Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH EKSTRAK METANOL DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP AKTIVITAS ENZIM LIPASE Nurhaeni Nurhaeni; Ahmad Ridhay; Magfira Magfira
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 3 No. 3 (2017): Edisi Desember
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.129 KB)

Abstract

Has conducted research on the effects of methanol extract of leaves papaya (Carica papaya L.) Against Lipase Enzyme Activity. This study aimed to obtain information in a methanol extract inhibits lipase activity. The method used is Complete Random Design (RAL), with goal attainment is done by determining the incubation time lipase enzyme, pH optimum lipase enzyme, and maximum substrate concentration lipase enzyme. And determining the effect of the methanol extract to inhibit the lipase enzyme activity. The results showed that the best incubation time of lipase obtained by time of 120 minutes, the optimum pH 7 and the maximum substrate concentration of 4%. With the highest activity were obtained 16.94 mol /ml.menit, 13.33 mol / ml.menit, and 12.89 mol / ml.menit. The methanol extract of papaya leaves can inhibit the lipase enzyme activity the best concentration of 2% with the acquisition activity of 3.67 mol/ml.menit.Keyword: papaya, lipase, incubation time, optimum pH, substrate concentration.
KAJIAN EKSTRAK ETANOL BUNGA BOGENVIL (Bougenvillea spectabillis Willd) SEBAGAI BIOINDIKATOR ASAM BASA Nurhaeni Nurhaeni; Fitri A Bande; Rismawaty Sikanna
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 3 No. 3 (2017): Edisi Desember
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.898 KB)

Abstract

Studies of ethanol extract of bougainvillea flowers (Bougenvillea spectabillis Willd) as bioindicators of the acid-base has been done. The aims to determine the content of chemical compounds contained in extracts of bougainvillea flowers and bougainvillea flower extract pH stretch. Achievement of the objectives has done through the test of ethanol extract of bougainvillea identification of compounds and the determination of the acid-base stretch of pH indicator is. The obtained results showed that bogenvil ethanol extract containing flavonoids with 401 nm absorption and provided a color change in the acid and alkaline condition the color is yellow. The appropriate acid-base titration is used as bioindicators of a strong acid titration with a strong base, weak acid with a strong base and a weak base with a strong acid.Keywords: Flowers bougainvillea, indicators, bases acid titration
Mikroenkapsulasi Ekstrak Kulit Buah Naga Super Merah (Hylocereus costaricensis) pada Berbagai Massa Maltodekstrin dan Aplikasinya Sebagai Antioksidan: Microencapsulation of Super Red Dragon Fruit (Hylocereus costaricensis) in Various of Maltodextrin Mass and its Application as an Antioxidant Sucianti; Nurhaeni; Jaya Hardi
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 6 No. 3 (2020): Edisi Desember
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/kovalen.2020.v6.i3.9889

Abstract

Red super dragon fruit peel (Hylocereus costaricensis) extract has capability to scavenge DPPH and the activity could be maintained by using maltodextrin as coating. The aims of the research are to determine ratio of red super dragon fruit peel ethanol extract toward maltodextrin producing microcapsule with the highest coating efficiency and DPPH scavenging content by microcapsule of red super dragon fruit peel extract. Microencapsulation was carried out using freeze drying technique. Comparison of red super dragon fruit peel extract and maltodextrin were 1: 8, 1: 10, 1: 12, and 1:14 (w / w). The results show that the highest efficiency ratio of coating extract of red super dragon fruit peel with maltodextrin was 1: 8 with percentage of 90,77%. Level of DPPH scavenging content of red super dragon fruit peel extract microcapsule with ratio of 1:8 on 5 minutes and 60 minutes each is 27.36% and 46.62%. Keywords: Hylocereus costaricensis, freeze drying, maltodextrin, microencapsulation
ANALISIS KANDUNGAN PROTEIN TERLARUT DAN KAROTENOID NASI JAGUNG (Zea mays var. indentata) YANG DIFERMENTASI DENGAN KAPANG ONCOM MERAH (Neurospora sp.) Dwi Nurfahriani; Nurhaeni Nurhaeni; Khairuddin Khairuddin
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 4 No. 2 (2018): Edisi Agustus
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.091 KB) | DOI: 10.22487/kovalen.2018.v4.i2.9890

