Claim Missing Document
Check
Articles

Identifikasi Akuifer Air Tanah dengan Metode Geolistrik Konfigurasi Schlumberger di Kecamatan Muara Batu Salahuddin; Zahara, Syarifah Rita; Alvina, Sirry; Nazila, Amira; Perwira, Imam Wahyudi
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 12 No. 3 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v12i3.52677

Abstract

Sumber air yang didapatkan oleh warga kecamatan Muara Batu  berasal dari sumur gali dan sumur bor dangkal yang kedalamannya sekitar 12 meter. Saat musim kemarau sering mengalami kekeringan, untuk mengatasi permasalahan tersebut desa perlu menggali sumur bor yang lebih dalam. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi potensi permukaan air tanah produktif di Kecamatan Muara Batu menggunakan metode Geolistrik tahanan jenis Konfigurasi Schlumberger. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan metode geolistrik VES dengan Konfigurasi Schlumberger guna mengidentifikasi nilai struktur bawah permukaan berdasarkan variasi resistivitas terhadap kedalamannya. Tahapan penelitian ini dimulai dengan observasi kondisi lokasi dan pengumpulan data, berupa pengambilan data geolistrik di lapangan. Analisis data berdasarkan pengukuran berupa harga (I) dan (V) di setiap titik penyelidikan. Data dianalisis oleh program Interpex IX1D V3. Hasil penelitian menunjukkan hanya didapatkan aquifer dangkal di kedalaman 1,3-7,7 meter yang merupakan sumber air bersih di Cot Seurani Dusun Balee Baroh, sedangkan di Cot Seurani Dusun Balee Kuyun lapisan akuifer yang produktif pada kedalaman Akuifer 94 – 121 m dan nilai Resistivity 46 Ωm, Litologi lapisan Aquifer Tertekan Pasing sedang. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa terdapat potensi permukaan air tanah  yang produktif di Desa Cot Seurani Dusun Bale Kuyun kecamatan Muara Batu.
PENGEMBANGAN MODUL GETARAN HARMONIS BERBASIS PjBL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA Novita, Nanda; Ginting, Fajrul Wahdi; Zahara, Syarifah Rita; Muliani, Muliani; Ulfa, Rozatul
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 8 No. 1 (2024): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v8i1.4166

Abstract

Pengembangan modul getaran harmonis berbasis Project Based Learning (PjBL) dilakukan untuk mengetahui kelayakan, respon, serta peningkatan keterampilan proses sains siswa dengan penggunaan modul dalam pembelajaran. Penelitian pengembangan Research and Development (R&D) model Borg & Gall yaitu sampai pada tahapan uji coba pemakaian yang digunakan dalam penelitian ini, dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas X IPA 1 dan X IPA 5 yang berjumlah 24 siswapada masing-masing kelas. Hasil analisis data penelitian diperoleh: 1) hasil validasi ahli materi terhadap modul diperoleh skor sebesar 84,26% dan validasi ahli media didapatkan persentase sebesar 84,66% dengan kategori sangat valid. 2) uji Kelayakan modul oleh guru diperoleh persentase sebesar 96,89% dengan kategori sangat layak. 3) Hasil respon uji coba skala kecil terhadap produk yang dilakukan pada kelas XI IPA 5 didapatkan skor sebesar 88,67% dengan kriteria sangat menarik. 4) uji N-gain yang dilakukan di kelas eksperimen didapatkan hasil sebesar 0,7 dengan persentase 70% masuk kedalam kategori tinggi, sedangkan kelas kontrol didapatkan hasil 0,53 dengan persentase 53% dengan kategori sedang. Dapat disimpulkan bahwa modul getaran harmonis berbasis Project Based Learning (PjBL) layak digunakan serta dapat meningkatkan keterampilan proses sains siswa.
Pemberdayaan Mahasiswa Universitas Malikussaleh Melalui Field Trip untuk Meningkatan Literasi Kemalikussalehan di Desa Beringin Kecamatan Samudera Pasai Kabupaten Aceh Utara Syarifah Rita Zahara; Alvina, Sirry; Lubis, Maulida Aufa Rofiki
PUSAKA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): JUNE 2024
Publisher : MANDAILING GLOBAL EDUKASIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62945/pusaka.v1i1.121

