Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi ICT (Information and Communication Technology) Literacy Petani Kedelai Yani Nurhadryani; Halimah Tus Sa'diah; Desta Wirnas; Firman Ardiansyah
Jurnal Ilmu Komputer & Agri-Informatika Vol. 5 No. 2 (2018)
Publisher : Departemen Ilmu Komputer - IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.16 KB) | DOI: 10.29244/jika.5.2.128-133

Abstract

Penerapan ICT di bidang pertanian dapat meningkatkan layanan informasi bagi para petani karena dapat menyediakan informasi yang relevan dan tepat waktu. Namun, masih terdapat hambatan dan kegagalan dalam adopsi teknologi dikarenakan adanya perbedaan prefensi antara developer dan user. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi ICT literacy petani agar software yang dikembangkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur ICT literacy petani melalui evaluasi kuesioner berdasarkan framework ETS (Educational Testing Service). Ukuran sampel yang digunakan adalah 30 petani kedelai. Dari 30 responden, 73% petani telah menggunakan HP,13 % komputer dan 7% internet. ICT proficiency petani dalam penggunaan HP, komputer dan internet adalah 59%, 21% dan 18%. Hal ini menunjukkan bahwa HP merupakan tool yang tepat untuk penerapan ICT dibidang pertanian. ICT yang dapat dikembangkan oleh developer untuk diterapkan langsung kepada petani sebagai user utamanya hanya berbasis SMS Gateway. Aplikasi berbasis website dan mobile belum dapat diimplementasikan langsung kepada para petani karena sebagian besar petani belum menggunakan smartphone dan penggunaan komputer serta internet masih cukup rendah. Kata kunci: evaluasi ICT, ICT, ICT literacy, ICT petani, ICT proficiency
MEMAHAMI KONSEP E-GOVERNANCE SERTA HUBUNGANNYA DENGAN E-GOVERNMENT Yani Nurhadryani
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 6 (2009): E-Democracy
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

E-Governance, E-government dan e-Demokrasi kerap kali mempunyai definisi yang saling tumpang tindih. Banyak yang mengartikannya sebagai penggunaan ‘elektonik’ terutama oleh sektor publik sebagai alat pada proses pemerintahan. Pendapat ini tidak keliru namun tidak menggambarkan seluruh aspek dari proses governance yang cukup kompleks. Berangkat dari problema tersebut paper ini mengkaji konsep governance kemudian mengintegrasikannya dengan penggunaan ICTs (Information Communication Technologies) sehingga menghasilkan framework e-Governance yang komprehensif. Paper ini merupakan studi literatur yang menjelaskan e-Governance dan hubungannya dengan e-Government dan e-Demokrasi dengan menggunakan konsep governance oleh Jon Pierre (2000) dan Mark Bevier (2007) serta konsep partisipasi dalam proses demokrasi oleh Antiroiko (2004) yang membahas potensi ICTs dalam proses demokrasi. Beberapa ilustrasi mengenai multi sektor, multi level serta dimensi governance ditunjukkan untuk memperjelas proses governance. Kemudian pembahasan mengenai framework e-Governance, e-Government dan e-Demokrasi diharapkan dapat menjelaskan hubungan dan perbedaan antara ketiga konsep tersebut.
EVALUASI DAN RANCANGAN SISTEM E-GOVERNMENT REPOSITORY PRODUK HUKUM SEBAGAI IMPLEMENTASI FUNGSI DEPOSIT DI PERPUSTAKAAN NASIONAL RI Irhamni .; Yani Nurhadryani; Joko Santoso
Jurnal Pustakawan Indonesia Vol. 13 No. 2 (2014): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.608 KB) | DOI: 10.29244/jpi.13.2.%p

