Claim Missing Document
Check
Articles

Optimalisasi Kesehatan Jiwa melalui Pelatihan Kader Kesehatan pada Masa Pandemi Covid-19 di Kelurahan Tobek Gadang, Kota Pekanbaru Zukhra, Ririn Muthia; Nauli, Fathra Annis; Elita, Veny; Jumaini, Jumaini
Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan (Abdigermas) Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan (Abdigermas)
Publisher : CV Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/abdigermas.v1i1.12

Abstract

Corona virus disease 19 merupakan penyakit infeksi pada sistem saluran pernapasan. Kasusnya Covid-19 terus meningkat dan telah menyebar hampir keseluruh belahan dunia termasuk Indonesia. Dampak yang ditimbulkan tidak hanya masalah kesehatan fisik, namun juga masalah psikologis atau mental. Dampak psikologis yang dirasakan oleh masyarakat di Kelurahan Tobek Godang adalah stres dan cemas akibat pembatasan social, takut tertular, stress dalam membimbing anak belajar di rumah bahkan  mengalami masalah finansial. Pelatihan ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesehatan mental, melakukan pendidikan kesehatan berupa edukasi dan pelatihan penanganan stres seperti teknik napas dalam, relaksasi otot progresif, dan hipnotis lima jari. Kegiatan ini dilakukan di Kelurahan Tobek Godang Kota Pekanbaru. Khalayak sasaran adalah kader kesehatan yang berjumlah 20 orang. Rata-rata pengetahuan sebelum diberikan pelatihan diperoleh 63 poin, sedangkan setelah diberikan pelatihan meningkat menjadi 90.5 poin. Peningkatan pengetahuan yang cukup signifikan sebesar 27,5 % dan kader juga mampu melakukan berbagai strategi penanganan stres. Setelah dilakukan edukasi dan pelatihan, kader kesehatan diharapkan dapat menerapkan strategi penanganan masalah kesehatan jiwa kepada masyarakat sekitar yang terdampak pandemi Covid-19.
Terapi Kelompok Terapeutik Meningkatkan Perkembangan Psikososial pada Remaja di Wilayah Pesisir Jumaini, Jumaini; Elita, Veny; Sari, Tesha Hestyana; Sari, Niken Yuniar; Octaviany, Deby
Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 Nomor 2 November 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/kepo.v5i2.1221

Abstract

Kondisi sehat fisik dan mental serta pemahaman terhadap tugas perkembangan pada remaja menjadi hal yang sangat penting, karena akan menentukan kualitas remaja sebagai generasi penerus bangsa di masa yang akan datang. Pencapaian perkembangan psikososial pada remaja untuk mencapai pembentukan identitas diri salah satunya dengan pemberian terapi kelompok terapeutik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh pemberian terapi kelompok terapeutik terhadap perkembangan psikososial pada remaja di wilayah pesisir. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain Quasi experimental pre-post-test with control group dengan intervensi Terapi Kelompok Terapeutik (TKT) sebanyak 7 sesi. Pre-test dilakukan sebelum intervensi dan post-test setelah intervensi. Sampel diambil menggunakan purposive sampling sebanyak 59 orang remaja, yang terdiri dari 30 orang pada kelompok intervensi dan 29 orang pada kelompok kontrol. Analisa data menggunakan uji distribusi frekuensi dan uji independent t-test (Pooled t-test). Hasil penelitian menunjukkan terapi kelompok terapeutik berpengaruh terhadap perkembangan psikososial pada remaja di wilayah pesisir (p-value=0,00<0,05). Diharapkan remaja untuk terus melakukan stimulasi perkembangan psikososial pada dirinya sendiri sehingga tercapai tugas perkembangan diri yaitu terbentuknya identitas diri secara optimal.
Hubungan Self Esteem dengan Self Disclosure pada Mahasiswa Pengguna Second Account Instagram Salsa, Avira Berlianna; Jumaini, Jumaini; Sari, Tesha Hestyana
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1440

