Claim Missing Document
Check
Articles

KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DITINJAU DARI PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA Rizqi Hidayat; I Nyoman Suardana; Putri Sarini
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 2 No. 2 (2019): JPPSI, Oktober 2019
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v2i2.19378

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan pemahaman konsep IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dan model pembelajaran Berbasis Masalah. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan non-equivalent pretest-posttest control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 7 Singaraja tahun ajaran 2018/2019 yang terdiri atas 152 siswa dan tersebar ke dalam 5 kelas. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VIID dan kelas VIIE yang dipilih dengan teknik cluster random sampling. Siswa kelas VIID belajar dengan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dan siswa kelas VIIE belajar dengan model pembelajaran Berbasis Masalah. Data penelitian ini adalah pemahaman konsep IPA siswa yang dikumpulkan dengan metode tes pilihan ganda diperluas dan dianalisis menggunakan uji statistik ANCOVA satu jalur dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Berbasis Masalah. Siswa yang dibelajarkan dan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing memiliki pemahaman konsep IPA yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Berbasis Masalah. Hal tersebut ditunjukkan oleh nilai rata-rata posttest siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dan model pembelajaran Berbasis Masalah secara berturut-turut sebesar 60,4 dan 59,5.
PENGARUH STRATEGI BELAJAR KOGNITIF, METAKOGNITIF DAN SOSIAL AFEKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR IPA Ni Kadek Sri Widyantari; I Nyoman Suardana; Ni Luh Pande Latria Devi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 2 No. 2 (2019): JPPSI, Oktober 2019
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v2i2.19384

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh strategi belajar kognitif, metakognitif dan sosial afektif terhadap hasil belajar IPA. Jenis penelitian adalah ex post facto yang bersifat korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri se-Kecamatan Tegallalang Tahun Pelajaran 2018/2019 yang berjumlah 943 siswa. Sampel penelitian berjumlah 273 siswa yang diambil dengan teknik proporsional random sampling. Data hasil belajar IPA dikumpulkan menggunakan metode tes dan data strategi belajar kognitif, metakognitif dan sosial afektif dikumpulkan dengan metode kuesioner. Analisis data menggunakan uji regresi linier sederhana dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara strategi belajar kognitif dan hasil belajar IPA dengan koefisien korelasi sebesar 0,42 kategori sedang, 2) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara strategi belajar metakognitif dan hasil belajar IPA dengan koefisien korelasi sebesar 0,22 kategori lemah dan 3) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara strategi belajar sosial afektif dan hasil belajar IPA dengan koefisien korelasi sebesar 0,18 kategori sangat lemah.
KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE DAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA Ni Komang Mawar; I Nyoman Suardana; Putu Prima Juniartina
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 1 No. 1 (2018): JPPSI, April 2018
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v1i1.21913

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share dan model pembelajaran kooperatif tipe student teams achievement division. Jenis penelitian ini adalah quasi experimental dengan rancangan Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 6 Singaraja semester genap tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 304 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VII A3 yang berjumlah 32 siswa sebagai kelas eksperimen 1 dan siswa kelas VII B2 yang berjumlah 26 siswa sebagai kelas eksperimen 2. Objek penelitian ini adalah hasil belajar IPA siswa. Data hasil belajar IPA diperoleh melalui tes pilihan ganda. Data dianalisis secara deskriptif untuk mendeskripsikan hasil belajar IPA siswa dan dianalisis secara inferensial dengan uji ANCOVA 1 jalur dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TPS dan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Nilai rata-rata yang diperoleh siswa pada kelas kooperatif tipe TPS dan kooperatif tipe STAD secara berturut-turut sebesar 80,46 dan 62,34.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA SMP Ni Putu Sintya Dewi; I Nyoman Suardana; Putu Prima Juniartina
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 1 No. 1 (2018): JPPSI, April 2018
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v1i1.21915

