Claim Missing Document
Check
Articles

Conditions and Strategy for Anxiety in Health Workers at Pandemic Covid-19 Rina Tri Handayani; Suminanto Suminanto; Aquartuti Tri Darmayanti; Aris Widiyanto; Joko Tri Atmojo
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Vol. 3 No. 3 (2020): Agustus 2020
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jikj.v3i3.643

Abstract

The lack of focus to attention on the mental health of health workers has the potential to disrupt or even kill health services and will affect the handling of the Covid-19 pandemic. Anxiety is an early symptom of psychological disorders and is still very likely to be overcome. The purpose of this systematic review is to provide information on conditions and strategies for handling anxiety in health workers during the Covid-19 pandemic. 13 of 106 articles that met the qualitative requirements from various databases such as: Pubmed, Web of Science, Google Scholar, and Elsevier published between 2019-2020. Keywords for this review include: "COVID 19 and Anxiety and Health workers" and "COVID 19 and anxiety and strategy", "COVID 19 and anxiety and Health workers and strategy" and "COVID 19 and anxiety and programs to soThe lack of focus to attention on the mental health of health workers has the potential to disrupt or even kill health services and will affect the handling of the Covid-19 pandemic. Anxiety is an early symptom of psychological disorders and is still very likely to be overcome. The purpose of this systematic review is to provide information on conditions and strategies for handling anxiety in health workers during the Covid-19 pandemic. 13 of 106 articles that met the qualitative requirements from various databases such as: Pubmed, Web of Science, Google Scholar, and Elsevier published between 2019-2020. Keywords for this review include: "COVID 19 and Anxiety and Health workers" and "COVID 19 and anxiety and strategy", "COVID 19 and anxiety and Health workers and strategy" and "COVID 19 and anxiety and programs to solve" and "COVID 19 and anxiety and review". Risk factors for anxiety include: sociodemographic, high working hours, stigma, and concerns exposed to Covid-19. Some steps can be considered including: forming a support group in an effort to resolve anxiety (battle budies), providing counseling services, and coping training.lve" and "COVID 19 and anxiety and review". Risk factors for anxiety include: sociodemographic, high working hours, stigma, and concerns exposed to Covid-19. Some steps can be considered including: forming a support group in an effort to resolve anxiety (battle budies), providing counseling services, and coping training.
Strategi Koping Tenaga Kesehatan selama Pandemi Covid-19 Suminanto Suminanto; Aris Widiyanto; Rina Tri Handayani; Saras Kuntari; Aquartuti Tri Darmayanti; Joko Tri Atmojo
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Vol. 4 No. 1 (2021): Februari 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jikj.v4i1.856

