Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

PELATIHAN PENDATAAN JENIS MANGROVE DALAM UPAYA PENINGKATAN KAPASITAS MASYARAKAT PESISIR DI BAGEK KEMBAR, SEKOTONG, LOMBOK BARAT lestariningsih, Wiwid; Himawan, Mahardika Rizqi; Waspodo, Saptono; Paryono, Paryono; Amir, Sadikin; Khaldun, Muhammad Hafidz Ibnu; Hamzah, Hamzah; Dewi, Amalia Sartika; Mahendra, Putra Ivan; Agung, Wahyu
Jurnal Pepadu Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i2.7292

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki peranan penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir, menyediakan habitat bagi biota laut, serta mendukung ekonomi masyarakat lokal. Namun, rendahnya kapasitas masyarakat dalam mengenali dan mendata jenis-jenis mangrove menjadi kendala dalam pelestarian jangka panjang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat pesisir, khususnya kelompok Pokmaswas, dalam melakukan identifikasi dan pendataan jenis mangrove secara partisipatif. Kegiatan ini dilaksanakan di Bagek Kembar, Sekotong, Lombok Barat, dengan melibatkan mahasiswa lokal dan asing dalam skema kolaborasi lintas budaya. Metode pelaksanaan mencakup sesi penyampaian materi, praktik lapangan, dan diskusi evaluatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap jenis-jenis mangrove lokal, serta meningkatnya semangat komunitas untuk melakukan pendataan mandiri secara berkala. Kegiatan ini menjadi contoh pendekatan kolaboratif dalam memperkuat peran masyarakat dalam konservasi ekosistem pesisir yang berkelanjutan.
Pengaruh Penambahan Berbagai Bahan Organik pada Media Tanam Sub Soil Terhadap Pertumbuhan Bibit Petai (Parkia speciosa): Effect of Adding Various Organic Ingredients to The Media Planting Sub Soil for Growth Petai Seeds (Parkia speciosa Hamzah, Hamzah; Hardiyanti, Rizky Ayu; Handayani, Rajjitha; Rumondang, Jenny; Utari, Indah Tri
Jurnal Silva Tropika Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Silva Tropika
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jurnalsilvatropika.v8i1.35826

Abstract

ABSTRACT Petai is a plant that belongs to the MPTS (Multi Purpose Tree Species) plant type which can be used multiple times for both wood and non-wood. Petai also has benefits from an economic perspective (fruit and wood) and ecology (legume plants fertilize the soil) so it needs to be cultivated well. There are several factors that influence the quality of cultivation results, one of which is the planting media. The planting medium used is soil in the sub-soil layer as an alternative to top soil. However, this layer is not as fertile as the top soil layer, so it is necessary to add soil improving materials (Ameliorants), for example organic materials. This research aims to analyze the effect of adding various organic materials to sub-soil planting media on the growth of Petai seedlings and to obtain the best organic material composition to add to sub-soil planting media which can have a real influence on the growth of Petai seedlings. This research was carried out for 3 months using a completely randomized design (CRD) method with 1 factor, namely planting media (M) consisting of 5 treatments, namely m1 (Sub soil + compost 3:1), m2 (Sub soil + husk charcoal 2:1), m3 (Sub soil + Cocopeat 2:1), m4 (Sub soil + Boiler ash 4:1) and m5 (Sub soil + Laying chicken manure + Sand 1:2:1). The best organic material composition to add to the sub soil planting medium is cocopeat (2:1). Keywords: petai, planting media, organic materials. ABSTRAK Petai merupakan tumbuhan yang tergolong dalam jenis tanaman MPTS (Multi Purpose Tree Species) yang dapat dimanfaatkan secara ganda baik kayu maupun non kayunya. Petai juga memiliki manfaat dari segi ekonomi (buah dan kayunya) maupun ekologi (tumbuhan legum menyuburkan tanah) sehingga perlu dibudidayakan dengan baik. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas hasil budidaya salah satunya media tanam. Media tanam yang digunakan adalah tanah pada lapisan sub soil sebagai alternatif pengganti tanah top soil. Namun, lapisan ini tidak sesubur lapisan top soil sehingga diperlukan penambahan bahan pembenah tanah (Amelioran) contohnya bahan organik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan berbagai bahan organik pada media tanam sub soil terhadap pertumbuhan bibit petai serta untuk mendapatkan komposisi bahan organik terbaik untuk ditambahkan ke media tanam sub soil yang dapat memberikan pegaruh nyata dalam pertumbuhan bibit Petai. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan dengan menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) 1 faktor yaitu media tanam (M) yang terdiri dari 5 perlakuan yaitu m1 (Sub soil + kompos 3:1), m2 (Sub soil + arang sekam 2:1), m3 (Sub soil + Cocopeat 2:1 ), m4 (Sub soil + Abu boiler 4:1 ) dan m5 (Sub soil + Pupuk kandang ayam petelur + Pasir 1:2:1). Komposisi bahan organik terbaik untuk ditambahkan ke dalam media tanam sub soil adalah cocopeat (2:1). Katakunci: petai, media tanam, bahan organik.
Optimalisasi Pertumbuhan Bibit Salam (Syzygium Polyantha Wight) dengan Pemberian Pupuk NPK dan Arang Sekam: Optimizing the Growth of Salam Seedlings (Syzygium Polyantha Wight) by Providing NPK Fertilizer and Husk Charcoal Hamzah, Hamzah; Hardiyanti, Rizky Ayu; Nofianti, Zera Olivia
Jurnal Silva Tropika Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Silva Tropika
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jurnalsilvatropika.v7i1.36863

