Claim Missing Document
Check
Articles

Tinjauan Implementasi Sistem Penganggaran di Daerah: Studi Kasus Kelurahan Lubuk Pakam: Penelitian Triwira Samosir; Tiara Anggrini Siregar; Clarissya Shatala Revi; Putri Kemala Dewi Lubis; Khairani Alawiyah Matondang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5961

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Performance-Based Budgeting (PBB) dan Line Item Budgeting (LIB) dalam pengelolaan anggaran di tingkat kelurahan. Penelitian dilakukan di Kantor Kelurahan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data yang digunakan terdiri dari data primer melalui wawancara semi-terstruktur dan data sekunder melalui studi literatur dengan metode Systematic Literature Review (SLR). Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan anggaran dilaksanakan secara terintegrasi dalam sistem APBD, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban. Sistem penganggaran yang diterapkan merupakan kombinasi antara PBB yang berorientasi pada kinerja dan LIB menekankan pengendalian administratif. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan hybrid mampu meningkatkan akuntabilitas, efisiensi, transparansi, serta efektivitas pengelolaan anggaran di tingkat kelurahan secara optimal, berkelanjutan, serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat secara luas dan berkesinambungan secara signifikan dan berkelanjutan.
Analisis Pendapatan Dan Belanja Daerah: Penelitian Meilani Putri; Siti Fatimah; Salwa Lailani; Putri Kemala Dewi Lubis; Khairani Alawiyah Matondang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6115

Abstract

Pendapatan dan belanja daerah merupakan komponen utama dalam pengelolaan keuangan pemerintah daerah yang memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pendapatan daerah berfungsi sebagai sumber utama pembiayaan kegiatan pemerintahan yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana transfer dari pemerintah pusat, serta lain-lain pendapatan yang sah, sedangkan belanja daerah digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan dan pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan dan belanja daerah serta mengkaji hubungan keduanya dalam mendukung pembangunan daerah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari buku dan jurnal ilmiah yang relevan. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mengkaji, membandingkan, dan menginterpretasikan berbagai teori serta hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemandirian fiskal daerah masih menjadi tantangan, yang ditandai dengan rendahnya kontribusi Pendapatan Asli Daerah dan tingginya ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat. Selain itu, struktur belanja daerah yang masih didominasi oleh belanja operasional menunjukkan bahwa alokasi anggaran belum sepenuhnya optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan pendapatan dan belanja daerah yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel guna meningkatkan kinerja keuangan pemerintah daerah serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan
Analisis Peran Koperasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia: Pendekatan Data Panel Dwi Anggriani; Khairani Alawiyah Matondang; Shabilla Aisyah; Wandira Anzani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9230

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh volume usaha koperasi dan jumlah koperasi aktif terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Pertumbuhan ekonomi yang inklusif tidak semata diukur dari besaran Produk Domestik Bruto, namun juga tergantung pada sejauh mana lembaga ekonomi rakyat, seperti koperasi, mampu menggerakkan kegiatan usaha masyarakat. Sebagai badan usaha yang berlandaskan prinsip kekeluargaan, koperasi memainkan peran strategis dalam memperluas akses ekonomi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan anggota, serta mendistribusikan kesejahteraan lebih merata. Penelitian memakai pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder runtun waktu tahunan periode 2017–2025 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik. Variabel terikat adalah pertumbuhan ekonomi yang diukur melalui Produk Domestik Regional Bruto atas dasar harga konstan; variabel bebas terdiri dari volume usaha koperasi dan jumlah koperasi aktif. Analisis menggunakan regresi linear berganda dengan metode Ordinary Least Squares, dan model Common Effect dipilih berdasarkan hasil Uji Chow dan Uji Lagrange Multiplier. Uji asumsi klasik menunjukkan tidak terdapat masalah multikolinearitas atau heteroskedastisitas, sehingga estimasi dianggap andal. Hasil menujukkan secara parsial kedua variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Secara simultan, volume usaha koperasi dan jumlah koperasi aktif bersama-sama berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan, dengan Adjusted R-squared sebesar 48%, sementara 52% variasi dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menguatkan posisi koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan yang mendukung pertumbuhan nasional secara nyata dan berkelanjutan.
Pengaruh Modal Sendiri dan Volume Usaha Terhadap Sisa Hasil Usaha Koperasi di Provinsi Pulau Sumatera Periode 2019-2023 Khairani Alawiyah Matondang; Agnes Monica Sianipar; Enjel Widia Sari Gea; Respa Mellia Sirait
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh modal sendiri dan volume usaha terhadap Sisa Hasil Usaha (SHU) koperasi pada 10 provinsi di Pulau Sumatera periode 2019–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif asosiatif dengan orientasi kausalitas, data sekunder panel diperoleh dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah serta Badan Pusat Statistik. Analisis data dilakukan dengan metode regresi data panel menggunakan perangkat lunak EViews 12.0. Pemilihan spesifikasi model dilakukan melalui Uji Chow, Uji Hausman, dan Uji Lagrange Multiplier yang menunjukkan bahwa Common Effect Model (CEM) merupakan model terbaik. Selanjutnya, uji asumsi klasik membuktikan bahwa model bebas dari gejala multikolinearitas dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, modal sendiri berpengaruh positif dan signifikan terhadap SHU (t hitung = 2,817 > t tabel = 2,011; p = 0,007 < 0,05). Demikian pula volume usaha juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap SHU (t hitung = 5,743 > t tabel = 2,011; p = 0,000 < 0,05). Secara simultan, kedua variabel bebas berpengaruh signifikan terhadap SHU (F hitung = 172,95 > F tabel = 3,195; p = 0,000 < 0,05). Nilai Adjusted R² sebesar 0,8753 mengindikasikan bahwa 87,53% variasi Sisa Hasil Usaha dapat dijelaskan oleh modal sendiri dan volume usaha, sedangkan sisanya sebesar 12,47% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan koperasi di wilayah Sumatera melalui penguatan modal internal dan peningkatan volume usaha.
Pengaruh Modal Usaha, Modal Pinjaman, Total Aset terhadap Sisa Hasil Usaha pada KSP Karya Mandiri Medan Periode 2018-2024 Khairani Alawiyah Matondang; Cornelia Aginta Br Sembiring; Maya Sentia Anjelika Tampubolon; Melisa Patrisia Manurung
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9465

