p-Index From 2021 - 2026
7.132
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Jurnal Pengajaran MIPA Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Jurnal Penelitian dan Pembelajaran IPA Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia Unnes Science Education Journal JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Minda Baharu Journal of Humanities and Social Studies Eksakta : Berkala Ilmiah Bidang MIPA SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Atrium Pendidikan Biologi Jurnal Pembelajaran dan Biologi Nukleus Indonesian Journal of Education and Mathematical Science Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Gagasan Pendidikan Indonesia Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran International Journal of Economics, Management, Business, and Social Science Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar (JPPSD) Journal of Social Research Journal Of World Science International Journal of Multidisciplinary Research and Literature (IJOMRAL) Jurnal Pendidikan Indonesia Gemilang International Journal of Biology Education Towards Sustainable Development JSEP (Journal of Science Education and Practice) International Journal of Entrepreneurship and Business Management Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan TOFEDU: The Future of Education Journal Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education) JIPI (Jurnal IPA dan Pembelajaran IPA) Journal of Environment and Sustainability Education Journal of Innovative Science Education JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah)
Claim Missing Document
Check
Articles

Student Needs Analysis of the Scientific Literacy Oriented Interactive Multimedia on Living Cells Matter Sigit Subagja; Bibin Rubini; Indarini Dwi Pursitasari
International Journal of Biology Education Towards Sustainable Development Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.515 KB) | DOI: 10.53889/ijbetsd.v2i1.116

Abstract

Scientific literacy defines as multidimensional skills that students should have to prepare a life after school. One thing that can improve scientific literacy is the quality of teaching materials. Teaching materials are one of the main components in learning including living cell matter. Currently, teaching materials that are widely used in Indonesia are still in the form of printed teaching materials and according to PISA results, these teaching materials have not a significant impact on students' scientific literacy. Nowadays, technological advances are very rapid and have a very positive impact on life, including in education. One of the benefits is the integration of interactive multimedia as the basis for teaching materials. The purpose of this article is to analyze the students' needs regarding interactive multimedia-based teaching materials containing scientific literacy in the learning of the living cells matter and to analysis of scientific literacy aspects in the previously used teaching materials. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques using questionnaires and interviews. The research subjects used were 3 Biology teachers and 81 students of class XI of science program at one of high schools in Sukabumi City, Indonesia. The results showed that students need interactive multimedia-based teaching materials containing scientific literacy on living cell matter and currently the teaching materials that students use have several components that are not as expected and the components of scientific literacy in these teaching are still not balanced. Therefore, it is necessary to develop interactive multimedia-based teaching materials containing scientific literacy on living cell matter to improve students' scientific literacy.
HUBUNGAN KEPEMIMPINAN SITUASIONAL KEPALA SEKOLAH DAN KEPERCAYAAN PADA ORGANISASI DENGAN KEPUASAN KERJA Sopyan Sopyan; Bibin Rubini; Griet Helena Laihad
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.356 KB) | DOI: 10.33751/jmp.v7i1.960

