Claim Missing Document
Check
Articles

Perbandingan Angka Kuman Lantai Ruang Isolasi, Ruang Perawatan Sebelum dan Sesudah Pengepelan di RSUD Pangeran Jaya Sumitra Kotabaru Tahun 2024 Fadhillah, Harris; Arifin, Arifin; Khair, Abdul; Juanda, Juanda
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 11 (2025): April
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i11.407

Abstract

Rumah Sakit sebagai sarana pelayanan kesehatan, tempat berkumpulnya orang sakit maupun orang sehat dapat menjadi tempat penularan penyakit, gangguan kesehatan serta kemungkinan terjadinya pencemaran lingkungan, sehingga perlunya upaya kebersihan lantai rumah sakit yang memeiliki peran penting dalam mencegah insfeksi nosokomial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan angka kuman lantai ruang isolasi, ruang perawatan sebelum dan sesudah pengepelan di RSUD Pangeran Jaya Sumitra Kotabaru. Penelitian ini menggunakan desain pre test – post test dengan teknik purposive sampling. Angka kuman lantai diukur dengan metode swab sebelum dan sesudah pengepelan lantai, sampel diambil di ruang isolasi dan ruang perawatan dengan jumlah 8 sampel di RSUD Pangeran Jaya Sumitra Kotabaru. Data di analisis menggunakan uji Paired Sample Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara angka kuman lantai ruang isolasi dan ruang perawatan sebelum dan sesudah pengepelan lantai dengan nilai sig (2-tailed) 0,017 < 0,05. Perlu dilakukan upaya khuauanya oleh pihak sanitasi sumah sakit berupa evaluasi metode pembersihan untuk meningkatkan efektivitas tingkat kebersihan dan mengurasi risiko penyebaran kuman, serta melakukan inspeksi sanitasi ruangan dan bangunan secara rutin untuk menjaga kebersihan dan Kesehatan lingkungan Rumah Sakit.
The Ability of Alum to Reduce Color in Sasirangan Home Industry Wastewater Khair, Abdul; Noraida, Noraida
Medical Laboratory Technology Journal Vol. 11 No. 1 (2025): June
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Analis Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/mltj.v11i1.608

Abstract

Water is the main need of living things in the world. Water determines the sustainability of living things. Humans, animals, and plants depend on water for their survival. Therefore, water should always meet the standards that have been set. Wastewater from the home-based sasirangan industry has distinctive characteristics in the form of the color of wastewater that has not been managed properly. The purpose of this study was to determine the ability of alum to reduce the color of home-based sasirangan industry wastewater. The type of research is a true experiment, with the population being all home-based sasirangan industry wastewater in Atun Sasirangan Cempaka. The sample is part of the wastewater. The wastewater was put into 25 containers for 5 treatments of alum addition with concentrations of 40%, 80%, 160%, 240%, and 320%.  Each treatment was repeated 5 times. The results showed that the average value of wastewater color after treatment ranged from 140.5 to 179.2 Pt-Co. The lowest average value was in the treatment of adding alum with a concentration of 160%. It is concluded that alum is able to reduce the color of home-based sasirangan industry wastewater. It is recommended that the handling of wastewater color problems in the sasirangan fabric home industry use alum as a coagulant in the treatment method.
Pengaruh Variasi Dosis Koagulan Alami Serbuk Biji Mengkudu (Morinda Citrifolia L) terhadap Kekeruhan Air Sungai Hadianor, Hadianor; Khair, Abdul; A, Syarifudin
Jurnal Kesehatan Indonesia Vol 15 No 3 (2025): Juli 2025
Publisher : HB PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33657/jurkessia.v15i03.1056

Abstract

Turbidity is one of the important parameters in determining the quality of clean water. The river water used by the people of Desa Melayu Tengah as a source of daily needs has a turbidity level that exceeds the standard quality threshold. This study aims to determine the effect of varying doses of the natural coagulant from noni seed powder (Morinda citrifolia L.) on the reduction of river water turbidity. This study uses the true experimental method with a post-test only with control group design. Water samples were taken from the Martapura River, then treated with varying coagulant doses of 0 mg/L, 25 mg/L, 50 mg/L, and 75 mg/L, each with 6 repetitions. Data analysis was conducted using the one-way ANOVA test followed by the LSD (least significant difference) test. The research results showed a significant difference between the treatment groups (p < 0.001), with the optimum dose at 25 mg/L. However, the turbidity value after treatment has not yet reached the quality standard (< 3 NTU) based on Permenkes No. 2 of 2023. The use of this material still requires further development, including in terms of extraction methods, the correct dosage, and the possibility of combining it with other more reactive coagulant materials. For the time being, the public is still advised to use proven effective water purification methods, such as simple filtration, sedimentation with alum, or household filtration systems based on sand and activated charcoal.
Pelatihan Penurunan Tingkat Kekeruhan Air Sungai Di Desa Sungai Rangas Tengah Khair, Abdul; Noraida, Noraida; Lutpiatina, Leka
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): JPEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v1i2.352

