Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MEDIA PENDINGIN TERHADAP KEKERASAN BAJA AISI 4140 SETELAH PERLAKUAN PANAS HARDENING Arizal Saputra; Purwantono Purwantono; Rifelino Rifelino; Budi Syahri
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v4i3.402

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui media pendingin mana yang lebih berpengaruh pada baja AISI 4140 setelah diberikan perlakuan panas hardening. Spesimen berbentuk batangan dengan ukuran 12 mm tinggi dan diameter 24 mm. Spesimen dibagi menjadi 12 dengan rincian 3 untuk media pendingin air, 3 untuk media pendingin oli, 3 untuk media pendingin air garam dan 3 untuk raw material. Raw material dijadikan panduan awal untuk melihat hasil perlakuan panas. Spesimen dipanaskan pada suhu 720º C selama 15 menit lalu didinginkan secara cepat dengan menggunakan media pendingin air, oli dan air garam. Volume media pendingin yang digunakan yaitu satu liter dan untuk air garam, volume air dan garam satu berbanding satu. Hasil kekerasan spesimen yang didinginkan menggunakan media pendingin air yaitu 29.4 HRC, hasil kekerasan menggunakan media pendingin oli yaitu 26.2 HRC sedangkan hasil kekerasan menggunakan media pendingin air garam yaitu 33.6 HRC. Memberikan media pendingin air, oli dan air garam memberikan kenaikan kekerasan yang signifikan terhadap hasil kekerasan. Yang mana kekerasan raw material dari baja AISI 4140 yaitu 21.8 HRC. Hasil kekerasan setelah menggunakan media pendingin air meningkat 34%, hasil kekerasan setelah menggunakan media pendingin oli meningkat 20%, hasil kekerasan menggunakan media pendingin air garam meningkat sebesar 54%.
PRESEPSI SISWA TERHADAP FASILITAS BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR MATA DIKLAT TEKNIK PENGELASAN BUSUR MANUAL DI SMK NEGERI 1 BUKITTINGGI Ivan Framana; Irzal Irzal; Rifelino Rifelino; Bulkia Rahim
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 4 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v4i4.420

Abstract

Hal yang harus selalu di perhatikan dalam proses belajar yaitu menjaga atau menumbuhkan motivasi seorang siswa dalam pembelajaran, beberapa cara dalam menumbuhkan motivasi siswa dalam pembelajaran yaitu dengan menerapkan model pembelajaran yang baik dan menyediakan fasilitas belajar yang lengkap dan nyaman agar siswa dapat memanfaatkannya dalam pembelajaran. Fasilitas dalam belajar berperan penting agar membuat terlaksananya proses belajar dengan baik dan membuat suasanan belajar lebih aktif. Tujuan penelitian ini adalah bagaimana pendapat peserta didik mengenai fasilitas belajar yang ada di sekolah SMK Negeri 1 Bukitinggi dan guna melihat korelasi dari sarana belajar atas prestasi belajar siswa. Pada Kajian ini menerapkan model kuantitaif dengan model ex-posts dengan jenis analisis kuantitatif korelasional. Adapun hasil analisis yang didapatkan diketahui dari uji korelasional bahwa harga pearson correlation sebesar 0,452 dan r tabel 0.367. sehingga dapat diartikan bahwa terdapat kaitan antar variabel x dan y. hal ini dibuktikan dengan nilai kriteria rhitung > rtabel atau 0.452 > 0.367 dan diketahui nilai koefisien korelasi sebesar 3,6%. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu terdapat korelasi antara persepsi siswa tentang fasilitas belajar terhadap mata pelajaran pengelasan busur manual jurusan teknik mesin SMK Negeri 1 Bukittinggi. Dengan besaran dampak persepsi siswa terhadap fasilitas belajar atas prestasi belajar siswa yaitu 3,6% pada taraf kepercayaannya.
PENGARUH PARAMETER CETAK 3D PRINTING TERHADAP KEKUATAN BENDING FILAMEN POLYLACTIC ACID Berril Habibil Rizka; Rifelino Rifelino; Mulianti Mulianti; Yufrizal A
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 4 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v4i4.445

