Mohamad Salam
Universitas Halu Oleo

Published : 46 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Berdasarkan Self-Esteem Siswa Sulhijah Jago; Busnawir Busnawir; Mohamad Salam
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v7i2.31693

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan komunikasi matematis berdasarkan self-esteem siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX B MTsN 2 Konawe yang terdiri dari  self-esteem rendah dan self-esteem tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa(1) kemampuan komunikasi matematis siswa self-esteem tinggi MTsN 2 Konawe mampu menjelaskan dengan menggunakan bahasa sendiri dengan membuat model situasi matematika secara tertulis, mampu menggambarkan situasi masalah dan menyatakan solusi masalah menggunakan gambar, mampu mengekspresikan konsep matematika dalam bahasa dan simbol matematika dalam menyelesaikan permasalahan sehari-hari secara tertulis. Sedangkan Kemampuan komunikasi matematis siswa self-esteem rendah MTsN 2 Konawe mampu menjelaskan dengan menggunakan bahasa sendiri dengan membuat model situasi matematika secara tertulis, belum mampu menggambarkan situasi masalah dan menyatakan solusi masalah menggunakan gambar, belum mampu mengekspresikan konsep matematika dalam bahasa dan simbol matematika dalam menyelesaikan permasalahan sehari-hari secara tertulis.
DEVELOPING MATHEMATICAL CREATIVE THINKING (CT) ABILITY STUDENTS THROUGH THE TREFFINGER LEARNING MODEL (LM) Lambertus Lambertus; Mohamad Salam; Rezkiati Rezkiati; Suhar Suhar; Hasnawati Hasnawati
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.886 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v12i1.5432

Abstract

The low ability of CT is a problem that occurs in class VIII students of SMPN 1 Kendari. One reason is the application of inappropriate LM. Treffinger's LM is learning by inviting students to think creatively in solving problems based on the facts around them to come up with various ideas and choose solutions. The purpose of this study was to develop the mathematical CT skills of junior high school students. Class VIII SMPN 1 Kendari as a population consists of 9 classes. Class VIII3 and VIII6 were determined by random sampling technique as an experimental class of 26 students and a control class of 25 students. The finding in this study is that students' mathematical CT skills taught by the Treffinger LM are better than in the guided discovery model. Treffinger's LM is superior in developing CT skills. In addition, Treffinger's LM excels in developing aspects of fluency, flexibility, and elaboration of mathematical CT skills. In contrast, the guided discovery LM excels only in developing aspects of originality.Rendahnya kemampuan CT merupakan masalah yang terjadi pada siswa kelas VIII SMPN 1 Kendari. Salah satu penyebabnya adalah penerapan model pembelajaran yang tidak sesuai. Model pembelajaran Treffinger adalah pembelajaran dengan mengajak siswa berpikir kreatif dalam memecahkan masalah berdasarkan fakta-fakta di sekitar mereka untuk memunculkan berbagai ide dan memilih solusi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan keterampilan CT matematis siswa SMP. Kelas VIII SMPN 1 Kendari sebagai populasi terdiri dari 9 kelas. Kelas VIII3 dan VIII6 ditentukan dengan teknik random sampling sebagai kelas eksperimen sebanyak 26 siswa dan kelas kontrol sebanyak 25 siswa. Temuan dalam penelitian ini adalah kemampuan CT matematis siswa yang diajar dengan model pembelajaran Treffinger lebih baik dibandingkan dengan model penemuan terbimbing. Model pembelajaran Treffinger lebih unggul dalam mengembangkan keterampilan CT. Selain itu, model pembelajaran Treffinger unggul dalam mengembangkan aspek kefasihan, keluwesan, dan elaborasi keterampilan CT matematis. Sebaliknya, model pembelajaran penemuan terbimbing hanya unggul dalam mengembangkan aspek orisinalitas.
Cognitive Conflict Strategy: Mathematical Representation Based on Cognitive Style Mohamad Salam
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v12i2.2134

