Claim Missing Document
Check
Articles

Mental Health of Mothers with Stunted Children: Early Detection and Psychosocial Support Jannah, Ishmah Qonitatul; Wahyuni, Sri; Jumaini, Jumaini
Jurnal Keperawatan Profesional Vol 14, No 1 (2026): Challenges and Integrated Approaches in Various Clinical Conditions
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jkp.v14i1.11856

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem in children that has long-term effects on physical and mental growth. In addition, this condition also affects the mental health of mothers as primary caregivers. This study aims to describe the mental health conditions of mothers who have stunted children. The research design used is quantitative descriptive with a cross-sectional approach. The research sample consisted of 72 mothers selected using stratified sampling techniques, with inclusion criteria of mothers who had stunted children, were able to read and write, and lived with their children. The exclusion criteria were mothers who had been treated for mental disorders or were undergoing mental health treatment and mothers who were unwilling to be respondents. The instrument used was the SRQ-20 questionnaire developed by the WHO in 1994. Data analysis was performed univariately using frequency distribution and percentages. The results showed that the majority of mothers were aged 20–35 years (80.6%), had a high school education (69.4%), were housewives (77.8%), and had a family income below 3.5 million per month (76.4%). A total of 43 mothers (59.7%) did not experience mental health problems, while 29 mothers (40.3%) experienced mental health problems. The most common symptoms were fatigue (56.9%), difficulty sleeping (50%), and headaches (43.1%).
THE EFFECTIVINESS OF DYADIC COPING SKILL TRAINING ON COPING, MARITAL SATISFACTION, AND PSYCHOLOGICAL ADJUSTMENT AMONG CANCER PATIENTS Huda, Nurul; Jumaini, Jumaini; Erwin, Erwin; Cumayunaro, Ayuro; Rukmi, Dwi Kartika
Menara Medika Vol 8, No 2 (2026): VOL 8 NO 2 MARET 2026
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v8i2.7641

Abstract

Introduction :Cancer diagnosis and the treatmet that must be carried out sometimes make the patients experience the psychological problem and less satisfaction in marriage. It does not only impact the patients but also their life partner. Therefore during the treatment period, the patients and their spouse are seen as one unity that influences each other. Dyadic coping is a coping formed altogether with the patients which emphasizes more on the interaction among the spouses and proven more effective in annuling the stressors. Purpose : The purpose of this research was to see the effectiveness of dyadic coping skill training intervention in cancer patients and their spouse in increasing the coping, marriage satisfaction, and psychological adjustment. Method :This research employed conceptual framework named The Systematic Transactional Model by Bodenmann. This research was a quantitative research with quasi experimental pre and post test design. The participants in this research were cancer patients and their spouse who were taking the therapy at Public Regional Hospital, Riau Province. The participants were selected by using purposive sampling based on the inclusion criteria. Total participants were 17 patients. The research instruments used in this research covered Dyadic Coping Inventory, Dyadic Adjustment Scale, and Benefit Funding Scale Indonesian Version which had been validated. Results : The analysis result showed that there was change of the average of dyadic coping score (p0.001), marriage satisfaction (p0.001), and psychological adjustment (p0.001) in patients who had been given intervention of dyadic coping skill training. Discussion : This research proved that dyadic coping skill training intervention was effective in increasing the couple coping, marriage satisfaction, and psychological adjustment until it can be made as one holistic nursing intervention towards the patients’ cancer.
Hubungan Ketergantungan Smartphone dengan Prokrastinasi Akademik Remaja Desa Mita Purnama; Jumaini; Anisa Yulvi Azni
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.439

Abstract

Perkembangan teknologi digital membuat penggunaan smartphone semakin meluas, termasuk di kalangan remaja desa. Penggunaan smartphone berlebihan berisiko menimbulkan ketergantungan yang berpengaruh terhadap perilaku belajar, seperti prokrastinasi akademik. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui hubungan ketergantungan smartphone dengan prokrastinasi akademik remaja desa. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 205 remaja desa yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi menggunakan teknik random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner hasil modifikasi Smartphone Addiction Scale Short Version (SAS-SV) dan kuesioner Prokarstinasi Akademik yang telah di uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian sebagian besar remaja memiliki ketergantungan smartphone kategori tinggi yaitu 108 remaja (52,7%), sedangkan prokrastinasi akademik sebagian besar remaja di kategori sedang yaitu 106 remaja (51,7%). Hasil uji statistic lebih lanjut terdapat hubungan yang signifikan antara ketergantungan smartphone dengan prokrastinasi akademik pada remaja desa (p value = 0.000 < 0,05). Penggunaan smartphone yang berlebihan berpotensi meningkatkan prokrastinasi akademik pada remaja desa, diharapkan kepada remaja desa untuk menggunakan smartphone secara bijak agar tidak menghambat tanggung jawab dan prestasi akademik.
Hubungan Tingkat Stres Akademik dengan Kualitas Tidur Mahasiswa yang Menjalani Perkuliahan Menggunakan Metode Case Based Learning Tasya Rosa; Jumaini; Niken Yuniar Sari
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.495

