Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF PETA BILANGAN CACAH (PEBICA) BERBASIS ANDROID PADA MATERI SIFAT-SIFAT OPERASI HITUNG PADA BILANGAN CACAH DI SDN TAROKAN 3 RAMADHAN, NOPRIZAL; PRIMASATYA, NURITA; HUNAIFI, ABDUL AZIZ
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v4i1.3016

Abstract

This research is a development research that aims to produce interactive multimedia in mathematics learning for students at SDN Tarokan 3, Kediri Regency and determine the quality of this interactive multimedia based on the assessment of media experts, material and learning experts. The development model used to develop interactive multimedia refers to the ADDIE development model, which includes 5 stages, namely 1) Analysis Stage, 2) Design Stage, 3) Development Stage, 4) Implementation Stage, 5) Evaluation Stage. Interactive multimedia that has been consulted and assessed by material experts and media experts. This interactive multimedia contains material on the properties of arithmetic operations on whole numbers for class 3. Map of Whole Numbers (PEBICA) based on an Android application on the material on the properties of arithmetic operations on whole numbers. The results of this research are as follows: interactive multimedia was declared very valid after validation by media experts and material experts with a score of 89% so it was classified as very valid criteria. From the results of the questionnaire, teacher and student responses to limited and extensive trials obtained a score of 90.5%, so it is classified as very practical. To see the effectiveness of interactive multimedia, it can be seen from the average learning outcome score of 87.75% and has exceeded the specified Maximum Completeness Criteria (KKM), namely 75. Thus, it can be concluded that the interactive multimedia Whole Number Map based on the Android application is effective for use in learning process. ABSTRAKPenelitian ini merupakan peneltian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan multimedia interaktif dalam pembelajaran matematika pada siswa SDN Tarokan 3 Kabupaten Kediri dan mengetahui kualitas dari multimedia interaktif tersebut berdasarkan penilaian ahli media, ahli materi dan pembelajaran. model pengembangan yang digunakan untuk mengembangkan multimedia interaktif mengacu pada model pengembangan ADDIE, yang mencakup 5 tahapan yaitu 1) Tahap Analisis, 2) Tahap Design, 3) Tahap Pengembangan, 4) Tahap Implementasi, 5) Tahap Evaluasi. Multimedia interaktif yang telah dikonsultasikan dan dinilaikan kepada ahli materi dan ahli media. Multimedia interaktif ini memuat materi sifat-sifat operasi hitung pada bilangan cacah kelas 3. Penelitian pengembangan ini menghasilkan produk media pembelajaran multimedia interaktif Peta Bilangan Cacah (PEBICA) Hasil penelitian ini sebagai berikut: multimedia interaktif dinyatakan sangat valid setelah dilakukan validasi oleh ahli media dan ahli materi dengan skor perolehan 89% sehingga tergolong dalam kriteria sangat valid. Dari hasil angket respon guru dan siswa pada uji coba terbatas dan luas memperoleh skor perolehan 90,5% sehingga tergolong dalam kriteria sangat praktis. Untuk melihat keefektifan multimedia interaktif dilihat dari rata- rata nilai hasil belajar sebesar 87,75% dan telah melebihi Kriteria Ketuntasan Maksimal (KKM) yang telah ditentukan yaitu 75. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif Peta Bilangan Cacah berbasis aplikasi android efektif digunakan dalam proses pembelajaran.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KOMIK DIGITAL BERBASIS ETNOMATEMATIKA TARI JARANAN PADA MATERI BANGUN DATAR KELAS IV SD NINGRUM, HENI ICA; PRIMASATYA, NURITA; HUNAIFI, ABDUL AZIZ
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i3.3290