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan pengaruh peningkatan pemahaman konsep IPA siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran problem solving dan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan penelitian nonequivalent pretest-posttesst control group desaign. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Singaraja tahun ajaran 2017/2018 yang terdiri atas 296 siswa dan tersebar dalam 10 kelas. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VIIIA dan VIIIB yang dipilih dengan teknik cluster random sampling. Siswa kelas VIIIA belajar dengan model pembelajaran problem solving dan kelas VIIIB belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Objek penelitian ini adalah pemahaman konsep siswa dalam pembelajaran IPA. Data pemahaman konsep IPA siswa dikumpulkan dengan metode test dan dianalisis menggunakan uji statistik ANCOVA satu jalur dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA siswa yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran problem solving dibandingkan dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Hal ini ditunjukkan oleh nilai rata-rata posttest masing-masing kelas secara berturut-turut sebesar 73,00 dan 55,20.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS VII SMP PADA PEMBELAJARAN IPA I Luh Via Vanellia Dharma; I Nyoman Suardana; Kompyang Selamet
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 1 No. 1 (2018): JPPSI, April 2018
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v1i1.21916

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan keterampilan berpikir kritis antara siswa yang dibelajarkan dengan model problem based learning (PBL) dan model pembelajaran kooperatif tipe student team achievement division (STAD). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 6 Singaraja tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 304 orang yang tersebar ke dalam 11 kelas. Sampel penelitian berjumlah 50 siswa yang diambil dengan teknik cluster random sampling, yaitu siswa kelas VIIB 3 sebagai kelas eksperimen yang diberikan perlakuan model PBL dan siswa kelas VIIB 4 sebagai kelas kontrol yang diberikan perlakuan model kooperatif tipe STAD. Objek penelitian adalah keterampilan berpikir kritis siswa. Data keterampilan berpikir kritis siswa diperoleh dengan metode tes dan dianalisis dengan analisis deskriptif dan analisis ANAKOVA satu jalur dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukan keterampilan berpikir kritis siswa yang dibelajarkan dengan model PBL lebih baik dibandingkan dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Nilai rata-rata posttest siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol berturut-turut sebesar 73,73 dan 68,93.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA SMP Ni Kadek Dewi Septiari; I Nyoman Suardana; Kompyang Selamet
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 1 No. 1 (2018): JPPSI, April 2018
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v1i1.21917

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas model pembelajaran inkuiri terbimbing dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA siswa. Penelitian eksperimen semu ini menggunakan rancangan nonequivalent pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Sukasada tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 106 orang yang tersebar ke dalam empat kelas. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VIII A dan VIII B yang dipilih dengan teknik cluster random sampling. Siswa kelas VIII A dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing sedangkan kelas VIII B dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung. Data tes pemahaman konsep dikumpulkan dan dianalisis dengan menggunakan uji ANCOVA satu jalur dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing lebih tinggi dibandingkan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung dengan skor rata-rata posttest secara berturut-turut sebesar 76,4 dan 58,3.
PENGARUH PETA KONSEP DALAM MODEL LEARNING CYCLE 5E TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA SMP Kadek Dian Mulya Dewi; I Nyoman Suardana; Kompyang Selamet
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 3 No. 1 (2020): JPPSI, April 2020
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v3i1.24617

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yangdibelajarkan menggunakan peta konsep dalam model Learning Cycle 5E dan siswayang dibelajarkan tanpa menggunakan peta konsep dalam model Learning Cycle 5E. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan pretest-posttest non equivalent control group design . Populasi dalam penelitian iniadalah seluruh kelas VIII SMP Negeri 3 Mengwi tahun ajaran 2018/2019 yang terdiri dari 395 siswa yang terseba r ke dalam 12 kelas. Sampel dipilih menggunakan teknik cluster random sampling sebanyak dua kelas yaitu siswa kelas VIIID sebagai kelas eksperimen yang dibelajarkan menggunakan peta konsep dalam model Learning Cycle 5E dan siswa kelas VIIIE sebagai kelas k ontrol yang dibelajarkan tanpa menggunakan peta konsep dalam model Learning Cycle 5E . Data penelitian ini adalah hasil belajar IPA siswa yang dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar IPA berupa pilihan ganda sebanyak 25 butir. Data hasil belajar IPA siswa dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Statistik deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan perolehan gain score ternormalisasi hasil belajar IPA siswa, sedangkan statistik inferensial digunakan untuk menguj i hipotesis penelitian menggunakan uji t independent sample t test ) dengan taraf signifikan 0,05. Kesimpulan hasil penelitian yaitu, terdapat perbedaan signifikan antara siswa yang dibelajarkan menggunakan petakonsep dalam model Learning Cycle 5E dan sis wa yang dibelajarkan tanpamenggunakan peta konsep dalam model Learning Cycle 5E . Perolehan gain scoreternormalisasi pada siswa yang dibelajarkan menggunakan peta konsep dalam model Learning Cycle 5E sebesar 0,65 dan siswa yang dibelajarkan tanpa mengguna kan peta konsep dalam model Learning Cycle 5E sebesar 0,54
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING PADA POKOK BAHASAN GETARAN DAN GELOMBANG I Gusti Ayu Agung Mas Purohita; I Nyoman Suardana; Kompyang Selamet
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 3 No. 1 (2020): JPPSI, April 2020
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v3i1.24618

