Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Antara Pemberdayaan Psikologis dengan Komitmen Organisasi Pada Karyawan Produksi Unit Maintenance PT. X Ardabita Irkanasetia; Umi Anugerah Izzati
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v10i2.53992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya hubungan antara pemberdayaan psikologis dengan komitmen organisasi pada karyawan produksi unit maintenance di PT. X. Adanya komitmen organisasi dapat meningkatkan kualitas pekerjaan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu karyawan produksi unit maintenance berjumlah 67 orang. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling dengan masa kerja diatas 2 tahun. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu instrumen berupa skala ukur psikologis dari pemberdayaan psikologis dan komitmen organisasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji korelasi pearson product-moment dengan menggunakan bantuan software SPSS 25.0 for windows. Hasil analisis data pada penelitian menunjukkan taraf signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05) yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara pemberdayaan psikologis dengan komitmen organisasi. Nilai koefisien korelasi yang didapatkan yaitu sebesar 0,717 (r=0,717) sehingga dapat diartikan bahwa hubungan antara pemberdayaan psikologis dengan komitmen organisasi pada karyawan produksi unit maintenance termasuk dalam kategori kuat. Semakin tinggi nilai pemberdayaan psikologis, maka semakin tinggi pula komitmen organisasi yang ditampakkan oleh karyawan, demikian pula sebaliknya.
Understanding What Makes Teaching Meaningful: A Systematic Literature Review of Antecedents and Determinants of Meaningful Work in Education Olievia Prabandini Mulyana; Umi Anugerah Izzati; Jelita Citrawati Jihan; Yunia Dwie Nucahyanie; Meita Santi Budiani; Ni Wayan Sukmawati Puspitadewi; Dinda Cahya Novianti; Dinar Ester Marturia Oktaviana Simanjuntak
IJORER : International Journal of Recent Educational Research Vol. 5 No. 6 (2024): November
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46245/ijorer.v5i6.719

Abstract

Objective: Meaningful work is an essential aspect of teachers that can be influential in improving the quality of education; therefore, this study aimed to identify antecedent factors and determinants of meaningful work in teachers. Method: This study used a systematic literature review to examine the variables that can be antecedents and determinants of meaningful work. Results: Based on the literature studies that have been conducted, it is known that variables such as calling orientation, work role fit, workplace attachment, coworker relations, job design, altruistic behavior, authentic leadership, job crafting, and perceptions of organizational identification can be antecedent factors of meaningful work of teachers. Meaningful work can determine variables such as work attitude, teacher-student relationships, work engagement, burnout, resilience, self-rated health, intention to leave, corrosion at the character level, and organizational commitment. Novelty: This study thoroughly examines the antecedents and determinants of teachers' meaningful work variables, which, other yet to behave, need to be more widely researched.
Job Satisfaction and Professional Commitment in Early Childhood Education Teachers Umi Anugerah Izzati; Gunarti Dwi Lestari; Wulan Adiarti
Journal of Nonformal Education Vol. 10 No. 1 (2024): Community education and community empowerment
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jone.v10i1.1574

Abstract

Early childhood education is an important foundation for a child's future development. For this reason, when learning at the early childhood education level, teachers are needed who have professional commitment in carry-ing out their duties. Teachers who have professional commitment will be able to display optimal performance for early childhood learning. There are many factors that influence professional commitment, one of which is job satisfaction. Job satisfaction factors are the topic of study in this research. This research aims to determine the relationship between job satisfaction and professional commitment in early childhood education teachers.  This research was conducted using quantitative methods. The sampling technique for this research uses convenience. The number of research subjects was 120 Early Childhood Education teachers. Data were collected using a psy-chological scale developed by the research team. The psychological scale consists of a job satisfaction scale and a professional commitment scale. Data analysis was carried out using the Pearson Correlation analysis tech-nique. The research results show that there is a significant positive relationship between job satisfaction and professional commitment in early childhood education teachers. The results of the correlation analysis show that the higher the job satisfaction, the higher the professional commitment. The novelty of this research is that there is still limited research regarding the relationship between job satisfaction and professional commitment among early childhood teachers. Several previous studies discussing job satisfaction and professional commitment used research subjects, such as nurses, auditor, employees and teachers at higher education levels.
Factors Factors Affecting the Form of Teacher Recruitment in Schools Masayuki Nugroho; Bachtiar Syaiful Bachri; Umi Anugerah Izzati; Amrozi Khamidi; Nunuk Hariyati
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 6 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v5i6.1142

