Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search
Journal : MEDIC MEdical Dedication

EDUKASI DAMPAK KESEHATAN DAN UPAYA PERLINDUNGAN DIRI DARI BENCANA KABUT ASAP Citra Maharani; An Aldia Asrial; Bernhard Arianto Purba; Miftahurrahmah Miftahurrahmah
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 3 No. 1 (2020): MEDIC: Medical Dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v3i1.8631

Abstract

ABSTRAK Bencana kabut asap yang terjadi akibat kebakaran hutan berdampak besar bagi masyarakat, salah satunya dibidang kesehatan. Paparan gas dan partikel berbahaya akibat bencana kabut asap dapat menyebabkan gangguan berbagai sistem organ manusia seperti pernafasan, kardiovaskular dan sensoris. Berbagai upaya perlindungan diri dapat dilakukan oleh individu untuk meminimalkan efek buruk yang dapat terjadi karena bencana kabut asap. Kesadaran masyarakat mengenai bahaya kesehatan yang dapat diakibatkan oleh bencana kabut asap perlu ditumbuhkan agar masyarakat dapat secara mandiri terdorong menjaga diri dan lingkungan termasuk melakukan upaya perlindungan diri. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi terkait bencana kabut asap menggunakan media leaflet dan metode wawancara untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat terhadap dampak kesehatan dan upaya perlindungan diri dari bencana kabut asap. Selain itu juga dilakukan pemberian masker sebagai salah satu upaya perlinduangan diri terhadap kabut asap. Kegiatan ini diikuti oleh 100 orang peserta yang merupakan masyarakat Kota Jambi. Dampak kesehatan akibat kabut asap yang diketahui oleh peserta kegiatan yaitu batuk (56%), iritasi mata (52%), sesak nafas (47%), iritasi hidung (33%), nyeri tenggorokan (16%) dan diare (2%). Upaya yang diketahui dapat dilakukan untuk melindungi diri dari kabut asap yaitu menggunakan masker (74%), menghindari aktivitas di luar ruangan (65%), menutup rapat jendela dan pintu rumah (53%), tidak melakukan aktivitas yang dapat menambah jumlah asap seperti merokok atau membakar sampah (25%), menjalani perilaku hidup bersih dan sehat (24%), memperbanyak minum air putih (10%). Keywords: edukasi, dampak kesehatan, perlindungan diri, kabut asap
PEMERIKSAAN IVA UNTUK DETEKSI DINI LESI PRA-KANKER DI MASA PANDEMI COVID-19 PADA MASYARAKAT MENDALO INDAH, JAMBI Citra Maharani; Herlambang Herlambang; Rina Nofri Enis; Amelia Dwi Fitri; Erny Kusdiyah; Huntari Harahap; Anggelia Puspasari; Asro Hayani Harahap
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 4 No. 1 (2021): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v4i1.13475

Abstract

ABSTRACT Cervical cancer is the most common type of cancer in Indonensian women. The incidence of cervical cancer in Indonesia is 10.69%, the second ranks after breast cancer. One of the efforts that can be done to reduce the incidence of cervical cancer is screening through the Visual Inspeksi Asam Asetat (IVA) method. The IVA examination method is simple but has high sensitivity for early detection of cervical pre-cancerous lesions. The current condition of the Covid-19 pandemic needs special attention, especially in providing optimal health services to the community. Therefore, this community service activity was carried out as a pro-active action to prevent cervical cancer through early detection of pre-cancerous lesions using the IVA method of reproductive age women in Mendalo Indah, Jambi. This community service activity applies health protocols to prevent the spread of Covid-19, such as using masks, applying physical distancing, using personal protective equipment for medical team and conducting screening rapid test for all teams and participants before start the activity. The IVA examination was take placed at the Poliklinik Pinang Masak Universitas Jambi and was attended by 5 participants. Providing education related to the importance of early detection of cervical cancer is also carried out to increase public knowledge and awareness. The results of the IVA examination of all participants were normal. All participants were enthusiastic during the counseling session. Keywords: IVA examination, IVA test, precancerous lesions, cervical cancer ABSTRAK Kanker serviks merupakan jenis kanker utama yang paling banyak terjadi pada perempuan di Indonesia. Angka kejadian kanker serviks di Indonesia menempati posisi kedua setelah kanker payudara, yaitu sebesar 10,69%. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi angka kejadian kanker serviks adalah penapisan melalui metode pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA). Metode pemeriksaan IVA sederhana namun memiliki sensitivitas tinggi untuk deteksi dini lesi pra-kanker serviks. Kondisi pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini perlu mendapat perhatian khusus terutama dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan sebagai tindakan pro-aktif untuk mencegah kanker serviks melalui deteksi dini lesi pra-kanker menggunakan metode IVA pada perempuan usia produktif di kecamatan Mendalo Indah, Jambi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19, seperti menggunakan masker, menerapkan physical distancing, penggunaan alat pelindung diri oleh tim medis dan melakukan skrining rapid test pada seluruh tim pengabdian dan peserta sebelum dimulainya kegiatan. Pemeriksaan IVA dilakukan di Poliklinik Pinang Masak Universitas Jambi dan diikuti oleh 5 orang peserta. Pemberian edukasi terkait pentingnya deteksi dini kanker serviks juga dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat. Hasil pemeriksaan IVA seluruh peserta adalah normal. Peserta kegiatan berperan aktif saat pemberian edukasi oleh dokter ahli. Kata kunci: pemeriksaan IVA, tes IVA, lesi pra-kanker, kanker serviks
GAMBARAN FAKTOR RISIKO PADA PEGAWAI OPERATOR KOMPUTER YANG MEMILIKI GEJALA CARPAL TUNNEL SYNDROME DI RSUD ABDUL MANAP TAHUN 2020 Winiesti Melani Putri; Mirna Marhami Iskandar; Citra Maharani
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 4 No. 1 (2021): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v4i1.13497

Abstract

ABSTRACTCarpal Tunnel Syndrome (CTS) is a work-related disease that involves the upper extremities, espsecially the wrists. The prevalence of CTS according to NIOSH (The national Institute for Occupational Safety and Healthy) is 15-20%, while in Indonesia was undiscovered. This research is describing the risk factors for Carpal Tunnel Syndrome in computer operators who have CTS symptoms consist of individual risk that is age, gender, BMI, and Diabetes melitus, and risk factors as a computer operator that is awkward posture, repetitive movements, and duration of work.This research is a qualitative descriptive study that involving 13 respondents using purposive sampling technique. This study uses research data obtained by structured interviews, BMI measurement, blood sugar level measurement, phalen test, tinnel tes, and direct observation with tape recording while operators typing. The results in this research of the 13 respondents, was found that the risk factors for CTS in computer operators who had CTS symptoms were most on 31-60 years old (69,2%), female (69,2%), Normal BMI (53,,8%) negative DM (92,3%), awkward posture ≥ 30 times perminute (100%), repetitive movements >30 times perminute (100%) and work period as a computer operator ≥ 4 years (86,6%). Based on individual risk factors respondents who had CTS symptoms were mostly found in aged 31-60 years old, female, normal BMI, negative DM, while based on occupational risk factors were mostly found in respondents with work period ≥ 4 years, repetitive movements and awkward postures > 30 time perminute. Keywords: Carpal tunnel Syndrome, Risk Factors for CTS. ABSTRAKCarpal Tunnel Syndrome (CTS) merupakan salah satu penyakit akibat kerja yang melibatkan ekstremitas atas khususnya pada pergelangan tangan. Prevalensi CTS menurut NIOSH ( The National Institute for Occupational Safety and Healthy) adalah sebesar 15-20%, sedangkan di Indonesia sendiri belum diketahui. Penelitian ini untuk mendeskripsikan faktor risiko Carpal Tunnel Syndrome pada operator komputer yang memiliki gejala CTS berupa faktor risiko individu yaitu, Usia, Jenis Kelamin, IMT, dan Diabetes Melitus serta faktor risiko pekerjaan sebagai operator komputer yaitu, postur janggal, gerakan repetitive, durasi kerja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sampel pada penelitian ini berjumlah 13 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan data penelitian yang diperoleh