DESAK PUTU MAS ARI CANDRAWATI
Fakultas Peternakan, Universitas Udayana, Denpasar

Published : 45 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENAMBAHAN PROBIOTIK SACCHAROMYCES SPP. (RAGI TAPE) DALAM RANSUM TERHADAP KARKAS BABI LANDRACE PERSILANGAN Setyawati N. W. E.; I G. N. G. Bidura; D. P. M. A. Candrawati
Jurnal Peternakan Tropika Vol 10 No 3 (2022): Vol. 10 No. 3 Tahun 2022
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan probiotik Saccharomyces spp. (ragi tape) dalam ransum terhadap karkas babi Landrace persilangan. Penelitian dilaksanakan di Banjar Kamasan, Desa Dajan Peken, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan selama kurang lebih tiga bulan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan yaitu P0: Babi Landrace persilangan yang diberikan ransum tanpa probiotik Saccharomyces spp. (ragi tape) sebagai kontrol, P1; Babi Landrace persilangan yang diberikan ransum dengan probiotik Saccharomyces spp. (ragi tape) sebesar 0,1%, P2 : Babi Landrace persilangan yang diberikan ransum dengan probiotik Saccharomyces spp. (ragitape) sebesar 0,2%; dan P3: Babi Landrace persilangan yang diberikan ransum dengan probiotik Saccharomyces spp. (ragi tape) sebesar 0,3%. Masing-masing perlakuan memiliki 4 ulangan. Variabel yang diamati meliputi bobot potong, berat karkas, persentase karkas dan konsumsi protein. Data dianalisis menggunakan sidik ragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian probiotik Saccharomyces spp. (ragi tape) 0,3% (P3) merupakan perlakuan dengan bobot potong, berat karkas, persentase karkas dan konsumsi protein tertinggi dibanding perlakuan lainnya yaitu masing-masing sebesar 74,35 kg/ek, 52,73 kg/ek, 71,06% dan 21.525,61 g/ek serta secara statistik berbeda nyata (P<0,05). Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian probiotik Saccharomyces spp. (ragi tape) yang diberikan pada babi Landrace persilangan dapat menigkatkan bobot potong, berat karkas, persentase karkas dan konsumsi protein. Pemberian probiotik Saccharomyces spp. (ragi tape) sebesar 0,3% merupakan hasil perlakuan terbaik. Kata kunci: Saccharomyces spp. (ragi tape), probiotik, karkas, babi Landrace persilangan
PENGARUH PEMBERIAN SABUN KALSIUM DALAM RANSUM TERHADAP KOMPOSISI FISIK KARKAS ITIK BALI JANTAN Parahita K. L.; D. P. M. A. Candrawati; E. Puspani
Jurnal Peternakan Tropika Vol 10 No 3 (2022): Vol. 10 No. 3 Tahun 2022
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberian ransum yang tepat diharapkan mampu menghasilkan karkas dengan kualitas fisik karkas yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian sabun kalsium dalam ransum terhadap komposisi fisik karkas itik bali jantan umur 2 minggu. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan, 6 ulangan, dan 24 unit percobaan. Setiap unit percobaan menggunakan 4 ekor itik umur 2 minggu dengan berat badan homogen. Perlakuan yang diberikan adalah itik bali jantan yang diberi ransum tanpa sabun kalsium (A), ransum dengan 1% sabun kalsium (B), 2% sabun kalsium (C), dan 3% sabun kalsium (D). Variabel yang diamati adalah berat karkas, persentase karkas, persentase daging, persentase tulang dan persentase lemak daging termasuk kulit. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berat karkas itik bali jantan yang diberi 1% (B), 2% (C) dan 3% (D) sabun kalsium berbeda nyata (P<0,05) daripada kontrol (A). Persentase karkas berbeda tidak nyata (P>0,05) dibanding perlakuan kontrol (A). Persentase daging pada perlakuan B, C, dan D berbeda nyata (P<0,05) daripada kontrol A. Persentase tulang itik bali jantan perlakuan B, C dan D berbeda tidak nyata (P>0,05) dengan kontrol A. Persentase lemak daging termasuk kulit pada perlakuan B berbeda tidak nyata (P>0,05) dibanding kontrol A, sedangkan pada perlakuan C dan D berbeda nyata (P<0,05) dibanding dengan kontrol A. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan sabun kalsium dalam ransum dapat meningkatkan berat karkas dan meningkatkan persentase daging itik bali jantan. Penambahan sabun kalsium sebanyak 2% dan 3% juga mampu menurunkan persentase lemak daging termasuk kulit itik bali jantan. Kata kunci: Sabun kalsium, Itik bali, dan Komposisi fisik karkas