Abstract

Kecemasan, stres dan depresi telah banyak dilaporkan terjadi pada tenaga kesehatan selama Pandemi COVID-19. Mekanisme koping penting dilakukan karena tekanan ekstrim yang dialami oleh petugas kesehatan selama pandemi dapat meningkatkan hasil buruk untuk individu, perawatan pasien dan sistem perawatan kesehatan. Tinjauan sistematis ini bertujuan menyajikan data mekanisme koping pada tenaga kesehatan di berbagai negara. Pencarian basis data sistematis dilakukan pada Desember 2020 - Januari 2021. Basis data yang digunakan: PubMed, Google Scholar, dan NIH.  Kata kunci: “COVID-19 and coping mechanism” dan “health workers and coping mechanism and pandemic”, “mental health and coping mechanism and Health workers and pandemic COVID-19” dan “COVID-19 and coping  and observational study”. Strategi untuk mendukung kesehatan mental tenaga kesehatan profesional selama pandemi antara lain, merotasi pekerja secara rutin, meminimalkan stigma dan memberi apresiasi atas kinerja dan mengupayakan peningkatan praktik spiritual dengan melibatkan pemuka agama.
Meta Analisis: Potensi Faktor Usia dan Jenis Kelamin pada Kejadian Depresi di Masa Pandemi Covid-19 Suminanto Suminanto; Aris Widiyanto; Aquartuti Tri Darmayanti; Dewi Arradini; Rina Tri Handayani; Joko Tri Atmojo
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Vol. 4 No. 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The consistent negative psychosocial impact of the COVID-19 pandemic is mental health disorders in the form of depression. Various studies have shown that several factors can influence, such as gender and age. The purpose of this meta-analysis is to measure the influence of gender and age on the incidence of depression during the COVID-19 pandemic in various countries. Database searches were conducted from January-March 2021. Databases included PubMed, Google Scholar, NIH, CDC, and Science Direct. Key words include: “COVID 19 and depression” and “COVID 19 and depression and adjusted Odds Ratio”, “COVID 19 and depression and age” and “COVID 19 and depression and age and adjusted odds ratio”. 5 articles included to quantitative analysis. People aged ≥ 25 years were 2.65 times more likely to experience depression although the result was not significant OR 2.65 (95% CI 0.98-7.18; P = 0.05). Women had 1.77 times the risk of experiencing depression than men and it was statistically significant OR 1.77 (95% CI 1.36-.2.28; P <0.001).
METAANALISIS RISIKO STRES PADA PETUGAS PELAYANAN KESEHATAN AKIBAT AKSESIBILITAS ALAT PELINDUNG DIRI YANG KURANG MEMADAI DI ERA PANDEMI COVID-19 Rina Tri Handayani; Lilik Hanifah; Aris Widiyanto; Dewi Arradini; Amallia Wijiwinarsih; Joko Tri Atmojo
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Varian baru dari Coronavirus diidentifikasi pada pasien yang terinfeksi mampu menyebabkan penyakit pernapasan akut yang parah dan diberi nama SARS-CoV-2, penyakit yang disebabkan oleh virus itu bernama COVID-19. Seiring dengan meningkatnya kasus COVID-19, tenaga medis biasanya mengalami tingkat stres yang tinggi dalam menjalankan pekerjaannya. Studi ini bertujuan untuk mengetahui risiko stres tenaga kesehatan pada masa pandemi COVID-19 dikaitkan dengan aksesibilitas alat pelindung diri yang kurang memadai. Studi ini merupakan metaanalisis menggunakan PRISMA. Pencarian basis data dilakukan 2020–2021. 11 dari 2.710 studi masuk dalam kriteria untuk dianalisis. Penyajian data menggunakan forest plot dengan model statistik random  effect. Besar adjusted odds ratio (AOR) gabungan menunjukkan bahwa kurangnya aksesibilitas APD meningkatkan risiko stres pada tenaga kesehatan sebesar 1.97 kali (OR=1.97; 95% CI= 1.45 hingga 2.68) secara statistik signifikan (p= <0.001). I2= 81% dan berdasarkan hasil funnel plot terdapat bias publikasi. 
SISTEM PERINGATAN DINI ANAK: A REVIEW Rejo Rejo; Inna Izazi Nur Saputri; Luthfiah Riska Sari; Rina Tri Handayani; Aris Widiyanto
Avicenna : Journal of Health Research Vol 3, No 1 (2020): MARET
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.773 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v3i1.345

