Claim Missing Document
Check
Articles

Penampilan Itik Bali Jantan yang Diberi Probiotik melalui Air Minum Pradana I G. G. Y.; N W. Siti; I N. Ardika
Jurnal Peternakan Tropika Vol 7 No 3 (2019): Issue 7 No. 3 - 2019
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian probiotik Effective Microorganism melalui air minum terhadap penampilan itik bali jantan. Penelitian dilaksanakan di Kediri, Tabanan selama 8 minggu mulai dari 02 Agustus sampai 02 Oktober 2018. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas tiga perlakuan, yaitu: P0 (Air minum tanpa tambahan probiotik sebagai kontrol), P1 (Air minum + probiotik 0,5%), dan P2 (Air minum + probiotik 1%). Variabel yang diamati yaitu berat badan awal, konsumsi ransum, konsumsi air minum, berat badan akhir, pertambahan berat badan, dan Feed Convertion Ratio. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsumsi ransum pada perlakuan P1 dan P2 tidak nyata (P>0,05) lebih rendah dibandingkan dengan P0. Konsumsi air minum pada perlakuan P1 dan P2 nyata (P<0,05) lebih rendah dibandingkan P0. Berat badan akhir dan pertambahan berat badan pada perlakuan P1 dan P2 tidak nyata (P>0,05) lebih rendah dibandingkan P0. FCR pada perlakuan P1 tidak nyata (P>0,05) lebih rendah dari perlakuan P0 dan P2. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian probiotik Effective Microorganism melalui air minum dari level 0,5% sampai 1% tidak berpengaruh terhadap penampilan itik bali jantan umur 8 minggu. Kata kunci: Probiotik, itik bali jantan, penampilan.
Pemanfaatan Teknologi Bio-Balitani dalam Optimalisasi Pengolahan Limbah Peternakan di Yayasan Lembu Putih Dewi N.K.S; N.W.E. Setyawati; P.E.N. Putri; I.M. Wirawan; I.G.A.N.C. Wiguna; I.M. Mudita; I.N.S. Miwada; N.L.G. Sumardani; N.W.T. Inggriati; N.W. Siti
Jurnal Gema Ngabdi Vol. 4 No. 1 (2022): JURNAL GEMA NGABDI
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jgn.v4i1.228

Abstract

The White Lembu Preservation, which is located in Taro Village, Tegallalang District, is one of the places that produces livestock waste which is an indicator of the cause of environmental pollution if it is not managed properly. The service activities carried out are aimed at processing livestock waste, especially cow feces and urine which accumulate into organic fertilizer by disseminating Bio-BaliTani technology. This technology is a multi-use technology based on fermentation technology utilizing superior lignocellulytic probiotic bacteria isolates from the rumen contents of bali cattle and termites. The methods used in this activity are socialization, training, formation of demonstration plots, and mentoring. Bio-BaliTani technology is applied to the processing of livestock manure, feces and urine into organic fertilizer by adding Bio-BaliTani. The results of the activity show that farmers who are members of the Lembu Putih Foundation are able to absorb and apply technology that is well disseminated as indicated by their increased knowledge in the production of solid organic fertilizer and the production of liquid organic fertilizer (biourine). The organic fertilizer produced has been marketed to several hotels in the Tegallalang and Ubud sub-districts. Based on the results of the activity, it can be concluded that the dissemination of Bio-BaliTani technology can be accepted and applied by the Lembu Putih Foundation
MENATA AGROWISATA “KAMPUNG WISATA GULA AREN” DESA BELIMBING KECAMATAN PUPUAN TABANAN DI MASA PANDEMI Ni Nengah Soniari; I Made Adhika; Ni Wayan Suniti; Ni Wayan Siti; Ni Luh Gede Astariyani
Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 2 (2021): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.24 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2021.v20.i02.p13

