Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Sistem Informasi Repositori Institusional Menggunakan Metode PIECES (studi kasus: Politeknik Kemenkes Palu): Institutional Repository Information System Analysis Utilizing the PIECES Method (case study: Polytechnic of the Ministry of Health in Palu) Yani Nurhadryani; Irman Hermadi; Indah Pratiwi
Jurnal Ilmu Komputer dan Agri-Informatika Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Sekolah Sains Data, Matematika, dan Informatika. Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jika.11.2.133-142

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah berkembang secara signifikan dan dapat diterapkan di segala bidang. Di lembaga pendidikan, teknologi sangat dibutuhkan untuk pengolahan data dan sumber informasi, termasuk dokumentasi digital karya intelektual seperti karya ilmiah. Repositori merupakan salah satu cara untuk menjadi sarana penyimpanan karya – karya intelektual dari civitas akademik pada perguruan tinggi. Terintegrasi dari repositori universitas dan lembaga penelitian di Indonesia. Politeknik Kesehatan Kemenkes Palu sudah memiliki repositori, namun perlu pengaturan lebih lanjut untuk mengoptimalkan pemanfaatannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi kondisi sistem informasi repository di Politeknik Kesehatan Kemenkes Palu yang telah beroperasi. Metode PIECES digunakan untuk analisis ini, diharapkan dapat menghasilkan proposal yang lebih baik untuk sistem informasi repositori institusional. Data dikumpulkan dengan menggunakan skala Likert yang meliputi lima jenis nilai predikat mulai dari yang paling positif hingga yang paling negatif. Selain itu, penelitian ini menggunakan diagram RACI untuk menentukan tugas dan posisi yang bertanggung jawab atas website repositori. Uji validitas dan reliabilitas dilakukan untuk memastikan keabsahan dan keandalan data yang diperoleh dari kuesioner.
The Influence of Content Marketing on Patient Loyalty by Mediating Intention to Follow and Brand Trust Fauzi, Luthfi Faishal; Nurhadryani, Yani; Munandar, Jono Mintarto
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 8 No 1 (2025): Sharia Economics
Publisher : Sharia Economics Department Universitas KH. Abdul Chalim, Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v8i1.5426

Abstract

During the pandemic, the hospital industry is an industry that must adapt to the digital world. Hospital X is a hospital that is active on social media and has several followers which is quite high, but it turns out that it is not in line with the BOR achievement. This can be caused by many factors such as content marketing, the relationship between the number of followers, brand trust, and brand loyalty. Data were collected from 125 respondents. Data were analyzed using WarpPLS. The results showed that the majority of respondents consisted of young families with middle incomes. Then it was found that content marketing had a significant effect on brand trust and brand loyalty. Based on this, hospitals should focus more on high-quality content that aims to increase patient trust.
EVALUASI INFRASTRUKTUR TEKNOLOGI INFORMASI DENGAN COBIT 5 DAN ITIL V3 Fryonanda, Harfebi; Sokoco, Heru; Nurhadryani, Yani
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 17, No. 1, Januari 2019
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24068535.v17i1.a717

Abstract

Teknologi informasi (IT) dapat memperkuat organisasi. Termasuk Institut Pertanian Bogor (IPB) yang merupakan organisasi pendidikan tinggi. IPB telah memiliki sistem informasi yang terdiri dari 36 aplikasi. Infrastruktur yang memadai merupakan salah satu kunci kesuksesan untuk mendapatkan kinerja dan pelayanan TI yang baik. kebutuhan infrastruktur dapat dipenuhi dengan melakukan evaluasi terhadap tatakelola TI. Penelitian ini melakukan evaluasi tatakelola TI dengan mengukur tingkat kematangan tatakelola TI, dengan menggunakan framework COBIT 5 dan tingkat kepuasan pengguna layanan TI, dengan menggunakan serqual model. Tingkat kematangan TI menggunakan 13 proses pada COBIT 5 yaitu: EDM04,APO01, APO07, APO12, APO13, BAI04, BAI06, BAI09, BAI10, DSS01, DSS03, DSS05, dan MEA01. Tingkat kepuasan pengguna dilihat dari 4 dimensi yaitu: tangibles, reliability, responsiveness, dan assurance. Responden yang pada pengukuran kepuasan layanan TI adalah mahasiswa dan dosen sebanyak 100 responden.  Hasil penelitian ini didapatkan tingkat kematangan tatakelola TI 2 proses berada pada level 0, 8 proses berada pada level 1, dan 3 proses berada pada level 2. Tingkat kepuasan pengguna terhadap layanan TI berada dibawah nilai harapan. Hasil tersebut dianalisis dengan matrik SWOT untuk melihat kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman. Kemudian disusun rekomendasi dengan mengacu kepada ITIL V3 2011
Pengembangan Modul Front-End KMS Desa Digital untuk meningkatkan adopsi Inovasi Digital pada Desa di Indonesia Nuryantika, Fitria; Hermadi, Irman; Ahmad, Hafidlotul Fatimah; Nurhadryani, Yani
Jurnal Ilmu Komputer dan Agri-Informatika Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Sains Data, Matematika, dan Informatika. Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jika.12.1.72-78