Abstract

Latar Belakang: Pasien anak merupakan pasien yang memiliki risiko untuk mengalami gangguan pernapasan atau henti jantung. Ketika hal ini terjadi diperkirakan hanya 15-36% anak yang dapat diselamatkan. Kondisi ini membuat para ahli merekomendasikan penerapan Sistem Intervensi Darurat yang disebut berdasarkan skor peringatan dini anak (Pediatric Early Warning System / PEWS). Namun di Indonesia PEWS di IGD masih jarang dilakukan. Tujuan: Memberikan penjelasan tentang skoring PEWS, validitas, dan juga gambaran penggunaannya di berbagai rumah sakit di Indonesia dan dunia. Metode: Review ini dilakukan dengan menelusuri database diantaranya PubMed dan Google scholar. Kata kunci yang digunakan antara lain: ‘Pediatric Early Warning System 'ATAU' ‘Pediatric Early Warning Score’ ATAU Pediatric Early Warning System AND review”. Penelusuran ini dilakukan mulai dari Februari hingga Maret 2020. Hasil: Berdasarkan penelitian ditemukan bahwa skor PEWS yang tinggi berkorelasi dengan transfer pasien ke ICU yang tidak direncanakan (sensitivitas 88%, dan spesifisitas 93%) untuk skor PEWS. PEWS telah diterapkan di berbagai rumah sakit di Belanda, Inggris dan juga negara lain dengan keandalan yang cukup teruji, sebuah studi menjelaskan bahwa pada 2.979 pasien anak yang masuk ke dalam satu ruang rawat inap selama 12 periode. PEWS terbukti valid dan reliabel untuk mengidentifikasi pasien yang perlu mendapat perawatan intensif atau tidak. Simpulan: PEWS menjadi suatu alat monitoring yang dianggap mampu membantu perawat dalam memantau dan mengontrol kondisi anak, sehingga dapat memberikan laporan secepat mungkin kepada dokter mengenai perburukan kondisi anak. PEWS juga dapat menentukan tingkat perawatan dan ruang dimana anak akan dirawat
The Canadian Emergency Department Triage & Acuity Scale (CTAS) dan Perubahannya: A REVIEW Aris Widiyanto; Rina Tri Handayani; Mahrifatulhijah Mahrifatulhijah; Joko Tri Atmojo; Aquartuti Tri Darmayanti
Avicenna : Journal of Health Research Vol 2, No 2 (2019): Oktober
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.453 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v2i2.311

Abstract

Latar Belakang: Pengelolaan pasien yang efisien pada unit gawat darurat membutuhkan tim medis yang mampu mengidentifikasi dengan benar kebutuhan pasien, menetapkan prioritas dan menerapkan perawatan. Kanada berupaya untuk secara lebih akurat mendefinisikan kebutuhan pasien untuk perawatan yang tepat waktu, mengevaluasi tingkat ketajaman tenaga medis dalam menentukan skala prioritas pasien, mengidentifikasi kebutuhan sumber daya dan kinerja terhadap "tujuan" operasi tertentu. Sehingga dibentuk The Canadian Emergency Department Triage & Acuity Scale (CTAS). Tujuan: Pada aritkel kali ini penulis tertarik untuk membahas mengenai CTAS berkaitan dengan pembaruan dan juga reliabilitasnya. Metode: Review ini dilakukan dengan menelusuri database PubMed, EMBASE, dan CINAHL. Kata kunci yang digunakan antara lain: ‘Triage in emergency 'ATAU' ‘The Canadian Emergency Department Triage & Acuity Scale (CTAS)’ ATAU the Canadian Emergency Department Information System (CEDIS) update” ATAU “the Canadian Paediatric Society (CPS)” ATAU “The Canadian Emergency Department Triage & Acuity Scale (CTAS) update”.Penelusuran ini dilakukan mulai dari Agustus hingga September 2019. Hasil: Tiga perubahan dalam CTAS yaitu: (1) Perubahan level pada penyakit-penyakit yang berkaitan atau disebabkan oleh demam atau peningkatan suhu. (2) pengubah definisi kelemahan adalah “Setiap pasien yang sepenuhnya bergantung pada perawatan pribadi; siapa yang terikat kursi roda; menderita gangguan kognitif yang membatasi kesadaran mereka tentang lingkungan mereka atau kemampuan untuk menghargai waktu, menunjukkan tanda-tanda cachexia dan kelemahan umum; atau lebih dari 80 tahun kecuali jelas kuat secara fisik dan mental. (3) Pengubah demam ‘suhu lebih besar dari 38,5 ° C terlihat tidak sehat ’CTAS level 2 dan‘ suhu lebih tinggi dari 38,5 ° C terlihat baik CT CTAS level 3 akan terbatas untuk anak-anak 3-18 bulan. Simpulan: CTAS adalah triase dengan 5 level yang pada tahun 2016 terdapat 10 komponen triase yang masih menjadi fokus perhatian dan pembaruan. Hingga terdapat setidaknya 3 pembaruan penting. Namun penelitian telah menunjukan bahwa CTAS merupakan metode yang memiliki reliabilitas atau keandalan yang baik.
EFEKTIVITAS DAN POTENSI RISIKO PHYSICAL DISTANCING PADA MASA PANDEMI Joko Tri Atmojo; Ahmad Rois Syujak; Daryanto Daryanto; Sita Wahyu Dwi Jayanti; Suciyati Suciyati; Heni Ernawati; Sri Iswahyuni; Rejo Rejo; Catur Setyorini; Kiki Puspitasary; Lilik Hanifah; Sri Sayekti Heni Sunaryanti; Tri Yuniarti; Isnani Nurhayati; Sri Widayati; Widodo Widodo; Paidi Paidi; Ndaru Syukma Putra; Mega Puspita Sari; Anggie Pradana Putri; Saras Kuntari; Rina Tri Handayani; Aquartuti Tri Darmayanti; Aris Widiyanto; Ahmad Syauqi Mubarok
Avicenna : Journal of Health Research Vol 4, No 1 (2021): MARET
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v4i1.460

