Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MEDIA TORSO ORGAN PENCERNAAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS MATERI PENCERNAAN MANUSIA DI KELAS V SD Sarini Sarini; Ida Suryani; Mutiara Fajar
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i3.13133

Abstract

Learning about the human digestive system in IPAS (Natural and Social Sciences) has long been dominated by conventional lecture-based methods without adequate instructional media, making it difficult for students to grasp abstract, unobservable internal organ concepts; around 35% of students had not even reached the minimum mastery criterion. Prior studies on torso media have generally focused on standalone science subjects, rarely explored the integrated IPAS context under the Merdeka Curriculum, and often lacked control groups, limiting the accuracy of causal conclusions. This study addresses that gap. Its aim was to determine the effect of using digestive organ torso media on the IPAS learning outcomes of fifth-grade students. A quantitative method with a quasi-experimental Nonequivalent Control Group Design was applied, involving 59 students selected through cluster sampling, with data collected via tests and documentation. Results showed the experimental class achieved a posttest average of 78.90 (77% mastery), substantially surpassing the control class's 53.14 (10% mastery), with an independent samples t-test yielding t_calculated 7.661 > t_table 2.002 and significance <0.001. It is concluded that digestive organ torso media has a positive and significant effect on IPAS learning outcomes. The implications suggest teachers adopt this media combined with active learning strategies, schools invest in three-dimensional teaching aids, and future researchers extend its application to other visually similar IPAS topics. ABSTRAK Pembelajaran IPAS materi sistem pencernaan manusia selama ini masih didominasi metode konvensional berupa ceramah tanpa dukungan media yang memadai, sehingga siswa kesulitan memahami konsep organ internal yang bersifat abstrak dan tidak teramati secara langsung; sekitar 35% siswa bahkan belum mencapai KKTP. Penelitian terdahulu tentang media torso umumnya berfokus pada mata pelajaran IPA yang berdiri sendiri, belum mengeksplorasi konteks IPAS terintegrasi sesuai Kurikulum Merdeka, dan jarang menggunakan kelompok kontrol sehingga membatasi keakuratan kesimpulan kausal. Penelitian ini penting untuk menutup kesenjangan tersebut. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh penggunaan media torso organ pencernaan terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V SD. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi experimental tipe Nonequivalent Control Group Design, melibatkan 59 siswa yang dipilih melalui cluster sampling, dengan data dikumpulkan melalui tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata posttest kelas eksperimen mencapai 78,90 (ketuntasan 77%), jauh melampaui kelas kontrol sebesar 53,14 (ketuntasan 10%), dengan uji independent samples t-test menghasilkan thitung 7,661 > ttabel 2,002 dan signifikansi <0,001. Disimpulkan bahwa media torso organ pencernaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar IPAS. Implikasinya, guru disarankan mengadopsi media ini dikombinasikan dengan strategi pembelajaran aktif, sekolah perlu berinvestasi pada alat peraga tiga dimensi, dan peneliti selanjutnya dapat memperluas penerapannya pada topik IPAS lain yang berkarakteristik visual serupa.
Pengaruh Media Video Animasi Berbasis Powtoon Terhadap Hasil Belajar IPAS Pada Materi Membangun Masyarakat Yang Beradab Siswa Kelas IV SD Sri Rahmawati; Muhsana El Cintami Lanos; Ida Suryani
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.3754

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Media Video Animasi Berbasis Powtoon Terhadap Hasil Belajar IPAS Pada Materi Membangun Masyarakat Yang Beradab Siswa Kelas IV SD. Rumusan masalah dalamĀ  penelitian ini adalah apakah ada pengaruh media video animasi berbasis powtoon terhadap hasil belajar IPAS pada materi membangun masyarakat yang beradab siswa kelas IV SD?. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif jenis eksperimen dengan desain quasi eksperimen dengan bentuk nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiri dari 42 siswa yang dibagi menjadi dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan media video animasi berbasis Powtoon dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pemberian tes berupa soal pilihan ganda sebanyak 15 butir yang telah divalidasi.Tes ini digunakan sebagai instrumen pretest dan posttest untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah perlakuan. Pretest diberikan kepada kedua kelompok untuk mengetahui kemampuan awal siswa sebelum perlakuan. Setelah proses pembelajaran, posttest diberikan untuk mengukur perubahan hasil belajar setelah penggunaan media pembelajaran yang berbeda. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai posttest siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan media video animasi berbasis Powtoon berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Media ini mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan memudahkan pemahaman materi oleh siswa.
Co-Authors Aan Suriadi Aan Suriadi Ahmad Zamhari Ahyani, Nur Andini Dini Anggi Permatasari Anggun Pratika Aradea, Riswan Bagus Okta Fitra Boby Agus Yusmiono Chandra Kurniawan Cintami Lanos, Muhsana El Diana Lestari Dwi Apriyani Dwi Ayu Lestari Edi Santoso Eka Susanti Erma Yuliani Eva Dina Chairunisa Fantri Dwi Ananta Fauzi, Taty Hendri Gunawan Hengki Juliartha Heti Sanjaya Hodsay, Zahruddin Ilham Arvan Junaidi Irbah Irtiyah Thurfah Januardi, Januardi Jayanti Jayanti Jayanti Jayanti, Jayanti Kabib Sholeh Kabib Sholeh Karina Karin Kiki Aryaningrum Laily Maghfiroh Lia Marlina Simanjuntak Lidya Hastuti Lola Mida Andikasari M Toyib Magdad Hatim Mela Astriani Mellyana Anindi Putri Meri Safitri Misdalina, Misdalina Muhamad Idris Muhamad Idris Muhammad Ikhsan Arisqy Mutiara Fajar Neta Dian Lestari Nindiati, Dina Sri Nining Anggraini Novita Sari Nuraini Apriliana Nuryanti Permata Sari Nuryanti Permatasari Ociria Ociria Okta Reza Lestari Ozzy Tiara Deksi Pramika, Depi Pratiwi, Nova Putri Ramadhana Rachmawati, Diana Widhi Retri Shella Wahyuni Riki Andi Saputro Rina Aidiana Rini Hartini Riska Anggraini Rispadina Rispadina RIZHARDI, RURY Rufita Gracia Silitonga Rury Rizhardi Rury Rizhardi Rury Rizhardi Sari, Mardiana Sarini Sarini Shela Permata Sari Shinta Deslianty Sri Rahmawati sri Sarbini Susi Suryani Tanzimah Tanzimah Tanzimah Tanzimah Taufik Sidiki Al-Haq Tri Nur Ariani Ulfatul Khoiriah W. Wandiyo Widring Tri Sandi Widya Khafifah YULAINI, ERMA Yuni Salsabillah Yusni Arni Zahratul Jamilah