Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Kompetensi Profesional Guru dan Penggunaan Media Wordwall Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD Gugus III Kecamatan Kediri Tahun Ajaran 2024/2025 Sri Adiningsih; Asrin Asrin; Muhammad Sobri; Muhammad Makki
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4058

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi faktor-faktor yang memengaruhi capaian akademis siswa. Fokusnya adalah untuk menguji hubungan antara kompetensi profesional guru dan penggunaan media Wordwall dengan hasil belajar IPAS siswa kelas V di SD Gugus III Kecamatan Kediri Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kompetensi profesional guru dan penggunaan media wordwall terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Gugus III Kecamatan Kediri Tahun Ajaran 2025/2026. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Gugus III Kecamatan Kediri. Jumlah subyek dalam penelitian ini melibatkan sebanyak 140 siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Data dikumpulkan melalui angket (kompetensi guru dan media wordwall) serta tes tulis (pre-test dan post-test). Hasil pengujian korelasi product moment yang telah dilakukan, diperoleh nilai rhitung untuk variabel kompetensi profesional guru dan hasil belajar IPAS siswa sebesar 0,526, yang lebih besar dari rtabel yang bernilai 0,1660. Selain itu, nilai signifikansi (sig. 2-tailed) yang diperoleh adalah 0,032, yang lebih kecil dari 0,05. Analisis korelasi Pearson yang dilakukan terhadap hubungan antara media wordwall dan hasil belajar, diperoleh hasil yang menunjukkan adanya hubungan yang sangat signifikan dengan nilai r = 0,892 yang mengindikasikan hubungan positif yang sangat kuat antara kedua variabel tersebut. Hubungan antara variabel independen, yaitu media wordwall dan kompetensi profesional guru, dengan variabel dependen yang merupakan hasil belajar siswa. Nilai F sebesar 30.576 menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara kedua variabel independen tersebut dan variabel dependen.
Pengaruh Penggunaan Akun belajar.id dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Guru di Gugus IV Kecamatan Kuripan Kabupaten Lombok Barat I Nengah Aditya; Heri Hadi Saputra; Mansur Hakim; Asrin Asrin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4201

Abstract

Akun belajar.id merupakan platform yang memungkinkan guru untuk belajar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan akun belajar.id dan motivasi kerja terhadap kinerja guru di SDN jagaraga. Jenis penelitian   ini yaitu penelitian kuantitatif.  Populasi dalam penelitian ini yaitu guru-guru di Gugus IV Kecamatan Kuripan  Kabupaten Lombok Barat yang berjumlah 56 orang guru. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 1. Ada pengaruh penggunaan akun belajar.id terhadap kinerja guru di Gugus IV Kecamatan Kuripan Kabupaten Lombok Barat. Hasil penelitian menunjukkan  nilai t hitung variabel Akun belajar.id, sebesar 0,115 lebih besar dari tingkat signifikansi 0,05 (5%), serta memiliki 56,31%   pengaruhnya cukup efektif terhadap kinerja guru di Gugus IV Kecamatan Kuripan Kabupaten Lombok Barat. 2. Ada pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja guru di Gugus IV Kecamatan Kuripan  Kabupaten Lombok Barat. Hasil menunjukkan nilai t hitung   variabel motivasi kerja sebesar 0,76 lebih besar dari tingkat signifikansi 0,05 (5%),  serta memiliki 60,95%  pengaruhnya cukup efektif terhadap kinerja guru di Gugus IV Kecamatan Kuripan  Kabupaten Lombok Barat. 3. Ada pengaruh penggunaan akun belajar.id dan motivasi kerja terhadap kinerja guru di Gugus IV Kecamatan Kuripan  Kabupaten Lombok Barat. Hasil menunjukkan variabel Akun belajar.id, nilai t hitung sebesar 0,115 dan motivasi kerja, sebesar 0,76 lebih besar dari tingkat signifikansi 0,05 (5%),  serta memiliki ngain persen 61,04%  pengaruhnya cukup efektif terhadap kinerja guru di Gugus IV Kecamatan Kuripan  Kabupaten Lombok Barat. 
Kepemimpinan Kepala Sekolah Untuk Mengembangkan Budaya Unggul dan Kinerja Unggul di SMA Negeri 2 Mataram Aliefvia Rezqa; Asrin Asrin; Abdul Kadir Jaelani; Heri Hadi Saputra; Mansur Hakim
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei (on progress)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.4968

