Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Kebun Tanaman Obat untuk Mencegah Penyakit Tidak Menular Mangunsong, Sonlimar; Pastari, Marta; Sumastri, Heni; Pastati, Taufik Meidiansyah; Mas'ud, Beri; Yani, Tiara; Rahmah, Afifah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/j.abdikemas.v6i1.2236

Abstract

Herbal plants are plants that have been identified and known based on human observations to have compounds that are useful for preventing, curing disease, carrying out certain biological functions, and preventing insect and fungal attacks (Sapitri et al., 2022). With the many benefits that can be obtained from herbal plants, using your yard as a place to grow herbal plants will bring many benefits, especially for rural communities. Herbal plants do not require large areas of land, so planting them will make their cultivation very easy. The community will have plants that can be used to prevent and treat various diseases. So, people can avoid excessive use of chemical drugs (Pantur et al., 2022). The problem solutions offered in this community service activity are in the form of; a) Focus Group Discussion (FGD) I and II; explanation of program and technical activities with related parties (Pangkalan Benteng Village Government, Pangkalan Benteng Village Health Center and Poskesdes Officers, Pangkalan Benteng Village Posyandu Cadres, Community Leaders), b) Implementation of Activities; Socialization, Education and Assistance in Planting Herbal Plants and Their Use to Improve the Health and Economy of the Pangkalan Benteng Village Community for the Community and Health Cadres; Launching Examples of Herbal Plants (Family Medicinal Plants) planted in the grounds of the Pangkalan Benteng Village Office, c) Monitoring Evaluation; strengthening the sustainability of the program with the assistance of health cadres so that the activity objectives will be achieved (100% of the people of Pangkalan Benteng Village have herbal plants (family medicinal plants) in their respective yards and superior products emerge for the family economic ranking; information obtained through WAG with health cadres. Based on the achievement targets and activity results, it can be concluded that after the intervention was given, the results of the activities showed that; 80% of the people of Pangkalan Benteng Village who did not have herbal plants (family medicinal plants) in their yards, stated that they would start planting according to the information obtained from this activity; 100% of the people of Pangkalan Benteng Village already know how to optimize the benefits of herbal plants to improve the health status and economy of the family (100% of the family's superior herbal products have been educated and assisted regarding the use and processing of herbal plants (medicinal plants); family). As a follow-up to this activity, health cadres will accompany all heads of families in stages to plant herbal plants (family medicinal plants) in their respective yards and form small and medium enterprises (MSMEs) to make superior herbal products for the people of Pangkalan Benteng Village to improve the economy. family.
OPTIMALISASI POTENSI LEMAK AYAM HASIL LIMBAH PASAR DAN RUMAH TANGGA UNTUK MENGHASILKAN BAHAN TAMBAHAN SEDIAAN FARMASI GLISEROL APRILLINA, PERMATA; OKTARIANI, ANITA; KURNIANTO, TEGUH; MANGUNSONG, SONLIMAR
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 12 No 2 (2017): JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lemak ayam belum banyak dimanfaatkan oleh masyarakat dan sering dibuang sebagai limbah potongan hewan. Limbah tersebut termasuk ke dalam limbah sampah membusuk yang dapat mencemari lingkungan. Untuk menanggulangi masalah limbah tersebut diperlukan langkah berupa pengolahan limbah lemak ayam. Penelitian ini dilaksanakan untuk pembuatan gliserin dari lemak ayam hasil limbah pasar dan rumah tangga dan selanjunya dapat dibuat sediaan krim dengan menggunakan bahan tambahan gliserin dari lemak ayam yang dihasilkan limbah pasar dan rumah tangga dalam rangka pengolahan limbah lemak ayam menjadi bahan yang lebih bermanfaat dalam kehidupan.Penelitian ini adalah eksperimental dengan metode destilasi 100 mL Limbah Cairlemak ayam dengan katalisator NaOH dalam Metanol dengan beberapa konsentrasi hingga optimum pada pemanasan 70-100C untuk memperoleh gliserol dari limbah lemak ayam.Didapatkan destilat lapisan gliserol dengan cara destilasi berulang –ulang rerata 10-15 mL. Lapisan gliserol kemudian dianalisis dengan cara kualiatif dan pengukuran indeks bias. Proses identifikasi, didapatkan rata-rata pengukuran indeks bias lapisa natas 1,3390 dan lapisan bawah 1,4585 dengan pembanding gliserol sebesar 1,4627.Proses identifikasi kualitatif dengan cara pemanasan lapisan atas dan bawah.Pada lapisan atas ketika dipananaskan berubah menjadi padat sedangkan pada lapisan bawah semula berbentuk cair dengan struktu rsedikit padat ketika dipanaskan berubah menjadi cair.Kesimpulan: Telah diperoleh gliserol dari hasil destilasi limbah lemak ayam yang dicairkan dengan katalisator NaOH dalam methanol dari 100 mL Lemak dperoleh rerata 10-15 mL gliserol dengan teridentifikasi sebagi gliserol.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK UMBI BIT (Beta vulgaris L.) TERHADAP PENURUNAN KADAR LDL TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI SUKROSA Manurung, Monika Septiana; Mangunsong, Sonlimar
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 13 No 2 (2018): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v13i2.231

