Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI TERHADAP PERSONAL HYGINE PASCA BENCANA BANJIR DI DESA MANYANG CUT KECAMATAN MEUREUDEU KABUPATEN PIDIE JAYA Nuzulul Rahmi; Asmaul Husna; Nurlaili Ramli
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5913

Abstract

Bencana banjir merupakan salah satu permasalahan kesehatan lingkungan yang dapat meningkatkan risiko penyakit akibat buruknya sanitasi dan rendahnya praktik personal hygiene, khususnya pada remaja putri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap dengan personal hygiene remaja putri pasca banjir di Desa Manyang Cut Kecamatan Meureudu Kabupaten Pidie Jaya. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah remaja putri yang dipilih menggunakan teknik (misalnya: total sampling atau purposive sampling). Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan personal hygiene (p value = 0,001) serta antara sikap dengan personal hygiene (p value = 0,001). Namun demikian, ditemukan adanya ketidaksesuaian antara pengetahuan dan sikap dengan praktik personal hygiene, di mana sebagian responden dengan pengetahuan dan sikap positif masih memiliki personal hygiene yang kurang baik, serta sebaliknya. Hal ini menunjukkan bahwa perilaku personal hygiene tidak hanya dipengaruhi oleh faktor pengetahuan dan sikap, tetapi juga oleh faktor lain seperti ketersediaan sarana sanitasi, akses air bersih, dan dukungan lingkungan. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap dengan personal hygiene remaja putri pasca banjir, namun diperlukan pendekatan yang lebih komprehensif dalam meningkatkan perilaku kebersihan diri. Disarankan adanya peningkatan edukasi kesehatan serta penyediaan fasilitas sanitasi yang memadai guna mendukung perilaku hidup bersih dan sehat. Kata kunci: pengetahuan, sikap, personal hygiene, remaja putri, pasca banjir
STUDI RISIKO PENYAKIT INFEKSI PADA MASYARAKAT TERDAMPAK BANJIR DI DESA MANYANG CUT KECAMATAN MEUREUDU KABUPATEN PIDIE TAHUN 2026 Chairanisa Anwar; Siti Samaniyah; Finaul Asyura; Nuzulul Rahmi; Rizka Maulina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5905

Abstract

Abstrak Banjir merupakan bencana alam yang sering terjadi di Indonesia dan berdampak signifikan terhadap kesehatan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan risiko penyakit infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko penyakit infeksi pada masyarakat terdampak banjir di Desa Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie tahun 2026. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional terhadap 100 responden yang dipilih secara random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 59% responden mengalami penyakit infeksi, dengan jenis penyakit yang dominan adalah diare, ISPA, dan penyakit kulit. Analisa univariat menunjukkan bahwa 50% responden memiliki sanitasi lingkungan buruk, 44% memiliki akses air bersih tidak cukup, dan 37% memiliki PHBS rendah. Analisa bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara sanitasi lingkungan (p=0,042), akses air bersih (p=0,023), dan PHBS (p=0,017) dengan kejadian penyakit infeksi. Kesimpulan penelitian ini adalah sanitasi lingkungan, akses air bersih, dan PHBS merupakan faktor risiko utama yang berhubungan dengan kejadian penyakit infeksi pada masyarakat terdampak banjir. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan sanitasi, penyediaan air bersih, serta edukasi PHBS untuk menurunkan risiko penyakit infeksi di daerah rawan banjir. Kata kunci: banjir, penyakit infeksi, sanitasi lingkungan, air bersih, PHBS. Abstract Flooding is a natural disaster that frequently occurs in Indonesia and has a significant impact on public health, particularly in increasing the risk of infectious diseases. This study aims to analyze the risk factors of infectious diseases among communities affected by flooding in Manyang Cut Village, Meureudu Subdistrict, Pidie Regency in 2026. This research used a quantitative approach with a cross-sectional design involving 100 respondents selected through random sampling. Data were collected through questionnaires, observations, and interviews, and analyzed using the Chi-Square test with a significance level of 95%. The results showed that 59% of respondents experienced infectious diseases, with the most common types being diarrhea, acute respiratory infections (ARI), and skin diseases. Univariate analysis indicated that 50% of respondents had poor environmental sanitation, 44% had insufficient access to clean water, and 37% had low clean and healthy living behavior (PHBS). Bivariate analysis revealed significant relationships between environmental sanitation (p=0.042), access to clean water (p=0.023), and PHBS (p=0.017) with the incidence of infectious diseases. The conclusion of this study is that environmental sanitation, access to clean water, and PHBS are the main risk factors associated with the occurrence of infectious diseases among flood-affected communities. Therefore, efforts to improve sanitation, provide adequate clean water, and promote PHBS education are necessary to reduce the risk of infectious diseases in flood-prone areas. Keywords: flood, infectious diseases, environmental sanitation, clean water, PHBS.
ANALISIS PIJAT OKSITOSIN TERHADAP KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA IBU POSTPARTUM DI KLINIK UTAMA BERSALIN NASTIA Fitriyanti Fitriyanti; Nuzulul Rahmi; Raudhatun Nuzul ZA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5433