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mendeskripsikan perangkat pembelajaran discovery learning pada pokok bahasan getaran dan gelombang. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) menurut Borg dan Gall. Penelitian ini dilaksanakan sampai tahap validasi ahli dan praktisi serta uji keterbacaan. Data hasil penelitian ini meliputi karakteristik perangkat pembelajaran, data hasil validitas perangkat pembelajaran dan tingkat keterbacaan. Data hasil penelitian yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Karakteristik perangkat pembelajaran yang dikembangkan adalah sebagai berikut. (1) Pembelajaran dimulai dengan memberikan stimulasi atau memberikan rangsangan kepada siswa dalam kegiatan pembelajaran melalui pengamatan pada fenomena yang disajikan dan siswa diminta untuk menguraikan fenomena tersebut, (2) merumuskan masalah terkait informasi awal atau fenomena yang telah disajikan, (3) mengumpulkan informasi untuk menjawab rumusan masalah, (4) melakukan kegiatan mengolah data atau analisis data, (5) menarik kesimpulan dan mengkomunikasikan hasil yang didapatkan. Perangkat pembelajaran yang kembangkan ditinjau dari aspek kevalidan termasuk kategori sangat valid dapat dilihat dari nilai rata-rata angket validasi ahli dan validasi praktisi pada setiap komponen perangkat yang dikembangkan yaitu pada silabus dan RPP didapatkan rata-rata dengan skor 3,93 sedangkan untuk LKS mendapat skor rata-rata 3,95 dan instrumen penilaian mendapatkan skor rata-rata 3,96. Tingkat keterbacaan perangkat pembelajaran discovery learning tergolong dalam kategori sangat baik, dapat dilihat dari nilai rata-rata keterbacaan yaitu, 75% siswa menyatakan bahwa lembar kerja siswa (LKS) yang dikembangkan sangat baik dan 25% baik sedangkan pada instrumen penilaian siswa menyatakan 72% sangat baik dan 28% baik. Dengan demikian perangkat pembelajaran discovery learning yang telah dikembangkan sudah valid dan dapat digunakan.
KOMPARASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP Septi Ariyani; I Nyoman Suardana; Ni Luh Pande Latria Devi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 3 No. 1 (2020): JPPSI, April 2020
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v3i1.24629

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan keterampilan berpikir kritis antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model Problem Based Learning dan siswa yang dibelajarkan menggunakan model Discovery Learning. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan pretest-posttest non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas VIII SMP Negeri 1 Srono. Sampel dipilih menggunakan teknik cluster random sampling, diperoleh sebanyak dua kelas yaitu siswa kelas VIII6 sebagai kelas eksperimen II yang dibelajarkan model Discovery Learning dan kelas VIII7 sebagai kelas eksperimen I yang dibelajarkan model Problem Based Learning. Data penelitian ini adalah keterampilan berpikir kritis siswa yang dikumpulkan menggunakan metode tes. Hasil keterampilan berpikir kritis dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Statistik deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan rata-rata keterampilan berpikir kritis sedangkan statistik inferensial digunakan untuk menguji hipotesis penelitian menggunakan uji Ancova dengan taraf signifikan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang dibelajarkan menggunakan model Discovery Learning lebih baik dari siswa yang dibelajarkan menggunakan model Problem Based Learning. Hal tersebut ditunjukkan oleh nilai rata-rata posttest pada kelas model Discovery Learning sebesar 78,4 dan kelas model Problem Based Learning sebesar 75,35.
PENGEMBANGAN BUKU AJAR IPA TERPADU SMP BERBANTUAN KOMIK DENGAN TEMA ”AKU BERNAPAS” Putu Anandia Pratiwi; I Nyoman Suardana; Putu Prima Juniartina
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 4 No. 1 (2021): JPPSI, April 2021
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v4i1.30418

