Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN JENIS MADU YANG BERBEDA PADA MASKULINISASI IKAN CUPANG (Betta sp.) DENGAN METODE PERENDAMAN INDUK Abdani, Reza Maulana; Marzuki, Muhammad; Scabra, Andre Rachmat
JARI : Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia Vol. 11 No. 1 (2023): JARI : JURNAL AKUAKULTUR RAWA INDONESIA
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jari.v11i1.51

Abstract

Cupang fish (Betta sp.) are included in the variety of freshwater ornamental fish with attractive and beautiful colors and bodies. However, male betta fish are more desirable. The purpose of this study was to determine the effect of immersing betta fish (Betta sp) broodstock using three different types of honey on the percentage of male fish through broodstock immersion. This study used a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 3 replications, namely P0 (control), P1 (forest honey), P2 (livestock honey), and P3 (mangrove honey), so there were 12 experimental units. Analysis of the percentage of male sex was carried out using analysis of variance (ANOVA) and Duncan's test. The calculation results show that the percentage of male fish in forest honey, livestock honey, and mangrove honey are 76%, 74%, and 92%, respectively. The results of the calculation of the survival rate ranged from 50 – 53%, the fecundity value ranged from 160 – 245 eggs, the hatching rate ranged from 53 – 58%, the absolute weight growth showed a relatively similar value, namely 0.61 – 0.70g, and the weight growth specifically shows a value of 2.84 - 2.90%. The water quality parameter values of temperature, pH and DO obtained during the study were still in optimal conditions for betta fish maintenance. Thus it can be concluded that the treatment using mangrove honey is the treatment with the highest effectiveness value for directing the sex of betta fish (Betta sp) to male.
Comparison of The Performance of Cultivated Kappaphycus alvarezii Seaweed at Kertasari and Tua Nanga Beaches, West Sumbawa Anugrah, Anasta Rais; Marzuki, Muhammad; Lumbessy, Salnida Yuniarti
Jurnal Biologi Tropis Vol. 24 No. 1b (2024): Special Issue
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v24i1b.8060

Abstract

One of the seaweed-producing areas that has considerable potential in West Sumbawa Regency is Kertasari Village and Tua Nanga Village. One type of seaweed cultivated in these two locations is the Kappaphycus alvarezii type. The success of K. alvarezii production activities is largely impacted by the selection of the proper place. The purpose of this study is to assess the performance of seaweed grown using the basic peg method at Kertasari Beach and Nanga Old Beach. This study is an experimental study using a Complete Randomized Design (RAL) with two treatments and 30 replicates. The treatment that was tested was different cultivation locations, namely P1 (Kertasari Beach) and P2 (Nanga Old Beach). Maintenance is carried out for 45 days with the basic staking method and the initial seedling weight is 100 g. The following parameters were measured: absolute weight, specific growth rate, carrageenan randement, biomass production, chlorophyll content, and water quality. The data were examined using the T test with a 95% confidence level. The results showed that cultivating K. alvarezii with basic peg motede for 45 days on Kertasari beach was the best treatment because it increased the absolute weight of K. alvarezii by 45.83 g, the specific growth rate of 0.81%/day, the carrageenan content of 37%, and biomass production of 1.51 kg/m2.
PENANGANAN GURITA SEGAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PRODUK PADA NELAYAN PENANGKAP GURITA DI PANTAI KETAPANG, KABUPATEN LOMBOK TIMUR Marzuki, Muhammad; Setyono, Bagus Dwi Hari; Nuryadin, Rusmin; Affandi, Rangga Idris; Wahyudi, Rhojim; Alim, Sahrul
Jurnal Pepadu Vol 5 No 2 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i2.4933

Abstract

APLIKASI PENGUNAAN JARING INSANG SEBAGAI PENUNJANG DALAM MEMENUHI KETERSEDIAAN PAKAN PADA BUDIDAYA LOBSTER DI TELUK EKAS Sumsanto, Muhammad; Setyono, Bagus Dwi Hari; Asri, Yuliana; Diniarti, Nanda; Marzuki, Muhammad; Affandi, Rangga Idris; Diniariwisan, Damai; Diamahesa, Wastu Ayu; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Dwiyanti, Septiana
Jurnal Pepadu Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i2.7198

