaan model discovery learning sebagai upaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Data dikumpulkan dari jurnal penelitian sebelumnya dan buku-buku yang relevan dengan topik. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa model discovery learning efektif diterapkan dalam pembelajaran tematik terpadu karena mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
ANALISIS KUALITATIF KEGIATAN P5 DALAM PEMBELAJARAN KURIKULUM MERDEKA UNTUK MENGEMBANGKAN NILAI KARAKTER PESERTA DIDIK DI SD NEGERI 3 KADIPIRO Siti Khasanah Maisaroh; Nina Kumalasari; Rizqina Anjarwati; Elisa Novita Fiky Megantari; Sandi Septian Alfareza; Mahilda Dea Komalasari
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v12i8.11084

Abstract

Kurikulum merdeka saat ini memberikan pembelajaran terkait mengenal alam yang mampu dimanfaatkan sebaik-baiknya. Pada penerapannya dapat ditinjau waktu pembelajaran P5 sebagai bentuk penerapan penguatan profil Pancasila. Bisa disimpulkan bahwa P5 menyampaikan pandangan terkait bagaimana proses serta teknik pemanfaatan alam yang baik sehingga bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dapat ditunjukan dengan adanya penelitian di SDN Kadipiro 3 menjadi subjek kepala sekolah serta wali kelas 1 Sekolah Dasar Negeri Kadipiro 3 .
IMPLEMENTASI PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR DI ERA MODERN Eriyana Ernandhita Pratiwi; Anindita Yogi Pertiwi; Aqilla Damaputra; Mahilda Dea Komalasari
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v12i9.11085

Abstract

Artikel ini membahas bagaimana penguatan Profil Pelajar Pancasila dapat digunakan untuk membentuk karakter siswa di sekolah dasar, terutama di era kontemporer yang sulit. Profil Pelajar Pancasila menjadi dasar penting dalam pendidikan untuk membentuk karakter generasi muda yang memiliki nilai moral dan etika yang teguh selain kecerdasan akademik. Melalui metode studi literatur, penelitian ini mengidentifikasi berbagai strategi yang dapat diterapkan oleh pendidik dan institusi pendidikan dalam mengatasi tantangan yang dihadapi dalam penerapan p5 untuk menggabungkan nilai-nilai Pancasila dalam kurikulum dan aktivitas sehari-hari di sekolah dasar. Fokus pada pengembangan karakter siswa dilakukan melalui berbagai metode, seperti pembelajaran berbasis proyek, kegiatan ekstrakurikuler, serta kerjasama dengan orang tua dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan Profil Pelajar Pancasila meningkatkan kesadaran sosial dan rasa tanggung jawab siswa terhadap lingkungan sekitar mereka selain mempengaruhi pembentukan karakter mereka. Oleh karena itu, diharapkan bahwa penerapan nilai-nilai Pancasila di sekolah dasar akan menghasilkan generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian sosial yang tinggi.
PENGEMBANGAN KURIKULUM YANG RESPONSIF TERHADAP KEBERAGAMAN SISWA Steven Setiawan; Miftahul Muna; Nadia Salfa Taftazana; Telly Anisa Nurfadillah; Mahilda Dea Komalasari
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v12i9.11117

Abstract

Pengembangan kurikulum yang responsif terhadap keberagaman siswa menjadi kebutuhan utama dalam pendidikan yang terus berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep, strategi, dan pentingnya kurikulum yang fleksibel dan inklusif untuk memenuhi kebutuhan siswa dengan berbagai karakteristik, seperti gaya belajar, kemampuan, minat, dan latar belakang sosial-budaya. Dengan menggunakan metode studi pustaka, hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum yang responsif tidak hanya berfungsi untuk mentransfer pengetahuan, tetapi juga untuk menumbuhkan nilai-nilai toleransi, kerja sama, dan penghormatan dalam masyarakat multikultural, serta mengintegrasikan teknologi untuk menciptakan pembelajaran yang relevan dan adaptif. Peran guru sebagai fasilitator juga sangat penting dalam memastikan keberhasilan implementasi kurikulum dengan memahami karakteristik siswa. Kesimpulannya, pengembangan kurikulum ini membutuhkan kolaborasi antara sekolah, masyarakat, dan pemerintah, dengan tujuan mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan lokal dan global melalui nilai-nilai dan keterampilan yang sesuai.
STUDI ANALISIS PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI KURIKULUM MERDEKA PADA 4 SD DI YOGYAKARTA Lanjar Rahayu; Halimatus Sa’diyah; Fadyla Nuraeni; Atika Triana Okta Abidin; Mahilda Dea Komalasari
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v12i10.11138

