Claim Missing Document
Check
Articles

GAMBARAN PERILAKU KELUARGA DALAM PENCEGAHAN KEKEMBUHAN PADA ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA (ODGJ) YULIANA HUSADA; Jumaini Jumaini; Musfardi Rustam
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Keperawatan Vol 9, No 2 (2022): Edisi Juli - Desember 2022
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) sering kali mengalami kekambuhan. Keluarga sangat berperan penting dalam pencegahan kekambuhan pada pasien..Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran perilaku keluarga dalam pencegahan kekambuhan pada ODGJ di RS Jiwa Tampan.Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah  desain deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian adalah keluarga yang menemani pasien berobat ke poli RS Jiwa Tampan sebanyak 99 responden dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling.Analisa data yang digunakan adalah deskriptif dimana menjelaskan secara rinci karakteristik masing-masing variabel dalam bentuk tabel dan frekuensi.Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner pengetahuan, sikap, dan tindakan yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Berdasarkan penelitian ini didapatkan sebanyak 45,5% responden memiliki pengetahuan yang baik tentang pencegahan kekambuhan pada ODGJ, 68,7% responden memiliki sikap yang baik dalam pencegahan kekambuhan pada ODGJ, dan 52,5% responden memiliki tindakan yang cukup dalam pencegahan kekambuhan pada ODGJ. Secara keseluruhan dari 3 domain perilaku dapat disimpulkan bahwa responden memiliki perilaku yang baik dalam pencegahan kekambuhan pada ODGJ, dan untuk pihak RS Jiwa Tampan perlu diadakan upaya peningkatan perilaku keluarga dalam  pencegahan kekambuhan pada ODGJ.Kata kunci : ODGJ, pencegahan kekambuhan, perilaku.Abstract People with mental disorders often experience relapses. Family is very important  to apply appropriate relapse prevention behaviors to patients. This research aims to identify a description of family behavior in preventing relapse people with mental disorders. This research design used is descriptive with a cross sectional approach. The sampel in this research is family who accompanies the patient fot threatment to Tampan’s Psyhiatric Hospital were 99 respondents using purposive sampling technique. The data analysis used is a descriptive which describes detail characteristics of variabel in the form of tabel and frequency. Data collection was carried out using a questionnaire of knowledge, attitudes, and actions that had been declared valid and reliable.Most of respondents have an adequate knowledge 45,5%, good attitude 68,7%, an adequate action 52,5% in preventing relapse people with mental disorders. Overall, from three behavioral domains, it can be concluded that most respondent have good behavior in preventing relaps people with mental disorders, and it is recommended to Tampan’s Psyhiatric Hospital that there should be efforts to increase family behahior in preventing relapse people with mental disorders.Keywords:behavior, people with mental disorders, preventing relaps.
Self-control training for school age children in internet addiction prevention effort Tesha Hestyana Sari; Sri Wahyuni; Fathra Annis Nauli; Jumaini Jumaini; Veny Elita
Community Empowerment Vol 7 No 10 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.7152