Abstract

Desa Belimbing merupakan sebuah desa di Kecamatan Pupuan Kabupaten Tabanan kaya akan potensi wisata alam dan tradisi masyarakat namun belum dikelola secara optimal. Untuk memacu perkembangan pariwisata desa ini, pemerintah desa dan Pemda Tabanan mengembangkan wisata dengan brand “Kampung Wisata Gula Aren”. Tematik ini diambil dari produk unggulan desa berupa gula aren dan tradisi pengolahannya yang sangat menarik sebagai atraksi wisata minat khusus. Wisatawan yang berminat belajar cara membuat olahan dari nira aren dapat berkunjung ke desa Belimbing sambil menikmati keindahan alam perdesaan yang masih alami. Tim dari Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) secara bertahap melakukan penataan lokasi dan spot atraksi serta menyiapkan sarana pendukung lainnya untuk menyambut wisatawan di era New Normal . Tahapan kegiatan yang dilakukan adalah pendampingan kelompok tani gula aren dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas produksinya ; menentukan spot atraksi pengolahan gula aren; edukasi pokdarwis dan kelompok petani gula aren dan masyarakat lainnya untuk menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi serta melakukan pendampingan pembuatan PERDES mengenai agrowisata di desa Belimbing. Tujuan akhirnya adalah masyarakat berdaya dari segi ekonomi dan tetap eksis menghadapi kondisi perubahan tatanan kehidupan baru.
Optimalisasi Teknologi Bio-Balitani Dalam Pengolahan Sampah Rumah Tangga Di TPS3R Desa Taro Ardina Ratna Pramesti; K.T.D. Deliana; I.M.J. Hermawan; I.P.R.Y. Pradana; I.W.P.Widnyana; I.M. Mudita; I.N.S. Miwada; N.L.G. Sumardani; N.W.T. Inggriati; N.W. Siti
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1035.622 KB) | DOI: 10.29303/jsit.v2i2.50

Abstract

Pemanfaatan limbah rumah tangga menggunakan teknologi Bio-BaliTani menjadi pupuk organik diyakini mampu mengurangi penumpukan sampah dan mencegah pencemaran lingkungan di kawasan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Desa Taro sekaligus mendorong mitra untuk memanfaatkan sumberdaya yang dimiliki secara berkelanjutan guna meningkatkan perekonomian desa. Teknologi fermentasi melalui produk Bio-BaliTani yang memanfaatkan isolat bakteri probiotik lignoselulolitik unggul asal rumen sapi bali dan rayap mampu mengatasi permasalahan dengan cara mempercepat pembusukan sampah organik yang ada di TPS3R Desa Taro. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi, transfer teknologi, pengembangan jiwa kewirausahaan, dan pembentukan jejaring kemitraan. Hasil kegiatan pembinaan yang dilakukan di TPS3R Desa Taro adalah meningkatnya pengetahuan dan pemahaman mitra dalam mengolah sampah rumah tangga yang dilihat dari kemampuan menerapkan teknologi Bio-BaliTani dengan baik dalam pengolahan limbah rumah tangga menjadi pupuk organik dan produk yang dihasilkan mampu memenuhi standar yang telah ditetapkan.
TEKNOLOGI FERMENTASI UNTUK PRODUKSI HERBAL PROBIOTIK DAN PAKAN ITIK ORGANIK RENDAH KOLESTEROL N.G.K. Roni; N.M.S. Sukmawati; N.M. Witariadi; B.R.T. Putri; N.W. Siti
Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 3 (2021): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.345 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2021.v20.i03.p07