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi informasi telah  tatanan birokrasi di Indonesia sehingga membuat Pemerintah harus mengadopsi perkembangan teknologi informasi melalui layanan berbasis e-government. Perpustakaan Nasional RI merupakan lembaga pemerintah yang melaksanakan layanan publik informasi terbitan pemerintah di bidang hukum berdasarkan UU Deposit. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkah rancangan  sistem e-government melalui repository hukum peraturan perundang-undangan yang lebih terstruktur,  lebih mudah ditemukan, lebih fleksibel dalam pencarian serta terintegrasi sehingga termutakhirkan. Metodologi penelitian yang digunakan adalah dengan mengevaluasi repository hukum pada 12 kementerian 10 lembaga non kementerian, 4 provinsi dan 8 kabupaten kota dengan melakukan uji terhadap komponen human computer interaction, uji interoperabilitas dan uji manajemen repository institusi. Hasil penelitian penelitian menunjukkan bahwa (1) aspek human computer interaction masih belum mengikuti standar internasional , (2) aspek interoperabilitas belum mengikuti standar metadata repository institusi, (3) pada aspek manajemen repository ditemukan belum adanya efektifitas dalam mengolah konten informasi dan aspek usablity portal. Berdasarkan  penelitian ini dapat disimpulkan nahwa portal e-government layanan terbitan hukum yang ada saat ini belum efisien, efektif serta belum terintegrasi. Perancangan sistem dilakukan dengan desain sistem yang sesuai standar melalui perancangan ulang proses bisnis dan desain antar muka sistem. Kata Kunci : e-government, Layanan referensi , human computer interaction, interroperabilitas,  terbitan    pemerintah, undang-undang deposit.  
Evaluasi Penerapan Manajemen Teknologi Informasi Menggunakan Cobit Pada Unit Arsip IPB A.Muh.Yakin Amin; Irman Hermadi; Yani Nurhadryani3 Yani Nurhadryani
Jurnal Pustakawan Indonesia Vol. 15 No. 1-2 (2016): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.575 KB) | DOI: 10.29244/jpi.15.1-2.%p

Abstract

Community College of popular as the academic community. Administrative activities in universities can not be separated from the recording of incoming and outgoing mail, file reception and file delivery. The archiving process as an important record of the history of the institution, for easy access and collection of data, synthesize information and improve the utilization of archives. Application of Information Technology (IT) is essential to the use and development of IT for the better in the service of the administration of the university. IPB Archives Unit has been using Dynamic Archival Information System (SIKD) and Static Archival Information System (SIKS) to serve the management of governance archiving. However, the use of information systems used by the Archives Unit IPB unknown level governance capabilities within IT management. Therefore this study to evaluate the capability of IT management level in the management of archives using the framework Control Objectives for Information and related Technology (COBIT). Selection of COBIT framework because it has many advantages one of them as a control tool facilitates business requirements development of Standard Operating Procedures (POB) and provide recommendations to improve management of the management. Domain of COBIT process selected after the mapping with the goal of IPB Archives Unit. The results of the mapping created a questionnaire. Questionnaires were administered to respondents who manage the archiving process on IPB Archives Unit. The data obtained were processed to determine the level of capability IPB Archives Unit. The results obtained from this study indicate that the Archives Unit IPB capability criteria are at level 1 (performed process) to the percentage of votes the capabilities of the application of best practice IT management is at Capability Level L (Largely Achieved).Keywords: Capability Level, COBIT, SIKD, SIKS, IPB Archives Unit
Pengujian Usability untuk Meningkatkan Antarmuka Aplikasi Mobile Yani Nurhadryani; Susy Katarina Sianturi; Irman Hermadi; Husnul Khotimah
Jurnal Ilmu Komputer & Agri-Informatika Vol. 2 No. 2 (2013)
Publisher : Departemen Ilmu Komputer - IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.216 KB) | DOI: 10.29244/jika.2.2.83-93

