Claim Missing Document
Check
Articles

Motivasi Peserta Didik terhadap Kebugaran Jasmani di Masa Pandemi Covid 19 Valerianus Molo; I Gusti Lanang Agung Parwata; I Ketut Semarayasa
Indonesian Journal of Sport & Tourism Vol. 3 No. 1 (2021): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijst.v3i1.34861

Abstract

Pada massa pandemi covid-19 ini sangat berpengaruh terhadap pola hidup mayarakat serta berpengaruh terhadap aktivitas pembelajaran peserta didik dalam kebugaran jasmani sehingga peran guru dan orang tua serta motivasi sangat diperkukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi peserta didik terhadap kebugaran jasmani di masa pandemi covid-19. Jenis penlitian ini menggunakan metode penelitian deskriptiv kualiatif dengan jenis penelitian survey dan intrumen penelitian ini meliputi test. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini adalah metode survey kuisioner. Sampel yang digunakan terdiri dari 106 peserta didik  dengan populasi sebayak 270 peserta didik. Kemudian pada tahap pelaksanaan penelitian dilakukan pengambilan data menggunakan intrumen dengan pertanyaan 20 butir yang akan di jawab oleh peserta didik yang sudah disiapkan pada tahap perencanaan. Test diberikan kepada kelas sampel yang ditentukan secara non random sampling yaitu quota sampling dengan besaran 39% dari jumlah total populasi. Setelah pemberian test data yang dikumpul akan ditabulasi dan dianalisis. Kemudian kegiatan pada tahap pelaporan meliputi analisis data secara keseluruhan dan perumusan simpulan, serta pembuatan laporan hasil penelitian. Hasil dari penelitian ini yaitu pada faktor instrinsik motivasi peserta didik terhadap kebugaran jasmani di masa pandemi covid-19 memperoleh skor 71,8% Dari hasil analisis 10 pernyataan motivasi intrinsik bila dirata-ratakan memperoleh rata-rata skor 74.4. Sedangkan hasil analisis 10 pernyataan motivasi ekstrinsik bila dirata-ratakan memperoleh rata-rata skor 69.2 dari hasil penelitian ini motivasi peserta didik di kategorikan sangat tinggi. Dengan demikian saran kepada peserta didik agar mempertahankan dan meningkatkan motivasi dalam mempertahakan kebugaran jasmani di masa pandemi covid-19..Kata Kunci : Pendidikan Jasmani, Aktivitas Jasmani, Motivasi
PENERAPAN KOOPERATIF GI MENINGKAT MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR TEKNIK TENDANGAN PENCAK SILAT I Gusti Putu Agus Yogaswara .; I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes .; I Ketut Semarayasa, S.Pd., M.Or. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar teknik dasar tendangan pencak silat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) pada siswa kelas VIII H SMP Negeri 2 Negara. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian siswa kelas VIII H SMP Negeri 2 Negara, yang berjumlah 36 orang, terdiri dari 9 putra dan 27 putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data yang diperoleh adalah untuk motivasi belajar teknik dasar tendangan pencak silat pada siswa VIII H SMP Negeri 2 Negara secara klasikal pada observasi awal 37 (rendah), pada siklus I meningkat menjadi 65 (tinggi), dan pada siklus II meningkat menjadi 76 (tinggi). Sedangkan persentase ketuntasan hasil belajar tendangan pencak silat secara klasikal pada observasi awal 19.4% (sangat kurang), pada siklus I meningkat menjadi 69.4% (cukup), dan pada siklus II meningkat menjadi 88.9% (sangat baik). Berdasarkan analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa motivasi dan hasil belajar teknik dasar tendangan pencak silat siswa meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif GI pada siswa kelas VIII H SMP Negeri 2 Negara tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : GI, Motivasi, Hasil Belajar, Tendangan, Pencak Silat This study aims to increase motivation and learning basic techniques of martial arts kick through the application of cooperative learning model type Group Investigation (GI) in the eighth grade students of SMP N 2 VIII H Negara . This research is a classroom action research conducted in two cycles . Consists of a plan of action , action , evaluation , and reflection . Subjects of