p-Index From 2021 - 2026
6.448
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI PETERNAKAN Agrointek JURNAL PETERNAKAN Jurnal Ternak Tropika JITRO (Jurnal Ilmiah dan Teknologi Peternakan Tropis) E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Animal Production : Indonesian Journal of Animal Production Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) JPM (Jurnal Pemberdayaan Masyarakat) Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal Biologi Tropis Jurnal Pertanian Agros CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Media Mahardhika Jurnal Peternakan Nusantara IKRA-ITH ABDIMAS Comment: an International Journal of Community Development Logista: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Abditani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Bulletin of Applied Animal Research EDUTEC : Journal of Education And Technology Manhaj: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Abdimasku : Jurnal Pengabdian Masyarakat Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Agrinimal Jurnal Ilmu Ternak dan Tanaman Unram Journal of Community Service (UJCS) Jurnal Sains Peternakan Nusantara EKONOMIKA45 Jurnal Keuangan dan Akuntansi Terapan (KUAT) Agrivet: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian dan Peternakan Jurnal Manajemen Bisnis Kewirausahaan Gemilang: Jurnal Manajemen dan Akuntansi International Journal of Economics (IJEC) Innovative: Journal Of Social Science Research J-DEPACE (Journal of Dedication to Papua Community) Jurnal Pengabdian Masyarakat Tamilis Synex: Multidimensional Collaboration Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Kewirausahaan
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN TELUR ASIN HERBAL SEBAGAI PRODUK DIVERSIFIKASI PANGAN ASAL TELUR ITIK DI DUSUN CIHATEUP KABUPATEN TASIKMALAYA Andri Kusmayadi; Ristini Siti Sundari; Yusuf Sumaryana
Jurnal Abditani Vol. 6 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v6i2.238

Abstract

Dusun Cihateup merupakan tempat proses domestikasi ternak itik Cihateup sebagai ternak lokal khas Tasikmalaya Jawa Barat. Ketersediaan telur itik di Dusun Cihateup cukup melimpah dimana setiap harinya dapat menghasilkan lebih dari 500 butir telur. Harga jual telur itik relatif rendah yaitu sebesar Rp 2.000,00 per butirnya. Daya tahan telur itik segar yang rendah dapat ditingkatkan dengan cara diolah melalui proses diversifikasi pangan agar daya tahan telur semakin meningkat dan menghasilkan nilai jual yang tinggi. Solusi untuk mengatasi permasalahan ini yaitu dengan melakukan pengolahan telur itik segar menjadi telur asin herbal untuk meningkatkan daya tahan telur, meningkatkan harga jual telur, serta menghasilkan sifat fungsional pada produk telur asin herbal untuk meningkatkan imunitas masyarakat pasca Pandemi Covid-19. Tujuan program pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan nilai tambah dan daya tahan telur itik Cihateup, serta meningkatkan keterampilan masyarakat Dusun Cihateup dalam mengolah telur asin herbal. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada bulan Juni sampai dengan September 2022 di Dusun Cihateup, Desa Sukanagalih, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya. Metode pelaksanaan program terdiri atas penyuluhan, pelatihan dan pendampingan pada warga masyarakat di Dusun Cihateup, anggota kelompok ternak “Kelompok Megar Bebek Cihateup”, dan anggota Badan Usaha Milik Desa “Berdikari”. Kegiatan ini mampu meningkatkan keterampilan dan pendapatan masyarakat melalui pengolahan telur asin herbal.
PENERAPAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN TELUR ASIN HERBAL SEBAGAI PRODUK DIVERSIFIKASI PANGAN ASAL TELUR ITIK DI DUSUN CIHATEUP KABUPATEN TASIKMALAYA Andri Kusmayadi; Ristina Siti Sundari; Yusuf Sumaryana
J-DEPACE (Journal of Dedication to Papua Community) Vol 5, No 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Victory Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34124/jpkm.v5i2.128