Abstract

The purpose of this study is to find out the factors that affect teacher recruitment in schools. This research method uses the Systematic Literature Review (SLR) method. In the future, small and medium-sized companies face the challenge of retaining their best human resources to keep working for the company. Aligning individual values with work, organisation, and group is the best way to achieve goals through creative changes in employee behaviour. They found that misinterpretations of cultural roles, stigma, fear and prejudice, low status of educators in the preschool sector, and lack of male recruitment policies influenced male recruitment into the preschool sector. This study concludes that the factors that affect teacher recruitment in schools are education, experience, gender, salary, facilities, working conditions, job satisfaction, career advancement opportunities, location (urban and rural), people organisation, personal motivation, organisational practices, compatibility between personal characteristics and job needs, values, social cognitive career, self-decision, career construction, living space, commitment, teacher competence, social cognitive, sustainable professional development. The recruitment stages at the school are committee formation, socialisation, registration, and selection process, which includes written exams, interviews, and microteaching. After the selection process is complete, qualified teachers are announced. Hiring can run smoothly if supported by facilities, team collaboration, and human resources.
Strategi Strategi Manajemen Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengembangan Ekonomi dan Industri Kreatif Berbasis Komunitas Lokal: Strategi Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif Arif Hidajad; Warih Handayaningrum; Umi Anugerah Izzati; Ervin Nuriana
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Mei, 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i5.2424

Abstract

Abstract: Kegiatan pengabdian ini ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas relawan dan pengurus dalam mengelola pendidikan inklusif berbasis seni, memperkuat kesadaran multicultural peserta didik, serta mendorong komunitas memiliki tata kelola organisasi yang lebih tertata, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada kualitas layanan pendidikan pesisirstrategi manajemen pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan ekonomi dan industri kreatif berbasis komunitas lokal serta mengidentifikasi peran transformasi digital dan kolaborasi multipihak dalam memperkuat keberlanjutan ekonomi kreatif. Pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat ini menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA), yang menempatkan mitra sebagai subjek aktif dalam keseluruhan proses kegiatan. Pendekatan ini dipilih karena sesuai dengan karakter Komunitas Pacitan Cerdas (PACE) sebagai komunitas pendidikan inklusif pesisir yang bergerak pada ranah sosial, budaya, dan penguatan kualitas kehidupan bermasyarakat.Agar memperkuat data analisis juga menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui analisis berbagai sumber literatur ilmiah, jurnal nasional dan internasional, dokumen kebijakan pemerintah, laporan resmi, dan hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat, ekonomi kreatif, digitalisasi, dan model kolaborasi Pentahelix. Teknik analisis data menggunakan content analysis melalui tahapan reduksi data, klasifikasi tematik, interpretasi, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemberdayaan masyarakat yang efektif harus dilakukan secara multidimensional melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, peningkatan literasi digital, pengembangan keterampilan kewirausahaan, serta penguatan solidaritas sosial komunitas. Transformasi digital terbukti mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha, perluasan akses pasar, dan inovasi produk kreatif masyarakat lokal. Selain itu, model kolaborasi Pentahelix yang melibatkan akademisi, sektor bisnis, pemerintah, komunitas, dan media menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan. Penelitian ini juga menemukan bahwa pengembangan ekonomi kreatif berbasis komunitas lokal berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8, SDG 9, SDG 11, SDG 12, dan SDG 17. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual mengenai pentingnya integrasi pemberdayaan masyarakat, transformasi digital, dan kolaborasi multipihak dalam mendukung pembangunan ekonomi kreatif berkelanjutan di Indonesia.
Dapatkah Relaksasi Otogenik Menurunkan Kecemasan Atlet Menembak? Miftakhul Jannah; Diana Rahmasari; Damajanti Kusuma Dewi; Umi Anugerah Izzati
Journal of Psychological Perspective Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/jopp.321502021

Abstract

The purpose of this study was designed to examine the effect of autogenic relaxation on reducing anxiety on the athletes of shooting. This study uses an experimental research method with pre and posttest control group design. The treatment in this study was autogenic relaxation given for 8 times. The participants of this study were 12 shooting athletes from the East Java Training Center. Data obtained through sport anxiety scale. Independent t test was used as a data analysis technique. The results of the research show that the t value is -9.398 with p less than 0.001. This shows that autogenic relaxation training effective to reduce shooting athlete’s anxiety. The decrease of anxiety occurred partly due to the athlete's acceptance of the importance of mental training and autogenic relaxation mechanisms lead to specific responses against anxiety symptoms. Autogenic relaxation can be used as an intervention for reduce shooting athlete’s anxiety. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh latihan relaksasi otogenik terhadap penurunan kecemasan atlet menembak. Pendekatan eksperimen dengan pretest-posttest control group design digunakan pada penelitian, dilakukan selama 8 kali. Sejumlah 12 orang (8 lelaki, 4 perempuan, usia 20-44 tahun) atlet menembak  pemusalatan latihan daerah Jawa Timur sebagai subjek penelitian. Instrumen berupa skala kecemasan olahraga. Uji t independent digunakan sebagai teknik analisis data. Hasil riset menunjukkan bahwa nilai t sebesar -9,398 dengan p kurang dari 0,001. Ini menunjukkan, latihan relaksasi otogenik memengaruhi penurunan kecemasan atlet menembak. Penurunan kecemasan terjadi antara lain disebabkan oleh adanya penerimaan atlet akan pentingnya latihan mental. Selain itu, mekanisme relaksasi otogenik mengarah pada respon spesifik melawan gejala kecemasan. Relaksasi ditandai penyesuaian fisiologis yang ditimbulkan tanpa adanya ketegangan tubuh dan pikiran. Dampaknya kecemasan terdistraksi sehingga terjadi penurunan. Relaksasi otogenik dapat dijadikan salah satu intervensi bagi atlet menembak untuk menurunkan kecemasan yang dialaminya.  
Literature Review: Kepuasan Kerja pada Karyawan Serly Delianna Meylda; Umi Anugerah Izzati
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 4: Mei 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i4.9154

