Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENGARUH KOMIK DIGITAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL MELAYU TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Mia Ningsih; Waliyul Maulana Siregar; Nurmayani Nurmayani; Apiek Gandamana; Laurensia Masri Perangin Angin
Jurnal Merah Putih Sekolah Dasar Vol. 3 No. 4 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmpsd.v3i4.72621

Abstract

This study aims to determine the effect of using digital comics based on Malay local wisdom on Pancasila Education learning outcomes for fifth-grade students at SDN 101744, Klambir Village. This study used a quantitative approach with a quasi-experimental nonequivalent control group design. The sample consisted of two classes: Class VA as the control class using the lecture or conventional method, and Class VB as the experimental class receiving treatment. Data were collected through pretests and posttests and analyzed using an independent sample t-test. The results showed a significant effect between the implementation of digital comics based on Malay local wisdom and the implementation of digital comics based on Malay local wisdom. Students learning using this method, or the experimental class, experienced a significant increase in learning outcomes, at 81.48%, compared to 32% in the control class. Data analysis revealed a t-test value greater than the t-table (6.102>2.010), with a significant value (2-tailed) of less than 0.05 (0.000<0.05). The hypothesis test results indicate that the H0 is rejected and the H is accepted. Therefore, the application of digital comic media based on Malay local wisdom to improve student learning outcomes in Pancasila Education has proven effective.
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV UPTD SD Negeri 157014 Aek Horsik Nisa Angelia Pasaribu; Yusra Nasution; Nurmayani Nurmayani; Winara Winara; Waliyul Maulana Siregar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40310

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS siswa kelas IV UPTD. SD Negeri 157014 Aek Horsik, di mana sebagian besar siswa belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang ditetapkan sekolah. Hal ini disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru, penggunaan metode ceramah yang monoton, serta kurangnya variasi model dan media pembelajaran yang dapat mendorong keaktifan siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran terhadap hasil belajar IPAS dengan materi Keanekaragaman Sosial dan Ekonomi di Indonesia pada siswa kelas IV UPTD. SD Negeri 157014 Aek Horsik Tahun Ajaran 2025/2026. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode Quasi Eksperiment menggunakan desain Non-equivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV UPTD. SD Negeri 157014 Aek Horsik dengan jumlah 48 siswa. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas IV-A sebagai kelas eksperimen (26 siswa) yang menerapkan model pembelajaran, dan kelas IV-B sebagai kelas kontrol (22 siswa) yang menerapkan model Problem Based Learning (PBL). Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Probability Sampling. Instrumen penelitian berupa soal pilihan ganda sebanyak 30 butir yang telah diuji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya bedanya. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas (Shapiro-Wilk), uji homogenitas (Levene's Test), dan uji hipotesis (Independent Samples T-Test) dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pre-test kelas eksperimen sebesar 58,73 meningkat menjadi 84,35 pada post-test, sedangkan pada kelas kontrol rata-rata nilai pre-test sebesar 49,27 meningkat menjadi 70,59 pada post-test. Uji normalitas dengan metode Shapiro-Wilk menunjukkan seluruh data berdistribusi normal (sig. > 0,05), dan uji homogenitas menunjukkan varians kedua kelompok homogen (sig. = 0,804 > 0,05). Hasil uji hipotesis menggunakan Independent Samples T-Test diperoleh nilai t-hitung sebesar 4,565 lebih besar dari t-tabel 2,013, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian, H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model pembelajaran terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV UPTD. SD Negeri 157014 Aek Horsik.
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning Berbasis Audiovisual Pada Mata Pelajaran Ipas Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V SDN.060908 Lia Sintia; Husna Parluhutan Tambunan; Irsan; Waliyul Maulana Siregar; Yusra Nasution
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.493

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperiment yang bertujuan untuk mendeskripsikan Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning Berbasis Audiovisual Pada Mata Pelajaran IPAS Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V SDN.060908 Medan Kecamatan Medan Denai, pada semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026 yang berjumlah 23 siswa terbagi dalam dua kelas yaitu V-A dan V-B. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar siswa dengan pre-test dan post-test serta data hasil observasi. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu analisis deskriptif, analisis inferensial yang terbagi menjadi dua yaitu uji normalitas dan uji homogenitas, serta uji hipotesis. Berdasarkan hasil analisis data dengan bantuan SPSS 25 dan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar peserta didik pada kelas eksperimen yaitu 78,70. Dan nilai rata-rata hasil belajar siswa kelas kontrol 56,35. Sedangkan hasil analisis statistik infrerensial dari hasil thitung yang telah dilakukan diperoleh sig (2-tailed yakni 0,000 lebih kecil dari 0,05 (0,000<0,05), karena signifikan lebih kecil dari 0,05, maka H0 di tolak atau Ha diterima, yang berarti bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Project Based Learning Berbasis Audiovisual pada mata pelajaran IPAS terhadap hasil belajar siswa kelas V SDN.060908. Dari hasil analisis ini dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPAS pada kelas eksperimen dan kelas kontrol.
Pengembangan Bahan Ajar Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Augmented Reality Terintegrasi Kearifan Lokal dan Empat Literasi Baru Waliyul Maulana Siregar; Apiek Gandamana; Muhammad Rifai Harahap; Anggili Pratama; Suci Rahmania Putri; Mia Ningsih; Fandi Setiawan
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 1: Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.75832