Abstract

ABSTRAK Salam (Syzygium polyantha wight) salah satu Tanaman asli Indonesia dengan banyak potensi serta nilai ekonomi yang tinggi karena hampir semua bagiannya dapat memberikan keuntungan serta dapat tumbuh di berbagai tempat. Salam termasuk kedalam family Mirtaceae, dapat hidup pada kondisi kualitas kesuburan tanah yang rendah yaitu tanah ultisol. Faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan pada tanaman yaitu faktor eksternal. Pada faktor eksternal perlu dilakukan tindakan silvikultur dengan cara pemupukan. Pupuk yang dapat digunakan adalah pupuk majemuk NPK dan Arang Sekam. Tujuan dalam penelitian ini untuk menganalisis respons pertumbuhan bibit tanaman salam terhadap pemberian pupuk NPK dan arang sekam serta untuk mendapatkan dosis terbaik pupuk NPK dan arang sekam terhadap pertumbuhan tanaman salam. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Hutan pendidikan dan kebun pembibitan Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Jambi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor tunggal yaitu pupuk majemuk NPK dan arang sekam. Hasil penelitian menunjukan bahwa Tanaman Salam memberikan respons tidak nyata terhadap pemberian pupuk NPK dan Arang Sekam. Dari semua perlakuan menunjukan bahwa Pemberian pupuk NPK 20 g 60 g arang sekam/polybag merupakan dosis terbaik dari pertumbuhan bibit tanaman salam. Kata Kunci : Arang Sekam, Bibit Salam, Pupuk Majemuk NPK ABSTRACT Salam (Syzygium polyantha wight) is one of the native Indonesian plants with a lot of potential and high economic value because almost all of its parts can provide benefits and can grow in various places. Salam belongs to the Mirtaceae family, can live in conditions of low soil fertility quality, namely ultisol soil. Factors that can influence plant growth are external factors. For external factors, it is necessary to carry out silvicultural measures by means of fertilization. Fertilizers that can be used are NPK compound fertilizer and husk charcoal. The aim of this research was to analyze the growth response of laurel seedlings to the application of NPK fertilizer and husk charcoal and to obtain the best dose of NPK fertilizer and husk charcoal for the growth of laurel plants. This research was carried out at the educational Forest Laboratory and nursery of the Forestry Study Program, Faculty of Agriculture, Jambi University. This research was conducted using the Completely Randomized Design (CRD) method with a single factor, namely NPK compound fertilizer and husk charcoal. The research results showed that the bay plant gave an insignificant response to the application of NPK fertilizer and husk charcoal. Of all the treatments, it shows that giving 20 g of NPK fertilizer to 60 g of husk charcoal/polybag is the best dose for the growth of bay plant seeds. Keywords: Salam seeds, NPK compound fertilizer, husk charcoal
Analisis Lingkungan Biofisik Tempat Tumbuh Nibung (Oncosperma tigillarium) di Provinsi Jambi: Penentuan Teknik Silvikultur Tanaman HHBK Daerah Pesisir: Biophysical Analysis of Nibung (Oncosperma tigillarium) habitat in Jambi Province: The Determination of Silviculture technique for NTFP in Coastal Areas Hamzah, Hamzah; Muryunika, Rince; Napitupulu, Richard RP
Jurnal Silva Tropika Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Silva Tropika
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jurnalsilvatropika.v1i1.36908

