Claim Missing Document
Check
Articles

Nilai- Nilai Pendidikan Agama Islam dalam Serial Film Malaysia "NUR" Season 1 Karya Shahrulezad Mohameddin Naimah, Unaimatun; Khumaidi, Ahmad; Solihin, Mohamad
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9009

Abstract

Di era zaman modern ini, banyak memanfaatkan media massa seperti film, salah satunya adalah digunakan sebagai dakwah. Peneliti disini menggunakan metode penelitian kualitatif, yaitu mengumpulkan data melalui internet dan sumber TikTok, bertujuan untuk menerapkan nilai- nilai pendidikan agama islam didalam film Malaysia “NUR” season 1 terhadap relevansinya dengan kehidupan sehari-hari. Terdapat banyak pendidikan agama islam didalamnya, diantaranya adalah nilai ibadah, ahlak, dan dakwah. Hasil dari penelitian ini adalah kita bisa mengetahui dan mengimplementasikan nilai- nilai agama yang ada pada film didalam kehidupan sehari-hari.
PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS SISWA MELALUI KEGIATAN KEAGAMAAN DI MADRASAH ALIYAH NEGERI MAN 2 PAJARAKAN PROBOLINGGO Harifah, Nurul; Khumaidi, Ahmad; Fatimah, Nur
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8922

Abstract

Pendidikan hanyalah salah satu bidang yang dipengaruhi oleh meluasnya modernitas. Saat ini, tingkat pengetahuan dan kecerdasan seseorang tidak ada hubungannya dengan nilai pendidikannya. Karakter seseorang hanya dapat diubah melalui pendidikan, oleh karena itu pendidikan patut mendapat perhatian penuh. Menerapkan dan menanamkannya sejak usia muda sangatlah penting. Kehadiran kegiatan keagamaan di sekolah berpotensi mempengaruhi kepribadian siswa, namun dalam kadar yang berbeda-beda. Sekolah ini mempunyai visi dan misi mengenai pengembangan kecerdasan beragama melalui partisipasi dalam acara keagamaan. Tujuan dari penelitian ini antara lain :1) Untuk mendeskripsikan proses pembentukan karakter religius siswa melalui kegiatan keagamaan di MA Negeri 2 Probolinggo, 2) Untuk mengetahui hasil dari pembentukan karakter religius siswa melalui kegiatan keagamaan di MA Negeri 2 Probolinggo. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif-kualitatif berdasarkan desain penelitian lapangan, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan pencatatan, untuk mengkaji bagaimana aktivitas keagamaan siswa membentuk karakter religiusnya. Siswa kelas X, kelas XI, dan kelas XII, serta kepala MA Negri 2 Probolinggo, guru pendidikan agama Islam, dan guru mata pelajaran umum semuanya menjadi peserta penelitian ini. Beberapa metode yang digunakan dalam analisis data antara lain reduksi data, penyajian/penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah, 1) proses pembentukan kecerdasan religius siswa melalui kegiatan keagamaan di MA Negri 2 Probolinggo dilakukan dengan beberapa tahapan. 2) hasil pembentukan kecerdasan religius siswa melalui kegiatan keagamaan di MA Negri 2 Probolinggo .
Nilai-nilai Pendidikan Akhlak Perempuan Dalam Kitab Akhlak Lil Banaat Jilid III Sehba, Tania Nafisah; Khumaidi, Ahmad; Solihin, Mohamad
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9036

Abstract

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan akhlak perempuan dalam kitab Akhlak lil Banaat Jilid III karya Syekh Umar Baradja. Peneliti menggunakan jenis penelitian perpustakaan (library research) atau kajian kepustakaan yaitu dengan cara melakukan penelitian terhadap sumber-sumber tertulis seperti buku, majalah, jurnal, dan lain-lain. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kitab Akhlak Lil Banaat Jilid III ini merupakan referensi pendidikan akhlak klasik yang berbahasa arab yang di sajikan sederhana dan mudah di pahami. Nilai-nilai pendidikan akhlak yang terkandung dalam kitab Akhlak Lil Banaat Jilid III adalah di antaranya (1) adab saat berpakaian, (2) adab dalam berbicara, (3) adab saat duduk, dan (4) adab saat berjalan
Inovasi Media Pembelajaran di MA Selogudik Wetann (Analisis Tentang Kebijakan Sistem Pendidikan Nasional Pasal 1 Nomor. 20 Tahun 2003) Firdaus, Nurfadli; Khumaidi, Ahmad; Fatimah, Nur
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi implementasi kebijakan SISDIKNAS No. 20 Tahun 2023 dalam konteks MA Selogudik Wetan serta mengusulkan model-model inovasi pembelajaran yang dapat diterapkan di lembaga tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, melibatkan observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan SISDIKNAS No. 20 Tahun 2023 di MA Selogudik Wetan masih menghadapi berbagai tantangan seperti ketersediaan sumber daya, pelatihan guru, dan integrasi teknologi dalam pembelajaran. Namun demikian, dengan memanfaatkan model-model inovasi pembelajaran seperti pendekatan berbasis proyek, pembelajaran berbasis teknologi, dan pembelajaran berbasis masalah, dapat meningkatkan efektivitas dan relevansi pembelajaran dengan kebijakan nasional. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya pengembangan strategi dan program inovatif dalam mendukung implementasi kebijakan pendidikan nasional di tingkat lokal. Kesimpulannya, model-model inovasi pembelajaran dapat menjadi landasan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di MA Selogudik Wetan sesuai dengan arah kebijakan SISDIKNAS
Implementasi Metode Mutqin Dalam Proses Menghafal Al-Qur’an Di Pesantren Putri Pusat Zainul Hasan Genggong Probolinggo Jazila, Ainun; Khumaidi, Ahmad; Muttaqin, Imam
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9456

