Claim Missing Document
Check
Articles

Inkubator Alami Dari Kulit Kakao (Theobroma cacao L.) Irwan Irwan; Nurhidayani Nurhidayani; Maghfirah M; Nurlailah Mappanganro; Mashuri Masri
Prosiding Seminar Biologi Vol 3 No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Biology for Life
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/psb.v3i1.4819

Abstract

Kulit buah kakao merupakan limbah yang paling besar yang dikeluarkan sekitar 75% dari buah kakao segar. Kulit buah kakao mengandung protein kasar sebesar 19,27 % dan energy bruto sebesar 4709 kkal/kg. Produksi satu ton biji kakao kering setara dengan 10ton kulit buah kakao segar. Menurut Pulungan et al. (1989), berat kulit biji kakao adalah 10% dari berat biji kakao, sedangkan berat biji kakao itu sendiri adalah 24 % dari berat buah kakao. Kulit kakao hanya biasa dimanfaatkan oleh petani sebagai pupuk kompos dengan cara fermentasi, dalam fermentasi ini petani menutup rapat boks yang berisi campuran bahan organik lainnya, sehingga dalam beberapa hari boks berisi pupuk kompos menjadi panas dan menghasilkan jamur. Dalam hal ini petani juga biasa memanfaatkan kulit buah kakao sebagai pengganti dari karbit untuk mempercepat pematangan buah pisang, semangka dan buah yang lainnya, dengan memanfaatkan panas yang dihasilkan oleh kulit buah kakao.
Genetic Diversity of Local Maize Germplasm of Tana Toraja South Sulawesi Using SSR (Simple Sequence Repeat) Markers Ramlah Ramlah; Isna Rasdianah Aziz; Cut Muthiadin; Mashuri Masri; Muhammad Khalifah Mustami; Marcia Bunga Pabendon
Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2, No 3 (2017): December
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Gadjah Mada jointly with PISPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.243 KB) | DOI: 10.22146/ipas.33085

Abstract

Plant genetic diversity is an emerging variation in a crop group caused by its genetic factors. Local corn germplasm as a source of plant genes that are able to adapt to the local environment. The purpose of this research is to obtain information on genetic variation of Tana Toraja local maize germ plasm using SSR (Simple Sequence Repeat) marker. This research was conducted at Balitsereal Molecular Biology Laboratory, Agricultural Research Agency in Maros Regency, South Sulawesi. A total of 4 local maize populations were analyzed by laboratory experimental method with observation with NTSYS pc 2.1 program. The results showed that the average number of alleles was 3.72 alleles per locus and the polymorphism rate of 0.53 with the genetic similarity coefficient was in the range of 0.47 to 0.85. 2 main clusters formed in the genetic similarity coefficient 0.47. Klaster I is Local DallePondan and Local Purple. Klaster II is Local Bebo and Kandora. The genetic distance is in the range of 0.15 to 0.74 with an average genetic distance of 0.46. From the data obtained shows that the 4th germplasm of the population of Tana Toraja Local maize diteleti has a very informative level of genetic diversity. Genetic diversity of local maize germplasm of Tana Toraja, can be used as a source of genes in the assembly of improved varieties in the future.
WATER LETTUCE MEAL FLOUR COULD SUBSTITUTE OTHER FEED INGREDIENTS IN KAMPONG CHICKEN Rusny Rusny; Muhammad Nur Hidayat; Muhammad Basri; Mashuri Masri
Jurnal Peternakan Sriwijaya Vol 9, No 1 (2020): JURNAL PETERNAKAN SRIWIJAYA
Publisher : Department of Animal Sciences, Faculty of Agriculture, Sriwijaya University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/JPS.9.1.2020.11753