Abstract

Dusun Cihateup merupakan tempat proses domestikasi ternak itik Cihateup sebagai ternak lokal khas Tasikmalaya Jawa Barat. Ketersediaan telur itik di Dusun Cihateup cukup melimpah dimana setiap harinya dapat menghasilkan lebih dari 500 butir telur. Harga jual telur itik relatif rendah yaitu sebesar Rp 2.000,00 per butirnya. Daya tahan telur itik segar yang rendah dapat ditingkatkan dengan cara diolah melalui proses diversifikasi pangan agar daya tahan telur semakin meningkat dan menghasilkan nilai jual yang tinggi. Solusi untuk mengatasi permasalahan ini yaitu dengan melakukan pengolahan telur itik segar menjadi telur asin herbal untuk meningkatkan daya tahan telur, meningkatkan harga jual telur, serta menghasilkan sifat fungsional pada produk telur asin herbal untuk meningkatkan imunitas masyarakat pasca Pandemi Covid-19. Tujuan program pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan nilai tambah dan daya tahan telur itik Cihateup, serta meningkatkan keterampilan masyarakat Dusun Cihateup dalam mengolah telur asin herbal. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada bulan Juni sampai dengan September 2022 di Dusun Cihateup, Desa Sukanagalih, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya. Metode pelaksanaan program terdiri atas penyuluhan, pelatihan dan pendampingan pada warga masyarakat di Dusun Cihateup, anggota kelompok ternak “Kelompok Megar Bebek Cihateup”, dan anggota Badan Usaha Milik Desa “Berdikari”. Kegiatan ini mampu meningkatkan keterampilan dan pendapatan masyarakat melalui pengolahan telur asin herbal.
Penyuluhan, Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Telur Asin Bebas Amis dengan Antioksidan Daun Jintan (Plectranthus amboinicus SPRENG) Sundari, Ristina Siti; Asyiah, Ai Kusmiati; Kusmayadi, Andri; Rosita, Sindi
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v6i1.2009

Abstract

Telur merupakan salah satu komoditas pangan fungsional hewani yang kaya protein. Masalah bau amis pada telur itik acapkali menjadi penyebab minat masyarakat dalam mengkonsumsi telur itik berkurang. Walaupin demikian telur itik diketahui memliki kandungan gizi yang lebih tinggi darpadai telur ayam. Penggunaan daun jintan (Plectranthus amboinicus) merupakan salah satu cara untuk mengatasi maslah tersebut. Daun jintan mempunyai potensi yang tinggi untuk menghilangkan bau amis pada telur itik. Hal ini karena daun jintan mempunyai kandungan antioksidan seperti bioflavonoid, fenol dan atsiri yang khas. Zat antioksidan ini dapat menurunkan tingkat keamisan pada telur itik. Sebagai hasil penelitian yang kemudian disosialisakan kepada masyarakat agar diperoleh manfaat sebesar-besarny. Metoda yang digunakan adalah penyuluhan, pelatihan dan pendampingan bagaimana membuat telur asin yang bebas bau amis dengan memanfaatkan antioksidan dari daun jintan. Temuan ini disosialisasikan agar bermanfaat untuk masyarakat dan memungkinkan untuk menjadi peluang usaha baru dan varian produk dari yang sudah ada. Hasil pengabdian menunjukkan penambahan pengetahuan dan keterampilan yang nyata dibandingkan sebelum diberi penyuluhan dan pendampingan. Selain itu mitra sangat menyukai innovasi tersebut dan ingin pelatihan lebih lanjut.
Karakteristik Organoleptik Daging Itik Cihateup yang Diberi Ransum Mengandung Ampas Teh Hijau Fermentasi dan Probiotik Lactobacillus sp Lutfi Ginayah; Nurul Frasiska; Andri Kusmayadi
Bulletin of Applied Animal Research Vol 5 No 2 (2023): Bulletin of Applied Animal Research
Publisher : LPPM Perjuangan University of Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/baar.v5i2.1199

Abstract

Green tea dregs fermentation process is carried out to reduce crude fiber and tannins, as well as increase nutritional value and digestibility in livestock. Probiotic Lactobacillus sp combined with fermented green tea dregs is thought to optimize metabolic processes in the digestive tract. The urgency of this research is to utilize green tea dregs that has been fermented and combined with the probiotic Lactobacillus sp. as a feed additive for Cihateup ducks. This study aims to determine the effect of giving a combination of green tea dregs and probiotic Lactobacillus sp in rations on the organoleptic quality of duck meat. This study used a completely randomized design with 4 treatments and 5 replications. The treatment in this study was the addition of fermented green tea dregs (ATHF) and probiotic Lactobacillus sp with different levels, namely P1 (100% basal feed/PB + 0% ATHF), P2 (96% PB + 1% ATHF + 3% Probiotics) , P3 (96% PB + 2% ATHF + 2% Probiotics), and P4 (96% PB + 3% ATHF + 1% Probiotics). The results of this study showed that the addition of fermented green tea dregs and probiotic Lactobacillus sp to this ration had no significant effect (P>0.05) on the organoleptic characteristics (taste, color, aroma, texture) of duck meat.
Zoning Policy Implementation and Its Impact on the Acceptance of Madrasah Aliyah Students (Public and Private) in Bekasi Regency Marlina, Yuli; Muliawati, Teti; Kusmayadi, Andri; Fatimah, Elva Siti
EDUTEC : Journal of Education And Technology Vol 6 No 3 (2023): March 2023
Publisher : STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/edu.v6i3.517