this research are 36 student of eighth grade from SMPN 2 Negara, cohsist of 9 men and 27 woment. Was analyzed using descriptive statistical analysis . The result of for the motivation to learn the basic techniques of martial arts kick on student VIII Junior High School H 2 in the classical state at the initial observation are 37 ( low ) , on the first cycle increased to 65 (high) , and on the second cycle increased to 76 (high) . While the percentage of comlpeted learning outcomes of martial arts kick classically on early observations 19.4 % (very less) , on the first cycle increased to 69.4 % (enough) , and on the second cycle increased to 88.9 % (very good) . Based on the data analysis and discussion, it can be concluded that the motivation and learning outcomes of the basic techniques of martial arts kick students increased through the implementation of cooperative learning model GI on eighth grade students of SMP N 2 VIII H Negara school year 2013/2014 .keyword : GI, Motivation, Learning Outcomes, kick, Pencak Silat
KOOPERATIF NHT MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING SEPAK BOLA I Dewa Gede Buda Wisnawa .; I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes .; dr. Adnyana Putra, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing (kaki bagian dalam dan kaki bagian luar) sepak bola melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yaitu guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X Peminatan Sosial 2 SMA Negeri 1 Ubud Tahun Pelajaran 2013/2014, yang berjumlah 31 siswa dengan rincian 7 siswa putri dan 24 siswa putra. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data aktivitas belajar secara klasikal teknik dasar passing sepak bola pada observasi awal adalah 6,3 (cukup), meningkat pada siklus I menjadi 7,59 (aktif), dan meningkat menjadi 8,39 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar secara klasikal pada observasi awal adalah 29,0% (sangat kurang), meningkat pada siklus I menjadi 71,0% (cukup), dan meningkat menjadi 93,55% (sangat baik) pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing (kaki bagian dalam dan kaki bagian luar) sepak bola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas X Peminatan Sosial 2 SMA Negeri 1 Ubud Tahun Pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru Penjasorkes agar menerapkan model pembelajaran ini karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepak bola.Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif, NHT, aktivitas belajar dan hasil belajar, passing sepak bola This study aimed at improving the learning activity and learning results of basic techniques of football passing (inner leg and outer leg) through the implementation of a cooperative learning model NHT. This study is a classroom action research, in form of the teacher as researcher conducted in two cycles. The subjects were students of class X Social Specialisation 2 of SMA Negeri 1 Ubud in the academic year 2013/2014, which amounts to 31 students in which 7 students were female and 24 students male. Data were analyzed by using descriptive statistics. The results of data analysis of learning activity through football basic passing technique clasically in the first observations was 6,3 (enough), increased in the first cycle to 7,59 (active), and increased to 8,39 (active) in the second cycle. Meanwhile, the percentage of learning result clasically in the first observations was 29,0% (very less), increased in the first cycle to 71,0% (enough), and increased to 93,55% (excellent) on the second cycle. It can be concluded that the activity and learning outcomes of passing basic technique (inner leg and outer leg) increased through the implementation of a cooperative learning model NHT in class X Social Specialisation Ubud 2 of SMA Negeri 1 in the academic year 2013/2014. It is recommended to the PE teachers in order to apply this learning model because it is proven to be able to increase the activity and results of learning the basic techniques of football passing.keyword : Cooperative, NHT, activity and their learning result, football passing.