Abstract

This development research was motivated by the results of observations and interviews at SDN Wonosari 2, there was a problem that students experienced low learning outcomes. In learning flat shapes and their properties, students have not achieved the minimum learning targets because there is a lack of variety in learning and there is no media that supports learning. The aim of this research is to create a digital comic product based on the ethnomathematics of Jaranan dance on flat geometric material that is valid, practical and effective for elementary school students. This research uses the ADDIE research and development model. The analysis technique used is a mixture (qualitative and quantitative analysis). Regarding qualitative methods, data was obtained through interviews, observation and document study. while quantitative data was obtained through validation questionnaires. The product validity test obtained a score of 92.8%, categorized as very valid. The product practicality test obtained an average score from the teacher questionnaire of 90% and the student questionnaire obtained a score of 89.6% in the very practical category. ABSTRAKPenelitian pengembangan ini dilatarbelakangi dari hasil observasi dan wawancara di SDN Wonosari 2, terdapat permasalahan bahwa siswa mengalami rendahnya hasil belajar. Pada pembelajaran bangun datar dan sifat-sifatnya siswa belum mencapai target minimum pembelajaran karena kurang bervariasinya pembelajaran dan tidak ada media yang menunjang pembelajaran. tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menciptakan produk komik digital berbasis etnomatematika tari jarananpada materi geometri bangun datar yang valid,praktis dan efektif untuk siswa IV Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan model penelitian dan pengembangan ADDIE. Teknik analisis yang digunakan yaitu campuran (analisis kualitatif dan kuantitatif). Mengenai metode kualitatif, data diperoleh melalui wawancara,observasi dan studi dokumen. Sementara data kuantitatif diperoleh melalui angket validasi,angket kepraktisan. Uji kevalidan produk memperoleh skor 92,8 % dikategorikan sangat valid. Uji kepraktisan produk memperoleh rata-rata angket guru adalah 90 % dan angket siswa memperoleh skor 89,6% dengan kategori sangat praktis.
Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Game Edukasi Pada Materi Perkalian Untuk Siswa Kelas III SD Larisa, Maharani Aprilia; Primasatya, Nurita; Hunaifi, Abdul Aziz
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 12: Special Issue No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v12i1.9633

Abstract

Matematika memiliki peran penting dalam perkembangan budaya modern. Hal tersebut dikarenakan semua ilmu pengetahuan lainnya memerlukan matematika. Namun masih banyak siswa yang mempunyai sikap negatif terhadap matematika.Upaya meningkatkan kebiasaan belajar untuk mengubah sikap negatif siswa terhadap matematika antara lain dengan memanfaatkan teknologi yang berkembang dengan menciptakan media pembelajaran dengan metode pembelajaran  interaktif. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menciptakan produk multimedia interaktif berbasis game edukasi pada materi perkalian yang valid, praktis dan efektif untuk siswa kelas III SD. Peneliti menggunakan model penelitian dan pengembangan ADDIE. Sementara itu, teknik analisis data yang digunakan peneliti yaitu campuran (analisis kualitatif dan kuantitatif). Mengenai metode kualitatif, data didapat melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Sementara teknik analisis kuantitatif diperoleh melalui angket validasi, angket kepraktisan, dan soal evaluasi. Kevlidan produk  memperoleh skor rata-rata 88% dengan kategori “sangat valid”. Pada uji kepraktisan mendapatkan skor rata-rata 93% dengan kategori “sangat praktis”. Uji keefektifan mendapatkan skor rata-rata 92% dengan kategori “sangat efektif”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia interaktif berbasis game edukasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Pengembangan Multimedia Interaktif Macromedia Flash Berbasis K-13 Sebagai Inovasi Pembelajaran Tematik Untuk Siswa Sekolah Dasar Mukmin, Bagus Amirul; Primasatya, Nurita
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpdn.v5i2.13854