Abstract

Kepuasan kerja guru adalah perasaan emosi yang menyenangkan atau tidak meyenangkan terhadap suatu pekerjaan menurut hasil penilaian dan pengalaman seseorang. Ketercapaian kepuasan kerja guru merupakan salah satu fenomena keberhasilan pelaksanaan program kerja organisasi. Penelitian korelasional yang terdiri atas dua variabel bebas yaitu kepemimpinan situasional kepala sekolah dan kepercayaan (trust) dan variabel terikat yaitu kepuasan kerja guru. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun 2017 di lingkungan SD Negeri di Kecamatan Rawamerta Kabupaten Karawang, yang terdiri dari 26 sekolah dengan menggunakan metode survei. Jumlah sampel sebanyak 150 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proportional random sampling. Teknik analisis data menggunakan teknik statistik korelasi dan regresi linier sederhana serta korelasi dan regresi ganda. Pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara kepemimpinan situasional kepala sekolah (X1) dengan kepuasan kerja guru (Y) dengan ry1=0,4824 dengan persamaan regresi ? = 71,66 + 0,3464 X1, 2) Terdapat hubungan positif yang signifikan antara kepercayaan (Trust) (X2) dengan kepuasan kerja guru (Y) dengan rx2y = ry2 = 0,7196 dengan persamaan regresi ? = 48,22 + 0,4576 X2 dan 3) terdapat hubungan positif yang signifikan antara kepemimpinan situasional kepala sekolah dan kepercayaan (Trust) dengan kepuasan kerja guru dengan rx1x2y = 0,7450 dengan persamaan regresi ? = 40,76 + 0,152X1 + 0,399 X2.
KEPEMIMPINAN SITUASIONAL DAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM MENINGKATKAN KOMITMEN GURU Heni Hikmayani Fauzia; Bibin Rubini; Widodo Sunaryo
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.274 KB) | DOI: 10.33751/jmp.v6i2.787

Abstract

This research outlines the correlation between the headmasters situational leadership and interpersonal communication on organizational commitment. The research was conducted in private islamic school in the Sagaranten Sukabumi, West Java,Indonesia. Survey and data were conducted by applying regression and correlation analysis to test the correlation of two independent variables of situational leadership and interpersonal communication to one independent variable of organizational commitment. Tested on the level of confident of 0,05 and 0,01 to 109 teachers by using proportional random sampling, the result reveals that situational leadership can improve organizational commitment up to 18,75%, interpersonal communication contributes 10,47%. It can be inferred that organizational commitment can be enhanced through situational leadership and interpersonal communication.Keywords : Situasional Leadership, Interpersonal Communication , Organizational Commitment
PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PBL) DENGAN KONTEKS SOCIOSCIENTIFIC ISSUES PADA MATERI PEMANASAN GLOBAL UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA Anita Sariningrum; Bibin Rubini; Didit Ardianto
JSEP (Journal of Science Education and Practice) Vol 2, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.706 KB) | DOI: 10.33751/jsep.v2i2.1705

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kemampuan literasi sains melalui implementasi model pembelajaran berbasis masalah (PBL) dengan konteks  socioscientific issues.  Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain penelitian nonequivalent pretest dan postest control group design. Subjek  penelitian adalah siswa kelas VII di salah satu SMPN di Kabupaten Cianjur. Data diperoleh dengan menggunakan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, tes literasi sains berupa soal pilihan ganda, tes skala sikap, dan angket tanggapan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruh aktivitas pembelajaran model PBL dengan konteks socioscientific issues terlaksana dengan baik. Peningkatan kemampuan literasi sains ditunjukkan oleh pencapaian N-gain literasi sains pada aspek pengetahuan dan kompetensi pada kelas eksperimen 0,71 (tinggi) dan N-gain kelas kontrol 0,52 (sedang), sedangkan N-gain literasi aspek sikap sains pada kelas eksperimen 0,72 (tinggi) dan N-gain kelas kontrol 0,27 (rendah). Tanggapan siswa menyatakan respon positif terhadap pembelajaran. Jadi, dapat disimpulkan bahwa implementasi model pembelajaran berbasis masalah dengan konteks socioscientific issues lebih baik dalam meningkatkan kemampuan literasi sains pada aspek pengetahuan, kompetensi, dan sikap sains siswa. Kata Kunci:     Model pembelajaran berbasis masalah (PBL), Literasi Sains, Konteks SocioScientific Issues.
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN PADA MATERI TEKANAN ZAT UNTUK KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN PENGUASAAN KONSEP SISWA SMP Dewi Kania; Bibin Rubini; Didit Ardianto
JSEP (Journal of Science Education and Practice) Vol 2, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.224 KB) | DOI: 10.33751/jsep.v2i1.1703