Abstract

Kepemimpinan kepala sekolah memiliki peran penting dalam membangun budaya unggul dan meningkatkan kinerja sekolah. Upaya tersebut menjadi kunci dalam mencapai mutu pendidikan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepemimpinan kepala sekolah dalam mengembangkan budaya unggul dan kinerja unggul di SMA Negeri 2 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah dilaksanakan melalui perumusan visi dan misi yang jelas, pelaksanaan program pengembangan sekolah, serta perilaku kepemimpinan berupa keteladanan, komunikasi terbuka, dan pengambilan keputusan partisipatif. Keberhasilan didukung oleh sarana prasarana yang memadai, tim manajemen yang solid, kegiatan pengembangan profesional, serta dukungan stakeholder dan partisipasi warga sekolah. Adapun hambatan meliputi keterbatasan anggaran dan tingginya beban administratif. Kesimpulannya, kepemimpinan kepala sekolah berperan strategis dalam membangun budaya unggul dan meningkatkan kinerja sekolah secara berkelanjutan.
Implementasi Sistem Informasi Neo Fedeer Dalam Meningkatkan Kualitas Pelaporan Data Akademik di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mataram Nurlaila Hidayati; Mohamad Mustari; Dadi Setiadi; Asrin Asrin; Fahruddin Fahruddin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei (on progress)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.4980

Abstract

Pemanfaatan sistem informasi akademik menjadi aspek penting dalam meningkatkan kualitas pengelolaan dan pelaporan data di perguruan tinggi. Sistem yang terintegrasi mampu mendukung efisiensi, akurasi, dan konsistensi data akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Sistem Informasi Neo Feeder dalam meningkatkan kualitas pelaporan data akademik serta mengidentifikasi faktor pendukung dan tantangan yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian ditentukan secara purposive sampling yang melibatkan operator akademik, admin program studi, dosen, dan tenaga kependidikan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Neo Feeder dilaksanakan melalui tiga tahap utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang berkelanjutan. Tahap perencanaan mencakup kesiapan infrastruktur, penyesuaian sistem, dan dukungan kebijakan. Tahap pelaksanaan meliputi proses input, validasi, dan sinkronisasi data yang terintegrasi. Tahap evaluasi menunjukkan peningkatan efisiensi kerja, akurasi, dan konsistensi data akademik. Keberhasilan implementasi didukung oleh pelatihan dan pendampingan teknis, dukungan institusi, serta kesiapan infrastruktur, sedangkan kendala yang dihadapi meliputi masalah teknis, keterbatasan kompetensi sumber daya manusia, dan belum optimalnya koordinasi antarunit. Kesimpulannya, implementasi Sistem Informasi Neo Feeder berperan penting dalam meningkatkan kualitas pelaporan data akademik, namun masih memerlukan optimalisasi pada aspek teknis, sumber daya manusia, dan koordinasi antarunit agar dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Pengaruh Administrasi Berbasis AI, Kompetensi Digital dan Efikasi Diri terhadap Kinerja Guru di Sekolah Dasar Negeri Kota Mataram Jumadil Awal; Heri Hadi Saputra; Abdul Kadir Jaelani; Asrin Asrin; Muhammad Makki
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei (on progress)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.4999

Abstract

Perkembangan teknologi digital dalam dunia pendidikan menuntut guru untuk mampu beradaptasi melalui pemanfaatan kecerdasan buatan, penguatan kompetensi digital, dan keyakinan diri dalam melaksanakan tugas profesionalnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh administrasi berbasis kecerdasan buatan (AI), kompetensi digital, dan efikasi diri terhadap kinerja guru Sekolah Dasar Negeri di Kota Mataram. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Populasi penelitian berjumlah 1.766 guru, dengan sampel sebanyak 321 responden yang ditentukan melalui teknik proportional stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan administrasi berbasis AI, kompetensi digital, dan efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru dengan kontribusi sebesar 69,2%. Secara parsial, kompetensi digital dan efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, sedangkan administrasi berbasis AI menunjukkan pengaruh positif namun belum signifikan. Hal ini mengindikasikan bahwa kinerja guru lebih ditentukan oleh kemampuan dalam memanfaatkan teknologi secara efektif serta keyakinan diri dalam melaksanakan tugas profesional. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peningkatan kinerja guru perlu diarahkan pada penguatan kompetensi digital dan efikasi diri, disertai dengan optimalisasi pemanfaatan teknologi berbasis AI yang lebih kontekstual dan sesuai dengan kebutuhan kerja guru.