p-Index From 2021 - 2026
6.894
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI PETERNAKAN Agrointek JURNAL PETERNAKAN Jurnal Ternak Tropika JITRO (Jurnal Ilmiah dan Teknologi Peternakan Tropis) E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Animal Production : Indonesian Journal of Animal Production Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) JPM (Jurnal Pemberdayaan Masyarakat) Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal Biologi Tropis Jurnal Pertanian Agros CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Media Mahardhika Jurnal Peternakan Nusantara IKRA-ITH ABDIMAS Comment: an International Journal of Community Development Logista: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Abditani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Bulletin of Applied Animal Research EDUTEC : Journal of Education And Technology Manhaj: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Abdimasku : Jurnal Pengabdian Masyarakat Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Agrinimal Jurnal Ilmu Ternak dan Tanaman Unram Journal of Community Service (UJCS) Jurnal Sains Peternakan Nusantara EKONOMIKA45 Jurnal Keuangan dan Akuntansi Terapan (KUAT) Agrivet: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian dan Peternakan Jurnal Manajemen Bisnis Kewirausahaan Gemilang: Jurnal Manajemen dan Akuntansi International Journal of Economics (IJEC) Innovative: Journal Of Social Science Research Journal of Livestock and Animal Health (JLAH) J-DEPACE (Journal of Dedication to Papua Community) Jurnal Pengabdian Masyarakat Tamilis Synex: Multidimensional Collaboration Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Kewirausahaan
Claim Missing Document
Check
Articles

Vocational Boarding School Curriculum Policy: Study at Madinatulquran Boarding School Vocational School Asep Sumarna; Andri Kusmayadi; Yosep Farhan Dafik Sahal; Qiqi Yuliati Zaqiah
EDUTEC : Journal of Education And Technology Vol. 7 No. 4 (2024): June 2024
Publisher : STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/edu.v7i4.819

Abstract

This study investigates curriculum policies in boarding schools operated by Vocational High Schools (SMK) within the context of Islamic education. The primary aim is to explore how Islamic principles and occupational competencies are integrated into the curriculum. The research employed analysis of policy documents, interviews with stakeholders, and surveys of curriculum implementation across various vocational boarding schools. Findings indicate that the curriculum strategy in SMK boarding schools is established through a comprehensive approach that combines strong Islamic religious instruction with technical and vocational knowledge. The program aims to foster students' spiritual growth while preparing them for the workforce. Islamic religious issues are not only taught theoretically but are also woven into vocational practices, such as business ethics in vocational case studies. Moreover, the study found that flexible curriculum adaptation is essential to meet the demands and local contexts of each vocational boarding school. Active participation from all stakeholders, including teachers, students, parents, and local communities, is crucial for the development and implementation of effective curricula. The study concludes that curricular policies in vocational boarding schools should maintain a balanced approach between religious and vocational education, emphasizing character development. Community involvement, continuous curriculum evaluation, and revision are critical recommendations for enhancing the quality of education in SMK boarding schools.
Pemberdayaan Desa Binaan Melalui Diversifikasi Pangan Asal Itik Sebagai Produk Unggulan Desa Sukanagalih Andri Kusmayadi; Ghaling Achmad Abdul Ghonisyah; Yusuf Sumaryana; Yanti Yanti
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v6i4.1009

Abstract

Ternak itik Cihateup merupakan ternak lokal asal Desa Sukanagalih sebagai penghasil telur dan daging untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat. Diversifikasi pangan sangat penting untuk meningkatkan nilai tambah produk dan pendapatan masyarakat. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk menerapkan teknologi tepat guna pengolahan telur asin dan nugget daging itik afkir untuk meningkatkan nilai jual telur dan daging itik afkir sehingga meningkatkan pendapatan masyarakat. Kegiatan dimulai pada bulan Juni sampai Desember 2024 di Desa Sukanagalih, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan PDB terdiri atas berbagai kegiatan penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan pembuatan telur asin dan nugget daging itik afkir sampai pemasarannya. Mitra sasaran kegiatan PDB adalah Kelompok Megar Bebek Cihateup dan Badan Usaha Milik Desa Berdikari dengan jumlah partisipan kegiatan sebanyak 40 orang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa diversifikasi pangan telur dan daging itik menjadi telur asin dan nugget mampu meningkatkan daya konsumsi masyarakat yang tidak menyukai produk telur dan daging itik menjadi suka. Pengolahan telur asin mampu meningkatkan nilai jual telur itik segar per butir sebesar Rp. 2.000,- menjadi Rp. 3.500,- serta daging itik segar sebesar Rp. 40.000,- menjadi Rp 100.000,- per kg. Kegiatan ini mampu meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Sukanagalih dengan mengolah produk unggulan desa.
Dampak Ekonomi Pemberian Nanokapsul Ekstrak Kulit Manggis sebagai Feed Additive Fitogenik pada Broiler Terinfeksi Avian Pathogenic E. coli Kusmayadi, Andri; Sundari, Ristina Siti; Sujana, Endang
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i1.21915

