Claim Missing Document
Check
Articles

SISTEM PERINGATAN DINI ANAK: A REVIEW Rejo Rejo; Inna Izazi Nur Saputri; Luthfiah Riska Sari; Rina Tri Handayani; Aris Widiyanto
Avicenna : Journal of Health Research Vol 3, No 1 (2020): MARET
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.773 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v3i1.345

Abstract

Latar Belakang: Pasien anak merupakan pasien yang memiliki risiko untuk mengalami gangguan pernapasan atau henti jantung. Ketika hal ini terjadi diperkirakan hanya 15-36% anak yang dapat diselamatkan. Kondisi ini membuat para ahli merekomendasikan penerapan Sistem Intervensi Darurat yang disebut berdasarkan skor peringatan dini anak (Pediatric Early Warning System / PEWS). Namun di Indonesia PEWS di IGD masih jarang dilakukan. Tujuan: Memberikan penjelasan tentang skoring PEWS, validitas, dan juga gambaran penggunaannya di berbagai rumah sakit di Indonesia dan dunia. Metode: Review ini dilakukan dengan menelusuri database diantaranya PubMed dan Google scholar. Kata kunci yang digunakan antara lain: ‘Pediatric Early Warning System 'ATAU' ‘Pediatric Early Warning Score’ ATAU Pediatric Early Warning System AND review”. Penelusuran ini dilakukan mulai dari Februari hingga Maret 2020. Hasil: Berdasarkan penelitian ditemukan bahwa skor PEWS yang tinggi berkorelasi dengan transfer pasien ke ICU yang tidak direncanakan (sensitivitas 88%, dan spesifisitas 93%) untuk skor PEWS. PEWS telah diterapkan di berbagai rumah sakit di Belanda, Inggris dan juga negara lain dengan keandalan yang cukup teruji, sebuah studi menjelaskan bahwa pada 2.979 pasien anak yang masuk ke dalam satu ruang rawat inap selama 12 periode. PEWS terbukti valid dan reliabel untuk mengidentifikasi pasien yang perlu mendapat perawatan intensif atau tidak. Simpulan: PEWS menjadi suatu alat monitoring yang dianggap mampu membantu perawat dalam memantau dan mengontrol kondisi anak, sehingga dapat memberikan laporan secepat mungkin kepada dokter mengenai perburukan kondisi anak. PEWS juga dapat menentukan tingkat perawatan dan ruang dimana anak akan dirawat
The Canadian Emergency Department Triage & Acuity Scale (CTAS) dan Perubahannya: A REVIEW Aris Widiyanto; Rina Tri Handayani; Mahrifatulhijah Mahrifatulhijah; Joko Tri Atmojo; Aquartuti Tri Darmayanti
Avicenna : Journal of Health Research Vol 2, No 2 (2019): Oktober
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.453 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v2i2.311