Abstract

Latar Belakang : Tingginya kadar kolesterol dalam darah dapat berpengaruh terhadap kesehatan jantung dan pembuluh darah . Menurut penelitian, umbi bit mengandung zat aktif seperti betalain, flavonoid, tanin dan saponin. Zat-zat tersebut diduga mampu menurunkan kadar LDL kolesterol dalam darah. Penelitian ini ditujukan untuk meneliti apakah umbi bit (Beta vulgaris L.) mampu menurunkan kadar LDL darah tikus putih jantan. Metode : Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimental yang dilakukan pada hewan percobaan tikus putih jantan (Rattus novergicus) sebanyak2 4 ekor yang dibagi menjadi 6 kelompok yaitu: kelompok kontrol normal; kelompok induksi sukrosa); kelompok induksi suspensi simvastatin 0,18 mg/200 grBB); kelompok induksi ekstrak dosis 20 mg/200 grBB; kelompok induksi ekstrak dosis 40 mg/200 grBB; kelompok induksi ekstrak dosis 80 mg/200 grBB. Induksi sukrosa bertujuan untuk meningkatkan kadar LDL dalam darah tikus putih jantan yang dilakukan secara oral. Pengukuran kadar LDL dalam darah tikus putih jantan yang dilakukan dengan mengambil darah tikus menggunakan alat biosystem A-15. Hasil : Hasil uji ANOVA one-way menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antara kelompok II (kelompok negatif) dengan kelompok I (kontrol normal), kelompok III (kontrol positif), kelompok IV (ekstrak dosis I), kelompok V (ekstrak dosis II), dan kelompok VI (ekstrak dosis III) dengan signifikan p=0,000 (p<0,05). Kesimpulan : Ekstrak umbi bit (Beta vulgaris L.) mampu menurunkan kadar LDL dalam darah tikus putih jantan selama 21 hari.
Kebun Percontohan Herbal Warga Sugihwaras, Talang Jambe, Pasca Pandemi Covid-19; Untuk Kewirausahaan Mangunsong, Sonlimar; Taswin, Muhamad
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/j.abdikemas.v4i2.1520