PENGARUH SUPLEMENTASI SABUN KALSIUM DALAM RANSUM TERHADAP PENURUNAN LEMAK ABDOMEN ITIK BALI (Anas sp.) Purnami N.W.; D. P. M. A. Candrawati; E. Puspani
Jurnal Peternakan Tropika Vol 10 No 3 (2022): Vol. 10 No. 3 Tahun 2022
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi sabun kalsium dalam ransum terhadap lemak bantalan, lemak mesenterium, lemak ventrikulus dan lemak abdomen itik bali. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan. Tiap petak kandang percobaan diisi dengan 4 ekor itik bali yang berumur 2 minggu dengan berat badan homogen. Keempat perlakuan tersebut adalah ransum tanpa sambun kalsium sebagai kontrol (A) ransum dengan 1% sabun kalsium (B), ransum dengan 2 % sabun kalsium (C) dan ransum dengan 3 % sabun kalsium (D). Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah lemak bantalan, lemak mesenterium,lemak ventrikulus lemak abdomen. Hasil penelitian menunjukan bahwa rataan bobot potong itik yang diberikan ransum tanpa sabun kalsium (A) sebagai kontrol adalah 696,67g/ekor. Lemak bantalan itik yang mendapat perlakuan B, C dan D nyata (P<0,05) lebih rendah dibandingkan dengan perlakuan A, sedangkan lemak mesenterium dan ventrikulus yang mendapat perlakuan B, C dan D tidak nyata (P>0,05) dibandingkan dengan perlakuan A. Rataan berat lemak abdomen pada perlakuan B C dan Dnyata (P>0,05) lebih rendah dibandingkan dengan perlakuan A. Pemberian sabun kalsium sebanyak 1% dalam ransum memperoleh hasil terbaik terhadap penurunan lemak abdomen, serta pemberian sabun kalsium sampai 3 % dapat menurunkan lemak bantalan itik bali, sedangkan pada lemak mesenterium dan ventrikulus sama dengan kontrol. Kata kunci : itik bali, lemak abdomen, sabun kalsium, suplementasi
PENAMPILAN BROILER YANG DIBERI JUS KULIT BUAH NAGA MELALUI AIR MINUM Maheri N. W. R.; D. P. M. A. Candrawati; G. A. M. K. Dewi
Jurnal Peternakan Tropika Vol 10 No 3 (2022): Vol. 10 No. 3 Tahun 2022
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus kulit buah naga melalui air minum terhadap penampilan ayam broiler yang telah dilaksanakan di Desa Buahan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan selama 5 minggu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan, empat ulangan dan masing-masing ulangan terdiri dari empat ekor ayam. Perlakuan yang diberi yaitu broiler diberi air minum tanpa jus kulit buah naga melalui air minum (P0), broiler yang diberi 2% jus kulit buah naga melalui air minum (P1), broiler yang diberi 4% jus kulit buah naga melalui air minum (P2), dan broiler yang diberi 6% jus kulit buah naga melalui air minum (P3). Variabel yang diamati meliputi konsumsi ransum, konsumsi air minum, berat badan akhir, pertambahan berat badan dan FCR. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsumsi ransum dan konsumsi air minum tidak berbeda nyata (P>0,05) dibandingkan ayam broiler yang mendapat perlakuan P0. Berat badan akhir perlakuan P2 dan P3 nyata (P<0,05) lebih tinggi dibandingkan ayam yang mendapat perlakuan P0 dan P1. Pertambahan bobot badan ayam broiler yang mendapat perlakuan P1, P2, dan P3 nyata (P<0,05) lebih tinggi di bandingkan perlakuan P0, sedangkan nilai FCR keempat perlakuan tidak berbeda nyata (P>0,05). Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pemberian jus kulit buah naga melalui air minum sama dapat meningkatkan konsumsi ransum, konsumsi air minum, dan nilai FCR sedangkan pemberian jus kulit buah naga dalam air minum pada level 2%-6% mampu meningkatkan berat badan akhir dan pertambahan berat badan.Kata Kunci: Jus kulit buah naga, broiler, performa
