Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI PEMBERDAYAAN KOMUNITAS LOMBOK INFLUENCER DALAM MENINGKATKAN DIGITAL MARKETING DI KOTA MATARAM Putri, Rohin Novia Maydi; Syafruddin, Syafruddin; Malik, Imam; Suud, Suud
SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2025): SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sosedu.v8i2.29290

Abstract

This research aims to: (1) identify and analyze the community empowerment programs of Lombok Influencer, (2) understand and analyze the community empowerment strategies of Lombok Influencer in enhancing digital marketing in the city of Mataram. This research uses a qualitative approach with a case study method. The data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. The data analysis techniques in this research use data reduction, data presentation, and conclusion drawing techniques. The results of this study found that the Lombok Influencer community empowerment program includes: Skill training programs such as public speaking, voice over, start-up design, and digital creative skills training, as well as recognition and appreciation programs in the form of an influencer awarding night event. Then the community empowerment strategy of Lombok Influencer is building strong and authentic relationships through active interactions between management and community members in WhatsApp groups, organizing meetings with influencers; (2) providing resources and support in the form of skill training, community website provision, collaboration with business actors, community reward programs, (3) facilitating creative content in the form of freedom to create content concepts, and providing group digital marketing projects, (4) providing incentives in the form of community rate cards for commission distribution; (5) providing public recognition by promoting community members digital marketing content on social media, organizing influencer appreciation events. (6) performance monitoring in the form of controlling the progress of members performance.
PERSEPSI ORANG TUA TERHADAP PERILAKU MENYIMPANG ANAK REMAJA (STUDI DI DESA CAMPA, KEC. MADAPANGGA, KAB. BIMA) Wati, Mirna; syafruddin
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 12 No. 1 (2025): Juridiksiam: Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/juridiksiam.v12i1.327

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) persepsi orang tua terhadap perilaku menyimpang anak remaja; (2) bentuk-bentuk perilaku menyimpang anak remaja dan (3) jenis-jenis perilaku menyimpang anak remaja di Desa Campa, Kec. Madapangga, Kab. Bima. Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik penggumpulan data dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menemukan: (1) persepsi orang tua terhadap perilaku menyimpang anak remaja, yaitu persepsi positif dan persepsi negatif; (2) bentuk-bentuk perilaku menyimpang anak remaja, yaitu penyimpangan primer dan  penyimpangan  sekunder; (3) jenis-jenis perilaku menyimpang anak remaja, yaitu: (a) penyimpangan individual, seperti: memasang kenalpot recing, berpakaian seperti gaya kebarat-baratan (rambut diwarnain), merokok, berkata-kata yang kotor, berpilaku yang tidak baik terhadap sesama remaja ataupun kepada orang yang lebih tua dan berpakaian tidak semestinya dikalangan remaja; (b) penyimpangan kolektif  (kelompok), seperti: membentuk geng balap motor liar, melakukan pencurian sepeda motor, laptop, hanphone secara berkelompok, pacaran sampai larut malam, minum-minuman keras, membuat keributan, memakai narkoba, melakukan tawuran antar remaja, melakukan perjudian online (game), mengkonsumsi narkoba sejenis ganja dan shabu, membentuk geng-geng (kelompok) untuk melakukan perbuatan yang negatif, perzinahan (melakukan hubungan seksual diluar nikah), berkelahi, hamil diluar nikah, dan nongkrong sampai larut malam.   Kata Kunci: Persepsi Orang Tua; Perilaku Menyimpang; Anak Remaja
Pendidikan Dampak Napza terhadap Kesehatan dan Keberlangsungan Hidup Anak: Indonesia Syafruddin, Syafruddin; ZM, Hamidsyukrie; Aryati, Risma Ade
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i3.9471

Abstract

Pendidikan mengenai bahaya NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif) sangat penting diberikan sejak dini karena penggunaan zat ini berdampak merugikan pada kesehatan fisik dan mental anak yang masih berkembang. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi kepada remaja dan orang tua untuk meningkatkan kesadaran akan risiko NAPZA. Metode yang digunakan berupa penyuluhan langsung, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dengan skor posttest mencapai 100% pada semua pertanyaan. Kesimpulannya, pendidikan pencegahan penyalahgunaan NAPZA efektif dalam menjaga kesehatan dan keberlangsungan hidup anak. Peran serta keluarga dan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung anak agar terhindar dari pengaruh NAPZA.
Perempuan Pekerja Industri Tahu Tempe di Desa Sikur Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur Yusni, Wahyudi; ZM, Hamidsyukrie; Masyhuri, Masyhuri; Syafruddin, Syafruddin
Jurnal Ilmiah Global Education Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION, Volume 5 Nomor 1, Maret 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/jige.v5i1.2535