Abstract

Kepuasan kerja memegang peranan penting dalam upaya mencapai tujuan dalam suatu organiasi. Kepuasan kerja yang dirasakan karyawn dapat mendorong karyawan untuk memiliki perasaan loyal terhadap organisasi, memiliki kinerja dan prestasi kerja yang baik, serta memberikan kontribusi penuh untuk organisasi, dan karyawan cenderung memiliki perasaan untuk tetap tinggal di organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi kepuasan kerja. Metode dalam penelitian ini menggunakan SLR (systematic literature review) dalam upaya pengumpulan data. Data yang diperoleh menggunakan artikel internasional dengan rentan tahun 2021-2025. Hasil pengumpulan data memperoleh 10 artikel jurnal internasional yang telah meneliti kepuasan kerja dapat di pengaruhi oleh beberapa faktor antara lain: work life balance, perceived organizational support, job training, promotion, organizational culture, emotional intelligence, transformational leadership, transactional leadership, job skills dan external alternatives. Penelitian ini mengarisbawahi akan pentingnya kepuasan kerja bagi organisasi yang dapat membantu organisasi dalam mencapai tujuan
Social Support and Psychological Well‑being Among Islamic Private Junior High School Students Umi Anugerah Izzati; Nur Hidayah; Hendra Hidayat; Fifi Khoirul Fitriyah; Wiryo Nuryono; Evi Winingsih; Wan Ab Aziz Wan Daud
Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 7 No. 1 (2026): Progressive Management of Islamic Education
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana Institut Pesantren KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/munaddhomah.v7i1.1856

Abstract

Junior high school students are in a developmental phase that is vulnerable to various psychological problems, thus requiring appropriate support to maintain their psychological well-being. One strategy for identifying these problems is the Problem Checklist (DCM). Social support is an important factor influencing students’ psychological well-being. This study aims to determine the relationship between social support and psychological well-being in private Islamic junior high school students in Surabaya. This study used a quantitative approach with a sample of 565 students selected from one of the private Islamic junior high schools in Surabaya. The data analysis technique used was product-moment correlation, performed in SPSS. The study found a significant positive relationship between social support and students’ psychological well-being, with a correlation coefficient of 0.585 and a p-value of 0.000. This finding indicates that the greater the social support students receive from parents, peers, and teachers, the higher their psychological well-being. The implications of this study emphasize the role of schools in strengthening social support through character development programs, collaborative activities, and structured mentoring to maintain and improve students’ psychological well-being.
Gambaran Burnout Pada Komunitas Pelari Rekreasional Rifqi Rahmat Albari; Umi Anugerah Izzati
Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO) Vol. 9 No. 3 (2026): Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/r4x2j169