Abstract

Case Based Learning (CBL) merupakan metode pembelajaran berbasis kasus yang mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis dan aktif. Penerapan metode ini dapat menjadi bagian dari beban akademik yang kompleks, sehingga berpotensi menimbulkan stres akademik dan gangguan kualitas tidur pada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres akademik dengan kualitas tidur mahasiswa Fakultas Keperawatan yang menjalani perkuliahan menggunakan metode CBL. Desain penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 254 mahasiswa yang dipilih secara simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner stres akademik yang dimodifikasi dari Perception of Academic Stress Scale (PASS) dan telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas serta kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (82,3%) dan berusia 20 tahun (36,6%). Tingkat stres akademik paling banyak berada pada kategori sedang (63,0%), sedangkan kualitas tidur paling banyak berada pada kategori buruk (75,2%). Hasil uji Chi-square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres akademik dengan kualitas tidur mahasiswa (p < 0,05). Perkuliahan yang menggunakan metode CBL dapat mempengaruhi tingkat stres akademik dan kualitas tidur mahasiswa, sehingga stres yang muncul perlu dikelola dengan baik agar tidak berdampak negatif terhadap kualitas tidur.   
PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG ANSIETAS PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI KELURAHAN SRI MERANTI Jumaini Jumaini; Muhammad Aulia Azzam Fikri; Nanda Hakulisaniyah; Cumiara Cumiara; Delia Rizky Pertiwi; Della Oktavia Sari; Nafa Azzarah; Nida Falma Ahmad; Pelangi Pelangi; Putri Raisya Yafiza; Tirta Assyifa Ramadhani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.38355

Abstract

Peningkatan pengetahuan lansia mengenai hubungan antara ansietas dan hipertensi sangat penting untuk pengelolaan tekanan darah tinggi dan kualitas hidup mereka. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman lansia di Kelurahan Sri Meranti mengenai ansietas yang berhubungan dengan hipertensi dan teknik pengelolaannya. Sebanyak 20 lansia berpartisipasi dalam kegiatan ini, yang menggunakan metode edukasi dengan media PowerPoint dan demonstrasi teknik relaksasi seperti napas dalam dan hipnosis lima jari. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta, dengan skor rata-rata pre-test sebesar 52,0 yang meningkat menjadi 80,0 pada post-test. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi yang interaktif dan berbasis demonstrasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan lansia mengenai hipertensi dan pengelolaan ansietas. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model bagi fasilitas kesehatan lainnya dalam mengelola hipertensi pada lansia dan memperbaiki kualitas hidup mereka.
UPAYA PENCAPAIAN PERKEMBANGAN MENTAL REMAJA MELALUI TERAPI KELOMPOK TERAPEUTIK Jumaini Jumaini; Sri wahyuni; Niken Yuniar Sari; Nurul Huda; Yulia Rizka
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.44284

Abstract

Remaja merupakan tahapan usia transisi dari anak-anak menuju dewasa. Pada usia remaja, seseorang akan mengalami berbagai perubahan berkaitan dengan proses transisi menuju kedewasaan. Kemampuan berdaptasi terhadap berbagai perubahn ini sangat penting sehingga yang menunjang pencapaian perkembangan dan kesehatan mental remaja. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan terapi kelompok terapeutik kepada remaja untuk meningkatkan perkembangan mentalnya. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Sri Meranti dengan rentang usia remaja 12-19 tahun. Remaja yang terlibat sebanyak 30 orang. Peserta diberikan pre test sebelum dilakukan terapi dan post test sesudah diberikan terapi. Hasil kegiatan menunjukkan skor rata-rata sebelum diberikan terapi kelompok terapeutik adalah 42 sedangkan skor rata-rata setelah diberikan terapi kelompok terapeutik adalah 59. Hal ini menunjukkan terdapat peningkatan skor perkembangan mental sebesar 17 setelah remaja mendapatkan terapi kelompok terapeutik. Dampak dari pengabdian masyarakat ini terjadi peninkatan perkembangan mental remaja dan diharapkan remaja terus beradaptasi terhadap perubahan yang dialami sehingga dapat berperilaku yang menunjukkan sebagai remaja yang sehat mental.
EDUKASI SEKOLAH TANPA BULLYING, OPTIMALKAN KESEHATAN MENTAL ANAK USIA SEKOLAH Jumaini Jumaini; Fathra Annis Nauli; Fajar Canas; Tasya Ferliana Rosa; Jeli Jeli; Malvino Prana Yuda; Inaya Putri Nashira; Gusvany Arifah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.58605