Abstract

The objectives of the study are: (1) The employment status of women workers in the tofu tempe industry, (2) The workload faced by women workers in the tofu tempe industry, (3) The benefits of the tofu tempe industry for women workers both for themselves and the family economy. This research uses a qualitative approach of the case study method. The types of data in this research are primary data and secondary data. The data collection techniques used were interviews, observation, and documentation. Data analysis is qualitative with the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study found that: (1) The employment status of women workers in the tofu and tempeh industry is casual workers and hired workers. (2) The workload of women workers in the tofu tempeh industry is productive and reproductive. (3) The benefits of the tempeh tofu industry for women's work both for themselves and the family economy are increasing husband's income and family income, daily family shopping needs, children's school fees, saved for other important family needs.
PENERAPAN NILAI-NILAI MULTIKULTURAL GUNA MENCEGAH PRAKTEK BULLYING PADA SISWA DI SMA MATARAM Wahidah, Ananda; ZM, Hamidsyukrie; Syafruddin; Ilyas, Muhammad; Malik, Imam; Amalia, Syifa Miftahul
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i1.1367

Abstract

Bullying is a problematic case in the school environment, and usually this bullying action is carried out by peers, which involves physical and psychological violence. This action occurs because of the urge to achieve and maintain a high social status among peers. The impact of bullying can range from physical to psychological disorders. There are several policies related to anti-bullying, but this cannot minimize the cases that have occurred. Apart from policies, preventive efforts also need to be carried out and implemented to prevent bullying behavior, one of which is through instilling multicultural values ​​in high school students in Mataram City. Therefore, we initiated this empowerment activity through the socialization of multicultural values ​​as a form of preventive effort to minimize bullying among students in high schools. This service activity is carried out through socialization with direct discussions starting with material presentations, questions and answers, discussions and evaluations. The results of the questionnaire before the service was carried out showed that only 31.8% of students in Mataram City high schools knew about bullying, while 68.2% of students did not know the forms of bullying. Regarding understanding of multiculturalism, the percentage of high school students in Mataram City who know about it is only 50.1%, while the remaining 49.9% do not know about multiculturalism. Apart from that, 100% of students at Mataram City High School have never participated in socialization on multicultural values, and as many as 59.1% of students have never participated in socialization related to bullying, while 40.9% of students have participated in socialization regarding bullying prevention. After community service and outreach, students' understanding increased, especially regarding bullying and multiculturalism, apart from that, 83.3% of students already knew and understood the impact of bullying and were very ready to implement multicultural attitudes and values ​​to prevent bullying in the school environment.
Pola Pendampingan Yayasan Galang Anak Semesta (GAGAS) dalam Pencegahan Eksploitasi Seksual Komersial Anak di Desa Senteluk Kecamatan Batulayar Lombok Barat Ahmad Abdan Syukron; Syafruddin Syafruddin; Muhammad Ilyas
Journal of Social Education Sasambo Vol 1 No 1 (2023): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v1i1.5075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Bentuk Eskploitasi seksual komersial anak di Desa Senteluk Kecamatan Batulayar KabupatenLombok Barat; dan (2) Pola pendampingan Yayasan Galang Anak Semesta (GAGAS) dalam pencegahan Eskploitasi seksual komersial anak di Desa Senteluk Kecamatan Batulayar Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode studi kasus. Teknikpengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dan teknik analisis data dalam penelitian ini dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menemukan (1) Bentuk Eksploitasi SeksualKomersial Anak di Desa Senteluk Kecamatan Batulayar Kabupaten Lombok Barat, yaitu: a) Pornografi Anak ; b) Pelacuran Anak ; c)Perdaganagan Anak; d) Pariwisata Seks Anak; dan e) Pernikahan dibawah usia anak. (2) Pola Pendampingan Yayasan Galang Anak Semesta(GAGAS) di Desa Senteluk Kecamatan Batulayar Kabupaten Lombok Barat, yaitu: a) Konsultasi ; b) Pembelajaran ; dan c) Konseling
Game Online dan Perilaku Menyimpang Remaja (Studi di Kecamatan Alas, Sumbawa) Mayuda Arsa Nurfalah Akbar; Syafruddin Syafruddin; Suud Suud
Journal of Social Education Sasambo Vol 1 No 2 (2023): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v1i2.5117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) motif remaja bermain game online; (2) bentuk perilaku menyimpang remaja setelah bermain game online; dan (3) dampak yang terjadi pada remaja yang melakukan perilaku menyimpang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder dangan sumber data subjek dan informan penelitian. Penentuan subjek dan informan dalam penelitian ini menggunakan Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sementara untuk teknik analisis datanya menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menemukan (1) motif remaja bermain game online didasari oleh motif sosiogenetis, ditandai dengan adanya pengaruh dan dorongan dari temannya, baik itu teman dikehidupan sehari-harinya ataupun teman yang ia kenali melalui game online ; (2) bentuk perilaku menyimpang remaja setelah bermain game online yakni bentuk (a) bentuk penyimpangan primer, seperti berbohong untuk tidak pergi sekolah, adanya tindak kekerasan; (b) bentuk penyimpangan sekunder, seperti sering berbohong, mencuri, dan bermain game online di sekolah; (c) bentuk penyimpangan individual, seperti berbohong, mencuri, bermain game online saat jam pelajaran, melakukan tindak kekerasan; dan (d) bentuk penyimpangan kelompok, yaitu remaja yang bermain game online menyebabkan keributan yang membuat orang sekitar menjadi terganggu. (3) dampak yang terjadi pada remaja yang melakukan perilaku menyimpang ialah : adanya dampak positif dan negatif. Dampak positifnya seperti: (a) solid dengan teman; (b) menabung untuk membeli yang diinginkan; dan c) cepat dan mudahnya mendapatkan informasi. Sementara itu untuk dampak negatifnya yaitu mempengaruhi: (a) aspek kesehatan, seperti gangguan tidur akibat bermain game online semalaman; (b) aspek psikologis, mudah marah dan sering berkata kasar; (c) aspek akademik, yaitu penurunan nilai pelajaran di sekolah; (d) aspek sosial, kurangnya sosialisasi dan interaksi; dan (e) aspek keuangan, menyebabkan perilaku boros. Kata Kunci: Game Online, Perilaku Menyimpang, Remaja
Nilai Sosial dan Nilai Pendidikan pada Tradisi Wura Bongi Monca dalam Adat Perkawinan Suku Mbojo (Studi di Desa Maria Kec. Wawo Kab. Bima) rubianti Arsyid; Syafruddin Syafruddin; Muhammad Ilyas
Journal of Social Education Sasambo Vol 1 No 2 (2023): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v1i2.5130