Abstract

Avian Pathogenic Escherichia coli (APEC) infection poses a significant challenge in intensive broiler farming, as it compromises production performance and increases treatment costs. Meanwhile, phytogenic feed additives derived from natural ingredients such as mangosteen peel are gaining attention as safer and more sustainable alternatives. Nanocapsule technology enables efficient release of active compounds, but its economic feasibility requires systematic evaluation. This study aims to assess the economic impact of using mangosteen peel extract nanocapsules as a phytogenic feed additive in broilers infected with APEC. The analysis was conducted using Income Over Feed Cost (IOFC), Break-Even Value (BEV), and sensitivity simulations based on feed price and biological performance. Results indicate that the additive improves feed efficiency and profit margins, especially under carcass-based marketing scenarios. Simulations yielded economically viable thresholds for active ingredient pricing (P_aBE and P_EFE), which vary according to efficiency levels and market conditions. This approach offers a practical framework for farmers to design adaptive, efficient, and sustainable feed formulations.
Bobot dan Persentase Bagian Karkas Itik Cihateup yang Diberi Ransum Mengandung Kombinasi Ampas Teh Hijau Fermentasi dan Probiotik Lactobacillus sp.: Carcass Weight and Carcass Percentage of Cihateup Ducks Fed a Diet Containing a Combination of Fermented Green Tea Waste and Lactobacillus sp. Probiotics Kusmayadi, Andri; Nurdianti, Sofi Adha; Rahayu, Novia
Journal of Livestock and Animal Health Vol. 9 No. 1 (2026): February (In Press)
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/jlah.v9i1.130

Abstract

Itik Cihateup merupakan ternak unggas yang diduga berpotensi dalam menghasilkan daging. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi ampas teh hijau fermentasi (ATHF) dan probiotik Lactobacillus sp. terhadap bobot karkas dan persentase bagian karkas itik Cihateup. Penelitian dilakukan secara eksperimen pada 60 ekor DOD itik jantan afkir dengan 4 perlakuan yaitu P1 (Pakan komersial 100%), P2 (Pakan komersial + 1% ATHF + 3% probiotik), P3 (Pakan komersial + 2% ATHF + 2% probiotik), dan P4 (Pakan komersial + 3% ATHF + 1% probiotik) sebanyak 5 kali ulangan. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), metode analisis menggunakan ANOVA dengan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan kombinasi ATHF dan probiotik tidak berpengaruh nyata terhadap bobot dan persentase bagian karkas, akan tetapi pada parameter bobot karkas bagian punggung menunjukkan pengaruh yang nyata. Pemberian ATHF 1% + probiotik 3% (P2) menunjukkan nilai rataan bobot karkas bagian punggung tertinggi dibandingkan perlakuan lainnya.
Teknologi Pembuatan Abon Ikan Lele Bebas Bau Amis (Penyuluhan dan Implementasi) Sundari, Ristina Siti; Kusmayadi, Andri; Fitriadi, Budhi Wahyu
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v6i1.5004

Abstract

Almost people like any fishes, but some do not like the fish rancid even after processing. Catfish shredded is one of the processed processes. Turmeric, ginger, lemon, tamarind, vinegar, starfruit is often used to eliminate the fishy smell, but it still has taste left by itself. Community service was conducted to empower them and cope with the fishy smell problem. So that modified to the new variance beside the original product. Dan largen market share. Women Farmer Group for fisheries processing produces the object due to extension and implementation to adopt the technology innovation about catfish shredded processing to eliminate rancid on a fish odor. We hope this engagement and empowerment will become sustainable and spread out to other women farmer groups and animal products based on our research to raise economic circles. The group had a pre-test and post-test to measure the understanding and innovation adoption level. This engagement resulted in two variances of catfish by original and rancid free enriched with antioxidant of oregano leaf. The other result is that this new variance has more voluminous than the original in the same weight.