Abstract

Guna menghadapi permasalahan tentang ketersediaan pakan karena peningkatan harga, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan pakan alternatif pengganti. Pakan alternatif pengganti yang dapat digunakan adalah dengan memanfaatkan sumberdaya yang ada di sekitar lokasi budidaya. Potensi kelimpahan jenis ikan yang ada di Teluk Ekas dapat digunakan sebagai pakan bagi lobster dengan penangkapan secara langsung menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan. Penggunaan alat tangkap ikan ini diharapkan dapat menunjang ketersediaan pakan selama proses budidaya lobster dan menekan penggunaan pakan buatan. Budidaya lobster di Indonesia masih bergantung pada ikan rucah sebagai pakan utama. Ikan rucah mengandung protein tinggi yang mampu memenuhi kebutuhan protein organisme budidaya untuk mendukung pertumbuhan. Selain itu, harganya terjangkau dan ketersediaannya cukup melimpah. Kelimpahan stok ikan rucah yang tinggi ini belum dimanfaatkan dengan baik oleh para pembudidaya karena keterbatasan alat tangkap yang mendukung, sehingga para pembudidaya hanya mengandalkan hasil tangkapan oleh para nelayan yang setiap hari pergi mencari ikan. Salah satu upaya dalam merespons persoalan untuk mengamankan stock pakan lobster berupa ikan  rucah adalah dengan inovasi teknologi penangkapan ikan menggunakan jaring insang. Para pembudidaya belum memahami bahwa kelimpahan sumberdaya ikan yang ada di sekitar KJA dapat dimanfaatkan sebagai pakan dalam proses budidaya. Kelompok pembudidaya yang tergabung dalam Pokdakkan Pasir Putih diberikan pendampingan melalui penyuluhan dan Focus Group Discussion (FGD) untuk mempelajari, mempraktekkan dan menggunakan jaring insang guna memenuhi stok pakan bagi lobster yang dibudidayakan.
Analisis Layanan Digital SP4N LAPOR E-Government pada Pemerintahan Kota Pagaralam Menggunakan Model Delone And Mclean Marzuki, Muhammad; Herdiansyah, M. Izman; Negara, Edi Surya; Sutabri, Tata
Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jtik.v9i2.1787

Abstract

Kota Pagaralam merupakan salah satu kota yang memanfaatkan penggunaan aplikasi dalam pelayanan publik di bidang e-government yaitu Aplikasi SP4N LAPOR. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan efektivitas tingkat kepuasan layanan penggunaan Aplikasi SP4N LAPOR sebagai layanan pengaduan bagi masyarakat dalam mewujudkan peningkatan pelayanan publik pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pagaralam. Metode Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan fenomena yang terkait dengan lingkup penelitian. Teknik dalam pengumpulan data yaitu melalui wawancara, dokumentasi, dan juga observasi, kemudian data dianalisis dengan menggunakan model Delone and Mclean. Metode Delone and McLean adalah metode yang mempunyai 6 variabel evaluasi yaitu: information quality, system quality, service quality, use, user satisfaction dan net benefit. Metode Delone and McLean akan digunakan sebagai model mengukur kesuksesan E- government dengan menganalisis kepuasan layanan digital Aplikasi SP4N yang ada di Kota Pagaralam. Dengan model ini diharapkan dapat diketahui komponen-komponen yang mendukung atau menghambat dalam penggunaan E-government, sehingga ke depan dapat menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan. Hasil penelitian ini menunjukkan Pemerintah Kota Pagaralam dalam hal ini Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pagaralam sebagai penyelenggara dan pengelola aplikasi SP4N LAPOR masih mengalami beberapa kendala yang perlu diperbaiki agar manfaat dari penggunaan aplikasi tersebut lebih maksimal. Melalui analisis yang dilakukan, peneliti menyarankan beberapa hal diantaranya yaitu adanya sosialisasi yang berkelanjutan mengenai aplikasi SP4N LAPOR, meningkatkan motivasi kerja pegawai, membuat bimbingan teknologi kepada admin pengelola SP4N LAPOR, dan meningkatkan infrastruktur jaringan internet.
Effect of calcium hydroxide (Ca(OH)2) and magnesium sulfate (MgSO4) on vaname shrimp (Litopenaeus vannamei) cultivation in freshwater media Scabra, Andre Rachmat; Marzuki, Muhammad; Rizaldi, Alwan
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica: Jurnal Ilmu Perairan, Vol. 10: No. 1 (April, 2023)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v1i2.9501

