Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS VARIAN ELEMEN DASAR PROSES CNC LATHE CKE6140Z TERHADAP TEMPERATUR KERJA PAHAT KARBIDA PADA BAJA S45C Rajul Halim Perdana Ismet; Eko Indrawan; Hendri Nurdin; Rifelino Rifelino
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.011 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v3i4.247

Abstract

Mesin Bubut CNC sangat dibutuhkan sekali di dunia industri, karena industri saat ini banyak menggunakan mesin produksi dengan kontrol CNC industri manufaktur, proses pemesinan non konvensional Computer Numerik Control (CNC) dalam industri proses CNC digunakan untk mengerjakan produk-produk dengan bentuk permukaan yang kompleks dan kepresisian yang akurat, oleh karena itu proses ini membutuhkan ketangguhan pahat yang tinggi, kekasaran permukaan hasil potongan yang halus dan kepresisian yang tinggi. Diterapkannya penelitian bermaksud untuk mengetahui apakah perbedaan kecepatan potong, kecepatan pemakanan, dan kedalaman potong berpengaruh secara signifikan terhadap temperatur pahat pada proses pembubutan. Untuk mengetahui hal tersebut dilakukan pengujian penyayatan pada mesin bubut dengan menggunakan kecepatang potong, kecepatang pemakanan, dan kedalaman pemotongan yang bervariasi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, penelitian eksperimen merupakan suatu jenis metode penelitian yang digunakan oleh peneliti untuk mengetahui pengaruh perlakuan terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendali. Penggunaan jenis eksperimen bertujuan untuk mengetahui pengaruh atau akibat pelakuan (treatment). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan bertambahnya kecepatan potong pada proses pembubutan, maka temperatur pemotongan akan meningkat dan dengan tingkat kepercayaan 95 % perbedaan kecepatan potong mempengaruhi temperatur pemotongan. Hasil tersebut menjelaskan bahwa perbedaan variasi kecepatang potong, kecepatang pemakanan, dan kedalaman pemotongan dapat mempengaruhi temperatur kerja pahat dengan persentase kontribusi faktor-faktor yang signifikan untuk meminimumkan kekasaran permukaan adalah: Kecepatan potong sebesar 89,12%. Kedalaman pemotongan sebesar 9,82%. Gerak pemakanan sebesar 1,06%
KOMBINASI OPTIMUM KONDISI PEMOTONGAN BUBUT CNC DENGAN MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI Aditya Bernaldo; Rifelino Rifelino; Yufrizal A; Febri Prasetya
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.169 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v3i4.254

Abstract

Kekasaran permukaan merupakan suatu ukuran kualitas yang dihasilkan dari proses pemesinan. Nilai dari kekasaran permukaan dipengaruhi oleh beberapa faktor proses pemesinan, yaitu kondisi pemotongan, temperatur lingkungan, kondisi pahat, pemasangan benda kerja pada sistem pemegangnya, gaya-gaya pemotongan dan kualitas geometri mesin yang digunakan. Aplikasi metode Taguchi dapat membantu dalam mendesain kombinasi dari kondisi pemotongan dan membuat produk kualitas tinggi serta biaya produksi yang kecil.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk memperoleh nilai kekasaran permukaan yang kecil dari kombinasi kondisi pemotongan bubut CNC dan memperoleh persentase kontribusi darimasing-masing faktornya. Metode yang dipakaidalam penelitian adalah metode eksperimen Taguchidengan memakai 4 faktor dan 3 level pada setiap faktornya. Mesin yang dioperasikan adalah mesin bubut CNC CKE6140Z dan menggunakan pahat insert karbida. Spesimen yang digunakan adalah baja karbon menengah S45C dengan diameter 20 mm. Hasil pada penelitian ini menunjukkan kombinasi dari kondisi pemotongan yang menghasilkan nilai kekasaran permukaan yang baik yaitu kecepatan potong di level 120 m/menit, kedalaman pemotongan di level 1 mm, gerak pemakanan di level 0.05 mm/rev dan panjang pemesinan di level 140 mm. Untuk persentase kontribusi dari masing-masing faktor yang dianalisis yaitu kecepatan potong sebesar 17.6%, kedalaman pemotongan sebesar 23,25%, gerak pemakanan sebesar 52.93% dan panjang pemesinan sebesar 6.22%.
HUBUNGAN PENGUASAAN KOGNITIF SISWA MATA DIKLAT TEKNIK GAMBAR MANUFAKTUR DENGAN KEMAMPUAN MENGGAMBAR MENGGUNAKAN AUTOCAD Enjelita Enjelita; Rifelino Rifelino; Yufrizal A; Rahmat Azis Nabawi
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.823 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v4i1.275

