Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MEDIA KOMIK STRIP TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS ANEKDOT DI KELAS X SMA NEGERI 9 KAUR Bambang Adi Putra; Hasmi Suyuthi; Ira Yuniati
Lateralisasi Vol. 14 No. 1 (2026): JULI 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v14i1.10275

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam menulis teks anekdot, khususnya pada aspek pengembangan ide, penggunaan unsur humor dan sindiran, serta keterpaduan struktur teks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan menulis teks anekdot siswa sebelum penggunaan media komik strip, mengetahui kemampuan menulis teks anekdot setelah penggunaan media komik strip, serta mengetahui peningkatan kemampuan menulis teks anekdot siswa kelas X SMA Negeri 9 Kaur setelah penerapan media tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan desain one group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 28 siswa kelas X. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes menulis teks anekdot berupa pretest dan posttest, observasi, serta dokumentasi. Penilaian kemampuan menulis dilakukan menggunakan rubrik analitik yang mencakup aspek struktur teks, isi dan ide, kebahasaan, kreativitas, serta integrasi visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan awal siswa dalam menulis teks anekdot tergolong cukup dengan rata-rata nilai pretest sebesar 70. Setelah pembelajaran menggunakan media komik strip, kemampuan menulis siswa mengalami peningkatan dengan rata-rata nilai posttest sebesar 86 yang berada pada kategori baik. Peningkatan terjadi pada seluruh aspek penilaian, terutama pada aspek integrasi visual, kreativitas, dan struktur teks. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan media komik strip efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis teks anekdot siswa kelas X SMA Negeri 9 Kaur. Media komik strip dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang inovatif dan menarik dalam pembelajaran menulis teks anekdot di sekolah menengah atas.
PENGARUH DEEP LEARNING TERINTEGRASI PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN NILAI MORAL (STUDI PADA CERPEN “MURID BERMASALAH” KARYA PATRICK KELLAN’S DI SMK NEGERI 4 SELUMA) Zulia Rahmasari; Ira Yuniati; Adi Asmara; Reni Kusmiarti; Kasmirudin
Lateralisasi Vol. 14 No. 1 (2026): JULI 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v14i1.10316

Abstract

Pendidikan vokasi di Indonesia kini berhadapan dengan dualisme tantangan, yakni tuntutan penguasaan keahlian teknis dan isu merosotnya etika peserta didik. Di SMK Negeri 4 Seluma, urgensi penanganan masalah ini terlihat dari catatan 15 kasus pelanggaran disiplin dan moral pada tahun ajaran 2025-2026, yang membutuhkan strategi pembinaan nilai melalui pembelajaran bermakna. Studi ini bertujuan menguji dampak integrasi Deep Learning dan Problem Based Learning (PBL) terhadap pemahaman nilai moral dalam cerpen "Murid Bermasalah" karya Patrick Kellan's. Menggunakan metode kuantitatif dengan desain One-Group Pretest-Posttest, penelitian melibatkan 34 siswa kelas XI MPLB. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan statistik deskriptif, Normalized Gain (N-Gain), serta uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil riset menunjukkan kenaikan signifikan pada pemahaman moral siswa, dengan rata-rata skor meningkat dari 50,37 (pretest) menjadi 78,13 (posttest). Nilai N-Gain sebesar 0,54 (54,42%) masuk dalam kategori sedang. Uji hipotesis menghasilkan nilai Z= -5,040 dengan signifikansi p < 0,001, yang menandakan pengaruh yang sangat nyata. Siswa mampu memahami empat dimensi moral secara holistik, meliputi hubungan dengan Tuhan, sesama manusia, alam, dan diri sendiri. Dapat disimpulkan bahwa kombinasi Deep Learning berbasis PBL efektif dalam meningkatkan pemahaman nilai moral sastra serta menjadi implementasi konkret Kurikulum Merdeka untuk transformasi karakter siswa SMK.
PENGGUNAAN METODE DISKUSI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 22 KOTA BENGKULU Celi Alodia; Reni Kusmiarti; Ira Yuniati; Mahdijaya .
Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 8 No 2 (2025): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing
Publisher : LPPM Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/silamparibisa.v8i2.4010

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode diskusi dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia terhadap peningkatan kemampuan berbicara siswa kelas VIII SMP Negeri 22 Kota Bengkulu. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya kemampuan berbicara siswa yang dipengaruhi oleh kurangnya penerapan metode pembelajaran yang interaktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan pre-eksperimental dengan desain one-group pretest-posttest. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes lisan sebelum dan sesudah pemberian perlakuan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Paired Sample t-Test. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest. Rata-rata nilai pretest sebesar 71,94 meningkat menjadi 87,71 setelah perlakuan. Nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05) mengindikasikan bahwa metode diskusi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan berbicara siswa. Oleh karena itu, metode diskusi dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam mengembangkan pendekatan pembelajaran bahasa Indonesia yang bersifat interaktif dan partisipatif.
Daftar Pustaka, Catatan Kaki, dan Kutipan Galang Juliansyah; Muhammad Irham Prasetyo; Redoh Muhammad Abi; M. Habibbullah; Reza Azirpa; Ira Yuniati; Ade Tiara Yulinda
Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE) Vol 5 No 3 (2026): Juli
Publisher : LPPJPHKI Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/mude.v5i3.12257