Abstract

Indonesia memiliki jumlah desa yang sangat besar, yaitu sebanyak 83.794 desa, sehingga transformasi digital memegang peranan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Desa digital adalah desa yang menerapkan teknologi informasi untuk mendorong efisiensi pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat desa, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat desa. Namun, rendahnya literasi digital dan terbatasnya kapasitas sumber daya manusia masih menjadi kendala dalam implementasi desa digital. Penelitian sebelumnya yang bekerja sama dengan FAO pada program Digital Village Initiative (2023) telah menghimpun data melalui pendekatan etnografi terhadap 160 desa digital dan 100 inovasi digital yang dikategorikan dalam 10 kelompok, seperti Agri-Food Marketing and E-commerce, E-Government, Smart Farming, dan Social Service. Sayangnya, informasi desa digital saat ini tersebar secara tidak terstruktur sehingga sulit diakses dan dimanfaatkan oleh desa lain. Penelitian ini bertujuan mengembangkan platform Knowledge Management System (KMS) desa digital menggunakan pendekatan Prototyping melalui tahapan komunikasi, perencanaan cepat, desain, pembuatan prototipe, dan evaluasi. KMS ini ditujukan bagi inovator, perangkat desa, dan masyarakat desa, serta dapat diakses secara publik. Modul yang dikembangkan memuat informasi inovasi digital dalam 10 kategori beserta deskripsinya, profil inovator, profil desa digital, serta fitur asesmen kesiapan digital desa. Hasil ini diharapkan dapat mempercepat diseminasi pengetahuan dan adopsi inovasi digital antar desa di Indonesia.
Literasi Digitalisasi Data untuk Mengatasi Kesenjangan Digital di Masyarakat Pedesaan di Desa Dayeuhkolot, Subang Rifai, Nur Azizah Komara; Herlina, Marizsa; Nurhadryani, Yani; Agustina, Ratna
Empowerment Vol. 7 No. 03 (2024): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v7i03.10499

Abstract

Pembangunan desa dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan, strategi pembangunan perlu dibangun berdasarkan analisis data, yang membutuhkan tingkat digitalisasi tertentu. Tidak dapat dihindari, Kepala Desa Dayeuhkolot di Kabupaten Subang menyatakan mereka berjuang untuk memenuhi beberapa situs web atau aplikasi untuk menyelesaikan permintaan data dari banyak kementerian. Oleh karena itu, literasi digitalisasi data diperlukan agar mereka dapat secara efisien memenuhi tuntutan pemerintah. Selain itu, masyarakat desa memiliki sifat yang menarik yaitu kesenjangan digital. Mereka memiliki kesenjangan yang cukup besar dalam keterampilan digital antara individu karena berbagai tingkat pendidikan, pekerjaan, dan akses ke komputer. Oleh karena itu, penelitian ini berkontribusi untuk mengeksplorasi penerimaan pelatihan digitalisasi data untuk masyarakat pedesaan melalui dua metode pembelajaran yaitu pelatihan tradisional dengan ceramah dan pelatihan langsung dengan tutorial komputer. Ada 24 peserta di Desa Dayeuhkolot, yang terdiri dari aparat pemerintah desa dan agen. Metode analisis dengan dua rata-rata sampel yang saling bebas digunakan untuk melihat kelompok mana yang terbaik. Hasilnya menunjukkan bahwa pelatihan langsung lebih baik daripada ceramah tradisional dalam pelatihan digitalisasi data untuk masyarakat pedesaan. Dari variansnya, terlihat bahwa pelatihan langsung membantu mengatasi masalah kesenjangan digital dibandingkan dengan pelatihan tradisional.
ENTERPRISE ARCHITECTURE APPROACHMENT FOR DESIGNING IT MASTER PLAN BASED ON ERP FOR WATER UTILITY COMPANY Fatimah, Hilmi Azmi; Hermadi, Irman; Nurhadryani, Yani
Jurnal Aplikasi Manajemen Vol. 17 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Brawijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jam.2019.017.02.17