Abstract

PROBIOTIK UNTUK KEHAMILAN : A REVIEW Rina Tri Handayani; Ferry Mustofa; Citra Puspita; Rejo Rejo; Joko Tri Atmojo
Avicenna : Journal of Health Research Vol 3, No 1 (2020): MARET
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.893 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v3i1.346

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan sistem pencernaan selama kehamilan mengambil peranan penting dalam proses metabolisme, pemrograman imunologis janin dan menyuplai nutrisi bagi ibu dan janin. Atas dasar ini, mikrobiota usus ibu dianggap berkontribusi terhadap terhadap kesehatan ibu dan janin. Penggunaan probiotik adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk memelihara kesehatan usus, mengaktivitasi mikrobiota agar dapat bermanfaat untuk imunitas, mencegah gangguan atopik, bakterial vaginosis, diabetes mellitus gestasional (GDM) dan hipertensi pada kehamilan. Tujuan: Mengulas manfaat probiotik untuk kehamilan dan kesehatan wanita. Metode: Review ini dilakukan penulis dengan menelusuri database diantaranya PubMed, Google scholar, dan open access science direct untuk mengetahui potensi studi yang memenuhi syarat. Kata kunci yang digunakan antara lain: ‘Probiotic for pregnancy 'ATAU' ‘Probiotic AND hypertension AND Prenancy’ ATAU Probiotic AND Diabetus mellitus” ATAU ‘ Probiotic AND Pregnancy AND Review’. Penelusuran ini dilakukan mulai dari Februari hingga Maret 2020 Hasil: Bakteri jenis Lactobacillus dan Bifidobacterium dapat mengobati dan mencegah bakterial vainosis dengan memproduksi zat antibakteri antara lain reutericyclin, asam organik, bakteriosin, reuterin dan hidrogen peroksida. Hidrogen peroksida (H2O2). Bakteri jenis Streptococcus, Escherichia, Lactobacillus, dan Bifidobacterium dapat mensintesis neurotransmiter dalam sistem saraf otonom, mengubah tonus pembuluh darah, mengubah fungsi endotel, dan memproduksi asam lemak / Short Chain Fatty Acid (SCFA) untuk menurunkan tekanan darah. Selain itu Lactobacillus rhamnosus GG dan Bifidobacterium lactis BB12 dilaporkan dapat menurunkan kdar insulin dan risiko GDM Simpulan: Probiotik merupakan mikroba normal yang ada di dalam tubuh, sehingga penambahan dan penggunaannya dalam terapi dapat dipertimbangkan. Belum dilaporkan adanya efek samping berarti dari penggunaan probiotik dalam jangka panjang ataupun pendek, sehingga alternatif terapi probiotik sangat diperhitungkan untuk diberikan pada ibu hamil.
EFEK PERAWATAN PALIATIF DI UNIT GAWAT DARURAT DAN RASIONALITAS UNTUK DIKEMBANGKAN DI MASA PANDEMI COVID-19 Joko Tri Atmojo; Lilik Hanifah; Rina Tri Handayani; Rejo Rejo; Catur Setyorini; Nova Rahma Widyaningrum; Siti Maesaroh; Isnani Nurhayati; Anita Dewi Lieskusumastuti; Andriani Noerlita Ningrum; Tri Yuniarti; Sri Sayekti Heni Sunaryanti; Sri Iswahyuni; Sabatun Sabatun; Kiki Puspitasary; Nurrochim Nurrochim; Daryanto Daryanto; Ani Nur Fauziah; Meliana Novitasari; Etik Sulistyorini; Yesi Ihdina Fityatal Hasanah; Indarto Indarto; Karmadi Karmadi; Sri Suparti; Ahmad Rois Syujak; Anisa Hidayati; Rinandita Febri Susanti; Rohmi Rohmi; Ndaru Syukma Putra; Galuh Sindi Wardhani; Mifta Aditya; Heni Ernawati; Dewi Arradini; Anggie Pradana Putri; Selvia Anggitasari; Eva Leny Alviani; Saras Kuntari; Aquartuti Tri Darmayanti; Aris Widiyanto; Ahmad Syauqi Mubarok
Avicenna : Journal of Health Research Vol 4, No 2 (2021): OKTOBER
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v4i2.536