Abstract

Latar Belakang: Pengelolaan pasien yang efisien pada unit gawat darurat membutuhkan tim medis yang mampu mengidentifikasi dengan benar kebutuhan pasien, menetapkan prioritas dan menerapkan perawatan. Kanada berupaya untuk secara lebih akurat mendefinisikan kebutuhan pasien untuk perawatan yang tepat waktu, mengevaluasi tingkat ketajaman tenaga medis dalam menentukan skala prioritas pasien, mengidentifikasi kebutuhan sumber daya dan kinerja terhadap "tujuan" operasi tertentu. Sehingga dibentuk The Canadian Emergency Department Triage & Acuity Scale (CTAS). Tujuan: Pada aritkel kali ini penulis tertarik untuk membahas mengenai CTAS berkaitan dengan pembaruan dan juga reliabilitasnya. Metode: Review ini dilakukan dengan menelusuri database PubMed, EMBASE, dan CINAHL. Kata kunci yang digunakan antara lain: ‘Triage in emergency 'ATAU' ‘The Canadian Emergency Department Triage & Acuity Scale (CTAS)’ ATAU the Canadian Emergency Department Information System (CEDIS) update” ATAU “the Canadian Paediatric Society (CPS)” ATAU “The Canadian Emergency Department Triage & Acuity Scale (CTAS) update”.Penelusuran ini dilakukan mulai dari Agustus hingga September 2019. Hasil: Tiga perubahan dalam CTAS yaitu: (1) Perubahan level pada penyakit-penyakit yang berkaitan atau disebabkan oleh demam atau peningkatan suhu. (2) pengubah definisi kelemahan adalah “Setiap pasien yang sepenuhnya bergantung pada perawatan pribadi; siapa yang terikat kursi roda; menderita gangguan kognitif yang membatasi kesadaran mereka tentang lingkungan mereka atau kemampuan untuk menghargai waktu, menunjukkan tanda-tanda cachexia dan kelemahan umum; atau lebih dari 80 tahun kecuali jelas kuat secara fisik dan mental. (3) Pengubah demam ‘suhu lebih besar dari 38,5 ° C terlihat tidak sehat ’CTAS level 2 dan‘ suhu lebih tinggi dari 38,5 ° C terlihat baik CT CTAS level 3 akan terbatas untuk anak-anak 3-18 bulan. Simpulan: CTAS adalah triase dengan 5 level yang pada tahun 2016 terdapat 10 komponen triase yang masih menjadi fokus perhatian dan pembaruan. Hingga terdapat setidaknya 3 pembaruan penting. Namun penelitian telah menunjukan bahwa CTAS merupakan metode yang memiliki reliabilitas atau keandalan yang baik.
EFEKTIVITAS DAN POTENSI RISIKO PHYSICAL DISTANCING PADA MASA PANDEMI Joko Tri Atmojo; Ahmad Rois Syujak; Daryanto Daryanto; Sita Wahyu Dwi Jayanti; Suciyati Suciyati; Heni Ernawati; Sri Iswahyuni; Rejo Rejo; Catur Setyorini; Kiki Puspitasary; Lilik Hanifah; Sri Sayekti Heni Sunaryanti; Tri Yuniarti; Isnani Nurhayati; Sri Widayati; Widodo Widodo; Paidi Paidi; Ndaru Syukma Putra; Mega Puspita Sari; Anggie Pradana Putri; Saras Kuntari; Rina Tri Handayani; Aquartuti Tri Darmayanti; Aris Widiyanto; Ahmad Syauqi Mubarok
Avicenna : Journal of Health Research Vol 4, No 1 (2021): MARET
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v4i1.460

Abstract

PROBIOTIK UNTUK KEHAMILAN : A REVIEW Rina Tri Handayani; Ferry Mustofa; Citra Puspita; Rejo Rejo; Joko Tri Atmojo
Avicenna : Journal of Health Research Vol 3, No 1 (2020): MARET
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.893 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v3i1.346