Abstract

ABSTRAKKualitas pakan merupakan faktor utama dalam mendukung produksi ayam kampung, Tanaman apu apu (Pistia stratiotes L.) adalah salah satu tanaman yang mengandung unsur hara yang dibutuhkan oleh ayam kampung karena tanaman ini memiliki kandungan protein kasar yang tinggi (23,57%, berdasarkan bahan kering). Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan tepung apu apu terhadap persentase karkas dan protein daging ayam kampung. Desain eksperimen yang digunakan adalah desain acak lengkap, yang terdiri dari lima perlakuan (0, 5, 10, 15, dan 20% tepung apu apu pada ransum) dan tiga pengulangan. Setiap perlakuan terdiri dari 3 ekor ayam kampung. Hasil studi menunjukkan bahwa persentase karkas rata-rata adalah 67,51, 69,33, 69,47, 68,76, dan 70,88% sedangkan untuk kandungan protein pada daging dada adalah 25,21, 26,03, 25,43, 25,86, dan 25,35% pada 0, 5, 10, 15, dan 20% tepung apu apu. Pemberian tepung apu apu tidak berpengaruh signifikan (P> 0,05) terhadap persentase karkas dan kadar protein daging ayam kampung.
Black Cumin (Nigella sativa) Against Mycobacterium tuberculosis Strain H37RV And MDR-TB Mashuri Masri; Cut Muthiadin; Masita Masita; Tri Cahyanto; Lianah Lianah; Rusny Rusny; Siska Tridesianti
Elkawnie: Journal of Islamic Science and Technology Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v7i1.9335

Abstract

Abstract: Tuberculosis (TB) is a contagious infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis. 10 million people suffer from TB Every year. Although TB is a preventable and treatable disease, 1.5 million people die every year due to TB. Alternative treatments continue to be pursued, and treatment with the latest TB drugs that are continuously being encouraged. Black cumin (Nigella sativa) seed contains essential oils with active compounds such as thymohydroquinone, Oleoresins, flavonoids, alkaloids, saponins, tannins, and terpenoids that act as antibacterial drugs. This study aims to determine the sensitivity of  N. sativa seed extract in inhibiting the growth of  M. tuberculosis strain H37RV and MDR-TB (Multidrug Resistance-TB). This research using Microscopic-Observation and Drug-Susceptibility Assay (MODS) method. Extraction of N. sativa was carried out by the maceration method using 70% methanol as a solvent. The results showed that the M. tuberculosis strain H37RV and MDR-TB were sensitive to N. sativa extract at concentrations of 5 and 10% but resistant to N. sativa extract at concentrations of 1 and 3%.Abstrak: Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini menimbulkan dampak kematian yang cukup mengkhawatirkan.  Penyakit tersebut dapat dicegah dan diobati. Salah satu sumber pengobatannya menggunakan biji jintan hitam (Nigella sativa) yang mengandung minyak atsiri dengan senyawa aktif seperti timohidrokuinon, oleoresin, flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, dan terpenoid yang berfungsi sebagai obat antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sensitivitas ekstrak biji N. sativa dalam menghambat pertumbuhan M. tuberculosis strain H37RV and MDR-TB (Multidrug-Resistance-TB). Penelitian ini menggunakan metode Microscopic-Observation and Drug-Susceptibility Assay (MODS). Ekstraksi N. sativa dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut metanol 70%. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa bakteri M. tuberculosis strain H37RV dan TB-MDR, kedua  strain tsb sensitif terhadap ekstrak N. sativa konsentrasi 5 dan 10%,  tetapi resisten terhadap  ekstrak N. sativa konsentrasi 1 dan 3%.
Comparison of Nata Quality From Cassava Peels (Manihot esculenta), Ladyfinger Bananas Peels (Musa acuminata Colla), and Durian Peels (Durio zibethinus) Mashuri Masri; Irhamniah Irhamniah; Ulfa Triyani A Latif; Rusny Rusny
Elkawnie: Journal of Islamic Science and Technology Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v6i1.6870