Abstract

Itik memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai salah satu bahan pangan, khususnya di Pulau Bali Itik merupakan ragam kuliner yang sangat diminati oleh wisatawan dan memiliki nilai jual yang sangat tinggi. Persoalan yang sering menjadi kendala dalam konsumsi olahan itik adalah kadar kolesterol daging itik yang masih tinggi diduga dapat mengganggu kesehatan. Tujuan utama kegiatan ini adalah memproduksi pakan itik yang memicu penurunan kolesterol daging, berkualitas dan mudah didapatkan dengan memanfaatkan bahan baku lokal yang berlimpah yaitu memanfaatkan keong emas yang menjadi hama bagi tanaman padi, dan tepung daun pepaya yang merupakan limbah perkebunan papaya sehingga harganya lebih murah dan memproduksi itik rendah kolesterol. Hasil penelitian yang dilakukan pengusul sudah diperoleh formulasi pakan itik yang dapat meningkatkan performance itik dikaji dari pertumbuhan, kualitas daging (organoleptik dan kadar kolesterol) dan status kesehatan itik. Penyediaan bahan baku penyusun pakan itik yang dapat menggantikan tepung ikan yaitu dengan memproduksi tepung silase keong emas secara biologis dengan kandungan protein 45,95%. Berdasarkan hasil kegiatan dapat disimpulkan bahwa melalui teknologi fermentasi menggunakan mikroba lokal dihasilkan pakan itik organik rendah kolesterol dan herbal probiotik untuk meningkatkan ketersediaan pakan organik, produksi dan kualitas daging itik.
PENAMPILAN BROILER YANG DIBERI RANSUM TERFERMENTASI PROBIOTIK LIGNOSELULOLITIK Mario A D. D.; I M. Mudita; N. W. Siti
Jurnal Peternakan Tropika Vol 10 No 3 (2022): Vol. 10 No. 3 Tahun 2022
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ransum terfermentasi bakteri probiotik lignoselulolitik terhadap penampilan broiler. Penelitian dilaksanakan di Farm Sesetan Fakultas Peternakan Universitas Udayana Denpasar, yang berlangsung dari 25 Mei – 29 Juni 2021. Rancangan yang digunakan yaitu rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan dan empat ulangan. Tiap unit percobaan diisi dengan tiga ekor broiler yang memiliki berat badan homogen berkisar 43,96 g ± 3,02. Kelima perlakuan tersebut adalah broiler yang diberi ransum komersial (RK), broiler yang diberi ransum fermentasi tanpa inokulum bakteri probiotik lignoselulolitik (RF0), broiler yang diberi ransum fermentasi menggunakan inokulum Bacillus subtilis BR4LG sebanyak 5% (RF1), broiler yang diberi ransum fermentasi menggunakan inokulum Bacillus sp. BT3CL sebanyak 5% (RF2), dan broiler yang diberi ransum fermentasi menggunakan inokulum Bacillus sp. BT8XY sebanyak 5% (RF3). Variabel yang diamati yaitu konsumsi ransum, konsumsi air minum, bobot awal dan akhir, pertambahan bobot badan, dan feed convertion ratio. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan RF1, RF2, dan RF3 menghasilkan konsumsi air minum, pertambahan bobot, dan bobot akhir yang nyata (P<0,05) lebih tinggi dibanding RF0. Pada RK menghasilkan konsumsi ransum, konsumsi air minum, pertambahan bobot, dan bobot akhir yang nyata (P<0,05) lebih tinggi dari RF0, RF1, RF2, RF3. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian ransum terfementasi bakteri probiotik lignoselulolitik mampu meningkatkan konsumsi air minum, pertambahan bobot, bobot akhir serta memperbaiki FCR broiler dibandingkan dengan pemberian ransum fermentasi tanpa bakteri (RF0), namun peforma ransum terfementasi probiotik lignoselulolitik yang disusun masih belum mampu menyaingi penampilan broiler yang diberi ransum komersial (RK). Kata Kunci: Broiler, Penampilan, Probiotik, Lignoselulolitik
GAMBARAN LENGTH OF STAY BERDASARKAN TINGKAT PRIORITAS DI INTENSIVE CARE UNIT RSUD ULIN BANJARMASIN Ni Wayan Siti; Ifa Hafifah; Tina Handayani Nasution
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 6 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i06.p14

Abstract

Patient admitted to the intensive care unit were categorized into four admission indications, namely patients with priority one, two, three and four. Patients classified as priorities three and four have longer ICU care compared to priorities one and two. This study aims to determine the description of the Length of Stay (LOS) based on the priority level in ICU of Ulin Hospital Banjarmasin. The sampling technique in this study used a non-probability sampling with consecutive sampling. The sample in this study amounted to 31 patients. The results showed that the average age value was 41 years. The majority respondents were female, namely 19 people. Most of the patients admitted to the intensive care room at the Ulin Banjarmasin Hospital were priority 1 patients, from 31 people there were 17 patients who entered priority 1 criteria. The longest LOS was the post craniotomy tumor patient with LOS of 22 days. The number of ICU rooms is very limited and is not proportional to patients who neeed treatment in the intensive care unit, so priority criteria are used to determine patients who deserve treatment in the ICU.
The Supplementation of Virgin Coconut Oil (VCO) in The Ration To Increase Carcass Weight and Decrease Duck Meat Cholesterol Ni Wayan Siti; I Made Mudita
Jurnal Ilmu dan Teknologi Hasil Ternak (JITEK) Vol. 4 No. 2 (2009)
Publisher : Faculty of Animal Science Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.954 KB)

