Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

ADAPTASI LINGUISTIK DAN SOSIAL KOMUNITAS PLURALIS DI NTB: KAJIAN ATAS SISTEM BUDAYA LOKAL DALAM RANGKA PENYIAPAN SDM PARIWISATA UNGGUL DAN INOVATIF Syafruddin S; Kaharuddin K; I Made Sujana
LITERASI: Indonesian Journal of Humanities Vol 2 No 1 (2012)
Publisher : Faculty of Humanities, Jember University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nusa Tenggara Barat (NTB), as one of the regions that is prepared to be a tourism­ based economic corridor development requiring competitive and innovative humanresources. By employing interview and observation methods, and the use of qualitative and quantitative data analyses, the results are: (a) there is a difference in nonverbal behavior among the plural community of NTB, although the forming element of the community is the same; (b) a number of nonverbal behaviors showing solidarity and tolerance among the pluralistic community of West Barat are reflected in ngejot, Fitrayadnya, tomb pilgrimage traditions and the formation of space expressing solidarity and tolerance in the form of Mendapa building; (c) the formation of nonverbal behavior is founded upon cultural values system assuming that human have the same origin, sharing historical similarity; (d) the nurturing of behavior reflecting solidarity and tolerance provides positive energy for creating competitive and innovative human resources.Keywords: economic corridor, pluralistic community, positive energy, solidarity, tolerance
Pola Asuh Dalam Pendidkan Seksual Pada Masyarakat Tradisional Sasak Desa Batujai Kabupaten Lombok Tengah Siti Nurintihani Rahmatullah; Syafruddin Syafruddin; Hairil Wadi
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 6 No. 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL KEBERAGAMAN
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.256 KB) | DOI: 10.29303/juridiksiam.v6i2.93

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pola asuh orang tua terhadap anak dalam keluarga pada masyarakat tradisional Sasak Desa Batujai Kabupaten Lombok Tengah; (2) mengetahui pola pendidikan seksual orang tua terhadap anak dalam keluarga pada masyarakat tradisioanal Sasak Desa Batujai Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitataif dengan metode etnografi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menemukan (1) pola asuh orang tua terhadap anak dalam keluarga pada masyarakat tradisional Sasak Desa Batujai Kabupaten Lombok Tengah yaitu pola asuh otoriter yang ditunjukan dengan orang tua membatasi anak, adanya kekerasan, mengontrol, menuntut anak menjaga tradisi, menuntut anak bekerja, komunikasi satu arah dan menuntut anak seperti dirinya; (2) pola pendidikan seksual orang tua terhadap anak dalam keluarga pada masyarakat tradisioal Sasak Desa Batujai Kabupaten Lombok Tengah yaitu berhubungan dengan pola asuh dominan yaitu otoriter dengan orang tua memberikan pola pendidikan seksual, dibuktikan seperti adanya tahap mengenalkan anggota tubuh, tahap pembedaan seks dan tahap penjelasan fungsi
POLA ASUH ORANG TUA DAN PERNIKAHAN USIA DINI DI DESA JURIT KABUPATEN LOMBOK TIMUR Anggi Januarti; Syafruddin Syafruddin; Masyhuri Masyhuri
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 7 No. 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL KEBERAGAMAN
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.373 KB) | DOI: 10.29303/juridiksiam.v7i1.111

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini untuk mengetahui pola asuh orang tua terhadap anak dan pola asuh yang menyebabkan anak melakukan pernikahan usia dini di Desa Jurit Kabupaten Lombok Timur. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menemukan bahwa: 1) pola asuh orang tua terhadap anak di Desa Jurit Kabupaten Lombok Timur yaitu orang tua menerapkan pola asuh permisif terhadap anak ditandai a) orang tua memberikan kebebasan kepada anak (b) perilaku anak tanpa kontrol orang tua (c) keinginan anak selalu dipenuhi orang tua 2) pola asuh yang menyebabkan anak melakukan pernikahan usia dini di Desa Jurit Kabupaten Lombok Timur yaitu orang tua menerapkan pola asuh permisif terhadap anak ditandai (a) kebebasan anak dalam berpacaran (b) perilaku anak tanpa kontrol orang tua (c) kebebasan anak untuk menikah dini. AbstractThe purpose of this study was to determine the parenting of children towards children and parenting that caused children to have early marriage in Jurit Village, East Lombok Regency. This study uses a qualitative approach with a case study method. Data collection techniques in this study used interviews, observation, and documentation. The results found that: 1) parenting parents of children in Jurit Village, East Lombok Regency, namely parents applying permissive parenting to children marked a) parents give freedom to children (b) behavior of children without parental control (c) desires children are always filled with parents 2) parenting causes children to engage in early marriage in Jurit Village, East Lombok Regency ie parents apply permissive parenting to children marked (a) the child's freedom in dating (b) the behavior of children without parental control (c ) freedom of children to get married early.
Kekerasan Di Sekolah Studi Pada Siswa SMA/SMK Di Kota Mataram Febri Marlangan; Ni Made Novi Suryanti; Syafruddin Syafruddin
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 7 No. 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL KEBERAGAMAN
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.239 KB) | DOI: 10.29303/juridiksiam.v7i1.113