Abstract

Sebagian besar masyarakat di Desa Sungai Rangas Tengah memperoleh air untuk keperluan sehari-hari dari air sungai yang melintas di desa tersebut. Bila belum digunakan maka air disimpan di dalam drum atau tempat penyimpanan air lainnya. Diketahui tingkat kekeruhan air (56 NTU) melebihi persyaratan yang ditetapkan (< 25 NTU) meskipun pH masih sesuai (6,8). Ada masyarakat mengolah air sungai yang keruh menggunakan tawas, namun dosis tawas yang digunakan dan cara pengolahan yang dilakukan tidak sesuai. Hal tersebut mengakibatkan rasa air menjadi asam, sepat, bahkan terkadang air tidak berubah menjadi jernih. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di desa ini ditujukan untuk melatih masyarakat membuat sediaan tawas dan menurunkan tingkat kekeruhan air sungai untuk keperluannya sehari-hari. Lama waktu seluruh kegiatan adalah 6 bulan dengan melibatkan Sanitarian Puskesmas Martapura Barat. Jumlah sasaran sebanyak 50 kepala keluarga. Kegiatan utama berupa pemberian materi dan pelatihan tentang cara pengolahan air sungai menggunakan tawas. Hasil posttest dari penyuluhan dan pelatihan menunjukkan bahwa seluruh sasaran (100%) dapat menjawab pertanyaan dengan benar. Selanjutnya monitoring dan evaluasi dilakukan untuk melihat secara langsung cara penerapan pengolahan air sungai menggunakan tawas di rumah masyarakat. Diharapkan kegiatan membantu penyediaan air bersih bagi masyarakat di desa Sungai Rangas Tengah.
The Effect of Transparency and Sharia Services on Customer Satisfaction in Murabahah Financing Services Khair, Abdul; Muslim, Muhammad; Fahreza, M. Rizky; Ferdiansyah, Ferdiansyah; Syahputra, Deni
Al-Sharf: Jurnal Ekonomi Islam Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmat Islamiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56114/al-sharf.v6i3.12538

