Claim Missing Document
Check
Articles

Penguatan Dan Pemberdayaan Masyarakat (Keluarga) Dalam Mengatasi Masalah Stunting Pada Balita Isrowiyatun Daiyah; Hj. Zakiah; Yuniarti Yuniarti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v4i2.1012

Abstract

Stunting berhubungan dengan risiko peningkatan penyakit, kematian, keterlambatan perkembangan motorik, dan pertumbuhan mental yang terhambat. Insiden stunting di Kabupaten Banjar menempati peringkat ketiga tertinggi, dengan Puskesmas Aluh-Aluh memiliki prevalensi stunting mencapai 50%. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang ASI eksklusif, pengelolaan makanan sehat dan nutrisi seimbang, pertumbuhan dan perkembangan balita, serta PHBS. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan mengenai stunting, stimulasi pertumbuhan dan perkembangan anak, nutrisi untuk balita, keterampilan stimulasi pertumbuhan dan perkembangan menggunakan pijat Tuina, praktik PHBS dengan mencuci tangan menggunakan sabun, dan penyediaan makanan sehat untuk balita. Pada tahap akhir, dilakukan evaluasi intervensi berupa pre-test dan post-test terkait pengetahuan, serta eksplorasi hambatan yang dihadapi dalam melakukan stimulasi pertumbuhan dan perkembangan balita. Melibatkan 58 ibu dengan anak usia lima tahun ke bawah. Dilakukan pre-test dan post-test terkait pengetahuan tentang stunting, stimulasi pertumbuhan dan perkembangan anak, serta nutrisi seimbang untuk mengetahui tingkat pengetahuan peserta. Ditemukan peningkatan pengetahuan sebesar 15%.
Pengaruh Faktor Usia Terhadap Kejadian Retensio Plasenta di Indonesia Prihatanti, Nur Rohmah; Aprilea, Noor Adha; Sofia, Norlaila; Tunggal, Tri; Yuniarti, Yuniarti; Rusmilawaty, Rusmilawaty; Isnaniah, Isnaniah
Malang Journal of Midwifery (MAJORY) Vol. 6 No. 1 (2024): MAJORY
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang & IBI Ranting Pendidikan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/majory.v6i1.4393

Abstract

Retensio plasenta adalah keadaan dimana plasenta tertahan di dalam uterus dan belum keluar selama 30 menit setelah bersalin disebabkan uterus tidak berkontraksi dengan baik. Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia pada tahun 2019 adalah sebesar 305 per 100.000 kelahiran hidup. Penyebab langsung dari kematian Ibu tersebut adalah perdarahan, dimana retensio plasenta merupakan salah satu penyebab perdarahan terbesar yaitu mencapai 28%. Tinjauan sistematis dilakukan untuk mengetahui pengaruh faktor usia terhadap kejadian retensio plasenta di Indonesia. Kriteria artikel yang ditelaah adalah artikel dengan rentang tahun 2020-2024 dan menggunakan database Google Scholar. Kata kunci yang digunakan adalah “Usia” dan “Retensio Plasenta”. Hasil penelusurn didapatkan 8 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Berdasarkan 8 artikel yang ditelaah, 7 artikel menyebutkan bahwa usia Ibu berpengaruh terhadap kejadian retensio plasenta. Hasil tinjauan sistematis menunjukkan bahwa ada hubungan antara usia dengan kejadian retensio plasenta yaitu usia < 20 tahun dan > 35 tahun dapat meningkatkan kejadian retensio plasenta pada ibu bersalin
Pengaruh Faktor Usia Terhadap Kejadian Retensio Plasenta di Indonesia Prihatanti, Nur Rohmah; Aprilea, Noor Adha; Sofia, Norlaila; Tunggal, Tri; Yuniarti, Yuniarti; Rusmilawaty, Rusmilawaty; Isnaniah, Isnaniah
Malang Journal of Midwifery (MAJORY) Vol. 6 No. 1 (2024): MAJORY
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang & IBI Ranting Pendidikan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/majory.v6i1.4393