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal sendiri, modal pinjaman, dan total aset terhadap Sisa Hasil Usaha (SHU) pada KSP Karya Mandiri Medan periode 2018–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan koperasi yang diperoleh dari laporan neraca dan laporan laba rugi. Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak EViews 12. Sebelum dilakukan pengujian hipotesis, model terlebih dahulu diuji melalui uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi untuk memastikan model memenuhi kriteria Best Linear Unbiased Estimator (BLUE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial modal sendiri berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap SHU, sedangkan modal pinjaman dan total aset berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap SHU. Secara simultan, ketiga variabel independen juga tidak berpengaruh signifikan terhadap SHU. Namun demikian, nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,678 menunjukkan bahwa modal sendiri, modal pinjaman, dan total aset mampu menjelaskan variasi SHU sebesar 67,8%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian seperti volume usaha, jumlah anggota, biaya operasional, dan efektivitas pengelolaan koperasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan modal dan aset koperasi perlu diimbangi dengan pengelolaan yang efektif dan produktif agar mampu meningkatkan SHU secara optimal serta mendukung kesejahteraan anggota koperasi.
Eksistensi Koperasi Sebagai Badan Usaha dalam Menghadapi Tantangan Ekonomi Modern Nasrullah Hidayat; Khairani Alawiyah Matondang; Febri Br Hutabarat; Uswatul Akmalia; Juanda Maulana; Mery Kristiani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koperasi merupakan badan usaha yang berperan penting dalam perekonomian Indonesia karena berlandaskan prinsip kebersamaan, demokrasi ekonomi, dan kesejahteraan anggota. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi koperasi sebagai badan usaha dalam menghadapi tantangan ekonomi modern. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui analisis berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi masih memiliki peran strategis dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, namun menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan sumber daya manusia, permodalan, tata kelola organisasi, dan adaptasi teknologi. Untuk mempertahankan eksistensinya, koperasi perlu melakukan transformasi digital, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat tata kelola dan inovasi usaha. Dengan demikian, koperasi dapat tetap kompetitif dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Analisis Hukum Komersial terhadap Perlindungan Konsumen pada Produk Kosmetik yang Dipasarkan Melalui Media Sosial Kaiesa Raihatul Muntaza; Margaretha Sembiring; Rafael Benediktus Manalu; Khairani Alawiyah Matondang
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i1.8644