Abstract

HUBUNGAN PREMENSTRUAL SYNDROME DAN EMOTION FOCUSED COPING PADA SISWI SMP Aris Widiyanto; Asruria Sani Fajriah; Joko Tri Atmojo; Rina Tri Handayani; Santy Irene Putri
Avicenna : Journal of Health Research Vol 3, No 2 (2020): OKTOBER
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v3i2.421

Abstract

Latar Belakang: PMS adalah sekumpulan keluhan dan gejala fisik, emosional, dan perilaku yang terjadi pada wanita. Gejala PMS tersebut dapat dinilai sebagai stressor dan penilaian wanita terhadap gejala PMS ini memengaruhi upaya coping untuk menghadapi PMS. Coping yang efektif digunakan seorang wanita untuk menghadapi PMS adalah emotion focused coping, ini disebabkan karena wanita lebih menggunakan emosional daripada logika atau rasio dalam menghadapai stressor karena di dalam tubuh wanita terdapat sistem limbik yang lebih aktif dibandingkan pria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan premenstrual syndrome dan emotion focused coping pada siswi SMP. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Besar sampel adalah 62 siswi yang memenuhi kriteria retriksi. Teknik pengumpulan data menggunakan skala kuesioner SPAF (the shortened premenstrual assessment form) dan PMCM (premenstrual coping measure). Teknik analisis data menggunakan korelasi Sprearman. Hasil: Sebagian besar responden mengalami PMS tingkat sangat ringan yaitu sebanyak 34 responden (54,84%) dan sebagian besar skor EFC antara 43-85 yaitu 41 responden (66,13%). Berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji statistik Spearman diperoleh nilai significancy 0,032 (p
Co-Authors Abidin, Sahal Ady Irawan Agusta Dian Ellina Ahmad Rois Syujak Ahmad Rois Syujak Ahmad Rois Syujak Ahmad Syauki Mubarok Ahmad Syauqi Mubarak Ahmad Syauqi Mubarok Ahmad Syauqi Mubarok Ahmad Syauqi Mubarok Ahmad Zamani Ahmad Zamani Akbar, Prima Soultoni Alga Auraldi Alif, Zanuar Sodiqul Amalia Nurul Fatimah Amallia Wijiwinarsih Aminudin, Muhamad Fauzan Anasulfalah, Hakim Andri Setyo Dwi Nugroho Andriani Noerlita Ningrum Anggie Pradana Putri Anggie Pradana Putri Anggie Pradana Putri Anggie Pradana Putri Anggie Pradana Putri Anggun Fitri Handayani Ani Nur Fauziah Anisa Hidayati Anita Dewi Lieskusumastuti Annisa Andriyani Aquartuti Tri Darmayanti Aquartuti Tri Darmayanti Aquartuti Tri Darmayanti Aquartuti tri Darmayanti Aquartuti Tri Darmayanti Aquartuti Tri Darmayanti Darmayanti Arianti, Agustin Novi Arif Iswahyudi Arradini, Dewi Artha Budi Susila Duarsa Atmojo, Joko Tri Ayu Anulus Budi Setiawan Manurung Catur