Abstract

Pijat oksitosin adalah intervensi non-farmakologis yang efektif dalam merangsang produksi hormon oksitosin, sehingga mendukung kelancaran produksi Air Susu Ibu (ASI) pada ibu postpartum. Teknik ini melibatkan pemijatan lembut sepanjang tulang belakang untuk merangsang refleks let-down dan pengeluaran ASI. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh pijat oksitosin terhadap kelancaran produksi ASI pada ibu postpartum di Klinik Utama Bersalin Nastia. Metode yang digunakan adalah pre eksperimen dengan desain posttest only design pada 20 ibu postpartum yang menerima pijat oksitosin diambil dengan teknik purposive sampel. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan produksi ASI setelah pijat oksitosin dengan p value = 0,019. Pijat oksitosin juga memberikan efek relaksasi yang mengurangi stres ibu, mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Oleh karena itu, pijat oksitosin direkomendasikan sebagai bagian dari praktik perawatan ibu postpartum.
PENGUATAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA MASYARAKAT TERDAMPAK BANJIR DI GAMPONG BLANG PIDIE JAYA Asmaul Husna; Nuzulul Rahmi; Ratna Willis
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 8, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) menjadi pendekatan strategis dalam upaya promotif dan preventif untuk menjaga kesehatan masyarakat. PHBS tidak hanya berkaitan dengan kebiasaan individu, tetapi juga mencerminkan kondisi sosial, budaya, dan lingkungan masyarakat. Program PHBS yang dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menekankan pentingnya perubahan perilaku melalui edukasi, pemberdayaan masyarakat, serta dukungan lingkungan yang sehat (Kemenkes RI, 2024). Bencana banjir merupakan salah satu ancaman utama dalam konteks bencana hidrometeorologi di Indonesia yang terus mengalami peningkatan frekuensi dan intensitas dalam beberapa tahun terakhir. Fenomena ini tidak terlepas dari dampak perubahan iklim global, urbanisasi yang tidak terkontrol, serta degradasi lingkungan seperti deforestasi dan alih fungsi lahan. Laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana menunjukkan bahwa banjir menjadi bencana paling dominan di Indonesia dengan persentase kejadian tertinggi dibandingkan jenis bencana lainnya (BNPB, 2025). Kata kunci : Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGETAHUAN REMAJA TENTANG HIV DAN AIDS DI SMA NEGERI 12 BANDA ACEH Faradilla Safitri; Nuzulul Rahmi; Ismail Ismail; Nurul Sakdah; Miranda Miranda
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4865