Abstract

Perkembangan pesat teknologi digital telah mendorong transformasi signifikan dalam industri pemasaran, khususnya pada sektor kosmetik yang kini memanfaatkan media sosial sebagai kanal utama pemasaran dan distribusi produk (Kotler et al., 2019). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerangka hukum komersial yang mengatur perlindungan konsumen atas produk kosmetik yang dipasarkan melalui media sosial di Indonesia, mengidentifikasi permasalahan hukum yang timbul dalam praktik tersebut, serta merumuskan rekomendasi perbaikan regulasi dan pengawasan. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode kajian literatur (library research) dengan pendekatan yuridis normatif, di mana sumber data diperoleh dari peraturan perundang-undangan yang berlaku, literatur hukum, serta hasil-hasil penelitian terdahulu yang relevan. Kajian terhadap berbagai sumber hukum menemukan bahwa perlindungan konsumen produk kosmetik di media sosial diatur melalui sejumlah instrumen hukum berlapis, yakni Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2019 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik, serta regulasi BPOM Nomor 12 Tahun 2023 dan Nomor 18 Tahun 2024 (Barkatullah, 2018; Panjaitan, 2021). Meskipun kerangka hukum tersebut telah cukup komprehensif, implementasinya masih menemui berbagai kendala, antara lain maraknya peredaran kosmetik ilegal tanpa izin edar BPOM, klaim promosi yang menyesatkan, penyalahgunaan endorsement oleh influencer, serta lemahnya penegakan hukum di ruang digital. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan sinergi antara regulasi, pengawasan BPOM, dan literasi konsumen merupakan kebutuhan mendesak untuk mewujudkan ekosistem perdagangan kosmetik digital yang aman dan berkeadilan (Tampubolon, 2016). Penelitian ini merekomendasikan pembaruan regulasi yang adaptif terhadap dinamika platform digital serta peningkatan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat konsumen.
ANALYSIS OF THE INFLUENCE OF REGIONAL CAPITAL EXPENDITURE, INVESTMENT PRIVATE ENTERPRISE, LABOR AND SPECIAL ALLOCATION FUNDSON THE ECONOMIC GROWTH OF ACEH PROVINCE M. Nur Akarim; Fitri Rahmadana; Muhammad Yusuf; Ainul Mardhiyah; Arwansyah; Khairani Alawiyah Matondang; Fitrawaty
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 5 No. 6 (2026): MAY
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.20603365