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi metode Mutqin dalam proses menghafal Al-Qur’an di Pesantren Putri Pusat Zainul Hasan Genggong, dengan fokus pada peningkatan kemampuan hafalan para santri. Metode Mutqin, yang berarti kuat, melekat, dan benar, digunakan sebagai pendekatan utama dalam membantu santri menghafal Al-Qur’an. Melalui pendekatan yang terstruktur dan efektif, penelitian ini menunjukkan bahwa Pesantren Putri Pusat Zainul Hasan Genggong menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pencapaian tujuan hafalan Al-Qur’an. Dengan langkah-langkah persiapan yang mencakup penggunaan Al-Qur’an Pojok, menetapkan target hafalan, dan pemahaman tugas serta kewajiban santri, serta proses penyetoran hafalan dan evaluasi yang ketat, implementasi metode Mutqin memberikan kontribusi signifikan dalam mencapai tujuan pembelajaran Al-Qur’an.
Peran Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Meningkatkan Efisiensi Manajemen Sekolah Khumaidi, Ahmad; Mursiyah, Umdatul
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v5i2.16573

Abstract

Implementation of a technologically successful academic management information system in schools has the potential to improve efficiency, effectiveness and the teaching and learning process. The aim of this research is to explore further the implementation of management information systems (MIS) to improve the quality of teaching and learning services. In the educational context, the management and use of MIS is an inseparable part of the teaching and learning process, student registration and other academic activities. MIS can effectively overcome various challenges in education, this shows that computerization technology is progressing. All stakeholders involved in the learning process, including school administrators, administrative staff, teachers, students, and parents, can easily manage information about student achievement and overall school progress using information technology. By using information technology, student learning management can be maximized, not only during class meetings, but also to obtain lesson-related information outside of face-to-face interaction and other school activities. Abstrak Implementasi sistem informasi manajemen akademik yang berbasis teknologi di sekolah memiliki potensi dalam meningkatkan efisiensi, efektivitas serta proses belajar mengajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali lebih jauh tentang implementasi sistem informasi manajemen (SIM) untuk meningkatkan kualitas layanan pengajaran dan pembelajaran. Dalam konteks pendidikan, pengelolaan dan pemanfaatan SIM merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses belajar-mengajar, pendaftaran siswa, dan kegiatan akademik lainnya. SIM dapat secara efektif mengatasi berbagai tantangan dalam pendidikan, ini menunjukkan bahwa teknologi komputerisasi mengalami kemajuan. Semua pemangku kepentingan yang terlibat dalam proses pembelajaran, termasuk administrator sekolah, staf administrasi, guru, siswa, dan orang tua, dapat dengan mudah mengelola informasi tentang pencapaian siswa dan kemajuan sekolah secara keseluruhan dengan menggunakan teknologi informasi. Dengan menggunakan teknologi informasi, manajemen pembelajaran siswa dapat maksimal, tidak hanya pada saat pertemuan di kelas, akan tetapi juga untuk mendapatkan informasi terkait pelajaran di luar interaksi tatap muka dan kegiatan sekolah lainnya.
Evaluasi dampak kebijakan desentralisasi pendidikan terhadap kualitas pendidikan di Indonesia Khumaidi, Ahmad; Hamdani, Umat Lili; Baharuddin
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v5i4.16859