Abstract

The purpose of this study is to ascertain how zoning regulations are implemented and how they affect to Madrasah Aliyah in Bekasi Regency's decision in accept private students. The method used in this study is a quantitative method, while data analysis used a simple regression approach. According to the study's findings, there was a 50% favorable impact on the Bekasi Regency's zoning policy on the admission of students to private Islamic high schools. Where the t table value is 1.796, while t count is obtained from SPSS data processing of 1.918 > 1.796 (t table) it can be concluded that the t-count is greater than the t-table value, this means that Ho is rejected and Ha is accepted.
Vocational Boarding School Curriculum Policy Sumarna, Asep; Kusmayadi, Andri; Dafik Sahal, Yosep Farhan; Yuliati Zaqiah, Qiqi
EDUTEC : Journal of Education And Technology Vol 7 No 4 (2024): June 2024
Publisher : STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/edu.v7i4.819

Abstract

This study investigates curriculum policies in boarding schools operated by Vocational High Schools (SMK) within the context of Islamic education. The primary aim is to explore how Islamic principles and occupational competencies are integrated into the curriculum. The research employed analysis of policy documents, interviews with stakeholders, and surveys of curriculum implementation across various vocational boarding schools. Findings indicate that the curriculum strategy in SMK boarding schools is established through a comprehensive approach that combines strong Islamic religious instruction with technical and vocational knowledge. The program aims to foster students' spiritual growth while preparing them for the workforce. Islamic religious issues are not only taught theoretically but are also woven into vocational practices, such as business ethics in vocational case studies. Moreover, the study found that flexible curriculum adaptation is essential to meet the demands and local contexts of each vocational boarding school. Active participation from all stakeholders, including teachers, students, parents, and local communities, is crucial for the development and implementation of effective curricula. The study concludes that curricular policies in vocational boarding schools should maintain a balanced approach between religious and vocational education, emphasizing character development. Community involvement, continuous curriculum evaluation, and revision are critical recommendations for enhancing the quality of education in SMK boarding schools.
PENAMBAHAN FERMENTASI DAUN KATUK (Sauropus androgynus L.) YANG DIKOMBINASIKAN DENGAN AMPAS TAHU TERHADAP PERFORMA AYAM BROILER Frandika, Dedy Inko; Rahayu, Novia; Kusmayadi, Andri
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Vol. 11 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jitp.v11i2.24878

Abstract

Daun katuk (Sauropus androgynus L.) merupakan tanaman yang mengandung berbagai macam nutrisi salah satunya protein. Bahan makanan yang mengandung protein nabati yang cukup tinggi yaitu kacang-kacangan seperti ampas tahu yang merupakan sisa atau limbah industri produksi tahu yang mengandung 21-29% protein yang tinggi sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu bahan pakan alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan campuran fermentasi daun katuk dan ampas tahu dalam pakan terhadap performa ayam broiler dan untuk mengetahui persentase terbaik pemberian campuran fermentasi daun katuk dan ampas tahu dalam pakan untuk meningkatkan performa ayam broiler. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan yaitu P0 (100% Pakan basal + 0% Fermentasi daun katuk dan ampas tahu), P1 (90% Pakan basal + 10% Fermentasi daun katuk dan ampas tahu), P2 (85% Pakan basal + 15% Fermentasi daun katuk dan ampas tahu), dan P3 (80% Pakan basal + 20% Fermentasi daun katuk dan ampas tahu) dengan 5 ulangan. Masing-masing unit percobaan terdiri dari 3 ekor ayam broiler sehingga terdapat 60 ekor ayam broiler. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian perlakuan campuran fermentasi daun katuk dan ampas tahu dalam pakan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap pertambahan bobot badan harian (PBBH), bobot potong, konsumsi pakan, dan konversi pakan (FCR).
Effects of Mangosteen Peel Extract Microcapsules Supplemented in Diets on Intestinal Characteristics and Malondialdehyde of Cihateup Duck Kusmayadi, Andri; Adriani, Lovita; Abun, Abun; Muchtaridi, Muchtaridi; Tanuwiria, Ujang Hidayat
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 10, No 1 (2023): JITRO, January
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jitro.v10i1.27371