Abstract

Teknik Gambar Manufaktur merupakan pembelajaran yang sejalan antara teori dengan praktik. Sebelumnya pembelajaran dilaksanakan secara tatap muka, namun karena kondisi pandemi yang mengharuskan sistem pembelajaran dipisah antara pembelajaran teori dilaksanakan secara daring dan praktik dilaksanakan secara tatap muka. Hal tersebut memberikan dampak bagi penguasaan kognitif siswa, karena beberapa materi memang tidak bisa tersampaikan secara maksimal melalui daring dan belum tentu semua siswa akan belajar secara mandiri di rumah. Kemampuan siswa dalam praktik pada dasarnya tidak lepas dari penguasaan siswa terhadap ilmu dasar dalam menggambar teknik. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui seberapa besar hubungan penguasaan kognitif siswa pada mata diklat Teknik Gambar Manufaktur terhadap kemampuan praktik menggambar menggunakan AutoCAD. Penelitian ini merupakan penelitian ex post facto karena bertujuan untuk meneliti peristiwa yang sudah terjadi tanpa mengubah variabel maupun sampel penelitian, dengan tujuan menentukan apakah variasi pada variabel independent menyebabkan terjadinya variasi pada variabel dependen. Populasi sebanyak 150 siswa, dengan teknik Poportional Rndom Sampling maka diperoleh 60 sampel dalam penelitian ini. Analisis data dilakukan dengan menggunakan bantuan SPSS versi 25. Hasil uji korelasi pada tahun ajaran 2019 dengan nilai r hitung sebesar 0,735, dengan nilai signifikan sebesar 0,000 pada taraf 5%, nilai r hitung sebesar 0,595 pada tahun 2020 dengan nilai signifikan 0,007 dan r hitung pada tahun 2021 sebesar 0,476 serta nilai signifikan 0,04. Hasil dari uji korelasi, maka dapat ditarik kesimpulan antara penguasaan kognitif siswa mata diklat Teknik Gambar Manufaktur dengan kemampuan praktik AutoCAD memiliki hubungan yang positif dan signifikan.
PENGARUH FASILITAS BENGKEL TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK PEMESINAN BUBUT KELAS XI SMK NEGERI 1 BATIPUH Ahmad Firdaus; Eko Indrawan; Jasman Jasman; Rifelino Rifelino
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.79 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v4i1.283

Abstract

Pengalaman Ketika Praktek Lapangan Kependidikan (PLK) tentang jurusan Teknik Pemesinan melakukan wawancara kepada kepala jurusan Teknik Pemesinan, menyatakan bahwa jurusan Teknik Mesin baru berjalan selama 5 tahun didirikan pada tahun 2015 dengan jumlah siswa 35 orang dan sarana praktik di bengkel Pemesinan SMK N 1 Batipuh menunjukkan bahwa terdapat 4 mesin Bubut. Hal ini membuat guru yang mengajar kualahan karena terlalu banyak yang praktik. Penelitian ini bertujuan buat: Mengenali pengaruh fasiliti bengkel pemesinan terhadap hasil belajar pembubutan siswa kelas XI jurusan teknik pemesinan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negari 1 Batipuh Penelitian ini tercantum tipe penelitian ex- post facto. Variabel dalam penelitian ini adalahsarana bengkel pemesinan selaku variabel leluasa dan hasil belajar pembubutan selaku variabel terikatnya. Populasi penelitian ini merupakan segala siswa kelas XI metode pemesinan Sekolah Menengah Kejuruan(SMK) Negeri 1 Batipuh sebanyak 28 siswa, XI jurusan Metode Pemesinan serta anggota populasi jadi ilustrasi totalitas ataupun diucap total sampling Pengumpulan informasi memakai tata cara kuesioner serta dokumentasi. Hasil penelitian ini adalahsarana bengkel pemesinan mempengaruhi positif serta signifikan terhadap hasil belajar pembubutan yang ditunjukkan dengan nilai rhitung sebesar 0, 459 serta persamaan regresi Y= 30. 491+ 0, 539. X Perihal ini menampilkan kalau tiap peningkatan skor pada variabel sarana bengkel( X) secara bertepatan diiringi dengan peningkatan skor pada variabel hasil belajar pembubutan sebesar 0, 539.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO TUTORIAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PDTM DI SMK NEGERI 1 BUKITTINGGI Febri Al Rasyid; Primawati Primawati; Irzal Irzal; Rifelino Rifelino
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.182 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v4i1.294