Abstract

This study aims to describe the phenomenon of burnout among the recreational running community in Surabaya. The research employs a descriptive qualitative approach involving six participants, consisting of a community leader, two coaches, and three community members. Data were collected through in-depth interviews and participatory observation. The findings indicate that burnout manifests in three main forms that reflect the general dimensions of burnout: emotional exhaustion, withdrawal from community activities, and a decreased sense of personal accomplishment. These three aspects are interrelated and affect runners’ motivation, training consistency, and social involvement within the community. In conclusion, burnout among recreational runners is a complex psychological phenomenon influenced by activity demands, social pressure, and individuals’ perceptions of their own performance. Keywords: Burnout, Emotional Exhaustion, Sports Community, Recreational Runners’ Motivation
LOYALITAS KARYAWAN DALAM BERBAGAI SETTING ORGANISASI: LITERATURE REVIEW Niken Angraini Angraini; Umi Anugerah Izzati
JURNAL PSYCHOMUTIARA Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Psychomutiara
Publisher : Psikologi Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Loyalitas yang dimiliki oleh seorang karyawan yang berada di suatu organisasi sangat dibutuhkan, terutama dalam proses pencapaian tujuan organisasi. Loyalitas karyawan sangat penting untuk dibahas dengan memperhatikan faktor-faktor yang dapat mempengaruhinya. Hal ini dikarenakan loyalitas yang dimiliki oleh seorang karyawan merupakan faktor penting dalam mendukung tercapainya tujuan organisasi.  Tujuan: Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi perasaan loyalitas yang dimiliki oleh seorang karyawan di organisasi.  Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan metode Systematic Literature Review (SLR). Artikel ilmiah yang digunakan dikumpulkan melalui database Google Scholar, ScienceDirect, ResearchGate, ProQuest, dan beberapa database lainnya dengan merujuk pada artikel yang dipublikasikan selama lima tahun terakhir, dengan periode dari tahun 2021-2024. Hasil: Berdasarkan hasil literature review yang telah dilakukan, didapatkan faktor-faktor yang mempengaruhi loyalitas karyawan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu faktor individu dan faktor organisasi: (1) Faktor individu yang terdiri dari kepercayaan karyawan, manajemen pengetahuan, berbagi pengetahuan, keterikatan karyawan, dan (2) Faktor organisasi yang terdiri dari budaya organisasi, kepuasan kerja, kepemimpinan transformasional, dan kompensasi. Kesimpulan: Karyawan yang loyal akan cenderung berkontribusi aktif dalam proses pencapaian tujuan organisasi, sehingga perlu diperhatikan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi loyalitas karyawan, yaitu faktor individu dan organisasi.
Co-Authors . Hoirunnisak . Nadia Abdul Khodir Achmad Ali Asfahan Adelia Hafni Pratiwi Afdal Afdal Ahmad Aldy Hisbullah Alfaiz Alfaiz Alifia Fitranti Alma Abidah Sakaluri Amirafatin Salsabila Amrozi Khamidi Ardabita Irkanasetia Arif Hidajad Aulia Mufida Azalia Putri Salsabilah Bachtiar S Bachri Bachtiar Sjaiful Bachri Bachtiar Syaiful Bachri Brilliant Dennisloriza Gray Setyayu Putri Christina Prisillia Parlin Christopher Robert Muljo Cyntia Salma Hamida Damajanti Kusuma Dewi Debby Aulia Herliana Dema Amalia Fitria Siswanto Desi Nurwidawati Dewi Ningtias Munjasari Diana Rahmasari Dinar Ester Marturia Oktaviana Simanjuntak Dinda Cahya Novianti Eko Darminto Ervin Nuriana Evi Winingsih, Evi Fadhila Berliana Cahya Asih Fausal Pratama Faziadatun Nikmah Fernanda Alvianita Astika Putri Fifi Khoirul Fitriyah Firman Firman Gea Gayatri Ayuningtias Kuswara Gery Desrama Briankusuma Gregarius Virgi Pramudhita Gunarti Dwi Lestari Hendra Hidayat HIMAWAN WISMANADI Husnul Hotimah Iis Hidayati Intan Safinaz Ishmah Rafidatuddini Ismet Basuki Itaul Hasanah Ivan Ahmad Jelita Citrawati Jihan Khalidan Rahama Laura Novinta Prasojo Laura Novita Prasojo Lilik Iswatun Khasanah Masayuki Nugroho Maura Magnalia Madyaratri Mayang Salsabila Meita Santi Budiani Meita Santi Budiani Miftakhul Jannah Mudy Endahwati Muhammad Aufa Al Farisi Ann Haba Sauda Ni Wayan Sukmawati Puspita Dewi Ni Wayan Sukmawati Puspitadewi Ni Wayan Sukmawati Puspitadewi Niken Angraini Angraini Nita Puspitasari Nunuk Hariyati Nur Hidayah Nurchayati Nurchayati Nurul Khoiriyah Olievia Prabandini M OLIEVIA PRABANDINI MULYANA Olievia Prabandini Mulyana Ratih Ayu Dwi Arindawanti Restu Amalia Rohmawati Reza Dwi Ramadhan Reza Tririzky Rifqi Rahmat Albari Risti Dwi Pramesti Serly Delianna Meylda Shara Agrevina Gomes Silviatus Sholikha Sri Setyowati Suresh Thanakodi Thalita Imania Tiurmaida Tita Amelia Ayudistya WAHYU SUKARTININGSIH Wan Ab Aziz Wan Daud Warih Handayaningrum Wiryo Nuryono Wulan Adiarti Yunia Dwie Nurchayanie Yuri Lolita Zadrian Ardi ‪Bachtiar Sjaiful Bachri