Abstract

Pada jenjang Sekolah Dasar (SD) saat ini telah menggunakan Kurikulum 2013 (K-13) yang menekankan pada pembelajaran tematik dengan mempelajari berbagai bidang ilmu secara bersamaan dalam satu rangkaian tema. Tetapi permasalahnya adalah belum ada materi pembelajaran yang dikemas dalam bentuk multimedia interaktif yang mampu mengaitkan pembelajaran tematik K-13 di sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan produk multimedia interaktif berbasis K-13 sebagai inovasi pembelajaran tematik di sekolah dasar yang valid. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian dan pengembangan (R&D) dengan mengadaptasi model pengembangan ADDIE. Dikatakan mengadaptasi karena proses penelitian ini berhenti pada tahapan development yaitu dilihat dari segi validitas produk. Teknik pengumpulan data yaitu dengan cara observasi, wawancara, dan angket sedangkan analisis data dalam penelitian ini yaitu diskriptif kualitatif dan kuantitatif. Validitas produk berdasarkan ahli desain grafis mendapatakan skor 87 dengan kriteria valid. Sedangkan menurut ahli materi IPA produk ini mendapatkan skor 86 dengan kriteria valid. untuk ahli MTK mendapatkan skor 86, ahli materi bahasa Indonesia mendapatkan skor 90, dan pada materi PKN mendapatkan skor 89 dengan keterangan valid. Pada penilaian ahli materi PJOK mendapatkan skor 93 dengan kategori sangat valid. Dari segi kebahasaan multimedia ini mendapatkan penilaian sangat valid dan sesuai dengan tingkat perkembangan kognitif anak dengan nilai kevalidan 92. Dengan demikian kesimpulan dari penelitian ini yaitu produk multimedia interaktif berbasis K-13 ini dikatakan valid dan layak digunak
Validitas multimedia interaktif K13 pada materi pecahan sebagai inovasi pembelajaran tematik bagi siswa Kelas IV Primasatya, Nurita; Mukmin, Bagus Amirul
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (859.265 KB) | DOI: 10.29407/jmen.v6i1.14195

Abstract

Matematika merupakan pelajaran yang ditakuti mayoritas siswa khususnya siswa sekolah dasar. Hal ini dikarenakan materi matematika yang bersifat abstrak juga disajikan secara abstrak. Matematika untuk siswa sekolah dasar harus disajikan secara konkrit sehingga dapat dipahami oleh siswa. Salah satu materi yang sering disajikan secara abstrak adalah operasi pecahan. Materi tersebut sering kali disajikan secara abstrak dengan rumus-rumus sehingga siswa kurang memahami makna dari materi tersebut. Dampakya, banyak siswa yang kesulitan dalam melakukan operasi hitung pecahan, khususnya operasi hitung pecahan yang berpenyebut tak sama. Selain itu, dalam mengikuti perkembangan zaman di era revolusi industry 4.0, guru perlu mengemas pembelajaran berbasis teknologi. Salah satu inovasi yang dapat dilakukan adalah dengan mengembangkan multimedia interaktif yang dirancang dengan software Macromedia Flash 8 dengan memuat animasi dari materi operasi pecahan yang disajikan secara menarik. Dalam proses mengembangkan produk multimedia, salah satu tahap yang dilalui adalah proses validasi. Validasi yang dilakukan kepada tiga orang ahli, yakni ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa menunjukkan bahwa multimedia interaktif masuk dalam kategori valid dan dapat digunakan untuk siswa.
Analysis of student needs of the mathematics club (MC) as a co-curricular activities as an effort to grow up 4C skills Primasatya, Nurita; Imron, Ilmawati Fahmi
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmen.v6i2.14849