Abstract

Metode belajar yang dipakai di SMK Negerii 1 Bukittinggi merupakan gabungan antara pembelajaran langsung dan online atau bisa disebut blended learning. Metode ini menyulitkan guru dalam menyampaikan bahan ajar dengan memakai media konvensional dan juga mengurangi minat belajar siswa. Faktor-faktor tersebut berdampak pada nilai siswa. Masih kurangnya nilai siswa menuntut pengajar untuk dapat membuat proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan efektif. Penggunaan media seperti video tutorial dapat meningkatkan minat belajar siswa, proses pembelajaran lebih efisien, dan guru lebih mudah dalam memberikan bahan ajar menggunakan media pembelajaran video tutorial, media edukatif dan konvensional. Dalam menjalani penelitian, peneliti memakai metode eksperimen. Penelitian ini hanya membandingkan post-test kelas eksperimenn dan kelas kontrol..Metode pengumpulan data penelitian ini yaitu dengan tes. Tes tersebut digunakan untuk memperoleh hasil belajar siswa yang populasinya adalah kelas X TPM di SMK Negeri 1 Bukittinggi. yang berjumlah 72 siswa dan seluruhnya dijadikan sampel. Tes sebelum diujicobakan terlebih dahulu sudah mendapat perlakuan yang sama” yaitu kelas XI TPM setelah itu baru diujikan untuk kelas X TPM. Hasil uji independent sample test nilai mr. (2 tailed) sebesar 0,000, sehingga jelas nilai sig. (2 tailed) < 0,05 artinya terdapat perbedaan yang signifikan atau terdapat perbedaan hasil belajar Pekerjaan Dasar Teknik Mesin yang menggunakan media konvensional dengan materi video tutorial.
KORELASI ANTARA NILAI UJIAN TENGAH SEMESTER (UTS) DENGAN KEPUASAN BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PRODUKTIF DI SMK NEGERI 1 TANJUNG RAYA Erwin Candra; Waskito Waskito; Rifelino Rifelino; Febri Prasetya
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.789 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v4i1.320

Abstract

Pembelajaran yang dilaksanakan di SMK N 1 Tanjung Raya memiliki permasalahan karena banyaknya kepuasan belajar yang tidak didapat oleh siswa dari nilai UTS. Tujuan penelitian ini yaitu melihat korelasi antara nilai UTS dengan kepuasan belajar pada mata pelajaran produktif. Pada penelittian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang bersifat korelasional dengan populasi sebanyak 49 orang. Sampel diambil dengan teknik total sampling dengan sampel berjumlah sama dari populasi.Uji hipotesis, didapat bahwa nilai sig (2-tailed) lebih < 0,05 artinya antara variable x dan variable y berkorelasi positif. Dimana nilai interpretasi koefisien korelasi pada mata pelajaran dengan tingkat korelasi sedang dan rendah. Berdasarkan hipotesis tersebut, maka hipotesis Ha yang berbunyi “Terdapat Korelasi Positif dan Signifikansi Antara Nilai UTS dengan Kepuasan Belajar pada Mata Pelajaran Produktif di SMKN 1 Tanjung Raya” diterima. Data yang didapatkan setelah dilakukan analisis korelasi antara nilai UTS dengan kepuasan belajar pada mata pelajaran produktif rata-rata/mean kepuasan belajar siswa kelas XI SMK Negeri 1 Tanjung Raya adalah 112,76.Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut, terdapat hubungan positif dan Signifikansi yang bisa dilihat pada hasil out pout SPSS pada baris Sig (2-tailed). korelasi dua variabel signifikan baik dengan taraf 0,05, dari angka koefisien korelasi didapatkan hasil data > 0,05. Sehingga dapat dinyatakan memiliki korelasi yang signitifikan atau meyakinkan.
PENGARUH NOZZLE TEMPERATURE DAN LAYER HEIGHT HASIL 3D PRINTING TERHADAP UJI BENDING MATERIAI ABS Addha Ilham; Andril Arafat; Rifelino Rifelino; Hendri Nurdin
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.756 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v4i1.332