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan serta mendeskripsikan karakteristik, tingkat kevalidan, dan tingkat keterbacaan buku ajar IPA terpadu SMP berbantuan komik dengan tema “Aku Bernapas”. Jenis penelitian ini yaitu penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Develompent, Implementation, and Evaluation) namun, penelitian ini hanya dilakukan sampai pada tahap development saja. Data hasil penelitian ini meliputi karakeristik, tingkat kevalidan, dan tingkat keterbacaan buku ajar IPA terpadu berbantuan komik yang diperoleh dengan menggunakan teknik penyebaran angket kepada subjek penelitian. Hasil data kualitatif yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Karakteristik buku ajar IPA terpadu berbantuan komik yang dikembangkan sebagai berikut. (1) Buku ajar IPA terpadu berbantuan komik diawali dengan matriks pembelajaran, (2) berisikan pengenalan karakter komik, (3) penyajian materi diawali dengan apresepsi berupa cerita yang dibantu oleh komik atau uraian, (4) setiap sub-topik berisikan uraian materi yang dibantu dengan cerita komik mengenai penerapan materi di dalam kehidupan sehari-hari. Tingkat kevalidan buku ajar IPA terpadu berbantuan komik termasuk dalam katagori sangat valid, dilihat dari skor rata-rata angket penilaian oleh dosen ahli dan praktisi secara berturut-turut sebesar 4,42 dan 4,68. Tingkat keterbacaan buku ajar IPA terpadu berbantuan komik termasuk dalam kategori sangat baik, dilihat dari skor rata-rata angket peniliaan oleh 18 orang siswa sebesar 4,29. Berdasarkan data hasil penelitian, buku ajar IPA terpadu berbantuan komik dengan tema “Aku Bernapas” yang telah dikembangkan sudah layak untuk diuji ke tahap selanjutnya, yaitu implementasi dan evaluasi.
Co-Authors ., Ade Sintia Wulandari ., Dewa Ayu Dewi Purnamayanti ., Iluh Via Vanellia Darma ., Kompyang Selamet, S.Pd., M.Pd. ., Ni Kadek Dewi Septiari ., Ni Komang Mawar ., Ni Luh Eka Sumiantari ., Ni Putu Sintya Dewi ., Ni Putu Wahyu Dewi Arningsih A. A. Istri Agung Rai Sudiatmika A.A.Istri Agung Rai Sudiatmika Aa Kt. Wisnu A.k . AAIA Rai Sudiatmika A’yuningsih, Dewi Qurrota Ade Sintia Wulandari Agustina Dewi agustina dewi Amaliyah, Marisa Amilenita Islam Nuriza Febyanti Anak Agung Inten Paraniti Anil Yusuf Ariyani, Septi Arningsih, N. P. Wahyu Dewi Arningsih, N. P. Wahyu Dewi Ayu Ketut Artatik, I Gusti Bernabas Bio . Cornelia Wening Manggalagita Devi, N. L. Pande Latria Devi, N. L. Pande Latria Dewa Ayu Dewi Purnamayanti Dewi Qurrota A’yuningsih Dewi, I G A Gita Permata Dewi, Kadek Dian Mulya Dewi, Ni Putu Sintya Dharma, I Luh Via Vanellia Diah Artini Dian Ristiani Sabat Dian Ristiani Sabat, Dian Ristiani Dr. I Made Kirna,M.Si . Dr. I Nyoman Tika,M.Si . Dr. Ida Bagus Nyoman Sudria,M.Sc . Dr. Ni Made Pujani,M.Si . DWI AGUSTINI . Elisa Magdalena Br Gultom Fitriani, Herdiyana Hajiriah, Titi