Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Permainan Tradisional Engklek Terhadap Sosial Emosional Anak Kelas V SD Negeri 064998 Medan Marelan M. Izhar; Fatmawati; Yusrizal
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.1233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh permainan tradisional engklek terhadap perkembangan sosial emosional peserta didik kelas V SD Negeri 064998 Medan Marelan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment melalui desain Pretest–Posttest Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 50 peserta didik yang terdiri atas 25 peserta didik pada kelas eksperimen dan 25 peserta didik pada kelas kontrol. Data dikumpulkan menggunakan angket sosial emosional yang mengukur kemampuan bekerja sama, interaksi sosial, empati, dan pengendalian emosi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor sosial emosional kelas eksperimen meningkat dari 64,50 pada pretest menjadi 86,17 pada posttest, sedangkan kelas kontrol memperoleh rata-rata 78,40 pada posttest. Hasil uji normalitas menunjukkan nilai signifikansi pretest sebesar 0,078 dan posttest sebesar 0,191, sedangkan uji homogenitas memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,074 pada pretest dan 0,207 pada posttest, sehingga data memenuhi asumsi analisis parametrik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional engklek mampu meningkatkan kemampuan bekerja sama, interaksi sosial, empati, dan pengendalian emosi peserta didik melalui aktivitas belajar yang melibatkan interaksi langsung dengan teman sebaya. Dengan demikian, permainan tradisional engklek dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk mendukung perkembangan sosial emosional sekaligus memperkuat pendidikan karakter berbasis budaya lokal di sekolah dasar.
Implementasi Media Pop Up Book dalam Mata Pelajaran IPAS Materi Ekosistem pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Muhammad Ikhsan; Fatmawati Fatmawati; Dewi Purnama Sari
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.1244

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi media Pop Up Book dalam pembelajaran IPAS materi ekosistem serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya pada siswa kelas V SDN 056021 Pematang Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru IPAS kelas V, dan enam siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperiksa menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Pop Up Book direncanakan sesuai tujuan pembelajaran, materi, dan karakteristik siswa. Dalam pelaksanaannya, guru menggunakan media pada kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup serta berperan aktif dalam membimbing diskusi dan memberikan umpan balik. Media ini meningkatkan perhatian, antusiasme, partisipasi, dan pemahaman siswa terhadap komponen ekosistem, rantai makanan, serta jaring-jaring makanan. Implementasi didukung oleh kreativitas guru, motivasi siswa, dukungan sekolah, dan kondisi kelas. Hambatan yang ditemukan meliputi keterbatasan waktu dan bahan pembuatan, jumlah media, risiko kerusakan, serta perbedaan respons siswa. Dengan demikian, Pop Up Book dapat digunakan sebagai media pembelajaran IPAS yang konkret, menarik, dan interaktif.