Abstract

Kemajuan teknologi telah mempengaruhi berbagai aspek dalam dunia manufaktur, salah satunya adalah rapid prototyping atau 3D printing. Produk hasil 3D printing tidak hanya dibutuhkan untuk pembuatan prototipe saja bahkan penggunaanya juga untuk produk fungsional. Permasalahan yang sering terjadi dalam parakteknya, akibat dari pengaturan parameter proses nozzle temperature dan layer height yang tidak optimal berdampak pada hasil cetakan 3D printing. Tentunya hal ini menjadi pertimbangan yang besar untuk mengahasilkan produk 3D printing yang berkualitas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mencari kombinasi pengaturan parameter proses yang optimal dan informasi mengenai pengaruh parameter proses terhadap respon kekuatan bending material hasil cetakan 3D printing. Jenis penelitian yang digunakan penelitian eksperimen. Spesimen dicetak sebanyak Sembilan spesimen dengan variasi parameter proses pencetakan 3D printing menggunakan material ABS. Dalam penelitian ini dilakukan pengujian Bending terhadap hasil 3D printing dengan metode three point bending. Berdasarkan hasil pengujian bending didapat nilai terendah pada kombinasi parameter nozzle temperature 2220 C dan layer height 0.2 mm dengan nilai flextural strength 52.12 MPa. Sedangkan untuk nilai uji bending tertinggi terdapat pada kombinasi parameter nozzle temperature 2320 C dan layer height 0.1 mm dengan nilai flextural strength 57.78 MPa, k­­ombinasi parameter ini sekaligus menjadi parameter yang direkomendasikan untuk proses pencetakan 3D printing. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil bahwa variasi dari parameter proses 3D printing mempengaruhi nilai kuat bending material.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO TUTORIAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA KULIAH TEKNIK OTOMASI INDUSTRI JURUSAN TEKNIK MESIN UNIVERSITAS NEGERI PADANG Anang Puji Nugroho; Budi Syahri; Abdul Aziz; Rifelino Rifelino
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.9 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v4i2.355

Abstract

Proses belajar mengajar Teknik Otomasi Industri proses belajar mengajar masih bersifat monoton belum adanya penggunaan media video tutorial penyampaian materi masih didominasi metode ceramah dan hanya berupa pemberian tugas, Penggunaan metode ceramah hanya efektif di menit-menit awal dimana jika waktu yang lama dapat mengakibatkan mahasiswa menjadi bosan, kurang termotivasi dalam menjalani pembelajaran. capaian penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa dalam mata kuliah Teknik Otomasi Industri dengan menggunakan media pembelajaran berbasis Video Tutorial. Penelitian ini ialah Penelitian Tindakan Kelas (CAR Classroom Action Research) Penelitian tindakan kelas yaitu penelitian tindakan yang dilaksanakan guna memperbaiki praktik pembelajaran yang ada di kelas dimana mengunakan test untuk pengambilan data dengan sampel 36 mahasiswa yang mengambil mata kuliah teknik otomasi industri. Hasil penelitian pada siklus I di dapat peserta didik kurang terbiasa dengan pelaksanaan penerapan media video tutorial tersebut, sehingga mengakibatkan nilai mahasiswa belum maksimal, dan pada saat siklus II di dapat adanya kenaikan prestasi belajar peserta didik selama pembelajaran, dimana dibuktikan dari hasil belajar mahasiswa yang mengalami kenaikan ketuntasan secara klasikal peserta didik. Dari penelitian yang mendapatkan hasil, Peningkatan prestasi belajar dilihat dari adanya kelulusan keseluruhan terdapat pada siklus I sebesar 75% dengan 27 mahasiswa yang tuntas meningkat dengan baik di siklus II berubah menjadi 94,4% dengan 34 mahasiswa yang tuntas dari total 36 mahasiswa dan dapat disimpulkan bahwa Penerapan media pembelajaran berbasis video tutorial dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
PENGEMBANGAN MODUL PRAKTIKUM TEKNIK PEMESINAN BUBUT KELAS XI TEKNIK PEMESINAN SMK NEGERI 1 SUMATERA BARAT Fadhil Naufan; Rifelino Rifelino; Purwantono Purwantono; Rahmat Azis Nabawi
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.963 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v4i2.368