PENERAPAN KOOPERATIF NHT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA BASKET Kadek Sri Setiawati .; I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes .; I Made Satyawan, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2323

Abstract

Jenis penelitian yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Mengwi, merupakan penelitian tindakan kelas yang mempunyai tujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola basket melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Mengwi tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Mengwi, berjumlah 32 orang dengan rincian 23 siswa putri dan 9 siswa putra. Data penelitian dianalisis memakai analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa aktivitas belajar teknik dasar passing bola basket pada observasi awal 6,4 meningkat sebesar 0,4 dari siklus I menjadi 6,8 dan terjadi peningkatan sebesar 1,3 pada siklus II menjadi 8,1. Sedangkan ketuntasan hasil belajar passing bola basket pada observasi awal 15,16% meningkat sebesar 9,84% pada siklus I menjadi 25% dan terjadi peningkatan sebesar 53,12% menjadi 78,12% pada siklus II.Dari hasil analisis data dan pembahasan menyimpulkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola basket meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Mengwi tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru Penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada pembelajaran karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajarKata Kunci : kooperatif, NHT, aktivitas dan hasil belajar, passing bola basket. This type of research conducted at SMP Negeri 1 Mengwi, is a class action which has the aim to increase the activity and results of learning the basic techniques of basketball passing through the implementation of cooperative learning model NHT class VIIA student of SMP Negeri 1 Mengwi academic year 2013/2014. Classroom action research was conducted in two cycles. The subjects were students of class VII A SMP Negeri 1 Mengwi, totaling 32 people with the details of 23 female students and 9 male students. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. Based on the findings that the activity of learning the basic techniques of basketball passing on increased 6.4 preliminary observations from the first cycle of 0.4 to 6.8 and an increase of 1.3 to 8.1 in the second cycle. The average activity of learning the basic techniques of passing the basketball has reached 7.45 with the active category. While mastery of learning outcomes passing basketballs on preliminary observations 64.22% increased by 8.54% in the first cycle to 72.76% and an increase of 5.26% to 78.02% in the second cycle. The average percentage rate of learning the basic techniques of passing the basketball has reached 75.39% in active categories. From the analysis of data and discussion of the activities and results concluded learned the basic techniques of basketball passing up through the application of cooperative learning model NHT A class VII student of SMP Negeri 1 Mengwi academic year 2013/2014. Penjasorkes recommended to teachers to use cooperative learning model NHT on learning because it can increase activity and learning outcomes.keyword : cooperative, NHT, activities and learning outcomes, passing of basketball.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING SEPAK BOLA I Komang Subrata .; I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes .; I Ketut Semarayasa, S.Pd., M.Or. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2346

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 3 Sidemen. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti. Dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII A SMP Negeri 3 Sidemen berjumlah 24 siswa, terdiri dari 12 siswa putra dan 12 siswa putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data untuk aktivitas belajar teknik dasar passing sepakbola pada observasi awal 6,00 (cukup aktif), dan pada siklus I meningkat menjadi 7,93 (aktif) dan 8,33 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar teknik dasar passing sepakbola dari observasi awal sebesar 58,33% (kurang), pada siklus I meningkat menjadi 70,83% (cukup) dan 91,67% (sangat baik) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar siswa teknik dasar passing sepakbola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 3 Sidemen tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD, karena terbukti efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar. Kata Kunci : STAD, aktivitas, hasil belajar, passing sepakbola. This Research