Abstract

Pengetahuan remaja mengenai HIV dan AIDS merupakan aspek penting dalam upaya pencegahan penyebaran penyakit tersebut, terutama di kalangan usia produktif. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor peran orang tua, guru dan petugas kesehatan dengan pengetahuan remaja tentang HIV dan AIDS di SMA Negeri 12 Banda Aceh. Penelitian bersifat analitik dengan pendekatan crossectional. Populasi dalam penelitian ini merupakan siswa/i kelas X di SMA Negeri 12 Banda Aceh, sampel diambil sebanyak 63 responden yang diambil secara accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Penelitian telah dilakukan tanggal 30-31 Januari 2025. Pengolahan data dengan langkah editing, coding, data entry, tabulating, dan analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian diperoleh variabel peran orang tua (p value=0.049, OR=3.250), peran guru (p value=0,015, OR=5.145), peran petugas kesehatan (p value=0.021, OR=4.400). Kesimpulan ada pengaruh antara peran orang tua, peran guru, dan peran petugas kesehatan dengan pengetahuan remaja tentang HIV dan AIDS. Temuan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan tenaga kesehatan dalam memberikan informasi yang benar dan tepat kepada remaja mengenai HIV dan AIDS. Upaya edukasi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan dari ketiga pihak tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan remaja dalam mencegah penyebaran HIV.
ANALISIS KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM MENGOSUMSI TABLET FE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAMPULO Nuzulul Rahmi; Faradilla Safitri; Rauzhatus Salmah. Nst; Ade Dita Puteri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4856

Abstract

Latar Belakang : Ibu hamil dapat beresiko mengalami anemia terutama anemia  karena kekurangan zat besi. Ibu hamil dengan kadar Hb <10 g/dl mempunyai risiko 2,25 kali lebih tinggi untuk melahirkan BBLR, sedangkan ibu hamil dengan anemia berat mempunyai resiko melahirkan BBLR 4,2 kali lebih tinggi dibandingkan dengan ibu yang tidak anemia berat. Resiko kematian ibu meningkat 3,5 kali pada ibu hamil menderita anemia.Tujuan Penelitian : untuk mengetahui Analisis Kepatuhan Ibu Hamil Dalam Mengkonsumsi Tablet Fe Di Wilayah Kerja Puskesmas Lampulo.Jenis Penelitian : penelitian analitik kuntitatif dengan menggunakan desain cross sectional. Pengambilan sampel dengan total sampling, didapatkan sampel sebanyak 34 orang. Uji statistik menggunakan uji chi square. Hasil Penelitian : Hasil analisis bivariat dengan uji chi square menunjukkan hubungan kepatuhan ibu hamil dengan pengetahuan (p=0,008), sikap (p=0,017), kunjungan ANC (p=0,017) dan pola makan (p=0,046). Hasil analisis bivariat dengan uji chi square menunjukkan tidak ada hubungan kepatuhan ibu hamil dengan motivasi (p=0,916) dan dukungan keluarga (p=0,648).Simpulan Dan Saran : penelitian ini terdapat hubungan kepatuhan ibu hamil mengkonsumsi tablet fe dengan pengetahuan, sikap, kunjungan ANC, dan pola makan dan tidak terdapat hubungan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet fe dengan motivasi dan dukungan keluarga. Peneliti menyarankan bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan kajian yang sama dapat mngembangkan penelitian dengan tujuan yang ingin diteliti dan lebih memfokuskan terhadap apa yang diteliti. 
PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI SMAN 12 KOTA BANDA ACEH Nuzulul Rahmi; Faradilla Safitri; Dyah Ayu Puspitasari; Julaida Br Bancin; Fina Chairani
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan hal yang sangat penting untuk pria maupun wanita. Kesehatan reproduksi didefinisikan sebagai suatu kesejahteraan fisik, mental dan sosial secara utuh tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan dalam semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi, fungsi dan prosesnya. Sedangkan remaja atau adolescene adalah yang berarti tumbuh ke arah kematangan. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat adalah meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi, meningkatkan pengetahuan remaja tentang Perawatan alat reproduksi dan meningkatkan pengetahuan remaja tentang perilaku seksual berisiko. Waktu pelaksanaan kegiatan penyuluhan ini akan dilakukan  selama 1 hari pada  9 Januari 2024. Tempat pelaksanaan kegiatan penyuluhan ini  dilaksanakan di SMAN 12 Kota Banda Aceh. Peserta yang diikutkan dalam kegiatan ini adalah seluruh siswi perempuan dan Laki-laki Kelas II di  SMAN 12.
PENGARUH EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI BERBASIS BUDAYA LOKAL TERHADAP KESIAPAN MENTAL DAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE SAAT MENARCHE PADA REMAJA PUTRI Sahbainur Rezeki; Nuzulul Rahmi; Raudhatun Nuzul ZA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 8 No. 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.1972