Abstract

Field trip merupakan studi lapangan yang dilakukan mahasiswa untuk melakukan kegiatan belajar diluar kampus. Dalam penelitian ini, mahasiswa melakukan studi otentik mengenai sejarah malikussaleh. Sebagai mahasiswa universitas malikussaleh, mereka dituntut akan pemahaman tentang sejarahnya yang ada. Hal ini menjadi tantangan besar terhadap mahasiswa yang telah lupa akan sejarah. Berdasarkan hal tersebut dilakukan program yang bertujuan terhadap peningkatan literasi kemalikussalehan. Berdasarkan realisasi yang ada, malikussaleh mempunyai lima pilar Kemalikussalehan yaitu religi, akademis, transformative, berwawasan global dan cinta damai dan pilar ini sejalan dengan aspek literasi. Metode kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan 2 tahapan yaitu metode direct instruction dan metode dialog. Kegiatan ini dilakukan di Desa Beringin, di pemakaman dan museum Malikussaleh. Setelah dilakukan kegiatan pemberdayaan ini didapatkan hasil bahwa pembiasaan perilaku yang dilakukan oleh sultan Malik As-Saleh dapat digugu dan ditiru setiap mahasiswa, dengan cara saling menghormati perbedaan, memperluas relasi dan memahami akan hal-hal religi.
EDUKASI PEMBUATAN BIO HAND SANITIZER NANOPOLIMER INFUSA BERBAHAN PIPER BETLE UNTUK MENCEGAH PENYEBARAN COVID-19 Muliaman, Agus; Zahara, Syarifah Rita; Fitriani, Henni
Jurnal Vokasi Vol 6, No 2 (2022): Juli
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v6i2.3057

Abstract

Kesehatan adalah salah satu faktor yang sangat berharga didalam hidup. Mulai tahun 2019 dunia dikejutkan dengan suatu permasahan dalam bidang kesehatan yaitu virus COVID-19. Pada pertengahan tahun 2020 pemerintah menerapkan kebijakan New Normal dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Berdasarkan hasil survei dan wawancara dengan Perwakilan Dayah Terpadu Al-Madinatuddiniyah Syamsuddhuha, kami mendapatkan informasi bahwa dayah ini telah menerapkan kebijakan new normal sehingga kegiatan pembelajaran dilakukan di dayah. Melalui analisis kebutuhan didapat beberapa masalah yaitu : 1) Kurangnya sumber daya dalam hal penyediaan hand sanitizer di Dayah Terpadu Al-Madinatuddiniyah Syamsuddhuha, 2)Minimnya pengetahuan mengenai konsep virus covid 19 dan cara penyegahan yang tepat, 3) Minimnya keterampilan dalam pembuatan hand sanitizer yang murah, praktis dan ramah lingkungan. Berdasarkan analisis sebelumnya maka tujuan pengabdian ini ialah : 1) Membuat hand sanitizer alami berbahan Piper Betle yang aman, praktis, ekonomis dan ramah lingkungan 2) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam membuat hand sanitizer alami.   Untuk mengatasi masalah ini dibutuhkan solusi dengan memberikan pelatihan berupa edukasi pembuatan Bio Hands Sanitizer Nanopolimer Infusa Berbahan Piper Betle Untuk Mencegah penyebaran Covid-19. Bio Hands Sanitizer berbahan Piper Betle ini dibuat ramah lingkungan serta aman digunakan dalam jangka panjang tanpa menimbulkan iritasi atau kekeringan kulit karena berbahan alami. Kegiatan ini telah terlaksana dengan baik,  maka didapat hasil antara lain ; (1) Pengetahuan santri (santri) mengenai corona dan bio handsanitizer nanopolimer dari Piper Betle meningkat (2) Santri (santri) termotivasi dan antusias untuk mempraktikkan di rumah masing-masing.. Berdasarkan hasil angket santri pelatihan pada aspek kepuasan mendapatkan rata-rata nilai sebesar 92,3 (sangat tinggi), aspek ketertarikan rata-rata nilai yang didapat sebesar 88,5 (tinggi), aspek motivasi mendapatkan rata-rata nilai sebesar 95,6 (sangat tinggi), aspek pengembangan diri rata-rata nilai yang didapat sebesar 85,8 (tinggi).
PEMBERDAYAAN PEMUDA MELALUI SMILE (SMART VILLAGE) UNTUK MENCIPTAKAN GENERASI MASYARAKAT CERDAS DI GAMPOENG COT SEURANI KABUPATEN ACEH UTARA Muliaman, Agus; Zahara, Syarifah Rita; Alvina, Sirry; Fadhilah, Putri; Mirnawati, Mirnawati
Jurnal Vokasi Vol 7, No 1 (2023): Maret
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v7i1.3341