Abstract

A comprehensive planning document that is written in the IT Master Plan has the purpose of addressing the company's need and guiding the implementation process to minimize failure. But many IT master plan was not based on integrated and best practice adoption using ERP. The development of the IT master plan also does not use the proper enterprise architecture (EA) method. This research designed an IT master plan based on ERP using Enterprise Architecture approachment for water utility companies and adopt ERP best practice references model. The Enterprise Architecture's method was TOGAF ADM from a prelim phase, requirement management phase, vision architecture phase, business architecture phase, and information system architecture phase. This research gave the results of 23 system recommendations named IT Integrated Solution for water utility companies which consist of 10 integrated applications, 8 ERP modules, and 5 ERP Industry Solution-Utility (IS-U) modules. To get a comprehensive IT Master Plan based on ERP, the water company needs to pay attention to other stages of TOGAF ADM. There needs to be a study to be able to validate the IT Master Plan, which has been developed.
EVALUASI GUIDELINE DAN E-LEARNING DIGITAL LITERACY MENGGUNAKAN MODEL CIPP Anestya Ayunda, Winda; Nurhadryani, Yani; Wijaya, Sony
BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi Vol. 41 No. 1 (2020): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Juni)
Publisher : Direktorat Repositori, Multimedia, dan Penerbitan Ilmiah - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/j.baca.v41i1.505

Abstract

This study aims to evaluate digital literacy guidelines based on blended learning using the CIPP model (Contexts, Inputs, Processes, Products). The research method is simple experimental, namely by distributing questionnaires to users who have carried out trials on the system. The source of research data is librarians in the Center for Scientific Documentation and Information. Evaluation is measured by looking at the agreement and disagreement of users regarding the topic of training, completeness of the material, training time, and system quality. The results of the study show that the guidelines and e-learning are declared quite effective. However, there are still some disadvantages, among others, that there is still a small format of teaching material in applications, such as visual content, namely images, videos and audio to be used as reference for learning. In addition, an evaluation of the timing of training is needed.
PENGEMBANGAN SISTEM REPOSITORI ARSIP DIGITAL PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL DALAM MENDUKUNG SMART GOVERNANCE Gunaidi, Aang; Nurhadryani, Yani; Muljono, Pudji
BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi Vol. 39 No. 2 (2018): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Desember)
Publisher : Direktorat Repositori, Multimedia, dan Penerbitan Ilmiah - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/j.baca.v39i2.433

Abstract

This research aims to analyze of archive process and to create prototype of digital archive repository system which can give easy in retrieval archive process. The method used in systems development using the prototyping model cosists of communication, quick plan, modeling quick design, construction of prototype, deployment delivery and feedback. The results show that the business process of archiving in Department of Population and Civil Registration of DKI Jakarta Province covers the creation, dissemination, arrangement, filing, retention, and reporting. The development of digital archive repository system in Department of Population and Civil Registration of DKI Jakarta Province was successfully done by prototyping method as iteration twice. The main function of this system is the processing of digital archives, export/import, archive circulation, archive retrieval system, and archive data reporting. This system has changed business processes that were previously done manually into digital. Test results distributed to 10 respondents that average value show that the system is made good and useful for users.
Analysis of Service Quality Satisfaction of E-KTP Service at Public Administration and Civil Registration Office of Bogor District Rizq, Shafira; Djamaludin, Moh Djemdjem; Nurhadryani, Yani
Journal of Consumer Sciences Vol. 3 No. 2 (2018): Journal of Consumer Sciences
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jcs.3.2.55-65

Abstract

The purpose of this study was to analyze the satisfaction of service quality in the E-KTP service of the Bogor District Population and Civil Registration Service. The design of this study was a cross-sectional study at Disdukcapil Bogor District. The method used in this study is Servqual, importance performance analysis (IPA), and customer satisfaction index (CSI) with 100 respondents selected using a convenience technique. The result of customer satisfaction index analysis shows that the community has been "quite satisfied" with a value of 61%, and is more inclined towards dissatisfaction. This is in accordance with the results of satisfaction using Servqual analysis (service quality), Disdukcapil's performance has not been able to meet the expectations of the community in almost all indicators, except the indicator "costs to be incurred". The indicator has a positive value, but is still small and close to zero, which is only 0.01. The results of importance performance analysis (IPA) indicate that there is a need to improve the indicators of ease of handling requirements, speed of service processes and facilities and physical condition of service office buildings.
Knowledge Management System Berbasis Web tentang Budidaya Hidroponik untuk Mendukung Smart Society Wardhana, Ariq Cahya; Nurhadryani, Yani; Wahjuni, Sri
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 7 No 3: Juni 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2020732200