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of giving the ratio of Calcium Hydroxide (Ca(OH)2) and Magnesium Sulfate (MgSO4) with different doses on the growth of white shrimp (Litopenaeus vannamei) production in freshwater media. This research was conducted by experimental method using Completely Randomized Design (CRD). The parameter studied was how the effect of the addition of Ca(OH)2 and Magnesium Sulfat (MgSO4) lime with different doses in the maintenance container with 5 treatments and 3 replications, so that 15 experiments were obtained. The treatments applied were: Treatment 1 (P1) Seawater without the addition of calcium and magnesium, P2 Freshwater + 80 ppm Ca(OH)2, P3 Freshwater + 80 ppm Ca(OH)2 and 40 ppm MgSO4, P4 Freshwater + 80 ppm Ca(OH)2 and 80 ppm MgSO4, and P5 Freshwater + 80 ppm Ca(OH)2 and 120 ppm MgSO4. The results showed that the highest survival rate using fresh water was at P4 which was 82%, the specific weight growth rate was 3.9%, and the specific length growth rate was 2.6%. the value of the feed conversion ratio is 0.8. For water quality parameters, the temperature ranges from 30.4-30.60C, water pH 7.2-8.2, DO 6.4-6.6 mg/L, Alkalinity 68-72 ppm, and Ammonia 0.1 mg /L.Keywords: Ca(OH)2; Freshwater; MgSO4; Vannamei Shrimp
KECERAHAN IKAN GUPPY (Poecilia reticulata) DENGAN PEMBERIAN TEPUNG BUNGA MARIGOLD (Tagetas erecta) PADA PAKAN KOMERSIL Habmarani, Nurrenze; Lumbessy, Salnida Yuniarti; Marzuki, Muhammad
Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Vol 14 No 1 (2023): MEI 2023
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24319/jtpk.14.73-85

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung bunga marigold pada pakan komersil terhadap kecerahan warna ikan guppy. Penelitian ini dilaksanakan selama 50 hari, dengan metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan dan 3 kali ulangan, yaitu: P1 (kontrol), P2 (tepung bunga marigold 0,5%), P3 (tepung bunga marigold 1%), dan P4 (Tepung bunga marigold 1,5%). Penelitian diawali dengan pembuatan tepung bunga marigold, dicampurkan pada pakan pelet sesuai perlakuannya. Pakan selanjutnya diuji secara biologis pada ikan guppy yang dibudidayakan. Parameter yang diukur adalah berat mutlak, panjang mutlak, laju pertumbuhan spesifik, rasio konversi pakan, kelangsungan hidup, kandungan karotenoid, dan kecerahan warna. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung bunga marigold pada pakan komersil dapat meningkatkan kecerahan warna pada ikan guppy dan mempengaruhi kelangsungan hidup (SR) (P<0,05), namun tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan dan rasio konversi pakan (FCR) (P>0,05). Penambahan tepung bunga marigold pada pakan komersil sebesar 1,5% (P4) dapat meningkatkan karotenoid ikan guppy sebesar 13,80 µmol/g, didukung oleh nilai redness (a*) sebesar 31,37, yellowness (b*) sebesar 37,68, lighteness (L*) sebesar 28,25, hue sebesar 58,15, dan tingkat kelangsungan hidup 93%±0,06.
Introduksi Teknologi Budidaya Rumput Laut Sargassum sp. Untuk Produksi Bioethanol Cokrowati, Nunik; Asri, Yuliana; Lumbessy, Salnida Yuniarti; Affandi, Rangga Idris; Muahiddah, Nuri; Sukartono; Marzuki, Muhammad; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Anggraini, Irika Devi; Marno, Septhian
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.8185