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui faktor penyebab kekerasan antar siswa SMA/SMK di sekolah Kota Mataram;  (2) mengetahui bentuk kekerasan antar siswa SMA/SMK di sekolah Kota Mataram. Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik penggumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Faktor penyebab terjadinya kekerasan antar siswa yakni: 1) kebencian dan ketidaksenangan; 2) ketidakberdayaan; 3) ketidakpuasan seperti persaingan dan 4) dukungan massa. Bentuk kekerasan antar siswa dikelompokkan dalam 2 kategori yakni, a. Kekerasan fisik yaitu perkelahian meliputi;  1) memukul, 2) mencubit, 3) menendang dan b. Kekerasan verbal yaitu ejekan meliputi; 1) menghina, 2) menatap, 3) menertawakan, 4) memanggil dengan nama binatang. Abstract          This study aims to (1) determine the causes of violence among high school/vocational high school students in Mataram City schools; (2) know the forms of violence between high school/vocational students in Mataram City schools. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data collection techniques in this study using interviews, observation and documentation. Factors causing violence among students are: 1) hatred and accused; 2) powerlessness; 3) dissatisfaction like competition and 4) mass support. Forms of violence between students are grouped into 2 categories namely, a. Physical violence that is a fight includes; 1) hitting, 2) pinching, 3) kicking, 4) throwing something, 5) nagging, 6) nudging, 7) pushing and b. Verbal violence namely ridicule includes; 1) insulting, 2) staring, 3) laughing, 4) calling by the name of the animal.
FAMILY EDUCATION MODEL AND DIVORCE PREVENTION ON SASAK COMMUNITY IN INDONESIA Syafruddin Syafruddin; L. Sumardi; Hairil Wadi; Sukardi Sukardi
Jurnal Community Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Prodi Sosiologi FISIP Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jcpds.v6i1.1802

Abstract

Abstrtak. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan memetakan model pendidikan keluarga  sebagai upaya mencegah perceraian  pada masyarakat Suku Sasak. Pendekatan yang digunakan  adalah  penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian menemukan bahwa model program pendidikan keluarga pada masyarakat dilakukan dengan tahapan sebagai berikut;  (1) Orientasi Program Pendidikan, meliputi; menyiapkan lembaga masyarakat, Orientasi Nara Sumber, Orientasi Obyek Sasaran. (2). Penetapan Program Pendidikan keluarga. Ada 3 tiga program yang dipilih masyarakat sebagai program pendidikan yang dapat mencegah  terjadinya perceraian : a) Program Pendidikan Gender dan Seksualitas. b) Program Pendidikan Hukum Keluarga. c) Program Pendidikan Konseling Sebelum Nikah. (3) Pelaksanaan Program. Untuk merealisasikan program pendidikan keluarga guna mencegah terjadinya perceraian dilaksanakan dengan pola pendidikan dan latihan keterampilan berkeluarga, workshop, dan klinik konsultasi pernikahan. Kata Kunci. Model Pendidikan, Pencegahan Perceraian, Suku Sasak
Pendampingan Penyusunan Karya Tulis Ilmiah Bagi Guru-Guru SMA/MA di Kecamatan Narmada Lombok Barat Hamidsyukrie ZR; Syafruddin Syafruddin; Muntari Muntari
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 3 No 2 (2020): .
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.793 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v3i2.514

Abstract

Kompetensi profesional adalah satu dari empat kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru. Untuk pengembangan keprofesian berkelanjutan, guru harus mampu melakukan publikasi ilmiah hasil penelitian atau gagasan dalam bidang ilmu pendidikan. Karya tulis bisa berupa laporan di antaranya hasil penelitian pendidikan, makalah ilmiah, tulisan ilmiah popular, artikel ilmiah dalam bidang pendidikan, dan buku teks pelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat kali ini dimaksudkan agar guru memahami secara komprehensif mengenai teknik penyusunan karya ilmiah; guru terampil dalam menyusun karya tulis ilmiah untuk publikasi; dan guru bisa mempublikasikan tulisan ilmiahnya dalam jurnal ilmiah. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah melalui workshop dan pendampingan yang menekankan pada praktek yang didasarkan pada tagihan dan kebutuhan guru. Pengabdian dilaksanakan dengan tahapan sebagai berikut: studi literatur, menganalisis kebutuhan guru, pengukuran kemampuan awal guru, pelaksanaan kegiatan berupa kajian teori, praktek membuat karya tulis ilmiah untuk dipublikasikan, pemantauan dan bimbingan di lapangan, evaluasi hasil pelaksanaan pembimbingan penulisan, dan penyusunan laporan. Hasil kegiatan pendampingan menunjukkan bahwa kegiatan pendampingan penyusunan karya ilmiah sangat dibutuhkan oleh guru. Hal ini didasarkan pada pengakuan guru dan hasil evaluasi kegiatan. Selain itu, berdasarkan penilaian terhadap artikel yang disusun setelah kegiatan workshop dan pembimbingan, guru mampu membuat tulisan yang layak untuk dipublikasikan pada jurnal ilmiah nasional sehingga dapat membantu guru dalam mengembangkan kompetensi profesionalnya.
ANAK PUTUS SEKOLAH (STUDI DI MASYARAKAT DESA SETELUK KABUPATEN SUMBAWA BARAT) Elmi Arsita; Syafruddin Syafruddin; Muhammad Ilyas
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan Sosial dan Keberagaman
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/juridiksiam.v9i1.182