Abstract

Penggunaan mobile phone yang semakin banyak oleh kalangan anak-anak mendorong pengembangan aplikasi mobile untuk anak-anak. Untuk menciptakan aplikasi mobile perlu memperhatikan aspek usability sebagai kunci keberhasilan dan syarat penerimaan pengguna terhadap aplikasi tersebut. Pengujian usability bertujuan untuk menentukan apakah sebuah aplikasi sudah sesuai dengan kebutuhan pengguna atau belum. Pada penelitian ini melakukan pengujian usability pada aplikasi anak-anak dengan menggunakan metode field observation yaitu dengan cara mengobservasi pengguna bagaimana mereka menggunakan aplikasi. Komponen yang diuji terdiri dari komponen efektivitas, efisiensi dan kepuasan. Aplikasi yang diuji adalah M-Breakfast Nutrition yaitu aplikasi berbasis mobile untuk media pembelajaran sarapan, aplikasi ini memberikan materi sarapan dan rekomendasi menu sarapan yang sesuai dengan profile pengguna. Hasil uji menunjukkan bahwa metode observasi langsung pada anak-anak dapat meningkatkan nilai usability M-Breakfast Nutrition dari 78.4% menjadi 91.1%. sehingga diharapkan aplikasi dapat sesuai dengan tujuan agar dapat diterima oleh pengguna. Kata kunci: usability, pengujian usability, metode Field Observation, M-Breakfast Nutrition.
Pengembangan dan Uji Usability Sistem Informasi Manajemen Pemantauan Kehadiran dan Nilai Ujian Siswa Suskamiyadi Suskamiyadi; Yani Nurhadryani; Heru Sukoco
Jurnal Ilmu Komputer & Agri-Informatika Vol. 3 No. 1 (2014)
Publisher : Departemen Ilmu Komputer - IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1125.924 KB) | DOI: 10.29244/jika.3.1.57-64

Abstract

Sistem Informasi bermanfaat bagi dunia pendidikan yaitu untuk manajemen data siswa, manajemen proses belajar mengajar melalui pemantauan kegiatan siswa. Pemantauan terhadap nilai dan kehadiran siswa perlu dilakukan karena merupakan salah satu indikator keberhasilan siswa. Hasil pemantauan ini perlu disampaikan kepada orang tua, agar orang tua dapat terlibat langsung terhadap perkembangan belajar siswa. Penelitian ini akan mengembangkan sistem informasi manajemen sekolah untuk memonitor nilai ujian dan kehadiran siswa. Sistem informasi yang dikembangkan berbasis web yang dilengkapi dengan short message service sehingga pesan langsung dikirimkan kepada orang tua. Sehingga pemantauan tidak dilakukan hanya satu semester sekali (pada saat pembagian raport), namun dilakukan saat kejadian berlangsung yaitu setiap ulangan harian, ulangan tengah semester dan ahir semester, kehadiran pun dapat dimonitor setiap hari. Sistem dikembangkan dengan menggunakan metode system Development life cycle. Kemudian dilakukan Uji usability untuk mengukur tingkat kemudahan penggunaan sistem oleh orang tua. Berdasarkan pengukuran dengan skala Likert (1 - 5), hasil uji menunjukkan nilai 4.05 berarti sistem tersebut mudah digunakan oleh pengguna terutama orang tua siswa.Kata Kunci: kehadiran, nilai ujian, sistem informasi manajemen, SMS, usability.
Evaluasi Tingkat Kesiapan Infrastruktur Pemerintah Kota Bogor dalam Menunjang Penerapan E-Government (Technology Infrastructure Readiness Assessment of Bogor Municipality in Supporting E-Government Implementation) Yunita Rahma; Yani Nurhadryani; Sri Wahjuni
IPTEK-KOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi Vol 20, No 2 (2018): JURNAL IPTEK-KOM (JURNAL ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI)
Publisher : BPSDMP KOMNFO Yogyakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (957.208 KB) | DOI: 10.33164/iptekkom.20.2.2018.107-120