Abstract

Retensio plasenta adalah keadaan dimana plasenta tertahan di dalam uterus dan belum keluar selama 30 menit setelah bersalin disebabkan uterus tidak berkontraksi dengan baik. Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia pada tahun 2019 adalah sebesar 305 per 100.000 kelahiran hidup. Penyebab langsung dari kematian Ibu tersebut adalah perdarahan, dimana retensio plasenta merupakan salah satu penyebab perdarahan terbesar yaitu mencapai 28%. Tinjauan sistematis dilakukan untuk mengetahui pengaruh faktor usia terhadap kejadian retensio plasenta di Indonesia. Kriteria artikel yang ditelaah adalah artikel dengan rentang tahun 2020-2024 dan menggunakan database Google Scholar. Kata kunci yang digunakan adalah “Usia” dan “Retensio Plasenta”. Hasil penelusurn didapatkan 8 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Berdasarkan 8 artikel yang ditelaah, 7 artikel menyebutkan bahwa usia Ibu berpengaruh terhadap kejadian retensio plasenta. Hasil tinjauan sistematis menunjukkan bahwa ada hubungan antara usia dengan kejadian retensio plasenta yaitu usia < 20 tahun dan > 35 tahun dapat meningkatkan kejadian retensio plasenta pada ibu bersalin
Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Puskesmas Martapura 1 Kabupaten Banjar Khofifah, Noor; yuniarti, yuniarti; rizani, Ahmad
Jurnal Skala Kesehatan Vol 14 No 2 (2023): JURNAL SKALA KESEHATAN
Publisher : Politeknik Kementerian Kesehatan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jsk.v14i2.399

Abstract

Diarrhea is a major cause of mortality and morbidity among children less than 5 years of age. Based on data from the Banjar District Health Office in 2019, the Martapura 1 Health Center was the first of 24 health centers in Banjar Regency with the highest number of diarrhea sufferers in toddlers, namely 52.4% of diarrhea cases in toddlers. The purpose of this study was to determine the relationship between nutritional status and the incidence of diarrhea in children under five at the Martapura 1 Health Center. This research method uses an analytical survey with a cross sectional approach. The population of 892 toddlers brought by their parents was taken for treatment to the Martapura 1 Public Health Center aged 1-59 months. The sample taken is 892 respondents. Sampling with the Probability Sampling technique with the Total Sampling Technique. The collection of research data is secondary data. Data analysis using univariate and bivariate analysis techniques using the Sperman Rank test. The results showed that the value of (0.002) < (0.05) thus concluded that there was a significant relationship between nutritional status and the incidence of diarrhea in children under five in the working area of Maartapura 1 Public Health Center, Banjar Regency.
Peran Duta Remaja Sadar Anemia dan pemberdayaan Teman Sebaya (Peer group Sharing) dalam Peningkatan Kadar Hb Remaja Putri Yuniarti, Yuniarti; zakiah, zakiah; Maslani, Noorhayati; Farhat, Yasir
JURNAL RAKAT SEHAT (JRS) : Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2022)
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.016 KB) | DOI: 10.31964/jrs.v1i1.7

Abstract

Teenager girls one of vulnerable group to suffer anemia. The prevalence of anemia in South Kalimantan was still igh (17.81%). The Banjarbaru Health Departemen has carried out various efforts such as giving blood-added tablets (TTD) and checking for Haemoglobin (Hb) for teenager girls. This Activity aims to increase peer empowerment, increase understanding, knowledge and awareness of the teenager girls about anemia, body image, menstrual patterns, nutritional supplements and nutritional needs of teenager girls and healthy food. The target of this community sevice divided into the Sadar Anemia Youth Ambassadors was teenager girls from 5 (five) Senior High School, each school 2 students totaling 10 students., and target peer sharing group totaling 105 teenager girls. Implementation of this community service activity consists of several stages: stage Preparation, Stage Implementation: selection of the Sadar Anemia Youth Ambassadors, providing materials, and Implement peer group sharing. Results Implementation of Sadar Anemian Youth Ambassador was attended by 10 participants, hemoglobin test implemented on 131 teenager girls and found 32 teenager girls (24.4%) with anemia, Peer group sharing activity given Theory about anemia in teenager girls, body image, menstrual pattern, nutritional supplements, nutritional needs of teenager girls and last pre-posttest. At the pretest, level knowledge participants an average of 60% or level knowledge medium. Whereas on the posttest, knowledge level increase with an average of 87%, or level knowledge good, so could concluded knowledge teenager daughter increase by 27%.
PENGARUH MEDIA E-BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU BERSALIN DALAM PENGGUNAAN KONTRASEPSI INTRA UTERINE DEVICE DI RUANG INSTALASI KEBIDANAN DAN KANDUNGAN RSUD ULIN BANJARMASIN TAHUN 2024 Rahayu, Sri; Zakiah, Zakiah; Dewi, Vonny Khresna; Yuniarti, Yuniarti
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v10i1.10276

