Claim Missing Document
Check
Articles

BIMBINGAN BELAJAR (SOLUSI DALAM MENGATASI PERMASALAHAN DI RT. 05 DALAM BIDANG PENDIDIKAN) Rani Rosadi; Hafiz Gunawan; Ajat Manjato; Man Hakim; Ira Yuniati
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): April, 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v1i1.3199

Abstract

Permasalahan  di RT 05 Kelurahan Pasar Bengkulu di bidang pendidikan yaitu terdapat beberapa anak belum bisa membaca dan mengalami kesulitan dalam mengerjakan PR. Diakibatkan oleh keterbatasan waktu belajar anak di sekolah karena pandemic covid-19. Kondisi ini mengharuskan orang tua untuk mengikutsertakan anaknya menempuh pendidikan non formal  melalui kegiatan bimbingan belajar diluar jam sekolah. Namun orang tua tidak mampu untuk mengikut sertakan anaknya mengikuti les/bimbel,karena keterbatasan  dalam keuangan. Penduduk  di  RT  05  ini kebanyakan hanya bekerja sebagai nelayan dan buruh harian. Metode yang digunakan dalam mengatasi permasalahan adalah dengan mengadakan bimbingan belajar. Adapun program yang saya rencanakan dan laksanakan selama sebulan ini yaitu : Bimbingan belajar membaca dan membimbing anak-anak mengerjakan PR. Kata Kunci : Bimbingan Belajar, Bidang Pendidikan
PENYULUHAN PADA MASYARAKAT SIDOMULYO TENTANG PERANGKAT LUNAK KOMPUTER & PERAN MEDIA SOSIAL DALAM PEMBELAJARAN, ILMU AGAMA, KEHIDUPAN SOSIAL, KESEHATAN, DAN MENDAUR ULANG SAMPAH MENJADI SESUATU YANG BERNILAI: Subtitle ira yuniati; Handoko Handoko; Hasmi Suyuthi
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v2i2.6019

Abstract

Abstrak: Saat ini banyak terjadi masalah dalam1lingkungan kehidupan masyarakat, baik itu dari segi ekonomi, pendidikan, dan lain-lain. Masalah-masalah tersebut dapat diatasi oleh masyarakat itu sendiri dengan melakukan berbagai kegiatan positif yang dapat menghasilkan nilai ekonomis. Berdasarkan pengamatan perihal lokasi, situasi, dan kondisi, maka kegiatan yang tepat dilakukan di daerah kelurahan Sidomulyo antara lain: penyuluhan tentang peran media sosial dalam pembelajaran dan kepercyaan diri berbicara di depan umum untuk siswa SMP, belajar mengenal perangkat lunak di komputer untuk remaja, memperdalam ilmu agama dengan belajar baca tulis Al-Quran dan makna dari kisah para nabi, serta mendaur ulang sampah menjadi sesuatu yang bermafaat dalam kehidupan sehari-hari. Kata Kunci: Penyuluhan, Perangkat Lunak, Daur Ulang
MACAM-MACAM KARAKTER TOKOH UTAMA DALAM NOVEL BANDIT BANDIT BERKELAS KARYA TERE LIYE Teuku Arif Andika; Hasmi Suyuthi; Elyusra Elyusra; Ira Yuniati
Prakata: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Serta Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2025): Prakata: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Serta Pembelajaran
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/prakata.v2i1.215

Abstract

This study examines the character education values portrayed in the main characters of the novel Bandit Bandit Berkelas by Tere Liye. The objective of this research is to identify and analyze in detail the character education values embedded by the author in the depiction of the main characters. The significance of this study is twofold: theoretically, it is expected to contribute to the understanding of character education values in literary works, particularly in this novel, and to support the development of literary studies; practically, the findings may benefit readers, students, and future researchers interested in literary analysis and character education. The data used in this study consist of quotations from the novel that reflect character education values. The data collection technique employed is library research. The results show that there are 100 data points representing character education values found in the main characters, covering 9 different types of values. Additionally, there are 9 other character values that are not reflected in the novel, as a thorough reading of the work revealed that these values were not portrayed by any characters
PENGGUNAAN BAHASA GAUL DALAM KOMENTAR INSTAGRAM GIBRAN RAKA BUMING RAKA PADA KAMPANYE WAKIL PRESIDEN 2024 Yesi Ratna Sari; Eli Rustinar; Jelita Zakaria; Yanti Paulina; Ira Yuniati
Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 11, No 1 (2026): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v11i1.35126