Abstract

Kajian ini bermaksud untuk mendeskripsikan jenis representasi matematis siswa berdasarkan gaya kognitif dalam menyelesaikan masalah integral setelah diberikan pembelajaran strategi konflik kognitif. Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif dengan menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Oleo angkatan tahun 2021 yang terdiri dari satu mahasiswa dengan gaya kognitif reflektif and satu mahasiswa dengan gaya kognitif impulsif. Data penelitian diperoleh melalui teknik pemberian tes and wawancara, and dianalisis secara kualitatif. Hasil yang diperoleh adalah siswa yang memiliki gaya kognitif reflektif dalam menyelesaikan masalah integral setelah diajarkan strategi konflik kognitif adalah melakukan representasi gambar atau representasi geometri, representasi verbal and representasi simbolik, serta melakukan penerjemahan dari berbagai jenis representasi, yaitu dari representasi geometri ke representasi verbal, and kemudian ke representasi simbolik serta sebaliknya. Seandgkan, siswa dengan gaya kognitif impulsif melakukaan representasi simbolik, melakukan representasi geometrik tetapi salah, tidak melakukan representasi verbal, tidak melakukan representasi matematis, and tidak melakukan penerjemahan dari berbagai jenis representasi. This study aimed to describe  types of students' mathematical representations based on the cognitive style in solving integral problems after learning cognitive conflict strategies. This exploratory research used a descriptive-qualitative approach. The participants were two students of Mathematics Education Department at Halu Oleo Universit,  class of 202,  consisting of one student with a reflective cognitive style and one student with an impulsive cognitive style. The research data were obtained through tests and interviews, and analyzed qualitatively. The findings pointed out that the student with a reflective cognitive style performed images or geometric representations, verbal representations, and symbolic representations, as well as translated various types of representations, starting from geometric representations to verbal representations, and then to symbolic representation and vice versa. Meanwhile, the student with an impulsive cognitive style performed symbolic representations, inaccurate geometric representations, but lacked of verbal representations, mathematical representations, and translation of various types of representation.
ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL Mohamad Salam; Hasnawati Hasnawati; Ida Ayu Putri Andini; Suhar Suhar; Lambertus Lambertus
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i2.7448

Abstract

Mathematical reasoning is a systematic thinking process based on mathematical logic in solving problems that affect the creation of logical decisions based on the knowledge that students already have. This study aims to analyze students' mathematical reasoning abilities based on initial abilities. The method used is qualitative with a descriptive approach using triangulation techniques. The research subjects were class VIIIB students of SMP Negeri 15 Konawe Selatan consisting of 3 students who were selected from 25 students based on their initial abilities. Data collection techniques through written tests and interviews. The results obtained are: (1) students who have high initial abilities meet all indicators of mathematical reasoning, namely making conjectures (P1), doing mathematical manipulation (P2), compiling evidence (P3), making conclusions (P4), and checking the validity of arguments (P5, (2) students who have early abilities are fulfilling some indicators of mathematical reasoning, namely P1, P2, and some P3, and (3) students who have low initial ability meet the P1 and P2 mathematical reasoning indicators. These results indicate that different initial abilities have different mathematical reasoning.
Pendampingan Pembelajaran Berbasis Online Dengan Aplikasi Zoom, dan Google Meet Pada Masa Pandemi Mohamad Salam; La Misu; Lambertus; Hafiludin Samparadja; Hasnawati
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Edisi Mei 2022
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v3i2.14

