Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Model Pembelajaran Circuit Learning Berbantu Media Mind Mapping Berbasis Mindomo Terhadap Hasil Belajar IPS Anindya, Salsa; Riyadi, Riyadi; Niswatin, Niswatin; Khotimah, Kusnul
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 3 No. 2 (2023): Issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v3i2.52777

Abstract

Pengembangan Media Pembelajaran Komik Digital Pada Pembelajaran IPS Terhadap Minat Belajar Siswa SMP Taufiq, Moh. Khoirul; Khotimah, Kusnul; Prastiyono, Hendri; Riyadi, Riyadi
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 3 No. 2 (2023): Issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v3i2.54809

Abstract

Materi pembelajaran IPS yang cenderung banyak dan berupa bacaan, konsep serta bersifat hafalan membuat siswa banyak yang pasif saat kegiatan pembelajaran IPS, kurang menarik, terasa jenuh, membosankan, dan kurang antusias untuk mengikuti proses pembelajaran IPS. Diperlukan adanya variasi dalam menyampaikan materi IPS. pengembangan media pembelajaran komik digital dilakukan sebagai upaya menumbuhkan minat belajar siswa dengan metode Research and Development (R&D) menggunakan model ADDIE yang ada lima tahap didalamnya Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation. Hasil pengembangan dan penelitian menunjukkan bahwa: 1) Media pembelajaran komik digital sangat layak digunakan untuk meyampaikan materi pembelajaran IPS dengan dasar validasi ahli materi dan ahli media pembelajaran dengan prosesntase materi dalam media sebesar 80% dan media pembelajaran sebesar 88,23%; 2) Media pebelajaran komik digital sangat praktis digunakan dalam proses pembelajaran IPS dengan dasar penilaian praktisis pendidikan dengan prosesntase 93,33% serta dapat menumbuhkan minat belajar yang tinggi terhadap siswa dengan dasar respon angket minat belajar oleh siswa dengan prosentase 64,23% dengan kualifikasi tinggi untuk menumbuhkan minat belajar siswa dalam proses pembelajaran IPS.
Kehidupan Sosial Santri Pesantren Modern Al-Amanah Sebagai Sumber Pembelajaran IPS: Social life Al-Amanah Modern Islamic Boarding School Students as Social Studies Learning Resources Fadlillah, Muhammad Afif; Nasution, Nasution; Khotimah, Kusnul; Niswatin, Niswatin
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 3 No. 2 (2023): Issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v3i2.55345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) kehidupan sosial santri Pesantren Modern Al-Amanah.(2) bagaimana pola pendidikan santri di Pesantren Modern Al-Amanah sebagai sebagai sumber belajar IPS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode mengumpulkan data dengan cara sebagai partisipan, study dokumen, dan wawancara. Ke tiga data ini akan dijadikan satu dan dideskripsikan menjadi sebuah pembahasan yang komplek untuk menjawab pertanyaan yang berada di dalam rumusan masalah. Hasil dari penelitian adalah: (1) kehidupan sosial santri di Pesantren Modern Al-Amanah memiliki kehidupan sosial dengan ciri khas bersih bersih lingkungan Pesantren bersama, masak masak bersama walaupun dengan alat alat ala kadarnya dan juga kedisiplinan yang tidak didapatkan dalam sekolah umum. (2) pola pendidikan santri di Pesantren Modern Al-Amanah ini memiliki 2 pola pendidikan yaitu pendidikan formal dan pendidikan non formal atau yang biasa disebut diniyah. Dari hasil penelitian ini dapat di simpulkan bahwa kehidupan sosial santri Pesantren Modern Al-Amanah dapat di jadikan sebagai sumber pembelajaran IPS
Persepsi Guru Mata Pelajaran IPS dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di SMP Sidoarjo Anam, Mokhamad Misbakhul; Utami, Wiwik Sri; Khotimah, Kusnul; Marzuqi, Muhammad Ilyas
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 3 No. 3 (2023): Issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v3i3.56021