melalui wawancara terstruktur, pengukuran IMT, pengukuran kadar gula darah, melakukan uji phalen test dan tinel test serta observasi langsung dan merekam operator komputer saat mengetik. Hasil penelitian terhadap ke-13 responden, didapatkan bahwa faktor risiko CTS pada operator komputer yang memiliki gejala CTS paling banyak berusia 31-60 tahun (69,2%), jenis kelamin perempuan (69,2%), IMT normal (53,8%), DM negatif (92,3%), postur janggal ≥ 30 kali permenit (100%), gerakan repetitif > 30 kali permenit (100%), masa kerja sebagai operator komputer ≥ 4 tahun (86,6%). Berdasarkan faktor risiko individu, responden yang memiliki gejala CTS paling banyak ditemukan pada responden usia 31-60 tahun, berjenis kelamin perempuan, IMT normal dan Kriteria DM negatif, sedangkan berdasarkan faktor risiko pekerjaan paling banyak ditemukan pada responden dengan masa kerja ≥ 4 tahun, dengan gerakan repetitif dan postur janggal >30 kali permenit. Kata Kunci: Carpal Tunnel Syndrome, Faktor Risiko CTS
SKRINING KADAR ASAM URAT PADA MASYARAKAT UMUM SECARA GRATIS DI KLINIK INTI SEHAT MEDIKA JAMBI UNTUK DETEKSI DINI PENYAKIT GOUT ARTHRITIS Ahmad Syauqy; Citra Maharani; Erny Kusdiyah; Budi Justitia
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 4 No. 2 (2021): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Gout Arthritis is a disease that the number of sufferers each year has increased quite high. The disease is strongly influenced by a person's diet and lifestyle. The low public interest in screening blood uric acid levels as an indicator to determine the incidence of gout arthritis is one of the factors that increase the number of these diseases from year to year. The reasons for this reluctance are various, ranging from cost aspects, affordability to the examination location, limited infrastructure and time aspects. For this reason, community service activities need to be carried out to facilitate this. This activity was checking blood uric acid levels for general public at the Inti Sehat Medika Jambi clinic, carried out on Saturday, October 30, 2021. Blood uric acid test using a digital tool “easy touch”, then participants can consult with the health workers and also receive treatment if their uric acid levels exceed normal limits. The number of participants who took part were 31 people, 9 men (29.03%) and 22 women (70.97%). The age of the most participants was 20-29 years as many as 9 people (29.03%) and the age of the least participants was 50-59 years as many as 2 people (6.45%). The results of the examination of normal uric acid levels were found in 12 participants (38.71%) and 19 people (61.29%). Keywords: uric acid level, Gout Arthritis ABSTRAK Gout Arthritis merupakan penyakit yang jumlah penderitanya setiap tahun mengalami peningkatan yang cukup tinggi. Penyakit tersebut sangat dipengaruhi oleh pola makan dan pola hidup seseorang. Rendahnya minat masyarakat dalam melakukan skrening kadar asam urat darah sebagai salah satu indikator untuk mengatahui kejadian penyakit gout arthritis menjadi salah satu faktor meningkatnya angka penyakit tersebut dari tahun ke tahun. Penyebab keengganan tersebut beragam, mulai dari aspek biaya, keterjangkauan ke lokasi pemeriksaan, keterbatasan sarana prasarana maupun aspek waktu. Untuk itu perlu dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat untuk memfasilitasi hal tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari sabtu, 30 Oktober 2021. Kegiatan yang dilaksanakan berupa pemeriksaan kadar asam urat darah pada masyarakat umum di klinik Inti Sehat Medika Jambi. Kegiatan ini menggunakan alat digital easy touch dan setelah itu, partisipan dapat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan yang telah kita disiapkan serta juga mendapat pengobatan jika kadar asam uratnya melebihi batas normal. Jumlah peserta yang ikut menjadi partisipan adalah 31 orang, 9 orang laki-laki (29,03%) dan 22 orang perempuan (70,97%). Usia partisipan terbanyak adalah 20-29 tahun yaitu sebanyak 9 orang (29,03%) dan usia partisipan paling sedikit adalah 50-59 tahun yaitu sebanyak 2 orang (6,45%). Hasil pemeriksaan kadar asam urat yang normal ditemukan pada 12 orang partisipan (38,71%) dan yang tidak normal sebanyak 19 orang (61,29%). Kata kunci: Kadar asam urat, Gout Arthritis
