Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENGGANTIAN RANSUM KOMERSIAL DENGAN LIMBAH ROTI TERHADAP POTONGAN KOMERSIAL KARKAS AYAM KAMPUNG UNGGUL BALITNAK (KUB) Damanik M. R.; N. W. Siti; N. M. S. Sukmawati
Jurnal Peternakan Tropika Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2 Tahun 2022
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the effect of replacement commercial rations with bread waste on commercial carcass pieces of Kampung Unggul Balitnak (KUB) chickens. This research was carried out for 8 weeks in the cage owned by Mr. Gede Suarta which is located on Gulingan Village, Mengwi District, Badung Regency, Bali. The experimental design used was a completely randomized design (CRD) consisting of 3 treatments and 5 replications, so there were 15 experimental units. Each experimental unit contained 2 heads KUB chickens aged of one week with a body weight range of 44 ± 2 g. The treatments were: KUB chickens fed 100% commercial 511 ration without bread waste (P0), KUB chickens fed 75% commercial 511 ration + 25% bread waste (P1), and KUB chickens fed 50% commercial 511 ration + 50% waste bread (P2). The variables observed were carcass weight, carcass percentage, thigh percentage, drumsticks percentage, wings percentage, chest percentage, and back percentage. The results showed that KUB chickens fed 75% commercial rations + 25% of bread waste (P1) and 50% commercial rations + 50% of bread waste (P2) had a carcass weight significantly (P<0.05) lower than P0 treatment (100% commercial ration) of 16.05% and 23.16% respectively, but the percentage of carcass and commercial carcass pieces (thighs, drumsticks, chest, wings, and back) were equal among all treatments (P>0.05). The conclusion of this study is that the replacement of commercial rations with bread waste as much as 25% and 50% in KUB chickens can produce a percentage of carcasses and commercial pieces of carcass (upper thigh, lower thigh, chest, wings, and back) equal to 100% commercial rations, but in carcass weight decreases. Keywords: KUB chickens, carcass weight, commercial carcass pieces, bread waste
PENGGANTIAN DEDAK JAGUNG DALAM RANSUM DENGAN TEPUNG LIMBAH ROTI DIFERMENTASI TERHADAP POTONGAN KOMERSIAL KARKAS ITIK BALI JANTAN (Anas sp) UMUR 8 MINGGU Adnyana I M. P.; N. W. Siti; A. A. P. P. Wibawa
Jurnal Peternakan Tropika Vol 9 No 3 (2021): Vol. 9 No. 3 Tahun 2021
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggantian dedak jagung dalam ransum dengan tepung limbah roti difermentasi terhadap potongan komersial karkas itik bali jantan (Anas sp) umur 8 minggu. Penelitian berlangsung di Laboratorium Fakultas Peternakan, Universitas Udayana yang berlokasi di Jalan Raya Sesetan Gang Markisa no 5, Kelurahan Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan, selama 8 minggu. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan dan 5 ulangan sertatiap ulangan berisi 3 ekor itik dengan kisaran berat 50 ±2 g. Ketiga perlakuan tersebut adalah itik bali jantan (Anas sp) yang diberi perlakuan pakan komplit tanpa limbah roti fermentasi (perlakuan A), itik bali jantan (Anas sp) yang diberi pakan komplit dengan limbah roti fermentasi sebagai pengganti 50% dedak jagung (perlakuan B), dan itik bali jantan (Anas sp) yang diberi perlakuan pakan komplit dengan limbah roti fermentasi sebagai pengganti 100% dedak jagung (perlakuan C). Variabel yang diamati adalah berat potong, berat karkas, dan persentase potongan komersial karkas. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggantian dedak jagung dalam ransum menggunakan tepung limbah roti yang difermentasi sebanyak 50%-100% berpengaruh nyata (P<0,05) pada berat potong, berat karkas, dan persentase potongan komersial karkas pada bagian dada dan punggung sedangkan pada potongan komersial karkas bagian paha atas, paha bawah dan sayap tidak berpengaruh nyata (P>0,05). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggantian dedak jagung dengan 50%-100% tepung limbah roti dapat meningkatkan berat potong, berat karkas dan potongan komersial karkas bagian dada. Namun belum dapat meningkatkan persentase punggung, persentase paha bawah, persentase paha atas dan persentase sayap. Kata Kunci: itik bali jantan (Anas sp), potongan komersial karkas, tepung limbah roti fermentasi
PENGARUH PEMBERIAN PROBIOTIK MELALUI AIR MINUM TERHADAP ORGAN DALAM ITIK BALI YANG DIBERI RANSUM MENGANDUNG KULIT KECAMBAH KACANG HIJAU Suwardisayoga I M. D.; N. W. Siti; N. M. S. Sukmawati
Jurnal Peternakan Tropika Vol 8 No 2 (2020): Vol. 8 No. 2 Tahun 2020
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JPT.2020.v08.i02.p17