Abstract

Penggunaan second account Instagram berdampak pada peningkatan kepercayaan diri dan bisa dengan bebas melakukan self disclosure. Self esteem disebut sebagai salah satu faktor yang bisa mempengaruhi self disclosure. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan self esteem dengan self disclosure pada mahasiswa pengguna second account Instagram. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan kepada 96 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Sampel pada penelitian ini diambil menggunakan teknik proportional random sampling. Kuesioner yang digunakan yaitu Coopersmith Self Esteem Inventory (CSEI) oleh Coopersmith (1967) dan Revised Self Disclosure Scale (RSDS) oleh Wheelees (1976). Analisis bivariat menggunakan uji chi square. Berdasarkan 96 responden sebagian besar berada pada usia 22 tahun sebanyak 28 responden (29,2%) dan mayoritas responden dengan jenis kelamin perempuan sebanyak 82 responden (85,4%). Tingkat self esteem paling banyak pada kategori tinggi yaitu 36 responden (37,5%) dan tingkat self disclosure paling banyak pada kategori sedang yaitu 36 responden (37,5%). Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara self esteem dengan self disclosure pada mahasiswa pengguna second account Instagram dengan p value (0,006) < α (0,05).  Semakin tinggi self esteem seseorang maka semakin tinggi pula self disclosurenya melalui second account Instagram. Perlunya seorang individu untuk meningkatkan self esteem agar semakin percaya diri ketika melakukan self disclosure.
Gambaran Konsep Diri pada Pasien Kanker Nasofaring Minalita, Ega; Jumaini, Jumaini; Sari, Niken Yuniar
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1510

Abstract

Kanker nasofaring merupakan tumor yang sering di temukan di indonesia dan menyebabkan masalah fisik dan psikososial bagi penderitanya. Hal ini akan mempengaruhi self-concept (konsep diri). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran konsep diri pada pasien kanker nasofaring. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel penelitian merupakan pasien kanker nasofaring di RSUD Arifin Achmad yang berjumlah 80 responden, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner modifikasi Tennessee Self Concept Scale (TSCS) yang telah di uji validitas dan reliabilitias. Analisis univariat di gunakan dalam melakukan analisa data. Konsep diri pasien kanker nasofaring dari 80 responden menunjukkan sebanyak 41 responden (51,3%) dengan konsep diri negatif. Pada komponen konsep diri, 47 responden (58,8%) dengan gambaran diri negatif, 41 responden (51,3%) dengan ideal diri negatif, 43 responden (53,8%) dengan harga diri negatif, 44 responden (55%) dengan peran diri negatif dan 44 responden (55%) denagn identitas diri negatif. Sebagian besar responden kanker nasofaring memiliki konsep diri negatif. Disarankan kepada perawat untuk memotivasi pasien dengan memberi penyuluhan agar pandangan pasien tentang konsep dirinya berubah kearah yang lebih baik.
Gambaran Kepercayaan Diri pada Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Triliani, Aliya; Jumaini, Jumaini; Elita, Veny
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1699

Abstract

Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) sering kali menghadapi stigma dari masyarakat, yang dapat menurunkan kepercayaan diri mereka. Hal ini membuat mereka cenderung menghindari pertemuan dengan orang lain, merasa malu dengan kondisi diri mereka saat ini, dan enggan berinteraksi dengan lingkungan sekitar. ODGJ diharapkan dapat memiliki kepercayaan diri dalam masyarakat, menjadi produktif, serta mandiri melalui upaya pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepercayaan diri pada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang meliputi yakin pada kemampuan, optimis, objektif, bertanggung jawab, dan rasional & realistis. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif. Jumlah sampel sebanyak 90 responden pasien gangguan jiwa yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner kepercayaan diri yang telah di uji validitas dan reliabilitas. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat. Jumlah responden dengan percaya diri sebanyak 42 responden (46.7%) dan tidak percaya diri sebanyak 48 responden (53.3%). Berdasarkan komponen kepercayaan diri responden yang tidak yakin pada kemampuan sebanyak 57 responden (63.3%), tidak optimis sebanyak 62 responden (68.9%), tidak objektif sebanyak 68 responden (75.6%), tidak bertanggung jawab sebanyak 64 responden (71.1%), dan responden dengan rasional dan realistis sebanyak 56 responden (62.2%).  Kepercayaan diri pada ODGJ akan membantu untuk mampu berfungsi secara sosial dan emosional, yang berkontribusi pada pemulihan dan integrasi mereka dalam masyarakat.
Terapi Akupresur Terhadap Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi: Literature Review Suryawan, Putri Ayu; Arneliwati, Arneliwati; Jumaini, Jumaini
Jurnal Kesehatan Holistic Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan Holistic Volume 6/ Nomor 2/ Juli 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan RS Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.833 KB) | DOI: 10.33377/jkh.v6i2.130