Abstract

Perkembangan pada abad 21 mempengaruhi perkembangan dunia pendidikan, pendidikan memiliki peran serta taggung jawab yang sangat penting untuk dapat mengatasi dan menjawab permasalahan yang muncul. Pemerintah pun meluncurkan upaya untuk dapat mempersiapkan genersi selanjutnya, salah satu upaya pemerintah yaitu meluncurkan kurikulum merdeka belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru mata pelajaran IPS dalam implemetasi kurikulum merdeka belajar serta untuk mengetahui kendala atau faktor penghambat dalam implementasi kurikulum merdeka belajar di SMP Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori dan mengunakan metode penelitian survei dengan teknik pengumpulan datanya melalui kuisioner cetak maupun berbantuan google form. Sampel penelitian ini adalah guru IPS di SMP Sidoarjo yang tergabung dalam MGMP IPS Sidoarjo berjumlah 92 guru IPS. Teknik analisis data dengan analisis kuantitatif deskriptif yang disajikan dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan persepsi guru mata pelajaran IPS dalam implementasi kurikulum merdeka di SMP Sidoarjo menunjukkan hasil sangat baik. Hal ini ditunjukkan dengan nilai terletak pada interval skor 87,75 < X, dimana pada interval skor tersebut secara rinci menunjukkan diperoleh 66% (61 guru) memiliki persepsi sangat baik, 32% (29 guru) memiliki persepsi baik, 0% (0 guru) memiliki persepsi cukup baik, 2% (2 guru) memilki persepsi tidak baik dan 0% (0 guru) memiliki persepsi sangat tidak baik. Persepsi guru mata pelajaran IPS menunjukkan respon atau hasil yang positif. Dalam kendala atau faktor penghambat implementasi kurikulum merdeka belaja diperoleh diperoleh 91% (84guru) memiliki hambatan, 9% (8 guru) tidak memiliki hambatan, disimpulkan bahwa faktor penghambat implementasi kurikulum merdeka belajar masih banyak guru yang menemui hambatan dalam pengimplementasian kurikulum merdeka belajar seperti keterbatasan referensi, kurangnya daya dukung pembelajaran/sarpras.
STUDI DESKRIPTIF PELAKSANAAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA TEMA KEWIRAUSAHAAN PADA KELAS VII Khasanah, Luthfiyatul; Khotimah, Kusnul; Suprijono, Agus; Imron, Ali
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 3 No. 3 (2023): Issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v3i3.56361

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi dari pelaksanaan P5 di UPT SMPN 2 Gresik pada tema kewirausahaan dari perencanaan, pelaksanaan, hingga hasilnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengambilan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kelas VII-D menjadi sasaran sampel penelitian ini dengan total peserta didiknya sebesar 32 anak. Berdasarkan hasil temuan peneliti, perencanaan terdiri dari pembentukan tim fasilitator; mengidentifikasi kesiapan satuan pendidikan; menentukan dimensi, tema dan alokasi waktu; menyusun modul; dan merancang pelaporan proyek. Dan pelaksanaan dilakukan dengan 12 kali pertemuan dengan alur aktivitas menginspirasi, menciptakan, dan mendedikasikan. Dan hasil penelitian ini, pada sub elemen kerja sama sebanyak 13 peserta didik termasuk sangat berkembang, 13 lainnya masuk pada berkembang sesuai harapan, dan 6 lainnya masuk pada mulai berkembang. Pada sub elemen kordinasi sosial, semua masuk pada kategori berkembang sesuai harapan. Sub elemen mengajukan pertanyaan ada 26 peserta didik masuk pada kategori berkembang sesuai harapan dan 6 lainnya termasuk mulai berkembang. Dan pada sub elemen mengolah informasi, 19 peserta didik masuk pada berkembang sesuai harapan dan 13 lainnya masuk pada sangat berkembang. Dalam sub elemen gagasan dan karya orisinil mendapatkan 25 peserta didik yang masuk kategori berkembang sesuai harapan dan 7 lainnya masuk pada mulai berkembang. Dan pada sub elemen berpikiran luwes dalam mencari solusi sebanyak 13 orang masuk pada kategori mulai berkembang, 13 orang berkembang sesuai harapan, dan 6 sisanya masuk pada sangat berkembang. Bisa diambil kesimpulan bahwa penanaman karakter profil pelajar pancasila di UPT SMPN 2 Gresik sudah terwujud melalui P5 tema kewirausahaan.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Materi Konflik dan Integrasi Dalam Kehidupan Sosial di SMPN 58 Surabaya Ihsanuddini, Tiara Wahidiyah; Khotimah, Kusnul; Prasetya, Sukma Perdana; Utami, Wiwik Sri
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 4 No. 2 (2024): Issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/penips.v4i2.58833