Abstract

The problem addressed in this study is how slang and the functions of slang appear on Gibran Raka Buming Raka's Instagram account in relation to the 2024 vice presidential election. The purpose of this study is to describe the forms of slang and the functions of slang found in comments on Gibran Raka Buming Raka's (GRBR) Instagram account during the 2024 vice presidential campaign. The background of this research is based on the phenomenon of increasing slang usage on social media, especially in political situations that are usually formal in nature. The method applied in this research is descriptive qualitative with data collection techniques through observation and documentation, screenshots, and comments from informants between February and August 2024. The findings of the study indicate that the slang language used can be classified into four categories: abbreviations, acronyms, and creative forms. The functions of slang language include fostering closeness in relationships, group solidarity, shifting the topic of conversation, expressing humor, group identity, and enjoyment. Based on the findings and analysis, there are a total of 40 instances of slang language in this study.
KARAKTER TOKOH UTAMA DALAM NOVEL GIBRAN DIRGANTARA KARYA FALISTIYANA Zelin Monica Monica; Jelita Zakaria; Loliek Kania Atmaja; Man Hakim; Ira Yuniati
Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 11, No 1 (2026): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v11i1.35142

Abstract

The problem in this study is how the main character in Falistiyana's novel Gibran Dirgantara is portrayed. The purpose of this study is to describe how the main character in Falistiyana's novel Gibran Dirgantara is portrayed. In this novel, the main character, Gibran Dirgantara, is a high school teenager who exhibits a complex character and shows significant character development throughout the story. The method used in this study is qualitative descriptive, with content analysis as the data analysis technique. The content referred to in this study is the main character's character as depicted in the quotations in Falistiyana's novel Gibran Dirgantara. Research data was obtained by reading the novel, marking or underlining each sentence, collecting the underlined parts of the novel, and clarifying the data into a detailed table of the text and analyzing it based on four types of character according to Gunawan's theory, namely sanguine, melancholic, choleric, and phlegmatic. The research findings show that Gibran's most dominant character is choleric, with a total score of.   
SOSIALISASI GERAKAN MENABUNG SEJAK DINI DI SDN 101 BENGKULU UTARA Amelia Nur Anggraini; Hafiz Gunawan; Ira Yuniati; Hasmi Suyuthi
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v4i2.7189

Abstract

kegiatan sosialisasi gerakan menabung sejak dini ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pentingnya manaaft menabung sejak dini pada anak SD Negeri 101 Bengkulu Utara. metode yang digunakan yaitu metode interaktif. kegiatan ini berlangsung dan dilaksanakan pada tanggal 20 agustus 2024 di SDN 101 Bengkulu Utara, Desa Girimulya. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman siswa SD 101 tentang manfaat menabung di usia dini sengingga siswa dapat memulai mencoba melatih dirinya untuk sedikit menyisihkan uangnya.
PELATIHAN KETERAMPILAN MEMBACA DENGAN METODE BUKU CERITA BERGAMBARSISWA SISWI SD N 6 KOTA BENGKULU Rika Putri Pratiwi; Ira Yuniati; Rita Feni; Hasmi Suyuthi; Ristontowi; Ujang Juhardi
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): DESEMBER (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v5i2.8999

Abstract

Membaca adalah proses di mana pembaca mendapatkan pesan yang ingin disampaikan oleh penulis melalui kata-kata atau bahasa tulis. Proses ini mengharuskan pembaca untuk mempertimbangkan setiap kelompok kata secara khusus agar mereka dapat memahami makna kata-kata secara individual. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan keterampilan membaca bagi siswa untuk dapat mengikuti pembelajaran di sekolah dengan baik. Sasaran pengabdian ini adalah siswa siswa SD N 6 Kota Bengkulu. Metode pengabdian ini menggunakan metode sosialisasi dan pelatihan. Hasil pengabdian ini adalah peserta pengabdian tertarik dengan materi sosialisai pelatihan yang dilakukan yang di tunjukan dengan antusiasisme dari peserta pengabdian. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah peserta pengabdian mendapatkan peningkatan pengetahuan dam keterampilan dari pengabdian ini.
SOSIALISASI TENTANG MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA TEKS CERITA PENDEK DAN ANALISIS TOKOH, LATAR, DAN ALUR DI SDN 51 KOTA BENGKULU Sekar Devi Pratiwi; Nazar; Man Hakim; Ira Yuniati
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): DESEMBER (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v5i2.9000