Abstract

Introduction: Acupressure is a non-pharmacological method of treatment, acupressure therapy is the development of massage therapy that goes participation in participation with the exploitation of acupuncture. The procedure therein remedial programme put into practice digits instead of therapeutic needles made at the same points as those used in acupuncture therapy. Acupressure therapy has many benefits, one of which is to lower your blood pressure. Objective: The objective of the contemplate was to influence the chain reaction of shiatsu remedial programme on parentage coercion in patients with arterial hypertension. Methode: Journal design in the form of literature review. Data sources: google scholar and pubmed. Inclusion criteria: 2016-2020 articles, in Indonesian and English, health journals, discussing suppressing blood pressure for hypertensive patients. Outcome: Based on 5 scientific articles, all articles concluded that hypertensive patients experienced an effect or decrease in blood pressure after using acupressure therapy. Conclusion: Acupressure can lower blood pressure in hypertensive patients.
Penerapan Metode Pembelajaran Blended Learning dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Hasil Belajar Siswa: Sebuah Meta - Analisis Jumaini, Jumaini; Hertin, Hilda Hirmaliza; Nisfiyati, Mazruatun; Ibrahim, Malik
Al-Khawarizmi Vol 5 No 1 (2021): Al Khawarizmi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jppm.v5i1.9805

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode pembelajaran Blended Learning dalam meningkatkan pemahamn konsep hasil belajar siswa.Penelitian ini menggunakan metode meta-anlisis dengan mengumpulkan sejumlah data yang memenuhi syarat di google scholar,sinta,dan portal garuda.Dalam penulusuran ini ditemukan sebanyak 45 data yang memenuhi syarat pada kisaran tahun 2009-2021.Data yang memenuhi syarat memuat nilai klasikal (k), jumlah siswa yang tuntas (I) dan disebutkan jumlah siswa yang menjadi subjek penelitian (N). Hasil analisis data menggunakan software JASP menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dalam peningkatan pemahaman konsep menggunakan metode pembelajaran blended learning terhadap hasil belajar siswa sebesar 91% termasuk kategori sangat kuat. Hasil analisis variabel moderator menunjukkan bahwa model pembelajaran blended learningrata-rata sangat kuat peningkatannya dalam pemahaman konsep siswa pada jenjang SD yakni 0.91 atau 91% dengan estimasi dampak sebesar 0.908 yang termasuk kedalam kategori sangat kuat.Pada jenjang SMP yakni 0.91 atau 91% dengan estimasi dampak 0.910 yang termasuk dalam kategori sangat kuat. Kemudian pada jenjang SMA yakni 0.89 atau 89% dengan estimasi dampak 0.890 juga termasuk dalam kategori sangat kuat. Kemudian untuk kalsifikasi mata pelajaran metode blended learning sangat kuat peningkatannya pada mata pelajaran MATEMATIKA yaitu mencapai 0,90 atau 90% dengan estimasi dampak 0.895 termasuk dalam kategori sangat kuat. Sedangkan, untuk IPA yaitu mencapai 0.90 atau 90% juga dengan estimasi dampak 0.903 dan termasuk kategori sangat kuat dan kemudian mata pelajaran IPS yaitu mencapai 0.91 atau 91% dengan estimasi dampak 0.908 termasuk juga dalam kategori sangat kuat.AbstractThis study aims to see the Blended Learning method in improving students' understanding of the concept of learning outcomes. This study uses a meta-analysis method with a large amount of data that meets the requirements on Google Scholar, Sinta, and Garuda Portal. In this research, there were as many as 45 data that fulfilled the requirements in the 2009-2021 range. Data that meets the requirements contains the classical value (k), the number of students who meet the requirements (I), and the number of students who are research subjects (N). The results of data analysis using JASP software show that there is a significant effect in increasing the understanding of concepts using mixed learning methods on student learning outcomes by 91%, including the very strong category. The results of the moderator variable analysis show that the blended learning model has a very strong increase in students' understanding of concepts at the elementary level, namely 0.91 or 91% with an emission impact of 0.908 which is included in the very strong category 91% with an impact of 0.910 which is in the very strong category. Then at the high school level, namely 0.89 or 89% with an earthquake impact of 0.890, it is also included in the very strong category. Then for the calcification of the blended learning method subjects, the increase was very strong in the MATHEMATICS subject, which reached 0.90 or 90% with an earthquake impact of 0.895 which was included in the very strong category. Whereas for IPA which reached 0.90 or 90% with an earthquake impact of 0.903 and was in the very strong category and then the Social Studies subject which reached 0.91 or 91% with an earthquake impact of 0.908 was also in the very strong category.
Hubungan Keanekaragaman Pangan Terhadap Status Gizi Anak Usia Balita Nirmala Ayu Derryanti; Riri Novayelinda; Jumaini Jumaini
SMASH: Journal of Social Management Sains and Health Vol 2, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/smash.v2i2.6731