Abstract

Ilmu pengetahuan terus berkembang dari masa ke masa dimana memberikan pengaruh pada berbagai aspek yang ada di dunia Teknologi merupakan salah satu aspek yang berkembang pesat selama beberapa tahun belakang, Percetakan 3 dimensi (3D Printing) merupakan contoh dari teknologi yang berkembang pada saat ini. Mesin 3D print atau biasa yang disebut Additive Layer Manufacturing telah ada sejak tahun 1980-an, pertama kali ditemukan oleh Chuck Hull. Cara kerja mesin 3D print yaitu menumpuk filament cair lapis demi lapis sampai menjadi suatu cetakan yang sesuai dengan desain. Teknologi ini dapat mencetak suatu desain digital menjadi bentuk benda padat tiga dimensi yang dapat dilihat, diraba dan mempunyai volume. Teknologi mesin 3D print memiliki parameter-parameter cetak yang mempengaruhi sifat mekanis dari hasil cetakan. Pada penelitian ini mempunyai tujuan untuk mendapatkan hasil bending strength menggunakan bahan PLA (PolyLactic Acid) dari parameter-parameter pengaturan cetak 3D print yaitu print speed, layer height, infill percentage, nozzle temperature. Spesimen pengujian bending menggunakan standarisasi pengujian ASTM D790. Data hasil pengujian bending kemudian diolah menggunakan metode taguchi dengan matriks Orthogonal Array. Berdasarkan hasil pengujian bending didapatkan nilai bending strength dari setiap nomor eksperimen yang ada kemudian dilakukan pengolahan data yang mendapatkan hasil kombinasi parameter optimum yaitu print speed (V) 80 m/s, layer height (H) 0.3 mm, infill percentage (I) 100% dan nozzle temperature (T) 215.
ANALISIS VARIAN PARAMETER PEMESINAN BUBUT TERHADAP KUALITAS PERMUKAAN BENDA KERJA DAN KARAKTERISTIK GERAM TERPOTONG Arifin Jannuar; Rifelino Rifelino; Budi Syahri; Zainal Abadi
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 4 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v4i4.447

Abstract

Dalam dunia industri, pemesinan merupakan proses paling banyak dipakai untuk membuat komponen mesin pada bahan logam, baik itu yang berbentuk kotak maupun silindris. Perkembangan didalam dunia permesinan sangat menuntut kualitas yang baik dalam tingkat kualitas permukaan benda. Mesin bubut merupakan satu dari beberapa mesin yang memproduksi komponen mesin. Tingkat kekasaran permukaan benda sangat berpengaruh kepada fungsi dari produk tersebut oleh karena itu, pada setiap pengerjaan mesin bubut terdapat level kekasaran yang harus tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi dari parameter yang menciptakan kekasaran permukaan dengan angka yang kecil dan hubungannya pada karaktersitik geram yang dihasilkan. Metode yang dilakukan pada penelitian ini yaitu eksperimen dimana percobaan yang dilakukan berjumlah 8 spesimen uji. Parameter permesinan yang paling berpengaruh pada tingkat kekasaran permukaan benda adalah kecepatan potong yaitu 73,07%, lalu diikuti oleh pemakanan yaitu 13,26%, dan yang paling kecil pengaruhnya terhadap kekasaran permukaan benda adalah kedalaman pemotongan yaitu 0,60%. Berdasarkan hasil dari pengukuran kekasaran permukaan didapatkan tingkat kekasaran paling rendah pada 1.69 dan level kekasaran N7 dengan kombinasi kecepatan potong (Vc) 120 m/menit, pemakanan(f) 0.08 m/rot dan kedalaman pemotongan (a) 1.5 mm. Geram yang dihasilkan berbentuk continous dengan panjang ±35 cm. Dari hasil yang didapatkan dapat disimpulkan karakteristik geram yang dihasilkan pada proses pembubutan berbanding terbalik dengan nilai kekasaran permukaan benda.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG (DIRECT INSTRUCTION) PADA MATA PELAJARAN NC/CNC DAN CAM DI KELAS XI SMK NEGERI 1 SUMATERA BARAT Said Fuad Amry; Arwizet Karudin; Abdul Aziz; Rifelino Rifelino; Purwantono Purwantono
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v5i1.472