Abstract

This study aims to determine the effect of transparency and sharia services on customer satisfaction with murabahah financing services at BSI KCP Stabat. The background of this study is based on the importance of information transparency and services that reflect Islamic values in enhancing customer trust and comfort in transactions. This study employs a quantitative method with an associative relationship type, and data was collected through the distribution of questionnaires to 60 respondents who are murabahah financing customers. The sampling technique used was purposive sampling. Data were analysed using SPSS version 21 through the stages of validity testing, reliability testing, classical assumptions, multiple linear regression, and hypothesis testing. The results of the study indicate that both independent variables, namely transparency and sharia services, have a significant effect on customer satisfaction. The coefficient of determination (R²) value of 0.871 indicates that 87.1% of customer satisfaction can be explained by transparency and sharia services. The t-test also shows that each variable has an individual effect, with transparency having a significance value of 0.006 and sharia services having a significance value of 0.000. It can be concluded that the higher the level of information disclosure and the better the sharia services provided, the higher the customer satisfaction. This finding emphasizes the importance of improving transparency and the quality of services based on Islamic values as a strategy to maintain customer loyalty.
Dinamika Hubungan Antara Wisatawan Dan Masyarakat Lokal Serta Dampaknya Terhadap Ekonomi Keluarga Khair, Abdul; Pratama , Didin
JURNAL ECONOMINA Vol. 4 No. 4 (2025): JURNAL ECONOMINA, April 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/economina.v4i4.1549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dinamika hubungan antara wisatawan dan masyarakat lokal serta dampaknya terhadap ekonomi keluarga dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Fokus kajian diarahkan pada interaksi sosial, pola komunikasi, dan bentuk adaptasi masyarakat dalam merespons kehadiran wisatawan, yang tidak hanya mencerminkan proses akulturasi budaya tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap perubahan sosial-ekonomi di tingkat rumah tangga. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta studi dokumentasi untuk menggali persepsi dan pengalaman masyarakat lokal terkait keterlibatan mereka dalam aktivitas pariwisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan harmonis antara wisatawan dan masyarakat lokal mampu mendorong tumbuhnya usaha kecil, peningkatan kesempatan kerja, serta diversifikasi sumber pendapatan keluarga, terutama di sektor kuliner, kerajinan tangan, dan jasa pemandu wisata. Namun demikian, ditemukan pula tantangan berupa potensi ketimpangan ekonomi, pergeseran nilai budaya, serta meningkatnya ketergantungan pada sektor pariwisata yang berisiko terhadap keberlanjutan ekonomi keluarga jika terjadi penurunan kunjungan wisatawan. Oleh karena itu, diperlukan strategi penguatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan usaha berbasis lokal yang berkelanjutan serta kebijakan pariwisata yang mampu menyeimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan budaya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan teori hubungan masyarakat-wisatawan serta menjadi rujukan praktis bagi pemerintah daerah dan pelaku industri pariwisata dalam merancang program pemberdayaan masyarakat lokal yang berbasis pada kearifan lokal dan berorientasi pada keberlanjutan ekonomi keluarga.
The Use of Earthworms and Household Organic Waste Composting Length of Time Khair, Abdul; Herawati, Lucky; Noraida, Noraida; Raharja, Munawar
Kesmas Vol. 10, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengomposan dengan cacing tanah merupakan proses pembuatan kompos dengan melibatkan organisme makro cacing tanah. Kerja sama antara cacing tanah dengan mikroorganisme dapat memberi dampak pada proses penguraian yang dilakukan oleh mikroorganisme tersebut dibantu dengan keberadaan cacing tanah. Oleh karena bahan-bahan yang akan diurai oleh mikroorganisme telah diurai lebih dahulu oleh cacing, maka kerja mikroorganisme lebih efektif dan lebih cepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan cacing tanah terhadap lama waktu pengomposan sampah organik dari rumah tangga dengan menggunakan desain penelitian eksperimen. Objek penelitian adalah seluruh sampah organik dari rumah tangga yang diambil secara acak pada satu rumah tangga. Variabel penelitian adalah lama waktu pengomposan yang diukur setelah penambahan cacing tanah dan proses pengomposan selesai. Alat yang digunakan dalam penelitian berupa meteran, kalender, higrometer, dan penciuman (organoleptik). Analisis statistik menggunakan uji beda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data terdistribusi secara normal, kesetaraan varians, dan tidak ada perbedaan antara lamanya waktu pengomposan dengan menggunakan atau tanpa menggunakan cacing tanah. Disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara penggunaan cacing tanah dan lamanya waktu pengomposan sampah organik rumah tangga. Composting with earthworms is composting process by involving earthmacroorganism. Cooperation between earthworms and microorganisms may impact on decomposition process done by the microorganisms as assisted by the existence of earthworms. Because any materials to be decomposed by microorganisms had been decomposed by earthworms earlier, microorganisms would work more effectively and quickly. This study aimed to determine effects of using earthworms toward household organic waste composting length of time by using experimental design of study. The object of study was all organic waste taken randomly from one household. Variable of study was composting length of time measured after addition of earthworms and composting process completed. Tools used in this study were measuring tape, calendar, hygrometer and smelling sensory (organoleptic). Statistical analysis used differ test. Results of study showed data was normally distributed, equality of variance and no difference found between composting length of time with or without using earthworms. In conclusion, there is no relation found between the use of earthworms and the household organic waste length of time.
Fenomena Penetapan Wali Adhal di Pengadilan Agama Sampit (Perkara No. 171/Pdt.P/2021/Pa/Spt) Khatimah, Samaratul; Sadiani, Sadiani; Khair, Abdul
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 9, No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Edcation (Agustus)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v9i3.5215