Abstract

Anak usia sekolah merupakan kelompok usia 6–12 tahun yang sedang berada pada tahap perkembangan sosial dan emosional yang pesat. Pada masa ini, anak mulai belajar berinteraksi, bekerja sama, dan membangun hubungan dengan teman sebaya. Namun, kurangnya pemahaman tentang perilaku sosial yang sehat dapat memicu terjadinya perilaku bullying di lingkungan sekolah yang berdampak pada Kesehatan mental mereka. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anak usia sekolah tentang bullying, dampak, serta cara mencegah dan menanganinya dengan tepat. Kegiatan dilakukan di SD N 91 Kota Pekanbaru pada 63 siswa. Kegiatan diawali denagn sesi pre-test dan diakhiri dengan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Media edukasi menggunakan Power Point (PPT), video edukatif, serta diskusi interaktif dan bermain peran (role play) tentang situasi bullying. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan peserta dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 64,4 dan post-test sebesar 86,7, yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman setelah diberikan edukasi. Selain itu, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan, terutama pada sesi role play yang membantu peserta memahami secara langsung bentuk-bentuk bullying dan bagaimana cara menanggapinya dengan bijak. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran siswa untuk saling menghargai dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari bullying, serta menjadi program berkelanjutan bagi pihak sekolah dalam upaya promosi kesehatan jiwa anak usia sekolah.
Hubungan Kelekatan Orang Tua dan Kelekatan Teman Sebaya dengan Perilaku Bullying pada Remaja M. Diffa Oktavian; Jumaini Jumaini; Anisa Yulvi Azni
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.473

Abstract

Pendahuluan: Bullying merupakan masalah yang banyak terjadi pada remaja di lingkungan pendidikan dan berdampak pada kesehatan mental. Fenomena ini memerlukan pemahaman lebih mendalam terkait perilaku tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan kelekatan orang tua dan teman sebaya dengan perilaku bullying pada remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 289 siswa dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen yang digunakan yaitu Inventory Parent-Peer Attachment (IPPA) untuk mengukur kelekatan orang tua dan teman sebaya, serta Olweus Bullying/Victim Questionnaire (OBVQ) untuk mengukur perilaku bullying. Semua kuesioner telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil: Sebagian besar responden berusia 16 tahun (52,6%), perempuan (66,8%), dan merupakan anak bungsu (33,6%). Sebagian besar ibu bekerja sebagai IRT (70,2%) dan ayah wiraswasta (56,7%), dengan pendidikan terakhir ibu dan ayah SMA (49,5%). Sebagian besar responden memiliki kelekatan ibu kategori sedang (65,7%), kelekatan ayah kategori sedang (69,6%), dan kelekatan teman sebaya kategori sedang (70,2%), sedangkan perilaku bullying berada pada kategori rendah (70,9%). Uji chi-square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kelekatan ibu dengan perilaku bullying (p = 0,002) serta kelekatan teman sebaya dengan perilaku bullying (p = 0,007). Namun, tidak ditemukan hubungan signifikan antara kelekatan ayah dengan perilaku bullying (p = 0,744). Kesimpulan: Kelekatan ibu dan teman sebaya memiliki peran dalam menurunkan perilaku bullying pada remaja, sehingga kualitas hubungan tersebut perlu diperkuat sebagai upaya pencegahan.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Prokrastinasi Akademik dalam Pengerjaan Skripsi pada Mahasiswa Keperawatan Dhea Annisa Savitri; Tesha Hestyana Sari; Jumaini
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.486