Abstract

Target yang dicapai dari pembelajaran online di sekolah adalah: (a) Guru dan siswa memahami teori penggunaan pembelajaran online dengan baik, (b) Guru dan siswa dapat menggunakan pembelajaran online dalam proses pembelajaran di sekolah, dan (c) Guru dan siswa dapat mengemukakan kendala dan cara mengatasi masalah pelaksanaan pembelajaran online di sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan di SD dan SMP Kecamatan Ramomeeto.  Mekanisme pelaksanaan kegiatan ini dapat dikelompokkan menjadi 3 tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Metode yang digunakan untuk mensosialisasikan  pembelajaran berbasis online di sekolah berupa metode ceramah, metode diskusi, wawancara, survey dan metode praktek lapangan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan adalah penggunaan Zoom dan geogle meet dinilai sangat membantu untuk proses pembelajaran selama pandemi Covid-19 di sekolah. Hambantan yang terjadi dari kegiatan ini, yaitu (1) Masih ada siswa dan guru yang belum menggunakan teknologi sehingga susah diajarkan menggunakan aplikasi Zoom maupun geogle meet, dan (2) Signal/jaringan internet yang tidak stabil.
The Effect of Problem based learning Model to Improve Students' Mathematical Problem Solving Ability Hera Cahyawati; Mohamad Salam; Salim
Jurnal Amal Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2022): Edisi Desember 2022
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/japend.v3i3.18

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of the problem-based learning (PBL) learning model in improving the mathematical problem solving skills of students in class VIII of SMP Negeri 17 Kendari. The population in this study were all VIII grade students of SMP Negeri 17 Kendari consisting of 7 classes, namely VIII1 to VIII7. Determination of class samples as treatment groups was carried out using purposive sampling techniques by considering the average value and variance of the results of students' midterm exam scores in mathematics. Of the two existing class groups carried out by simple randomization so as to obtain two classes that will be used as research samples, namely VIII1 as a control class taught using a team assisted individualization learning model and VIII7 as an experimental class taught using a problem-based learning model. The results of the observation sheet, tests that measure students' mathematical problem solving skills and questionnaires are used as data which will then be analyzed. The results of this study indicate that there is an effect of problem-based learning model in improving mathematical problem solving skills of students in class VIII SMP Negeri 17 Kendari.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI PERBEDAAN GENDER Tista Sugiarti; Mohammad Salam; Ariyadi Wijaya
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v13i1.6435

Abstract

Pemahaman konsep matematis siswa yang rendah merupakan suatu masalah yang harus diselesaikan dengan cara menerapkan model pembelajaran yang dapat mengaktifkan siswa, salah satunya model pembelajaran generative. Model pembelajaran generative menekankan pada integrasi aktif pengetahuan siswa atau pengalaman sebelumnya dan materi yang dipelajari melalui peran aktif mereka dalam belajar. Penelitian ini mengkaji pemahaman konsep matematika siswa dari perspektif perbedaan gender. Penelitian ini dilakukan di SMPN 1 Uepai dengan menggunakan pendekatan eksperimen semu yang melibatkan dua kelas dengan perlakuan yang berbeda. Kelas penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik random sampling. Kelas VIII C sebagai kelas eksperimen terdiri dari 18 anak perempuan dan 14 anak laki-laki, serta 15 anak laki-laki dan 17 anak perempuan di Kelas VIII B sebagai kelas kontrol. Alat yang digunakan adalah tes kemampuan pemahaman konsep matematika siswa, yang terdiri dari lima soal esai. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan ANOVA 2 arah dan selanjutnya dilakukan pengujian menggunakan Scheffe. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pemberian model pembelajaran generatif kepada siswa berpengaruh terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa, dan ditemukan bahwa siswa laki-laki dan perempuan yang diajar menggunakan model pembelajaran generatif mengungguli siswa laki-laki dan perempuan yang diajar menggunakan pembelajaran langsung. Namun tanpa penerapan model pembelajaran tidak ada perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa.Students' low understanding of mathematical concepts is a problem that must be solved by applying learning models that can activate students, one of which is the generative learning model. The generative learning model emphasises the active integration of students' prior knowledge or experience and the material being learned through their active role in learning. This research examines students' understanding of mathematics concepts from the perspective of gender differences. This research was conducted at SMPN 1 Uepai using a pseudo-experimental approach involving two classes with different treatments. The research class was determined using random sampling technique. Class VIII C as the experimental class consisted of 18 girls and 14 boys, and 15 boys and 17 girls in Class VIII B as the control class. The tool used was a test of students' mathematical concept understanding ability, which consisted of five essay questions. Data processing was carried out using 2-way ANOVA and further testing using Scheffe. The results obtained showed that providing generative learning models to students had an effect on students' ability to understand mathematical concepts, and it was found that male and female students who were taught using generative learning models outperformed male and female students who were taught using direct learning. However, without implementing the learning model there is no difference in students' ability to understand mathematical concepts
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF BERBANTUAN VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII MTSN 1 KENDARI Nurul Khofifah Alamsyah; La Ndia La Ndia; Mohamad Salam
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 11, No 3 (2023)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppm.v11i3.46818