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka di empat sekolah dasar di Yogyakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi pembelajaran berdiferensiasi, tantangan yang dihadapi, serta dampaknya terhadap siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi kualitatif, yang melibatkan pengamatan langsung di SD Negeri Minggiran, SD Negeri 1 Bibis, SD Negeri Sribitan, dan SD Negeri Ngrukeman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat variasi dalam tingkat keterlibatan guru dan pemahaman siswa mengenai pembelajaran berdiferensiasi di masing-masing sekolah. SD Negeri 1 Bibis menunjukkan tingkat keterlibatan guru yang paling tinggi, sedangkan SD Ngrukeman memiliki tingkat yang lebih rendah. Peneliti menyarankan agar sekolah menyediakan pelatihan bagi guru untuk memahami dan menerapkan konsep pembelajaran berdiferensiasi secara efektif, sehingga dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa.
Co-Authors Adelbertus Chun Chun Adhitya Farhan Septian Aisykha Intania Alfreda Putri Salsabila Alvin Dewana Andaru Angga Wirayuda Anggita Septiarini Aninda Rizki Rhmadhani Anindita Yogi Pertiwi Annisa Adelia Anthony Bagas Pratama Putra Aqilla Damaputra Atika Triana Okta Abidin Aulia Rahma Khairunnisa Awiting Kembang Jagat Putrantiwi Azra Nindya Paramitha bayu pamungkas Benta Ferdinan Bima arya pamungkas Bunga Aulia Ramadhani Bunga Ayu Natasya Chacha febryan Cintya Anggun Kirani Cyntia Eki Tamara Dela Fauziyatul Muzakkiyah Desti Fiqoh Aulia Putri Devinda, Devinda Dian Nurcahyani Dwi Ardila Ashari Eka Livia Kurniastuti Elisa Novita Fiky Megantari Eriyana Ernandhita Pratiwi Erry Lifia Fadyla Nuraeni Faizatul Sundusiyyah Farid Farid, Farid Gita Apriliana Halimatus Sa’diyah Hanif Irawan Saputra Hastin Suryaningsih Ilyas Hadi Marta Indah Putri Yani Indriana Dewi Irawan Sukma Jesse Marie Parera Khairunnisa Nafiah Isnaini Khoirunisa Wahyu F Laila Munawaroh Lailatul Khusna Lanjar Rahayu Lintang Nur Azizah Listiyana Septiyani Luna Aprilia Lupita Aprilia Wulandari Lurendhyca A.D. P Mia Mince Tagi Miftahul Muna Miftakhul Jannah Miya Intan Sundari Muhammad Chairul Anam Muhammad Daffa Maulana Nugraha Muhammad Nuril Anwar Muhammad Wisnu Wirayudha Muslim Fatkhurrahman Nabila Larasati Nadia Salfa Taftazana Nina Kumalasari Nur Hasijazh Prima Khoirunisa Puspita Rahmawati Rafif Arkhab Kurniawan Rahma Dhita Miftakhul Khusna Redemtus Pulo Kelen Rehan Hidayat Reno Septianingsih Restu Prayitno Saputra Rizqina Anjarwati Sandi Septian Alfareza Saniyah Jasmine Arafat Shelvia Rizka Saputri Siti Halimah Siti Khasanah Maisaroh Steven Setiawan Tantri Pramadita Telly Anisa Nurfadillah Titis Puspa Agnes Saputri Ulfa Maulidia Via Aprilia Vivin Adinda Rosita Wulan Ramadani Zulfa Afifah