Abstract

This research aims to determine the influence of the administration of probiotics through drinking water on internal organs of bali ducks that given rations containing green bean sprouts peels.The research was carried out at the Sesetan Farm, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University, on Jalan Raya Sesetan Gang Markisa no. 5 Sesetan, South Denpasar Sub-District for 8 weeks. The design used was a Completely Randomized Design (CRD) consisting of 3 treatments and 5 replications,so there were 15 experimental units. Each unit used 3 female bali ducks with average body weight of 46.98 ± 7.18 g. The treatments were:the ducks that given drinking water without probiotics as a control (A), the ducks that given drinking water + 2.5 ml of probiotics (B), and the ducks that given drinking water + 5 ml of probiotics (C). The variableobserved was the percentage of heart, liver, provetriculus, ventriculus, bile, kidneys, small intestine and the long intestine. The results of this study showed that the percentage of internal organs of baliducks that given probiotics 2,5 ml and 5 ml in generallytended to be higher thanthe controls, but statistically notsignificantly different (P> 0.05). Based on the results of the study, it can be concluded that the administration of probiotics through drinking water as much as 2.5 ml and 5 ml/tail/day on the Ducks that are given rations containing the skin of green beans sprouts no effect on the percentage of internal organs (percentage of heart, liver, proventriculus, ventriculus, bile, kidney, small intestine and long intestine) females bali duck aged of 8weeks. Key words: Bali ducks, internal organs, probiotics
Pengaruh Pemberian Tepung Kulit Kecambah Kacang Hijau terhadap Organ Dalam Itik Bali Jantan Nainggolan J. R.; N W. Siti; A. A. P. P. Wibawa
Jurnal Peternakan Tropika Vol 7 No 3 (2019): Issue 7 No. 3 - 2019
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (865.834 KB)

Abstract

Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kulit kecambah kacang hijau dalam ransum terhadap organ dalam itik bali jantan umur 8 minggu telah dilaksanakan di Farm Sesetan Jalan Raya Sesetan, Denpasar, Bali. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari tiga perlakuan, yaitu: P0 (Ransum komersial tanpa tepung kulit kecambah kacang hijau), P1 (Ransum komersial mengandung 6% tepung kulit kecambah kacang hijau), dan P2 (Ransum komersial mengandung 12% tepung kulit kecambah kacang hijau). Masing-masing perlakuan terdiri dari 5 ulangan dan setiap ulangan menggunakan 3 ekor itik bali jantan umur 3 hari dengan berat rata-rata 42,9 ±1,98 g. Variabel yang diamati adalah berat dan presentase jantung, hati, proventrikulus, ventrikulus, dan empedu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tepung kulit kecambah kacang hijau sebanyak 6% dan 12% berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap semua berat dan persentase organ dalam. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian tepung kulit kecambah kacang hijau sampai level 12% tidak berpengaruh terhadap berat dan presentase organ dalam (jantung, hati, proventrikulus, ventrikulus, dan empedu) itik bali jantan umur 8 minggu. Kata kunci: organ dalam, itik Bali jantan, tepung kulit kecambah kacang hijau
PENGARUH PEMBERIAN PROBIOTIK PADA AIR MINUM TERHADAP PENAMPILAN ITIK BALI YANG DIBERI RANSUM MENGANDUNG TEPUNG KULIT KECAMBAH KACANG HIJAU Santi N. K. D. D.; N. W. Siti; N. M. S. Sukmawati
Jurnal Peternakan Tropika Vol 8 No 3 (2020): Vol. 8 No. 3 Tahun 2020
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study aims to determine the effect of administering probiotics in drinking water on performanceof bali ducks fed rations containing green bean sprouts peels flour was conducted at the Faculty of Animal Husbandry Farm, Udayana University, located on Jalan Raya Sesetan Gang Markisa no 5, Sesetan, Denpasar, Bali for 8 weeks. The experimental design used was a completely randomized design (CRD) with 3 treatments and 5 replications, so there were 15 experimental units. Each experimental unit used 3 female bali ducks with a body weight range of 46.98 ± 7.18 g. The treatments were : ducks given drinking water without probiotics as a control (A), ducks given drinking water + 2,5 ml of probiotics (B), ducks given drinking water + 5 ml of probiotics (C). The variables observed were : ration consumption, drinking water consumption, initial body weight, final body weight, weight gain, and Feed Convertion Ratio (FCR). The results of this study showed that in general the performance of ducks that were given probiotics tended to be higher than the controls as the increasing of the levels given, but statistically not significantlydifferent (P>0,05). Based on the results of this study it can be concluded that the administration of combination probioticBacillus subtilis strain BR2CL and Bacillus sp. strain BT3CL in drinking waterat the level of2,5 ml and 5 ml/head/day not yet improve the performance of female bali ducks 8 weeks of age fed ration containing green been sprout peel flour. Keyword:bali ducks, performance, probiotic, green beans sprouts peels
Pengaruh Pemberian Probiotik Effecktive Microorganism-4pada Air Minum terhadap Potongan Karkas Komersial Itik Bali Jantan Umur 8 Minggu Suprianto I K. E.; N W. Siti; N. M. S. Sukmawati
Jurnal Peternakan Tropika Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.235 KB)

