Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Tingkat Kepatuhan Konsumsi Tablet FE Dengan Anemia Ibu Hamil Di Puskesmas Perawatan Sebamban II Sari, Yashinta Karina; Yuniarti, Yuniarti; Hipni, Rubiati; Tunggal, Tri
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.240

Abstract

Latar Belakang: Kepatuhan dalam mengkonsumsi tablet Fe sangatlah penting karena jika ibu hamil tidak patuh dalam mengkonsumi tablet Fe maka akan menyebabkan anemia. Anemia yang terjadi pada ibu hamil sangat membahayakan bukan hanya ke ibu melainkan ke janin yang dikandungnya bahkan bisa mengakibatkan kematian. Tujuan penelitian Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu ibu hamil trimester III yang mendapatkan tablet Fe pada bulan Mei-September 2024 yang berjumlah 117 orang. Teknik sampel pada penelitian ini yaitu accidental sampling menggunakan rumus slovin. Instrumen penelitian ini yaitu lembar ceklis kontrol minum tablet Fe yang ada dibuku KIA dan each touch (GcHb). Analisa data atau uji statistik yang digunakan yaitu uji spearman rank. Hasil Penelitian : Hasil penelitian didapatkan bahwa 52 (57,8%) ibu hamil tidak mengalami anemia dan 38 (42,2%) ibu hamil mengalami anemia. Sedangkan untuk kepatuhan 50 (55,6%) ibu hamil patuh dalam mengkonsumi tablet Fe dan 40 (44,4%) ibu hamil tidak patuh dalam mengkonsumi tablet Fe. Hasil uji menggunakan uji spearman rank didapatkan bahwa nilai p-value adalah 0,000 (r=0,956) yang mana < 0,05 dapat diartikan bahwa adanya hubungan kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia. Saran : Diharapkan dapat meningkatkan Promosi kesehatan tentang kepatuhan mengkonsumsi tablet FE dan dampak anemia
Hubungan Dukungan Suami Dengan Kunjungan ANC Di Puskesmas Tanjung Selayar Kabupaten Kotabaru Sumariati, Sumariati; Rafidah, Rafidah; Hipni, Rubiati; Yuniarti, Yuniarti
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.260

Abstract

Latar Belakang: Antenatal Care merupakan penyebab tingginya angka kematian ibu. Dan Profil Kesehatan di Puskesmas Tanjung Selayar pada tahun 2023 yaitu 52,9%. Kunjungan ANC ada beberapa faktor seperti Dukungan Suami. Tujuan penelitian Tujuan untuk mengetahui Hubungan Dukungan Suami Dengan Kunjungan ANC di Puskemas Tanjung Selayar. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode sampel ibu hamil trisemester ketiga dan usia hamil ≥ 32 minggu cross sectional study. Sampel diambil dengan menggunakan metode Probability Sampling dengan teknik Accidental Sampling. Jumlah sampel sebanyak 30 ibu hamil di Puskesmas Tanjung Selayar. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil Penelitian : Uji statistik kunjungan ANC yang lengkap 20 orang (66,7 %) dan kunjungan ANC tidak lengkap 10 orang (33,3 %)dan untuk Dukungan suami pada ibu hamil terhadap kunjungan ANC sebanyak 11 orang (36,7%) cukup dan dukungan baik sebanyak 19 orang (63,3%).  Hasil analisa uji Chi Square diperoleh hasil bahwa ada hubungan yang signifikan antara Dukungan Suami dengan Kunjungan ANC di Puskesmas Tanjung Selayar (ρ-value 0,001). Kesimpulan Dukungan suami dan keluarga memberikan kekuatan sendiri bagi ibu. Pada hakekatnya keluarga terutama suami diharapkan mampu berfungsi mewujudkan kehamilan yang aman sampai pada proses persalinan
Hubungan Pola Pemberian makanan Pada Balita Dengan Kejadian Stunting di Desa Hilir Muara Wilayah Kerja Puskesmas Kotabaru Tahun 2024 Roslinawati, Selvia; Tunggal, Tri; Yuliastuti, Erni; Yuniarti, Yuniarti
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.272

