Claim Missing Document
Check
Articles

Sosialisasi dan Efektivitas Penerapan CLSR No. 10 Land Transport Terhadap Keselamatan Transportasi Darat Di Pasir Ridge PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur Syahidhan, Muhammad; Rusba, Komeyni; Shofi, Makhrus; Zulfikar, Iwan
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1033

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan CLSR No.10 Land Transport dalam meningkatkan kinerja keselamatan transportasi darat di area Pasir Ridge, Pertamina Hulu Kalimantan Timur. Data diperoleh melalui observasi lapangan, penelaahan dokumen, dan validasi hasil assessment di Zona 10 Pasir Ridge dan Tarakan. Indikator yang diamati mencakup penerapan Journey Management Plan (JMP), Pre-Trip Inspection (PTI), Daily Check Up (DCU), kepatuhan terhadap empat pengendalian kritis saat berkendara, kepatuhan rambu lalu lintas, serta penerapan analisis bahaya rute. Hasil penelitian menunjukkan bahwa JMP telah diterapkan dengan baik untuk perjalanan non-rutin, sedangkan perjalanan rutin masih dilaksanakan melalui safety briefing tanpa dokumentasi JMP formal. PTI dan DCU dilakukan secara konsisten namun dokumentasi PTI masih perlu ditingkatkan. Kepatuhan perilaku mengemudi berada pada kategori sangat baik, meskipun ditemukan kendala saat mengingatkan penumpang dengan jabatan lebih tinggi. Secara keseluruhan, pelaksanaan CLSR No.10 dinilai efektif dalam mengurangi risiko transportasi, meningkatkan kedisiplinan berkendara, serta mendukung tujuan Zero Harm. Rekomendasi perbaikan mencakup peningkatan dokumentasi PTI dan penguatan budaya keselamatan asertif terhadap seluruh penumpang.
Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pada Pekerjaan Pembesian Slab Sebagai Bagian Dari Keselamatan Konstruksi Di PT. Adhi Karya Tbk Datu, Anjelita Bura; Zulfikar, Iwan; Sultan, Fitriani; Zainul, L.M
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1066

Abstract

Pembesian slab merupakan salah satu tahapan penting dalam pekerjaan struktur yang berfungsi membentuk rangka tulangan baja sesuai desain bangunan. Aktivitas ini memiliki tingkat risiko yang cukup tinggi karena melibatkan pemotongan, pembengkokan, penyusunan, dan pengikatan tulangan secara manual pada area kerja yang berada di ketinggian. Kondisi tersebut dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja apabila penerapan keselamatan tidak dijalankan secara optimal. Pengamatan ini bertujuan untuk menilai penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada aktivitas pembesian slab di PT Adhi Karya,Tbk khususnya terkait perilaku pekerja, penggunaan alat pelindung diri (APD), kondisi area kerja, serta upaya pengendalian bahaya yang diterapkan. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, diperoleh gambaran bahwa sebagian pekerja telah menggunakan APD dasar, namun pemakaian sarung tangan dan body harness belum sepenuhnya diterapkan, terutama oleh pekerja subkon. Disimpulkan bahwa penerapan K3 pada pekerjaan pembesian slab di PT Adhi Karya, Tbk sudah berjalan dengan cukup baik. Prosedur keselamatan telah diterapkan dan sebagian besar pekerja mematuhi penggunaan APD dasar. Namun, masih ditemukan ketidaksesuaian pada penggunaan APD , khususnya sarung tangan dan body harness. Beberapa pekerja tidak menggunakan sarung tangan, sementara body harness tidak tersedia bagi pekerja subkon karena tidak disediakan oleh perusahaan subkon.
Edukasi dan Analisis Faktor Pengetahuan Perawat Tentang Penggunaan APAR Di Ruangan Flamboyan C RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan Hermawan, Dwi Satrio; Zulfikar, Iwan; Kamandhanu, Bimo Bayu; Rusba, Komeyni
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1073