Abstract

In the industrial revolution 4.0, 4C’s skills (critical thinking, creative thinking, collaboration, and communication) are essential for the students. Therefore, starting from elementary school, these skills need to be cultivated. According to Permendikbud No. 23 of 2017, there are 3 activities that must carry out, namely intra-curricular, co-curricular, and extra-curricular. Like intra-curricular activities, co-curricular activities should be structured and systematic as intra-curricular that have teaching material. However, the reality is a lot of school don’t have a good preparation for doing co-curricular. Co-curricular is the activities of deepening the material (indicator) there are in intra-curricular, so the material presented in co-curricular activities must be the material that is difficult or that needs enrichment. One of the materials that requires enrichment is mathematics. It is because mathematics has contained difficult material and is usually feared by the students. This article will specifically discuss the needs of students in full-day schools whose co-curricular activities in Mathematics Club (MC) are an cultivate 4C’s skills. The method used exploratory research method. The result of this research found that Schools needed activities such as Mathematics Club because the schools had not implemented cocurricular activities optimally. Di era revolusi industry 4.0, keterampilan 4C (critical thinking, creative thinking, collaboration, and communication) penting untuk dimiliki siswa. Oleh karena itu, mulai dari tingkat sekolah dasar, kemampuan ini perlu ditumbuhkan. Sesuai Permendibud No 23 tahun 2017 terdapat 3 kegiatan yang harus dilakukan sekolah yakni intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Layaknya kegiatan intrakurikuler, kegiatan kokurikuler seharusnya juga tersusun secara terstruktur dan sistematis disertai dengan bahan ajarnya. Namun, kenyataannya sekolah belum memiliki kesiapan yang maksimal terkait dengan perancangan dan pelaksanaan kegiatan kokurikuler tersebut. Kegiatan kokurikuler adalah kegiatan pendalaman materi (indikator) yang ada dalam kegiatan intrakurikuler, jadi materi yang disajikan dalam kegiatan kokurikuler haruslah materi yang sulit atau butuh pengayaan. Salah satu materi yang membutuhkan pengayaan adalah materi matematika. Hal ini dikarenakan matematika selalu menjadi materi yang sulit dan ditakuti siswa. Artikel ini secara spesifik akan membahas kebutuhan siswa di sekolah full day terhadap kegiatan kokurikuler mathematics club sebagai upaya menumbuhkan keterampilan 4C. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksploratif dimana peneliti melakukan observasi dan wawancara secara mendalam terhadap kebutuhan sekolah terhadap kegitan kokurikuler Mathematics Club. Hasil penelitian menemukan bahwa sekolah membutuhkan kegiatan seperti Mathematics Club karena sekolah belum menerapkan kegiatan kokurikuler secara maksimal.
Profil Kemampuan Berpikir Kritis Calon Guru Sekolah Dasar dalam Memecahkan Masalah Geometri Berbasis Etnomathematika Primasatya, Nurita; Imron, Ilmawati Fahmi; Permana, Erwin Putera
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 11 No 1 (2025): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmen.v11i1.24822

Abstract

This study aims to analyze the critical thinking skills of prospective elementary school teachers in solving ethnomathematics-based spatial geometry problems. Critical thinking skills are essential skills for prospective teachers in facing the challenges of modern education. This study uses a descriptive qualitative approach with four final year students of the PGSD Study Program, UN PGRI Kediri as subjects who are classified into two categories, namely high and low ability. Data were collected through problem-solving tests and interviews based on Ennis' critical thinking indicators, which include simple explanations, basic skills, strategies and tactics, conclusions, and further explanations. The results showed that low-ability subjects were only able to achieve three of the five critical thinking indicators, namely providing simple explanations, building basic skills, and drawing conclusions. Meanwhile, high-ability subjects were able to meet all critical thinking indicators. This study confirms that critical thinking skills can be developed through ethnomathematics-based problem presentation, which links mathematical concepts to local culture.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif dengan Memanfaatkan Bahan Bekas untuk Guru Sekolah Dasar pada Anggota Gugus 2 Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri Soenarko, Bambang; Wiguna, Frans Aditia; Putri, Kharisma Eka; Primasatya, Nurita; Kurnia, Ita; Imron, Ilmawati Fahmi; Damayanti, Susi; Wahyudi, Wahyudi
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 1 No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.562 KB) | DOI: 10.29407/ja.v1i2.11738