Abstract

This research aims to analyze education decentralization policies in Indonesia. After the implementation of Law No. 32 of 2006 concerning regional autonomy, education policy was no longer the responsibility of the central government, but moved to become the responsibility of regional governments. The progress of education in the regions after the decentralization of education apparently cannot be better and develop without political and budgetary support from regional heads. There are many challenges that must be resolved by local governments in advancing education, such as equal distribution of teachers, improving the quality of school infrastructure. These aspects need to be considered and given full budget support if education in the region is to develop even better. In this research the author used a library research approach. This research shows that education decentralization policies can run optimally if they get political support from regional leaders. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan desentralisasi pendidikan di Indonesia. Setelah diterapkannya UU No. 32 Tahun 2006 tentang otonomi daerah, kebijakan pendidikan bukan lagi menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, melainkan berpindah menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Kondisi pendidikan di daerah setelah adanya desentralisasi pendidikan ternyata tidak serta merta bisa lebih baik dan berkembang tanpa dukungan politik dan anggaran dari kepala daerah. Banyak tantangan yang harus diselesaikan oleh pemerintah daerah dalam memajukan pendidikan, seperti pemerataan guru, peningkatan kualitas infrastruktur sekolah. Aspek-aspek ini perlu diperhatikan dan diberikan dukungan anggaran penuh jika pendidikan di daerahnya ingin berkembang lebih baik lagi. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode pendekatan kajian pustaka (library research). Dalam penelitian ini menunjukkan kebijakan desentralisasi pendidikan bisa berjalan maksimal jika mendapatkan dukungan politik dari pimpinan daerah.
Genealogi Keilmuan Syekh KH. Moh. Hasan Sepuh Dalam Pengembangan Pendidikan Islam di Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Khoiriyah, Kamilatul; Khumaidi, Ahmad; Fatimah, Nur
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i3.1322

Abstract

Penelitian ini mengidentifikasi terkait Genealogi Intelektual yang dimiliki oleh Syekh Kh Moh.Hasan dalam Pengembangan Pendidikan Islam di Pondok pesantren Zainul Hasan Genggong. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode sejarah kualitatif. Syekh Kh.Moh.Hasan adalah seorang ulama yang fokus dalam hal dunia pendidikan dan pengetahuan. Genealogi intelektual yang ia dapatkan selama menimba ilmu datang dari berbagai macam tipe dan model ulama khususnya selama ia berada di Mekkah dan Madinah. Syekh Kh. Moh.Hasan berperan aktif dan memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan pendidikan di wilayah probolinggo. Hal ini yang menjadikannya sebagai ulama yang produktif dengan bukti sebanyak 7 kitab karangannya dengan menggunakan Bahasa Arab. Selain itu ia juga mendirikan pondok pesantren dan sekolah formal dari tingkat sekolah menengah hingga perguruan tinggi untuk semakin melegitimasi keilmuannya. Implikasi yang diberikan oleh Syekh Kh.Moh.Hasan begitu besar kepada masyarakat karangbong dan tentunya kepada para santrinya yang datang menimba ilmu kepadanya. Hal ini terbukti dari beberapa santri Syekh Kh.Moh.Hasan yang memiliki pondok pesantren dan melanjutkan keilmuannya dalam berdakwah kepada masyarakat luas di Indonesia khususnya di probolinggo dan sekitarnya.
KYAI SEBAGAI LEADER DALAM MEMBENTUK KECERDASAN SPIRITUAL SANTRI DI PONDOK PESANTREN RAUDLATUL HIKMAH AS SYAFII Masruroh, Diana; Khumaidi, Ahmad; Fatimah, Nur
PARAMUROBI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 8 No 1 (2025): PARAMUROBI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UNSIQ Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/paramurobi.v8i1.9222

Abstract

The purpose of this research is to find out the kyai leadership model and the strategies used by kyai in developing the spiritual intelligence of students of the Raudlatul Hikmah As Syafii Islamic Boarding School. The research methodology used is qualitative descriptive. Data collection was carried out through interviews, observations, and in-depth documentation. The results of the study show that the kyai leadership model in shaping the spiritual intelligence of students includes charismatic and democratic leadership. The strategies applied by the kyai to form the spiritual intelligence of students include the provision of moral education, spiritual assignments, and religious forums. These findings show that the strategy has succeeded in improving the quality of students' spiritual intelligence. The model and strategy applied by kyai in shaping the spiritual intelligence of students at the Raudlatul Hikmah As Syafii Islamic Boarding School proved to be very effective.
Metode Simaan dan Murajaah dalam Menghafal Al-Quran di Pondok Pesantren Nurul Quran Patokan, Kraksaan, Probolinggo Hasanah, Imroatul; Khumaidi, Ahmad; Maghfiroh, Ummi Lailia
Asatiza: Jurnal Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2023): Asatiza: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Auliaurrasyidin Tembilahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46963/asatiza.v4i2.843

Abstract

In the current era, several methods have emerged in the process of memorizing the Koran, but the implementation of the Sima'an and Muraja'ah methods has persisted to this day, especially at the Nurul Quran Kraksaan Islamic boarding school. The aim of this research is to find out the implementation of the simaan and murajaah methods at the Nurul Quran Patokan Islamic Boarding School, Kraksaan Probolinggo. The qualitative approach was chosen by collecting data through observation. The results of the study show that there are supporting and inhibiting factors in memorizing the Al-Quran. The supporting factors are enthusiasm in memorizing the Koran properly and correctly, increasing and being able to reach the target. While the inhibiting factor is prioritizing simaan, namely wanting to memorize a lot but putting aside murojaah. So, it is not uncommon for many students to memorize verse by verse but are not fluent in the previous verses.