Abstract

Keterampilan berpikir siswa, baik berpikir kritis maupun penguasaan konsep merupakan keterampilan yang penting untuk dimiliki agar dapat memecahkan persoalan-persoalan yang dihadapi dalam dunia yang senantiasa berubah. Pembelajaran IPA dengan pendekatan Kontekstual merupakan suatu alternatif pendekatan yang berupaya meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan penguasaan konsep siswa agar terus terlatih dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah peningkatan keterampilan berpikir kritis dan penguasaan konsep antara siswa yang memperoleh pembelajaran IPA dengan pendekatan Kontekstual dan siswa yang memperoleh pembelajaran dengan pembelajaran konvensional baik ditinjau secara keseluruhan maupun ditinjau secara kelompok siswa (kelompok atas dan kelompok bawah). Selain itu diungkap pula sikap siswa terhadap pembelajaran IPA dengan pendekatan Kontekstual  Desain penelitian ini adalah pre-test post-test control group design. Penelitian ini dilakukan di SMP pada kelas VIII. Data penelitian dikumpulkan melalui tes . Analisis data dilakukan terhadap rerata gain ternormalisasi antara kedua kelompok sampel dengan menggunakan kesamaan dua rerata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan keterampilan berpikir kritis dan penguasaan konsep siswa yang belajar dengan pendekatan Kontekstual lebih baik secara signifikan daripada siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional,.. Selanjutnya analisis data angket sikap siswa memperlihatkan bahwa siswa menunjukan sikap positif terhadap pembelajaran IPA  dengan pendekatan Kontekstual. Kata Kunci: Keterampilan berpikir kritis dan Penguasaan konsep, pendekatan Kontekstual
PENGEMBANGAN ASESMEN AUTENTIK PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN Yati Nurhayati; Bibin Rubini; Indarini Dwi Pursitasari
JSEP (Journal of Science Education and Practice) Vol 3, No 2 (2019): December 2019
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.822 KB) | DOI: 10.33751/jsep.v3i2.1721

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan asesmen autentik yang berupa instrumen penilaian kognitif, afektif dan psikomotor yang valid juga reliabel. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengembangan atau Research and Development (RD) dengan desain ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluationn). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari lembar validitas ahli yang digunakan untuk memvalidasi asesmen autentik oleh ahli sebanyak 6 dosen dan guru IPA sebanyak 20 orang, lembar angket untuk mengetahui respon siswa terhadap asesmen autentik. Untuk mengetahui kualitas instrumen yang dikembangkan uji butir soal meliputi tingkat validitas, reliabilitas, daya pembeda dan tingkat kesukaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) hasil validasi pada komponen isi, kontruksi, kebahasaan dan praktikalitas ahli oleh dosen dan guru IPA valid atau layak digunakan. 2) hasil uji butir soal kognitif terdapat 15 soal pilihan ganda  dan 8 soal uraian valid dengan relibilitas tinggi sehingga layak digunakan. Untuk instrumen penilaian sikap  terdapat 28 pernyataan valid dengan reliabilitas tinggi yang dapat dipergunakan. Sedangkan pada instrumen penilaian kinerja 7 aspek penilaian yang valid dengan relibilitas cukup tinggi dapat digunakan dan pada instrumen penilaian produk 5 aspek penilaian valid dengan tingkat relibilitas rendah, dapat digunakan 3) penerapan instrumen penilaian kognitif, afektif dan psikomotor yang valid dan reliabel dapat mengukur tingkat pencapaian ketuntasan belajar 4) tanggapan siswa terhadap asesmen autentik sebesar 91,02 % (sangat baik). Kata Kunci: Asesmen Autentik, Aspek Kognitif, Afektif, dan Psikomotor
PENGEMBANGAN INTERACTIVE PROBLEM BASED MODULE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN PENGUASAAN KONSEP IPA B. Seftian B. Seftian; Anna Permanasari; Bibin Rubini
JSEP (Journal of Science Education and Practice) Vol 1, No 1 (2017): December 2017
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.843 KB) | DOI: 10.33751/jsep.v1i1.381