Abstract

Analisis kandungan protein terlarut dan karotenoid nasi jagung (zea mays var. indentata) yang difermentasi oleh kapang oncom merah (neurospora sp.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi inokulum kapang oncom merah dan waktu fermentasi yang dapat menghasilkan nasi jagung dengan kadar protein terlarut dan karotenoid tertinggi. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap pola faktorial yang terdiri atas dua faktor yaitu : faktor a (konsentrasi inokulum kapang oncom merah) terdiri atas 3 taraf meliputi : 1%; 1,5% dan 2%. Faktor b (waktu inkubasi) terdiri atas 3 taraf : waktu fermentasi 36 jam; 48 jam dan 60 jam. Hasil analisis diperoleh perlakuan yang terbaik adalah konsentrasi 2% dan waktu fermentasi 48 jam dengan kadar protein terlarut 22,4% dan kadar karotenoid 0,38 mg. Analisis statistic sidik ragam menunjukkan bahwa tidak terdapat korelasi antara konsentrasi inokulum dan waktu fermentasi terhadap kadar protein terlarut dan kadar karotenoid. Kata kunci: nasi jagung, kapang oncom merah, protein terlarut, karotenoid.
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN MAYANA (Coleus atropurpureus [L] Benth) BERDASARKAN TINGKAT KEPOLARAN PELARUT Nur Madinah Rizal; Nurhaeni Nurhaeni; Ahmad Ridhay
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 4 No. 2 (2018): Edisi Agustus
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.904 KB) | DOI: 10.22487/kovalen.2018.v4.i2.10001

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang Uji aktivitas antibakteri ekstrak daun mayana (Coleus atropurpureus [L] Benth.) dari beberapa tingkat kepolaran pelarut. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui daya hambat ekstrak daun mayana terhadap bakteri gram positif (Streptococcus mutans) dan bakteri gram negatif (Shigella dysenteriae) berdasarkan tingkat kepolaran pelarut. Metode ekstraksi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode maserasi dengan 4 tingkat polaritas pelarut yang dimulai dari pelarut non polar (n-heksan), diikuti dengan pelarut semipolar (etil asetat dan kloroform) dan pelarut polar (etanol). Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan uji metode sumur difusi, dan parameter yang diamati adalah diameter daya hambat. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak n-heksan memberikan daya hambat tertinggi pada bakteri gram negatif (Shigella dysenteriae) dan ektrak n-heksan pada bakteri gram positif (Streptococcus mutans) berturut-turut adalah 22.81 mm dan 20.99 mm. Jadi, ekstrak daun mayana dapat menghambat bakteri Shigella dysenteriae dan Streptococcus mutans dengan kategori yang sangat kuat.Kata kunci: Mayana (Coleus atropurpureus [L] Benth), Kepolaran pelarut, Daya hambat, Antibakteri
MODIFIKASI PATI SUKUN (Artocarpus altilis) MENGGUNAKAN ANHIDRIDA ASAM ASETAT DAN APLIKASINYA PADA PEMBUATAN MIE Nurhaeni Nurhaeni; Pratiwi Dwiasmukti; Prismawiryanti Prismawiryanti
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 4 No. 1 (2018): Edisi April
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.26 KB) | DOI: 10.22487/kovalen.2018.v4.i1.10181

Abstract

Penelitian tentang modifikasi pati sukun (Artocarpus altilis) menggunakan anhidrida asam asetat dan aplikasinya pada pembuatan mie telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi anhidrida asam asetat terbaik dalam menghasilkan kadar asetil dan derajat substitusi tinggi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yaitu konsentrasi anhidrida asam asetat terdiri atas 5 taraf (0,05%; 0,10%; 0,15%; 0,20% dan 0,25%) dilakukan sebanyak 2 kali pengulangan untuk masing-masing taraf sehingga didapatkan 10 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukan konsentrasi anhidrida asam asetat terbaik diperoleh pada 0,25% dengan kadar asetil 5,75%, dan derajat substitusi 0,23. Hasil uji organoleptik pada parameter rasa dan tekstur, mie pati sukun asetat lebih disukai dibandingkan dengan mie pati alami. Kata Kunci : Sukun, pati sukun asetat, kadar asetil,derajat substitusi.
PENGARUH SUHU INKUBASI TERHADAP AKTIVITAS LIPASE DAUN PEPAYA (Carica papaya L) YANG DIAMOBILISASI DALAM PASIR LAUT Fisty Sumangkut; Nurhaeni; Ni Ketut Sumarni; Erwin Abdul Rahim
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 5 No. 2 (2019): Edisi Agustus
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.229 KB) | DOI: 10.22487/kovalen.2019.v5.i2.10242