Abstract

Prokrastinasi akademik merupakan perilaku menunda tugas, termasuk penyusunan skripsi, dan banyak dialami mahasiswa tingkat akhir. Survei awal di Fakultas Keperawatan Universitas Riau memperlihatkansebagian besar responden berpotensi mengalami prokrastinasi. Beberapa faktor yang diduga berperan adalah kontrol diri, self efficacy, serta kemampuan mengatur waktu. Penelitian ini mempergunakan pendekatan kuantitatif melalui desainnya berupa deskriptif korelasional dan metode cross-sectional.Sebanyak 168 mahasiswa dijadikan sampel dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian mempergunakan kuesioner prokrastinasi akademik, kuesioner kontrol diri, kuesioner self efficacy dan kuesioner manajemen waktu yang sudah diujikanvaliditas dan reliabilitasnya. Data dianalisis mempergunakan pengujian chi square. Penelitian ini menemukan bahwa kebanyakan mahasiswa mengalami prokrastinasi pada kategori sedang (54,2%), kontrol diri sedang (48,8%), self efficacy rendah (42,3%) dan manajemen waktu rendah (35,7%). Hasil penelitian memperlihatkan adanya hubungan signifikan antara kontrol diri dengan prokrastinasi akademik (0,000), self efficacy dengan prokrastinasi akademik (0,023), manajemen waktu dengan prokrastinasi akademik (0,017). Makin rendah kontrol diri, self efficacy dan manajemen waktu, maka tingkat prokrastinasi akademikdalam pengerjaan skripsi makin tinggi. Disarankan  mahasiswa dapat meningkatkan keteraturan dalamkegiatan akademik dengan menerapkan pengelolaanwaktu yang lebih efektif serta penerapan disiplinbelajar, sehingga kecenderungan prokrastinasi dalampenyelesaian skripsi dapat berkurang.
Co-Authors Agrina Agrina Agrina Agrina Agrina Agrina Agrina, Agrina Agrina, Agrina Akladiwa .S. Magribi Al Rasyid, Harun " Aminatul Fitri Anisa Yulvi Azni Annisa Biiznillah Utami Ardiah Juita Arneliwati Asmira Dewi atika ulfa safitri Ayu Anita Azahra, Rahfa Bayhakki Bayhakki Clarisa, Afdwi Cumayunaro, Ayuro Cumiara Cumiara Daniel Happy Putra David Alfayed Silalahi de Laura, Diva Dede Hidayat Delia Rizky Pertiwi Della Oktavia Sari Dewi Liesnoor Setyowati Dewi, Eka Trisnawati Dhea Annisa Savitri Dilla Aulia Era Era Erika Erika Erika Erna Marni Erwin Erwin Erwin Erwin Fajar Canas Farza, Fadhilah Fathra Annis Nauli Fauziah Irwan Febriana Sabrian Fira Amalia Hanifah Fitria, Rosa Gamya Tri Utami Geby Swarty Gusmeldawati Gusmeldawati Gusvany Arifah Hadini, Hikmatul Hanifa, Ummu Hellena Deli Herlina Herlina Hertin, Hilda Hirmaliza Hesti Helpiyani Ida Friyanti Sitanggang Idam Ragil Widiyanto Atmojo Ila Rifatul Mahmuda Inaya Putri Nashira Indriati, Ganis Jannah, Ishmah Qonitatul Jeli Jeli Jhodi Ibrahim Joshy Herliani Joshy Herliani Juliana Juliana Juniar Ernawaty Karim, Darwin Khairunnisa Fitri de Firda kholisoh, kholisoh Kusnul Khotimah Lara Okta Ningsih Lawolo, Yanti Elfiani Lili Sofia Lina Triwahyuni M. Diffa Oktavian Malik Ibrahim Malvino Prana Yuda Mardhotilah, Fitria Mega Ayudia Saundari Mentari, Gilang Sri Mimi Aisyah Minalita, Ega Misrawati Misrawati Mita Purnama Muhammad Aulia Azzam Fikri Nadya Shavira Nafa Azzarah Nafsah, Dzikriyatin Nanda Hakulisaniyah Nauli, Fathra Anis Nelfia, Efi " Nida Falma Ahmad Nirmala Ayu Derryanti Nisfiyati, Mazruatun Novita Kusumarini Nurcahyati Nurcahyati Nurul Amirah Nurul Huda Nurul Huda Octaviany, Deby Oktavia Oktavia Oktavia, Deby Oswati - Hasanah Oswati Hasanah Pelangi Pelangi Putri Dwi Ayuningrum Putri Raisya Yafiza Ramadi Ramadi Rani Rahmawati Ranti Nopria Reggiana Sarastya Reni Zulfitri Riri Novayelinda Rismadefi - Woferst Rizka, Yulia Rizki, Zakiyah " Rosiana, Rosiana Rukmi, Dwi Kartika Rustam, Murfardi Rustam, Musfardi Sadiman Sadiman Safri Safri Salsa, Avira Berlianna Saragih, Iin Rismawati Sari, Fitri Sekar Sari, Mudrikah Sari, Niken Yuniar Sari, Tesha Hestyana Sintia Adwi Pama Putri Siti Anggraini Siti Rahmalia Hairani Damanik Sofiana Nurchayati Sopar Sri Dewi Zalmi Sri Utami Sri Utami Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Yuliani Putri Sri Yuliani Putri Stephanie Dwi Guna Sundari Sundari Suryawan, Putri Ayu Syeptri Agiani Putri Syintya Eka Putri Tampubolon, Masrina Munawarah Tasya Ferliana Rosa Tasya Rosa Tesha Hestyana Sari Tesha Hestyana Sari Tilla, Marda Tirta Assyifa Ramadhani Tri Angraini Triliani, Aliya Utari Dwisilvana Veny Elita Vivi Oktaviani Wan Nishfa Dewi Wannira, Ayu Widia Lestari Wirdatul Jannah Yesi - Hasneli Yesi Hasneli N Yulia Irvani Dewi YULIANA HUSADA Yusi Artika Zukhra, Ririn Muthia