Abstract

Kompetensi dasar yang perlu dimiliki peserta didik berdasarkan kurikulum 2013 adalah kemampuan memahami informasi dan konsep dengan kata-kata mereka sendiri. Melalui penggunaan model direct instruction, penelitian ini berupaya menumuhkan hasil belajar peserta didik di pembelajaran Teknik Pemesinan NC/CNC dan CAM Kelas XI TP-2 di SMK Negeri 1 Sumatera Barat. Penelitian dilangsungkan memakai metode classroom action research (CAR) dengan permodelan tindakan kelas. Subjek penelitian ialah peserta didik kelas XI TP-2 bertotal 14 orang peserta didik. Pelaksanaan research dilakukan bulan Agustus sampai September 2022 terdiri dari dua siklus uji tahapan. Instrumen penelitian memakai soal tes objektif berdasarkan data hasil belajar peserta didik penelitian siklus II memakai model pembelajaran secara langsung memperlihatkan terdapat pertumbuhan dibandingkan pada siklus I. Peningkatan hasil pelajaran setiap siklusnya tampak dari hasil tes soal opsi ganda. Hasil penelitian diperlihatkan pada siklus I terperoleh rata-rata nilai sebesar 76,07 dan terjadinya pertumbuhan pada siklus II jadi 81,01. Persentase kelulusan klasikal siklus I sebanyak 71% dan mengalami pertumbuhan siklus II jadi 93%, sesuai dengan indikator ketercapaian yang sudah diatur rinci peneliti yaitu nilai KKM 75 dengan kelulusan klasikal minimal 85%. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan pertumbuhan hasil belajar di peserta didik pada pembelajaran Teknik Pemesinan NC/CNC dan CAM dengan memakai model pembelajaran langsung.
PENGARUH PENYAYATAN UP MILLINGDAN DOWNMILLINGTERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BENDA KERJA BAJA S45C PADA PROSES PEKERJAAN MESIN FRAIS VERTIKAL Ogif Pradinata Putra; Hendri Nurdin; Rifelino Rifelino
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 4 No 4 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v4i4.473

Abstract

Dalam melakukan pekerjaan yang menghasilkan produk yang berualitas harus membuat perencanaan yang efektif dan efisien. Begitupun pada bidang pemesinan harus membutuhkan perencanaan untuk menghasilkan produk yang berkualitas. Dalam proses pengefraisan kualitas produk tersebut bisa dilihat dari kekasaran permukaan sehingga semakin halus permukaan benda semakin baik kualitas produk tersebutTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyayatan up milling dan down milling terhadap baja S45C untuk mendapatkan nilai kekasaran permukaan yang maksimal menggunakan mesin frais vertical. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan membandingkan tingkat kekasaran permukaan baja S45C hasil fraisan yang menggunakan pisau frais HSS kedalaman pemakanan (depth of cut) 1 mm. Hasil penelitian diketahui bahwa kekasaran spesimen pada up milling berada pada kelas N7 sedangkan pada nilai rata-rata kekasaran pada down milling berada pada kelas N8. Spesimen yang memiliki nilai kekasaran yang tertinggi adalah spesimen down milling, yang pengambilan datanya No. 2 dengan rata-rata Ras= 3,24m yaitu pada kelas kekasaran N8. Dan Spesimen yang memiliki nilai kekasaran yang terendah adalah spesimen up milling, yang pengambilan datanya No. 1 dengan rata-rata Ras= 1,01m yaitu pada kelas kekasaran N7. Berdarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa gerak makan atau penyayatan up milling dan down millingmemberikan dampak terhadap hasil produk pengefraisan pada baja S45C. Hal ini dibuktikan dengan bervariasinya nilai kekasaran permukaan baja S45C yang difrais dengan dalam pemakanan sama.
VALIDITAS LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK ELEKTRONIK (E-LKPD) TEKNIK PEMESINAN FRAIS DI KELAS XI TEKNIK MESIN SMK N 1 BUKITTINGGI Agung Agung; Eko Indrawan; Rifelino Rifelino; Rizky Ema Wulansari
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v5i1.498

Abstract

Teknik pemesinan frais adalah mata pelajaran yang membutuhkan pemahaman peserta didik tentang teori dan praktek karena akan diterapkan langsung ketika bekerja di mesin frais. Oleh karena itu, dibutuhkan berbagai jenis media pembelajaran untuk proses belajar mengajar, seperti lembar kerja peserta didik elektronik (E-LKPD). Dengan E-LKPD belajar akan lebih menyenangkan karena di dalam E-LKPD tidak hanya berisi materi saja namun juga berisi video, animasi, soal tugas dan lainnya. Berdasarkan hasil observasi, E-LKPD masih belum digunakan oleh guru untuk membantu siswa dalam menyelesaikan masalah ketika belajar dan kurang bervariasinya bahan ajar yang digunakan sehingga proses belajar mengajar menjadi kurang menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk membuat E-LKPD dan memastikan tingkat validitasnya pada mata pelajaran teknik pemesinan frais. Jenis penelitian Research and Development (RnD), dengan model penelitian 4-D oleh S. Thiagarajan dengan menggunakan lembar angket untuk pengumpulan data. Uji validitas dilakukan oleh empat orang ahli di bidang materi dan media. Berdasarkan perolehan data, penilaian kedua ahli materi terhadap hasil validasi materi menunjukkan rata-rata 82% dengan kriteria sangat valid. Penilaian kedua ahli media terhadap hasil validasi media menunjukkan rata-rata 86% dengan kriteria sangat valid. Karena belum dilakukan uji kepraktisan atau keefektifan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa media pembelajaran E-LKPD yang dihasilkan valid tetapi belum layak untuk digunakan.
ANALISA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT BELAJAR PADA HASIL BELAJAR SISWA PEMBELAJARAN DASAR PERANCANGAN TEKNIK MESIN DI KELAS X SMK NEGERI 1 SUMATERA BARAT Salwa Chairani; Zainal Abadi; Mulianti Mulianti; Rifelino Rifelino
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v5i1.502