to increase result and activity learn elementary technique of football passing through implementation model study of type co-operative of STAD at class student of VIII A SMP Negeri 3 Sidemen. This Research is research of class action that is teacher as researcher. Executed in two cycles which consist of planning step, action, observation and evaluation and refleksi. Research Subyek is class student of VIII A SMP Negeri 3 Sidemen amount to 24 student, consist of 12 student of male and 12 student of female. Data analysed to use descriptive statistic. Pursuant to result of data analysis for activity learn elementary technique of football passing at observation early 6,00 (active enough), and at cycles of I mount to become 7,93 (active) and 8,33 (active) at cycles of II. While percentage result of learning elementary technique of football passing of observation early equal to 58,33% ( less), at cycles of I mount to become 70,83% (enough) and 91,67% ( very good) at cycles of II. Pursuant to result of data analysis and solution concluded that result and activity learn elementary technique student of football passing mount to through implementation model study of type co-operative of STAD at class student of VIII A SMP Negeri 3 Sidemen school year 2013/2014. Suggested to teacher of penjasorkes to use model study of type co-operative of STAD, because effectived proven to increased result and activity learnkeyword : STAD, activity, result of learning, football passing.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL PASSING CONTROL SEPAKBOLA Gede Sepiade .; I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes .; Dr. Wahjoedi,S.Pd,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2359

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing control sepakbola menggunakan kaki bagian dalam melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) pada siswa kelas VII E SMP Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK), dimana guru sebagai peneliti yang dilaksanakan sebanyak dua siklus. Subyek penelitian kelas VII E SMP Negeri 3 Singaraja yang berjumlah 33 siswa (19 siswa putra dan 14 siswa putri). Data aktivitas dinilai oleh 2 orang observer dan hasil belajar dinilai oleh 3 orang evaluator berpatokan pada instrumen penelitian. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data untuk aktivitas belajar passing control sepakbola menggunakan kaki bagian dalam pada observasi awal 6,24 (cukup aktif), dan pada siklus I meningkat menjadi 7,82 (aktif) dan 8,31 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar passing control sepakbola menggunakan kaki bagian dalam dari observasi awal sebesar 21,21% (sangat kurang), pada siklus I meningkat menjadi 66,67% (cukup) dan 87,88% (sangat baik) pada siklus II. Disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing control sepakbola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TPS pada siswa kelas VII E SMP Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TPS, karena terbukti efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.Kata Kunci : TPS, aktivitas, hasil belajar, sepakbola This reseach aimed to improve the activity and learning outcomes football passing control inside of the foot techniques through the implementation of cooperative learning model think pair share (TPS) on VII E graders students of SMP Negeri 3 Singaraja academic year 2013/2014. This research was a classroom action research, it was conducted in two cycles, where the observer as a teacher. Research’s subjects were VII E graders of SMP negeri 3 Singaraja consists of 33 students (19 male and 14 female students). The data activity were assessed by 2 observers meanwhile learning outcomes werw assessed by 3 evaluators which depended of assessment instrument. The date were analysed by using descriptive statistical analysis. Based on data analysis on the activity and learning outcomes football passing control inside of the foot techniques, it is showed that in primary observation the result was 6,24 (moderate active) and increased to 7,82 (active) on cycle I and 8,31 (active) on the cycle II. Meanwhile the percentage fo the activity and learning outcomes football passing control inside of the foot techniques in primary observation showed that it was 21,21% (very lack), on the cycle I it was increased to 66,67% (moderate) and 87,88% (very good) on cycle II. Based on the data analysis and discussion it can be concluded that the activity and learning outcomes of football passing control inside of the foot techniques was improved through the implementation of cooperative learning model TPS on VII E graders students of SMP Negeri 3 Singaraja academic year 2013/2014. Penjasorkes teachers were recommended to implement cooperative learning model TPS, because it has been proven in increasing activity and learning outcomes of the students.keyword : TPS, activities , learning outcomes , football