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Research and Development (RD) terbatas dengan desain ADDIE yang diharapkan akan menghasilkan produk berupa Interactive Problem Based Module (IPBM). Penelitian selanjutnya dilakukan untuk mengetahui efektifitas dari IPBM terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis (CT) dan penguasaan konsep IPA siswa pada materi kepadatan populasi dan pencemaran lingkungan. Penelitian ini dilaksanakan pada salah satu SMP di Kota Bogor semester genap tahun 2017. Populasi penelitian berjumlah 33 orang siswa yang ditentukan secara purposive sampling. Penelitian pre-eksperimen ini dilakukan dengan pre-post test design. Instrumen tes yang digunakan berupa soal pilihan ganda dan uraian yang sebelumnya telah diuji terhadap item tes berupa uji validitas, uji reliabilitas, tingkat kesukaran butir soal, dan daya pembeda soal. IPBM divalidasi oleh ahli dari segi media maupun materi dengan penilaian dalam kategori sangat baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan IPBM dalam pembelajaran dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan penguasaan konsep IPA dengan baik. Hal tersebut dapat dilihat dari data yang diperoleh Hasil implementasi terlebih menyeluruh terhadap penggunaan IPBM dalam pembelajaran dapat meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis siswa dengan %N-gain 48, dan meningkatkan Penguasaan Konsep siswa dengan %N-gain 40. Siswa yang memenuhi kriteria ketuntasan adalah 27 orang dari 33 siswa.Kata Kunci: Interactive Problem Based Module, Keterampilan Berpikir Kritis, Penguasaan Konsep
STEM-Blended Learning Regarding Earthquake Disaster: Prospective Teachers Perception Didit Ardianto; Bibin Rubini; Indarini Dwi Pursitasari; Indriyani Rachman
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 18, No 3 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.598 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v18i3.556-563

Abstract

This study aims to determine student teacher perceptions of the implementation of STEM-Blended learning. The subjects involved in this study consisted of 25 4th semester students in the elementary school teacher program. The instruments used include closed questionnaires and open questionnaires. The results showed that students gave a positive attitude towards scientific and engineering practices in the lecture process. In addition, they are also very motivated to create a prototype design that integrates STEM
IMPLEMENTATION OF KURIKULUM 2013 (K13) USING SEMESTER CREDIT SYSTEM IN BIOLOGY AT SMART EKSELENSIA INDONESIA Mokhammad Reza Azhary; Bibin Rubini; Rifki Risma Munandar
ATRIUM PENDIDIKAN BIOLOGI Vol 7, No 3 (2022): Atrium Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/apb.v7i3.11606

Abstract

Indonesian education is always developed. One of the innovations is the availability of educational programs to accommodate students to complete study, according to their abilities. The purpose of this research is to describe implementation of Kurikulum 2013 (K13) with Semester Credit System in biology learning. There are four research focuses; planning, organizing, implementing and evaluating. This research is qualitative research with analytical descriptive method. The research was carried out from February to June, 2021, with teachers as informants. The data collected online to avoid spread of COVID-19. The results of research obtained are the planning of biology at SMART Ekselensia Indonesia with additional credits, organizing biology learning using elaboration theory and integrating of Technology Pedagogical Content Knowledge (TPACK), implementation refers to learning designs and learning models according to curriculum demands, and collaboration-based models and using a scientific approach, and learning evaluation includes three assessment domains; cognitive, affective and psychomotor.
COMBINATION OF SCIENCE LEARNING USING 2013 AND CAMBRIDGE CURRICULUM IN MIDDLE SCHOOLS Febri Monica; Bibin Rubini; Rifki Risma Munandar
ATRIUM PENDIDIKAN BIOLOGI Vol 7, No 4 (2022): Atrium Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/apb.v7i4.11607