Abstract

Meningkatnya jumlah populasi penduduk di Indonesia berdampak pada terbatasnya luas wilayah pertanian di Kota Bogor yang mengakibatkan ancaman produksi pertanian karena konversi lahan persawahan sebesar 88,12% menjadi perumahan dan kebun. Solusi sistem produksi pertanian dengan terbatasnya lahan salah satunya adalah hidroponik. Untuk meningkatkan pengetahuan budidaya hidroponik dan memudahkan akses fasilitas belajar digital sebagai bagian penting dari rencana pemerintah Kota Bogor yaitu smart society diperlukan dukungan teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Knowledge Management System (KMS) budidaya hidroponik dengan mengadopsi metode Knowledge Management Life Cycle melalui identifikasi pengetahuan tacit maupun explicit dari komunitas hidroponik. Proses menangkap pengetahuan berorientasi pada seluruh proses budidaya sayuran hidroponik dengan menggunakan bibit yang siap tanam. Knowledge map digunakan untuk kodifikasi pengetahuan menghasilkan 34 pengetahuan explicit berupa media interaktif video maupun dokumen yang dapat digunakan oleh pengguna. Implementasi sistem menggunakan aplikasi berbasis Web dengan pendekatan object oriented yang sudah diuji oleh pakar dan semua fungsi berjalan dengan baik. Sistem ini memiliki fitur klasifikasi KMS yaitu knowledge capture, knowledge sharing, serta knowledge discovery. AbstractThe increasing number of populations in Indonesia has an impact on the limited area in Bogor, which has resulted in the threat of agricultural production because of the conversion of 88.12% of paddy fields to housing and gardens. A solution to agricultural production systems with limited land, one of which is hydroponics. Facilitate access to digital learning facilities as an essential part of the plan of the Bogor City government, namely smart society, information technology support is needed as a means of sharing hydroponic cultivation knowledge. Based on this, we developed a knowledge management system (KMS) adopting the Knowledge Management Life Cycle method by identifying tacit and explicit knowledge from the hydroponic community. The process of capturing knowledge is oriented to the whole process of hydroponic vegetable cultivation by using seeds that are ready for planting. Knowledge map is used for codification of knowledge that produces 34 explicit knowledge in the form of interactive media in the form of videos and documents that can be used by user. The output generated from this study is KMS was implemented using Web-based applications with an object-oriented approach that has been tested by experts with system functions is working and has KMS classification features, namely knowledge capture, knowledge sharing, and knowledge discovery.
Co-Authors A.Muh.Yakin Amin Aang Gunaidi Agus Buono Buono Ahmad, Hafidlotul Fatimah Ali Djamhuri Anak Agung Gede Sugianthara Anang Kurnia Anestya Ayunda, Winda Arif Imam Suroso Ariq Cahya Wardhana ASEP SAEFUDDIN Astri Fatimah Auzi Asfarian Auzi Asfarian Baba Barus Dean Apriana Ramadhan Dean Apriana Ramadhan Defina Desi Nadalia Desta Wirnas Elfrida Ratnawati Emilia Syafitri Eneng Tita Tosida Erika Nachrowi Erliza Hambali Fajar Delli Wihartiko Faqih Udin dan Jono M. Munandar Meivita Amelia Fatimah, Hilmi Azmi Fauzi, Luthfi Faishal Feriadi Feriadi, Feriadi Firman Ardiansyah Fryonanda, Harfebi Gunaidi, Aang Halimah Tus Sa'diah Hari Agung Adrianto Heru Sukoco HUSNUL KHOTIMAH I Gusti Ngurah Antaryama Indah Pratiwi Inne Larasati Inne Larasati Intan Purnamasari Irhamni . Irma Rosalina Irman Hermadi Julio Adisantoso Kesuma, I Nyoman Rai Widartha Kirana Nuryunita Kirana Nuryunita Luthfan Almanfaluthi Marizsa Herlina Moh Djemdjem Djamaludin, Moh Djemdjem Muhammad Naufal Farras Mastika Mulus, Rachmat Tauffan Neny Rosmawarni Noorlela Marcheta Nuryantika, Fitria Pudji Muljono Rahardiantoro, Septian Rahma Anisa Rahma, Yunita Ratna Agustina, Ratna Ravie Kurnia Laday Rifai, Nur Azizah Komara Riyanto Rizq, Shafira Ryska Putri Madyasari Saputra, Feby Tri Setyadi, Wawan Siti Zubaidah Sokoco, Heru Sony Hartono Wijaya Sony Wijaya Sri Wahjuni Subhan Deni Hermawan Sukarna Sukarna Supriyadi Supriyadi Suskamiyadi Suskamiyadi Suskamiyadi Suskamiyadi Susy Katarina Sianturi Susy Katarina Sianturi Taufik Djatna Tiana, Ade Hikma Wahjuni, Sri Wijaya, Sony Winda Anestya Ayunda Wiradani Ramadhan Wulandari Wulandari Yusmar, Addini Yusuf, Sri Malahayati