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit merupakan aspek fundamental dalam penerapan sistem keselamatan di fasilitas kesehatan yang memiliki tingkat risiko tinggi terhadap berbagai potensi bahaya. Manajemen kebakaran menjadi salah satu elemen penting dalam K3RS karena rumah sakit memiliki risiko kebakaran yang tinggi akibat banyaknya instalasi listrik, penggunaan gas medis, dan peralatan elektronik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan perawat mengenai penggunaan Alat Pemadam Api Ringan di Ruangan Flamboyan C RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan serta mengidentifikasi kondisi fasilitas APAR yang tersedia. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, kuesioner, dan inspeksi lapangan yang dilaksanakan pada Oktober 2025. Hasil penenelitian menunjukkan bahwa pengetahuan perawat tentang penggunaan APAR berada pada kategori baik, dengan perawat mampu mendemonstrasikan prosedur pengoperasian APAR dengan benar dan memahami fungsinya sebagai alat pemadaman awal. Kondisi fasilitas APAR di Ruangan Flamboyan C secara fisik terawat dengan baik, tekanan tabung normal, segel utuh, dan label instruksi terbaca jelas. Namun ditemukan kelemahan pada aspek pendukung yaitu belum tersedianya signage dan penanda visual lokasi APAR yang memadai. Berdasarkan hasil analisis, direkomendasikan penambahan signage lokasi APAR sesuai standar, penguatan program pelatihan berkala, audit internal yang lebih sistematis, dan integrasi informasi APAR dalam orientasi perawat baru untuk meningkatkan kesiapsiagaan kebakaran di lingkungan rumah sakit.
Implementasi Analisis Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Di PT. PLN UP3 Tanah Bumbu Dalam Upaya Pencegahan Dan Penanggulangan Kecelakaan Kerja Rahima, Gheriya; Zulfikar, Iwan; Setiawan, M. Arief; Zainul, L.M
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1078

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di PT PLN UP3 Tanah Bumbu, dengan fokus pada upaya pencegahan dan mitigasi kecelakaan. Penelitian ini menggunakan metode HIRARC (Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, dan Pengendalian Risiko) melalui observasi lapangan langsung, tinjauan dokumentasi, dan wawancara. Temuan menunjukkan bahwa langkah-langkah pencegahan risiko di PLN meliputi eliminasi, substitusi, pengendalian teknis, prosedur administratif, dan penggunaan APD (Alat Pelindung Diri). Sistem tanggap darurat dan pemulihan pasca-kecelakaan telah ditetapkan, tetapi perlu ditingkatkan dalam hal waktu respons, dokumentasi, dan pelatihan. Penguatan keselamatan perilaku, dokumentasi digital, dan pengawasan proaktif direkomendasikan untuk mencapai budaya "nol kecelakaan" dalam operasi kelistrikan.
Pelatihan dan Evaluasi Pelaksanaan Tanggap Darurat LB3 Berdasarkan Permen LHK No. 74 Tahun 2019 Di PT XYZ Pratiwi, Ayunda Nurul; Zulfikar, Iwan; Gunarso, Wikan; Zainal, Isradi
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1082

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi pelaksanaan tanggap darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (LB3) di PT XYZ berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) No. 74 Tahun 2019 tentang Program Kedaruratan Pengelolaan B3 dan Limbah B3. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui telaah dokumen, observasi lapangan, dan penilaian menggunakan checklist selama kegiatan praktik kerja industri pada bulan November 2025. Indikator evaluasi disusun mengacu pada ketentuan Permen LHK No. 74 Tahun 2019, meliputi identifikasi risiko dan potensi keadaan darurat, organisasi tanggap darurat, sarana dan peralatan kedaruratan, prosedur penanggulangan, pelatihan dan simulasi, pelaksanaan penanggulangan insiden, komunikasi dan koordinasi, serta pemulihan lingkungan pasca kejadian. Data dianalisis dengan metode gap analysis dengan membandingkan kondisi aktual di perusahaan terhadap persyaratan regulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT XYZ telah memiliki sistem tanggap darurat LB3 yang relatif lengkap, ditandai dengan tersusunnya dokumen program kedaruratan, struktur organisasi khusus, ketersediaan sarana tanggap darurat tumpahan, serta pelaksanaan pelatihan secara berkala. Sebagian besar persyaratan regulasi telah dipenuhi, khususnya pada aspek identifikasi risiko, struktur organisasi, dan penyediaan fasilitas dasar kedaruratan. Namun masih terdapat beberapa kesenjangan, antara lain perlunya evaluasi sistematis pasca simulasi, pembaruan berkala identifikasi risiko, pendokumentasian tindak korektif pasca insiden, serta penyesuaian kapasitas fasilitas dengan potensi timbulan LB3. Perbaikan berkelanjutan diperlukan untuk memperkuat kepatuhan terhadap regulasi dan kesiapsiagaan tanggap darurat secara menyeluruh
Penerapan Evaluasi Kepatuhan Sarana Proteksi Kebakaran Terhadap Standar K3 Di PT. Buma Rebuild Center Balikpapan Mandala, Fitrah Satrio; Noeryanto, Noeryanto; Zulfikar, Iwan; Siahaan, Denny Juniara
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1096