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan  mengetahui nilai sosial dan  nilai pendidikan pada tradisi wura bongi monca dalam adat perkawinan di Desa Maria Kecamatan Wawo Kabupaten Bima. Penelitian mengunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi.  Jenis data terdiri dari data primer dan sekunder yaitu subjek dan informan. Tehnik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi.  Tehnik analisis data yakni teknik reduksi data, penarikan kesimpulan, trigulasi. Hasil penelitian yaitu bentuk nilai sosial pada tradisi wura bongi monca dalam adat perkawinan mengandung nilai yang berguna bagi jasmani manusia seperti nilai material yaitu beras kuning. Nilai vital meliputi berbagai konsepsi berkaitan dengan segala sesuatu yang berguna manusia dalam melaksanakan berbagai aktivitas seperti boko atau mangkok, pakaian adat dan alat musik tradiosonal, nilai kerohanian, meliputi berbagai konsepsi yang berkaitan dengan segala sesuatu berhubungan dengan kebutuhan rohani manusia seperti berdoa. Bentuk nilai pendidikan pada tradisi wura bongi monca dalam perkawinan yaitu pendidikan religious dalam bentuk berdoa sebelum memulai ritual, pendidikan moral yaitu bergotong royong, pendidikan budaya yaitu menjadikan tradisi wura bongi monca kebiasaan yang terus dilestrikan. Kata Kunci : Nilai Sosial dan Pendidikan;Tradisi Wura Bongi Monca;Perkawinan
KONFLIK KOMUNAL ANTAR WARGA DESA RENDA DAN DESA NGALI (STUDI DI KEC. BELO KAB. BIMA) iga rahmatullah; Syafruddin Syafruddin; Hairil Wadi; Hamidsyukrie ZM
Journal of Social Education Sasambo Vol 1 No 2 (2023): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v1i2.5135