Skrining Kadar Vitamin D Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Tahtul Yaman Kota Jambi Herlambang Herlambang; Nyimas Natasha Ayu Shafira; Citra Maharani; Rina Nofri Enis; Susan Tarawifa; Anggelia Puspasari; Erny Kusdiyah; Amelia Dwi Fitri
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 5 No. 2 (2022): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Vitamin D is one of the nutritional components needed by the human body. This vitamin plays a role in maintaining healthy bones, teeth and muscles because it functions in terms of the absorption of calcium and phosphate. The need and function of vitamin D are also very influential on the condition of pregnancy for both mother and fetus because the compound 1,25 dihydroxy vitamin D (1,25(OH)2D) plays a role in the maintenance of cell function in the placenta. Another function of vitamin D is maintaining the mother's immune system properly. Fulfilment of vitamin D should be gradual from early pregnancy, and vitamin D deficiency causes pregnancy disorders and complications such as pre-eclampsia, premature birth, and stunted fetal growth. Examination of vitamin D levels is not included in routine pregnancy checks, so this service activity screens Vitamin D levels in pregnant women as an initial effort to prevent pregnancy disorders that can be triggered by low levels of vitamin D. A total of 24 pregnant women have received explanations and are willing to follow this activity. The service team collaborates with the Tahtul Yaman Health Center and also the PRODIA Laboratory in helping with the implementation of this service. The results of the Vitamin D examination showed that plasma Vitamin D levels were more in the insufficiency and deficiency categories, and only a small proportion had normal Vitamin D plasma levels. Based on these results, vitamin D screening should be included as an antenatal care program, and a thorough follow-up study should be carried out hereafter. Keywords: Antenatal care, Pregnancy, Vitamin D ABSTRAK Vitamin D merupakan salah satu komponen nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Vitamin ini berperan dalam menjaga kesehatan tulang, gigi dan juga otot karena memiliki fungsi dalam hal penyerapan kalsium dan fosfat. Kebutuhan dan fungsi dari vitamin D ini juga sangat berpengaruh pada kondisi kehamilan baik untuk ibu maupun janin, karena senyawa 1,25 dihidroksi vitamin D (1,25(OH)2D) berperan untuk pemeliharaan fungsi sel pada plasenta. Fungsi lain dari vitamin D adalah untuk menjaga sistem kekebalan tubuh ibu agar tetap melakukan fungsinya dengan baik. Pemenuhan vitamin D sebaiknya bertahap dari awal kehamilan, defisiensi Vitamin D berdampak pada timbulnya komplikasi kehamilan seperti preeklampsia, persalinan prematur, dan pertumbuhan janin terhambat. Pemeriksaan kadar vitamin D tidak termasuk dalam pemeriksaan rutin kehamilan, sehingga kegiatan pengabdian ini melakukan skrining kadar Vitamin D pada ibu hamil sebagai upaya awal pencegahan timbulnya gangguan kehamilan yang dapat dipicu oleh rendahnya kadar vitamin D. Sebanyak 24 orang ibu hamil telah mendapatkan penjelasan dan bersedia untuk mengikuti kegiatan ini. Tim pengabdian berkerja sama dengan puskesmas Tahtul Yaman dan juga Laboratorium PRODIA dalam membantu terselanggaranya pengabdian ini. Hasil pemeriksaan Vitamin D didapatkan kadar Vitamin D plasma lebih banyak dalam kategori insufisien dan defisien, sebagian kecil yang memiliki kadar plasma Vitamin D normal. Berdasarkan hasil tersebut, sebaiknya skrining Vitamin D dapat dimasukkan sebagai program pemeriksaan rutin kehamilan dan dilakukan kajian lanjutan secara menyeluruh. Kata kunci: Kehamilan, Vitamin D, Pemeriksaan Kehamilan
EDUKASI KESEHATAN MATA DAN DETEKSI DINI PENURUNAN TAJAM PENGLIHATAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KELAINAN REFRAKSI PADA ANAK USIA SEKOLAH DI MADRASAH TARBIYATUSSHOLATIYAH JAMBI Tarawifa, susan; Rina Nofri Enis; Nyimas Natasha Ayu Shafira; Anggelia Puspasari; Citra Maharani