Abstract

Bibliography, footnotes, and quotations are important elements in academic writing. All three serve as a form of acknowledgment of the information sources used, enhance the credibility of the writing, and help prevent plagiarism. A bibliography contains all references used as a basis for preparing an academic paper, footnotes provide additional information or citation sources at the bottom of the page, while quotations are used to strengthen the discussion by citing opinions or research findings from other sources. Writing that follows academic conventions will make it easier for readers to trace reference sources and strengthen the validity of the information presented. Therefore, an understanding of how to write bibliographies, footnotes, and quotations is highly necessary for students, researchers, and writers in producing quality and ethical academic work.
PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA YANG BAKU TERHADAP KEMAMPUAN BERPIDATO DI KALANGAN MAHASISWA Chairunnisa; Ahmad Ari Masyhuri; Ira Yuniati; Wianda Ramadhanty
Lateralisasi Vol. 13 No. 1 (2025): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i1.8506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan penggunaan bahasa Indonesia yang baku terhadap kemampuan berpidato. sejauh mana kemampuan para mahasiswa mampu menggunakan bahasa Indonesia yang baku dalam berpidato. Penelitian ini menggunakan pendekatan jenis kuantitatif yaitu dengan cara teknik observasi melalui kuisioner dari google form yang sudah dikirim dan telah diisi oleh para sasaran penelitian, kemudian mengumpulkan data tersebut dari para responden. Sasaran penelitian ini adalah para mahasiswa dari berbagai Program Studi yang ada di FDIKOM UIN Jakarta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa para mahasiswa mampu berusaha untuk menggunakan bahasa Indonesia yang baku ketika berpidato, meskipun dalam kehidupan sehari-hari mereka tidak menggunakan bahasa Indonesia yang baku. Namun masih ada beberapa mahasiswa yang masih belum menggunakan bahasa Indonesia yang baku dalam berpidato, yang disebabkan oleh kebiasaan para mahasiswa yang tidak menggunakan bahasa Indonesia yang baku dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini menekankan betapa pentingnya menggunakan bahasa Indonesia yang lebih baik untuk mengubah kebiasaan dan meningkatkan kesadaran akan penggunaan bahasa Indonesia yang baku dalam kehidupan sehari-hari dan ketika sedang berpidato
IMPLIKATUR TEGUR SAPA DALAM BAHASA PEKAL DI KECAMATAN IPUH KABUPATEN MUKOMUKO Agnes Metalia; Jelita Zakaria; Hasmi Suyuthi; Hafiz Gunawan; Ira Yuniati
Lateralisasi Vol. 13 No. 1 (2025): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i1.8561

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah Implikatur Tegur Sapa dalam Bahasa Pekal di Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko. Tujuan penelitian ini, yaitu: untuk mendeskripsikan Implikatur dalam Tegur Sapa Bahasa Pekal di Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko misalnya data diambil di Desa Sibak. Manfaat penelitian terbagi menjadi dua, yaitu manfaat teoritis, hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi peneliti selanjutnya yang membahas tentang impliktaur dalam Tegur Sapa Bahasa Pekal di Kecamatan Ipuh Kabupaten MukoMuko. Manfaat praktis yaitu dapat berguna untuk pengajaran Bahasa Indonesia dalam hal untuk mengenalkan bahasa daerah kepada siswa maupun mahasiswa. Data dalam penelitian ini berupa tegur sapa bahasa pekal dalam masyarakat, di desa Sibak Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah teknik simak bebas libat cakap, teknik catat, dan teknik rekam. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian ini terdapat total keseluruhan 41 data dari dua jenis implikatur yaitu implikatur percakapan terdapat 5 data dan implikatur konvesional terdapat 36 data.
PENGGUNAAN KONJUNGSI SUBORDINATIF DALAM NOVEL LAUT TENGAH KARYA BERLIANA KIMBERLY Dhiska Parera; Tri Dina Ariyanti; Yanti Paulina; Ira Yuniati; Hafiz Gunawan
Lateralisasi Vol. 13 No. 1 (2025): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i1.8589

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah apa sajakah konjungsi subordinatif yang digunakan dalam Novel Laut Tengah karya Berliana Kimberly. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan jenis konjungsi subordinatif yang digunakan dalam Novel Laut Tengah karya Berliana Kimberly. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisis. Teknik Pengumpulan data penelitian ini adalah dilakukan melalui studi pustaka dengan cara membaca dan mencatat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan konjungsi subordinatif dalam Novel Laut Tengah karya Berliana Kimberly memiliki tujuh jenis konjungsi subordinatif (a) konjungsi penyebaban 423 data, (b) konjungsi persyaratan 421 data, (c) konjungsi tujuan 714 data, (d) konjungsi penyungguhan 21 data, (e) konjungsi kesewaktuan 441 data, (f) konjungsi pengakibatan 185 data, dan (g) konjungsi perbandingan 274 data. Konjungsi subordinatif yang ditemukan dalam novel Laut Tengah karya Berliana Kimberly yaitu berjumlah 2.479 data
TINDAK TUTUR DIREKTIF BAHASA SERAWAI ANTARA ANAK DAN ORANG TUA DI DESA DARAT SAWAH KECAMATAN SEGINIM BENGKULU SELATAN Milla Mustika; Jelita Zakaria; Hasmi Suyuthi; Yanti Paulina; Ira Yuniati
Lateralisasi Vol. 13 No. 1 (2025): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i1.8590