Abstract

Internet addiction can occur in school-age children which has an impact on the inability of children to control themselves from using the internet, causing brain or mental functional problems in everyday life. Community service program is carried out according to the problem, namely educational activities and self-control training for students as an effort to prevent internet addiction. This self-control training was attended by 20 students of SDN 130 Pekanbaru. This program was preceded by health education about internet addiction, then trained students to exercise self-control in using gadgets and the internet and were evaluated after six days of self-control exercises. Programs were measured using a knowledge questionnaire and KDAI internet addiction diagnostic questionnaire as well as the results of a reminder card. The results of the pre-test showed that the average knowledge of the participants was 85.11 and the post-test was 90.82. This program proved to be successful where objectively there was an increase in participants' knowledge about Covid-19 and the use of gadgets.
HUBUNGAN PENGETAHUAN POSTPARTUM DENGAN DUKUNGAN SUAMI PADA IBU POSTPARTUM Tri Angraini; Misrawati Misrawati; Jumaini Jumaini
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Keperawatan Vol 10, No 1 (2023): Edisi Januari - Juni 2023
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama masa nifas, ibu nifas akan beradaptasi dengan perubahan fisiologis dan psikologis setelah melahirkan. Pada Ibu postpartum yang tidak dapat beradaptasi dengan perubahan tersebut berisiko mengalami gangguan pada masa postpartum. Dukungan suami sangat dibutuhkan oleh postpartum untuk beradaptasi terhadap perubahan yang dialami. Dukungan suami meliputi dukungan emosional, informasional, instrumental, dan penghargaan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara pengetahuan postpartum dengan dukungan suami pada ibu postpartum. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Dilakukan di tiga wilayah kerja Puskesmas Pekanbaru yaitu Rawat Inap Sidomulyo, Simpang Baru, dan Sidomulyo Rawat Jalan pada 100 suami dari ibu postpartum dalam rentang waktu 42 hari postpartum. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Bedasarkan penelitian ini didapatkan mayoritas kategori pengetahuan suami tentang postpartum yaitu baik (70,0%) dan mayoritas kategori dukungan suami pada ibu postpartum yaitu baik (69,0%). Hasil uji statistik dengan menggunakan chi-square diperoleh p-value (0,000) < alpha (0,05) maka H0 ditolak. Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan postpartum dengan dukungan suami pada ibu postpartum. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi tambahan informasi bagi petugas kesehatan, agar petugas kesehatan dapat melakukan upaya penyuluhan terkait hal-hal yang harus diketahui suami tentang ibu postpartum khususnya adaptasi psikologis dan fisiologis yang dialami ibu selama masa postpartum sehingga meningkatkan kesadaran suami untuk memberikan dukungan pada ibu postpartum. Kata kunci : dukungan suami;pengetahuan; postpartum. Abstract During the postpartum period, postpartum mothers will adapt to the physiological and psychological changes after giving birth. Postpartum mothers who cannot adapt to these changes are at risk of experiencing problems in the postpartum period. Husband's support is needed by postpartum to adapt to the changes experienced. The husband's support includes emotional, informational, instrumental, and appreciation support. The purpose of this study was to determine the relationship between postpartum knowledge and husband's support in postpartum mothers. Methods: This study uses a correlation descriptive design with a cross-sectional approach. It was carried out in three working areas of the Pekanbaru Health Center, namely Sidomulyo Inpatient, Simpang Baru, and Outpatient Sidomulyo for 100 husbands of postpartum mothers within 42 postpartum days. The sampling technique used was purposive sampling. Based on this study, the majority of husbands' knowledge about postpartum was good (70,0%) and the majority of husbands' support for postpartum mothers was good (69,0%). The results of statistical tests using chi-square obtained a p-value (0,000) < alpha (0,05) so H0 was rejected. There is a significant relationship between postpartum knowledge and husband's support for postpartum mothers. Based on the results of this study, it is hoped that this can be additional information for health workers so that health workers can carry out counseling efforts related to things that husbands should know about postpartum mothers, especially the psychological and physiological adaptations experienced by mothers during the postpartum period to increase husbands' awareness to provide support to postpartum mother.Keywords: husband's support;knowledge; postpartum.
HUBUNGAN KEPERCAYAAN KELUARGA PASIEN TENTANG KESEHATAN JIWA TERHADAP PENCARIAN PENGOBATAN FORMAL GANGGUAN JIWA Geby Swarty; Fathra Annis Nauli; Jumaini Jumaini
Jurnal Ners Indonesia Vol 13 No 1 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jni.13.1.88-95