Abstract

This study aims to determine: (1) the factors that cause children to drop out of school; (2) the impact of children dropping out of school and (3) efforts to overcome dropouts in Seteluk Village, Seteluk Sub-district, KSB. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data collection techniques in this study using interviews, observation and documentation. The results of this study found (1) the factors that cause children to drop out of school are low interest or willingness of children to go to school, schools are considered unattractive, inability to attend lessons, family economic conditions, lack of parental attention, less supportive environment, and less harmonious parental relationships. ; (2) There are four negative impacts of dropping out of school in Seteluk Village, namely limited insight or knowledge in children, having a sense of inferiority, children's emotional maturity will be increasingly hampered and become unemployed; (3) Efforts to overcome dropouts in Seteluk Village can be carried out, namely parents monitoring academic abilities, parents paying attention to children's personalities, providing scholarships and free school assistance for underprivileged children, increasing the role of the government in solving educational problems, and infrastructure development programs that evenly so that the Seteluk Village community can hone their skills and knowledge.
Meningkatkan Eksistensi Agroindustri Temerodok melalui Pengembangan Varian Sebagai Wujud Ekonomi Kreatif di Desa Sakra Roy Setiadi; Aminah Aminah; Baiq Sari Supriantini; Lalu Randa Hazri Ramdani; Siti Soleha; Hamidsyukrie Hamidsyukrie; Syahrial Ayub; Muhammad Taufik; Syafruddin Syafruddin; Saprizal Hadisaputra
Unram Journal of Community Service Vol. 2 No. 1 (2021): March
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.482 KB) | DOI: 10.29303/ujcs.v2i1.9

Abstract

This community service aims to improve the existence of the Temerodok Agroindustry through the development of new flavors as a form of creative economy in Sakra Village, East Lombok Regency. This community service is carried out for 45 days and is trained and produced twice a week. The method of making Temerodok is still a simple technique by not preserving the local wisdom. This Temerodok product, having expanded its existence and developed variants, is recognized by the wider community and not just the people of Sakra Village. The developed variant is also very popular with the wider community, especially in all circles. In terms of packaging, use a paper bag so that it is environmentally friendly and looks attractive and can be one of the local specialties. The establishment of this company is part of the development process to improve the existence of Temerodok's agro industry
KAJIAN MUTU LAYANAN PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI DI KABUPATEN LOMBOK BARAT MENGGUNAKAN MODEL SERVQUAL Surya Karwati; Syafruddin Syafruddin; Sukardi Sukardi
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v2i2.29

Abstract

KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENCIPTAKAN IKLIM SEKOLAH YANG KONDUSIF DI SMK NEGERI 2 MATARAM Andy Eddy; Syafruddin Syafruddin; Sudirman Sudirman
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.795 KB) | DOI: 10.29303/jipp.v2i2.64

Abstract

SMK Negeri 2 Mataram merupakan salah satu sekolah rujukan yang memiliki iklim sekolah yang kondusif. Terciptanya iklim sekolah yang kondusif diyakini erat hubungannya dengan kepemimpinan kepala sekolah. Oleh karena itu, penelitian ini difokuskan pada kepemimpinan kepala sekolah dalam menciptakan iklim sekolah yang kondusif di SMK Negeri 2 Mataram, dengan rumusan masalah, yaitu: bagaimana gaya kepemimpinan kepala sekolah dalam menciptakan iklim sekolah yang kondusif di SMK Negeri 2 Mataram ?. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang gaya kepemimpinan kepala sekolah dalam menciptakan iklim sekolah yang kondusif di SMK Negeri 2 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, dan informan terdiri dari unsur manajerial, unsur pelaksana, dan unsur stakeholder sekolah. Hasil penelitian menemukan bahwa upaya kepala sekolah dalam menciptakan iklim sekolah yang kondusif di SMK Negeri 2 Mataram ialah melakukan perencanaan secara partisipatif, memberikan tugas secara proporsional, membuat raport guru, mengunjungi kelas, membangun kebersamaan, memberi contoh teladan, mendorong studi lanjut, melakukan studi banding, dan memberikanreward.