Laily Hidayat, Rizqi I DEWA AYU TRISNA HANDAYANI . I DEWA AYU TRISNA HANDAYANI ., I DEWA AYU TRISNA HANDAYANI I DEWA GEDE AGUNG I Dewa Ketut Sastrawidana I G A Gita Permata Dewi I Gusti Ayu Agung Mas Purohita I Kadek Irvan Adistha Putra I Ketut Suma I Ketut Suma I Ketut Suma I Komang Wisnu Budi Wijaya I Luh Via Vanellia Dharma I Made Arya Putra Wibisana I Made Kirna I Made Kirna I Made Suwenten I Nyoman Bagiarata I NYOMAN BAGIARTA . I NYOMAN BAGIARTA ., I NYOMAN BAGIARTA I Wayan Karyasa I Wayan Muliarta I Wayan Redhana I Wayan Suastra I Wayan Subagia I.D.K. Sastrawidana I.N. Suardana Ida Ayu Komang Puspawati Ida Bagus Putu Mardana Iqlima Wulandari Irene Jarut . Kadek Dian Mulya Dewi Kamaluddin Ketut Suma Ketut Suma Khaeruman Komang Edi Suastrawan Komang Sriponi Kompyang Selamet Kompyang Selamet KUSMIANTI . Liani, Kadek Delita Luh Maharani Merta Luh Mentari . Luh Mitha Priyanka Luh Mitha Priyanka Luh Putu Tuti Ariani M.Or. S.Pd. I Ketut Semarayasa . Made Suwenten Made Wiratini Marheni, Ni Putu Marisa Amaliyah Martha, I Wayan Mawar, Ni Komang Muhammad Wahyu Setiyadi N L. Eka Sumiantari N. L. Pande Latria Devi N. P. Anggi Putri Mijaya N. P. Wahyu Dewi Arningsih N.L.P.M . Widiyanti NI KADEK AYU KRISTIANDAYANTI . Ni Kadek Dewi Septiari NI KADEK SRI MULYANI . NI KADEK SRI MULYANI ., NI KADEK SRI MULYANI Ni Kadek Sri Widyantari Ni Kadek Sri Widyantari, Ni Kadek Sri NI KETUT PRATI DAIWATA NINGSIH . Ni Ketut Rapi Ni Komang Mawar NI LUH EKA NINGSIH . NI LUH EKA NINGSIH ., NI LUH EKA NINGSIH Ni Luh Made Ayunita Ni Luh Pande Latria Devi Ni Luh Putu Pradnya Paramita Dewi Ni Luh Yanti Onikarini Ni Made Susanti Ni Made Susanti Ni Made Wiratini NI NYOMAN RUSMINIATI . NI NYOMAN RUSMINIATI ., NI NYOMAN RUSMINIATI NI NYOMAN WIDIYANINGSIH . Ni Putu Dina Yanti Ni Putu Marheni NI PUTU MERRY YUNITHASARI . Ni Putu Radi Widayanti Ni Putu Sintya Dewi Nikmatur Rohmaya Nonci Melinda Uki Nyoman Retug Onikarini, Ni Luh Yanti Pratiwi, Putu Anandia priyanka, luh mitha PROF. I WAYAN SUBAGIA, M.App.Sc.,Ph.D . Purnamayanti, Dewa Ayu Dewi Purnamayanti, Dewa Ayu Dewi Purohita, I Gusti Ayu Agung Mas Putra, I Kadek Irvan Adistha Putra, I Made Tri Pramana Putri Sarini Putu Agus Putra Dwipayana Putu Agus Putra Dwipayana Putu Anandia Pratiwi Putu Nita Kusuma Putu Prima Juniartina Putu Widiarini Rista Ayuni, Ni Luh Putu Oktiyana Rizqi Hidayat Sariati, Ni Kadek Selamet, Kompyang Septi Ariyani Septian Cahya Azhari Septiari, Ni Kadek Dewi Setiawan, I Putu Krisna Divayana siti rabiatul fajri, siti rabiatul Sitohang, Elsa Octavia Sriponi, Komang Sudiatmika, AAIA Rai Sukayasa, I Made Sukiastini, I Gusti Ayu Ngurah Kade Sumiantari, N L. Eka Sumiantari, N L. Eka Sutoyo, Suyatno Suwenten, I Made Suwenten, Made Titi Laily Hajiriah Uki, Nonci Melinda Wahono Widodo Widayanti, Ni Putu Radi Wulandari, Ade Sintia Wulandari, Ade Sintia Yusuf, Anil