PENAMBAHAN RAGI TAPE DALAM RANSUM TERHADAP PERFORMA PRODUKSI BABI LANDRACE Ditama I K. N.; A. A. P. P. Wibawa; D. P. M. A. Candrawati
Jurnal Peternakan Tropika Vol 10 No 3 (2022): Vol. 10 No. 3 Tahun 2022
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ragi tape terhadap performa produksi babi landrace. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Tabanan selama tujuh minggu. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari empat perlakuan yaitu P0: Babi landrace yang diberikan ransum tanpa ragi tape sebagai kontrol, P1: Babi landrace yang diberikan ransum ragi tape sebesar 0,1%, P2: Babi landrace yang diberikan ransum dengan ragi tape sebesar 0,2%, P3: Babi landrace yang diberikan ransum dengan ragi tape sebesar 0,3%. Masing-masing perlakuan memiliki empat ulangan. Variabel yang diamati meliputi konsumsi ransum, berat badan akhir, pertambahan berat badan dan Feed Convertion Ratio (FCR). Data dianalisis menggunakan sidik ragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi ransum pemberian ragi tape sebesar 0,1% (P1) berbeda nyata (P<0,05) lebih tinggi dari babi landrace tanpa pemberian ragi tape (P0). Pemberian ragi tape 0,3% (P3) merupakan perlakuan dengan berat badan akhir dan pertambahan berat badan tertinggi dibanding perlakuan lainnya dan secara statistik berbeda nyata (P<0,05). Pemberian ragi tape 0,3% (P3) merupakan perlakuan terbaik dari perlakuan lainnya dan secara statistik bebeda nyata (P<0,05) menurunkan Feed Convertion Ratio (FCR). Berdasarkan penelitian disimpulkan bahwa Pemberian ragi tape yang diberikan pada babi landrace dapat meningkatkan konsumsi ransum pada pemberian ragi tepe sebesar 0,1%, sedangkan pemberian ragi tape sebesar 0,3% dapat meningkatkan berat badan akhir dan pertambahan berat badan. Pada pemberian ragi sebesar 0,3% dapat menurunkan FCR. Kata kunci: Saccharomyces spp. (ragi tape), probiotik, performa produksi, babi landrace
SUPLEMENTASI PROBIOTIK RAGI TAPE (Saccharomyces spp.) DALAM RANSUM TERHADAP PERSENTASE LOIN DAN KOMPOSISI FISIK POTONGAN PRIMAL KARKAS LOIN BABI LANDRACE PERSILANGAN Pradana I P. R. Y.; E. Puspani; D. P. M. A. Candrawati
Jurnal Peternakan Tropika Vol 11 No 2 (2023): Vol. 11 No. 2 Tahun 2023
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi probiotik ragi tape (Saccharomyces spp.) dalam ransum terhadap persentase loin dan potongan primal karkas loin babi Landrace persilangan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan yaitu P0: Babi Landrace persilangan yang diberikan ransum tanpa probiotik ragi tape (Saccharomyces spp.) sebagai kontrol, P1: Babi Landrace persilangan yang diberikan ransum dengan probiotik ragi tape (Saccharomyces spp.) sebesar 0,1%, P2: Babi Landrace persilangan yang diberikan ransum dengan probiotik ragi tape. (Saccharomyces spp) sebesar 0,2%, dan P3: Babi Landrace persilangan yang diberikan ransum dengan probiotik ragi tape (Saccharomyces spp.) sebesar 0,3%. Masing-masing perlakuan memiliki 4 ulangan. Variabel yang diamati meliputi persentase loin dan persentase potongan primal karkas loin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian probiotik ragi tape (Saccharomyces spp.) sebesar 0,1% (P1), 0,2% (P2) dan 0,3% (P3) meningkatkan persentase loin dan potongan primal karkas daging loin babi Landrace persilangan dibandingkan dengan babi yang diberikan ransum tanpa penambahanan probiotik ragi tape (Saccharomyces spp.) dan secara statistik berbeda nyata (P<0,05). Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian probiotik ragi tape (Saccharomyces spp.) yang diberikan pada babi Landrace persilangan dapat meningkatkan persentase loin dan potongan primal karkas daging loin babi Landrace persilangan. Kata kunci: ragi tape (Saccharomyces spp.), probiotik, loin, babi Landrace persilangan