Abstract

Penelitian ini melakukan evaluasi tingkat kesiapan inftrastruktur penunjang local e-government Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) di Kota Bogor dengan menggunakan framework COBIT 5. Pengukuran tingkat kesiapan infrastruktur pada penelitian ini menggunakan 5 proses COBIT. Proses tersebut adalah manajemen inovasi, manajemen ketersediaan dan kapasitas, manajemen aset, manajemen konfigurasi, dan mengelola keamanan layanan. Tiga proses pertama dilakukan di Kecamatan dan Diskominfo, dua proses terakhir hanya dilakukan Diskominfo. Dari masing-masing proses, rata-rata tingkat kematangan infrastruktur Kecamatan berada pada level 1 dan 1 Kecamatan berada pada level 2. Untuk Diskominfo proses manajemen inovasi, manajemen ketersediaan dan kapasitas dan manajemen konfigurasi berada pada level 3, manajemen aset berada pada level 2, mengelola keamanan layanan berada pada level 1. 
EVALUASI DAN RANCANGAN SISTEM E-GOVERNMENT REPOSITORY PRODUK HUKUM SEBAGAI IMPLEMENTASI FUNGSI DEPOSIT DI PERPUSTAKAAN NASIONAL RI Irhamni .; Yani Nurhadryani; Joko Santoso
Jurnal Pustakawan Indonesia Vol. 13 No. 2 (2014): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.608 KB) | DOI: 10.29244/jpi.13.2.%p

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi informasi telah  tatanan birokrasi di Indonesia sehingga membuat Pemerintah harus mengadopsi perkembangan teknologi informasi melalui layanan berbasis e-government. Perpustakaan Nasional RI merupakan lembaga pemerintah yang melaksanakan layanan publik informasi terbitan pemerintah di bidang hukum berdasarkan UU Deposit. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkah rancangan  sistem e-government melalui repository hukum peraturan perundang-undangan yang lebih terstruktur,  lebih mudah ditemukan, lebih fleksibel dalam pencarian serta terintegrasi sehingga termutakhirkan. Metodologi penelitian yang digunakan adalah dengan mengevaluasi repository hukum pada 12 kementerian 10 lembaga non kementerian, 4 provinsi dan 8 kabupaten kota dengan melakukan uji terhadap komponen human computer interaction, uji interoperabilitas dan uji manajemen repository institusi. Hasil penelitian penelitian menunjukkan bahwa (1) aspek human computer interaction masih belum mengikuti standar internasional , (2) aspek interoperabilitas belum mengikuti standar metadata repository institusi, (3) pada aspek manajemen repository ditemukan belum adanya efektifitas dalam mengolah konten informasi dan aspek usablity portal. Berdasarkan  penelitian ini dapat disimpulkan nahwa portal e-government layanan terbitan hukum yang ada saat ini belum efisien, efektif serta belum terintegrasi. Perancangan sistem dilakukan dengan desain sistem yang sesuai standar melalui perancangan ulang proses bisnis dan desain antar muka sistem. Kata Kunci : e-government, Layanan referensi , human computer interaction, interroperabilitas,  terbitan    pemerintah, undang-undang deposit.  
Evaluasi Penerapan Manajemen Teknologi Informasi Menggunakan Cobit Pada Unit Arsip IPB A.Muh.Yakin Amin; Irman Hermadi; Yani Nurhadryani3 Yani Nurhadryani
Jurnal Pustakawan Indonesia Vol. 15 No. 1-2 (2016): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.575 KB) | DOI: 10.29244/jpi.15.1-2.%p

Abstract

Community College of popular as the academic community. Administrative activities in universities can not be separated from the recording of incoming and outgoing mail, file reception and file delivery. The archiving process as an important record of the history of the institution, for easy access and collection of data, synthesize information and improve the utilization of archives. Application of Information Technology (IT) is essential to the use and development of IT for the better in the service of the administration of the university. IPB Archives Unit has been using Dynamic Archival Information System (SIKD) and Static Archival Information System (SIKS) to serve the management of governance archiving. However, the use of information systems used by the Archives Unit IPB unknown level governance capabilities within IT management. Therefore this study to evaluate the capability of IT management level in the management of archives using the framework Control Objectives for Information and related Technology (COBIT). Selection of COBIT framework because it has many advantages one of them as a control tool facilitates business requirements development of Standard Operating Procedures (POB) and provide recommendations to improve management of the management. Domain of COBIT process selected after the mapping with the goal of IPB Archives Unit. The results of the mapping created a questionnaire. Questionnaires were administered to respondents who manage the archiving process on IPB Archives Unit. The data obtained were processed to determine the level of capability IPB Archives Unit. The results obtained from this study indicate that the Archives Unit IPB capability criteria are at level 1 (performed process) to the percentage of votes the capabilities of the application of best practice IT management is at Capability Level L (Largely Achieved).Keywords: Capability Level, COBIT, SIKD, SIKS, IPB Archives Unit
Model Manajemen Big Data Komoditas Beras untuk Kebijakan Pangan Nasional Eneng Tita Tosida; Fajar Delli Wihartiko; Irman Hermadi; Yani Nurhadryani; Feriadi
Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 4 No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1108.271 KB) | DOI: 10.29207/resti.v4i1.1520