Abstract

Kurangnya kesiapan mental dan kecemasan saat mengalami menarche pada remaja putri di pedesaan sering kali bersumber dari benturan norma budaya setempat dan minimnya informasi tepercaya (Sutoyo & Handayani, 2020; Ningsih & Andayani, 2021). Penelitian kuasi-eksperimen ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi kesehatan reproduksi berbasis budaya lokal terhadap tingkat kesiapan mental dan perilaku personal hygiene saat menarche pada remaja putri (Asmoro & Rahayu, 2021). Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari hingga Maret 2022 di Desa Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar. Subjek penelitian berjumlah 68 remaja putri usia 10–12 tahun (34 kelompok intervensi di Desa Lamreh dan 34 kelompok kontrol di Desa Neuheun) setelah memperhitungkan drop out. Intervensi dilakukan selama 4 minggu melalui modul edukasi terintegrasi nilai kearifan lokal. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rerata skor kesiapan mental dari 54,20 ± 8,50 menjadi 73,80 ± 7,15 (p=0,002) pada kelompok intervensi. Pendekatan kultural terbukti efektif mereduksi kecemasan menarche dan meningkatkan higiene personal tanpa mengabaikan norma lokal (Petro-Nustas et al., 2018; Aryanti et al., 2021). Kata kunci: Kesehatan Reproduksi Remaja, Menarche, Personal Hygiene, Budaya Lokal, Aceh Besar
ANALISIS KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM MENGOSUMSI TABLET FE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAMPULO Nuzulul Rahmi; Faradilla Safitri; Rauzhatus Salmah. Nst; Ade Dita Puteri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4856

Abstract

Latar Belakang : Ibu hamil dapat beresiko mengalami anemia terutama anemia  karena kekurangan zat besi. Ibu hamil dengan kadar Hb <10 g/dl mempunyai risiko 2,25 kali lebih tinggi untuk melahirkan BBLR, sedangkan ibu hamil dengan anemia berat mempunyai resiko melahirkan BBLR 4,2 kali lebih tinggi dibandingkan dengan ibu yang tidak anemia berat. Resiko kematian ibu meningkat 3,5 kali pada ibu hamil menderita anemia.Tujuan Penelitian : untuk mengetahui Analisis Kepatuhan Ibu Hamil Dalam Mengkonsumsi Tablet Fe Di Wilayah Kerja Puskesmas Lampulo.Jenis Penelitian : penelitian analitik kuntitatif dengan menggunakan desain cross sectional. Pengambilan sampel dengan total sampling, didapatkan sampel sebanyak 34 orang. Uji statistik menggunakan uji chi square. Hasil Penelitian : Hasil analisis bivariat dengan uji chi square menunjukkan hubungan kepatuhan ibu hamil dengan pengetahuan (p=0,008), sikap (p=0,017), kunjungan ANC (p=0,017) dan pola makan (p=0,046). Hasil analisis bivariat dengan uji chi square menunjukkan tidak ada hubungan kepatuhan ibu hamil dengan motivasi (p=0,916) dan dukungan keluarga (p=0,648).Simpulan Dan Saran : penelitian ini terdapat hubungan kepatuhan ibu hamil mengkonsumsi tablet fe dengan pengetahuan, sikap, kunjungan ANC, dan pola makan dan tidak terdapat hubungan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet fe dengan motivasi dan dukungan keluarga. Peneliti menyarankan bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan kajian yang sama dapat mngembangkan penelitian dengan tujuan yang ingin diteliti dan lebih memfokuskan terhadap apa yang diteliti. 
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGETAHUAN REMAJA TENTANG HIV DAN AIDS DI SMA NEGERI 12 BANDA ACEH Faradilla Safitri; Nuzulul Rahmi; Ismail Ismail; Nurul Sakdah; Miranda Miranda
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4865