Abstract

Gangguan jiwa terjadinya karena gangguan pada fungsi mental yang meliputi emosi, pikiran perilaku, perasaan, motivasi, kemauan, keinginan dan persepsi yang dapat mempengaruhi kehidupan di masyarakat. Penderita gangguan jiwa, selalu diidentikkan dengan sebutan orang gila dan kerasukan setan menurut pandangan masyarakat. Pengaruh kepercayaan kesehatan setempat sering melatarbelakangi penatalaksanaan yang diberikan oleh keluarga dalam membantu penderita gangguan jiwa. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kepercayaan keluarga pasien tentang kesehatan jiwa terhadap pencarian pengobatan formal gangguan jiwa. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Kampar Kiri dengan sampel penelitian 47 orang anggota keluarga yang memiliki keluarga dengan gangguan jiwa yang diambil secara total sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis yang digunakan adalah analisis bivariat dengan menggunakan uji Fisher Exact Test. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan yang bermakna antara kepercayaan keluarga pasien tentang kesehatan jiwa terhadap pencarian pengobatan formal gangguan jiwa di wilayah kerja Puskesmas Kampar Kiri (pvalue = 0,000). Penelitian ini dapat dijadikan landasan informasi dan menambah wawasan masyarakat tentang pentingnya pencarian pengobatan dalam membantu kesembuhan penderita gangguan jiwa.
HUBUNGAN PENGETAHUAN POSTPARTUM DENGAN DUKUNGAN SUAMI PADA IBU POSTPARTUM Tri Angraini; Misrawati Misrawati; Jumaini Jumaini
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Keperawatan Vol 10, No 1 (2023): Edisi Januari - Juni 2023
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama masa nifas, ibu nifas akan beradaptasi dengan perubahan fisiologis dan psikologis setelah melahirkan. Pada Ibu postpartum yang tidak dapat beradaptasi dengan perubahan tersebut berisiko mengalami gangguan pada masa postpartum. Dukungan suami sangat dibutuhkan oleh postpartum untuk beradaptasi terhadap perubahan yang dialami. Dukungan suami meliputi dukungan emosional, informasional, instrumental, dan penghargaan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara pengetahuan postpartum dengan dukungan suami pada ibu postpartum. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Dilakukan di tiga wilayah kerja Puskesmas Pekanbaru yaitu Rawat Inap Sidomulyo, Simpang Baru, dan Sidomulyo Rawat Jalan pada 100 suami dari ibu postpartum dalam rentang waktu 42 hari postpartum. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Bedasarkan penelitian ini didapatkan mayoritas kategori pengetahuan suami tentang postpartum yaitu baik (70,0%) dan mayoritas kategori dukungan suami pada ibu postpartum yaitu baik (69,0%). Hasil uji statistik dengan menggunakan chi-square diperoleh p-value (0,000) < alpha (0,05) maka H0 ditolak. Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan postpartum dengan dukungan suami pada ibu postpartum. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi tambahan informasi bagi petugas kesehatan, agar petugas kesehatan dapat melakukan upaya penyuluhan terkait hal-hal yang harus diketahui suami tentang ibu postpartum khususnya adaptasi psikologis dan fisiologis yang dialami ibu selama masa postpartum sehingga meningkatkan kesadaran suami untuk memberikan dukungan pada ibu postpartum. Kata kunci : dukungan suami;pengetahuan; postpartum. Abstract During the postpartum period, postpartum mothers will adapt to the physiological and psychological changes after giving birth. Postpartum mothers who cannot adapt to these changes are at risk of experiencing problems in the postpartum period. Husband's support is needed by postpartum to adapt to the changes experienced. The husband's support includes emotional, informational, instrumental, and appreciation support. The purpose of this study was to determine the relationship between postpartum knowledge and husband's support in postpartum mothers. Methods: This study uses a correlation descriptive design with a cross-sectional approach. It was carried out in three working areas of the Pekanbaru Health Center, namely Sidomulyo Inpatient, Simpang Baru, and Outpatient Sidomulyo for 100 husbands of postpartum mothers within 42 postpartum days. The sampling technique used was purposive sampling. Based on this study, the majority of husbands' knowledge about postpartum was good (70,0%) and the majority of husbands' support for postpartum mothers was good (69,0%). The results of statistical tests using chi-square obtained a p-value (0,000) < alpha (0,05) so H0 was rejected. There is a significant relationship between postpartum knowledge and husband's support for postpartum mothers. Based on the results of this study, it is hoped that this can be additional information for health workers so that health workers can carry out counseling efforts related to things that husbands should know about postpartum mothers, especially the psychological and physiological adaptations experienced by mothers during the postpartum period to increase husbands' awareness to provide support to postpartum mother.Keywords: husband's support;knowledge; postpartum.
HUBUNGAN KECANDUAN MEDIA SOSIAL TERHADAP KESEHATAN MENTAL REMAJA PADA MASA PANDEMI COVID-19 Nurul Amirah; Jumaini Jumaini; Ganis Indriati
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i01.p10