Abstract

Telah dilakukan keberlanjutan pemberdayaan masyarakat pasca pandemi covid 19 untuk berkebun tanaman herbal dan wirausaha. Pelaksanaan dilakukan Tahun 2022 kelompok warga Sugiwaras kelurahan Talang Jambe kota Palembang Sumatera Selatan. Berjarak terjangkau dari alamat Institusi Poltekkes Palembang dengan mitra kerjasama. Melanjutkan kegiatan sebelumnya dan melakukan perbaikan disain kegiatan, lokasi baru membuat pondok tempat persinggahan. Kegiatan dimulai dengan berkomunikasi dan mendapat persetujuan dari Bapak Lurah Talang jambe. Merencanakan lokasi baru dan menyediakan lahan berkebun, pembibitan tanaman herbal. Menggunakan satu kapling lahan tanah milik warga sugiwaras dengan luas tanah 20 x 50 M yang disepakati dengan Ketua RT 06 dan kelompok pelaksana adalah Kelompok Warga/Kader PKK yang telah disetujui bapak RT 06. Kelompok dosen menyediakan kebutuhan material berkebun, bibit tanaman herbal, kunir putih , rosella, kelor, bunga telang dan meniran kemudian diberikan kepada kelompok mitra untuk ditanam dan dipelihara secara bersama sama. Melakukan kordinasi setiap 2 minggu dengan kelompok mitra. Selama bulan dilakukan pemantauan terhadap kegiatan sebagai kebun percontohan. Hasil yang diperoleh adalah, lahan dan lokasi berkebun herbal, meja pondokan, pembibitan tanaman herbal kebun tanaman herbal budi daya untuk kebutuhan penelitian dan kebutuhan masyarakat dalam berwirausaha. Hasil panen wirausaha telah dimanfaatkan kebutuhan warga, diolah menjadi makanan sehat berupa puding agar, bandrek, cendol, keripik dan mie berbahan dasar kelor dan meniran. Evaluasi keberhasilan terukur dari berkebun herbal peningkatan pengetahuan, sikap dan perilaku yang telah terwujud dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat berkebun tanaman herbal pasca pandemic covid 19. Tema kegiatan ini ditindak lanjuti tahun 2023 membuat persiapan produk wirausaha siap saji sebagai unggulan warga sugihwaras kelurahan Talang Jambe menuju Lomba kelurahan sehat ditingkat Kota dan Propinsi melalui Kader PKK Kantor Kelurahan dan Kecamatan. Kata Kunci: Wirausaha , kebun herbal meniran, bunga telang, mint, pemberdayaan, wargasugiwaras
Pencegahan Drop-Out Pengobatan TB Akibat Efek Samping Pada Penggunaan Oat Fix Dose Combination Simamora, Sarmalina; Mangunsong, Sonlimar; Rulianti, Mona Rahmi
Jurnal LINK Vol 20 No 1 (2024): MEI 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i1.11297

Abstract

Pasien TB harus minum obat secara teratur minimal enam bulan. Bisa saja mereka berhenti minum obat sebelum selesai pengobatan karena tidak paham dan tidak tahan efek samping. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membuat pasien dan keluarganya paham dan dapat mengatasi efek samping yang timbul dengan tindakan atau dengan obat yang sesuai, sehingga tidak menghentikan pengobatan. Metode yang dilakukan adalah penyuluhan, pembagian brosur dan video penanggulangan efek samping obat. Diserahkan juga obat yang dapat digunakan untuk mengatasi efek samping. Pesertanya 12 pasien TB dan 12 anggota keluarganya. Kepatuhan di monitor melalui grup whats-app. Peserta melaporkan aktifitas minum obatnya dan menginformasikan jika mengalami efek samping. Evaluasi kepatuhan minum obat dilakukan setelah tiga bulan dimonitor. Selama itu semua peserta tetap patuh menjalani pengobatannya, termasuk pasien yang mengalami efek samping obat, karena sudah memahami pentingnya kepatuhan minum obat TB. Selanjutnya peserta yang belum selesai pengobatan masih tetap melaporkan aktifitas minum obatnya sampai benar benar selesai. Semua pasien berhasil menyelesaikan pengobatannya sampai tuntas. Kesimpulannya bahwa melalui pendekatan yang simpatik pasien TB dapat dimotivasi untuk mematuhi aturan penggunaan obat meskipun mengalami efek samping, sehingga hal ini dapat mencegah pasien dari kegagalan terapi.
PENERAPAN MODEL INTERPROFESSIONAL COLLABORATION ONE TEAM ONE FAMILY MENUJU DESA SEHAT Pastari, Marta; Sumastri, Heni; Martini, Sri; Athiutama, Ari; Pebriani, Indra; Aguscik, Aguscik; Mangunsong, Sonlimar
Jurnal Salingka Abdimas Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v5i2.7308