Abstract

Proses pembelajaran dibutuhkan seorang guru yang memberikan kemampuan dan mengembangkan potensi pembelajaran. Model Problem Based Learning dinilai efektif memungkinkan siswa untuk mencari solusi dan penyelesaian permasalahan sendiri sehingga pemahaman konsep materi konflik dan integrasi sosial dapat ditingkatkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar perbedaan pengaruh pembelajaran model problem based learning pada materi konflik dan integrasi dalam kehidupan sosial ini terhadap meningkatkan hasil pembelajaran siswa SMPN 58 Surabaya. Pada penelitian ini mempergunakan metode pendekatan eksperimen. Desain penelitian ini tipe one shot case study yang merupakan penelitian eksperimen dengan memberikan perlakuan atau treatment pada suatu kelompok. Pada kelas eksperimen model pembelajaran yang diterapkan mempergunakan metode PBL, sementara pada kelas kontrol menggunakan metode ceramah. Hasil pengolahan data yang dilakukan menggunakan SPSS versi 22, hasil belajar dikelas eksperimen dan kelas kontrol yang mempergunakan uji T dengan taraf sig. 5% didapatkan nilai Sig. (2-tailed) yaitu 0,000 dan 0,005 pengaruh model pembelajaran PBL pada hasil belajar pada materi konflik dan integrasi sosial di SMP 58 Surabaya. Kesimpulan bahwa ada pengaruh penggunaan model pembelajaran problem based learning pada materi konflik dan integrasi dalam kehidupan sosial ini terdapat peningkatan hasil belajar siswa di SMPN 58 Surabaya. Penerapan model pembelajaran PBL terhadap hasil belajar pada materi konflik dan integrasi kehidupan sosial di SMPN 58 Surabaya dikategorikan baik, perihal ini diketahui dari rata-rata nilai akhir pembelajaran siswa kelompok eksperimen yaitu 85,5. sementara untuk rata-rata nilai akhir pembelajaran siswa kelompok kontrol yaitu 70,2.
Potensi Ajaran Catur Piwulang Sunan Drajat Sebagai Sumber Pembelajaran IPS SMP Al Muzakki, Muhammad Is'ad; Larasati, Dian Ayu; Prastiyono, Hendri; Khotimah, Kusnul
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 4 No. 3 (2024): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Catur Piwulang merupakan salah satu ajaran humanisme Sunan Drajat yang sekarang menjadi kebudayaan lokal di Desa Drajat Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan. Catur Piwulang memiliki emptat pilar yang bertujuan untuk menjadikan manusia yang manusiawi dan mengandung nilai sosial-religius. Catur Piwulang merupakan kebudayaan lokal yang sampai sekarang masih sesuai untuk diterapkan pada zaman sekarang yaitu era globalisasi. Di era globalisasi saat ini dengan masuknya informasi yang sangat mudah membuat kebudayaan lokal menjadi terancam. Hal tersebut dikarenakan kebudayaan asing yang masuk dan kurangnya pemahaman dan pengetahuan kebudayaan lokal bagi generasi muda. Akibatnya masyarakat cenderung lebih memilih budaya asing yang dianggap lebih praktis dibandingkan budaya lokal. Sebab itu salah satu faktor kebudayaan lokal kurang diminati yaitu, kurangnya generasi penerus yang memiliki minat untuk mengenal dan belajar kebudayaannya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu potensi Ajaran Catur Piwulang Sunan Drajat dari perspektif bidang keilmuan IPS. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan obyek penelitian yakni Ajaran Catur Piwulang Sunan Drajat. Teknis analisis data menggunakan intefaktif Miles and Huberman yang memiliki tiga kompenen utama dalam menentukan isi simpulan, yakni: (1) reduksi data; (2) sajian data; (3) verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan, ajaran Catur Piwulang Sunan Drajat sebagai kebudayaan lokal memiliki potensi sebagai sumber pembelajaran IPS. Didapat dari hasil penelitian pada ajaran Catur Piwulang Sunan Drajat relevan dengan bidang keilmuan IPS yakni tentang pemanfaatan potensi sosial pada KD 3.2 kelas VII dengan penekanan pada analisis interaksi sosial dalam ruang dan pengaruh terhadap kehidupan sosial, ekonomi, budaya dalam nilai dan norma, serta kelembagaan sosial budaya.
Konstruksi Civitas Akademik Terhadap Implementasi Sekolah Ramah Anak di SMP Labschool Unesa 2 Mauliddia, Arini Izzati; Khotimah, Kusnul; Imron, Ali; Niswatin, Niswatin