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan yakni: (1) Untuk mengidentifikasi Faktor Penyebab terjadinya Konflik Komunal antar Desa Renda dan Desa Ngali di Kec Belo, Kab. Bima. (2) Untuk mengetahui Pola Resolusi Konflik Komunal antar Desa Renda dan Desa Ngali di Kec. Belo, Kab. Bima. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif metode studi kasus. Wawancara serta dokumentasi yakni dua metode utama penghimpunan data yang diterapkan pada penelitian ini. Setelah itu, data melalui proses analisis yang mencakup tiga tahap yakni melakukan reduksi data, melakukan penyajian data, serta melakukan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menjabarkan terkait (1) Faktor Penyebab Konflik Komunal di Kec. Belo, Kab. Bima terdiri dari; a) Perubahan Sosial , b) Perbedaan Kepentingan, dan c) Perbedaan Antar individu,; (2) Pola Resolusi Konflik Komunal di Kec. Belo, Kab. Bima menemukan ; (1) Kompromi, (2) Mediasi.
Nilai Sosial Dan Nilai Pendidikan Pada Taman Wisata Narmada Sindy Mira; Ni Made Novi Suryanti; Syafruddin
Journal of Social Education Sasambo Vol 3 No 02 (2025): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v3i2`.5142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) nilai sosial pada taman wisata narmada; (2) mengetahui nilai pendidikan pada taman wisata narmada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Studi Kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menemukan (1) nilai-nilai sosial pada taman wisata narmada; (a) keserasian hidup, meliputi nilai keadilan memberikan hak dan kewajiban yang seimbang dan  sama kepada orang-orang atau kelompok dengan status yang sama. Selanjutnya toleransi yaitu sikap menghormati  dan menghargai setiap tindakan, pendapat dan keputusan orang lain. Selanjutnya Kerjasama merupakan suatu usaha bersama antara orang perorangan atau kelompok untuk mencapai tujuan bersama. Selanjutnya Demokrasi merupakan bentuk kebebasan dalam mengambil keputusan yang dapat mengubah hidup mereka. (b) tanggung jawab, meliputi nilai rasa memiliki membuat seseorang menjadi pribadi yang tahu sopan santun, memiliki cita rasa dan mampu menghargai diri sendiri dan orang lain, bersikap hormat terhadap keluhuran martabat manusia, memiliki cita rasa moral dan rohani. Selanjutnya disiplin untuk menanamkan prilaku mana yang baik dan mana yang buruk. (c) kasih saying, meliputi pengabdian, tolong menolong,kekeluargaan, kesetian, dan kepedulian. (2) nilai-nilai pendidikan pada taman wisata narmada; (a) Nilai edukasi  religius bertujuan untuk mendidik agar manusia lebih baik menurut tuntutan agama dan selalu ingat kepada Tuhan. (b) nilai edukasi moral merupakan peraturan-peraturan yang berhubungan dengan kelakuan atau tindakan manusia dan adat istiadat dari seseorang individu dari suatu kelompok yang meliputi perilaku. (c) nilai edukasi sosial merupakan kumpulan sikap dan perasaan yang diwujudkan melalui perilaku yang mempengaruhi perilaku seseorang yang memiliki nilai tersebut. (d) nilai edukasi budaya merupakan sesuatu yang dianggap baik dan berharga dalam suatu kelompok masyarakat.  
Co-Authors Ahmad Abdan Syukron Al-ansoriy, Isa Amalia, Syifa Miftahul Aminah Aminah Andy Eddy Anggi Januarti Aris Doyan Aryat, Rismaade Aryati Risma Ade Aryati, Risma Ade Ayu Anjana, Jinan Baiq Sari Supriantini Dina Khaerunnisa Dina Tira Aulana Elmi Arsita Fathina Soleha Febri Marlangan Gunawan Gunawan Hairil Wadi Hairil Wadi Hamid Syukrie Hamidsyukri ZM Hamidsyukrie Hamidsyukrie Hamidsyukrie Hamidsyukrie Hamidsyukrie ZM Hamidsyukrie ZM Hamidsyukrie ZR Hamidsyukrie, Hamidsyukrie Hendra Saputra Hikmawati Hikmawati I Made Sujana iga rahmatullah Imam Malik insani, trisna Jaelani, Abd. Kadir Kaharuddin K Komala Sari, Suhadak L. Sumardi Lalu Randa Hazri Ramdani Lalu Zulkifli Masyhuri Masyhuri Masyhuri Masyhuri Masyhuri Masyhuri Mayuda Arsa Nurfalah Akbar Mirna Wati, Mirna Mubayyinah, Istiharatul Muhamad Ilyas Muhammad Ilyas Muhammad Ilyas Muhammad Ilyas Muhammad Taufik Muntari Muntari Ni Made Novi Suryanti Nurlaili Handayani Nurlaili Handayani Nursaptini Nursaptini Nursaptini Nursaptini panji ono Putri, Rohin Novia Maydi Rispawati Rispawati Roy Setiadi rubianti Arsyid Saprizal Hadisaputra Sindy Mira Siti Nurintihani Rahmatullah Siti rohmi zalilah Siti Soleha Suci Purnamadani Sudirman Sudirman Sukardi Sukardi Sukardi Sukardi Surya Karwati Suud Suud Suud Suud Suud Suud Suud Suud Suud Suud, Suud Suud, Muhammad Syahrial Ayub Tarisa Tarisa Tharamatha, Dimas Ezra Andrew Ulan Karnia Ulfatun Hasanah Wahidah, Ananda Yuliatin Yuliatin Yusni, Wahyudi Zainul Hasani, Muhammad ZM, Hamidsyukrie