Abstract

Abstract: Sargassum sp. seaweed is included in the category of brown macro algae that has not been cultivated and has not been optimally utilized. Sargassum sp. has economic value because it contains alginate and iodine which are utilized in the food, pharmaceutical, cosmetic, and textile industries. Sargassum sp. has a high carbohydrate content that can be converted into bioethanol and bioenergy. So that this potential can be developed to improve the community's economy and increase efforts to protect the environment from pollution from the use of fossil fuels. Sargassum sp. seaweed can be found in the waters of Gerupuk, Sengkol Village, Pujut District. Gerupuk is a hamlet that is included in the Mandalika Creative Economic Zone, among the community's livelihood activities is seaweed cultivation. Seaweed farmers in Gerupuk only cultivate K. alvarezii seaweed. They only know Sargassum sp. as a seaweed that grows wild and has no economic value. Sargassum sp. in Gerupuk is not utilized, so it needs to be educated on its benefits and utilization. This community service activity will be carried out in Gerupuk Hamlet, Sengkol Village, Pujut District, Central Lombok Regency. The output targets of this community service activity are appropriate technology for the cultivation of Sargassum sp. for bioethanol production, publications at national community service seminars and articles published in national community service journals indexed by sinta. The stages of implementing this activity are coordination of activities, counseling, demonstration of Sargassum sp. seaweed cultivation, mentoring, evaluation of activities, and collaboration with the Lombok Marine Aquaculture Center (BPBL). The expected results of this activity are that seaweed farmers in Gerupuk can cultivate Sargassum sp. to improve the household economy and the community economy. Keywords: Seaweed, Sargassum sp., cultivation, bioenergy, bioethanol.
ANALISA KERAGAMAN WARNA PADA IKAN MAS KOKI (Carassius auratus) PERSILANGAN STRAIN RANCHU, BLACK MOOR DAN ORANDA Apriani, Siti Aisyah; Junaidi, Muhammad; Marzuki, Muhammad
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.793 KB) | DOI: 10.29406/jr.v11i1.4686

Abstract

Komoditas ikan hias menjadi salah satu andalan Indonesia dalam menopang perekonomian masyarakat. Usaha budidaya ikan hias mampu memberikan keuntungan yang lebih bagi pembudidayanya. Warna merupakan salah satu parameter dalam penentuan nilai ikan hias. Semakin cerah warna suatu jenis ikan, maka semakin tinggi nilainya. Salah satu jenis ikan hias air tawar yang digemari oleh masyarakat dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi adalah ikan mas koki (Carassius auratus). Perpaduan warna yang lemah dan warna yang kurang menarik pada ikan mas koki mengakibatkan nilai jualnya berkurang sehingga perlu dilakukan hibridisasi atau persilangan antar strain ikan mas koki untuk mendapatkan keturunan yang unggul dan memiliki warna yang lebih indah dan mempunyai kualitas yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman warna ikan mas koki persilangan antara strain Ranchu, Black Moor dan Oranda. Penelitian ini dilakukan selama 50 hari dengan metode eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Adapun perlakuan yang dilakukan yaitu : Perlakuan A : Rancu jantan x Black Moor betina, Perlakuan B : Black Moor jantan x Ranchu betina, Perlakuan C : Oranda jantan x Black Moor betina, Perlakuan D : Oranda jantan x Ranchu Betina. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil persilangan antar strain ikan mas koki di dapatkan pengukuran nilai hue yang terus menurun selama 45 hari pemeliharaan, yang berarti menunjukkan bahwa warna ikan semakin bagus. Tingkat perubahan pengukuran kecerahan warna tertinggi pada Perlakuan C (Oranda jantan × Black Moor Betina) yaitu 15,06±0,29. Peningkatan warna ikan mas koki disebabkan oleh faktor genetik, secara genetik ikan mewarisi warna-warna tertentu dari induknya, biasanya ikan jantan akan menampilkan warna lebih kuat daripada ikan betina. Kemiripan warna antara induk dan anakan pada ikan hias menunjukkan 50% dipengaruhi oleh gen induk.
PENGARUH PEMBERIAN KALSIUM HIDROKSIDA (CA(OH)2) DAN FOSFOR (P) TERHADAP PERTUMBUHAN UDANG VANAME (LITOPENAEUS VANNAMEI) PADA MEDIA AIR TAWAR Scabra, Andre Rachmat; Marzuki, Muhammad; Yarni, Baiq Maoni
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.425 KB) | DOI: 10.29406/jr.v11i1.4855