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan di SDN 51 Kota Bengkulu. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 12 Agustus 2024 dengan total dua pertemuan. Melalui penyampaian materi yang terstruktur, siswa-siswi diperkenalkan dengan Peningkatan keterampilan membaca teks cerita pendek merupakan aspek penting dalam pendidikan bahasa dan sastra. Keterampilan ini tidak hanya meliputi pemahaman teks, tetapi juga analisis mendalam terhadap elemen-elemen penting seperti tokoh, alur, dan latar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi efektif yang dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan membaca dan analisis siswa dalam konteks cerita pendek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Siswa dilibatkan dalam serangkaian aktivitas membaca yang dirancang untuk memperkuat pemahaman mereka terhadap teks, serta kemampuan mereka untuk menganalisis karakter, perkembangan alur, dan penggambaran latar. Hasil menunjukkan bahwa strategi yang melibatkan diskusi kelompok, peta konsep, dan teknik bertanya dapat secara signifikan meningkatkan keterampilan siswa dalam membaca dan menganalisis teks. siswa didorong untuk berpartisipasi aktif dalam proses membaca, mereka tidak hanya mampu memahami isi cerita, tetapi juga dapat mengidentifikasi motivasi dan perkembangan karakter, serta memahami konteks latar yang mempengaruhi alur cerita. Rekomendasi bagi pendidik adalah untuk menerapkan metode pembelajaran yang interaktif dan kolaboratif, serta menyediakan waktu untuk refleksi dan diskusi setelah membaca. Dengan demikian, keterampilan membaca dan analisis siswa dapat berkembang secara optimal, mendukung kemampuan literasi yang lebih baik dalam konteks pendidikan yang lebih luas.
EFEKTIFITAS METODE MEMBACA DAN MENULIS SUKA KATA DALAM MENANAMKAN SIKAP PEDULI TEMAN PADA ANAK USIA DINI DI PAUD ANUGRAH KOTA BENGKULU Tensi Evialena; Laras Shanty; Mega Sari; Mahdijaya; Ira Yuniati
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): DESEMBER (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v5i2.9262

Abstract

PAUD Anugrah Aisyiyah yang berada di Kelurahan Tanjung Agung memiliki lokasi yang strategis, sehingga banyak diminati oleh anak-anak dan didukung oleh guru yang berkompeten. Pendidikan anak usia dini adalah usaha pembinaan sejak lahir sampai usia enam tahun dengan memberi rangsangan pendidikan untuk membantu perkembangan fisik dan mental, agar anak siap melanjutkan ke jenjang sekolah berikutnya. Pada usia prasekolah, anak sudah mulai dikenalkan dengan kemampuan dasar bahasa, yaitu membaca, mengeja, dan menulis suku kata. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kemampuan literasi anak serta menanamkan sikap peduli teman agar anak terbiasa saling menghargai dan tidak mengejek teman. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 80% anak di PAUD Anugrah Aisyiyah sudah mampu membaca, mengeja, dan menulis suku kata dengan baik, serta mulai memperlihatkan karakter sikap peduli teman melalui sikap saling menghormati, bekerja sama, dan menjaga pertemanan.
PENDAMPINGAN BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS DI SDN 124 BENGKULU UTARA Atika Nurviana; Ira Yuniati; Mahdi Jaya; Man Hakim
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v6i1.11068

Abstract

Tujuan dari sosialisasi kegiatan ini yaitu untuk membentuk karakter religius anak-anak SDN 124 Bengkulu Utara melalui pendampingan belajar mengenai karakter religius yang mengkaji mengenai pembelajaran nilai-nilai agama, ibadah, sikap spritual, karakter positif, adab dan akhlak. Lokasi pelaksanaan di SDN 124 Bengkulu Utara kecamatan air besi. Waktu pelaksanaan dimulai dari tanggal 7 Agustus 2024 sampai 8 Agustus 2024. Metode yang digunakan adalah pendampingan, seperti berdialog, refleksi, dan praktik yang membuat siswa lebih mudah memahami dan menerapkan ajaran Islam di sekolah maupun diluar sekolah. Melalui proses pendampingan, hasil dari sosialisasi ini siswa dapat mengerti bahwa karakter religius itu adalah sikap atau prilaku yang mencerminkan nilai-nilai keagamaan sehingga siswa menunjukkan peningkatan menjadi pribadi yang bertaqwa, berakhlak mulia, sikap jujur, sopan santun, kepedulian terhadap sesama, dan memiliki kesadaran sosial yang tinggi. Hal ini menandakan bahwa pendampingan belajar Pendidikan Agama Islam tidak hanya mencerdaskan secara akademis, tetapi juga berhasil membentuk karakter religius yang lebih kuat.