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan sistem pencernaan selama kehamilan mengambil peranan penting dalam proses metabolisme, pemrograman imunologis janin dan menyuplai nutrisi bagi ibu dan janin. Atas dasar ini, mikrobiota usus ibu dianggap berkontribusi terhadap terhadap kesehatan ibu dan janin. Penggunaan probiotik adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk memelihara kesehatan usus, mengaktivitasi mikrobiota agar dapat bermanfaat untuk imunitas, mencegah gangguan atopik, bakterial vaginosis, diabetes mellitus gestasional (GDM) dan hipertensi pada kehamilan. Tujuan: Mengulas manfaat probiotik untuk kehamilan dan kesehatan wanita. Metode: Review ini dilakukan penulis dengan menelusuri database diantaranya PubMed, Google scholar, dan open access science direct untuk mengetahui potensi studi yang memenuhi syarat. Kata kunci yang digunakan antara lain: ‘Probiotic for pregnancy 'ATAU' ‘Probiotic AND hypertension AND Prenancy’ ATAU Probiotic AND Diabetus mellitus” ATAU ‘ Probiotic AND Pregnancy AND Review’. Penelusuran ini dilakukan mulai dari Februari hingga Maret 2020 Hasil: Bakteri jenis Lactobacillus dan Bifidobacterium dapat mengobati dan mencegah bakterial vainosis dengan memproduksi zat antibakteri antara lain reutericyclin, asam organik, bakteriosin, reuterin dan hidrogen peroksida. Hidrogen peroksida (H2O2). Bakteri jenis Streptococcus, Escherichia, Lactobacillus, dan Bifidobacterium dapat mensintesis neurotransmiter dalam sistem saraf otonom, mengubah tonus pembuluh darah, mengubah fungsi endotel, dan memproduksi asam lemak / Short Chain Fatty Acid (SCFA) untuk menurunkan tekanan darah. Selain itu Lactobacillus rhamnosus GG dan Bifidobacterium lactis BB12 dilaporkan dapat menurunkan kdar insulin dan risiko GDM Simpulan: Probiotik merupakan mikroba normal yang ada di dalam tubuh, sehingga penambahan dan penggunaannya dalam terapi dapat dipertimbangkan. Belum dilaporkan adanya efek samping berarti dari penggunaan probiotik dalam jangka panjang ataupun pendek, sehingga alternatif terapi probiotik sangat diperhitungkan untuk diberikan pada ibu hamil.
EFEK PERAWATAN PALIATIF DI UNIT GAWAT DARURAT DAN RASIONALITAS UNTUK DIKEMBANGKAN DI MASA PANDEMI COVID-19 Joko Tri Atmojo; Lilik Hanifah; Rina Tri Handayani; Rejo Rejo; Catur Setyorini; Nova Rahma Widyaningrum; Siti Maesaroh; Isnani Nurhayati; Anita Dewi Lieskusumastuti; Andriani Noerlita Ningrum; Tri Yuniarti; Sri Sayekti Heni Sunaryanti; Sri Iswahyuni; Sabatun Sabatun; Kiki Puspitasary; Nurrochim Nurrochim; Daryanto Daryanto; Ani Nur Fauziah; Meliana Novitasari; Etik Sulistyorini; Yesi Ihdina Fityatal Hasanah; Indarto Indarto; Karmadi Karmadi; Sri Suparti; Ahmad Rois Syujak; Anisa Hidayati; Rinandita Febri Susanti; Rohmi Rohmi; Ndaru Syukma Putra; Galuh Sindi Wardhani; Mifta Aditya; Heni Ernawati; Dewi Arradini; Anggie Pradana Putri; Selvia Anggitasari; Eva Leny Alviani; Saras Kuntari; Aquartuti Tri Darmayanti; Aris Widiyanto; Ahmad Syauqi Mubarok
Avicenna : Journal of Health Research Vol 4, No 2 (2021): OKTOBER
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v4i2.536

Abstract

HUBUNGAN PREMENSTRUAL SYNDROME DAN EMOTION FOCUSED COPING PADA SISWI SMP Aris Widiyanto; Asruria Sani Fajriah; Joko Tri Atmojo; Rina Tri Handayani; Santy Irene Putri
Avicenna : Journal of Health Research Vol 3, No 2 (2020): OKTOBER
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v3i2.421