Abstract

The curriculum accommodates students to develop students' understanding, knowledge and skills through learning experiences. The 2013 curriculum implicitly follows the Cambridge Curriculum which emphasizes students' abilities in understanding, knowledge, skills and critical thinking. The purpose of this study was to describe and analyze science learning using a combination of the 2013 curriculum and the Cambridge curriculum at Bosowa Bina Insani Junior High School Bogor. This research is a qualitative research with analytical descriptive method. This research was carried out from January - July 2021 with several informants, namely science teachers, school principals, head level programs, deputy head of student affairs, and students. This research was conducted online and offline and obtained two types of data, namely primary data from interviews and observations, and secondary data from documentation studies. Based on data analysis, science learning using a combination of the 2013 curriculum and the Cambridge curriculum is divided into 3 processes including planning, implementation, and evaluation. Learning planning uses a combination of the 2013 curriculum and the Cambridge curriculum which is carried out at the beginning of each school year with all teachers. The implementation of learning is carried out with a scientific approach with various techniques and learning strategies. Learning evaluation is carried out periodically with formative exams and summative exams with various techniques and assessments. References in making instrument questions use the 2013 curriculum book and cambridge exams that refer to Cambridge University.
Co-Authors Agustin, Nurleila Aldi Yudawan Andi Supriyana Anindita Dyah Sekarpuri Anita Sariningrum Anna Permanasari Ardianto, Didin Awaludin, M. Taufik B. Seftian B. Seftian B. Seftian B. Seftian, B. Seftian Clarissa Desyana Putri Destyara, Vina Dewi Kania Dewi, Ita Agustina Dian Wulandari Didit Ardianto Eka Suhardi Eni Susanti Fadlah, Umul Fahruroji Fahruroji Farida Wulandari Febri Monica Firmayanto, Rudi Gardina, Angga Putri Giyanto Giyanto Griet Helena Laihad Handayani Handayani Hapipah, Hepi Haris Suhartoyo Heni Hikmayani Fauzia Herfina Herfina Indarini Dwi Pursitasari Indriyani Rachman Interdiana Candra Sari, Ani Irvan Permana Irwanto Arsyim Karimatunnisa, Karimatunnisa Kodama, Yayoi Kurniasih, Septi Kurniasih, Surti Lasrin, Herman Leny Heliawati Lia Yulianti Lina Novita, Lina Mohammad Iqbal Suriansyah Mokhammad Reza Azhary Muhammad Iqbal Suriansyah Natsir, Siti Zahra Mulianti Nila Puspita Novalina Setyaningrum Nugraha, Haris Nulhakim, Lukman Nurhaedah Madjid Nuryanti, Triska Oktian Fajar Nugroho Permana, Adi Rahmawati, Rahmawati Rais Hidayat Ramadhan, Muhamad Farhan Ramadhanti, Ghina Nisrina Rifki Risma Munandar Robi Mulya Gunawan Rohimah Rudi Firmayanto Rusdiyanto, Dini Rosdiane Ruswandi, Iwan Saiful Millah Setyaningrum, Novalina Setyaningsih, Sri Sigit Subagja Sigit Subagja Sigit Subagja Sigit Subagja, Sigit Siti Samsia Siti Zahra Mulianti Natsir Soewarto Hardhienata Sopian, Iyan Sopyan Sopyan Sri Paryanti Sumardi . Sumaryoto Sumaryoto, Sumaryoto Sunaryo, Widodo Suriansyah, Muhammad Iqbal Surti Kurniasih Taufik, Annisa Novianti Widodo Sunaryo Widodo Sunaryo Wiwin Wiwin, Wiwin Wulan, Sinta Srie Yati Nurhayati Yuningsih, Winda YUYUN ELIZABETH PATRAS, YUYUN ELIZABETH