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL PASSING CONTROL SEPAKBOLA Gede Sepiade .; I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes .; Dr. Wahjoedi,S.Pd,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2360

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing control sepakbola menggunakan kaki bagian dalam melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) pada siswa kelas VII E SMP Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK), dimana guru sebagai peneliti yang dilaksanakan sebanyak dua siklus. Subyek penelitian kelas VII E SMP Negeri 3 Singaraja yang berjumlah 33 siswa (19 siswa putra dan 14 siswa putri). Data aktivitas dinilai oleh 2 orang observer dan hasil belajar dinilai oleh 3 orang evaluator berpatokan pada instrumen penelitian. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data untuk aktivitas belajar passing control sepakbola menggunakan kaki bagian dalam pada observasi awal 6,24 (cukup aktif), dan pada siklus I meningkat menjadi 7,82 (aktif) dan 8,31 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar passing control sepakbola menggunakan kaki bagian dalam dari observasi awal sebesar 21,21% (sangat kurang), pada siklus I meningkat menjadi 66,67% (cukup) dan 87,88% (sangat baik) pada siklus II. Disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing control sepakbola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TPS pada siswa kelas VII E SMP Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TPS, karena terbukti efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.Kata Kunci : TPS, aktivitas, hasil belajar, sepakbola This reseach aimed to improve the activity and learning outcomes football passing control inside of the foot techniques through the implementation of cooperative learning model think pair share (TPS) on VII E graders students of SMP Negeri 3 Singaraja academic year 2013/2014. This research was a classroom action research, it was conducted in two cycles, where the observer as a teacher. Research’s subjects were VII E graders of SMP negeri 3 Singaraja consists of 33 students (19 male and 14 female students). The data activity were assessed by 2 observers meanwhile learning outcomes werw assessed by 3 evaluators which depended of assessment instrument. The date were analysed by using descriptive statistical analysis. Based on data analysis on the activity and learning outcomes football passing control inside of the foot techniques, it is showed that in primary observation the result was 6,24 (moderate active) and increased to 7,82 (active) on cycle I and 8,31 (active) on the cycle II. Meanwhile the percentage fo the activity and learning outcomes football passing control inside of the foot techniques in primary observation showed that it was 21,21% (very lack), on the cycle I it was increased to 66,67% (moderate) and 87,88% (very good) on cycle II. Based on the data analysis and discussion it can be concluded that the activity and learning outcomes of football passing control inside of the foot techniques was improved through the implementation of cooperative learning model TPS on VII E graders students of SMP Negeri 3 Singaraja academic year 2013/2014. Penjasorkes teachers were recommended to implement cooperative learning model TPS, because it has been proven in increasing activity and learning outcomes of the students.keyword : TPS, activities , learning outcomes , football
PENERAPAN KOOPERATIF TIPE NHT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR LEMPAR LEMBING Ni Wayan Murni Nilasari .; I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes .; dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2373