Abstract

The silica content in sea sand can be used to immobilize lipase from papaya leaf. Research on the influence of incubation temperature on sea sand immobilized lipase from papaya leaf (Carica papaya L) has been carried out. The aim of research is determining the influence of incubation temperature on sea sand immobilized lipase from papaya leaf (Carica papaya L). The method used in this study was a completely randomized design with temperature at 30, 40, 50, 60, 70°C. The results show that lipase from papaya leaf (Carica papaya L) had successfully immobilized in the sea sand and the optimum temperature stability of lipase immobilized in sea sand at 50°C with an activity is 53.000 µmol/g.jam Keywords : immobilized, lipase, papaya leaf, sea sand.
EKSTRAKSI DAN KARAKTERISASI PEKTIN DARI KULIT BUAH MANGGA HARUMANIS (Mangifera Indica L.) BERDASARKAN VARIASI SUHU DAN WAKTU Nurmila Nurmila; Nurhaeni Nurhaeni; Ahmad Ridhay
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 5 No. 1 (2019): Edisi April
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.55 KB) | DOI: 10.22487/kovalen.2019.v5.i1.11377

Abstract

Telah dilakukan penelitian ekstraksi dan karakterisasi pektin dari kulit buah mangga harumanis (Mangifera indica L.) berdasarkan variasi suhu dan waktu. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui suhu ekstraksi dan waktu ekstraksi terbaik untuk menghasilkan ekstrak pektin dengan rendemen tertinggi dan karakteristik pektin. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 2 faktor yaitu suhu ekstraksi terdiri atas 5 taraf (60-65, 70-75, 80-85, 90-95, dan 100-105 OC) dan waktu ekstraksi terdiri atas 6 taraf (60, 90, 120, 150, 180, dan 210 menit) yang masing-masing dilakukan sebanyak 3 kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu ekstraksi terbaik diperoleh pada 90-95OC dengan rendemen pektin 40,19 % dan waktu ekstraksi terbaik diperoleh pada 150 menit dengan rendemen pektin 49,13 %. Hasil karakteristik pektin yang diperoleh antara lain yaitu kadar air 8,2 %, kadar metoksil 9,57% kadar galakturonat 74,16%. Hasil identifikasi spektroskopi FTIR dengan masing-masing serapan pada gelombang tertentu menunjukkan adanya gugus fungsi yang sesuai dengan struktur pektin.Kata kunci : ekstraksi, karakterisasi, pektin, kulit manga harumanis.
KADAR PROTEIN TERLARUT DAN GULA TOTAL BISKUIT FUNGSIONAL BERAS JAGUNG (Zea mays l) FERMENTASI Stevi Evalin Mandjoro; Nurhaeni Nurhaeni; Indriani Indriani; Jusman Jusman
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 5 No. 1 (2019): Edisi April
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.303 KB) | DOI: 10.22487/kovalen.2019.v5.i1.11411

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang kadar protein terlarut dan gula total biskuit fugsional beras jagung fermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu fermentasi yang memiliki kadar protein terlarut dan gula total tertinggi terhadap biskuit fungsional. Variasi waktu fermentasi untuk        menentukan kadar protein terlarut dan gula total biskuit fungsional yaitu (12, 24, 36, 48 dan 60 jam). Diperoleh hasil analisis perlakuan yang terbaik terhadap biskuit fungsional adalah pada waktu      fermentasi selama 60 jam dengan kadar protein terlarut 2,274% dan kadar gula total 15,114%.      Sedangkan hasil analisis untuk uji organoleptik biskuit fungsional yaitu nilai kesukaan rasa tertinggi diperoleh pada waktu fermentasi selama 60 jam yaitu 5,4 (suka).Kata Kunci: beras jagung, fermentasi, biskuit, protein terlarut, gula total
PENENTUAN SUHU DAN pH HIDROLISIS KITOSAN DARI CANGKANG KEONG SAWAH (Pila ampullacea) TERHADAP BERAT MOLEKUL HIDROLISATNYA Nurhaeni Nurhaeni; Angriani Sambali; Pasjan Satrimafitrah; Jusman Jusman
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 5 No. 1 (2019): Edisi April
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (815.085 KB) | DOI: 10.22487/kovalen.2019.v5.i1.11454