Abstract

Penelitian yang bertujuan untuk mengkaji berat dan persentase potongan karkas komersial itik bali jantan umur 8 minggu yang diberi probiotik Effective Microorganism-4 melalui air minum telah dilaksanakan di kandang milik Bapak I Ketut Sunatra yang berlokasi di Kediri, Tabanan, selama 8 minggu. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari tiga perlakuan, yaitu: T0 (Air minum tanpa tambahan probiotik sebagai kontrol), T1 (Air minum + probiotik 0,5%), dan T2 (Air minum + probiotik 1%). Masing-masing perlakuan terdiri atas lima ulangan dan setiap ulangan menggunakan tiga ekor itik bali jantan umur 3 hari dengan berat badanrata-rata55,72 ± 7,16 g. Variabel yang diamati adalah berat dan persentase potongan karkas komersial bagian dada, paha atas, paha bawah, sayap, dan punggung. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian probiotik Effective Microoganism-4 melalui air minum sebanyak1% nyata (P<0,05) meningkatkan berat potongan karkas komersial bagian dada sebesar12,45%, berat potongan karkas yang lainnya berbeda tidak nyata (P>0,05). Persentase potongan karkas komersial juga menunjukkanhasil yang berbeda tidak nyata (P>0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian probiotik Effective Microorganism-4 melalui air minum pada level 0,5% dan 1% cenderung meningkatkan berat potongan karkas komersial pada bagian dada, namun tidak berpengaruh terhadap potongan karkas komersial bagian paha atas, paha bawah, sayap, dan punggungitik balijantan umur 8 minggu. Kata kunci: Probiotik Effective Microorganism-4, itik bali jantan, potongan karkas komersial.
Performa Produksi Babi Ras Persilangan Umur 2-6 Bulan yang Diberi Ransum dengan Suplementasi Mineral-Vitamin Kompleks Rusmawan I K. A.; N. W. Siti; I G. N. G. Bidura
Jurnal Peternakan Tropika Vol 6 No 3 (2018)
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.064 KB)

Abstract

This study aims to determine the effect of mineral-vitamin complex supplementation in the ration to growth performance boar crossbreed the age of 2-6 months. The design used was a randomized block design (RBD) comprising 3 treatments and 4 groups as replication, clustering based on weight. The treatments were attempted diets without supplementation of mineral-vitamin complex as the control (A), the diets with 0.10% mineral supplementation-vitamin complex (B), and 0.20% diets supplemented mineral-vitamin complex (C). The variables measured were final body weight, weight gain, feed intake and feed conversion ratio. The results showed that supplementation of mineral-vitamin complex at the level of 0.10% and 0.20% (P <0.5) can improve the final body weight, weight gain and feed efficiency in use but not significantly (P> 0.5) increases feed intake in pigs race crosses the age of 2-6 months. It was concluded that supplementation of 0.10 to 0.20% mineral-complex vitamins in the ration can increase the final body weight, weight gain and feed efficiency in the use of the boar cross breed. Key words: supplementation, pig crossbreeds, carcass production, mineral-vitamin complex
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG DAUN PEPAYA DALAM RANSUM KOMERSIAL TERHADAP RECAHAN KARKAS ITIK BALI ANGGA D. P., G. B.,; I G. N. G. BIDURA; N. W. SITI
Jurnal Peternakan Tropika Vol 3 No 3 (2015)
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

aPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan tepung daun pepaya dalam ransum komersial terhadap recahan karkas itik bali jantan, yang telah dilaksanakan di kandang milik Bapak I Ketut Sunatra yang berlokasi di Jalan Baypass Kediri, Tabanan. Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan mulai bulan Mei sampai dengan Agustus 2012 dan menggunakan 60 ekor itik bali jantan yang berumur 3 hari. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan, setiap ulangan menggunakan 5 ekor itik bali jantan yang beratnya homogen.  Keempat perlakuan tersebut adalah 100% ransum komersial tanpa tepung daun pepaya (A) yang merupakan kontrol, 98% ransum komersial + 2% tepung daun pepaya (B), 96% ransum komersial + 4% tepung daun pepaya (C) dan 94% ransum komersial + 6% tepung daun pepaya (D). Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah berat karkas, persentase karkas, recahan komersial karkas (dada, sayap, paha atas, dan paha bawah), dan persentase recahan komersial karkas (dada, sayap, paha atas, paha bawah). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan pemberian campuran tepung daun pepaya dalam ransum komersial pada level 2-6% memberikan pengaruh yang tidak nyata (P>0,05) pada hampir semua variabel yang diamati kecuali pada variabel paha atas yang menunjukkan peningkatan yang nyata (P<0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, penambahan tepung daun pepaya dalam ransum komersial pada level 2-6% tidak berpengaruh pada recahan komersial karkas bagian dada, paha bawah, dan sayap. Sedangkan penambahan tepung daun pepaya dalam ransum komersial pada level 26% nyata dapat meningkatkan recahan karkas pada itik bali pada bagian paha atas.
Pengaruh Penggunaan Tepung Kulit Kecambah Kacang Hijau terhadap Potongan Karkas Komersial Itik Bali Jantan Umur 8 Minggu Setyawan I P. H.; N W. Siti; N. M. S. Sukmawati
Jurnal Peternakan Tropika Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (840.133 KB)