Abstract

Capaian rencana aksi program keluarga berencana pasca persalinan di Indonesia mencapai 35,75% dari target 40%, sementara RSUD Ulin Banjarmasin, sebagai rumah sakit penyedia layanan pemasangan alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) pasca persalinan, mencatat penurunan pemasangan AKDR sebesar 10,41% dari Januari 2023 hingga Juni 2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media e-booklet terhadap pengetahuan dan sikap ibu pasca persalinan mengenai penggunaan AKDR di Instalasi Obstetri dan Ginekologi RSUD Ulin Banjarmasin. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Experiment dan metode One-Group Pretest-Posttest, data dikumpulkan melalui kuesioner dari responden yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah media e-booklet, sedangkan variabel dependen mencakup pengetahuan dan sikap, yang dianalisis menggunakan uji T-berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan sebesar 48,71% dan peningkatan sikap sebesar 22,8% setelah dilakukan penyuluhan, yang mengindikasikan bahwa penyuluhan berbasis e-booklet secara signifikan memengaruhi pengetahuan dan sikap ibu pasca persalinan terhadap penggunaan AKDR. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan e-booklet sebagai media edukasi dapat secara efektif meningkatkan kesadaran dan persepsi positif terhadap adopsi AKDR pasca persalinan. The achievement of postpartum family planning action plans in Indonesia has reached 35.75% of the targeted 40%, while RSUD Ulin Banjarmasin, a hospital providing postpartum Intrauterine Device (IUD) services, recorded a 10.41% decline in IUD installations from January 2023 to June 2024. This study aimed to analyze the effect of e-booklet media on the knowledge and attitudes of postpartum mothers regarding IUD use at the Obstetrics and Gynecology Installation of RSUD Ulin Banjarmasin. Using a quantitative approach with a Pre-Experiment design and One-Group Pretest-Posttest method, data were collected through questionnaires from respondents selected via accidental sampling. The independent variable was the e-booklet media, while the dependent variables included knowledge and attitudes, analyzed using the paired t-test. The findings showed a 48.71% increase in average knowledge and a 22.8% improvement in attitudes after counseling, demonstrating that e-booklet-based counseling significantly influenced postpartum mothers’ knowledge and attitudes regarding IUD use. These results suggest that the use of e-booklets as an educational tool can effectively enhance awareness and positive perceptions toward postpartum IUD adoption
Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Anemia Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Di SMAN I Kelumpang Tengah Kabupaten Kotabaru Pratiwi, Anita; Yuniarti, Yuniarti; Laili, Fitria jannatul; Hipni, Rubiati
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.212

Abstract

Latar Belakang: Anemia menjadi masalah kesehatan yang paling tinggi pada remaja putri, anemia pada remaja putri pada rentang usia 12-19 tahun yaitu pada angka 36% di wilayah kalimantan selatan. Tingginya angka kejadian anemia dapat berdampak pada menurunnya produktivitas remaja. Tujuan penelitian : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan ibu dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di SMAN 1 Kelumpang Tengah. Metode Penelitian : Metode yang digunakan dalam Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan cross sectional study. Sampel diambil dengan dengan teknik Purposive Sampling. Jumlah sampel sebanyak 50 siswi di SMAN 1 Kelumpang Tengah, dengan waktu penelitian Juli-Agustus 2024. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner. Hasil Penelitian : hasil dari penelitian ini Pengetahuan tentang anemia paling tinggi sebanyak 25 siswi (50%), dan sebagian besar remaja putri yang anemia sebanyak 28 siswi (56%). Adapun hasil analisis bivariat Nilai Pearson Chi Square= 0,001<α (0,05) yang artinya ada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian anemia remaja putri. Kesimpulan :  Semakin baik tingkat pengetahuan remaja putri SMAN 1 Kelumpang tengah maka kejadian anemia pada remaja putri akan menurun. Saran : diharapkan dapat melakukan observasi langsung untuk melanjutkan penelitian ini agar hasil yang didapatkan lebih maksimal serta memperbanyak jumlah sampel.
Hubungan Kelengkapan Imunisasi Dasar Dengan Kejadian ISPA Pada Batita di Puskesmas Kayutangi Tahun 2024 Marlina, Marlina; Suhrawardi, Suhrawardi; Hapisah, Hapisah; Yuniarti, Yuniarti
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.215