Abstract

Bentuk peran serta masyarakat dalam upaya promotif dan preventif untuk mendeteksi dan pengendalian dini keberadaan faktor resiko PTM secara terpadu dilakukan di Posbindu PTM. Pada tahun 2021, sudah terbentuk 9 Posbindu PTM di wilayah kerja UPTD Tanjung Agung, namun belum pernah lagi dilakukan refreshing kader terutama mengenai PTM. Kemudian di tahun 2021 ini juga dilaporkan, persentase penderita hipertensi yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar sebayak 100%, dengan jumlah penderita sebanyak 1507 penderita dari total penduduk sebanyak 5205 jiwa (DESA TANJUNG AGUNG, 2021). Pada tahun 2021 di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tanjung Agung dilaporkan, jumlah pasien gangguan jiwa (ODGJ) sebanyak 208 pasien. Hasil pendataan menggunakan kuesioner Prokesga di Dusun I-VI Desa Tanjung Agung didapatkan bahwa terdapat 8 orang yang mengalami gangguan jiwa dan salah satunya terlantar, ODGJ tersebut berada di Dusun 3 (DESA TANJUNG AGUNG, 2021). Dari 601 orang remaja Desa Tanjung Agung Dusun 1-6, terdapat 303 (50,4%) remaja yang belum mendapatkan pendidikan seks. Hal ini menyebabkan banyak remaja yang hamil di bawah umur 18 tahun. Sehingga Solusi permasalahan yang ditawarkan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa koordinasi rencana kegiatan dengan kepala desa, kader dan tokoh masyarakat yang meliputi persiapan tempat pelaksanaan, waktu serta jumlah peserta yang dapat hadir dalam kegiatan tersebut, penyuluhan kesehatan dan demonstrasi, pendampingan dan refreshing kader kesehatan, monitoring evaluasi; pemantapan keberlanjutan program dengan pendampingan kader kesehatan sehingga tujuan kegiatan akan tercapai (100% pengetahuan masyarakat dan kader meningkat; meningkatnya peran kader kesehatan untuk memantapkan dan mengaktifkan kembali kegiatan Posyandu Anak dan Balita, Lansia, Jiwa serta Remaja; informasi didapatkan melalui WAG dengan kader kesehatan). Berdasarkan target capaian dan hasil kegiatan, maka dapat disimpulkan bahwa setelah intervensi diberikan, hasil kegiatan menunjukkan bahwa; 1) Meningkatnya pengetahuan masyarakat Desa Tanjung Agung untuk menjadi role model peningkatan pengetahuan keluarga mengenai Penyakit Tidak Menular (PTM); Hipertensi, Pendidikan Seks Pada Remaja dan Bahayanya Pernikahan Dini, Pentingnya Peran Keluarga sebagai Caregiver ODGJ di Dusun I-VI Desa Tanjung Agung; 2) Meningkatnya pengetahuan kader dalam menerapkan pendidikan kesehatan untuk menurunkan kejadian hipertensi, pernikahan dini dan penelantaran ODGJ di Dusun I-VI Desa Tanjung Agung; 3) Meningkatnya peran kader kesehatan untuk memantapkan dan mengaktifkan kembali kegiatan Posyandu Anak dan Balita, Lansia, Jiwa serta Remaja melalui kegiatan refreshing kader dan monitoring evaluasi
Effectiveness of a Warm Cinnamon Compress on Pain Intensity in Community-Dwelling Older Adults with Gout Arthritis: A Quasi-Experimental Study Gani, Abdul; Farama, Dodi Aprika; Pome, Gunardi; Mangunsong, Sonlimar
Journal of Applied Nursing and Health Vol. 8 No. 1 (2026): Journal of Applied Nursing and Health
Publisher : Chakra Brahmanda Lentera Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55018/janh.v8i1.532