Abstract

Pengaruh Pemberian Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Bibit Kaliandra Merah (Calliandra Calothyrsus Meissn) Pada Media Ultisol: The Effect of NPK Fertilizer Application on The Growth of Red Calliandra Seedlings (Calliandra calothyrsus Meissn) on Ultisol Media Puri, Suci Ratna; Hamzah, Hamzah; Handayani, Rajjitha; Rumondang, Jenny; Desthaniah, Mayhesti
Jurnal Silva Tropika Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Silva Tropika
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jurnalsilvatropika.v9i1.44417

Abstract

ABSTRACT Red caliandra (Calliandra calothyrsus Meissn) is a plant that belongs to the Fabaceae family. Callindra has a rapid growth rate, reaching a height of 3-5 meters in the first year on suitable land. The planting medium commonly used for seedlings includes ultisol soil, which generally has sensitive aeration pores and low stability index, causing the soil to easily become compacted. The growth of quality calliandra seedlings in the nursery is influenced by soil fertility; therefore, additional treatment in the form of fertilizer is necessary to ensure sufficient nutrient content. One of the fertilizers that can be used is the NPK compound fertilizer. This fertilizer is one of the inorganic fertilizers that is very efficient in increasing the availability of macro nutrients N, P, and K. This research was conducted in the Forest Cultivation Laboratory of the Faculty of Agriculture, Jambi University, using the Completely Randomized Design (CRD) method with one factor, namely the NPK fertilizer 15:15:15. The treatments given were: P0 (without treatment), P1 (NPK 1 grams), P2 (NPK 2 grams), P3 (NPK 3 grams), P4 (NPK 4 grams), and P5 (NPK 5 grams). Observation parameters include height increase, diameter, leaf count, root dry weight, and shoot dry weight. Based on the research results, it can be concluded that the application of NPK fertilizer has no significant effect on the growth of calliandra seedlings in ultisol media, as observed in all parameters. The application of NPK at certain doses does not yield optimal results in the growth of callindra seedlings.   Keywords: NPK, red calliandra, ultisol ABSTRAK Kaliandra merah (Calliandra calothyrsus Meissn) merupakan tanaman yang termasuk ke dalam famili fabaceae. Kaliandra merah memiliki pertumbuhan yang cepat, ditahun pertama tingginya dapat mencapai 3-5m pada lahan yang memadai. Media tanam bibit yang banyak digunakan diantaranya adalah tanah ultisol yang umumnya peka memiliki pori aerasi dan indeks stabilitas rendah sehingga menyebabkan tanah mudah menjadi padat. Pertumbuhan bibit kaliandra yang berkualitas di persemaian dipengaruhi oleh kesuburan tanah, dengan demikian perlu perlakuan tambahan berupa pupuk agar unsur hara mencukupi. Salah satu pupuk yang dapat digunakan adalah pupuk majemuk NPK. Pupuk ini merupakan salah satu pupuk anorganik yang sangat efisien dalam meningkatkan ketersediaan unsur hara makro N, P, dan K. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Budidaya Hutan Fakultas Pertanian Universitas Jambi dengan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) 1 faktor yaitu pupuk NPK 15:15:15. Perlakuan yang diberikan yaitu: P0 (tanpa perlakuan), P1 (NPK 1 gram), P2 (NPK 2 gram), P3 (NPK 3 gram), P4 (NPK 4 gram), dan P5 (NPK 5 gram). Parameter pengamatan berupa pertambahan tinggi, diameter, jumlah daun, berat kering akar, dan berat kering tajuk. Berdasarkan hasil penelitan, dapat disimpulkan bahwa pemberian pupuk NPK berpengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan bibit kaliandra merah pada media ultisol yang terlihat pada semua parameter. Pemberian NPK dengan dosis tertentu tidak memberikan hasil optimal pada pertumbuhan bibit kaliandra merah.   Kata kunci: NPK, kaliandra merah, ultisol
Strengthening the Economy through Family Skills Enhancement Training Rahayu, Sri; Yudi, Yudi; Rainiyati, Rainiyati; Hamzah, Hamzah; Tiswiyanti, Wiwik; Khaldun, Muhammad Hafidz Ibnu
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkam.v9i1.37201