Abstract

An experiment was carried out at Kediri, Tabanan Regency and Animal Nutrition Laboratory to study the effect of the supplementation VCO in the ration to increase carcass weight and decrease duck meat cholesterol. The experiment used a completely randomized design (CRD) with five treatments and four replicates. Each of the replicate used five male Balinese ducks with the same weight. The five treatments were diets without VCO as a control (A), ration with 1% VCO (B), ration with 2% VCO (C), ration with 3% VCO (D) and ration with 4% VCO (E) respectively. Ration and water offered ad libitum. The variables measured were carcass weight, physical carcass composition and meat cholesterol. The result of this experiment showed that the carcass weight, the carcass percentage, the percentage of carcass meat in the B, C, D and E treatments were not significantly (P>0.05) higher than the control, so the percentage of fat carcass subcutan (including skin) and carcass bone percentage were not significantly (P>0.05) lower than the control. Triglyceride in treatment 3% VCO in diets (D) was significantly (P<0.05) higher than treatments B, C and E, but the HDL content in B, C, D and E the treatments were not significantly (P>0.05) higher than the control. The total cholesterol content and LDL in those four treatments were not significantly (P>0.05) lower than the control. From the result of this experiment can be concluded that the supplementation of 1-4% VCO in the ration has not increased to the carcass weight and decreased the duck meat cholesterol.   Keywords : VCO, duck, carcass weight, and  meat cholesterol
APLIKASI TEKNOLOGI BIO-BALITANI DALAM OPTIMALISASI PRODUKSI PUPUK ORGANIK DI KELOMPOK TANI ARSA WINANGUN DESA TARO Jurnal Pepadu; Ni Luh Ayu Kornita Pratiwi; A. A. A. Adinda Savitrie Suamba; I Made Abra Rahastra; Dewa Putu Indra Pranata; Made Ananta Wirya; I Made Mudita; I Nyoman Sumerta Miwada; Ni Luh Gede Sumardani; Ni Wayan Tatik Inggriati; Ni Wayan Siti
Jurnal Pepadu Vol 3 No 1 (2022): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v3i1.2294