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 4 No. 3 (2024): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sekolah merupakan tempat yang aman nyaman bagi peserta didik agar dapat menjalankan seluruh kegiatannya dengan baik. Tetapi sekarang sekolah menjadi tempat yang tidak aman lagi, banyak kejadian termasuk perundungan yang terjadi. SMP Labschool Unesa 2 adalah Sekolah Ramah Anak yang seharusnya sudah terbebas dari segala bentuk kekerasan didalamnya, tetapi kenyataanya masih ditemui beberapa perundungan yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program sebagai Sekolah Ramah Anak dalam mengatasi perundungan, dan melihat bagaimana optimalisasi dari diterapkannya program tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendeketan studi kasus. Pengambilan data menggunakan observasi dan wawancara mendalam dengan melibatkan 13 informan yang melalui teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil pada penelitian ini terdapat 7 program yang diterapkan sebagai Sekolah Ramah Anak dalam mengatasi perundungan yaitu, 1) layanan konseling, 2) menggecarkan flayer anti perundungan, 3) seminar, 4) kerjasama dengan SMCC Unesa, 5) parenting untuk wali murid, 6) rapot karakter, dan 7) sistem point di buku penghubung. Penerapan program tersebut masih belum sepenuhnya optimal untuk menekan kasus perundungan yang terjadi. Konstruksi sosial terhadap implementaso Sekolah Ramah Anak terjadi melalui 3 proses yaitu eksternalisasi, obyektifikasi, dan internalisasi. Kata Kunci: Sekolah Ramah Anak, Tindakan Perundungan, SMP Labschool Unesa 2 Abstract School is a safe and comfortable place for students to be able to carry out all their activities properly. But now school is no longer a safe place, many incidents including bullying have occurred. Junior High School Labschool Unesa 2 is a Child-Friendly School that should be free from all forms of violence in it, but in reality there are still some bullying that occurs. This research aims to find out the program as a Child-Friendly School in overcoming bullying, and to see how the optimization of the implementation of the program is implemented. The research method used is qualitative research with a case study approach. Data collection uses observation and in-depth interviews involving 13 informants who go through purposive sampling techniques. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and verification. The results of this study are 7 programs that are implemented as Child-Friendly Schools in overcoming bullying, namely, 1) counseling services, 2) stimulating anti-bullying flayers, 3) seminars, 4) collaboration with SMCC Unesa, 5) parenting for student guardians, 6) character report cards, and 7) point system in the liaison book. The implementation of the program is still not fully optimal to suppress bullying cases that occur. The social construction of the implementation of Child-Friendly Schools occurs through 3 processes, namely externalization, objectification, and internalization. Keywords: Child-Friendly School, Bullying Action, Junior High School Labschool Unesa 2
Pengaruh Pembelajaran Kooperatif Berbasis Demokrasi Deliberatif Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas VII Pada Mata Pelajaran IPS Di SMPN 25 Surabaya Rendianto, Fakrul Aldi; Suprijono, Agus; Khotimah, Kusnul; Sarmini, Sarmini
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 4 No. 3 (2024): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran IPS harus mampu mengoptimalkan keterampilan sosial didalamnya. Penerapan pembelajaran kooperatif berbasis demokrasi deliberatif memiliki urgensi yang tinggi untuk siswa mencari solusi dan penyelesaian permasalahan sendiri, sehingga kemampuan pemecahan masalah peserta didik dapat ditingkatkan.Tujuan dari penelitian ini menjelaskan pengaruh pembelajaran kooperatif berbasis demokrasi deliberatif terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VII pada mata pelajaran IPS di SMPN 25 Surabaya.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPN 25 Surabaya. Sampel dalam penelitian ini meliputi kelas eksperimen dan kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes hasil belajar. Teknik analisis data dilakukan dengan langkah uji validitas dan reliabilitas instrumen soal tes hasil belajar, kemudian dilakukan uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Hasil analisis hasil uji hipotesis menggunakan Paired Sample T Test menunjukkan bahwa nilai Sig. (2-tailed) adalah 0,000 < 0,05, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif berbasis demokrasi deliberatif berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VII SMPN 25 Surabaya. Kesimpulan bahwa ada pengaruh pembelajaran kooperatif berbasi demokrasi deliberratif terdapat peningkatan hasil yang dikategorikan baik, perihal ini diketahui nilai akhir pembelajaran siswa kelompok eksperimen 83 dan kontrol 73.