Abstract

The aim of this study was to examine the effect of supplementation of mangosteen peel extract microcapsule which was encapsulated using maltodextrin from sugar palm starch (MPEM) on intestinal characteristics, and malondialdehyde of Cihateup duck. This study used 140 male Cihateup ducks, which were divided randomly into 7 groups of cages with different feed treatments. The T1 treatment consisted of only basal rations. The T2 treatment contained basal rations added with 50 ppm bacitracin. The treatment of T3 to T7 consisted of basal rations added by MPEM at the doses of 0.5, 1.0, 1.5, 2.0, and 2.5%, respectively. Data on intestinal characteristics, and malondialdehyde level were analyzed using a completely randomized design and if there were significant differences, further testing using DMRT method was performed. The results showed that MPEM treatment had a significant effect (P
Addition of Fermented Green Tea Dregs and Probiotic Lactobacillus sp. in Cihateup Duck Ration on Chemical Quality of Meat Kusmayadi, Andri; Sundari, Ristina Siti; Sumaryana, Yusuf
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 10, No 1 (2023): JITRO, January
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jitro.v10i1.28229

Abstract

Green tea is widely consumed by the people of Indonesia as a beverage or processed food. Green tea dregs contain antioxidant compounds that have many pharmacological properties. On the other hands, green tea dregs contain tannin which can reduce digestibility so that further processing needs to be done by fermenting so that the digestibility increases. Fermented green tea dregs combined with probiotic Lactobacillus sp. is thought to be able to have a more significant impact on the growth of livestock and their products. The aim of this study was to examine the effect of adding a combination of fermented green tea dregs (ATHF) and probiotic Lactobacillus sp. in the ration on the chemical quality of Cihateup duck meat. The study was conducted experimentally using 60 Cihateup ducks which were randomly grouped into 4 groups of feed treatment as follows: T1 (100% basal feed/0% ATHF), T2 (PB + 1% ATHF + 3% probiotics), T3 (PB + 2% ATHF + 2% Probiotic) and T4 (PB + 3% ATHF + 1% Probiotic). The parameters of this study were the chemical quality of Cihateup duck meat which consisted of water content, protein content and fat content. The results showed that the addition of a combination of ATHF and probiotic Lactobacillus sp. significant effect (P<0.05) on the protein content and fat content of meat, while the water content parameter has no significant effect (P>0.05). T2 treatment produced the highest meat protein content and T1 treatment resulted in lower meat fat content than other treatments.
Digital Entrepreneurship Development Program: Scaling Up Through Digital Integration Abdul Ghonisyah, Ghaling Achmad; Arif, Arif; Pauzy, Depy Muhamad; Kusmayadi, Andri
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/ja.v7i2.2040

Abstract

Belajar dari pengalaman usaha yang dirintis oleh para mahasiswa tersebut, maka kami menyusun blueprint program pengabdian masyarakat Digital Entrepreneurship Development Program: Scaling Up Through Digital Integration ini untuk mendorong peningkatan performa bisnis para wirausaha mahasiswa dan masyarakat umum dalam aktifitas usahanya, sehingga setelahnya menguasai skillset digital integration diharapkan mampu bersaing secara kompetitif serta dapat menjangkau market seluas-luasnya. Adapun IPTEK yang akan digunakan dalam mengimplementasikan Konsep Scaling Up dalam Digital Entrepreneurship Development Programini adalah melalui pendekatan model Digital Integration Setelah dilakukannya serangkaian kegiatan workshop dan pendampingan terhadap peserta program, entitas bisnis yang adaptif mengadopsi digital integration yang sederhana, mampu mendapatkan data base customer-nya secara tertarget dan penjualan pun dapat dipastikan berkelanjutan. Hal ini dapat dilihat sebagai contoh pencapaian unit usaha yang dijalani oleh mahasiswi prodi manajemen, yaitu bidang fashion (kerudung) Brand Rvna Hijab yang baru saja dimulai sejak awal September 2023. Dalam satu bulan berhasil mencatatkan penjualan sebanyak 3.556 pcs kerudung dengan total data base pelanggan 1.418 pembeli dengan total kunjungan atau traffic yang masuk sebanyak 26.561 oarang. Hasil ini baru menggunakan satu platform saja, yaitu Live Stream Commerce, Tiktok. Namun demikian, tantangan muncul pada saat dorongan dari pemilik usaha untuk melakukan scaling up membuka channel distribusi platform e-commerce secara bersamaan sementara aspek digital talent belum siap, maka hasilnya menjadi kurang efektif.