Abstract

Latar Belakang: PMS adalah sekumpulan keluhan dan gejala fisik, emosional, dan perilaku yang terjadi pada wanita. Gejala PMS tersebut dapat dinilai sebagai stressor dan penilaian wanita terhadap gejala PMS ini memengaruhi upaya coping untuk menghadapi PMS. Coping yang efektif digunakan seorang wanita untuk menghadapi PMS adalah emotion focused coping, ini disebabkan karena wanita lebih menggunakan emosional daripada logika atau rasio dalam menghadapai stressor karena di dalam tubuh wanita terdapat sistem limbik yang lebih aktif dibandingkan pria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan premenstrual syndrome dan emotion focused coping pada siswi SMP. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Besar sampel adalah 62 siswi yang memenuhi kriteria retriksi. Teknik pengumpulan data menggunakan skala kuesioner SPAF (the shortened premenstrual assessment form) dan PMCM (premenstrual coping measure). Teknik analisis data menggunakan korelasi Sprearman. Hasil: Sebagian besar responden mengalami PMS tingkat sangat ringan yaitu sebanyak 34 responden (54,84%) dan sebagian besar skor EFC antara 43-85 yaitu 41 responden (66,13%). Berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji statistik Spearman diperoleh nilai significancy 0,032 (p
EFEKTIVITAS MASKER MEDIS DALAM MENCEGAH PENULARAN COVID-19 Joko Tri Atmojo; Lilik Hanifah; Rina Tri Handayani; Rejo Rejo; Catur Setyorini; Nova Rahma Widyaningrum; Siti Maesaroh; Isnani Nurhayati; Anita Dewi Lieskusumastuti; Andriani Noerlita Ningrum; Tri Yuniarti; Sri Sayekti Heni Sunaryanti; Sri Iswahyuni; Sabatun Sabatun; Kiki Puspitasary; Nurrochim Nurrochim; Daryanto Daryanto; Ani Nur Fauziah; Meliana Novitasari; Etik Sulistyorini; Yesi Ihdina Fityatal Hasanah; Indarto Indarto; Karmadi Karmadi; Sri Suparti; Ahmad Rois Syujak; Anisa Hidayati; Rinandita Febri Susanti; Rohmi Rohmi; Ndaru Syukma Putra; Galuh Sindi Wardhani; Mifta Aditya; Heni Heni Ernawati; Dewi Arradini; Anggie Pradana Putri; Budi Setiawan Manurung; Tio Guntur Prabowo; Saras Kuntari; Aquartuti Tri Darmayanti; Aris Widiyanto; Ahmad Syauqi Mubarok
Avicenna : Journal of Health Research Vol 4, No 2 (2021): OKTOBER
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v4i2.537

Abstract

PENGGUNAAN MASKER DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN COVID-19: RASIONALITAS, EFEKTIVITAS, DAN ISU TERKINI Joko Tri Atmojo; Sri Iswahyuni; Rejo Rejo; Catur Setyorini; Kiki Puspitasary; Heni Ernawati; Ahmad Rois Syujak; Purwanto Nugroho; Ndaru Sukma Putra; Nurrochim Nurrochim; Nanang Setyawan; Rinandita Febri Susanti; Suwarto Suwarto; Muhammad Haidar; Wahyudi Wahyudi; Arif Iswahyudi; Muhammad Tofan; Wahyu Adi Bintoro; Anggie Pradana Putri; Saras Kuntari; Rina Tri Handayani; Aquartuti Tri Darmayanti; Aris Widiyanto; Ahmad Syauki Mubarok
Avicenna : Journal of Health Research Vol 3, No 2 (2020): OKTOBER
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v3i2.420

Abstract

Latar Belakang: Pandemi Covid-19 yang sedang terjadi disebabkan oleh adanya proses mutasi dari virus SARS-CoV menjadi sangat infeksius, pasien dalam masa inkubasi dan asimptomatis dapat menyebarkan virus. Penggunaan masker menjadi kebijakan yang telah diterapkan hampir diseluruh dunia (universal masking), salah satunya masker kain untuk masyarakat umum. Tujuan: Ketidakpastian seputar efektivitas dan dampak masker kain buatan sendiri pada transmisi Covid-19, maka tim penulis akan memberikan tinjauan terkait efektivitas penggunaan berbagai jenis masker. Metode: Proses tinjauan dilakukan dengan mencari berbagai artikel melalui basis data sejak Juli – Agustus 2020. Pencarian diperoleh dari berbagai basis data seperti: PUBMED, MEDLINE, CINAHL, dan Google Scholar dengan rentang publikasi artikel antara tahun 2010-2020. Tidak ada upaya dari penulis untuk mencari secara spesifik artikel-artikel tidak terpublikasi. Kata kunci yang digunakan adalah “mask and COVID-19 DAN “utility and mask and COVID-19” DAN “effectiveness. Hasil: Masker N95 dan masker bedah memiliki efektifitas di atas 90%. Jenis masker kain yang dianjurkan adalah masker kain 3 lapis (lapisan dalam dari bahan penyerap seperti kapas, lapisan tengah dari bahan bukan tenunan seperti polypropylene, dan lapisan luar dari bahan non-penyerap, seperti campuran poliester atau poliester). Penggunaan masker pada anak-anak harus dibawah pengawasan, berbagai studi melaporkan adanya potensi gangguan pernafasan pada anak bila menggunakan masker. Simpulan: Penggunaan masker kain harus memperhatikan manfaat, masker kain 1 lapis seperti scuba dan buff sangat tidak dianjurkan, guna mendapatkan perlindungan maksimal selama pandemi penggunaan masker harus diikuti protokol kesehatan lain seperti menjaga jarak dan rajin mencuci tangan . Untuk anak-anak penggunaan masker dapat digantian face shield dalam upaya mencegah gangguan pernafasan, kondisi tertentu penggunaan masker pada anak dapat dilakukan dalam pengawasan orang dewasa.
EFEKTIFITAS PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MODEL WORD SQUARE TERHADAP KETERAMPILAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DI DESA GEMBOL, NGAWI Aris Widiyanto; Krisnanda Aditya Pradana; Yuly Peristiowati; Agusta Dian Ellina; Joko Tri Atmojo; Asruria Sani Fajriah; Rina Tri Handayani
Avicenna : Journal of Health Research Vol 4, No 1 (2021): MARET
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v4i1.467