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar lempar lembing melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas XI IPB SMA Negeri 1 Kubutambahan.Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti. Dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IPB SMA Negeri 1 Kubutambahan berjumlah 27 orang, terdiri dari 14 orang putra dan 13 orang putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan aktivitas belajar teknik dasar lempar lembing pada observasi awal 4,51 (kurang aktif) setelah diberi tindakan pada siklus I aktivitas belajar meningkat sebesar 2,03 menjadi 6,54 (cukup aktif) dan mengalami peningkatan sebesar 2,2 menjadi 8,74 (aktif) pada siklus II. Sedangkan ketuntasan hasil belajar teknik dasar lempar lembing dari observasi awal sebesar 29,63% (sangat kurang baik) setelah diberikan tindakan pada siklus I hasil belajar meningkat sebesar 44,45% menjadi 74,08% (cukup baik) dan meningkat sebesar 22,22% menjadi 96,30 (sangat baik) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar siswa teknik dasar lempar lembing meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas XI IPB SMA Negeri 1 Kubutambahan tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT, karena terbukti efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.Kata Kunci : Kata-kata Kunci: Kooperatif NHT, aktivitas, hasil belajar, lempar lembing. This study aims to improve the activity and learning basic techniques javelin through the implementation of cooperative learning model NHT in class XI student of SMA Negeri 1 Bogor Agricultural Kubutambahan.Penelitian this is that the teacher action research as a researcher. Conducted in two cycles consisting of stages of planning, action, observation / evaluation and reflection. Subjects were students of class XI IPB SMAN 1 Kubutambahan numbered 27, consisting of 14 sons and 13 daughters. Data were analyzed using descriptive statistics. Based on the results of this study, the activity of learning the basic techniques of throwing the javelin at the initial observation 4.51 (less active) after a given action in the first cycle of learning activity increased by 2.03 becomes 6.54 (quite active) and an increase of 2.2 to 8.74 (active) in the second cycle. While results completeness learn the basic techniques of observation beginning javelin at 29.63% (very poor) after a given action in the first cycle of learning outcomes increased by 44.45% to 74.08% (pretty good) and increased by 22.22 % to 96.30 (very good) in the second cycle. Based on the analysis of data and discussion concluded that the activities and outcomes of student learning basic techniques javelin increased through the implementation of cooperative learning model NHT in class XI student of SMA Negeri 1 Bogor Agricultural Kubutambahan academic year 2013/2014. Penjasorkes recommended to teachers using cooperative learning model NHT, as proven effective for improving the activity and learning outcomes.keyword : Key words: Cooperative NHT , activities , learning outcomes , javelin
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TGT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH I Putu Suardika .; I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes .; I Ketut Semarayasa, S.Pd., M.Or. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar lompat jauh melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas VIII.i SMP Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti. Dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII.i SMP Negeri 3 Singaraja berjumlah 23, terdiri dari 11 siswa putra dan 12 siswa putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data untuk aktivitas lompat jauh pada observasi awal secara klasikal sebesar 6,3 (kurang aktif), dan pada siklus I meningkat menjadi 7,5 (cukup aktif) dan 8,5 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil lompat jauh pada observasi awal secara klasikal sebesar 30,43% (sangat kurang), pada siklus I 69,57%% (cukup baik) dan 91,30% (sangat baik) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil teknik dasar lompat jauh siswa meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas VIII.i SMP Negeri 3 Singaraja Tahun Pelajaran 2013/2014. Untuk itu disarankan kepada guru penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT untuk meningkatkan aktivitas dan hasil lompat jauhKata Kunci : Kooperatif TGT, aktivitas, hasil belajar, lompat jauh. This study aims to improve the activity and results of learning basic techniques long jump through the implementation of cooperative learning model TGT on VIII.i grade students of SMP Negeri 3 Singaraja academic year 2013/2014 . This research is a classroom action research is the teacher as researcher . Conducted in two cycles consisting of stages of planning , action , observation / evaluation and reflection . Subjects were VIII.i grade students of SMP Negeri 3 Singaraja numbered 23 , consisting of 11 boys and 12 female student . Data were analyzed using descriptive statistics . Based on the analysis of data for the activity of the long jump at the beginning of the classical observation of 6.3 ( less active ) , and the first cycle increased to 7.5 ( moderately active ) and 8.5 ( active ) in the second cycle . While the percentage of the long jump at the beginning of the classical observation by 30.43 % ( very less ) , 69,57% in the first cycle ( pretty good ) and 91.30 % (excellent ) on the second cycle . Based on the analysis of data it can be concluded that the activity and the results of the basic techniques of the long jump increased student through the application of cooperative learning model TGT on VIII.i grade students of SMP Negeri 3 Singaraja Academic Year 2013/2014 . It is recommended to teachers Penjasorkes to use TGT cooperative learning model to enhance the activity and the results of the long jump.keyword : Cooperative TGT, activities , learning outcomes , long jump
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF NHT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR LARI SPRINT Ni Luh Puspita Sari .; I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes .; dr. Made Suadnyani Pasek, S.Ked. .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2378

Abstract

Jenis penelitian yang dilaksanakan di SMP Negeri 2 Kintamani, merupakan penelitian tindakan kelas yang mempunyai tujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar lari sprint melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VIII C SMP Negeri 2 kintamani tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII C SMP Negeri 2 Kintamani, berjumlah 30 orang dengan rincian 16 siswa putri dan 14 siswa putra. Data penelitian dianalisis memakai analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa aktivitas belajar teknik dasar lari sprint pada observasi awal 6,2 meningkat sebesar 0,6 dari siklus I menjadi 6,8 dan terjadi peningkatan sebesar 2,7 pada siklus II menjadi 8,8. Rata-rata aktivitas belajar teknik dasar lari sprint telah mencapai 8,87 dengan kategori aktif. Sedangkan ketuntasan hasil belajar teknik dasar lari sprint pada observasi awal 23,3% meningkat sebesar 6,7% pada siklus I menjadi 30% dan terjadi peningkatan sebesar 60% menjadi 90% pada siklus II. Rata-rata persentase tingkat hasil belajar teknik dasar lari sprint telah mencapai 83,45% dengan kategori baik.Dari hasil analisis data dan pembahasan menyimpulkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar lari sprint meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VIII C SMP Negeri 2 Kintamani tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru Penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada pembelajaran karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.Kata Kunci : kooperatif, NHT, aktivitas dan hasil belajar, lari sprint This type of research conducted at SMP Negeri 2 kintamani, is a class action which has the aim to increase the activity and results of learning the basic techniques of sprint run through the implementation of cooperative learning model NHT class VIII C student of SMP Negeri 2 Kintamani academic year 2013/2014. Classroom action research was conducted in two cycles. The subjects were students of class VIII C SMP Negeri 2 Kintamani, totaling 30 people with the details of 16 female students and 14 male students. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. Based on the findings that the activity of learning the basic techniques of sprint run on increased 6.2 preliminary observations from the first cycle of 0.6 to 6.8 and an increase of 2.7 to 8.8 in the second cycle. The average activity of learning the basic techniques of sprint run has reached 8.87 with the active category. While mastery of learning outcomes sprint run on preliminary observations 23.3% increased by 6.7% in the first cycle to 30% and an increase of 60% to 90% in the second cycle. The average percentage rate of learning the basic techniques of sprint run has reached 83.45% in active categories. From the analysis of data and discussion of the activities and results concluded learned the basic techniques of run sprint up through the implementation of cooperative learning model NHT C class VIII student of SMP Negeri 2 Kintamani academic year 2013/2014. Penjasorkes recommended to teachers to use cooperative learning model NHT on learning because it can increase activity and learning outcomes.keyword : cooperative, NHT, activities and learning outcomes, sprint run