Abstract

Permasalahan klasik seorang guru antara lain adalah terbatasnya dana yang dibutuhkan untuk membuat/merancang media pembelajaran. Umumnya, guru menggunakan dana pribadi untuk memenuhi kebutuhan media pembelajaran yang dibutuhkan. Hal inilah yang menjadi salah satu penghambat terciptanya media-media pembejaran yang kreatif dari para guru. Meskipun demikian, ketidakadaan dana bukan merupakan penghalang apabila guru dapat memanfaatkan bahan-bahan sekitar yang murah, seperti bahan dari barang bekas. Pada kegiatan pengabdian ini akan dilakukan pelatihan pengembangan media pembelajaran dari bahan bekas, sesi pertama adalah presentasi teoritik, dan sesi kedua adalah pendampingan pengambangan media secara mandiri bersama tim fasilitator (tim pengabdian). Sasaran pengabdian ini adalah guru sekolah dasar pada anggota gugus 2, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri dan dilakukan pada tanggal 13, 14, dan 15 Oktober 2017 di SDN Batuaji 2, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri. Materi dan pendampingan tentang pengembangan media pembelajaran dari bahan bekas ini dapat mengahasilkan output berupa produk media pembelajaran dari bahan bekas oleh guru. Guru memiliki wawasan untuk mengembangkan media pembelajaran dari bahan bekas, disamping itu guru memiliki pengalaman dalam melakukan kegiatan pengembangan media pembelajaran dari bahan bekas.Hasil angket kegiatan yang diberikan oleh guru menunjukkan bahwa materi yang disajikan masih kurang terutama tentang alternatif contoh media dari barang bekas yang dapat digunakan untuk menyelesaikan beragam permasalahan di kealas guru, sehingga diharapkan ada pengabdian masyarakat lanjutan untuk menindaklanjuti kekurangan dalam pengabdian masyarakat selanjutnya.
Pelatihan Pengembangan Program Kokurikuler Bagi Guru SD Laboratorium UN PGRI Kediri Mujiwati, Endang Sri; Soenarko, Bambang; Permana, Erwin Putera; Sahari, Sutrisno; Primasatya, Nurita; Wahyudi, Wahyudi; Hunaifi, Abdul Aziz; Aka, Kukuh Andri
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 3 No 2 (2020): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v3i2.13690

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk melaksakan solusi pemecahan masalah mitra SD Laboratorium UN PGRI Kediri guna (1) meningkatkan pemahaman guru terhadap wawasan program kokurikuler sebagai awal program pengembangan program kokurikuler, melalui penyuluhan dengan guru mengenai karakteristik materi tiap bidang studi yang memungkinkan dan berpotensi maksimal untuk dijadikan bahan program kokurikuler, dan kegiatan Focus Group Discussion antara tim dosen dan tim guru untuk menentukan prioritas pengembangan kokurikuler). Kegiatan pengabdian masyarakat ini dimulai dari presentasi tentang pembahasan pengertian, tujuan, prinsip, dan tata cara pelaksanaan program kokurikuler. Setelah dilakukan pemaparaan dari pemateri, dilakukan kegiatan tanya jawab bersama guru di SD Lab. UN PGRI Kediri. Para guru menjadi semakin memahami konsep kokurikuler (sebagai program tambahan intrakurikuler) dan diharapkan setelah kegiatan ini para guru siap dalam program pengabdian selanjutnya, yaitu pengembangan program kokurikuler secacra fisik.
Meningkatkan Indeks Kewirausahaan dan Talent Marketing Dimasa Pandemi Covid 19 Zunaidah, Farida Nurlaila; Saidah, Karimatus; Primasatya, Nurita; Santi, Novi Nitya; Zaman, Wahid Ibnu; Wenda, Dhian Dwi Nur; Basori, Muhamad; Permana, Erwin Putera
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 7 No 1 (2023): Volume 7 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v7i1.18088