Pengaruh Tayangan Film Semesta Untuk Meningkatkan Rasa Cinta Tanah Air Dalam Pembelajaran IPS Sabrina, Farah; Khotimah, Kusnul; Riyadi, Riyadi; Setyawan, Katon Galih
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 4 No. 3 (2024): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peneliti memilih Film Semesta dikarenakan menurut peneliti film ini sangat mampu memberikan motivasi serta dapat membentuk karakter bangsa sehingga dapat meningkatkan rasa cinta tanah air. Bagi peneliti, film ini menyuarakan bagaimana kita harus menjaga lingkungan sekitar supaya selalu bersih serta alam tidak rusak seperti digambarkan melalui tujuh perspektif yang berbeda-beda di setiap daerahnya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain kontrol posttest-only diterapkan guna melakukan penelitian eksperimental terhadap metodologi true eksperimental design. Populasi pada penelitian ini yakni seluruh peserta didik SMP Negeri 1 Tanggulangin. Pemilihan sampel dilaksanakan dengan menerapkan purposive sampling dan diperoleh kelas VIII-4 dengan jumlah 34 siswa sebagai sampel untuk kelas eksperimen, serta kelas VIII-3 dengan jumlah 37 siswa sebagai kelas control. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar angket. Pengujian hipotesis menggunakan uji prasyarat dengan menggunakan uji sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan tayangan film semesta terhadap rasa cita tanah air siswa pada mata pelajaran IPS di SMP Negeri 1 Tanggulangin. Kesimpulan yang dapat ditarik yakni bahwa tayangan film semesta berpengaruh terhadap rasa cinta tanah air siswa pada mata pelajaran IPS di SMP Negeri 1 Tanggulangin. Dimana pada mata pelajaran IPS di SMP Negeri 1 Tanggulangin bila menggunakan tayangan film semesta dapat membuktikan siswa tersebut mempunyai rasa cinta tanah air pada mata pelajaran IPS yang cukup tinggi.
Co-Authors Agus Suprijono Ahmad, Radix Dzakiya Aisyah, Rahmawati Al Fachri, Khubaib Al Muzakki, Muhammad Is'ad Ali Imron Ambar Lukitaningsih Anam, Mokhamad Misbakhul Anindya, Salsa Azizan, Ahamad Tarmizi Bilqisa, Nazla H. Choiro, Umu Dawatul Danang Setiawan Deny Yuniar Satriyani Dina Arumsari, Mela Dwijaningtyas, Srinata Fadila, Suci Thiram Fadlillah, Muhammad Afif Farid Ahmadi Farkhani, Moch.Hamim Febriyanti, Delima Fisabilillah, Aqillah Hanifah, Alia Nur Haviandra, Salsabila Farah Heni Purwati Ihsanuddini, Tiara Wahidiyah Ikhtiara Kaideni Isharina Isyti’aroh, I Junanto, Subar Kamidah Kamidah Kasanah, Umi Nur Ketut Prasetyo Khakim, Moh Lukman Khasanah, Luthfiyatul Khoiruddin, Muhammad Mu'ammar Larasati, Dian Ayu Latifatul Inayati, Nurul Lestari, Nadia Puji Lianti, Desi Livansyah, Angel Malik Ibrahim Marzuqi, Muhammad Ilyas Masyruri, Masyruri Maulana, Rashyid Muttaqim Mauliddia, Arini Izzati Maulidiya, Gita Maulidya, Thasya Alwa Monikasari, Laora Mustikaningsih, Mega N. Nurchayati, N. Nadiya Vianney Najmuddin, Najmuddin Nasution Nasution Ningsih, Sepfiana Dari Niswatin Nuansa Bayu Segara Nugrahanti, Dinda Ayu Nur Lutfiana, Siti Fera Nurwijayanti Pangestu, Raka Pranoto Pranoto Prastiyono, Hendri Putri, , Rizky Selvia Qothrunnada, Najla Raden Mohamad Herdian Bhakti Rendianto, Fakrul Aldi riskiana, dhian Rismawati, Dewi Risnanti, Fibula Rosyid Ridho Rosyidin, Muh. Khulafaur Sabrina, Farah Saidon, Hasnul Jamal Salsabiala, Defriska Sari, Putri Kumala Sarmini Sarmini Sasmita Timur, Elshinta Agustin Septianingrum, Eka Lutviana SEPTINA ALRIANINGRUM Setefani, Fiki Adelia Setyawan, Katon Galih Setyawan, Katon Galih Siti Mariah, Siti Sofianiyatin, Lilik Sri Redjeki, Endang Stiawan, Agung SUGENG HARIANTO Sugiyarto Surono, Sugiyarto Sukma Perdana Prasetya Supriyanto Supriyanto Suryaputra, Achmad Nabil Susanto, Moh. Rusnoto Syawaldi, Rizky Bilal Taufiq, Moh. Khoirul Trisnanda, Raviendo Trisnawati Trisnawati Virgiawan, Dhimas Bagus Wahab , Reza Abdul Wahidah, Widiya Nurul Wiwik Sri Utami Wiwit, Ilma Yanuar Hery Murtianto