Abstract

Latar Belakang: Di Kabupaten Kotabaru memiliki 28 puskesmas. Dari data cakupan gizi Kotabaru yaitu Puskesmas Kotabaru yang memiliki 6 desa dengan 630 balita dengan balita  stunting berjumlah 40 balita (6,35%). Dari keseluruhan data Desa Hilir Muara memiliki balita stunting pada tahun 2024 yaitu 23 balita (7,69%) dari 299 balita yang ditimbang. Tujuan penelitian : Menganalisis pola pemberian makan  pada balita dengan kejadian Stunting yang ada di Desa Hilir Muara Wilayah Kerja Puskesmas Kotabaru tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan studi analitik korelasional dengan pendekatan  case-control. Populasi penelitian ini anak usia 12-59 bulan  sebanyak 299 balita. Sampel berjumlah 69 balita. Sampel kasus stunting 23 balita dan sebagai kontrol 46 balita dengan perbandingan 1:2. Dengan tekhnik simple random sampling .Pengumpulan data dengan wawancara dan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square untuk menguji hubungan antara variabel pola pemberian makan dengan kejadian stunting. Hasil Penelitian : Penelitian  menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pola pemberian makan dengan  kejadian stunting. Data hasil Univariat untuk pemberian makan tidak tepat pada kelompok tidak stunting berjumlah 46 responden, di dapatkan sebanyak 10 responden (21,70) dan pemberian makan yang tepat 36 responden (78,3%) hasil uji chi square p-value = 0,000 Kesimpulan terdapat hubungan antara pola pemberian makan dengan  kejadian stunting.
Pengaruh Prenatal Gentle Yoga Terhadap Kualitas Tidur Ibu Hami Di Puskesmas Sampanahan Kecamatan Sampanahan Kabupaten Kotabaru Hayati, Weni Rahmah; Yuniarti, Yuniarti; Laili, Fitria Jannatul; Hipni, Rubiati
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.291

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan merupakan sebuah proses fisiologis yang dialami oleh seorang wanita selama periode siklus kehidupannya. Pada Proses kehamilan ini akan menimbulkan perubahan pada system tubuh seorang perempuan baik secara fisik mapun psikologis. Salah satu adaptasi fisiologis yang terjadi adalah perubahan bentuk tubuh yang menyebabkan ibu hamil sering merasa nyeri serta mudah lelah, hal ini berdampak pada kualitas tidur yang dialaminya. Prenatal Gentle yoga merupakan salah satu kegiatan olahraga intensittas sedang yang dapat dilakukan selama kehamilan. Tujuan penelitian :bertujuan untuk mengetahui pengaruh prenatal yoga terhadap kualitas tidur ibu hamil. Metode penelitian: Metode menggunakan rancangan peneltian eksperimen dengan one group pre-post test, dimana subyek dalam penelitian ini adalah ibu hamil TM II dan III di wilayah kerja Puskesmas Sampanahan Kabupaten Kotabaru yang berjumlah 20 Orang, dengan menggunakan instrument kuisoner kualitas tidur Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Prenatal Gentle Yoga dilaksanakan 3 kali dalam seminggu selama 4 minggu dengan Jumlah 12 kali dalam 1 bulan. Hasil Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Wilcoxon rank test/Wilcoxon Matched Pair Signed-Rank Test dengan hasil P value < 0.05 (p vlue=0,001), Hasil Penelitian :Diskusi berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan bahwa prenatal yoga efektif dalam meningkatkan kualitas tidur ibu hamil
PENGARUH PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) LOKAL PADA BALITA DENGAN BERAT BADAN KURANG (UNDERWEIGHT) TERHADAP KENAIKAN BERAT BADAN BALITA DI PUSKESMAS TAJAU PECAH TAHUN 2024 Sari, Nuni Puspita; Yuniarti, Yuniarti; Hipni, Rubiati; Rafidah, Rafidah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41069

Abstract

Berdasarkan laporan Puskesmas Tajau Pecah pada Desember Tahun 2023 didapatkan balita dengan berat badan kurang sebanyak 33 orang (3.16%) dimana terjadi peningkatan pada Juli Tahun 2024 sebanyak 49 balita (4.99%). Berat badan kurang dikenal sebagai berat badan kurang yang memiliki perhitungan Berat Badan menurut umur (BB/U) sebagai indikatornya. Salah satu cara untuk menangani masalah gizi pada balita dengan menggunakan bahan pangan lokal. penelitian ini untuk menganalisa pengaruh PMT lokal pada balita dengan berat badan kurang terhadap kenaikan berat badan balita di Puskesmas Tajau Pecah tahun 2024. Penelitian ini merupakan jenis penelitian quassi eksperiment dengan desain penelitian one group pre-test dan post-test design. Populasi dalam penelitian ini adalah balita underweight sebanyak 49 responden, yang diambil dengan teknik total sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Pemberian Makanan Tambahan Lokal balita berat badan kurang. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kenaikan berat badan balita. Data dianalisa menggunakan uji Pairet T Test dengan signifikansi α=0.05. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada balita BB kurang terhadap kenaikan berat badan balita di Puskesmas Tajau Pecah Tahun 2024 (p=0,001). Semakin baik PMT maka Tingkat berat badan balita akan normal dan angka kejadian underweight di wilayah kerja Puskesmas Tajau Pecah akan berkurang, sehingga ibu dapat mengaplikasikan PMT secara mandiri setelah program selesai dan lebih memperhatikan kesesuaian berat badan balita sesuai usia, dengan membawa ke posyandu secara rutin.    
EFIKASI DIRI, ONSET LAKTASI DAN PEMBERIAN COLOSTRUM DALAM PEMBERIAN ASI PADA NEONATUS yuniarti, yuniarti; Zakiah, Zakiah
JURNAL KEBIDANAN BESTARI Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Kebidanan Bestari
Publisher : Midwifery Departement Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jkb.v2i1.42