Abstract

Pekawinan merupakan ikatan yang suci antara seorang laki-laki dan perempuan sebagaimana yang disyariatkan oleh agama, dengan maksud dan tujuan yang luhur. Suatu (rumah tangga) yang bahagia dan kekal yang diliputi perasaan cinta, kasih, dan kedamaian di antara masing-masing anggotanya, Perkawinan atau pernikahan bukan hanya sekedar akad yang tertulis dan atau lisan yang terucap antara kedua belah pihak, akan tetapi pernikahan itu merupakan suatu kesepakatan antara dua keluarga yang disaksikan oleh kaum muslimin yang menghadirinya. Maka dari itu agar perkawinan itu menjadi sah, jika syarat dan rukunya harus terpenuhi. Praktek di masyarakat, perihal pelaksanaan perkawinan ditemukan adanya perselisihan mengenai wali, di mana dalam praktek adakalanya perkawinan yang telah disepakati atau disetujui oleh calon suami maupun calon isteri tetapi ternyata ada pihak lain yang keberatan, yaitu wali nikah atau walinya adhal Adhal diterjemahkan dengan menghalangi, pada mulanya berarti menahan yang mengandung kesan bahwa tidaklah terlarang apabila memberi saran agar jangan menikah tapi tidak memaksakan kehendak. Sedangkan tempat penelitian ialah di Pengadilan Agama Sampit dan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan penetapan wali hakim pada perkara nomor 171/Sdt.P/2021/PA.Spt. Adapun alasan memilih lokasi penelitian pada Pengadilan Agama Sampit dan penelitian ini hanya bedasarkan normative. Pandangan hukum Islam mengenai peralihan hak perwalian dalam pernikahan dari wali nasab ke wali hakim yang disebabkan oleh wali adhol atau enggan menikahkan merupakan ketentuan hukum daraurat, atau dengan kata lain berfungsinya wali hakim sebagai wali nikah dipandang sebagai hukum darurat. Jika demikian pandangan hukum Islam, maka demikian pulalah pandangan Undang-Undang perkawinan (Kompilasi Hukum Islam) sebab apa yang dipandang sah oleh hukumagama Islam tentang wali hakim demikian juga pandangan Undang-Undang perkawinan (Kompilasi Hukum Islam).
Pelaksanaan Hak Prakarsa BPD Dalam Pembentukan Peraturan Desa Setiawan, Indra; Khair, Abdul; Sarkawi, Sarkawi
Jurnal Diskresi Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Diskresi
Publisher : Bagian Hukum Tata Negara Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/diskresi.v2i2.3670

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimanakah pengaturan pelaksanaan hak prakarsa BPD dalam pembentukan Peraturan Desa dan untuk mengetahui pelaksanaan hak prakarsa BPD dan kendala yang dihadapi dalam pembentukan Peraturan Desa di Kecamatan Sikur. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris, dengan menggunakan medote pendekatan Perundang-undangan (Statute Approach) dan Pendekatan Konseptual (Conceptual Approach). Hasil penelitian ini adalah pelaksanaan hak prakarsa BPD dalam pembentukan peraturan Desa di Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur sudah terlaksana dengan baik. Di dalam melaksanaan hak prakarsanya tersebut BPD tidak terlepas dari beberapa kendala yaitu faktor internal BPD dan warga masyarakat setempat seperti sumber daya manusia para anggota BPD dan masyarakat setempat yang masih membutuhkan pembekalan khusus seperti pelatihan yang berkaitan dengan pentingnya hak prakarsa tersebut. Demikian juga kemauan yang sungguh kuat dari elemen masyarakat sehingga tidak dapat mengembangkan potensi Desa melalui kepentingan peraturan Desa.
Penegakan Hukum Garis Sempadan Jalan Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Mataram Nomor 5 Tahun 2019 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Mataram Ahmad Fauzi, Ismi; Khair, Abdul; Sarkawi, Sarkawi
Jurnal Diskresi Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Diskresi
Publisher : Bagian Hukum Tata Negara Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/diskresi.v2i2.3673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami mengenai penegakan hukum atas ketentuan garis sempadan jalan dalam mendirikan bangunan di Kota Mataram sebagaimana telah diatur secara hukum. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum normatif-empiris, dengan metode pendekatan sosiologi hukum, antropologi hukum dan pendekatan perundang-undangan. Sesuai dengan temuan penelitian ini, penegakan hukum atas ketentuan garis sempadan jalan dalam mendirikan banngunan di Kota Mataram belum dapat dilaksanakan secara maksimal karena dari fakta empirisnya masih terdapat bangunan-bangunan rumah, toko/kios yang tidak mematuhi mengenai harus tersedianya ruang sempadan jalan. Keadaan tersebut dipengaruhi oleh faktor keasadaran hukum, pemahaman fungsi dari garis sempadan jalan, bangunan-bangunan yang sudah ada terlebih dahulu terbentuk dari peraturan tersebut.