Abstract

Pandemi Covid-19 menyebabkan semua orang terisolasi termasuk remaja. Semua aktivitas dilakukan secara online. Hal ini menyebabkan peningkatan penggunaan internet untuk mengakses media sosial sebagai sarana berkomunikasi. Usia remaja merupakan usia peralihan dari masa anak-anak menuju masa dewasa yang dikhawatirkan belum mampu mengontrol penggunaan media sosial secara positif sehingga berdampak pada remaja berupa kecanduan. Desain cross sectional dilakukan pada 89 responden anak usia remaja di SMPN 5 Pekanbaru menggunakan teknik proposional random sampling. Social Media Addiction Scale (SMAS) digunakan untuk mengukur tingkat kecanduan media sosial, sementara Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ) digunakan untuk mengukur kesehatan mental. Analisa data menggunakan uji Chi-Square dan uji Fisher. Hasil statistik didapatkan hasil tidak ada kecanduan media sosial terhadap kesehatan mental dengan gejala perilaku prososial (p value 0,281), masalah perilaku (p value 0,346), hubungan dengan teman sebaya (p value 0,072) yang berarti p value > ? (0,05), tetapi pada kecanduan media sosial dan kesehatan mental gejala emosional menunjukkan p value 0,001 dan gejala hiperaktivitas (p value 0,036) yang berarti p value < ? (0,05), ada hubungan antara kecanduan media sosial terhadap kesehatan mental dengan gejala emosional. Penggunaan media sosial yang tinggi dapat menyebabkan remaja mengalami perubahan kesehatan mental berupa perilaku prososial, emosional, masalah perilaku, hiperaktivitas, dan masalah dengan teman sebaya.
EFEKTIVITAS RELAKSASI NAFAS DALAM DAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP KECEMASAN MAHASISWA MENGHADAPI UJIAN SKILL LABORATORY Lina Triwahyuni; Ririn Muthia Zukhra; Jumaini Jumaini
Jurnal Pendidikan Kesehatan Vol 10 No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jpk.v10i2.2482

Abstract

Facing the laboratory skill test is one of the causes of anxiety. Deep breath relaxation and aromatherapy lavender are a combination intervention that effectively reduces anxiety. The purpose of this study was to determine the effect of deep breath relaxation and aromatherapy lavender on student anxiety facing the laboratory skill test at the Faculty of Nursing, University of Riau. The research method was used quasy experiments with the pretest posttest with control group design. The study sample amounted to 34 people divided into 17 experimental groups and 17 control groups using Simple Random Sampling Techniques. The instrument uses a standardized questionnare S AI or State Anxiety Inventory from Y 1 which measures the level of anxiety with a score of 1 until 80. The analysis used is univariate and bivariate analysis using the Dependent Sample T test and Independent Sample T test. The results showed that average before intervention was 50,06 and after intervenstion was 31,18. Statistically there is an effect of deep breath relaxation and aromatherapy lavender can be used to reduce level of anxiety in student facing laboratory skill test with P value 0,000 less than P 0.05.
Hubungan Persepsi Lansia Tentang Kematian Dengan Kecemasan Dalam Menghadapi Kematian Fauziah Irwan; Reni Zulfitri; Jumaini Jumaini
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 1 No 1 (2022): JUKEJ
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55784/jkj.Vol1.Iss1.130