Abstract

Gampong Cot Seurani termasuk salah satu gampong tertua di kecamatan Muara Batu, yang lahirnya sebelum Kemerdekaan Republik Indonesia. Lingkungan disekitar gampoeng ini merupakan daerah desa yang berpotensi tinggi  namun kurangnya pemberdayaan masyarakat cerdas sehingga digunakannya smile (smart village) untuk menciptakan  generasi masyarakat cerdas, serta minimnya kemampuan dan keterampilan  dalam menciptakan generasi masyarakat cerdas di gampong Cot Seurani kabupaten Aceh Utara. Bersumber dari wawancara kepada Geuchik masalah yang ditemukan di gampoeng ini ialah 1) Kurangnya pemberdayaan masyarakat cerdas sehingga digunakannya smile (smart village) untuk menciptakan generasi masyarakat cerdas di gampong Cot Seurani kabupaten Aceh Utara, 2)Minimnya kemampuan dan keterampilan dalam menciptakan generasi masyarakat cerdas di gampong Cot Seurani kecamatan Muara Batu kabupaten Aceh Utara. Untuk mengatasi masalah ini maka dibutuhkan pemberdayaan pemuda melalui smile (smart village) di gampong cot seurani merupakan sebagai acuan masyarakat dalam menciptakan potensi berdasarkan kemampuannya masing-masing. smile (smart village) harus dipahami bahwa adanya dorongan dari bawah, yaitu dari masyarakat untuk lebih terbiasa menggali potensi dan meningkatkan kapasitas yang dimilikinya. Untuk mencapai tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat maka dibutuhkan pendekatan yang tepat sehingga pelaksaanan dapat berjalan secara efisien dengan metode sebagai berikut. 1) Metode Direct Instruction, dimaksudkan untuk menyampaikan informasi tentang materi yang bersifat teoritis dan umum, dalam hal ini diterapkan dalam bentuk pelatihan dengan parameter, pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan  mitra mengenai Smart Village (SMILE), 2) Metode Dialog, dimaksudkan adanya tanya jawab yang terjalin 2 arah sehingga didapatkan feedback yang baik, dan pelaksana dapat membantu masalah yang dialami secara aktual oleh mitra. Dengan kegiatan ini diharapkan pemuda pemudi di Gampong Cot Seurani dapat mengimplementasikan penelitian ini. Berdasarkan hasil angket peserta pelatihan pada aspek kepuasan mendapatkan rata-rata nilai sebesar 93,8 (sangat tinggi), aspek ketertarikan rata-rata nilai yang didapat sebesar 92,3 (sangat tinggi), aspek motivasi mendapatkan rata-rata nilai sebesar 94,5 (sangat tinggi), aspek pengembangan diri rata-rata nilai yang didapat sebesar 92,7(sangat tinggi)
Pemanfaatan TIK Berbasis Video Animasi Sebagai Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Literasi Digital Guru SMA Kota Lhokseumawe Zahara, Syarifah Rita; Salahuddin, Salahuddin; Alvina, Sirry; Rosdiana, Rosdiana; Sihombing, Revindo
Jurnal Vokasi Vol 9, No 3 (2025): November
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v9i3.8306