Abstract

The purpose of this community service activity is to hold marketing seminars to motivate and broaden MSME business owners to market their products through online marketing in order to restore the economy after the Covid-19 pandemic. The method in this community service activity is to conduct a field survey and analysis of needs related to the problems faced as well as survey questionnaires to seminar participants. The result of this marketing seminar activity is that most of the respondents have other businesses besides farming, some of which are engaged in the MSME sector. There are respondents who already have experience with online marketing, even though it is limited to whatsapp status, while others still do not have experience. The respondents were very interested in being taught and assisted in trying online marketing strategies. The respondents' impression of this marketing seminar was very good because the speakers who presented the material and provided assistance were not long-winded and easy to understand.
Co-Authors Aan Nurfahrudianto Abdul Aziz Hunaifi Abidah, Bintan Achmad Fajar Syafii Agustia, Selvia Liga Alfi Laila, Alfi Alvin Ma’rifatul Janah Nur Azizah Alvin Vikiantika Anam, M. Asrovil Anggoro, Agung Dwi Cahyo Angzalna, Umbar Anindya, Fenny Aprilia Dwi Handayani Arim Septiawan Basori, Muhammad Bintari, Lintang Damariswara, Rian Daniswara, Naomi Diva Dewi, Lusi Noviana Dhety, Dayinta Dhian Dwi Nur Wenda, Dhian Dwi Nur Dian Fachrunisa Dwi Wulandari, Kriska Apriliya Eka Purti, Kharisma Eka Putri, Kharisma Elissyarifatul Hidayah Endang Sri Mujiwati Erif Ahdhianto, Erif Erwati, Yoeni Erwin Putera Permana Febriansyah, Dwiky Ahmad Waffa Frans Aditia Wiguna Hidayah, Siti Rochmatul Husna, Lathifatul I. K. Suastika Ilmatun Nafi’ah, Zidni Imron, Ilmawati Fahmi Ita Kurnia Jatmiko Jatmiko Jatmiko Karimatus Saidah Kukuh Andri Aka Kurnia, Ita Larisa, Maharani Aprilia Laudyva Eka Oktantri Mahardika, Ronny Maulana, Gafarudin Fauzi Muhamad Basori, Muhamad Mukmin, Bagus Amirul Nikmah Fitria Surya NINGRUM, HENI ICA Nitya Santi, Novi Novi Nitya Santi Novi Nitya Santi, Novi Nitya Nurfahrudhianto, Aan Nurfianto, Dwi Muhamad Nurfianto, Dwi Muhammad Oktavia Firanti, Firda Pungky Saheriestyan Putra, Febrinta Bima Permata Putri Putri, Karisma Eka Putri, Kharisma Eka Putri, Veni Pratiwi Ananda Rahayu, Anik Puji RAMADHAN, NOPRIZAL Rani, Yolanda Surya Rian Damariswara Romadhoni, Alifvia Novita Putri Saidah, Karimatus Sari, Diah Puspita Savitri, Meta Winda Nur Sefti Widya Setyowati, Vindi Avianti Wahyuning Siadah, Karimatus Silvia Novita Sari Soenarko, Bambang Sofiana, Mirza Sheila Sofyan Dea Sanjaya Sri Hariyani Susi Damayanti Susi Damayanti, Susi Susi Susanti Sutrisno Sahari, Sutrisno Taurista, Pungky Selvia Vikiantika, Alvin Vindi Avianti Wahyuning Setyowati Violina Afya', Zahara Wahid Ibnu Zaman Wahyudi Wahyudi Widi Wulansari, Widi Wiganata, Siken Agil Wilujeng, Reni Yoeni Erwati Yovita Puspasari Yuda Agung Prasetyo Zahara Violina Afya Zunaidah, Farida Nurlaila Zuroida, Dzulhijatul Awalin