Abstract

Abstract : Agricultural waste is composed of carbohydrates which can be be used as a growth medium for bacteria Acetobacter xylinum to produce fermented products in the form of nata.  Producing nata from fruit waste such as Cassava peels (Manihot esculenta), Ladyfinger bananas peels (Musa acuminata Colla) and Durian peels (Durio zibethinus) is one of the efforts to reduce environmental pollution. This study aims to compare the quality of nata from Cassava peels (endodermis), Ladyfinger bananas peels (endodermis) and durian peels (endodermis) based on the gel thickness, nata yield and organoleptic test. From the results of the study concluded that Durian peels and Ladyfinger bananas peels could be used as an essential ingredient in making nata. Nata de durio is the best nata product in terms of thickness, nata yield and organoleptic tests. Meanwhile Cassava peels cannot be used as raw material for making nata.Abstrak : Limbah pertanian terdiri dari karbohidrat, yang dapat digunakan sebagai media pertumbuhan bagi bakteri Acetobacter xylinum untuk menghasilkan produk fermentasi dalam bentuk nata. Memproduksi nata dari limbah buah seperti kulit ubi kayu (Manihot esculenta), kulit pisang Ladyfinger (Musa acuminata Colla), dan kulit Durian (Durio zibethinus) adalah salah satu upaya untuk mengurangi pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kualitas nata dari kulit ubi kayu (endodermis), kulit pisang emas (endodermis), dan kulit durian (endodermis) berdasarkan ketebalan gel, rendemen nata, dan uji organoleptik. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kulit Durian dan kulit pisang emas dapat digunakan sebagai bahan penting dalam membuat nata. Nata de durio adalah produk nata terbaik dari segi ketebalan, rendeman, dan uji organoleptik, sedangkan kulit ubi kayu tidak dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan nata.
The Isolation and Identification Bacteria on Jallalah Animal (Study on the Feeding Tilapia (Oreochromis niloticus) with Chicken Manure As Foods) Opik Taupik Kurahman; Astri Yuliawati; Lusi Haerunnisa; Ateng Supriyatna; Tri Cahyanto; Yani Suryani; Asep Supriadin; Cecep Hidayat; Mashuri Masri
Elkawnie: Journal of Islamic Science and Technology Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v6i2.7770

Abstract

Abstract: In the hadith, Rasulullah SAW prohibit human to consume meat and milk from manure-eating animal (Jallalah animal). In this study, tilapia fishes were fed chicken manure (being Jallalah). Then, it was analyzed based on the microbe in their intestine. The purposes of this study are to isolate and to identify the types of bacteria, and to determine the pathogenic and non-pathogenic bacteria in the intestines of fish that have been fed chicken manure. Bacteria samples were isolated from the intestine of fish with chicken manure and the commercial fish food as a control. Bacteria identification was done by using morphological characterization, macroscopic and microscopic identification, and biochemical test. The results show that 21 isolated bacteria in the fish intestine that was fed chicken manure and six of the bacteria are pathogenic. Based on this study, it can be concluded that tilapia fish by feeding with chicken manure contains many types of pathogens bacteria. Briefly, tilapia fish is not good for being consumption.Abstrak: Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar,  Rasulullah SAW. Melarang memakan daging dan meminum susu hewan pemakan kotoran (hewan Jallalah). Pada penelitian ini, ikan nila diberi pakan kotoran ayam (menjadi Jallalah). Selanjutnya ikan tersebut dianalisis kandungan mikroba yang terkandung didalam saluran pencernaannya. Tujuan penelitian ini adalah mengisolasi dan mengidentifikasi bentuk bakteri dan mendeterminasi bakteri patogen dan non-patogen yang terdapat didalam saluran pencernaan ikan ynag telah diberi pakan kotoran ayam. Sampel bakteri diisolasi dari saluran pencernaan ikan setelah diberi kotoran ayam dan ikan yang diberi pakan komersil (kontrol). Identifikasi bakteri dilakukan secara makroskopik, mikroskopik, dan uji biokimia. Hasil penelitian menunjukkan ditemukan 21 isolat bakteri dalam usus ikan yang diberi korotan ayam yang tergolong ke dalam genus Listeria, Staphylococcus, Alcaligenes, Cromobacterium, Edwardisiella, Micrococcus, Bacillus, dan Kurthia. Dari 21 jenis tersebut terdapat 6 jenis bakteri pathogen yaitu Edwarsiella sp, Micrococcus sp, Staphylococcus sp, Alcaligenes sp, Listeria sp dan Chromobacterium. Kesimpulan pada penelitian ini bahwa hewan ikan yang memakan kotoran ayam mengandung banyak jenis bakteri patogen sehingga tidak baik untuk di konsumsi.
Characterization of Soil Actinomycetes From Malino Pine Forest Rhizosphere of South Sulawesi Eka Sukmawaty; Sitti Rahmah Sari; Mashuri Masri
Elkawnie: Journal of Islamic Science and Technology Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v6i2.5383