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kepatuhan sarana proteksi kebakaran di PT BUMA Rebuild Center Balikpapan terhadap standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja, khususnya Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. PER.04/MEN/1980 tentang pemasangan dan pemeliharaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan studi dokumen inspeksi APAR bulan September–Oktober 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh APAR telah memenuhi standar terkait penempatan, ketinggian pemasangan, tanda pemasangan, dan kondisi fisik tabung. Sistem hidran dan jalur evakuasi juga berada dalam kondisi baik, dilengkapi penandaan jelas dan akses aman. Namun ditemukan beberapa catatan teknis pada dokumen inspeksi, seperti bracket berkarat, lock pin tidak standar, serta kurangnya demarkasi di beberapa lokasi APAR. Temuan tersebut menunjukkan perlunya peningkatan dalam aspek pemeliharaan preventif dan konsistensi tindak lanjut hasil inspeksi. Dengan evaluasi ini, perusahaan diharapkan dapat melakukan perbaikan berkelanjutan untuk memaksimalkan efektivitas proteksi kebakaran sebagai bagian dari implementasi Sistem Manajemen K3.
Penguatan Sistem Kesiapsiagaan PT Mulia Jaya Mandiri Terhadap Tanggap Darurat Bencana Kebakaran Dalam Meningkatkan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Putri, Dewa Ayu Made Renata Patricia; Zulfikar, Iwan; Simanungkalit, Rifka Mahdalena; Fuadi, Yan
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1105

Abstract

Pengabdian yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat di industri ini berfokus pada kesiapsiagaan PT Mulia Jaya Mandiri dalam melindungi setiap pekerja dari ancaman bahaya kebakaran, mengingat perusahaan beroperasi di sektor minyak dan gas dengan risiko tinggi. Kegiatan pengabdian ini memberikan upaya untuk memahami kondisi nyata fasilitas dan prosedur yang pada dasarnya merupakan perlindungan pertama bagi setiap orang di lokasi kerja. Hasil pengabdian berupa temuan berupa Alat Pemadam Api Ringan (APAR) ditemukan dalam kondisi yang tidak siap pakai, sistem alarm darurat tidak berfungsi optimal, rambu jalur evakuasi yang kurang terlihat jelas, dan dokumen rencana tanggap darurat (ERP) tidak diperbarui, ini menunjukkan bahwa meskipun niat untuk melindungi sudah ada tetapi implementasi di lapangan belum memadai, itu akan berpotensi membahayakan keselamatan jiwa. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat di industri ini menyimpulkan bahwa kesiapsiagaan masih berada di tingkat cukup, namun membutuhkan perbaikan untuk benar-benar menghadirkan budaya keselamatan yang mengutamakan kesejahteraan pada setiap pekerja.
Pendampingan Evaluasi Implementasi K3 Sebagai Dasar Penguatan Sistem K3RS Pada Instalasi Pemeliharaan Sarana Dan Prasarana Di RSUD Ratu Aji Putri Botung Penajam Paser Utara Zulfikar, Iwan; Baihaqi, Ali; Yuliana, Lina
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1106