Abstract

Each family member must have the skills to support each other in improving the family's welfare. Husbands and fathers, as heads of the family, must be able to manage all family activities. As the family's financial manager, the mother has the authority to manage all family income well so that it can be used to meet the family's needs. Mothers and children can also contribute to finding sources of revenue for the family. This community service activity (PkM) is carried out by improving the skills of mothers and young women to manage family finances and strengthen business skills as an alternative source of family income. The business skills provided are sewing traditional community clothing at the activity partner's location. All participants were very enthusiastic about participating in the training activities. This was evident from the discussion and the many questions asked by group members. Members and prospective group members hope that training activities to improve skills for women can continue to be carried out in the future.
Praktik Judi Online sebagai Kejahatan Siber: Analisis Normatif Hukum Positif dan Hukum Islam Fadhilah, Nurul; Nuzul, A; Hamzah, Hamzah; Nawawi, Jumriani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7424

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi praktik perjudian dari bentuk konvensional menjadi perjudian berbasis daring yang semakin mudah diakses oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik judi online sebagai bentuk kejahatan siber serta mengkaji pengaturannya dalam hukum positif Indonesia dan perspektif hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Data penelitian diperoleh melalui studi kepustakaan yang bersumber dari peraturan perundang-undangan, buku, jurnal ilmiah, dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan mengenai perjudian dalam hukum positif Indonesia diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian, serta Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yang secara khusus mengatur perjudian online sebagai kejahatan berbasis teknologi informasi. Praktik judi online menimbulkan berbagai dampak negatif, antara lain kerugian ekonomi, gangguan psikologis, konflik sosial, serta meningkatnya potensi kejahatan siber. Dalam perspektif hukum Islam, perjudian termasuk dalam kategori maisir atau qimar yang secara tegas dilarang dalam Al-Qur’an dan hadis karena mengandung unsur spekulasi, taruhan, serta perolehan harta tanpa usaha yang sah. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi, penegakan hukum yang konsisten, serta peningkatan kesadaran masyarakat guna menanggulangi praktik judi online di era digital.
Post-Course Evaluation of an Intensive Arabic Program: Students’ Perceptions of Its Impact on Speaking Proficiency / Taqyeem Ma Ba’da ad-Dawrah li Barnamaj al-Lughah al-Arabiyyah al-Mukaththaf: Tasawwurat at-Thullab hawla Atsarihi fi Tahsin al-Kafa’ah al-Shafawiyyah Aaqil, Abdul Majeed Mohammed; Zunoomy, Muhammadu Sainulabdeen; Shibly, Firthouse Hassan Ahamed; Hamzah, Hamzah; Mahmud, Basri
Loghat Arabi : Jurnal Bahasa Arab dan Pendidikan Bahasa Arab VOL 7, NO 1 (MARET 2026): LOGHAT ARABI
Publisher : Universitas Islam DDI AGH Abdurrahman Ambo Dalle Polewali Mandar, Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36915/la.v7i1.619