PENGARUH SUPLEMENTASI SABUN KALSIUM DALAM RANSUM TERHADAP SISTEM PENCERNAAN ITIK BALI JANTAN UMUR 2-8 MINGGU Budiarta I K.; E Puspani; D.P.M.A. Candrawati
Jurnal Peternakan Tropika Vol 11 No 1 (2023): Vol. 11 No. 1 Tahun 2023
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi sabun kalsium dalam ransum terhadap sistem pencernaan itik bali jantan umur 2-8 minggu. Penelitian dilaksanakan selama 6 minggu pada kandang itik milikpeternak yang berlokasi di Jl. Tegal Wangi 2 Gang Kavling No. 9, kelurahan Sesetan, Denpasar, Bali. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan, sehingga terdapat 24 unit percobaan. Masing-masing unit percobaan menggunakan 4 ekor itik umur 2 minggu dengan berat badan homogen. Keempat perlakuan tersebut adalah itik bali jantan yang diberi ransum tanpa sabun kalsium (A), itik bali jantan yang diberi ransum 1% sabun kalsium (B), itik bali jantan yang diberi ransum 2% sabun kalsium (C), dan itik bali jantan yang diberi ransum 3% sabun kalsium (D). Variabel yang diamati yaitu panjang usus halus, persentase usus halus, persentase hati, persentase pankreas, dan persentase proventrikulus. Hasil dari penelitian ini menunjukan panjang usus halus perlakuan B, C dan D nyata (P<0,05) lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan A, Persentase usus halus, persentse hati, persentase pankreas dan persentase proventrikulus menghasilkan perbedaan tidak nyata (P>0,05) dibandingkan perlakuan A. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian sabun kalsium sampai 3% tidak mempengaruhi persentase usus halus, persentse hati, persentase pankreas dan persentase proventrikulus, sedangkan pemberian sabun kalsium sampai 3% dapat meningkatkan panjang usus halus. Kata Kunci: Itik bali jantan, Sistem pencernaan, Sabun kalsium
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KULIT BUAH NANAS (Ananas comocus L. Merr) PADA AIR MINUM TERHADAP LEMAK ABDOMINAL AYAM JOPER ., Nurhafidah; Candrawati, D. P. M. A.; Sriyani, N. L. P.
Jurnal Peternakan Tropika Vol 12 No 1 (2024): Vol. 12 No. 1 Tahun 2024
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak kulit buah nanas (ananas comocus L.Merr) pada air minum terhadap lemak bantalan, lemak mesentrium, lemak ventrikulus dan lemak abdomen pada ayam joper. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 5 ulangan. Tiap unit kandang diisi dengan 3 ekor ayam joper yang umur 2 minggu dengan berat badan homogen. Keempat perlakuan tersebut adalah ayam yang diberi air minum tanpa perlakuan sebagai kontrol (P0), ayam yang diberi air minum dengan 6% ekstrak kulit nanas (P1), ayam yang diberi air minum 8% dengan ekstrak kulit nanas (P2), ayam yang diberi air minum dengan 10% ekstrak kulit nanas (P3). Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu lemak bantalan, lemak mesentrium, lemak ventrikulus dan lemak abdominal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayam joper diberi ekstrak kulit nanas dengan perlakuan P1, P2 dan P3 memberikan hasil tidak berbeda nyata (P>0,05) dibandingkan dengan P0 (kontrol). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak kulit buah nanas dengan taraf pemberian sampai 10% melalui air minum memberikan hasil yang sama dibandingkan kontrol terhadap persentase lemak abdominal.