Abstract

Rice is the main commodity in Indonesia, both for consumption and production. Rice production data are available at the Badan Pusat Statistika and at Kementrian Pertanian. The data is used to build a large data management model for Indonesia's rice trade. The model development strategy is done through analyzing agriculture big data analytic that is equipped with descriptive analysis, evaluation, predictive and prescriptive. The models and designs that are built discuss business processes, stakeholder networks and network management. Descriptive analysis results in the form of grouping and visualization of rice data. The results of the diagnostic process using classification approach produce a decision tree to see the results of the level of production in a province. In the predictive process produces a linear regression model to predict the results of the following year's production as well as in the analysis.
Co-Authors A.Muh.Yakin Amin Aang Gunaidi Agus Buono Buono Ahmad, Hafidlotul Fatimah Ali Djamhuri Anak Agung Gede Sugianthara Anang Kurnia Anestya Ayunda, Winda Arif Imam Suroso Ariq Cahya Wardhana ASEP SAEFUDDIN Astri Fatimah Auzi Asfarian Auzi Asfarian Baba Barus Bagus Sartono Dean Apriana Ramadhan Dean Apriana Ramadhan Defina Desi Nadalia Desta Wirnas Elfrida Ratnawati Emilia Syafitri Eneng Tita Tosida Erika Nachrowi Erliza Hambali Fajar Delli Wihartiko Faqih Udin dan Jono M. Munandar Meivita Amelia Fatimah, Hilmi Azmi Feriadi Feriadi, Feriadi Firman Ardiansyah Fryonanda, Harfebi Gunaidi, Aang Halimah Tus Sa'diah Hari Agung Adrianto Heru Sokoco Heru Sukoco HUSNUL KHOTIMAH I Gusti Ngurah Antaryama IMARA, FADIAH RETNO Indah Pratiwi Inne Larasati Inne Larasati Intan Purnamasari Irhamni . Irma Rosalina Irman Hermadi Julio Adisantoso Kesuma, I Nyoman Rai Widartha Kirana Nuryunita Kirana Nuryunita Luthfan Almanfaluthi Luthfi Faishal Fauzi Marizsa Herlina Moh Djemdjem Djamaludin, Moh Djemdjem Muhammad Naufal Farras Mastika Mulus, Rachmat Tauffan Neny Rosmawarni Noorlela Marcheta Nuryantika, Fitria Pudji Muljono Rahardiantoro, Septian Rahma Anisa Rahma, Yunita Ratna Agustina, Ratna Ravie Kurnia Laday Rifai, Nur Azizah Komara Riyanto Rizq, Shafira Ryska Putri Madyasari Saputra, Feby Tri Setyadi, Wawan Siti Zubaidah Sony Hartono Wijaya Sony Wijaya Sri Wahjuni Subhan Deni Hermawan Sukarna Sukarna Supriyadi Supriyadi Suskamiyadi Suskamiyadi Suskamiyadi Suskamiyadi Susy Katarina Sianturi Susy Katarina Sianturi Taufik Djatna Tiana, Ade Hikma Wahjuni, Sri Wijaya, Sony Winda Anestya Ayunda Wiradani Ramadhan Wulandari Wulandari Yusmar, Addini Yusuf, Sri Malahayati