Abstract

Abstract: Actinomycetes are a group of Gram-positive bacteria that produce active compounds with a wide distribution range in nature especially in soil. The purpose of this study was to isolate actinomycetes from the rhizosphere soil of the Malino pine forest, South Sulawesi. This research is a descriptive qualitative study of 15 actinomycetes isolated from the rhizosphere soil of the Pine Forest. These 15 isolates have been successfully identified to the genus level. Actinomycetes were isolated by direct dilution method and further morphological identification was carried out. Actinomycetes were isolated on yeast malt agar (YMA) medium. The growing isolates showed colony colors brown, gray, and white. Produces yellow, brown, and beige color pigments. Based on the characterization carried out, all isolates were identified into the genus Streptomyces.Abstrak: Aktinomisetes merupakan kelompok bakteri gram positif yang menghasilkan senyawa aktif dengan rentang distribusi yang luas di alam, terutama di tanah. Tujuan penelitian ini untuk mengisolasi aktinomisetes dari tanah rizosfer hutan pinus Malino Sulawesi Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskiptif terhadap 15 isolat aktinomisetes yang diisolasi dari tanah rizosfer Hutan Pinus Malino Sulawesi Selatan. 15 isolat ini telah berhasil didentifikasi sampai tingkat genus. Aktinomisetes diisolasi dengan metode pengenceran secara langsung dan dilakukan identifikasi morfologi lebih lanjut. Aktinomisetes diisolasi pada media yeast malt agar (YMA). Isolat yang tumbuh memperlihatkan warna koloni coklat, abu-abu dan putih. Menghasilkan pigmen warna kuning, coklat dan krem. Berdasarkan karakterisasi yang dilakukan keseluruhan isolat teridentifikasi ke dalam genus Streptomyces.
The Effect of Betel Leaf Extract on The Growth of Colletotrichum capsici in Red Chili Mashuri Masri; Hafsan Hafsan; Siska Tri Desianti; Fifi Dismayanti Indriani Nainu; Delima Engga Maretha; Lianah Lianah; Rusny Rusny
Al-Kauniyah: Jurnal Biologi Vol 14, No 2 (2021): AL-KAUNIYAH JURNAL BIOLOGI
Publisher : Department of Biology, Faculty of Science and Technology, Syarif Hidayatullah State Islami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kauniyah.v14i2.21919

Abstract

Abstrak Tanaman cabai merupakan jenis sayuran penting yang banyak dibutuhkan oleh masyarakat. Namun, berdasarkan data Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa produksi cabai mengalami penurunan yang salah satunya disebabkan oleh Colletotrichum capsici. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun sirih terhadap pertumbuhan C. capsici. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 kali pengulangan. Proses ekstraksi daun sirih dilakukan dengan metode maserasi dengan pelarut etanol 96% dan uji antifungi dilakukan dengan metode difusi Kirby-Bauer. Konsentrasi ekstrak daun sirih yang digunakan adalah 5%, 10%, 15%, 20%, dan kontrol negatif menggunakan dimetil sulfoksida (DMSO). Data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan uji One-Way Anova dan uji lanjut Least Significant Difference (LSD). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak daun sirih 20% menghasilkan zona hambat terbesar, yaitu 0,84 mm. Berdasarkan hasil pengujian disimpulkan bahwa ekstrak daun sirih memiliki aktivitas antifungi dalam menekan pertumbuhan C. capsici.AbstractChili plants are important vegetables normally used by the community. However, based on the data of Badan Pusat Statistik, chili production is decreasing because of many factors, including Colletotrichum capsici pathogen. This study was aimed to determine the effect of betel leaf extract on the growth of C. capsici. This research was conducted using a completely randomized design with 3 replications. The extraction process was carried out by the maceration method with 96% ethanol solvent and the antifungal test was performed by the Kirby-Bauer diffusion method. The concentration of betel leaf extract used was 5%, 10%, 15%, 20%, and dimethyl sulfoxide (DMSO) was used as the negative control. The data obtained were analyzed statistically using the One-Way Anova test and the Least Significant Difference (LSD) posthoc test. The results of this study showed that the concentration of 20% betel leaf extract produced the largest inhibition zone of 0.84 mm. Based on the test results, it is concluded that betel leaf extract had antifungal activity in suppressing the growth of C. capsici. 
SKRINING FITOKIMIA DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETIL ASETAT CENDAWAN ENDOFIT Aspergillus sp. Eka Sukmawaty; Hafsan Hafsan; Mashuri Masri; Inna Shintia; Sinar Wahyuni; Ulfa Nur Alfriani Amir
Biotik Vol 8, No 2 (2020): JURNAL BIOTIK
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/biotik.v8i2.8194