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang penentuan suhu dan pH hidrolisis kitosan dari cangkang keong sawah (Pila ampullacea) terhadap berat molekul hidrolisatnya dengan menggunakan enzim α-amilase. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan suhu dan pH hidrolisis terbaik yang dapat menghasilkan hidrolisat kitosan dengan berat molekul yang rendah. Variasi suhu yang digunakan untuk menghidroisis kitosan dari keong sawah antara lain 300C, 400C, 500C, 600C dan 700C. Sedangkan pH hidrolisis yang diterapkan  untuk menghidrolisis kitosan dari cangkang keong sawah antara lain 4,5; 5,0; 5,5; 6,0 dan 6,5. Pengujian berat molekul hidrolisat kitosan dilakukan dengan menerapkan metode Mark-Houwink dan parameter yang diamati adalah berat molekul hidrolisat kitosan. Hasil penelitian menunjukan bahwa suhu optimum hidrolisis kitosan yaitu suhu 500C dan menurunkan berat molekul menjadi 14.488 g/mol. Sedangkan untuk pH optimum hidrolisis adalah pH 5,5 dan menurunkan berat molekul 12.850 g/mol.Kata Kunci : hidrolisat kitosan, cangkang keong sawah, enzim α-amilase
Co-Authors A. Nurwahida Abd. Rahman Razak Abd. Rahman Razak Abd. Rahman Razak Abd. Rasyid Syamsuri Abdul Rahman Razak Abdul Rahman Razak Agus Rahmatullah Ahmad Kamal Ahmad Ridhay Ahmad Ridhay Aini Auliana Amar Aini Auliana Amar Ali Djamhuri Amiluddin, Muh. Rafiq Andi Nursyafinah Andi Saifah Angriani Sambali Asri Wulandari Aulia Pariusi Pariusi Ayu Satmah Bambang Sardi Betzy Eppang Budi Hermanto Madjaga Caterina Bijang Chaedar, Nur Deddy Firman Desi Hardianti Dewi Indriany Diharnaini Diharnaini Djumidar Dwi Juli Puspitasari Dwi Juli Pusptasari Dwi Nurfahriani Eka Dwiyanti Tombilayuk Eka Lindawati Elissandra Bange ellditna jenianti Erwin Abdul Rahim Firmansyah Firmansyah Fisty Sumangkut Fito Fitri A Bande Fitrianingsih Mozin Gladys Heince Andre Pua Husain Sosidi iget rais Ila Israwaty Indrawan, Yossy Wahyu Indriani Indriani Indriani Indriani Indriani Indriani Indriani Indriani Indriani Irpan Irpan Irwan Said Jaya Hardi Jaya Hardi Jusman Jusman, Jusman Khairuddin Khairuddin Khairuddin Khairuddin Khairunnisa Khairunnisa Laksono Trisnantoro Lindayati Djamil, Lindayati M. Yogi Riyantama Isjoni Magfira Magfira Mappiratu Mappiratu Mappiratu Mappiratu Maulana, Asad Miswan Moh. Mirzan Moh. Mirzan Mohammad Lutfi Mohammad Sidiq Mudinillah, Adam Muh. Alwi Muqasyifah Musafira Musafira Musafira Musafira Musafira Musafira Nanda Novita Nasution, Annio Indah Lestari Nea, Sirah Diniati Neni Sri Wahyuni Nasir Ni Ketut Sumarni Nov Irmawati Inda Novrina Rasinta Ranonto Nur A Atjiang Nur Afni I. Hanapi, Nur Afni I. Nur Alam Nur Alam Nur Faidah Nur Iman Nur Madinah Rizal Nur'ain Nur'ain Nurakhirawati Nurakhirawati Nurfita Sari Nurmila Nurmila Nurul Bima Khasanah Ofelman Talunoe Pasjan Satrimafitrah Pratiwi Dwiasmukti Pratiwi Listyana Sareu Prismawiryanti Prismawiryanti Putri Hardiyanti Rahmadina, Hizra Nur Rian S Rauf Rismawaty Sikanna Ruslan Ruslan Ruslan Ruslan S. H. Sabarwati, S. H. Sabarwati, Sitti Hadijah Saiful Safari Sri Adeningsih Stevi Evalin Mandjoro Sucianti sukriadi sukriadi Susanti Susanti Syaiful Bahri SYAIFUL BAHRI Syaiful Bahri Syaiful Bahri Syamsiar, Syamsiar Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin THAMRIN AZIS Tri Rahayu Tiaradewi Tri Rahayu Tiaradewi, Tri Rahayu Tiaradewi Umma Fahriah Soleh Ummi Rahayu, Ummi Yuniar Yuniar