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 7 No. 2 (2024): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTEye health is a vital aspect in supporting the physical and cognitive development of children, especially at school age. Disruptions in eye health, or even blindness, can have negative impacts on their lives. This community service project aims to provide eye health education and vision examinations for children enrolled in the Al-Qur'an memorization program at Madrasah Tarbiyatussholatiyah Jambi, as an effort to maintain their visual health. The activity involved 40 tahfidz children, and data was collected regarding their vision conditions and reading habits. The examination results indicated that 62.5% of the children had normal vision (6/6), while 35% experienced significant vision impairment of varying degrees, and 2.5% were blind. The education provided included proper reading techniques and the importance of adequate lighting to raise awareness among both children and parents. This community service activity emphasizes the necessity of integrating eye health programs in tahfidz educational institutions, particularly at Madrasah Tarbiyatussholatiyah, to detect and prevent vision disorders early on, as well as to effectively support the learning and memorization of the Al-Qur'an.Keyword: Eye health, Visual impairment, Reading habits. ABSTRAKKesehatan mata merupakan aspek vital dalam mendukung perkembangan fisik dan kognitif anak, terutama pada usia sekolah. Pada saat terjadi gangguan pada kesehatan mata atau bahkan kebutaan akan berdampak negatif pada kehidupan. Pengabdian kepada masyrakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kesehatan mata dan pemeriksaan visus pada anak-anak tahfidz Al-Qur'an di Madrasah Tarbiyatussholatiyah Jambi sebagai Upaya untuk menjaga kesehatan penglihatan mereka. Kegiatan ini melibatkan 40 anak tahfidz, data dikumpulkan mengenai kondisi visus dan kebiasaan membaca. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa62,5% anak memiliki visus normal (6/6), sementara 35% lainnya mengalami penurunan tajam penglihatan, dengan berbagai derajat dan 2,5% mengalami kebutaan. Edukasi yang diberikan terkait teknik membaca yang benar dan pentingnya pencahayaan yang dibutuhkan untuk meningkatkan kesadaran anak dan orang tua. Kegiatan peengabdian ini menekankan perlunya integrasi program kesehatan mata di lembaga pendidikan tahfidz khususnya di Madrasah Tarbiyatussholatiyah untuk mendeteksi dan mencegah gangguan penglihatan sejak dini, serta mendukung proses belajar dan menghafal Al-Qur'an secara efektif.Kata Kunci: Kesehatan mata, Gangguan Penglihatan, Kebiasaan membaca
ATHEROGENIC INDEX OF PLASMA ASSESSMENT AS AN EFFORT TO DETECT THE RISK OF CORONARY HEART DISEASE IN PRODUCTIVE AGE INDIVIDUALS WITH OBESITY IN THE WORKING AREA OF THE SIMPANG SUNGAI DUREN HEALTH CENTER Puspasari, Anggelia; Maharani, Citra; Halim, Rita; Enis, Rina Nofri; Shafira, Nyimas Natasha Ayu; Tarawifa, Susan
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 8 No. 1 (2025): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prospective studies indicate that the Atherogenic Index of Plasma (AIP) is a superior marker compared to isolated assessments of triglycerides (TG) and High-Density Lipoprotein (HDL) in predicting Coronary Heart Disease (CHD). Simpang Sungai Duren Community Health Center serves a large population with a high proportion of productive-age and obese individuals. Routine metabolic screening for CHD risk stratification in obese residents has been hindered by limited facilities and healthcare financing systems. This community service initiative aimed to assess AIP for CHD risk stratification in obese individuals. Participants included residents aged 19–64 years with a body mass index (BMI) ≥25 kg/m², no recent lipid-lowering medication use (within 3 months), and an 8–10 hour fasting period. AIP scores (logarithm of TG/HDL ratio) were used to stratify CHD risk. Results were communicated to participants alongside health promotion leaflets. Among 61 participants, AIP-based screening identified 14.8% as high-risk, 26.2% as moderate-risk, and 59% as low-risk for CHD. Modifiable cardiometabolic risk factors in the high-risk group revealed 100% with central obesity and hypertriglyceridemia, and 50% with hypertension and/or low HDL levels. The high-risk cohort exhibited multiple cardiometabolic risks requiring comprehensive management.