Abstract

Older people often focus their attention on death because they experience various declines, especially deterioration of health. Older people tend to experience anxiety, one of which is anxiety about death. The anxiety you feel depends on how a person perceives death itself. These perceptions can be either positive or negative. The purpose of this study is to investigate the relationship between the perception of death and anxiety about death of the elderly in the workplace of the Payung Sekaki health center. Methods: This study uses a correlation design approach in cross-section. The sampling technique in this study was ascheme targeting cluster sampling 98 respondents. A questionnaire adapted from the questionnaire used for perception of death is the Collet Lester-Fear of Death Scale and the Death Anxiety ScaleAnxiety About Death for. Results: The number of respondents with negative perception was 55 (56.1%), 5 had low death anxiety (9.1%), 42 people (76.4%) had moderate anxiety about death, and 8 people had low anxiety about death. people ( 14.5%) had high levels of anxiety about death. 43 people (43.9%) had a positive perception, 10 people (23.3%) said they had low anxiety about death, and 33 people (76.7%) had normal anxiety about death. Conclusion: The perception of death is significantly related to the anxiety about death in the elderly.
Perbedaan Persepsi Diri Terhadap Proses Penuaan Antara Lansia Di Daerah Rural Dan Urban Jhodi Ibrahim; Reni Zulfitri; Jumaini Jumaini
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 1 No 2 (2022): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol1.Iss2.279