Abstract

United Nation International Children Education Found(UNICEF) and World Health Organization (WHO) recommend exclusive breastfeeding until 6 months old. Early provision of breast milk is highly recommended because it provides many health benefits for both mother and baby. The objective in this study was to determine the effect of maternal self-efficacy, lactation onset and Colostrum administration on breastfeeding in neonates in Banjarbaru City in 2016. The study design was an analytical survey with a Prospective Cohort approach to determine the effect of maternal self-efficacy, lactation onset and Colostrum on breastfeeding. This research was conducted in 13 Private Practice Midwives (BPM) in Banjarbaru City in 2016. The study population was all post partum mothers in BPM in Banjarbaru City, samples was post partum mothers who gave birth in BPM which was used as research sites totaling 100 respondents taken with the technique Purposive Sampling. Univariate analysis, used to determine the description of breastfeeding, self-efficacy, maternal, onset of lactation and colostrum giving. Bivariate analysis to analyze the relationship between variables used spearman Rank test with a value of α 0.05 and 95% CI. The results showed there was a relationship between giving Colostrum (p = 0.024), onset of lactation (p = 0.010) and maternal self-efficacy (p = 0,000) with breastfeeding in Banjarbaru City 2016. Suggestions for mothers who have babies to give full breast milk to the baby because breast milk is easy to provide, cheap and healthy for the baby. Keywords: breast milk, colostrum, onset of lactation and self-efficacy
Factors that Influence the Weight Preeclampsia even Spinning Mother in Idaman Banjarbaru Hospital 2018 Agria, Siti; Maslani, Noorhayati; Yuniarti, Yuniarti
JURNAL KEBIDANAN BESTARI Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Kebidanan Bestari
Publisher : Midwifery Departement Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jkb.v5i1.45

Abstract

Preeclampsia is a complication in pregnancy and childbirth obtained in increasing maternal-perinatal morbidity and mortality. Data in the maternity room in the Preeclampsia case ranked third in 2018 out of the top five cases. The study related to correlations of age, parity, Gemelli, assessment of hypertension, and the distance of maternal pregnancy with the incidence of Preeclampsia in Idaman Banjarbaru Hospital in 2018. Analytical survey research method by studying case-control using retrospective. Systematic Random Sampling. Secondary data. Analysis of data using the chi-square test of significance level α = 0.05 and 95% confidence level. The results showed that the number of deliveries with Preeclampsia was 163 respondents (33.3%), aged at risk 127 respondents (26%), unsafe parity 194 respondents (39.7%), Gemelli as many as 10 respondents (2%), hypertension research 44 (9%), and distance between unsafe pregnancies 57 (11.7%). Multivariate analysis showed factors related to the incidence of Preeclampsia were aged (OR: 3.721, CI: 2,438-5,678), parity (OR: 2,088, CI: 1,423-3,064), Gemelli (OR: 4,831, CI: 1,233- 18,935), looking for hypertension (OR: 13,382, CI: 5,813-30,805), pregnancy distance (OR: 1,739, CI: 1,184-2554). The conclusion is correlations between age, parity, Gemelli, assessment of hypertension, and the relationship of assessment to the incidence of Preeclampsia in Idaman Banjarbaru Hospital in 2018. Keywords: Age, Distance Of Pregnancy, Gamelli, History Of Hypertension, Parity, Preeclampsia.
Pengaruh Pemberdayaan Keluarga Berbasis Family Centered Nursing terhadap Peningkatan Kemandirian Keluarga dalam Pencegahan dan Penanganan Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) Fauziah, Fauziah; Yuniarti, Yuniarti; Isnaniah, Isnaniah
JURNAL KEBIDANAN BESTARI Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Kebidanan Bestari
Publisher : Midwifery Departement Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jkb.v4i2.55