Abstract

Language plays a vital role in communication and consists of four main skills: reading, writing, listening, and speaking. Proficiency in these skills ensures fluency, and several factors—particularly intensive courses—contribute to its development. This study aims to evaluate the impact of an intensive Arabic program on enhancing learners’ speaking proficiency. Primary data were collected through questionnaires distributed to 196 first-year students who completed an eight-week intensive program in the Department of Arabic Language during the 2021/2022 academic year, with 138 valid responses. Secondary data were obtained from books, research papers, and online sources. Qualitative and quantitative methods were applied to analyze the data using MS Excel. The findings indicate that the intensive course significantly improved students’ speaking proficiency, along with their motivation, confidence, vocabulary, and interaction patterns. The study recommends implementing similar initiatives, such as Toastmaster and Gavel Clubs, to further enhance learners’ fluency inside and outside the university.مستخلص البحث: تلعب اللغة دورًا أساسيًا في عملية التواصل، إذ تتكوّن من أربع مهارات رئيسة هي القراءة والكتابة والاستماع والتحدث. وتمثّل الكفاءة في هذه المهارات أساس الطلاقة اللغوية، وتسهم الدورات المكثفة في تطويرها بفاعلية. يهدف هذا البحث إلى تقييم أثر برنامج اللغة العربية المكثف في تنمية الكفاءة الشفوية لدى المتعلمين. تم جمع البيانات الأولية عبر استبيان وُزّع على 196 من طلاب السنة الأولى الذين أتمّوا برنامجًا مكثفًا لمدة ثمانية أسابيع في قسم اللغة العربية خلال العام الأكاديمي 2021/2022، وتم استلام 138 استجابة. أما البيانات الثانوية فشملت الكتب والمقالات العلمية والمصادر الإلكترونية. استخدم المنهجان النوعي والكمي لتحليل البيانات بواسطة برنامج MS Excel. أظهرت النتائج أن الدورة المكثفة أسهمت في تحسين مهارة التحدث لدى الطلاب، إلى جانب تعزيز الثقة بالنفس والدافعية وتوسيع المفردات وتطوير أنماط التواصل. ويوصي البحث بتطبيق مبادرات مماثلة مثل أندية Toastmaster وGavel لتعزيز الطلاقة اللغوية داخل الجامعة وخارجها.
MODEL PEMBELAJARAN PARTISIPATIF FAKIR MISKIN DALAM PENGEMBANGAN USAHA MENUJU KEMANDIRIAN Hamzah, Hamzah; Sumardjo, Sumardjo; Tjitropranoto, Prabowo; Amanah, Siti
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.19 No. 1 April 2015
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.091 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v19i1.148