Abstract

Setiap lansia mempunyai persepsi yang bervariasi terhadap proses penuaan yang dialaminya baik lansia di rural maupun di urban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan persepsi diri terhadap proses penuaan antara lansia didaerah rural dan urban. Metode penelitian menggunakan desain deskriptif komparatif. Sampel penelitian adalah 94 lansia di rural dan 98 lansia di urban dengan teknik purposive Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang sudah dinyatakan valid dan reliabel. Menggunakan analisis univariat dan bivariat yaitu uji T Indepent Test dan uji Manova. Hasil analisis univariat menunjukkan mayoritas lansia elderly di rural (90.4%) dan urban (87.8%). Jenis kelamin di rural laki-laki (52.1%) dan di urban perempuan (55.1%). Mayoritas lansia tinggal bersama keluarga di rural (86.2%) dan urban (87.8%). Mayoritas pekerjaan di rural sebagai petani (47.9%) dan di urban sebagai IRT (36.7%). Persepsi diri terhadap proses penuaan lebih dari separuh lansia di rural memiliki persepsi negatif (52.1%) dan di urban memiliki persepsi positif (54.1%). Hasil  bivariat menunjukkan terdapat perbedaan persepsi diri antara lansia di daerah rural dan urban (p values 0,000 ≤ alpha 0,005). Kesimpulan: Lansia di urban memiliki persepsi yang lebih positif daripada lansia di rural. Diharapkan kepada perawat komunitas dapat memberikan asuhan keperawatan yang komprehensif yang disesuaikan dengan kebutuhan lansia.
Gambaran Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Trimester III Untuk Datang Kepelayanan Kesehatan Pada Masa Pandemi Covid-19 Sundari Sundari; Erika Erika; Jumaini Jumaini
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 1 No 2 (2022): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID-19 menyebabkan kecemasan pada ibu hamil untuk melakukan kunjungan ke layanan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kecemasan ibu hamil trimester III untuk datang ke pelayanan kesehatan di masa pandemi COVID-19. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kecemasan ibu hamil trimester III untuk datang ke pelayanan kesehatan selama masa COVID-19. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki dengan jumlah sampel sebanyak 43 responden dengan teknik total sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner tingkat kecemasan Zung Self-Rating Anxiety Scale. Analisis yang digunakan adalah analisis Univariat. Hasil : Penelitian tingkat kecemasan ibu hamil trimester III di Puskesmas Payung Sekaki Pekanbaru mayoritas mengalami tingkat kecemasan ringan sebanyak 39 orang (90,7%), sebagian besar mengalami kecemasan sedang sebanyak 2 orang (4,7%) ), dan tidak mengalami kecemasan sebanyak 2 orang (4,7% ). Kesimpulan: Di masa pandemi COVID-19 saat ini, sangat penting bagi ibu hamil trimester ketiga untuk lebih sering melakukan pemeriksaan kehamilan.
Co-Authors Agrina Agrina Agrina Agrina Agrina Agrina Agrina, Agrina Agrina, Agrina Ahmad, Nida Falma Akladiwa .S. Magribi Al Rasyid, Harun " Aminatul Fitri Anisa Yulvi Azni Annisa Biiznillah Utami Ardiah Juita Arneliwati Asmira Dewi atika ulfa safitri Ayu Anita Azahra, Rahfa Azzarah, Nafa Bayhakki Bayhakki Clarisa, Afdwi Cumiara, Cumiara Daniel Happy Putra David Alfayed Silalahi de Laura, Diva Dede Hidayat Dewi Liesnoor Setyowati Dewi, Eka Trisnawati Dilla Aulia Era Era Erika Erika Erika Erna Marni Erwin Erwin Farza, Fadhilah Fathra Annis Nauli Fauziah Irwan Febriana Sabrian Fikri, Muhammad Aulia Azzam Fira Amalia Hanifah Fitria, Rosa Gamya Tri Utami Geby Swarty Gusmeldawati Gusmeldawati Hadini, Hikmatul Hakulisaniyah, Nanda Hanifa, Ummu Hellena Deli Herlina Herlina Hertin, Hilda Hirmaliza Hesti Helpiyani Ida Friyanti Sitanggang Idam Ragil Widiyanto Atmojo Ila Rifatul Mahmuda Indriati, Ganis Jhodi Ibrahim Joshy Herliani Joshy Herliani Juliana Juliana Juniar Ernawaty Karim, Darwin Khairunnisa Fitri de Firda kholisoh, kholisoh Kusnul Khotimah Lara Okta Ningsih Lawolo, Yanti Elfiani Lili Sofia Lina Triwahyuni Malik Ibrahim Mardhotilah, Fitria Mega Ayudia Saundari Mentari, Gilang Sri Mimi Aisyah Minalita, Ega Misrawati Misrawati Nadya Shavira Nafsah, Dzikriyatin Nauli, Fathra Anis Nelfia, Efi " Nisfiyati, Mazruatun Nurcahyati Nurcahyati Nurul Amirah Nurul Huda Octaviany, Deby Oktavia Oktavia Oktavia, Deby Oswati - Hasanah Oswati Hasanah Pelangi, Pelangi Putri Dwi Ayuningrum Ramadhani, Tirta Assyifa Ramadi Ramadi Rani Rahmawati Ranti Nopria Reggiana Sarastya Reni Zulfitri Rismadefi - Woferst Rizka, Yulia Rizki, Zakiyah " Rizky Pertiwi, Delia Rosiana, Rosiana Rustam, Murfardi Rustam, Musfardi Sadiman Sadiman Safri Safri Salsa, Avira Berlianna Saragih, Iin Rismawati Sari, Della Oktavia Sari, Fitri Sekar Sari, Mudrikah Sari, Niken Yuniar Sari, Tesha Hestyana Sintia Adwi Pama Putri Siti Anggraini Siti Rahmalia Hairani Damanik Sofiana Nurchayati Sopar Sri Dewi Zalmi Sri Utami Sri Utami Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Yuliani Putri Sri Yuliani Putri Stephanie Dwi Guna Sundari Sundari Suryawan, Putri Ayu Syintya Eka Putri Tampubolon, Masrina Munawarah Tesha Hestyana Sari Tilla, Marda Tri Angraini Triliani, Aliya Veny Elita Vivi Oktaviani Wan Nishfa Dewi Wannira, Ayu Wirdatul Jannah Yafiza, Putri Raisya Yesi - Hasneli Yesi Hasneli N Yulia Irvani Dewi YULIANA HUSADA Yusi Artika Zukhra, Ririn Muthia