Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Tinjauan Implementasi Sistem Penganggaran di Daerah: Studi Kasus Kelurahan Lubuk Pakam: Penelitian Triwira Samosir; Tiara Anggrini Siregar; Clarissya Shatala Revi; Putri Kemala Dewi Lubis; Khairani Alawiyah Matondang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5961

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Performance-Based Budgeting (PBB) dan Line Item Budgeting (LIB) dalam pengelolaan anggaran di tingkat kelurahan. Penelitian dilakukan di Kantor Kelurahan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data yang digunakan terdiri dari data primer melalui wawancara semi-terstruktur dan data sekunder melalui studi literatur dengan metode Systematic Literature Review (SLR). Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan anggaran dilaksanakan secara terintegrasi dalam sistem APBD, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban. Sistem penganggaran yang diterapkan merupakan kombinasi antara PBB yang berorientasi pada kinerja dan LIB menekankan pengendalian administratif. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan hybrid mampu meningkatkan akuntabilitas, efisiensi, transparansi, serta efektivitas pengelolaan anggaran di tingkat kelurahan secara optimal, berkelanjutan, serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat secara luas dan berkesinambungan secara signifikan dan berkelanjutan.
Analisis Pendapatan Dan Belanja Daerah: Penelitian Meilani Putri; Siti Fatimah; Salwa Lailani; Putri Kemala Dewi Lubis; Khairani Alawiyah Matondang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6115

Abstract

Pendapatan dan belanja daerah merupakan komponen utama dalam pengelolaan keuangan pemerintah daerah yang memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pendapatan daerah berfungsi sebagai sumber utama pembiayaan kegiatan pemerintahan yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana transfer dari pemerintah pusat, serta lain-lain pendapatan yang sah, sedangkan belanja daerah digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan dan pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan dan belanja daerah serta mengkaji hubungan keduanya dalam mendukung pembangunan daerah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari buku dan jurnal ilmiah yang relevan. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mengkaji, membandingkan, dan menginterpretasikan berbagai teori serta hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemandirian fiskal daerah masih menjadi tantangan, yang ditandai dengan rendahnya kontribusi Pendapatan Asli Daerah dan tingginya ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat. Selain itu, struktur belanja daerah yang masih didominasi oleh belanja operasional menunjukkan bahwa alokasi anggaran belum sepenuhnya optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan pendapatan dan belanja daerah yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel guna meningkatkan kinerja keuangan pemerintah daerah serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan
Analisis Peran Koperasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia: Pendekatan Data Panel Dwi Anggriani; Khairani Alawiyah Matondang; Shabilla Aisyah; Wandira Anzani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9230

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh volume usaha koperasi dan jumlah koperasi aktif terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Pertumbuhan ekonomi yang inklusif tidak semata diukur dari besaran Produk Domestik Bruto, namun juga tergantung pada sejauh mana lembaga ekonomi rakyat, seperti koperasi, mampu menggerakkan kegiatan usaha masyarakat. Sebagai badan usaha yang berlandaskan prinsip kekeluargaan, koperasi memainkan peran strategis dalam memperluas akses ekonomi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan anggota, serta mendistribusikan kesejahteraan lebih merata. Penelitian memakai pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder runtun waktu tahunan periode 2017–2025 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik. Variabel terikat adalah pertumbuhan ekonomi yang diukur melalui Produk Domestik Regional Bruto atas dasar harga konstan; variabel bebas terdiri dari volume usaha koperasi dan jumlah koperasi aktif. Analisis menggunakan regresi linear berganda dengan metode Ordinary Least Squares, dan model Common Effect dipilih berdasarkan hasil Uji Chow dan Uji Lagrange Multiplier. Uji asumsi klasik menunjukkan tidak terdapat masalah multikolinearitas atau heteroskedastisitas, sehingga estimasi dianggap andal. Hasil menujukkan secara parsial kedua variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Secara simultan, volume usaha koperasi dan jumlah koperasi aktif bersama-sama berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan, dengan Adjusted R-squared sebesar 48%, sementara 52% variasi dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menguatkan posisi koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan yang mendukung pertumbuhan nasional secara nyata dan berkelanjutan.
Pengaruh Modal Sendiri dan Volume Usaha Terhadap Sisa Hasil Usaha Koperasi di Provinsi Pulau Sumatera Periode 2019-2023 Khairani Alawiyah Matondang; Agnes Monica Sianipar; Enjel Widia Sari Gea; Respa Mellia Sirait
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh modal sendiri dan volume usaha terhadap Sisa Hasil Usaha (SHU) koperasi pada 10 provinsi di Pulau Sumatera periode 2019–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif asosiatif dengan orientasi kausalitas, data sekunder panel diperoleh dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah serta Badan Pusat Statistik. Analisis data dilakukan dengan metode regresi data panel menggunakan perangkat lunak EViews 12.0. Pemilihan spesifikasi model dilakukan melalui Uji Chow, Uji Hausman, dan Uji Lagrange Multiplier yang menunjukkan bahwa Common Effect Model (CEM) merupakan model terbaik. Selanjutnya, uji asumsi klasik membuktikan bahwa model bebas dari gejala multikolinearitas dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, modal sendiri berpengaruh positif dan signifikan terhadap SHU (t hitung = 2,817 > t tabel = 2,011; p = 0,007 < 0,05). Demikian pula volume usaha juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap SHU (t hitung = 5,743 > t tabel = 2,011; p = 0,000 < 0,05). Secara simultan, kedua variabel bebas berpengaruh signifikan terhadap SHU (F hitung = 172,95 > F tabel = 3,195; p = 0,000 < 0,05). Nilai Adjusted R² sebesar 0,8753 mengindikasikan bahwa 87,53% variasi Sisa Hasil Usaha dapat dijelaskan oleh modal sendiri dan volume usaha, sedangkan sisanya sebesar 12,47% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan koperasi di wilayah Sumatera melalui penguatan modal internal dan peningkatan volume usaha.
Pengaruh Modal Usaha, Modal Pinjaman, Total Aset terhadap Sisa Hasil Usaha pada KSP Karya Mandiri Medan Periode 2018-2024 Khairani Alawiyah Matondang; Cornelia Aginta Br Sembiring; Maya Sentia Anjelika Tampubolon; Melisa Patrisia Manurung
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9465

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal sendiri, modal pinjaman, dan total aset terhadap Sisa Hasil Usaha (SHU) pada KSP Karya Mandiri Medan periode 2018–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan koperasi yang diperoleh dari laporan neraca dan laporan laba rugi. Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak EViews 12. Sebelum dilakukan pengujian hipotesis, model terlebih dahulu diuji melalui uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi untuk memastikan model memenuhi kriteria Best Linear Unbiased Estimator (BLUE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial modal sendiri berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap SHU, sedangkan modal pinjaman dan total aset berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap SHU. Secara simultan, ketiga variabel independen juga tidak berpengaruh signifikan terhadap SHU. Namun demikian, nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,678 menunjukkan bahwa modal sendiri, modal pinjaman, dan total aset mampu menjelaskan variasi SHU sebesar 67,8%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian seperti volume usaha, jumlah anggota, biaya operasional, dan efektivitas pengelolaan koperasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan modal dan aset koperasi perlu diimbangi dengan pengelolaan yang efektif dan produktif agar mampu meningkatkan SHU secara optimal serta mendukung kesejahteraan anggota koperasi.