Abstract

Salah satu kewajiban bagi seorang pendidik adalah mampu membangkitkan minat belajar siswa terhadap pembelajaran. Hasil observasi penulis di SMK N 1 Sumatera Barat, siswa memiliki permasalahan pada hasil belajar yang tidak memenuhi standar KKM (>65) pada pembelajaran dasar perancangan teknik mesin. Tujuan penelitian ialah menganalisa dan mengungkapkan faktor yang berpengaruh pada minat belajar peserta didik dalam pembelajaran dasar perancangan teknik mesin pada peserta didik SMK N 1 Sumatera Barat. Metode penelitian dipakai ialah research kuantitatif correlational. Lokasi penelitian dilakukan di SMK N 1 Sumatera Barat Teknik Pemesinan TA 2022/2023. Populasi penelitian ialah peserta didik kelas X jurusan teknik mesin. Sampel penelitian adalah 60 siswa menggunakan rumus random sampling. Data dianalisa menggunakan software SPSS versi 23.0. Data penelitian meliputi dua variable yaitu X (minat belajar), dan Y (hasil belajar). Analisa pengujian instrumen ialah pengujian reliabilitas dan pengujian validitas. Teknik analisa dipakai ialah uji prasyarat berbentik uji linearitas dan uji normalitas. Pada hipotesis menggunakan correlation technique Produk Moment. Berdasarkan perolehan hasil pengujian kolerasi terdapat skor koefisien sebesar 0,930 bertaraf signifikansi 5% atau 0,05, sedangkan perolehan analisis disetujui koefisien determinasi berjumlah 86,49%, disimpulkan bahwa korelasi minat belajar pada hasil belajar berjumlah 86,49%, dan 13,51% terpengaruh karena faktor lainnya yang tidak diteliti pada research yang dilakukan.
EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN AUGMENTED REALITY UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PEMBELAJARAN CNC PADA KELAS XI SMKN 5 PADANG Rahmad Rian Dawab Midik; Febri Prasetya; Yufrizal Yufrizal; Rifelino Rifelino
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v5i2.519

Abstract

Sarana dan prasarana yang dimiliki sekolah seperti mesin CNC tidak memadai. Hal ini terlihat dari siswa yang tidak bisa melakukan praktek mesin CNC di workshop karena mesin CNC yang terdapat pada SMKN 5 Padang rusak dan tidak bisa digunakan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas media pembelajaran Augmented Reality CNC TU-2A berbasis Android terhadap minat belajar pembelajaran NC/CNC/CAM kelas XI SMKN 5 Padang. Penelitian menggunakan metode kuantitatif Quasi Experimental Design, mengetahui apakah sesuatu mempunyai pengaruh tertentu terhadap subjek yang akan diteliti dengan cara mencari kepengaruhan perlakuan pada orang lain di kondisi terkendali. Berdasarkan penelitian dilakukan hasil angket minat belajar siswa yang berjumlah 15 orang siswa ditemukan bahwa minat belajar siswa dalam rasa senang mengikuti pembelajaran NC/CNC dan CAM dengan menggunakan media AR yaitu 17,33% membuktikan sangat setuju, 64% membuktikan setuju, 6,66% membuktikan kurang setuju, 2,66 membuktikan tidak setuju, 10,66 membuktikan sangat tidak setuju. Selanjutnya ditemukan minat belajar siswa dalam ketertarikan 16,66% membuktikan sangat setuju, 37,5% membuktikan setuju, 17,5% membuktikan kurang setuju, 10,83 menyatakan tidak setuju, 17,5 sangat tidak setuju. Jadi bisa disimpulkan menggunakan media pembelajaran Augmented Reality CNC TU-2A berbasis android di SMK Negeri 5 Padang menyatakan minat belajar siswa baik.
ORIENTASI KARIR MAHASISWA TEKNIK MESIN UNIVERSITAS NEGERI PADANG SETELAH MENYELESAIKAN STUDI Rifelino Rifelino; M Giatman; Nurhasan Syah
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v5i2.545