Abstract

Examination Of Uric Acid Levels And Counseling In Ngaglik Village Batu City, East Java Aris Widiyanto; Santy Irene Putri; Joko Tri Atmojo; Prima Soultoni Akbar; Retno Dewi Prisusanti; Asruria Sani Fajriah; Rina Tri Handayani
Jurnal Empathy Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Empathy Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 2 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37341/jurnalempathy.v2i1.33

Abstract

Background: Uric0acid0is0a0produc0of0purine0metabolism. There are several causes of gout, inclu­ding changes in diet, consumption of drugs, and alcohol consumption. The purpose of implementing this community service activity is to provide education to the community in Ngaglik Village and to check uric acid levels. Based on the team's observations on several residents in Ngaglik Village, it was found that most residents did not have sufficient knowledge about gout and did not carry out routine health checks. Methods: In order to increase awareness and understanding of residents about health care efforts, especially preventing gout, the team coordinated with the urban village to carry out community service activities in Ngaglik Village, Batu City, East Java. The target in implementing this program is all residents in the Ngaglik Village, Batu City. Community service activities were carried out on April 6, 2021, attended by the village head and also village officials and babinsa. Results: The result that has been achieved in this service is that all of the people present have undergone examination and counseling. Conclusion: After carrying out the activity, it is hoped that the community can follow up on the results of the examination and improve the behavior of efforts to prevent gout.
Co-Authors Abidin, Sahal Ady Irawan Agusta Dian Ellina Ahmad Rois Syujak Ahmad Rois Syujak Ahmad Rois Syujak Ahmad Syauki Mubarok Ahmad Syauqi Mubarak Ahmad Syauqi Mubarok Ahmad Syauqi Mubarok Ahmad Syauqi Mubarok Ahmad Zamani Ahmad Zamani Akbar, Prima Soultoni Alga Auraldi Alif, Zanuar Sodiqul Amalia Nurul Fatimah Amallia Wijiwinarsih Aminudin, Muhamad Fauzan Anasulfalah, Hakim Andri Setyo Dwi Nugroho Andriani Noerlita Ningrum Anggie Pradana Putri Anggie Pradana Putri Anggie Pradana Putri Anggie Pradana Putri Anggie Pradana Putri Anggun Fitri Handayani Ani Nur Fauziah Anisa Hidayati Anita Dewi Lieskusumastuti Annisa Andriyani Aquartuti Tri Darmayanti Aquartuti Tri Darmayanti Aquartuti tri Darmayanti Aquartuti Tri Darmayanti Aquartuti Tri Darmayanti Aquartuti Tri Darmayanti Darmayanti Arianti, Agustin Novi Arif Iswahyudi Arradini, Dewi Artha Budi Susila Duarsa Atmojo, Joko