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar PKn berbasis Augmented Reality (AR) yang mengintegrasikan kearifan lokal dan empat literasi baru bagi mahasiswa calon guru SD. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) model Borg & Gall yang dimodifikasi. Pengujian validitas dan kepraktisan dilakukan melalui uji coba terbatas terhadap 30 mahasiswa PGSD Universitas Negeri Medan. Data dikumpulkan menggunakan teknik validasi ahli dan angket respon mahasiswa. Hasil validasi ahli materi menunjukkan bahan ajar berada pada kategori “sangat layak” (92,5%), sementara validasi ahli media memperoleh skor 90%. Respon mahasiswa menunjukkan tingkat kepraktisan yang tinggi: sebanyak 87% mahasiswa merasa terbantu memahami materi melalui fitur AR, dan 83% menilai bahan ajar ini memperkuat keterhubungan konsep kewarganegaraan dengan nilai lokal. Selain itu, 76% mahasiswa menyatakan integrasi empat literasi baru secara eksplisit mampu mendorong mereka berpikir kritis, kolaboratif, dan reflektif sesuai profil pelajar Pancasila. Dapat disimpulkan bahwa bahan ajar berbasis AR ini layak, sangat praktis, serta berpotensi meningkatkan kompetensi calon guru dalam menghadapi tuntutan Society 5.0.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL BERBASIS APLIKASI CAPCUT TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS KELAS V SDN 101823 BEKALA PANCUR BATU T.A 2024/2025 Dwi Anatasia Br Ginting Ginting; Yusra Nasution; Robenhart Tamba; Apiek Gandamana; Waliyul Maulana Siregar
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3944

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran audiovisual berbasis aplikasi CapCut terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) siswa kelas V SDN 101823 Bekala Pancur Batu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest design, yaitu hanya melibatkan satu kelas tanpa kelompok kontrol. Subjek penelitian adalah 28 siswa kelas V pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Instrumen yang digunakan berupa soal pilihan ganda berjumlah 20 butir yang telah divalidasi dan dinyatakan reliabel dengan koefisien 0,85 Sebelum perlakuan, siswa diberikan pretest untuk mengukur kemampuan awal. Setelah itu, siswa mengikuti pembelajaran dengan media audiovisual yang dikembangkan melalui aplikasi CapCut, dengan topik “Daerahku Kebanggaanku” subtopik “Apa Saja Budaya Daerahku?”. Setelah pembelajaran, siswa diberikan posttest untuk mengetahui peningkatan hasil belajar. Data dianalisis menggunakan Paired Sample t-Test melalui program IBM SPSS Statistics versi 25. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 (< 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran audiovisual berbasis CapCut berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan hasil belajar IPAS siswa. Penggunaan media ini disarankan sebagai salah satu alternatif inovatif dalam menyampaikan materi pembelajaran di sekolah dasar.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA KARTU KUARTET TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA SISWA KELAS IV SDN 026609 BINJAI SELATAN Nazla Della Aranditha; Fahrur Rozi; Nurmayani Nurmayani; Apiek Gandamana; Waliyul Maulana Siregar
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media kartu kuartet terhadap hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SDN 026609 Binjai Selatan. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan metode pembelajaran konvensional dan minimnya variasi media. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experimental dan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 54 siswa yang dibagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen pengumpulan data berupa tes pilihan ganda berjumlah 30 soal yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji-t untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa kelas eksperimen setelah pembelajaran menggunakan media kartu kuartet dibandingkan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Temuan ini membuktikan bahwa media kartu kuartet efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep serta keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi alternatif media pembelajaran inovatif untuk meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah dasar.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBANTUAN WORDWALL TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA DI SD NEGERI 064036 Juwita Fransisca Harefa; Apiek Gandamana; Laurensia Masri Perangin Angin; Waliyul Maulana Siregar; Yusra Nasution
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4249

