Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Media Medika Muda

PERBEDAAN JUMLAH NEKROSIS SEL OTAK DAN NILAI pH DARAH TIKUS WISTAR PADA PEMBERIAN FORMALIN PERORAL DOSIS BERTINGKAT Intarniati Nur Rormah; Arif R Sadad; Andrew Johan
Media Medika Muda Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Faculty of Medicine Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Pemberian formalin peroral dapat berpengaruh terhadap terjadinya jumlah nekrosis sel otak dan nilai pH darah. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan adanya perbedaan jumlah nekrosis sel otak dan nilai pH darah tikus wistar pada pemberian formalin peroral dosis bertingkat .Metode: 24 ekor tikus wistar diambil dengan simple random sampling. Sampel dibagi menjadi 4 kelompok dengan dosis berbeda untuk masing-masing kelompok. Pada kelompok X1(perlakuan 1) 0,03 ml/hari (1/16 dari dosis lethal); kelompok X2 (perlakuan 2) 0,07 ml/hari (1/8 dosis lethal) ; kelompok X3 (perlakuan 3) 0,15 ml/hari (1/4 dosis lethal) dan kelompok X4 (kontrol). Setelah adaptasi selama 7 hari, dilakukan pemberian formalin pada masing-masing perlakuan yang dicampur dalam air sampai volumenya 3 ml, diberikan personde dalam dosis tunggal selama 3 bulan. Kelompok X4 (kontrol) selama 3 bulan diberi pakan standar dan minum ad libitum. Setelah itu dianalisis perbedaan jumlah nekrosis sel otak dan nilai pH darah tikus wistar pada pemberian formalin peroral dosis bertingkat selama 3 bulan. Analisis data dilakukan dengan Uji Kruskall Walls.Hasil: Terdapat perbedaan yang bermakna jumlah nekrosis sel otak pada pemberian formalin peroral dosis bertingkat dengan p=0,041. Tidak terdapat perbedaan bermakna nilai pH darah tikus wistar pada pemberian formalin peroral dosis bertingkat dengan p=0,814 . Simpulan: Terdapat perbedaan jumlah nekrosis sel otak pada pemberian formalin peroral dosis bertingkat. Pada kelompok perlakuan 2 dan perlakuan 3 jumlah nekrosis sel otak lebih tinggi daripada kelompok kontrol. Tidak terdapat perbedaan nilai pH darah tikus wistar pada pemberian formalin peroral dosis bertingkat. Pada kelompok kontrol dan kelompok perlakuan tidak terdapat perbedaan yang bermakna.Kata kunci: formalin peroral,nekrosis sel otak,pH darah
Co-Authors - Anggorowati - Sarjadi, - -, Sarjadi A.A. Ketut Agung Cahyawan W Achmad Zulfa Juniarto Adiyati Mardiyah Anastasia Diah Larasati Anggraini, Devita Anugrah Ardhianditto, Decca Arief Wildan Arif R Sadad Arif Wildan Ariyanto, Diaza Okadimar Ary Astuti Astuti, Hery Yuliani Banundari Rachmawati Chandra Bagus Ropyanto Dhega Anindita Wibowo, Dhega Anindita Djuara P Lubis Dodi Setiawan Dwi Ngestiningsih Dwi Uswatun Khasanah Dwiantoro, Luky Fida’ Husain Fitria Handayani Fitriani, Evi Tunjung Galeh S Pontang, Galeh S harun, sigit Hendro Wahyono Henni Kusuma Hertanto W Subagio, Hertanto W Iin Tusanti Innawati Jusuf Innawati Jusup Intarniati Nur Rormah Kartika, Nadini Khoirya, Ainun Kis Djamiatun Kristiana Prasetya Handayani Kurnia Wijayanti Kurniati, Steffi Kusdalinah Kusdalinah Kusmiyati Tjahjono Laksono, Eko Budi Lusiana Batubara Maksum Maksum Meira Erawati Meira Erawati Michelle Abigail Miftakhul Nizar, Angga Muhammad Irfan Dwiputra Rianil Muhammad Sulchan Muhammad Sulchan Mulyono, Yehezkiel Andrew Nadini Kartika Nafisah Zahra Nana Rochana Nazila Tsalisati Hadaita Niken Safitri Dyan Kusumaningrum Nila Putri Purwandari Noor Wijayahadi Nur Fardian, Nur Nurmasari Widyastuti Nyoman Suci W, Nyoman Suci Prawara, Ananta Siddhi Prihasna, Septika Nuri Purbowati Purnomo Purnomo Purnomo Purnomo PUTRI EKA SARI, PUTRI EKA RA Kisdjamiatun RMD, RA Kisdjamiatun RA Kisdjamiatun, RA Ratna Sulistyorini, Ratna Retno Murwani Ricky Prawira Rifky Ismail Rirra Hayuning Handikasari Rizky Indra Puspito Rusmiyati - Rusmiyati -, Rusmiyati Santoso Jaeri Sarjadi - Sarjadi Sarjadi Suhartini Ismail Suhartini Ismail, Suhartini Untung Sujianto Upami, Prakerti Tri Wenda Yoanda Wikanta, Edmond Rukmana Wiwin Efrizal Y.L Aryoko Widodo Yulian Fajariyanti Yuliana Yuliana Zaki, Ibnu