Abstract

Status gizi merupakan faktor krusial yang memengaruhi kualitas sumber daya manusia, terutama pada anak balita yang mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Kekurangan gizi pada kelompok usia ini dapat meningkatkan risiko penyakit serta menghambat perkembangan kognitif. Keanekaragaman pangan telah diakui sebagai indikator valid untuk menilai kecukupan asupan gizi anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan keanekaragaman pangan dengan status gizi anak usia balita. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif cross-sectional. Populasi penelitian adalah balita berusia 24-60 bulan di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki. Sampel penelitian berjumlah 61 balita. Teknik pengambilan sampel ialah Simple Random Sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner Household Dietary Diversity Score (HDDS) dan pengukuran antropometri (berat badan dan tinggi badan). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas balita di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki memiliki status gizi normal (44,3%). Distribusi keanekaragaman pangan menunjukkan sebagian besar balita memiliki keanekaragaman pangan tinggi (78,7%). Uji Chi-Square menunjukkan nilai p sebesar 0,000 (p  0,05). Penelitian ini menyimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara keanekaragaman pangan dan status gizi anak balita.
Gambaran Pengetahuan Remaja Putri Tentang Pelecehan Seksual Utari Dwisilvana; Jumaini Jumaini; Widia Lestari
SMASH: Journal of Social Management Sains and Health Vol 2, No 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/smash.v2i1.5386

Abstract

Pendahuluan: Pelecehan seksual merupakan permasalahan serius yang mengkhawatirkan bagi remaja sehingga diperlukan pengetahuan yang baik tentang pelecehan seksual untuk upaya pencegahan pelecehan seksual pada remaja putri. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan remaja putri tentang pelecehan seksual. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya  terlebih dahulu. Analisis data menggunakan analisis data univariat. Sampel  penelitian ini melibatkan 77 remaja putri menggunakan teknik stratified random sampling. Hasil: Gambaran pengetahuan remaja putri tentang pelecehan seksual mayoritas dalam kategori baik (97,4%), yaitu tentang pengertian (92,3%), bentuk (100%), dampak  (96,1%) dan upaya pencegahan (66,2%). Kesimpulan: Sebagian besar remaja putri memiliki pengetahuan yang baik tentang pelecehan seksual, namun masih ada yang memiliki pengetahuan kurang khusunya pada aspek upaya pencegahan pelecehan seksual. Diharapkan kepada remaja putri untuk memperbanyak membaca literatur mengenai upaya pencegahan pelecehan seksual. Instansi pendidikan dapat meningkatkan perlindungan tehadap remaja dari ancaman pelecehan seksual. Melalui berbagai upaya pencegahan seperti penyuluhan, pendidikan seksual dini, intervensi berbasis komunitas dan promosi kesehatan dapat meningkatkan kesadaran remaja terhadap pelecehan seksual dan dapat meningkatkan perlindungan diri dari berbagai ancaman.
Efektivitas Aplikasi SafeTeens terhadap Peningkatan Literasi Kesehatan Mental Remaja: Studi Kuasi-Eksperimen Tesha Hestyana Sari; Jumaini Jumaini; Syeptri Agiani Putri; Novita Kusumarini
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51680