COMMUNITY SCREENING OF STROKE RISK FACTORS AMONG PRODUCTIVE AGE POPULATION Maharani, Citra; Shafira, Nyimas Natasha Ayu; Puspasari, Anggelia; Enis, Rina Nofri; Iskandar, Mirna Marhami
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 8 No. 1 (2025): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke is a neurological disease caused by multiple risk factor and can be prevented through early screening and lifestyle modifications. However, the misconception that stroke only affects the elderly leads to low screening interest among younger adults. This community service activity aimed to screen for stroke risk factors, particularly lipid profile examination among the productive age population in the working area of Simpang Sungai Duren Public Health Center. A total of 90 respondents aged 19-59 years participated, most of whom were office workers with sedentary lifestyles and unhealthy dietary habits. The screening included blood pressure measurement, body mass index assessment, total cholesterol and Low-Density Lipoprotein (LDL) levels. All respondents fasted for 8-10 hours before venous blood sampling. Screening results were delivered along with individual consultation and lifestyle education. The results revealed that 20% of respondents had hypercholesterolemia, 22% had elevated LDL levels, 23.26% had hypertension, 21% were overweight, and 39% were obese. These findings indicate that individuals in the productive age group may already have stroke risk factors despite being asymptomatic. Therefore, regular screening from early adulthood is essential as a primary prevention strategy against stroke.
SEDENTARY LIFESTYLE: SKRINING POTENSI RISIKO KESEHATAN PADA CIVITAS AKADEMIKA UNIVERSITAS JAMBI TAHUN 2024 Shafira, Nyimas Natasha Ayu; Enis, Rina Nofri; Puspasari, Anggelia; Maharani, Citra; Tarawifa, Susan
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 7 No. 2 (2024): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The sedentary lifestyle among office workers is associated with various adverse health risks, such as increased rates of metabolic disorders such as diabetes mellitus, hypertension, and dyslipidemia, as well as depression and cognitive impairment. Data from the Jambi University Clinic shows that there are still many educational staff and educators who are overweight, and awareness of getting themselves checked before health problems arise is still low. Health screening related to adverse effects due to a sedentary lifestyle, such as obesity, hypertension, and diabetes mellitus, needs to be carried out so that preventive measures and further management can be carried out. The PPM was attended by educational staff or educators at Jambi University aged 19-64, who were checked for body mass index (BMI), blood pressure, and fasting blood sugar (GDP) measurements. Before taking venous blood for GDP examination, participants must fast for 8-10 hours. The examination results are sent to service participants along with health promotion media in the form of leaflets to avoid sedentary behavior. The activity was attended by 99 people who met the criteria. From the results of BMI measurements, it was found that 8.08% were underweight, 22.2% normoweight, 8.08% overweight, and 61.62% obese. The GDP examination found that 92.93% were normal, 3.03% pre-diabetic, and 4.04% were diabetic. From blood pressure measurements, it was found that 36.36% were normal, 39.39% were pre-hypertension, and 24.24% were hypertensive. It should be noted that service participants who are underweight, overweight, pre-diabetic, and pre-hypertensive need regular follow-up evaluations to prevent worsening of their health conditions. Participants who are obese, diabetic, and hypertensive need to receive further management in the form of treatment from a doctor according to the health problems they are experiencing. Keywords: Diabetic, Hypertension, Obesity, Sedentary lifestyle ABSTRAKGaya hidup yang kurang gerak (sedentary lifestyle) di kalangan pekerja kantoran memiliki hubungannya dengan berbagai risiko kesehatan yang merugikan seperti peningkatan angka gangguan metabolism seperti diabetes mellitus, hipertensi, dan dislipidemia, serta depresi, dan gangguan kognitif. Data dari Klinik Universitas Jambi, diketahui bahwa masih banyak tenaga kependidikan maupun pendidik yang memiliki berat badan berlebih, dan kesadaran untuk memeriksakan diri sebelum timbul masalah kesehatan yang masih rendah. Skrining kesehatan terkait efek buruk yang timbul karena perilaku