Co-Authors ., Agus Mahardika ., AYU M ARSAVIANINGSIH ., Bayu Cahya Buana Putra ., Dejus Julyantara ., dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked., M.Kes. ., Gede Mertha Ary Pratama ., Gede Yogi Sastra ., I Gusti Agung Bayu Sastra Wibawa ., I Gusti Putu Partayoga Pratama ., I KADEK BUDIARTA ., I Kadek Suantara ., I Ketut Arta Aryawan ., I Ketut Wiradana ., I Komang Darma Santiawan ., I Made Andy Kurniawan ., I Made Harys Kusuma Wardana ., I Made Yudhi Purbadi ., I Made Yudi Parmadi ., I Md Septian Marta y ., I Nym Gd Oka Wahyuna ., I Nyoman Agus Adi Kesuma ., I PT OFAN PATHYA S ., I Putu Beni Pradika ., I Putu Pande Somiantara ., I Putu Sudana ., I Wayan Adnyana Putra ., I Wayan Darmawan ., Ida Bagus Made Kusuma Putra ., Jeki Juirawan Saputra ., Kadek Budiantara ., Kaoka Wisnawa ., Lalu Muh Supriadi w ., Luh Geni Selia Febri ., Nengah Sudirga ., Ni Kadek Ayu Herlina Santika Putri ., Ni Luh Karmila ., Ni Made Wida Ariasih ., Putu Aggy Ambarsari ., Putu Agus Wipra Sanjaya ., PUTU JUNI KUSUMA P ., Suciarta I Gede ., Yuli Setiawan Adnyana Putra Adnyana, I Komang Sukrata Agus Mahardika . Almawardhi . Anak Agung Istri Ngurah Marhaeni Andriani, Luh Mastia Artanayasa, Wayan Artayasa, I Kadek Astika, I P Widhi AYU M ARSAVIANINGSIH . Bagus Pangestu Bangun, Andreo Bayu Cahya Buana Putra . Chandra, Gusti Kade adi Daindo Milla Decky Florentana . Decky Florentana ., Decky Florentana Dejus Julyantara . Dewi Lestari, Luh Kd Giri Alvia Dian Anggraini Dian Anggraini DIPA PRATAMA, DIPA dr. Adnyana Putra, S.Ked. . dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked. . dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked., M.Kes. . dr. Made Suadnyani Pasek, S.Ked. . dr. Putu Adi Saputra, S.Ked. . Gede Doddy Tisna MS Gede Mertha Ary Pratama . Gede Sepiade . Gede Yogi Sastra . Giri Cahya, I Kt. B.P Candra Habibi, Baiq Azmi Sukroyanti, Lovy Herayanti, Wirawan Putrayadi, dan Bq. Rina Amalia Safitri I Dewa Ayu Made Budhyan I Dewa Ayu Made Budhyani I Dewa Gede Buda Wisnawa . I Gede Eka Saputra I Gede Ratnaya I Gede Sudirtha I Gede Suwiwa I Gusti Agung Bayu Sastra Wibawa . I Gusti Putu Agus Yogaswara . I Gusti Putu Partayoga Pratama . I KADEK BUDIARTA . I Kadek Mustika Jaya I Kadek Pegi Kristiawan I Ketut Arta Aryawan . I Ketut Iwan Swadesi I Ketut Yoda I Komang Darma Santiawan . I Komang Oky Trisna Adiputra . I Komang Subrata . I Komang Sukarata Adnyana I Komang Wisnu Budi Wijaya I Kt. B.P Candra Giri Cahya I Made Andy Kurniawan . I Made Harys Kusuma Wardana . I Made Satyawan I Made Tegeh I Made Yudhi Purbadi . I Made Yudi Parmadi . I Nengah Suastika I Nym Gd Oka Wahyuna . I Nyoman Agus Adi Kesuma . I Nyoman Dana Gunantara I Nyoman Jampel I Nyoman Kanca I Nyoman Sudarmada I Nyoman Tos Pasek Wiguna I PT OFAN PATHYA S . I Putu Astrawan . I Putu Beni Pradika . I Putu Panca Adi I Putu Pande Somiantara . I Putu Suardika . I Putu Sucipta . I Putu Sudana . I Wayan Adnyana Putra . I Wayan Arimbawa . I Wayan Artanyasa I Wayan Dedy Hariyanta . I Wayan Lenu Jumata . I Wayan Somenada Ida Bagus Gede Angga Widyanatha . Ida Bagus Gede Indra Mahaditya Ida Bagus Made Kusuma Putra . Ida Bagus Putu Arnyana Jeki Juirawan Saputra . Kadek Ari Sujana . Kadek Oka Satrya Wibawa Kadek Sri Setiawati Kadek Sri Setiawati . Kadek Yogi Parta Lesmana Kaoka Wisnawa . Kapriyadi, I Wayan Januarta Kustria, Kadek Satria Kusuma, I Putu Harya Dana Kusuma Lalu Muh Supriadi w . Luh Dewi Wisuendri Luh Geni Selia Febri . Luh Kd Giri Alvia Dewi Lestari M.Or. S.Pd. I Ketut Semarayasa . Made Agus Dharmadi Made Agus Wijaya Made Budhyana, I Dewa Ayu Made Kurnia Widiastuti Giri Mahaditya, Ida Bagus Gede Indra Maikel Khristy Surbakti Molo, Valerianus Mujiburrahman Mujiburrahman Nengah Sudirga . Ni Kadek Ayu Herlina Santika Putri . Ni Ketut Widiartini Ni Luh Kadek Alit Arsani Ni Luh Karmila . Ni Luh Puspita Sari . Ni Luh Putu Lindiana Oktaviyanti Utami Ni Luh Putu Spyanawati Ni Made Sri Mertasari Ni Made Wida Ariasih . Ni Putu Dewi Sri Wahyuni Ni Putu Diah Yeni Rahayu Ni Putu Dwi Sucita Dartini Ni Wayan Murni Nilasari . Ni Wayan Tirtawati Nurhasanah, Enung Ostavianei, Bernadeth Grace Ostaviani, Bernadeth Grace Pangestu, Bagus Pasek Wiguna, I Nyoman Tos Pratiwi, Kadek Santhi Prengki Gito Sudarsono Putu Aggy Ambarsari . Putu Agus Wipra Sanjaya . PUTU JUNI KUSUMA P . S.Ked. dr. I Made Kusuma Wijaya . S.Ked. dr. Made Budiawan . S.Ked. dr. Made Suadnyani Pasek . S.Ked. dr. Ni Made Sri Dewi Lestari . S.Ked. dr. Putu Adi Saputra . S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Salma Hasna Hamiydah Sawitri, Ni Luh Sembiring, Andre Pranata Setiawati, Kadek Sri Suciarta I Gede . Suratmin Syarif Hidayat UNDIKSHA . Valerianus Molo Wadi, Hairil Wahjoedi Widiadnyana, I Komang Adi Wiguna, I Gusti Lanang Agung Pratama Wiraguna, I Nengah Yudaparmita, Gusti Ngurah Arya Yuli Setiawan . Yuni Lestari .