Setyorini Catur Setyorini Catur Setyorini Catur Setyorini Citra Puspita Darmayanti, Aquartuti Tri Darmayanti, Aquartuti Tri Daryanto Daryanto Daryanto Daryanto Daryanto Daryanto Daryanto Daryanto Dewi Arradini Dewi Arradini Dwi Joko Yulianto Endri Adi Saputra Ernawati Ernawati Etik Sulistyorini Eva Leny Alviani Fadilah, Wahyu Fitri Fajriah, Asruria Sani Fara Khansa Azizah Fatimah, Amalia Nurul Febria Reza Kurnia Ferry Mustofa Galuh Sindi Wardani Galuh Sindi Wardhani Hendra Dwi Kurniawan Heni Ernawati Heni Ernawati Heni Heni Ernawati Ika Yuli Ayuningrum Indarto - Indasah Inna Izazi Nur Saputri Irfan Armanto Isnani Nurhayati Isnani Nurhayati Isnani Nurhayati Iswahyuni, Sri Joko Prayitno Joko Tri Atmojo Karmadi Karmadi Kiki Puspitasary Kiki Puspitasary Kiki Puspitasary Krisnanda Aditya Pradana Lilik Hanifah Lilik Hanifah Lilik Hanifah Lilik Hanifah Lilik Hanifah Luthfiah Riska Sari Mahrifatulhijah Mahrifatulhijah Mega Puspita Sari Meliana Novitasari Meliana Novitasari Mifta Aditya Mubarok, Ahmad Syauqi Muhamad Yuli Kartiko Muhammad Fauzan Aminudin Muhammad Haidar Muhammad Tofan Muna Bekti Sayekti Munawaroh, Siti Mar’atul Nabhani Nabhani Nanang Setyawan Nasrul Sani Ndaru Sukma Putra Ndaru Syukma Putra Ndaru Syukma Putra Ningrum, Andriani Noerlita Noerlitaningrum, Andriani Nova Rahma Widyaningrum Nurhayati, Isnani Nurrochim Nurrochim Nurrochim Nurrochim Orchida, Tidy Paidi Paidi Pradana, Krisnanda Aditya Puji Nur Rokhmatun Purwanto Nugroho Putri, Anggie Pradana Rahimuddin, Baso Ramadani, Sofi Indah Ramadhani, Citra Ria Ratna Wardani Ratna Wirawati Rejo Rejo Rejo Rejo Rejo Rejo Rejo Rejo Retno Dewi Prisusanti Rinandita Febri Susanti Rinandita Febri Susanti Rinandita Febri Susanti Rohmi Rohmi Rokhmayanti Rokhmayanti Sabatun Sabatun Santy Irene Putri Saras Kuntari Saras Kuntari Saras Kuntari SATRIYAS ILYAS Selvia Anggitasari Setyorini, Catur Sita Wahyu Dwi Jayanti Siti Maesaroh Siti Mar’atul Munawaroh Sri Hartutik Sri Iswahyuni Sri Iswahyuni Sri Iswahyuni SRI LESTARI Sri Sayekti Heni Sunaryanti Sri Sayekti Heni Sunaryanti Sri Sayekti Heni Sunaryanti Sri Suparti Sri Widayati Suciyati Suciyati Suminanto Suminanto Suminanto Suminanto Suminanto Suminanto Suminanto Suminanto Sunaryanti, Sri Sayekti Heni Suwarto Suwarto Tatik Trisnowati Tio Guntur Prabowo Tobroni, Imam Tri Yuniarti Tri Yuniarti, Tri Trisakti Halimah Delimasari Ulin Nuha Verantika Dewi Saraswati Wahyu Adi Bintoro Wahyudi Wahyudi Widiyanto, Aris Widodo Widodo Yesi Ihdina Fityatal Hasanah Yuly Peristiowati Yuniarti, Tri