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran generatif berbantuan video terhadap hasil belajar matematika. Model pembelajaran generatif sangat diperlukan untuk mendukung efektifitas pelaksanaan pembelajaran matematika di kelas guna meningkatkan hasil belajar matematika. Efektifitas pelaksanaan model pembelajaran generatif dengan bantuan media berupa video. Video pembelajaran membuat kegiatan pembelajaran menjadi menarik dan menyenangkan. Penelitian ini dilaksanakan di MTsN 1 Kendari pada februari 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII MTsN 1 Kendari dengan sampel sebanyak 70 siswa. Data hasil belajar siswa diperoleh melalui posttest pada akhir pertemuan. Analisis data menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model pembelajaran generatif berbantuan video efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Hasil ini ditunjukkan melalui uji hipotesis yaitu nilai t_hitung= 2,016 lebih besar t_tabel=1,995 sehingga hasil belajar matematika kelas yang beri perlakuan berupa penerapan model pembelajaran generatif berbantuan video lebih baik dan mengalami peningkatan hasil belajar.
ANALISIS HAMBATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 1 BAUBAU Hasriyani Hasriyani; Mustamin Anggo; Mohamad Salam
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 10, No 3 (2022)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppm.v10i3.20900

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi dan ketersediaan TIK, literasi TIK siswa dan guru matematika dan hambatan yang dialami oleh siswa dan guru MTs Negeri 1 Baubau dalam memanfaatkan TIK selama proses pembelajaran matematika pada masa pandemi Covid-19. Penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan 200siswa dan 30guru sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan dengan metode kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa ketersediaan TIK cukup memadai dan kondisi TIK secara fisik terlihat bagus dan dapat dioperasikan, kategori literasi TIK siswa dan guru matematika cukup baik dan hambatan penggunaan TIK dalam proses pembelajaran matematika adalah guru dan siswa sering mengalami gangguan jaringan internet jika menggunakan data seluler, guru kesulitan mengontrol siswa saat pembelajaran daring, kesadaran dan motivasi siswa untuk belajar mandiri dan membiasakan diri belajar matematika dengan TIK masih rendah.
Direct Learning And ARCS (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction) : Which Learning Model Influences Statistical Reasoning? Zalma Amandah Zaliki; Suhar; Moh. Salam
Jurnal Amal Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/japend.v5i1.126

Abstract

Reasoning ability refers to what students can do with statistical material and how they can use statistical concepts to solve statistical problems. One way to measure students' statistical reasoning is to use a learning model that emphasizes statistical reasoning abilities . Study This use method experiment pseudo with take sample 1 class experiment and 1 class control . Study This aim For know description of the ARCS learning model in the material statistics to ability reasoning statistics student class VIII MTs Negeri 02 Bombana , Para know there is influence of the ARCS learning model on the material statistics to reasoning statistics student class VIII MTs Negeri 02 Bombana . Based on results study obtained ability reasoning statistics student MTsN 02 Bombana taught with the ARCS ( Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction ) learning model average score 69.11 from 30 students as well as liveliness student during four meetings consecutive are 76.63%, 82.89%, 86.84%, 90.78%. Based on hypothesis testing of average ability reasoning statistics taught students with the ARCS model ( Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction ) more tall than the students being taught with a learning model direct . So you can withdrawn conclusion that exists criteria significant influence towards the ARCS learning model.