Abstract

Penggunaan media pembelajaran pada mata pelajaran Teknik Pemesinan Bubut kelas XI Teknik Pemesinan yang dipakai sebelumnya masih belum sesuai dengan isi kompetensi dasar dari silabus Teknik Pemesinan Bubut kelas XI, sehingga membuat proses pembelajaran menjadi belum efektif dan optimal. Tujuan penelitian ini mengembangkan media belajar berbentuk modul pembelajaran di SMK Negeri 1 Sumatera Barat. Penelitian ini menerapkan model pengembangan R&D pada bidang pendidikan sesuai dengan acuan model ADDIE yang dilaksanakan pada TA 2021/2022. Langkah model ADDIE meliputi langkah atau tahapan yang meliputi, tahap analisis, perencanaan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data penelitian diperoleh dengan memakai lembar validasi dan kuesioner. Analisis data yang dipakai berupa statistik deskriptif kuantitatif yaitu mengkaji data dengan cara menjabarkan data yang terkumpul. Hasil penelitian pengembangan modul ini dinyatakan layak untuk dipakai sebagai media belajar mandiri bagi peserta didik, berdasarkan hasil validitas dari ahli materi memperoleh nilai akhir V sebesar 0,873 dan ahli media sebesar 0,955 dengan kriteria valid. Sedangkan untuk hasil uji praktikalitas modul pembelajaran ini memperoleh predikat sangat praktis dipakai sebagai media pembelajaran mandiri bagi peserta didik, atas penilaian praktikalitas penggunaan modul dari guru memperoleh nilai persentase rata-rata sebesar 92,37%, dan peserta didik sebesar 86,08% dengan kategori sangat praktis. Berdasarkan hasil penilaian validitas dan praktikalitas modul yang dikembangkan dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran Teknik Pemesinan Bubut kelas XI Teknik Pemesinan yang dikembangkan ini sangat praktis dipakai sebagai media belajar mandiri tambahan bagi peserta didik.
METODE PERANCANGAN PRODUK DALAM TEKNIK MESIN Zuanda Maulana Nasution; Delima Yanti Sari; Rahmat Azis Nabawi; Rifelino Rifelino
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v4i3.389