Abstract

Laporan ini membahas evaluasi implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Instalasi Pemeliharaan Sarana dan Prasarana di RSUD Ratu Aji Putri Botung Penajam Paser Utara. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Tujuan utama penelitian ini adalah menilai efektivitas penerapan K3, mengidentifikasi potensi bahaya, serta menganalisis faktor lingkungan kerja yang memengaruhi keselamatan teknisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) belum optimal, terutama pada sarung tangan isolasi dan pelindung pendengaran. Lingkungan kerja seperti ruang genset memiliki tingkat kebisingan tinggi (>90 dBA), pencahayaan beberapa area kurang, serta suhu ruang mekanikal yang melebihi standar. Selain itu, pemahaman teknisi terhadap SOP pemeliharaan masih bervariasi akibat kurangnya pelatihan rutin. Analisis HIRARC mengidentifikasi pekerjaan panel listrik dan genset sebagai aktivitas dengan risiko tinggi. Secara keseluruhan, implementasi K3 telah berjalan namun belum memenuhi standar K3RS secara optimal. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan ketersediaan APD, pelatihan SOP berkala, perbaikan lingkungan kerja, serta penguatan pengawasan K3 untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja.
Implementasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 Sebagai Upaya Peningkatan Keselamatan Mekanis Pada Mesin Cnc Lathe (MC-L11) Di PT. Mulia Jaya Mandiri Putri, Fadilla Dyen; Zulfikar, Iwan; Simanungkalit, Rifka Mahdalena; Zainal, Isradi
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1107

Abstract

Keselamatan mekanis merupakan aspek penting dalam operasional industri manufaktur karena berkaitan langsung dengan perlindungan pekerja terhadap bahaya dari mesin berputar, benda kerja bergerak, dan potensi kegagalan teknis. PT Mulia Jaya Mandiri sebagai perusahaan manufaktur dan jasa teknik industri migas mengoperasikan mesin CNC Lathe (MC-L11) sebagai salah satu alat utama pemesinan presisi. Pengabdian/analisis ini bertujuan mengevaluasi implementasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 sebagai upaya peningkatan keselamatan mekanis melalui observasi lapangan, telaah SOP, Work Instruction, dan penerapan Job Safety Analysis (JSA). Hasil pengamatan menunjukkan bahwa penerapan ISO 9001 mendukung keteraturan proses kerja melalui dokumentasi mutu, inspeksi berkala, dan penerapan prinsip risk-based thinking. Tahap kerja CNC meliputi persiapan material, setting benda kerja, machining, pembersihan chip, dan inspeksi dimensi—dan dua tahap terakhir memiliki risiko bahaya tertinggi, yaitu jepitan chuck, serpihan logam terlempar, serta paparan panas. Walaupun pengendalian teknis seperti emergency stop dan machine guarding telah tersedia, disiplin operator dalam pemenuhan SOP dan penggunaan APD masih perlu diperkuat. Secara keseluruhan, implementasi ISO 9001 telah memberikan dampak positif terhadap pengendalian risiko mekanis, namun peningkatan konsistensi pelaksanaan, pengawasan, dan penguatan budaya K3 diperlukan untuk menciptakan operasi mesin CNC yang lebih aman dan berkelanjutan.
Upaya Peningkatan Kesiapsiagaan Karyawan Terhadap Keadaan Darurat Melalui Penguatan Budaya Keselamatan Kerja Di PT. Bhumi Phala Perkasa Balikpapan Sari, Iin Pratama; Budiani, Farrel Luthfi Haidar; Zulfikar, Iwan; Rinaldi, Aditya
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1116

Abstract

Kesiapsiagaan karyawan terhadap keadaan darurat merupakan aspek penting dalam penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), terutama pada perusahaan yang bergerak di bidang workshop, pemeliharaan, dan permesinan yang memiliki tingkat risiko tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapsiagaan karyawan, mengevaluasi ketersediaan sarana dan prasarana tanggap darurat, serta mengidentifikasi upaya peningkatan yang dilakukan oleh PT. Bhumi Phala Perkasa Balikpapan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi fasilitas keselamatan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah menyediakan fasilitas dasar keselamatan seperti APAR, hydrant, jalur evakuasi, alarm kebakaran, serta titik kumpul. Namun, kesiapsiagaan karyawan masih tergolong moderat karena pelatihan tanggap darurat belum dilaksanakan secara rutin, sosialisasi SOP belum merata, dan keterlibatan karyawan dalam budaya K3 masih rendah. Selain itu, ditemukan beberapa kendala seperti tingginya beban kerja operasional dan minimnya inspeksi fasilitas keselamatan berkala. Upaya peningkatan yang direkomendasikan meliputi pelatihan dan simulasi darurat secara rutin, pembentukan Emergency Response Team (ERT), penguatan budaya keselamatan, serta perbaikan sistem dokumentasi dan evaluasi insiden. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar perbaikan sistem tanggap darurat untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan responsif terhadap keadaan kritis.