Abstract

Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa, kurangnya variasi media pembelajaran, serta minimnya pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran interaktif berbantuan Wordwall terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas V SD Negeri 064036. Jenis penelitian yang digunakan adalah Pre-Experimental dengan desain One Group Pre-Test-Posttest Design. Sampel penelitian terdiri atas seluruh populasi yang berjumlah 25 siswa kelas V, ditentukan melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda yang diberikan sebagai pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa, dengan rata-rata pretest sebesar 48,2 meningkat menjadi 74,6 pada posttest. Hasil uji hipotesis menggunakan uji Paired Sample T-Test diperoleh nilai  sebesar 16,554 dan  sebesar 2,064 pada taraf signifikansi α = 0,05 (df=24) dengan p-value sebesar 0,000 < α. Karena nilai  (16,554) >  (2,064) dan nilai p-value (0,000) < α (0,05),  maka  ditolak dan  diterima. Sehingga disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif berbantuan wordwall berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar pendidikan pancasila di SD Negeri 064036.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU SD MELALUI INOVASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA BERBASIS PROYEK DAN TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY DI DESA KLAMBIR Waliyul Maulana Siregar; Jamaludin; Natalia Silalahi; Hanif Luthfi Siregar; Khofifah Shaira Siregar
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 10 No. 2 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/rwfhqa18

Abstract

Abstract: This community service program aims to enhance the competencies of elementary school teachers in developing project based Pancasila Education integrated with Augmented Reality (AR) technology. The activity was motivated by the limited use of technology and teachers’ low ability to implement the Project Based Learning model at SDN 101744, Desa Klambir. The implementation methods included socialization, training, AR-based learning implementation, mentoring, and evaluation. Teachers were trained to use the Assemblr Edu application to create AR media visualizing Pancasila values, particularly the theme of Indonesia’s cultural diversity. The results indicated a significant improvement in teachers’ digital literacy, with an average score of 4.83 (excellent category). Moreover, students’ learning outcomes increased from 55.5 to 86.5 after the AR media implementation. The program produced several outputs, including the AR Keragaman mobile application and website, project-based learning modules, guidebooks, and a draft of intellectual property rights (IPR). This activity demonstrates that integrating AR technology in project-based learning enhances teaching effectiveness, creativity, and students’ national character, serving as an innovative model for Pancasila Education in elementary schools. Keywords: Pancasila Education, Project Based Learning, Augmented Reality, Elementary School Teacher, Golden Generation  
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS IV SDN 101776 SAMPALI Indah Novita; Nurhairani; Wildansyah Lubis; Imelda Free Unita Manurung; Waliyul Maulana Siregar
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.16327

Abstract

This study aimed to examine the effect of the Project Based Learning (PjBL) model on the creative thinking skills of fourth-grade students at SDN 101776 Sampali in the 2025/2026 academic year. This study employed a quantitative approach using a quasi-experimental research design, specifically the Pretest-Posttest Control Group Design. The research sample consisted of 60 students, including 30 students from Class IV A as the experimental group and 30 students from Class IV B as the control group. Data were collected using an essay test designed to measure students' creative thinking skills. Data analysis was conducted through normality testing, homogeneity testing, and hypothesis testing using the Independent Sample t-Test. The results showed that the data were normally distributed based on the Shapiro-Wilk test, with posttest significance values of 0.503 for the experimental group and 0.204 for the control group (> 0.05). The homogeneity test indicated a significance value of 0.138 (> 0.05), demonstrating that the variances of the two groups were homogeneous. Furthermore, the hypothesis testing using the Independent Sample t-Test yielded a significance value (2-tailed) of < 0.001 < 0.05, indicating that Ha was accepted and H₀ was rejected. Therefore, the findings of this study revealed that the Project Based Learning (PjBL) model was more effective than the Cooperative Learning model in improving students' creative thinking skills.
IMPLEMENTASI PROGRAM 7 KEBIASAAN ANAK INDONESIA HEBAT DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER DISIPLIN SISWA DI SD NEGERI 104251 KARANG ANYAR Febri Annisa Sella; Apiek Gandamana; Nurmayani; Waliyul Maulana Siregar; Yusra Nasution
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 3 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i3.16941

Abstract

The development of students' disciplinary character is one of the primary goals of elementary education to foster obedience to rules, responsibility, and orderly behavior. However, various forms of undisciplined behavior are still found among students, indicating the need for an effective character habituation program. This study aimed to describe the implementation of the Seven Habits of Great Indonesian Children Program in developing students' disciplinary character and to identify the supporting and inhibiting factors in its implementation at SD Negeri 104251 Karang Anyar. This study employed a qualitative research design with a case study approach. The research informants consisted of the principal, the Grade IV-B classroom teacher, and Grade IV-B students. Data were collected through passive participant observation, semi-structured interviews, and documentation, and were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that the Seven Habits of Great Indonesian Children Program was systematically implemented through daily and weekly habituation activities integrated into school routines. The program contributed to the development of students' disciplinary character, particularly in time discipline, religious discipline, learning discipline, and social discipline. Supporting factors included the commitment of the principal and teachers, adequate school facilities, students' active participation, structured habituation programs, and communication with parents. Meanwhile, the inhibiting factors included inconsistent student behavior, limited parental supervision at home, and unequal parental support. Therefore, the program has positively contributed to strengthening students' disciplinary character and should be reinforced through sustainable collaboration between schools and families to maximize its effectiveness.