Abstract

Pengetahuan remaja mengenai HIV dan AIDS merupakan aspek penting dalam upaya pencegahan penyebaran penyakit tersebut, terutama di kalangan usia produktif. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor peran orang tua, guru dan petugas kesehatan dengan pengetahuan remaja tentang HIV dan AIDS di SMA Negeri 12 Banda Aceh. Penelitian bersifat analitik dengan pendekatan crossectional. Populasi dalam penelitian ini merupakan siswa/i kelas X di SMA Negeri 12 Banda Aceh, sampel diambil sebanyak 63 responden yang diambil secara accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Penelitian telah dilakukan tanggal 30-31 Januari 2025. Pengolahan data dengan langkah editing, coding, data entry, tabulating, dan analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian diperoleh variabel peran orang tua (p value=0.049, OR=3.250), peran guru (p value=0,015, OR=5.145), peran petugas kesehatan (p value=0.021, OR=4.400). Kesimpulan ada pengaruh antara peran orang tua, peran guru, dan peran petugas kesehatan dengan pengetahuan remaja tentang HIV dan AIDS. Temuan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan tenaga kesehatan dalam memberikan informasi yang benar dan tepat kepada remaja mengenai HIV dan AIDS. Upaya edukasi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan dari ketiga pihak tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan remaja dalam mencegah penyebaran HIV.
Co-Authors Abdullah, Mira Afni, Nur' Alfitri Wahyuni Andika, Fauziah Andriani, Melda Annisah Annisah Anwar, Chairanisa Aris Maulana Asmaul Husna Asmaul Husna Asnawiyah Asnawiyah Azimar Azimar Chairanisa Anwar Cut Deli Darmawan, Heri Devi Mona Santi Dhirah, Ulfa Husna DYAH AYU PUSPITASARI Eva Nadila Eva Nadilla Eva Rosdiana Eva Rosdiana Evi Salmala Fadia Aisya Fahkrina, Dira Faizin, Wilda Num Faradilla Safitri Faradilla Safitri Faradilla Safitri, Faradilla Fauziah Andika Fazhirah Azima Fikransyah, Raja Fina Chairani Finaul Asyura Fitriyanti Fitriyanti Harimantara Harimantara Hidayatul Makwa Ismail Ismail Julaida Br Bancin Kalvin Ariston Zai Karisma Melati Kusharisupeni Djokosujono Leni Erlinda Leny Erlinda Lilis Suryani Mahfuzha, Difa Marniati Marniati Marniati Marniati Marniati Marniati Marniati Marniati Meilina, Rulia Melda Andriani Merleni Merleni Minda Septiani Miranda Miranda Mutia Sari Nadia, Putri Nailah Nailah NurAfni NurAfni Nurhayati Nurhayati Nurlaili Ramli Nurleli, Nurleli Nurul Sakdah Oja Jaida Periskila Dina Kali Kulla Puteri, Ade Dita Putri Husainah Qirva Atin Amini Rahmat Akbar ratna willis Raudhatun Nuzul ZA, Raudhatun Rauzhatus Salmah. Nst Reniza Maulizar Rika Novita Rizka Amalia Putri Rizka Maulina Rizki, Geubrina Rosdiana, Eva Safridar, Eka Agus Sahbainur Rezeki Sahbainur Rezeki Santina Fitri Santoso, Harri - Siti Samaniyah Sri Yanti Sumiati Sumiati Sumiati Sumiati Syafie Ishak Syarifa Yuliana Syarifah Yanti Astryna Tara Noviani Ulfa Rahmawati Uswatun Fauziah Lubis Venna Rianda Sari WILDA YANTI Willis, Ratna Yelfi Monita Yulianti Yulianti Zuraida Zuraida