Abstract

Kunci keberhasilan engineer dalam merancang dan mengembangkan produk ialah metode perancangan yang digunakan. Zaman sekarang tersedia banyak macam dari metode untuk merancang alat atau mesin seperti metode French, Pahl and Beitz, Ulman, VDI (Veren Deutcher Ingenieure) dan metode Ibrahim Zeid. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan 3 metode perancangan yaitu, French, Pahl and Beitz dan VDI (Veren Deutcher Ingenieure) untuk merancang sebuah alat atau mesin. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review yang bersifat analisis deskriptif. Teknik desain merupakan tahapan dalam membantu teknisi menciptakan suatu produk yang dibutuhkan untuk memudahkan suatu tugas atau aktivitas manusia. Hasil pengujian ini diperoleh tahapan kegiatan tiap metode perancangan. Metode French terdiri dari analysis of the problem, conceptual design, embodiment of schemes dan detailing. Metode Pahl and Beitz terdiri dari clarification and definition of problem, function structures, basic solution, modular structures, preliminary embodiment design, overall embodiment design dan product documentation. Metode VDI (Veren Deutcher Ingenieure) terdiri dari clarification of the task, conceptual design, embodiment concept dan detail design. Kesimpulan penelitian menjelaskan metode VDI (Veren Deutcher Ingenieure) merupakan metode perancangan dengan tahap yang komplek dimana tiap tahapan dijelaskan secara rinci sehingga dapat membantu engineer, terutama engineer pemula dalam pembuatan dan pengembangan produk terutama bidang teknik mesin.
Co-Authors - Primawati A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abadi, Zainal Abadi Abdul Aziz Abdullah, MT, Dr. Rijal Addha Ilham Aditya Bernaldo Adlan Azmi Abdullah Afferli Seftian Afriza Media Agung Agung Ahmad Firdaus Ahmad Rifai Sihombing Ahmad Shafwan Hadi Albayhaqi Ichsan Alparis Nico Putra Utama Altarisi, Muhammad Athar Ambiyar, Ambiyar Ananda Jafron Rhionaldo Anang Puji Nugroho Andril Arafat Anggara, Diki Aprianti, Maidinda Arafat, Andri Arafat, Andril Arifin Jannuar Arizal Saputra Arwizet Arwizet, Arwizet Bagas Santoso Bayu Setya Wardhana Berril Habibil Rizka Bima Afrindo Putra Budi Syahri Bulkia Rahim Daffa Aji Pratama Dani Harmanto Delima Yanti Sari Delima Yanti Sari Diki Anggara Dira Nurfaedah Doni Hamdani Doni Kris Saputra Donny Fernandez Dori Yuvenda Dzaky Dzulqa Arijal Eko Indrawan Enjelita Enjelita Erwin Candra Fadhil Naufan Fathur Rahman Fauza, Anna Niska Febri Al Rasyid Febri Prasetya Fitrah Qalbina Fretina Sari Galib Afdi, Alham Harahap, Doa Hastuti Hastuti Hilman, Antoni Ilham Hidayathullah Irzal Irzal Irzal, Irzal Ivan Framana Jasman Julian Berlin Roland Tobing Junil Adri Laksono Trisnantoro Muhamad Julianes Prasetyo Muhamad Qeisya Hanif Muhammad Athar Altarisi Muhammad Ichsan Muhammad Iqbal Tawakal Muhammad Iqbal Tawakal Muhammad Khattami Al Saidhi Muhammad Restu Alhamdi Muhammad Zikri Muharam, Bananda Mulianti Mustaqin, Iqbal Nabawi, Rahmat Azis Nabawi, Rahmat Aziz Nizwardi Jalinus Nofri Helmi Nofri Pratama Putra Nurdin Hendri Nurhasan Syah Nurmahmudi, Nurmahmudi Ogif Pradinata Putra Purwantono Purwantono Purwantono, Purwantono Putra, Randi Purnama Qori Oktober Rahmad Rian Dawab Midik Rahman Febrio Rajul Halim Perdana Ismet Rangga Ligendra Refdinal, Refdinal Refdinal, Refdinal Remon Lapisa Resqy Dwicandra Rhionaldo, Ananda Jafron Ridho Illahi Rifai Adlani, M. Rifaldo Novembli Rika Yunita Rinto Mariadi Rizky Ema Wulansari Rodesri Mulyadi Rozaki Yudha, Hatami Said Fuad Amry Salwa Chairani Sudjono, Aldo Alfattah Syahril Syahril Syahril Syahril Thoha, Adi Try Yudo Margono Tsung-Liang Wu Vickram Reski Andri Wahyudi Wahyudi Wanda Afnison Waskito Waskito Waskito, Waskito Yolli Fernanda Yufrizal A Yufrizal Yufrizal Yufrizal Yufrizal, Yufrizal Yusra M. Nur Zainal Abadi Zainal Abadi Zuanda Maulana Nasution