Abstract

Balita rentan terkena ISPA karena sistem imunitas yang lemah sehingga beresiko terkena Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) adalah infeksi masuknya kuman atau mikroorganisme ke dalam tubuh dan berkembang biak sehingga menimbulkan gejala penyakit pada manusia yang terjadi pada saluran pernafasan dari hidung hingga alveoli beserta organ adneksanya seperti sinus-sinus ,rongga telinga tengah dan pleura yang langsung sampai 14 hari. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberdayaan kelurga berbasis family centered nursing terhadap peningkatan kemandirian keluarga dalam pencegahan dan Penanganan ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Cempaka tahun 2020. Rancangan penelitian ini adalah preexperiment dengan pendekatan one group pretest posttest. Populasi penelitian ini adalah keluarga yang memiliki balita dengan riwayat ISPA di wilayah kerja Puskesmas Cempaka sebanyak 1.628 orang. Teknik pengambilan sample ini menggunakan quota sampling. Jumlah sampel adalah keluarga di wilayah kerja Puskesmas Cempaka sejumlah 30. Instumen penelitian ini menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Hasil penelitian peningkatan kemandirian keluarga dalam pencegahan dan penanganan ISPA pada balita sebelum dan sesudah diberikan pemberdayaan keluarga berbasis family centered nursing mengalami peningkatan dengan selisih nilai rata-rata 15,50. Hasil uji Wilcoxon Sign Rank Test dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) bernilai 0,000, Karena nilai Sig. 0,000 ≤ α 0,05 artinya ada perbedaan peningkatan kemandirian keluarga dalam pencegahan dan penanganan ISPA pada balita sebelum dan sesudah diberikan pemberdayaan keluarga berbasis family centered nursin. Kesimpulan penelitian ini pengaruh pemberdayaan keluarga berbasis family centered nursing dapat meningkatkan kemandirian keluarga dalam pencegahan dan penanganan ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Cempaka Kota Banjarbaru.
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DAN JENIS KELAMIN DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MARTAPURA 1 KABUPATEN BANJAR TAHUN 2020 Sari, Eka Fidya; Yuniarti, Yuniarti; Hipni, Rubiati
JURNAL KEBIDANAN BESTARI Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Kebidanan Bestari
Publisher : Midwifery Departement Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jkb.v5i2.68

Abstract

Acute Respiratory Infection (ARI) in Indonesia is still one of the main public health problems, this is due to the high infant and under five mortality rate due to ARI, namely 6\1000. Each child is estimated that 3-6 episode of experiencing ARI each year and 40%-60% of the visit to the public health center are patiens with ARI. This study aims to determine the relationship between nutritional status and gender with the incidence of ARI in toddlers in the work area of the Martapura 1 Public Health Center, Banjar Regency in 2020. This study uses secondary data from register book in the IMCI room with an analytical survey method with a cross sectional approach. The population is all toddlers in the register book in the IMCI room with a sample of 892 respondents with a total sampling method using the Spearman Rank Correation Test (Spearman Rho). The results of he study of 892 toddlers as many as 500 children under five (56,1%) had ARI, the toddlers with the most nutritional ststus were 604 under five (67,7%) with normal nutrirional status and the most gender was male as many as 516 under five (57,8%). The results of statistical tests show the value of ρ = 0,635 (ρ >α > 0,05) for nutritional status and ρ = 0,432 (ρ >α > 0,05) for gender. In conclusion, there is no relationship between between nutritional status and gender with the incidence of ARI in toddlers in the work area of the Martapura 1 Public Health Center, Banjar Regency in 2020.Keywords : ARI (Acute Respiratory Infection), Nutritional Status, Gender, Toddler.
Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Suami terhadap Kepatuhan Ibu Hamil dalam Melakukan Kunjungan Pemeriksaan Kehamilan ( ANC ) lia, Norlia; Yuniarti, Yuniarti; Hipni, Rubiati; Kirana, Rita
JURNAL KEBIDANAN BESTARI Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Kebidanan Bestari (On Progress)
Publisher : Midwifery Departement Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jkb.v9i1.195

Abstract

Introduction: Pregnancy examination is an important part of the birthing process and will have a positive impact on the pregnant mother and the fetus she is carrying. Pregnant women who know the benefits and importance of prenatal check-ups will be more compliant in carrying out ANC visits compared to pregnant mothers who don't know about it. Objective: This study aims to analyze the relationship between knowledge and support from husbands on pregnant women's compliance in carrying out pre-natal check-up at the Tirta Jaya Community Health Center, Tanah Laut Regency. Method: ANC visit data was obtained from the KIA book,cohort register,while husband's knowledge and support variables were obtained through a questionnaire distributed to selected respondents. To determine the relationship between these two variables, the chi square test was used. Results: The results of the research conducted showed that a relationship was found between knowledge and compliance (p value of 0.029 ± 0.05). Pearson's Chi square test shows a figure of 5.776 or 57.76% for the knowledge variable and a p-value of 0.029 ± 0.05 for the husband's support variable. Conclusion: The results of the study show that knowledge and support have a strong relationship with the intensity of pregnancy check-up visits for pregnant women, as evidenced by the existence of a significant relationship between variables, namely husband's knowledge and support for compliance. Keywords: husband's support, Pregnancy examination, Knowledge