Abstract

Udang merupakan salah satu komoditas unggulan di dalam bidang budidaya perikanan Indoneia.Salah satu jenis udang yang memiliki nilai ekonomis tinggi dibandingkan dengan jenis udang lainnya adalah Udang Vaname (Litopenaeus vannamei), jenis udang ini sangat banyak diminati untuk dibudidayakan oleh pembudidaya.Hal ini dikarenakan keunggulan yang dimiliki oleh udang vaname membuat para pembudidaya memproduksinya, salah satu keunggulan yang dimiliki adalah memiliki sifat euryhaline yaitu mampu toleransi dan bertahan hidup pada salinitas yang luas.Berdasarkan sifat euryhaline yang dimiliki, udang vaname berpotensi untuk dibudidayakan di media salinitas rendah atau air tawar. Namun jika dibudidayakan di media air tawar maka akan banyak sekali masalah yang akan dihadapi salah satunya adalah tidak terpenuhinya mineral yang dibutuhkan oleh udang tersebut, untuk itu harus menambahkan beberapa jenis mineral yang dibutuhkan seperti kalsium dan fosfor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa pengaruh pemberian kalsium hidroksida (Ca(OH)2) dan fosfor (P) terhadap pertumbuhan udang vaname yang dipelihara pada media air tawar, dengan dosis yang sesuai kebutuhan dapat memaksimalkan petumbuhan ada udang vaname yang dipelihara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Eksperimental dengan Racangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dati 5 perlakuan dan 3 kali ulangan, yaitu 80 ppm (Ca(OH)2), 80 ppm (Ca(OH)2) + 40 ppm P, 80 ppm (Ca(OH)2) + 80 ppm P, 80 ppm (Ca(OH)2) + 120 ppm P. penambahan mineral 80 ppm (Ca(OH)2) dan P memberikan pengaruh nyata pada pertumbuhan udang vaname, dengan nilai laju pertumbuhan bobot spesifik 2,70 %/hari, laju pertumbuhan panjang spesifik 6,62 %/hari, tingkat kelangsungan hidup 68,3 %, dan nilai rasio konversi pakan 1,06 terdapat pada P4 (Perlakuan 4).
Co-Authors ', Gusnardi ', RM. Riadi Abdani, Reza Maulana Abidin, Z Adekayasa, Yudika Afriadin, Afriadin AlBaihaqi, Lalu Wirahadi Alfaisal, Adi Alis Mukhlis Andre Rachmat Scabra angga wati Angga, Prayogi Dwina Anggraini, Irika Devi Anisa Anisa Anita Eka Apriani Annisa Wulandari Anugrah, Anasta Rais Apriani, Anita Eka Apriani, Siti Aisyah Asri, Yuliana Asror, M. Zainul Attamimi, Muhammad Ridho Ilham Baehaqi Bagus Dwi Hari Setyono Baiq Hilda Astriana Baiq Hilda Astriana, Baiq Hilda Citra Dewi Damai Diniariwisan Dewi Putri Lestari, Dewi Putri Diamahesa, Wastu Ayu Diniariwisan, Damai Diniarti , Nanda Dwiyanti, Septiana Edi Surya Negara Edy Fernandez Fariq Azhar Farman, Yudi Fitri Aulia Fitriani Mulyani, Laily Habmarani, Nurrenze Hapsa Hapsa, Hapsa Hapsari, Nurul Fikriati Ayu Herdiansyah, M. Izman Herman, Lalu Edy Hizbulloh, Lalu Irmayani Irmayani Ismail Jaelani, Muhamad Mahsun Khirjan Nahdi Laily Fitriani Mulyani Laily Fitriani Mulyani Laksono Trisnantoro Lumbessy, Salnida Yuniarti M. Zainul Asror Marno, Septhian Maryam Alhansa Zuhro Mi'roju Abdul Rozaq Al Ghifari Mislawaty, Sri Eva Muhammad Bangun Muhammad Bangun Mubaraq Muhammad Junaidi Muhammad Junaidi Muhammad Qusyairi Muhammad Sumsanto Mulyani, Laily Fitriani Muzakkir, Abd. Kahar Nanda Diniarti ningtyas, atiasyifa kusuma Nunik Cokrowati Nunung Ariandani Nuri Muahiddah Nurifansyah, Nurifansyah Nurul Aeni Pandu Wilantara Perdana, Rangga Putra Permata Sari, Agun Pratiwi Pratiwi Putri Lestari, Dewi Rahmadani, Devi Rahmadani, Thoy Batun Citra Rahmat Hidayat Ramdhani, Sandy Rangga Idris Affandi Rhojim Wahyudi Ririn Vantika Sari Rizaldi, Alwan ROHANA ROHANA Rusmin Nuryadin Sahrul Alim Samsul Lutfi Saptono Waspodo Satria, Iin Sitti Hilyana Sitti Hilyana Sopiandi Sopiyan, Wawan Sudirman Sudirman Sukartono Susianti, Lena Syadillah, Ali Syahruni, Fajar Tata Sutabri Wulandari, Witri yakkub, Fatoni Azrar Yarni, Baiq Maoni Yona Primadesi Yonita, Nuansa Azma Yudika Adekayasa Yuliana Asri Yulianti Bakari Zaenal Abidin Zul Hidayatullah