Abstract

Background: Gout arthritis is a chronic inflammatory joint disorder in older adults that causes persistent pain and limits daily functioning. Despite growing interest in non-pharmacological pain management, most available evidence comes from clinical or hospital-based settings, while evidence from community contexts in LMICs, including Indonesia, remains limited. This study aimed to evaluate the effectiveness of a warm cinnamon powder compress in reducing pain intensity among community-dwelling older adults with gout arthritis. Methods: This quasi-experimental study with a non-equivalent control group pretest–posttest design was conducted in accordance with the TREND reporting guideline at Pagar Agung Health Center, Lahat Regency. A total of 70 older adults with gout arthritis who met the inclusion criteria were recruited and allocated to an intervention group (n = 35) and a control group (n = 35). The independent variable was warm cinnamon powder compress therapy administered once daily for 15 minutes over seven consecutive days, while the dependent variable was pain intensity measured using the Numeric Rating Scale (NRS). The control group received routine care. Data were analyzed using the Wilcoxon signed-rank test for within-group comparisons and the Mann–Whitney U test for between-group differences. Results: The intervention group demonstrated a marked reduction in mean pain scores from 5.11 ± 0.82 at pretest to 2.14 ± 0.93 at posttest, representing a very large within-group effect (Cohen’s d = 3.38), while the control group showed only a minimal change from 5.03 ± 0.79 to 4.89 ± 0.88 (Cohen’s d = 0.17). Between-group comparison indicated a significantly greater reduction in pain in the intervention group than in the control group, with a large effect size (Cohen’s d = 1.54). Clinically, the intervention group predominantly shifted from moderate–severe pain to mild pain categories, indicating a meaningful improvement in pain experience. Conclusion: Warm cinnamon powder compress therapy is effective in reducing pain intensity among older adults with gout arthritis and can serve as a safe and practical complementary intervention in community healthcare settings.
Co-Authors ., Listrianah Abda Abda Abdul Gani Ade Agustianingsih Afifah Rahmah, Afifah Aguscik, Aguscik Agustianingsih, Ade Akbar, Widyan Muchzadi Anayani Dalilah ANITA OKTARIANI APRILLINA, PERMATA Athiutama, Ari Athur Bayunata Bayunata, Athur Bianggo NauE, Dian Adhe Cica Meliza Dahliyah Hayati Dahliyah Hayati Dalilah, Anayani Dewi Marlina Dian Adhe Bianggo Naue Dwiprahasto I Eka Puspa Sari Elvi Sunarsih Fadly Fadly FADLY FADLY Fadly Fadly Farama, Dodi Aprika Fransiska Angelina Hartati, Yuli Hayati, Dahliyah Helda Mirani Jumina . KURNIANTO, TEGUH Lega Aryanti Lia Marsela LILIS MARYANTI Listrianah . M. Nizar M. Nizar Manurung, Monika Septiana Mas'ud, Beri Meli Fitriyani Minda Warnis Mirani, Helda Mohammad Achmad Amin Soetomo Mona Rachmi Rulianti Mona Rahmi Mona Rahmi Rulianti Mona Rahmi Rulianti MONA RAHMI RULIANTI Monika Septiana Manurung Muhamad Taswin Muhammad Totong Kamaluddin Muhammad Totong Kamaluddin Muhammad Totong Kamaluddin Muntaha, Amar Mustofa . Oktari, Vivi OKTARIANI, ANITA Pastari, Marta Pastati, Taufik Meidiansyah Pebriani, Indra PERMATA APRILLINA Podojoyo, Podojoyo Pome, Gunardi Pratiwi, Tiara Mayang Priscila Natalia Marpaung Purnama, Fajriah Rahma Arum Sari Rahmi Rulianti, Mona Ramadhiani, Aninditha Rachmah Ramadhiani, Aninditha Rachmah Resi Sukma Melati Rifqi Assiddiqy Rika Saputri Rulianti, Mona Rahmi Samarlina Simamora Sari, Alfitria Sarmadi Sarmadi Sarmalina Sarmalina Sarmalina Simamora Sarmalina Simamora Sarmalina Simamora Sefriadi, Ilham SIMAMORA, SAMARLINA Siregar, Estelita O.N. Soetomo, Mohammad Achmad Amin Sri Martini Sumastri, Heni Taswin, Muhamad TEGUH KURNIANTO Theodorus Theodorus Theodorus Theodorus Theodorus Theodorus Tiara Mayang Pratiwi Trisna Yuniarti Trisna Yuniarti VERA ASTUTI Vera Astuti, Vera Warnis, Minda Yani, Tiara Yunida Yunida Yunida Yunida