Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Analisis Net Profit Margin dalam Meningkatkan Pertumbuhan Laba pada Depo Air BWR Genggong Rahmanda, Muhammad Rizki; Muzakki, Ahmad; Billah, Zahida I’tisoma
MES Management Journal Vol. 3 No. 1 (2024): MES Management Journal 
Publisher : MES Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56709/mesman.v3i1.179

Abstract

This study aims to analyze the relationship between Net Profit Margin (NPM) and profit growth at Depo Air Minum BWR Genggong, using a quantitative research method with a descriptive approach. Historical data on net profit, revenue, and years were obtained from the company's financial statements. The descriptive analysis results show NPM fluctuating between 49.71% and 65.06% during the period, while profit growth varied, including both positive growth and decline. Hypothesis testing indicates a significant relationship between NPM and profit growth, with a p-value smaller than the significance level. Additionally, the correlation between NPM and profit growth is 0.78, indicating a strong relationship. These findings confirm that increasing NPM could potentially boost profit growth, highlighting the importance of operational efficiency and financial management in influencing a company's financial performance. In conclusion, this study provides insights into the factors affecting financial performance and their implications for future business strategies. 
Regulasi Poligami dan Relevansinya terhadap Hak Perempuan Studi Perbandingan Hukum di Indonesia dan Tunisia Azkia, Siti Nuril; Muzakki, Ahmad; Wagianto, Ramdan
QIYAS: JURNAL HUKUM ISLAM DAN PERADILAN Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/qys.v10i1.7751

Abstract

Poligami merupakan isu yang kompleks dalam masyarakat Muslim modern. Kedua negara ini memiliki pendekatan yang berbeda: Tunisia melarang poligami secara tegas, sementara Indonesia mengizinkannya dengan syarat yang ketat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pustaka, dengan membandingkan kerangka hukum dan dampaknya terhadap kesetaraan gender. Kode Status Pribadi Tunisia (1956) melarang poligami, dengan alasan keadilan dan modernitas. Undang-Undang Perkawinan (1974) mengizinkan poligami dengan persyaratan yang ketat, dengan tujuan untuk melindungi hak-hak perempuan, namun mendapat kritik karena berpotensi mendiskriminasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan antara regulasi poligami di Tunisia dan Indonesia, serta dampaknya terhadap hak-hak perempuan. Metode yang digunakan adalah penelitian pustaka, dengan membandingkan kerangka hukum yang berlaku di kedua negara dan menjaminnya terhadap kesetaraan gender. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana reformasi hukum di negara-negara dengan mayoritas umat Islam mempengaruhi kesetaraan gender dan hak-hak perempuan, serta pentingnya perdebatan dalam menetapkan kebijakan yang lebih adil.