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) peran pembelajaran partsipasi dalam pengembangan usaha fakir miskin menuju kemandirian; dan (2) tingkat partisipasi fakir miskin dalam meningkatkan pengembangan usaha; serta (3) merumuskan model pembelajaran bagi fakir miskin untuk mengembangkan kemandirian usahanya. Penelitian dilaksanakan di tiga kecamatan di Kabupaten Bogor dengan responden sebanyak 254 fakir miskin, yang diambil secara total sampling/sensus. Data di analisis dengan statistik deskriptif. Data yang berskala ordinal ditransformasi menjadi skala interval dan analisis data dilakukan dengan analisis korelasi Pearson. Pembelajaran partisipatif telah berhasil menumbuhkembangkan kemauan dan kemampuan untuk berusaha. Ikrar yang diucapkan pada setiap awal pertemuan pekanan menjadi penggugah kesadaran fakir untuk mengembangkan usahanya. tetapi masih berfokus pada pengembangan usaha secara individu. Tingkat partisipasi dalam memanfaatkan modal pinjaman untuk mengembangkan usahanya tergolong tinggi dalam kehadiran pada pertemuan kelompok, pengembalian pinjaman, dan kegiatan menabung. Model pembelajaran partisipatif bagi fakir miskin yang efektif dilakukan dalam dua tahapan. Tahap yang pertama ialah pemberdayaan masyarakat miskin dengan pembelajaran partisipatif yang diikuti oleh pemanfaatan zakat sebagai modal produktif untuk pengembangan usaha fakir miskin, disertai pendampingan, seperti yang telah dilakukan. Tahap yang kedua adalah penguatan usaha yang dilakukan dengan mendinamiskan kelompok sehingga mereka dapat melaksanakan usaha bersama menuju kemandirian.Kata Kunci : Pembelajaran partisipatif, usaha kelompok, kemandirianAbstract:The objetives of the study are to analyse: (1) the results of participative learning of the participant, and (2) the level of participation in the development of home industry, and (3) formulate effective participatory learning model. The respondents of the study were 254 poor people gathered through total/cencus sampling, in three subdistricts of Bogor. Data were analyzed with descriptive statistics. Data on ordinal scale were transformed into an interval scale, and its analysis was conducted by Pearson correlation analysis. Participatory learning was successful in developing willingness and capability of poor people to establish efforts in developing business. The pledge (consensus/sworn agreement) made at the beginning of the weekly meeting had become a trigger to raise awareness to expand business but still limited to the development of individual businesses. High level of participation was shown by the respondents through the attendance in group meeting and repayment of credit and saving. The effective model for participatory learning is conducted through two steps activities. The first step was to establish willingness and capability of poor people to develop business based on his/her own interest through participatory learning followed by the utilization of zakat (obligatory alms-giving and religious tax in Islam) as productive capital for business development for poor with assistance, as it has done. The second step is strengthening the business by building a dybamic group/community in order to carry out joint efforts toward self independence.Keyword: Participatory learning, group efforts, self-reliance.
Co-Authors A. Yani Aaqil, Abdul Majeed Mohammed Ade Andriani Adriani Adriani ADRIANI ADRIANI Afreni Hamidah Agung, Wahyu Agus Saprodi Sidiq Albayudi Albayudi Albayudi Albayudi Albayudi Albayudi Alhaviz, Alhaviz Andarsih, Christina Novitri Arief Firmansyah Armada, Galang Bambang Irawan Brigita Novianti Butar-butar Chairil Anwar Siregar Chairil Anwar Siregar Cory Wulan Darmanto Ambarita, Darmanto Desthaniah, Mayhesti Dewi, Amalia Sartika Dinanty, Fawwaz Dodi Devitriano Edison . Elis Kartika Eva Achmad Farikhah, Anisatul Fazriyas Fazriyas Fazriyas Fazriyas Ginda Bahari Ginda Bahari Hardiyanti, Rizky Ayu Hutwan Syarifuddin Hutwan Syarifuddin Irfan Adhi Hidayat Ismail Jalius Jalius Jenny Rumondang Jul Andayani Jumriani Nawawi Khaldun, Muhammad Hafidz Ibnu Leilea Azizathul Mukhtiya lestariningsih, Wiwid Lizawati Lizawati Mahardika Rizqi Himawan Mahendra, Putra Ivan Mahmud, Basri Marwanto Marwanto Marwoto marwoto marwoto Mohammad Basyuni Muhamad Syafri Muhammad Muhammad Muhammad Safri, Muhammad Mukhzarudfa, Mukhzarudfa Muryunika, Rince Napitupulu, Richard RP Nasution, Annio Indah Lestari Nisya, Dian Nofianti, Zera Olivia Nurmansah, Rahmad Nurul Fadhilah NUZUL, A Oky Pramudya Paryono Prabowo Tjitropranoto Priambodo Priambodo Putra Tamar Jaya Rainiyati Rainiyati Rajjitha Handayani rendi Nofiandi Ria Rif’atunidaudina Riana Anggraini Riana Anggraini Rike Puspitasari Tamin Rosyani Roy Ibrahim Sadikin Amir Safira, Doani Anggi Saipul Yusuf, Fredi Saptono Waspodo Shibly, Firthouse Hassan Ahamed Siregar, Helmalia Vareira Sri Novianti Sri Rahayu SRI RAHAYU Suci Rahayu Suci Ratna Puri Sumardjo Ulfah Juniarti Siregar Utari, Indah Tri Windra Setiawan Pohan Wiwik Tiswiyanti Wulan, Cory Y. G. Armando Yudi Yudi Zunoomy, Muhammadu Sainulabdeen