Abstract

Program Pemanfaatan TIK Berbasis Video Animasi sebagai Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Literasi Digital Guru SMA Negeri 1 Lhokseumawe bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam penggunaan teknologi pendidikan. Program ini menanggapi rendahnya literasi digital guru, dengan hanya 32% yang terbiasa menggunakan media digital interaktif dan 10% yang pernah membuat konten pembelajaran sendiri. PKM ini menargetkan dua masalah utama, yaitu kurangnya pengetahuan tentang kegunaan teknologi dalam pembelajaran dan rendahnya kreativitas dalam mengadaptasi teknologi. Kegiatan PKM yang dimulai dari tahap sosialisasi yang dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) untuk memperkenalkan konsep literasi digital, serta potensi media video animasi dalam meningkatkan kualitas pengajaran. Selanjutnya pada tahap pelatihan menggunakan metode bimbingan teknis (Bimtek) dengan aplikasi Powtoon, diikuti oleh 72 guru dari berbagai bidang studi. Dalam sesi praktik, peserta dilatih membuat video animasi pembelajaran secara berkelompok. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan guru menjadi lebih percaya diri dalam merancang media pembelajaran digital yang menarik dan interaktif, serta mampu menghasilkan produk video animasi yang relevan dengan materi ajar. Produk video animasi karya guru ini tidak hanya digunakan di sekolah mitra, tetapi juga disebarluaskan melalui kanal YouTube sebagai bentuk diseminasi hasil inovasi. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi digital guru, penguatan jejaring kolaboratif antarpendidik, serta pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 3, dan 5 Universitas Malikussaleh. Selain itu, kegiatan PKM ini turut mendukung pencapaian SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) dengan mendorong transformasi pembelajaran berbasis teknologi di SMA Negeri 1 Lhokseumawe.
Science Process Skills Through The Read, Answer, Discuss, Explain And Create (Radec) Learning Model On Science Materials In High School Sirry Alvina; Syarifah Rita Zahara; Ayu Rahmi; Maulida Aufa Rofiki Lubis; Rahmah Nursada
Proceedings of Malikussaleh International Conference on Multidisciplinary Studies (MICoMS) Vol. 4 (2024): Proceedings of Malikussaleh International Conference on Multidisciplinary Studies (MI
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/micoms.v4i.896

Abstract

Natural Sciences (IPA) is a science related to nature that is systematically arranged through an investigation. The RADEC model as one of the solutions in the learning process that accommodates students to exchange information obtained and solve a problem. The purpose of this study is to implement the role of RADEC syntax in triggering student expertise in science process abilities (KPS). Increasing KPS requires the application of the RADEC Model to see the significance of increasing the use of the model, the measuring instrument used to measure KPS is a data collection instrument in the form of an observation sheet that has been prepared and then validated constructively (material experts). Sampling was carried out using convenience sampling, class sampling was carried out using a non-random technique which was then tested statistically as a basis for determining classes with the same abilities. The type of research conducted in this study is Pre-Experimental Design research. The posttest score of students' science process skills in the experimental class had the highest score of 96 and the lowest score of 78. While the posttest score in the control class had the highest score of 89 and the lowest score of 72. The average score of students' science process skills in the experimental class was 86 with a high category and in the control class was 80 with a very moderate category. The average score of students' science process skills in the experimental class was 81.66% with a moderate category. Students' science process skills in the Experimental class obtained the highest percentage on the observing indicator of 93.18% and the lowest percentage on the making a hypothesis indicator of 75.00%. Students' science process skills in the Control class obtained the highest percentage on the observing indicator of 86.36% and the lowest percentage on the making a hypothesis indicator of 61.36%.
Analysis of Students’ Scientific Literacy Abilities on Science Learning in High School Ayu Rahmi; Syarifah Rita Zahara; Sirry Alvina; M. Ridwan Fadli; Eka Juliana
Proceedings of Malikussaleh International Conference on Multidisciplinary Studies (MICoMS) Vol. 4 (2024): Proceedings of Malikussaleh International Conference on Multidisciplinary Studies (MI
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/micoms.v4i.897

Abstract

The world of education plays an important role in civilization and the mobility of future generations. However, there are still weaknesses in the learning process, especially in methods that are monotonous and rely on memorization, which results in students having difficulty relating learning to real contexts. Science learning in schools emphasizes results, while the process is often neglected. Scientific literacy, which includes content, context, competencies and attitudes, is the focus of this research to improve students' scientific literacy abilities at the high school level. Data from the Program for International Students Assessment (PISA) shows that scientific literacy in Indonesia is still low. This research aims to analyze students' scientific literacy profiles. Data collection was carried out through scientific literacy questions that were validated constructively and empirically. The scientific literacy indicators measured include 1) Identifying valid scientific opinions; 2) Understanding of research design elements and their influence on findings; 3) Ability to complete tests or questions related to scientific phenomena; 4) Understanding and interpreting basic statistics; 5) Ability to draw conclusions, observe and make decisions based on data. Students' scientific literacy abilities are divided into very good, good, sufficient and poor categories. Based on the research results, it was found that the percentage of students in the very good category was 27.08%, in the good category was 31.25%, in the fair category was 36.45%, and in the low category was 5.20%. Based on these results, it can be concluded that the highest percentage describing students' scientific literacy abilities is at sufficient criteria. Therefore, it is important to increase students' scientific literacy.
Penguatan Kompetensi Literasi Sains dan Karakter Islami Melalui Pembelajaran Kontekstual Berbasis Budaya Aceh dan Kearifan Lokal pada Generasi Muda Aceh di Desa Padang Sakti Kota Lhokseumawe Muliaman, Agus; Alvina, Sirry; Zahara, Syarifah Rita; Matondang, Husnul Ridho; Miranda, Hendra
Jurnal Vokasi Vol 10, No 1 (2026): Maret
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v10i1.8159