Abstract

Mental health problems among adolescents continue to increase, coupled with low levels of mental health literacy, which can lead to delays in seeking professional help. Innovative technology-based efforts are needed to ensure wider access to mental health information and services. This study aims to develop and test the effectiveness of the SafeTeens app as an educational tool for improving adolescent mental health literacy. The study used a quasi-experimental design with an intervention and control group. A sample of 60 adolescents was selected based on inclusion criteria and divided proportionally into two groups. The research instrument was a mental health literacy questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data were analyzed using the Chi-Square test to determine differences in mental health literacy levels before and after the intervention. The results showed that the intervention group experienced a significant increase in mental health literacy levels after using the SafeTeens app (χ² = 19.14; p = 0.00007), whereas the control group showed no significant change (χ² = 0.66; p = 0.719). The SafeTeens app has proven effective in improving adolescents' understanding of mental health issues, distinguishing myths from facts, and how to seek appropriate help. This study recommends further development of the SafeTeens app with gamification features and periodic reminders to increase user engagement, as well as long-term testing to assess the sustainability of improvements in mental health literacy. Furthermore, cultural and local language adaptations need to be continuously refined to make the app more relevant to Indonesian adolescents.
Co-Authors Agrina Agrina Agrina Agrina Agrina Agrina Agrina, Agrina Agrina, Agrina Akladiwa .S. Magribi Al Rasyid, Harun " Aminatul Fitri Anisa Yulvi Azni Annisa Biiznillah Utami Ardiah Juita Arneliwati Asmira Dewi atika ulfa safitri Ayu Anita Azahra, Rahfa Bayhakki Bayhakki Clarisa, Afdwi Cumayunaro, Ayuro Cumiara Cumiara Daniel Happy Putra David Alfayed Silalahi de Laura, Diva Dede Hidayat Delia Rizky Pertiwi Della Oktavia Sari Dewi Liesnoor Setyowati Dewi, Eka Trisnawati Dhea Annisa Savitri Dilla Aulia Era Era Erika Erika Erika Erna Marni Erwin Erwin Erwin Erwin Fajar Canas Farza, Fadhilah Fathra Annis Nauli Fauziah Irwan Febriana Sabrian Fira Amalia Hanifah Fitria, Rosa Gamya Tri Utami Geby Swarty Gusmeldawati Gusmeldawati Gusvany Arifah Hadini, Hikmatul Hanifa, Ummu Hellena Deli Herlina Herlina Hertin, Hilda Hirmaliza Hesti Helpiyani Ida Friyanti Sitanggang Idam Ragil Widiyanto Atmojo Ila Rifatul Mahmuda Inaya Putri Nashira Indriati, Ganis Jannah, Ishmah Qonitatul Jeli Jeli Jhodi Ibrahim Joshy Herliani Joshy Herliani Juliana Juliana Juniar Ernawaty Karim, Darwin Khairunnisa Fitri de Firda kholisoh, kholisoh Kusnul Khotimah Lara Okta Ningsih Lawolo, Yanti Elfiani Lili Sofia Lina Triwahyuni M. Diffa Oktavian Malik Ibrahim Malvino Prana Yuda Mardhotilah, Fitria Mega Ayudia Saundari Mentari, Gilang Sri Mimi Aisyah Minalita, Ega Misrawati Misrawati Mita Purnama Muhammad Aulia Azzam Fikri Nadya Shavira Nafa Azzarah Nafsah, Dzikriyatin Nanda Hakulisaniyah Nauli, Fathra Anis Nelfia, Efi " Nida Falma Ahmad Nirmala Ayu Derryanti Nisfiyati, Mazruatun Novita Kusumarini Nurcahyati Nurcahyati Nurul Amirah Nurul Huda Nurul Huda Octaviany, Deby Oktavia Oktavia Oktavia, Deby Oswati - Hasanah Oswati Hasanah Pelangi Pelangi Putri Dwi Ayuningrum Putri Raisya Yafiza Ramadi Ramadi Rani Rahmawati Ranti Nopria Reggiana Sarastya Reni Zulfitri Riri Novayelinda Rismadefi - Woferst Rizka, Yulia Rizki, Zakiyah " Rosiana, Rosiana Rukmi, Dwi Kartika Rustam, Murfardi Rustam, Musfardi Sadiman Sadiman Safri Safri Salsa, Avira Berlianna Saragih, Iin Rismawati Sari, Fitri Sekar Sari, Mudrikah Sari, Niken Yuniar Sari, Tesha Hestyana Sintia Adwi Pama Putri Siti Anggraini Siti Rahmalia Hairani Damanik Sofiana Nurchayati Sopar Sri Dewi Zalmi Sri Utami Sri Utami Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Yuliani Putri Sri Yuliani Putri Stephanie Dwi Guna Sundari Sundari Suryawan, Putri Ayu Syeptri Agiani Putri Syintya Eka Putri Tampubolon, Masrina Munawarah Tasya Ferliana Rosa Tasya Rosa Tesha Hestyana Sari Tesha Hestyana Sari Tilla, Marda Tirta Assyifa Ramadhani Tri Angraini Triliani, Aliya Utari Dwisilvana Veny Elita Vivi Oktaviani Wan Nishfa Dewi Wannira, Ayu Widia Lestari Wirdatul Jannah Yesi - Hasneli Yesi Hasneli N Yulia Irvani Dewi YULIANA HUSADA Yusi Artika Zukhra, Ririn Muthia