Abstract

Kelompok Tani Arsa Winangun merupakan kelompok tani ternak yang telah di bina oleh tim kegiatan pengabdian PHP2D Fakultas Peternakan Universitas Udayana Tahun 2020. Dimana kegiatan yang dilakukan adalah peningkatan pengetahuan kelompok tersebut dalam memanfaatkan sumber daya yang ada seperti feses dan urine untuk dijadikan pupuk organic serta hijauan yang dijadikan silase untuk pakan ternak dengan memanfaakan teknologi Bio-Balitani. Desiminasi teknologi pemanfaatan produk Bio-Balitani yang diproduksi memanfaatkan konsorsium bakteri Lignosellulolitik asal rumen sapi bali dan rayap merupakan salah satu strategi yang dikembangkan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang ada di Kelompok Tani Ternak Arsa Winangun. Sosialisasi dan desiminasi teknologi, pembentukan demoplot serta pengembangan strategi pemasaran di Kelompok Tani Arsa Winangun merupakan kegiatan yang dilaksanakan dalam upaya mengatasi kurangnya pengetahuan serta keterampilan kelompok tani dalam pengelolaan limbah peternakan dan pemasaran produk yang dihasilkan. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa Kelompok Tani Ternak Arsa Winangun mampu menyerap teknologi yang didiseminasikan dengan baik yang ditunjukkan dengan adanya kemampuan dari kelompok tersebut dalam produksi pupuk organik dengan memanfaatkan teknologi Bio-Balitani yang siap dipasarkan.
PENGARUH PENGGANTIAN RANSUM KOMERSIAL DENGAN LIMBAH ROTI TERHADAP ORGAN DALAM AYAM KAMPUNG UNGGUL BALITNAK (KUB) Putri A.; N. W. Siti; E. Puspani
Jurnal Peternakan Tropika Vol 11 No 1 (2023): Vol. 11 No. 1 Tahun 2023
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah roti merupakan roti yang sudah tidak layak dikonsumsi oleh manusia karena sudah melewati tanggal kadaluarsa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggantian ransum komersial dengan limbah roti terhadap organ dalam Ayam Kampung Unggul Balitnak (KUB). Penelitian ini dilakukan pada bulan juli sampai dengan september 2021 di farm berlokasi di Jalan Banjar Tengah Gulingan, Kelurahan Gulingan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, selama 8 minggu. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan dan 5 ulangan dimana setiap ulangan berisi 2 ekor ayam KUB dengan umur satu minggu sebanyak 30 berat homogen. Perlakuan tersebut adalah P0 ayam KUB dengan ransum komersial 511 tanpa limbah roti, P1 Ayam KUB dengan 75% ransum Komersial 511 + 25% limbah roti dan P2 Ayam KUB dengan 50% ransum komersial 511 + 50% limbah roti. Variabel yang diamati adalah persentase jantung, persentase hati, persentase ginjal, persentase limpa, persentase empedu, persentase proventikulus, presentase ventrikulus. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggantian 25% dan 50% ransum komersial dengan limbah roti berpengaruh nyata (P<0,05) meningkatkan persentase hati. Tetapi berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap persentase jantung, persentase limpa, persentase ginjal, persentase empedu, persentase proventikulus dan persentase ventrikulus.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggantian ransum komersial 511 dengan menggunakan limbah roti sebanyak 25%-50%, meningkakan persentase hati, tetapi memberikan hasil yang sama terhadap persentase jantung, persentase limpa, persentase ginjal, persentase empedu, persentase proventikulus serta persentase ventrikulus. Kata kunci : Ayam KUB, Persentase organ dalam, Limbah roti.
Co-Authors A. A. A. Adinda Savitrie Suamba A. Rastosari A. T. Umiarti A. W. Puger Adnyana I M. P. Agus Putu Wiradhana Anak Agung Putu Putra Wibawa ANGGA D. P., G. B., ANTARI L. Y. S. Apriyanti L. A. S. Ardina Ratna Pramesti Astika I P. E. B. R. T. Putri Basudewa I G. B. Bongi F. Brahmana E. Budi Rahayu Tanama Putri Budiyatmika K. B. Bulkaini (Bulkaini) D. A. WARMADEWI Damanik M. R. DESAK PUTU MAS ARI CANDRAWATI Dewa Putu Indra Pranata Dewi N. M. A. W. Dewi N.K.S Ermawan I G. R. Gunawijaya, Gusti Putu Gusti Ayu Mayani Kristina Dewi Gusti Putu Gunawijaya Hafifah, Ifa Hariyuda I G.P.A. I D. G. A. Udayana I G. Lanang Oka Cakra I G.P.R. Adi I Gede Suarta I Gusti Nyoman Gde Bidura I Komang Budaarsa I M. Mudita I Made Abra Rahastra I Made Adhika I Made Nuriyasa I N. Ardika I N. Suparta I N. T. ARIANA I NYOMAN ARDIKA I Nyoman Sumerta Miwada I NYOMAN SUTARPA SUTAMA I P. A. Astawa I Putu Andhika Putra Setiawan I. A. P. Utami I. G. M. A. Sucipta I. G. M. Rusdianta I. M. Londra I.B. Sudana I.G.A.N.C. Wiguna I.M. Wirawan I.M.J. Hermawan I.P.R.Y. Pradana I.W.P.Widnyana Ida Bagus Gaga Partama Ismia N. F. J. Hellyward Juniartha I P. Jurnal Pepadu Jusnadiartha I W. K. A. Wiyana K.T.D. Deliana Karisma E. D. KRISTIANTI N.W.D. Laksamana K. Y. P. M Ashari Made Ananta Wirya Mahardika C.B.D.P. Manuaba I B.C. Mario A D. D. Mastur - Milasari K. N Puja N. M. A. K. Dewi N.G.K. Roni N.L.G. Sumardani N.L.G. Sumardani N.M.S. Sukmawati N.N.C. Kusumawati N.W. Suniti N.W.E. Setyawati Nainggolan J. R. Nata I G. A. P. S. Ni Gusti Ketut Roni Ni Luh Ayu Kornita Pratiwi Ni Luh Gede Astariyani Ni Luh Gede Sumardani Ni Luh Putu Sriyani Ni Made Paramita Setyani Ni Made Suci Sukmawati Ni Made Witariadi Ni Nengah Soniari Ni Nyoman Candraasih Kusumawati NI WAYAN SUNITI Ni Wayan Tatik Inggriati Nugroho E. P.E.N. Putri Pangestu A. T. Pradana I G. G. Y. Prasetia D. M. R. Pratama I W. A. Priana I M. O. Purnayasa I K. Putri A. Rusmawan I K. A. Santi N. K. D. D. Sari N.M.L.P Setiawan I P. D. W. Setyawan I P. H. Somadiarsa I K. SONGKAM A. M. N Sri Anggreni Lindawati Suardita I K.G Suarjana I P. Sucahya D.G.I SUHENDRA I P. N. D. Suprianto I K. E. Suranjaya I .Gd Susila I M. D. A. Suwardisayoga I M. D. Tina Handayani Nasution Vicky A. R. Wayan Sayang Yupardhi Wedaswara M. Y. P. Wenata S. WIRA SUSANA I W. Witarja N. M. L. E. Wiyardana I P. G.