Abstract

Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan kulit kecambah kacang hijau dalam ransum terhadap potongan karkas komersial itik bali jantan umur 8 minggu telah dilaksanakan di farm Sesetan yang berlokasi di Jalan Raya Sesetan, Gang Markisa, Denpasar, Bali, selama 8 minggu mulai dari tanggal 16 februari sampai 16 april 2018. Menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari tiga perlakuan, yaitu: P0 (Ransum komersial tanpa tepung kulit kecambah kacang hijau), P1 (Ransum mengandung 6% tepung kulit kecambah kacang hijau), dan P2 (Ransum mengandung 12% tepung kulit kecambah kacang hijau). Masing-masing perlakuan terdiri dari 5 ulangan dan setiap ulangan menggunakan 3 ekor itik bali jantan umur 3 hari dengan berat rata-rata 42,9 g ±1,98 g. Variabel yang diamati adalah berat dan presentase dada, paha atas, paha bawah, sayap dan punggung. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian tepung kulit kecambah kacang hijau sebanyak 6% dan 12% berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap semua berat dan persentase potongan karkas komersial. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian tepung kulit kecambah kacang hijau pada level 6% dan 12% tidak berpengaruh terhadap berat dan presentase potongan karkas komersial (dada, paha atas, paha bawah, sayap dan punggung) itik bali jantan umur 8 minggu. Kata kunci: Komersial karkas, itik Bali jantan, tepung kulit kecambah kacang hijau
PENGARUH EKSTRAK DAUN MENGKUDU TERHADAP PERFORMA ITIK BALI JANTAN Apriyanti L. A. S.; N. W. Siti; A. A. P. P. Wibawa
Jurnal Peternakan Tropika Vol 9 No 3 (2021): Vol. 9 No. 3 Tahun 2021
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of noni leaf extract on the performance of male Bali ducks aged 0-8 weeks. The study used a completely randomized design (CRD) with three treatments and five replications, each replication using two male Bali ducks with a weight of 63.6 ± 1.96 g ducks. The treatment given is; P0 (drinking water + without noni leaf extract), P1 (drinking water + 2ml noni leaf extract) and P2 (drinking water + 4ml noni leaf extract). The variables observed in this study were initial body weight, ration consumption, drinking water consumption, final body weight, weight gain and Feed Conversion Ratio. The results showed that giving 2 ml and 4 ml of noni leaf extract had no significant effect (P>0.05) on drinking water consumption, final body weight, weight gain and FCR, but had a significantly different effect (P<0.05) on ration consumption. Based on this research, it can be concluded that the administration of noni leaf extract as much as 2ml-4ml/head/day can not improve the performance of male Bali ducks. Keywords: Bali duck, noni leaves, performance
Co-Authors A. A. A. Adinda Savitrie Suamba A. Rastosari A. T. Umiarti A. W. Puger Adnyana I M. P. Agus Putu Wiradhana Anak Agung Putu Putra Wibawa ANGGA D. P., G. B., ANTARI L. Y. S. Apriyanti L. A. S. Ardina Ratna Pramesti Astika I P. E. B. R. T. Putri Basudewa I G. B. Bongi F. Brahmana E. Budi Rahayu Tanama Putri Budiyatmika K. B. Bulkaini (Bulkaini) D. A. WARMADEWI Damanik M. R. DESAK PUTU MAS ARI CANDRAWATI Dewa Putu Indra Pranata Dewi N. M. A. W. Dewi N.K.S Ermawan I G. R. Gunawijaya, Gusti Putu Gusti Ayu Mayani Kristina Dewi Gusti Putu Gunawijaya Hafifah, Ifa Hariyuda I G.P.A. I D. G. A. Udayana I G. Lanang Oka Cakra I G.P.R. Adi I Gede Suarta I Gusti Nyoman Gde Bidura I Komang Budaarsa I M. Mudita I Made Abra Rahastra I Made Adhika I Made Nuriyasa I N. Ardika I N. Suparta I N. T. ARIANA I NYOMAN ARDIKA I Nyoman Sumerta Miwada I NYOMAN SUTARPA SUTAMA I P. A. Astawa I Putu Andhika Putra Setiawan I. A. P. Utami I. G. M. A. Sucipta I. G. M. Rusdianta I. M. Londra I.B. Sudana I.G.A.N.C. Wiguna I.M. Wirawan I.M.J. Hermawan I.P.R.Y. Pradana I.W.P.Widnyana Ida Bagus Gaga Partama Ismia N. F. J. Hellyward Juniartha I P. Jurnal Pepadu Jusnadiartha I W. K. A. Wiyana K.T.D. Deliana Karisma E. D. KRISTIANTI N.W.D. Laksamana K. Y. P. M Ashari Made Ananta Wirya Mahardika C.B.D.P. Manuaba I B.C. Mario A D. D. Mastur - Milasari K. N Puja N. M. A. K. Dewi N.G.K. Roni N.L.G. Sumardani N.L.G. Sumardani N.M.S. Sukmawati N.N.C. Kusumawati N.W. Suniti N.W.E. Setyawati Nainggolan J. R. Nata I G. A. P. S. Ni Gusti Ketut Roni Ni Luh Ayu Kornita Pratiwi Ni Luh Gede Astariyani Ni Luh Gede Sumardani Ni Luh Putu Sriyani Ni Made Paramita Setyani Ni Made Suci Sukmawati Ni Made Witariadi Ni Nengah Soniari Ni Nyoman Candraasih Kusumawati NI WAYAN SUNITI Ni Wayan Tatik Inggriati Nugroho E. P.E.N. Putri Pangestu A. T. Pradana I G. G. Y. Prasetia D. M. R. Pratama I W. A. Priana I M. O. Purnayasa I K. Putri A. Rusmawan I K. A. Santi N. K. D. D. Sari N.M.L.P Setiawan I P. D. W. Setyawan I P. H. Somadiarsa I K. SONGKAM A. M. N Sri Anggreni Lindawati Suardita I K.G Suarjana I P. Sucahya D.G.I SUHENDRA I P. N. D. Suprianto I K. E. Suranjaya I .Gd Susila I M. D. A. Suwardisayoga I M. D. Tina Handayani Nasution Vicky A. R. Wayan Sayang Yupardhi Wedaswara M. Y. P. Wenata S. WIRA SUSANA I W. Witarja N. M. L. E. Wiyardana I P. G.