Abstract

ISPA mengacu pada infeksi di berbagai organ saluran pernapasan yang mengakibatkan gangguan aktivitas pernapasan normal pada individu. Indonesia adalah negara ketiga terpadat di Asia dan negara berpenghasilan rendah dengan angka kematian penyakit menular seperti ISPA dan diare sebesar 40%. Pada tahun 2023, Dinas Kesehatan kota Banjarmasin mencatat 1.762 kasus pneumonia, yang merupakan 47,4% dari perkiraan jumlah balita yang terkena pneumonia sebanyak 3.719 orang. Tujuan: untuk menganalisis hubungan riwayat kelengkapan imunisasi dengan kejadian ISPA pada batita di wilayah kerja Puskesmas Kayu Tangi Kota Banjarnasin Tahun 2024. Metode: Penelitian ini adalah survey analitikdengan pendekatan case control. Teknik sampling yang digunakan adalah Total Sampling sebanyak 102 batita yang terdaftar di rekam medis Puskesmas Kayu Tangi. Analisis data menggunakan uji Chi Square dengan nilai signifikansi 0,05. Hasil: Hasil uji Chi Square menunjukkan tidak ada hubungan antara riwayat kelengkapan imunisasi dengan kejadian ISPA pada batita dengan nilai p 0,290 (p<0,05). Kesimpulan: Tidak ada hubungan riwayat kelengkapan imunisasi dengan kejadian ISPA pada batita di Wilayah Kerja Puskemas Kayu Tangi Kota Banjarmasin Tahun 2024
Efektivitas Media E-Booklet Terhadap Pengetahuan Pencegahan HIV/AIDS Pada Mahasiswa Di Uniska Banjarmasin Tahun 2024 Mardiyati, Endang; Suhrawardi, Suhrawardi; Hapisah, Hapisah; Yuniarti, Yuniarti
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.216

Abstract

Human immunodeficiency virus adalah sejenis virus yang menginfeksi sel darah putih dan melemahkan sistem kekebalan tubuh manusia. Acquired immunodeficiency syndrome merupakan sekelompok gejala yang disebabkan oleh melemahnya imunitas tubuh akibat infeksi HIV. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Dinkes Banjarmasin pada tahun 2023, didapatkan data jumlah penderita HIV di Kota Banjarmasin berjumlah 343 orang, yang terdiri dari 264 orang laki-laki dan 79 orang perempuan. Edukasi dan promosi kesehatan mengenai infeksi HIV berperan besar dalam meningkatkan kesadaran terkait pencegahan dan deteksi dini. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis efektivitas media e-booklet terhadap pengetahuan pencegahan HIV/AIDS pada mahasiswa di Uniska Banjarmasin tahun 2024. Penelitian kuantitatif dengan desain quasy eksperiment dan dengan rancangan Two group Pre-test Post-test desain. Teknik sampling yang digunakan adalah Total Sampling sebanyak 60 mahasiswa fakultas kesehatan masyarakat semester 1. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann Whitney dengan nilai signifikansi 0,05. Hasil menunjukkan rerata pengetahuan pada kelompok e-booklet sebelum diberikan pendidikan kesehatan sebesar 57,00 menjadi 93,50. Rerata pada kelompok leaflet sebelum diberikan 54,67 menjadi 89,17. Terdapat perbedaan efektivitas antara e-booklet dan leaflet terhadap pengetahuan pencegahan HIV/AIDS dengan p value 0,000 (p<0,05). Kesimpulan: Terdapat perbedaan efektivitas antara e-booklet dan leaflet terhadap tingkat pengetahuan pencegahan HIV/AIDS dengan p value 0,000 dan mean rank kelompok e-booklet lebih tinggi daripada kelompok leaflet.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Keaktifan Ibu Batita dalam Kunjungan Posyandu Di Wilayah Kerja Puskesmas Liang Anggang Kota Banjarbaru Tahun 2024 Yuliati, Irma; Yuniarti, Yuniarti; Hipni, Rubiati; Suhrawardi, Suhrawardi
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.221

Abstract

Latar Belakang: Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber daya masyarakat yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat yang berguna untuk memantau kesehatan masyarakat terutama pada batita. Tujuan penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh ibu yang memiliki batita usia 12-36 bulan yang berjumlah 243. Teknik sampel pada penelitian ini yaitu accidental sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan yaitu uji chi-square. Hasil Penelitian : Hasil uji statistik menunjukkan nilai, nilai p pengetahuan = 0,008, nilai p sikap = 0,018, nilai p dukungan keluarga = 0,037 < α = 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis diterima yang artinya ada hubungan antara pengetahuan, sikap dan dukungan keluarga dengan keaktifan ibu batita dalam kunjungan posyandu. Kesimpulan Pengetahuan, sikap dan dukungan keluarga berhubungan dengan keaktifan ibu batita dalam kunjungan posyandu. Saran : Diharapkan dapat memberikan informasi pada ibu batita tentang pentingnya manfaat posyandu bagi pemantauan tumbuh kembang batitanya.