Abstract

This study aims to analyze the effect of capital expenditure on regional economic growth in Aceh Province by considering control variables and the Special Autonomy Fund (DOKA) as a moderating variable. The control variables include the Open Unemployment Rate (TPT), Labor Force Participation Rate (TPAK), Human Development Index (HDI), and investment. This study employs panel data covering 23 regencies/cities over the period 2016–2025. The analytical method used is panel data regression with a Fixed Effect Model (FEM), selected based on the Chow test and Hausman test. Estimation is conducted using robust standard errors (White cross-section) to address potential heteroskedasticity and autocorrelation issues. The results indicate that capital expenditure has a positive and significant effect on economic growth. The HDI and investment variables also show positive and significant effects, while TPT and TPAK are not statistically significant. DOKA has a positive effect on economic growth; however, the interaction between capital expenditure and DOKA shows a significant negative effect, indicating that DOKA tends to weaken the effectiveness of capital expenditure. These findings highlight the importance of improving fiscal governance quality so that capital expenditure and DOKA can be more effective in promoting regional economic growth.
Pengaruh Perkembangan Koperasi (Jumlah Koperasi Aktif, Volume Usaha, SHU) terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Sumatera Utara Khairani Alawiyah Matondang; Tri Rahayu; Ranti Delima Tobing; Ogin Syaputra Sinaga
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 1 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i1.6674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perkembangan koperasi terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara selama periode 2011–2025. Variabel yang dikaji meliputi jumlah koperasi aktif, volume usaha, dan Sisa Hasil Usaha (SHU) koperasi sebagai indikator utama kelembagaan, kapasitas, dan profitabilitas koperasi. Pendekatan analisis menggunakan metode regresi linear berganda (OLS) dengan data runtun waktu yang dikumpulkan dari Badan Pusat Statistik dan lembaga terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume usaha koperasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB, menegaskan peran penting ekspansi aktivitas usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, SHU koperasi menunjukkan hubungan negatif yang signifikan, menandakan perlunya reinvestasi yang strategis untuk meningkatkan kontribusi ekonomi koperasi. Jumlah koperasi aktif secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, namun secara simultan ketiga variabel menunjukkan pengaruh yang kuat dan positif terhadap PDRB. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan kapasitas operasional dan kelembagaan koperasi merupakan faktor kunci dalam mendukung pembangunan ekonomi regional berkelanjutan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar kebijakan untuk meningkatkan peran koperasi dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara.
Transmisi Harga Minyak Dunia Terhadap Inflasi Dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia: Analisis SVAR Tahun 2020 - 2024 Siti Ramsyah Aini; Khairani Alawiyah Matondang; Fitrawaty
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis mekanisme transmisi guncangan harga minyak dunia terhadapinflasi dan pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan memasukkan variabel Geopolitical Risk Index(GPR) sebagai faktor eksternal yang memengaruhi dinamika perekonomian. Data yang digunakanberupa data triwulanan periode 2000–2024 yang terdiri atas Geopolitical Risk Index (GPR), hargaminyak dunia Brent, inflasi Indonesia, dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Metode analisis yangdigunakan adalah Structural Vector Autoregression (SVAR) untuk mengidentifikasi hubunganstruktural antarvariabel serta mengestimasi respons dinamis melalui Impulse Response Function (IRF)dan Forecast Error Variance Decomposition (FEVD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatanrisiko geopolitik global mendorong kenaikan harga minyak dunia yang kemudian ditransmisikan keinflasi domestik melalui jalur biaya produksi dan harga energi. Guncangan harga minyak memberikandampak positif terhadap inflasi dalam jangka pendek, sedangkan terhadap pertumbuhan ekonomimenunjukkan pengaruh negatif. Analisis FEVD mengindikasikan bahwa variasi inflasi danpertumbuhan ekonomi Indonesia tidak hanya dipengaruhi faktor domestik tetapi juga oleh guncanganharga minyak dan risiko geopolitik global. Temuan ini menegaskan pentingnya stabilisasi harga energiserta penguatan ketahanan ekonomi domestik dalam menghadapi ketidakpastian geopolitik global.Kata kunci: Harga Minyak Dunia, Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, Geopolitical Risk Index,SVAR.
Co-Authors Afifah Khalisah Ritonga Agnes Monica Sianipar Agustin Tampubolon Ainul Mardhiyah, Ainul Aisyah Rahmadani Alansyah Febriano Marbun Alawi Parlindungan Hasibuan Annisa Handayani Aprianti Hananya Sigukguhi Ariel Parulian siregar Arwansyah Asro Waruwu Badty Silaen Cindy Fantika Cindy Yentika Naibaho Citra Wulandari Manik Clarissya Shatala Revi Cornelia Aginta Br Sembiring Dean Setiyana Deva Azandi Dwi Anggriani Eliza Handayani Lubis Ella Aristha Enjel Widia Sari Gea Enjelika Simamora Enzelina Sitanggang Evi Aiswara Rai Fadhil Irfansyah Febri Br Hutabarat Febri Sartika Siagian Febyana Sembiring Feryanto Nababan Fidia Wati Fikri Ardiansyah Fitrah Maya Sari Hasugian Fitrawaty Fitri Rahmadana Frido Evindey Manihuruk Gina Ami Sefi Ginting Grace Stela Zane Simamora Icha Riska Gloria Nainggolan Indriana Dachi Ismi Hasanah Janisa Aulia Joe Alfredo Tarigan Johanes Putra Nababan Johs Charlos Hutabalian Jonathan Jonathan Josua Free Adiel Siahaan Juanda Maulana Kaiesa Raihatul Muntaza Karin Sarah Angelina Siahaan Keren Dwi Wulandari Krisnawati Silaban Lamtiar Sinaga Lathifah Aini Laura Magdalena Tambunan Lesamana Rizki Samora Lora Theresia Panggabean M. Faiz Syahputra Sihotang M. Nur Akarim Mahlina Putri Manurung Margaretha Sembiring Maria Audina Rumapea Maria Elpida Manalu Mawar Indah Juita Hutagalung Maya Sentia Anjelika Tampubolon Maya Wulan Dari Meilani Putri Melisa Patrisia Manurung Mery Kristiani Mery Kristiani Susanti Simanjuntak Muhammad Yusuf Muliana Putri Yohana Tobing Mutiara Rengganis Nabila Lubis Nadia Enjel Lina Silalahi Nadya Nafisah Nasrullah Hidayat Nathania Christy Sembiring Nazwa Aulia Nst Nazwa AZ Zahro Nurul Azmi Nurul Azmi Ogin Syaputra Sinaga Olivia Nauli Stevani Purba Pia Lestari Saragih Putri Dewi Kemala Lubis Putri Kemala Dewi Lubis Rafael Benediktus Manalu Rahel Veronika Siregar Rain Taruna Ompusunggu Ranti Delima Tobing Refa Lina Br. Sinaga Respa Mellia Sirait Reva Nurputri Siahaan Rinaldi Rinaldi Ririn Yolanda Manalu Riza Indriani Rizsa Nabillah Salma Diani Salwa Lailani Sarah Bakara Shabilla Aisyah Siregar, Ina Namora Putri Siska Octavianita Br Sembiring Siti Fatimah Siti Rahma Siti Ramsyah Aini Syamsir Amir Yasir Tegar Efraim Gilbert Siahaan Teresia Reginanta Ginting Teresia Situmeang Tesalika Tia Handani Tiara Anggrini Siregar Tina Angelia Tri Rahayu Triwira Samosir Uswatul Akmalia Wandira Anzani Wina Aulia Rizka Yan Septian Yanti Masryana Sianturi Yosua Bintang Halomoan Zenia Aliefia Ermawan