PENGARUH PEMBERIAN SARI AZOLLA PADA AIR MINUM TERHADAP POTONGAN KARKAS BROILER D. P. I., Pranata; Siti, N. W.; Candrawati, D. P. M. A.
Jurnal Peternakan Tropika Vol 12 No 2 (2024): Vol. 12 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian sari azolla pada air minum terhadap potongan karkas broiler. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Bali selama 5 minggu dari persiapan sampai akhir. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan, sehingga terdapat 16 unit percobaan. Setiap unit percobaan berisi 4 ekor broiler yang berumur 7 hari dan broiler yang digunakan sebanyak 64 ekor. Perlakuan yang diberikan adalah broiler yang diberi air minum tanpa sari azolla (P0), broiler yang diberi air minum dengan 2% sari azolla (P1), broiler yang diberi air minum dengan 4% sari azolla (P2), dan broiler yang diberi air minum dengan 6% sari azolla (P3). Variabel yang diamati adalah persentase potongan karkas (dada, paha atas, paha bawah, punggung, dan sayap). Hasil penelitian menunjukkan persentase sayap dan punggung broiler yang mendapat perlakuan P1, P2 dan P3 menurun dibandingkan perlakuan P0, namun secara statistik berbeda tidak nyata (P>0,05). Sedangkan persentase dada, paha atas, dan paha bawah lebih tinggi dari perlakuan P0 namun secara statistik berbeda tidak nyata (P>0,05). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan pemberian sari azolla dalam air minum pada level pemberian 2%, 4%, 6% pada broiler belum mampu meningkatkan potongan karkas.
PERSENTASE LEMAK ABDOMINAL BROILER YANG DIBERIKAN JUS KULIT BUAH NAGA MELAUI AIR MINUM I M. D. A., Saputra; Candrawati, D. P. M. A; Dewi, G.A.M.K.
Jurnal Peternakan Tropika Vol 12 No 2 (2024): Vol. 12 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Animal Husbandry, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus kulit buah naga pada air minum terhadap persentase lemak abdominal pada broiler. Penelitian dilaksanakan di Desa Buahan Kecamatan Tabanan Kabupaten Tabanan pada Bulan Nopember sampai Desember 2021. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan tiap ulangan menggunakan 4 ekor broiler. Tiap unit percobaan diisi 4 ekor ayam. Keempat perlakuan tersebut adalah ayam yang diberi air minum tanpa jus kulit buah naga (P0), ayam yang diberi jus kulit buah naga sebanyak 2% melalui air minum (P1), ayam yang diberi jus kulit buah naga sebanyak 4% melalui air minum (P2) dan ayam yang diberi jus kulit buah naga sebanyak 6% melalui air minum (P3). Variabel yang diamati yaitu bobot potong, persentase lemak bantalan, lemak mesenterium, lemak ventrikulus dan lemak abdominal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian jus kulit buah naga melalui air minum terhadap perlakuan P1, P2 dan P3 menghasilkan bobot potong lebih tinggi dibanding P0. Pada persentase lemak bantalan, lemak mesenterium dan lemak abdominal perlakuan P1, P2, P3 tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap perlakuan P0. Sedangkan pada persentase lemak ventrikulus perlakuan P1, P2, P3 berpengaruh nyata (P<0,05) lebih rendah dibandingkan dengan P0. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian jus kulit buah naga dalam air minum pada broiler umur 35 hari tidak berpengaruh terhadap persentase lemak bantalan dan lemak mesenterium, namun mampu menurunkan persentase lemak ventrikulus dan lemak abdominal dibandingkan dengan pemberian air minum tanpa jus kulit buah naga.