sedentary seperti obesitas, hipertensi dan diabetes mellitus perlu dilakukan agar dapat dilakukan tindakan preventif maupun tatalaksanalanjutan. PPM diikuti oleh tenaga kependidikan atau pendidik di Universitas Jambi berusia 19-64 tahun, dilakukan pemeriksaan Indeks massa tubuh (IMT), tekanan darah dan pengukuran gula darah puasa (GDP). Sebelum pengambilan darah vena untuk pemeriksaan GDP, peserta diwajibkan berpuasa 8-10 jam. Hasil pemeriksaan dikirimkan kepada peserta pengabdian beserta media promosi kesehatan berupa leaflet untuk menghindari perilaku sedentary. Kegiatan diikuti oleh 99 orang yang memenuhi kriteria. Dari hasil pengukuran IMT didapatkan 8.08% underweight, 22.2% normoweight, 8.08% overweight dan 61.62% obese. Dari pemeriksaan GDP didapatkan 92.93% normal, 3.03% pre-diabetik, 4.04% diabetik. Daripengukuran tekanan darah didapatkan 36.36% normal, 39.39% pre-hipertensi, 24.24% hipertensi. Hendaknya menjadi perhatian untuk peserta pengabdian yang mengalami underweight, overweight, prediabetik, dan pre-hipertensi membutuhkan evaluasi lanjutan secara berkala agar tidak terjadi perburukan kondisi kesehatan. Para peserta yang mengalami obese, diabetik, dan hipertensi perlu untuk mendapat tatalaksana lanjutan berupa pengobatan dari dokter sesuai masalah kesehatan yang dialami.Kata kunci: Diabetes, Hipertensi, Obesitas, Sedentary lifestyle
PROFIL METABOLISME LIPID SIRKULASI SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI SINDROMA METABOLIK PADA WANITA USIA PRODUKTIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAKUAN BARU Maharani, Citra; Enis, Rina Nofri; Herlambang, Herlambang; Syauqy, Ahmad; Puspasari, Anggelia; Shafira, Nyimas Natasha Ayu; Tarawifa, Susan; Halim, Rita
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 7 No. 2 (2024): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Metabolic syndrome is a cluster of conditions that increases the risk of cardiovascular disease, diabetes mellitus, and stroke. Among the components of dyslipidemia, triglyceride levels and high-density lipoprotein (HDL) are important indicators in assessing cardiovascular disease risk, making these examinations useful for screening risk factors associated with metabolic syndrome. However, healthcare facilities are often unable to conduct these assessments independently, necessitating a referral system to more comprehensive healthcare services. Our community service team aims to facilitate this by conducting lipid profile examinations at Puskesmas Pakuan Baru as an early detection effort for metabolic syndrome in women of reproductive age. The activities carried out included lipid profile testing, blood pressure measurement, and education regarding metabolic syndrome. The results from 26 participants indicated that 23.07% had elevated triglyceride levels, 73.08% had low HDL levels, and 19.33% were hypertensive. Based on these findings, women of reproductive age already exhibit risk factors for metabolic syndrome, suggesting that lipid profile assessments should be incorporated into routine screening programs to prevent the onset of metabolic syndrome. ABSTRAK Sindroma metabolik merupakan kumpulan kondisi yang meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, diabetes mellitus dan stroke. Komponen dislipidemia yang menjadi indikator penting dalam penilaian risiko penyakit kardiovaskular antara lain kadar trigliserida dan high-density lipoprotein (HDL), sehingga pemeriksaan ini dapat dimanfaatkan untuk skrining faktor risiko sindroma metabolik. Namun, fasilitas pelayanan kesehatan belum dapat melakukan pemeriksaan tersebut secara mandiri sehingga perlu dilakukan sistem rujukan ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap. Tim pengabdian berupaya memfasilitasi hal ini dengan melakukan kegiatan pengabdian pemeriksaan profil lipid di Puskesmas Pakuan Baru sebagai upaya deteksi dini sindroma metabolik pada wanita usia produktif. Kegiatan yang dilakukan meliputi pemeriksaan profil lipid, pemeriksaan tekanan darah, dan edukasi terkait sindroma metabolik. Dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan pada 26 orang peserta didapatkan hasil 23,07 % peserta memiliki kadar trigliserida tinggi, 73,08 % memiliki kadar HDL yang rendah, dan 19,33% mengalami hipertensi. Berdasarkan hasil tersebut, wanita usia produktif sudah menunjukkan adanya faktor risiko sindroma metabolik, sehingga pemeriksaan profil lipid sebaiknya dapat dimasukkan sebagai program skrining rutin di masyarakat untuk mencegah terjadinya sindroma metabolik.