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengamati orientasi bidang karir pilihan mahasiswa Teknik Mesin Universitas Negeri Padang. Populasi sebanyak 251 orang berasal dari mahasiswa angkatan 2019 dan 2020 yang terdaftar pada semester Januari-Juni 2023. Dengan menggunakan teknik proportional random sampling diperoleh jumlah sampel yang dijadikan responden sebanyak 187 orang mahasiwa yang terdiri dari program studi diploma dan sarjana. Survei dilakukan dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan tentang rencana karir setelah wisuda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebesar 20% responden memilih menjadi guru atau pengajar, diikuti 19% memilih menjadi karyawan atau engineer pada industri manufaktur, dan posisi ketiga sebesar 17% memilih menjadi Pegawai Negeri Sipil atau Aparatur Sipil Negara. Mayoritas responden menilai bahwa latar belakang pendidikan yang ditempuh memberikan peran yang besar terhadap rencana karir setelah menyelesaikan studi pada perguran tingggi. Faktor-faktor internal indivindu menjadi faktor yang mendominasi disamping faktor eksternal bagi responden dalam menentukan rencana karir ke depan. Kematangan dalam menentukan pilihan karir memainkan peranan yang sangat penting yang didorong oleh faktor internal indivindu sebagai penggerak utamanya.
Co-Authors - Primawati A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abadi, Zainal Abadi Abdul Aziz Abdullah, MT, Dr. Rijal Addha Ilham Aditya Bernaldo Adlan Azmi Abdullah Afferli Seftian Afriza Media Agung Agung Ahmad Firdaus Ahmad Rifai Sihombing Ahmad Shafwan Hadi Albayhaqi Ichsan Alparis Nico Putra Utama Altarisi, Muhammad Athar Ambiyar, Ambiyar Ananda Jafron Rhionaldo Anang Puji Nugroho Andril Arafat Anggara, Diki Aprianti, Maidinda Arafat, Andri Arafat, Andril Arifin Jannuar Arizal Saputra Arwizet Arwizet, Arwizet Bagas Santoso Bayu Setya Wardhana Berril Habibil Rizka Bima Afrindo Putra Budi Syahri Bulkia Rahim Daffa Aji Pratama Dani Harmanto Delima Yanti Sari Delima Yanti Sari Diki Anggara Dira Nurfaedah Doni Hamdani Doni Kris Saputra Donny Fernandez Dori Yuvenda Dzaky Dzulqa Arijal Eko Indrawan Enjelita Enjelita Erwin Candra Fadhil Naufan Fathur Rahman Fauza, Anna Niska Febri Al Rasyid Febri Prasetya Fitrah Qalbina Fretina Sari Galib Afdi, Alham Harahap, Doa Hastuti Hastuti Hilman, Antoni Ilham Hidayathullah Irzal Irzal Irzal, Irzal Ivan Framana Jasman Julian Berlin Roland Tobing Junil Adri Laksono Trisnantoro Muhamad Julianes Prasetyo Muhamad Qeisya Hanif Muhammad Athar Altarisi Muhammad Ichsan Muhammad Iqbal Tawakal Muhammad Iqbal Tawakal Muhammad Khattami Al Saidhi Muhammad Restu Alhamdi Muhammad Zikri Muharam, Bananda Mulianti Mustaqin, Iqbal Nabawi, Rahmat Azis Nabawi, Rahmat Aziz Nizwardi Jalinus Nofri Helmi Nofri Pratama Putra Nurdin Hendri Nurhasan Syah Nurmahmudi, Nurmahmudi Ogif Pradinata Putra Purwantono Purwantono Purwantono, Purwantono Putra, Randi Purnama Qori Oktober Rahmad Rian Dawab Midik Rahman Febrio Rajul Halim Perdana Ismet Rangga Ligendra Refdinal, Refdinal Refdinal, Refdinal Remon Lapisa Resqy Dwicandra Rhionaldo, Ananda Jafron Ridho Illahi Rifai Adlani, M. Rifaldo Novembli Rika Yunita Rinto Mariadi Rizky Ema Wulansari Rodesri Mulyadi Rozaki Yudha, Hatami Said Fuad Amry Salwa Chairani Sudjono, Aldo Alfattah Syahril Syahril Syahril Syahril Thoha, Adi Try Yudo Margono Tsung-Liang Wu Vickram Reski Andri Wahyudi Wahyudi Wanda Afnison Waskito Waskito Waskito, Waskito Yolli Fernanda Yufrizal A Yufrizal Yufrizal Yufrizal Yufrizal, Yufrizal Yusra M. Nur Zainal Abadi Zainal Abadi Zuanda Maulana Nasution