Tri Ayu Anulus Budi Setiawan Manurung Catur Setyorini Catur Setyorini Catur Setyorini Catur Setyorini Citra Puspita Darmayanti, Aquartuti Tri Darmayanti, Aquartuti Tri Daryanto Daryanto Daryanto Daryanto Daryanto Daryanto Daryanto Daryanto Dewi Arradini Dewi Arradini Dwi Joko Yulianto Endri Adi Saputra Ernawati Ernawati Etik Sulistyorini Eva Leny Alviani Fadilah, Wahyu Fitri Fajriah, Asruria Sani Fara Khansa Azizah Fatimah, Amalia Nurul Febria Reza Kurnia Ferry Mustofa Galuh Sindi Wardani Galuh Sindi Wardhani Hendra Dwi Kurniawan Heni Ernawati Heni Ernawati Heni Heni Ernawati Ika Yuli Ayuningrum Indarto - Indasah Inna Izazi Nur Saputri Irfan Armanto Isnani Nurhayati Isnani Nurhayati Isnani Nurhayati Iswahyuni, Sri Joko Prayitno Joko Tri Atmojo Joko Tri Atmojo Karmadi Karmadi Kiki Puspitasary Kiki Puspitasary Kiki Puspitasary Krisnanda Aditya Pradana Krisnanda Aditya Pradana Lilik Hanifah Lilik Hanifah Lilik Hanifah Lilik Hanifah Lilik Hanifah Luthfiah Riska Sari Mahrifatulhijah Mahrifatulhijah Mega Puspita Sari Meliana Novitasari Meliana Novitasari Mifta Aditya Mubarok, Ahmad Syauqi Muhamad Yuli Kartiko Muhammad Fauzan Aminudin Muhammad Haidar Muhammad Tofan Muna Bekti Sayekti Munawaroh, Siti Mar’atul Nabhani Nabhani Nanang Setyawan Nasrul Sani Ndaru Sukma Putra Ndaru Syukma Putra Ndaru Syukma Putra Ningrum, Andriani Noerlita Noerlitaningrum, Andriani Nova Rahma Widyaningrum Nurhayati, Isnani Nurrochim Nurrochim Nurrochim Nurrochim Orchida, Tidy Paidi Paidi Perdana Prabasari Putri Ichsani Pradana, Krisnanda Aditya Puji Nur Rokhmatun Purwanto Nugroho Putri, Anggie Pradana Rafa Amartya Sukadi Rahimuddin, Baso Ramadani, Sofi Indah Ramadhani, Citra Ria Ratna Wardani Ratna Wirawati Rejo Rejo Rejo Rejo Rejo Rejo Rejo Rejo Retno Dewi Prisusanti Rinandita Febri Susanti Rinandita Febri Susanti Rinandita Febri Susanti Rohmi Rohmi Rokhmayanti Rokhmayanti Sabatun Sabatun Santy Irene Putri Saras Kuntari Saras Kuntari Saras Kuntari SATRIYAS ILYAS Selvia Anggitasari Setyorini, Catur Sita Wahyu Dwi Jayanti Siti Maesaroh Siti Mar’atul Munawaroh Sri Hartutik Sri Iswahyuni Sri Iswahyuni Sri Iswahyuni SRI LESTARI Sri Sayekti Heni Sunaryanti Sri Sayekti Heni Sunaryanti Sri Sayekti Heni Sunaryanti Sri Suparti Sri Widayati Suciyati Suciyati Suminanto Suminanto Suminanto Suminanto Suminanto Suminanto Suminanto Suminanto Sunaryanti, Sri Sayekti Heni Suwarto Suwarto Tatik Trisnowati Tio Guntur Prabowo Tobroni, Imam Tri Yuniarti Tri Yuniarti, Tri Trisakti Halimah Delimasari Ulin Nuha Verantika Dewi Saraswati Wahyu Adi Bintoro Wahyudi Wahyudi Widiyanto, Aris Widodo Widodo Yesi Ihdina Fityatal Hasanah Yuly Peristiowati Yuniarti, Tri