Co-Authors Agus Anggiana Ahmad Hamim Sadewa Ahmad Syauqy Ahmad Syauqy Alamri, Fahrial Alhadi, Annisa Alya Dwiva Juhari Amatullah, Afifah Ameli Dwi Fitri Amelia Dwi Fitri Amelia Dwi Fitri Amelia Dwi Fitri Amelia Dwi Fitri, Amelia Dwi Amri, Fahrial Al An Aldia Asrial Andrea Zulius Anarta Anggelia Puspasari Annissa Delfira Arif, Cut Wulan Arinda Triagita Armaidi Darmawan Aryanti, Nindya Asro Hayani Harahap Azzahra Sarah Fatimah Ramadhanti Bachrudin Syaroni Bagya Agung Prabowo, Bagya Agung Bernhard Arianto Purba Betty Marlina Budi Justitia Budi Justitia Bulqis, Ratu Defriani Dwiyanti, Defriani Devy Afriyanti Dhea Assyifa Dhea Olivia Putri Effendi, Ian Ekaputri, Tia Wida Elfiani Elfiani Elfiani Elga Lauza Evelyna Ellysa Shalsabella Erny Kusdiyah Esa Indah Ayu, Esa Indah Eva Yuniritha, Eva Fanny Annisa Fazarrosy Fitriyanti Gian Mariana Hadi, Desta Asmara Hana Nurul Qur’ani Hasmita, Debby Hasneli, Hasneli Helfira Citra Herlambang Herlambang Herlambang Herlambang HERLAMBANG HERLAMBANG Herlambang Herlambang Herman, Sriyana Huntari Harahap Ika Setyawati Ilham Rizqi Ariyandi Irfannuddin Irfannuddin Irlianissa, Mutiara Iskandar, Mirna Marhami Ismi Nurwaqiah Ibnu Jamilatul Rizqiyah Khairunnisa, Dhia Fairuz Kusumawati, Diana Maharani, Amrina Maulana Haikal An Nur Miftahurrahmah Miftahurrahmah, Miftahurrahmah Muhamad Reza Muhammad Basir Muhammad Iqbal Fasa Mus, Rosdiana Mustamin Mustamin Nalanwal, Khayla Nurul Izza Nyimas Natasha Ayu Shafira Pramudji Hastuti Prasetyawan, Riyan Dwi Prio Wibowo Rahma, Syawalya Rara indah Oktaviani Renaldi Rizki Nugraha Retno Wulansari Rina Nofri Enis Rita Halim Rita Halim Rusli Shandra Khaerunissa Sri Darningsih Suhaimi, Novadian Supartono Suprapti Suprapti Syamsuriyati, Syamsuriyati Syarif Syifa Energi Maulana Syukur, Astian Nathaniel Tarawifa, Susan Tengku Arief Buana Perkasa Tia Wida Ekaputri Virginsia, Sonya Vivekanantharasa, Raveenthiran Vivi Fadhilah Safitri Wahyu Indah Dewi Aurora Wilma Wilma, Wilma Winiesti Melani Putri Zita Andini Sabillah Zulkhair Ali