Abstract

Masalah dalama penelitia ini adalah jenis tindak tutur direktif apa saja yang digunakan antara anak dan orang tua di Desa Darat Sawah Kecamatan Seginim Bengkulu Selatan.bertujuan, yaitu: untuk Mendeskripsikan jenis-jenis tindak tutur direktif yang digunakan antara anak dan orang tua di Desa Darat Sawah, Kecamatan Seginim, Bengkulu Selatan. Manfaat penelitian terbagi menjadi dua, yaitu manfaat teoritis, hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi peneliti selanjutnya yang membahas tentang tindak tutur direktif bahasa serawai antara anak dan orang tua di Desa Darat Sawah Kecamatan Seginim Bengkulu Selatan. Manfaat praktis yaitu dapat berguna untuk pengajaran Bahasa Indonesia dalam hal untuk mengenalkan bahasa daerah kepada siswa maupun mahasiswa antara anak dan orang tua di Desa Darat Sawah, Kecamatan Seginim, Bengkulu Selatan. Data dalam penelitian ini berupa tindak tutur direktif.. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah teknik simak bebas libat cakap, teknik catat, dan teknik rekam. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian ini terdapat total keseluruhan 49 data dari 6 jenis tindak tutur direktif menyuruh 11 data, permintaan 9 data, ajakan 6 data, nasihat 6 data, kritikan 7 data dan larangan 10 data.
DAFTAR PUSTAKA, CATATAN KAKI, KUTIPAN DAN KARYA ILMIAH Ezzy Cardila Vertiwi; Imellia Kontesa; Ira Yuniati; Nensi Yuniarti; Vivi Nurul Alfia; Nadia Safitri; Anisya Putri; Jedli Saputra; Risti Ayu Mawarni; M. Aziz Fitra Bunaya; Rahyatul Maidah; Dzakira Isratunnissa
Lateralisasi Vol. 13 No. 2 (2025): DESEMBER (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i2.8831

Abstract

Karya ilmiah merupakan hasil dari proses berpikir sistematis dan metodologis yang menuntut keakuratan dalam penulisan sumber referensi. Namun, masih banyak mahasiswa yang belum memahami secara tepat cara menyusun daftar pustaka, mencantumkan catatan kaki, serta mengutip sumber secara etis dan sesuai kaidah akademik. Artikel ini mengulas pentingnya tiga komponen utama—daftar pustaka, catatan kaki, dan kutipan—sebagai fondasi penulisan karya ilmiah yang kredibel. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, studi dokumentasi, dan studi pustaka, penelitian ini menemukan bahwa pemahaman mahasiswa meningkat setelah dilakukan sosialisasi penulisan referensi ilmiah. Hasilnya menunjukkan bahwa pemahaman teknis dalam menulis referensi berdampak langsung pada kualitas dan integritas karya ilmiah. Artikel ini diharapkan menjadi rujukan praktis dan edukatif dalam menyusun karya ilmiah yang sahih, sistematis, dan bebas dari plagiarisme.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA INDONESIA MELALUI TEKNIK THINK PAIR SHARE PADA SISWA SMA NEGERI 9 KAUR Bambang Adi Putra; Reni Kusmiarti; Ira Yuniati
Lateralisasi Vol. 13 No. 2 (2025): DESEMBER (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i2.9729

Abstract

Kemampuan berbicara merupakan salah satu kompetensi dasar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yang perlu dikembangkan secara aktif dan kontekstual. Namun, dalam praktiknya, banyak siswa SMA mengalami hambatan dalam menyampaikan gagasan secara lisan akibat kurangnya kepercayaan diri, minimnya kesempatan berlatih, serta metode pembelajaran yang masih bersifat teacher-centered. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan teknik Think-Pair-Share (TPS) dalam meningkatkan kemampuan berbicara Bahasa Indonesia siswa SMA. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental berupa one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 9 Kaur, Bengkulu. Instrumen pengumpulan data meliputi tes lisan (pretest dan posttest), observasi, dan angket respons siswa. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata skor kemampuan berbicara meningkat dari 62,5 (pretest) menjadi 78,9 (posttest). Uji statistik paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (< 0,05), yang berarti terdapat peningkatan yang signifikan setelah penerapan teknik TPS selama delapan kali pertemuan. Selain itu, respons siswa terhadap teknik ini tergolong positif, dengan 87,5% menyatakan bahwa TPS membuat mereka lebih percaya diri dan termotivasi untuk berbicara. Temuan ini mengindikasikan bahwa teknik Think-Pair-Share efektif sebagai strategi pembelajaran kolaboratif untuk meningkatkan keterampilan berbicara Bahasa Indonesia di tingkat SMA.