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat literasi sains dan karakter Islami generasi muda di Desa Padang Sakti, Kota Lhokseumawe melalui pembelajaran kontekstual berbasis budaya Aceh dan kearifan lokal. Permasalahan yang dihadapi meliputi rendahnya pemahaman sains, keterbatasan fasilitas, serta minimnya pembinaan karakter Islami. Metode yang digunakan adalah partisipatif kolaboratif dengan melibatkan geusyik gampong, tokoh masyarakat, dan pemuda setempat. Tahapan pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan literasi sains berbasis kontekstual, pembinaan karakter Islami melalui kajian tematik dan praktik ibadah, integrasi budaya Aceh melalui pengenalan kearifan lokal, serta evaluasi berkelanjutan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kompetensi literasi sains, dengan rata-rata skor indikator: pemahaman konsep 80, keterampilan proses 83,33, sikap terhadap sains 85,33, dan aplikasi kontekstual 79,33. Aspek karakter Islami juga meningkat, dengan capaian rata-rata: keimanan dan ketakwaan 95,33, akhlak dan etika 86,66, kepedulian sosial 86,66, serta integrasi budaya lokal 89,33. Data ini menegaskan bahwa program berdampak positif dalam membentuk generasi muda yang cerdas, religius, serta menjunjung tinggi nilai budaya lokal. Untuk keberlanjutan, diperlukan pendampingan lanjutan dan pembiasaan nilai Islami dalam kehidupan sehari-hari.
Co-Authors Adi Rahwanto Agustia Azni Aklimawati Aklimawati Alvina, Sirry Aminuyati Ananda, Intan Asmaya, Asmaya Asnidar Asnidar Ayu Rahmi Ayu Rahmi Azni, Agustia Deassy Siska Dwi Anjli Eka Juliana Fachry Abda El Rahman Fadhilah, Putri Fadieny, Nurul Fajri Yanti Fajriana, Fajriana Fajrul Wahdi Ginting Fajrul Wahdi Ginting, Fajrul Wahdi Fakhrah Fakhrah Fakhrah, Fakhrah Faradhillah, Faradhillah Halimatus Sakdiah Halimatus Sakdiah Halimatus Sakdiah, Halimatus Hasibuan, Khairunnisah Hayatun Nufus Hayatun Nufus Henni Fitriani Imanda, Riska Juliana, Eka Lubis, Maulida Aufa Rofiki M Mursalin M. Ridwan Fadli Masrina Masrina Matondang, Husnul Ridho Maulida Aufa Rofiki Lubis Mellyzar, Mellyzar Mina, Fadia Najdatul Miranda, Hendra Muhammad Daud Muliaman, Agus Muliani Muliani Muliani Muliani Muliani Muliani Muliani Muliani Muliani Muliani Muliani, Muliani Mutia Fonna Nafikah, Nara Nanda Novita Nanda Novita Nanda Novita, Nanda Nazila, Amira Nuraina Nuraina Nuraini Fatmi Nuraini Fatmi Nuraini Fatmi, Nuraini Nurfadilah Nurfadilah Nurkhalisah Nursada, Rahmah Pane, Nurul Hajizah Perwira, Imam Wahyudi Rahmah Nursada Rahmi Saputri Rahmi, Ayu Rahmina, Wilda Ramadhanty Sembiring Ratna Unaida, Ratna Raudhatillah, Novi Ritonga, Rizka Aufa Khairani Riza Andriani Riza Andriani Rizaldi Rizaldi Rizaldi, Rizaldi Rosdiana Rosdiana Safriana Safriana Safriana Saifuddin Muhammad Jalil Salahuddin Salahuddin Salahuddin Sari, Ramadan Sella Afrianti Sembiring, Ramadhanty Setiawaty, Sri Sihombing, Revindo Sirry Alvina Sirry Alvina Siska Mauritha Siska Mauritha, Siska Syafrizal Idris Syafrizal Syafrizal Syamsiar, Syamsiar Tulus Setiawan Ulfa, Rozatul Widya Widya Wilda Rahmina Yanti, Fajri Yusrizal Yusrizal Zahra Zahra