Abstract

Cendawan endofit telah diketahui menghasilkan banyak senyawa bioaktif salah satunya senyawa antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan fitokimia dan  aktivitas antioksidan cendawan endofit Aspergillus sp. secara in vitro dan in vivo. Penentuan aktivitas antioksidan secara in vitro dilakukan dengan metode DPPH. Aktivitas antioksidan secara in vivo dilakukan dengan melihat kemampuannya menurunkan kadar MDA serum darah mencit yang diberi stress oksidatif. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas antioksidan Ekstrak etil asetat Aspergillus sp. tergolong sangat kuat dengan IC50 sebesar 38,64, dan mampu menurunkan kadar MDA mencit pada konsentrasi 45 ppm/kgBB. Hasil uji fitokima menunjukkan terdapat kelompok senyawa Flavonoid, Alkaloid, Terpenoid dan Tanin yang dihasilkan dari ekstrak etil asetat cendawan endofit Aspergillus sp.
ISOLAI DAN PENGUKURAN AKTIVITAS ENZIM BROMELIN DARI EKSTRAK KASAR BATANG NANAS (Ananas comosus) PADA VARIASI pH Mashuri Masri
BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidikan Vol 2, No 2 (2013): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidikan
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI AMBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.764 KB) | DOI: 10.33477/bs.v2i2.372

Abstract

Co-Authors A, Suci Ananda A. Mustika Abidin Abdul Chadjib Halik Ahmad Ali Ahyar Ahmad Altriana Eka Putri Andiani Andiani Andiani Arfan Arifuddin Arifuddin Arifuddin As Awalia Amir Asbar Hamzah Asep Supriadin, Asep Asfiana Asfiana Asmuddin Natsir Asnilawati Asnilawati Astati Ateng Supriyatna AYU LESTARI Basir Paly Cecep Hidayat Cut Muthiadin Delima Engga Maretha Delima Engga Maretha Dirhamzah, Dirhamzah Donny Suherman Dwi Fitri Yani Ekafadly Jusuf Elmika Nesti Fatmawati Nur Fifi Dismayanti Indriani Nainu Hafsah Hafsah Hafsan Hajrah Hajrah Handayani Handayani Hardiyanti Hamrullah Hartati H, Hartati Hartati Hartati Heriadi Heriadi Ibrahim Ibrahim Ilham, Alya Salsabila Indah Islamiah Inna Shintia Irhamniah Irhamniah Irwan Irwan Isna Rasdianah Aziz Joko Widodo Khaerul Anwar Kurahman, Opik Taupik Laily Agustina, Laily Latif, Ulfa Triyani A. Lianah Lianah, Lianah Lili Silvana Lusi Haerunnisa Maghfirah M Marcia Bunga Pabendon Maretha, Delima Engga Masita Masita Maslan, Muhammad Masriany, Masriany Muhammad Arsan Jamili Muhammad Basri Muhammad Khalifah Mustami Muhammad Nur Hidayat Muhammad, Rusny Murtiadi Awaluddin Nur Haedar Nurhidayah N NURHIDAYAH NURHIDAYAH Nurhidayani Nurhidayani Nurlailah Mappanganro Nurul Afriani Arif NURZAKIYAH NURZAKIYAH Ramlah Ramlah Ramlah Rodiyati Azrianingsih Rosmah, Rosmah Rukmana, Rusmadi Rusny Rusny Rusny Rusny Sappewali Sappewali Sarah Shakina Silvana, Lili Sinar Wahyuni Siska Tri Desianti Siska Tridesianti Siti Patima Sitti Rahmah Sari Sjamsiah, Sjamsiah SRI UTAMI PUTRI Sukmawaty, Eka Suriani Suriani Suriani Suriani Susanti, Handayani Indah Syafaat, M. Aidin Syafrina sari Lubis Syahdar Baba Syahriani Syahriani, Syahriani Tang Silmy Zahrah Tri Cahyanto Tridesianti, Siska Ulfa Nur Alfriani Amir Ulfa Triyani A Latif Uswatul Hasanah Uswatul Hasanah, Uswatul Wahyuni Wahyuni Warobi Warobi Yani Suryani Yani, Dwi Fitri Yuliawati, Astri Yusminah Hala Zasarwati Dwyana